Anda di halaman 1dari 4

Aerosil 2% Handbook of recipient Aerosil Nama lain Rumus empiris Berat molekul Pemerian

: koloidal silika, Cab-O-Sil, silika, koloidal silikon dioksida : SiO2 : 60,08 : aerosil adalah merupakan uap silika submikroskopik dengan ukuran

partikel sekitar 15 nm. Berwarna putih terang, tidak berbau, tidak berasa. Inkompatibilitas Penggunaan Suspending agent, : dengan dietil stil bestrol : absorben anticakeking agent, penstabil emulsi ( emulgator ), glidan. disintegran tablet, peningkat viskositas (American Pharmaceutical

Association and The Pharmaceutical Society of Great Britian, 1986).

Aerosil (Ph. Excipient) Sinonim : Colloidal Silicon Dioxide, Cabosil, colloidal silica, Cabosil M 5P Pemerian : Berbentuk silica submikroskopik dengan ukuran partikel 15 nm, berwarna mengkilat, berbentuk hablur, warna putih, tidak berbau, tidak berasa, serbuk amorf. (wade, 1995)
Wade,A & Weller,P.J.1995. Handbook of Pharmacetuical Excipient. Pharmaceutical Press : London

Aerosil umumnya digunakan sebagai komponen padat. Jumlah aerosil yang ditambahkan tidak boleh dari 3% karena aerosil bersifat voluminous dan menyerap air
(andayana, 2009) https://www.aerosil.com/product/aerosil/en/industries/application-areas/toners/pages/default.aspx

Musilago amyli : pembuat lengket, pengikat yg kuat pd tablet shg waktu hancur yg lama
Ekstrak kental larutkan dulu dalam etanol 70% kemudian dikeringkan dengan SL. Untuk ekstrak Belladona 1:3.

Hiperkolesterolemia Hiperkolesterolemia terjadi akibat adanya akumulasi kolesterol dan lipid pada dinding pembuluh darah. Kolesterol merupakan molekul yang berperan sangat penting dalam sintesis membran sel, prekusor sintesis hormon steroid, hormon korteks adrenal, sintesis asam- asam empedu dan vitamin D. Kolesterol terdiri atas high density cholesterol (HDL), low density cholesterol (LDL) dan trigliserida. HDL berperan dalam membawa kolesterol dari aliran darah ke hati. LDL berperan dalam membawa kolesterol kembali ke aliran darah. Kolesterol yang terdapat dalam tubuh dapat berasal dari makanan (eksogen) atau disintesis oleh tubuh (endogen). Hiperkolesterolemia disebabkan kadar kolesterol melebihi 239 mg/mL dalam darah. Untuk menanggulangi hiperkolesterolemia dapat digunakan agen inhibitor HMG-KoA (3-hidroksi-3metilglutaril Koenzim A), misalnya lovastatin (Cuchel et al, 1997). Cuchel, Marina., et al. 1997. Lovastatin Decreases De Novo Cholesterol Synthesis and LDL Apo B-100 Production Rates in Combined-Hyperlipidemic Males. Journal of Arteriosclerosis, Thrombosis, and Vascular Biology. American Heart Association.
Kolesterol sebenarnya sangat diperlukan dalam berbagai proses metabolisme tubuh. Misalnya sebagai bahan pembentuk dinding sel, membuat asam empedu untuk mengemulsikan lemak, untuk membuat vitamin D serta berperan sebagai bahan pembuat hormon-hormon seks dan kortikosteroid atau hormon yang dapat mempengaruhi volume dan tekanan darah, kadar gula darah, otot, serta kekebalan tubuh. Namun, kadar kolesterol yang berlebihan didalam darah akan menyebabkan tumpukan plak yang dapat menghambat aliran darah arteri pembuluh darah sehingga dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. Berikut ini adalah tujuh penyebab hiperkolesterolemia yang paling umum didapati: 1 Pola Diet. Mengonsumsi terlalu banyak lemak jenuh dapat menyebabkan kolesterol tinggi. Biasanya, lemak semacam ini terkandung dalam makanan yang berasal dari produk olahan hewani seperti sapi, babi, susu, telur, mentega, dan keju. Makanan dalam kemasan dengan mengandung minyak kelapa, kelapa sawit, atau mentega coklat mungkin memiliki lemak jenuh di dalamnya. Begitu pun dengan margarine berbentuk batang atau stick margarine, minyak sayur, serta berbagai jenis kue, crackers, keripik dan kudapan lainnya. 2 Berat badan. Kondisi perut buncit tidak hanya mengganggu kehidupan sosial Anda, sebab kelebihan berat badan dapat menaikkan kadar trigliserida dan menurunkan HDL dalam darah. Kehilangan gumpalan lemak di sekitar pinggang Anda selain menyehatkan, juga dapat membuat tubuh Anda lebih menarik secara fisik. 3 Tingkat Aktivitas. Segeralah beranjak dari sofa Anda dan mulailah bergerak! Kekurangan gerak fisik dapat meningkatkan kadar LDL atau kolestrol jahat serta menurunkan kadar HDL atau kelosterol baik. LDL kolesterol, singkatan dari low density lipoprotein cholesterol, atau kolesterol lipoprotein berkepadatan rendah. Kolesterol LDL adalah kolesterol jahat karena melekat pada dinding arteri dan bisa menyebabkan perkembangan penutupanpenutupan pembuluh nadi. HDL kolesterol singkatan dari high density lipoprotein cholesterol atau kolesterol lipoprotein berkepadatan rendah, juga dikenal sebagai kolesterol baik. Peranan kolesterol HDL adalah membawa kembali kolesterol buruk ke organ hati untuk pemrosesan lebih lanjut. 4 Usia dan jenis kelamin. Ketika seseorang berusia 20 tahun, kadar kolesterolnya akan mulai mengalami kenaikan. Bagi para pria, tingkat kolesterol secara umum akan berhenti setelah usia 50 tahun. Sementara itu bagi para wanita, tingkat kolesterol berada dalam kondisi cukup rendah sampai masa menopause tiba. Setelah masa itu, kadar kolesterol akan merambat naik sampai kira-kira menyamai keadaan yang dialami oleh para pria.

5 Kondisi kesehatan secara keseluruhan. Jangan melalaikan pemeriksaan kesehatan Anda setiap tahun, dan pastikan Anda mendapatkan penjelasan dari dokter mengenai kemungkinan risiko Anda terkena serangan jantung. Seseorang dengan penyakit tertentu seperti diabetes atau hypothyroidism dapat menyebabkan kolesterol menjadi tinggi. Hypothyroidism adalah suatu penyakit yang diderita baik oleh manusia maupun hewan yang disebabkan oleh kurangnya hormon dihasilkan kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid berfungsi untuk menghasilkan hormone tiroid yang berfungsi untuk mengendalikan kecepatan metabolisme atau fungsi kimia tubuh. 6 Sejarah Keluarga. Jangan pernah meremehkan setiap kecenderungan yang terjadi di tengah keluarga Anda. Sebab itulah salah satu info penting Anda untuk mengelola diri demi kehidupan yang lebih berkualitas. Ketika ada di antara anggota keluarga Anda memiliki kadar kolesterol tinggi, ada kemungkinan hal yang sama terjadi pada Anda. Berhati-hatilah! Selain menjaga makanan, pemeriksaan kesehatan secara berkala juga sangat menolong Anda mengontrol tingkat kolestrerol. 7 Merokok. Banyak orang sudah mengetahui hal ini, bahwa merokok menyebabkan turunnya kadar kolesterol baik dalam darah dan tentu saja dapat membunuh Anda. Bahkan, para perokok pasif yang ikut menghisap asap dari rokok Anda dapat menjadi kurban juga. Jadi, mengapa sebaiknya Anda tidak berhenti merokok? Selain menyelamatkan diri sendiri dan lingkungan sekitar, Anda juga telah turut menyelamatkan masa depan dan dompet Anda.

http://www.forumsains.com/biologi/hiperkolesterolemia/

Kebanyakan orang tidak menyadari dan tidak merasakan gejala jika koleseterol darahnya tinggi. Melakukan tes darah adalah satu-satunya cara untuk mengetahui kadar kolesterol Anda. Untuk mengetahui gambaran umum kadar kolesterol darah, Anda dapat melakukan tes kadar kolesterol total. Total Kolesterol Kurang dari 200 mg/dL 200-239 mg/dL Lebih dari 240 mg/dL Yang diperlukan Batas normal tertinggi Tinggi

Bila kadar total kolesterol anda di bawah 200 mg/dL berarti koleseterol anda tergolong normal, tetapi tetap harus dijaga pola makan dan olahraga yang teratur untuk menjaga kadar tersebut tetap dipertahankan. Bila total kolesterol anda berada di kisaran 200-239 mg/dL maka harus di lihat kadar jenis kolesterol anda yaitu HDL, LDL serta Trigliserida. Jika di atas 240 mg/dL maka anda memiliki risiko dua kali lipat untuk terkena penyakit jantung. Anda harus segera merubah gaya hidup anda dan biasanya dokter akan memberikan obat-obatan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol anda agar tidak membahayakan.

HDL (High density lipoprotein) disebut juga kolesterol baik yang mengangkut kolesterol dari sel kembali ke hati. Sedangkan LDL (Low density lipoprotein) disebut kolesterol jahat yang mengangkut kolesterol dari hati ke sel.

Semakin tinggi HDL dan semakin rendah LDL akan semakin baik bagi kita dan kecil kemungkinan risiko terkena penyakit jantung atau stroke. Trigliserida adalah sejenis lemak dalam darah yang bermanfaat sebagai sumber energi. Bila anda makan lebih dari yang diperlukan tubuh maka kelebihan kalori tersebut akan disimpan sebagai trigliserida dalam sel lemak untuk penggunaan selanjutnya. Trigliserida dalam kadar normal sangat diperlukan tubuh tetapi bila kadarnya tinggi bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes dan lainnya. Kadar Kolesterol yang Dianjurkan LDL (Kolesterol jahat) HDL (Kolesterol baik) Trigliserida Kurang dari 100 mg/dL (*Optimal) 40 mg/dL atau lebih Kurang dari 150 mg/dL

Orang dewasa yang memiliki total kolesterol dan HDL normal sebaiknya melakukan cek kolesterol darah tiap 5 tahun sekali. Jika memiliki riwayat kolesterol tinggi maka sebaiknya melakukan cek tiap 2-6 bulan sekali.

Jaga Pola Makan Menjaga pola makan yang sehat membantu menjaga dan menurunkan kadar kolesterol darah. Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh, lemak trans dan kadar kolesterol tinggi seperti kuning telur, jeroan, daging berlemak, makanan cepat saji, dan lain-lain. Seimbangkan pola makan anda dengan makanan tinggi serat seperti buah dan sayuran.

Jaga Berat Badan Ideal Berat badan yang berlebih cenderung akan menaikkan kadar LDL, menurunkan HDL dan meningkatkan total kolesterol darah.

Olahraga Teratur Aktivitas fisik atau olahraga teratur membantu menjaga berat badan dan menurunkan kolesterol. Lakukan olahraga minimal 30 menit setiap hari.

Pengobatan Hiperkolesterolemia Pada penderita hiperkolesterolemia dengan kadar kolesterol yang terlalu tinggi dan tidak cukup hanya dengan terapi gaya hidup saja maka dibantu dengan obat-obatan penurun kolesterol seperti obat golongan statin. Obat golongan statin ini menurunkan kadar kolesterol LDL dengan cara memperlambat produksi kolesterol di liver. Statin efektif menurunkan kadar LDL dan meningkatkan HDL, sehingga mencegah pembentukan plak pada dinding pembuluh darah. Obat yang termasuk golongan statin antara lain atorvastatin, fluvastatin, lovastatin, pravastatin, simvastatin, dan rosuvastatin.