DOKUMEN NEGARA

UJIAN NASIONAL Tahun Pelajaran 2012/2013

SOAL TEORI KEJURUAN Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Kompetensi Keahlian : Teknik Kendaraan Ringan Kode Soal Waktu Tanggal Bentuk Soal Jumlah Soal Paket Soal : 1289 : Pukul 08:00-10:00 : 18 April 2013 : Pilihan Ganda : 40 Soal :A

Petunjuk Umum : 1. Isikan Identitas Anda ke dalam Lembar Jawab Ujian Nasional (LJUN) yang tersedia dengan menggunakan pensil 2B sesuai petunjuk LJUN. 2. Hitamkan bulatan sesuai dengan Kode Soal dan Paket Soal pada LJUN. 3. Setiap butir soal mempunyai 5 (lima) pilihan jawaban. 4. Periksa dan bacalah soal-soal sebelum anda menjawab. 5. Hitamkan bulatan pada satu pilihan jawaban yang paling tepat pada LJUN. 6. Laporkan kepada pengawas ujian apabila terdapat lembar soal yang kurang jelas, rusak, atau tidak lengkap. 7. Tidak diijinkan menggunakan kalkulator, HP, atau alat bantu hitung lainnya. 8. Bila diperlukan, lembar soal dapat dicoret-coret. 9. Tidak ada pengurangan nilai pada jawaban yang salah. 10. Periksalah pekerjaan anda sebelum diserahkan kepada pengawas ujian.

“SELAMAT & SUKSES”

1289-Paket A-2012/13

Hak Cipta pada Kemdikbud

9. Tekanan kerja sistem pendingin tersebut 1. Pipa pipa radiator tersumbat D.9 bar B. . Inlet steel ball E.. Nyala api tersebut sesuai untuk . Mengelas logam putih atau permukaan yang keras C. A. Outlet vsteel ball 1289-Paket A-2012/13 Hak Cipta pada Kemdikbud . Acceleration pump C. Tekanan maksimal tutup radiator tersebut 0. Pada tutup radiator terdapat tulisan 0. artinya adalah . kecuali . A. Power valve D.9 bar D.9 psi E. .. Mengelas plat besi biasa E. Tekanan maksimal tutup radiator tersebut 0.. Discharge weight B. Tekanan kerja dari sistempendingin tersebut 1..9 psi 3. Bantalan pompa air aus 4. Katup vakum pada tutup radiator macet B. . Katup tekan pada tutup radiator macet C.9 bar C. Tali kipas slip terhadap pulley E. Gambar berikut ini merupakan nyala api pada las oksiacetylin. . . A. . Tekanan kerja sistem pendingin tersebut 0.1. yaitu . Mengelas alumunium 2. Mengelas baja atau besi tuang B. Dibawah ini penyebab cairan pendingin pada sistem pendingin selalu berkurang. A. Dibawah ini adalah komponen-komponen sistem percepatan pada karburator... Membrasing D.

. . Usaha D. 4 melakukan langkah . . A. . Untuk meredam pembakaran C. Dibawah ini adalah prosedur pekerjaan tune up mesin bensin konvensional. Fungsi dari precombusion chamber pada mesin diesel adalah . Untuk atomisasi bahan E.. Precombusion chamber berkerak B. S E. A. . Jenis kopling yang sering dipakai pada kendaraan ringan dengan tranmisi manual adalah . X 10. Ventilasi tangki buntu E. Timming injector tidak cepat 8. . . . . . Untuk pembakaran bahan bakar B. Motor bensin 4 langkah 4 silinder dengan FO :1-3-4-2. Membersihkan filter udara dan bahan bakar D. . Setengah langkah isap 6. . . D C. Untuk meredam suara pembakaran D.5. Membersihkan busi B. API memberi kode huruf pada Oli yang digunakan untuk mesin diesel . 1 melakukan langkah buang maka silinder no. A. Injector tidak normal D. Kompresi E. Buang B.. Jika silinder no. A. Membersihkan kontak poin E. . kecuali . Water sedimeter jenuh C. . Dibawah ini adalah penyebab gangguan pada sistem bahan bakar diesel. Membersihkan karburator C. A. kecuali . Isap C. P D. . C B. 1289-Paket A-2012/13 Hak Cipta pada Kemdikbud . Aplikasi untuk turbo changer 7. Mengukur emisi gas buang 9.

Constan mesh C. A. Torque conventer E. .. hal yang perlu kita perhatikan adalah. 1289-Paket A-2012/13 Hak Cipta pada Kemdikbud . Jika dibandingkan dengan tranmisi manual. Pada gambar berikut ini tampak planetary gear unit. A.. . Memeriksa pegas aksial D. Jika kita ingin menginginkan putaran output berlawanan arah dengan input. . Menyulitkan pengemudian B. Gambar berikut ini menunjukkan tranmisi tipe . Hemat bahan bakar D. kecuali . Memeriksa kondisi paku keling E. Kopling basah multiple clutch D. Perawatannya mudah E. Sincromesh D. . Otomatis E. tranmisi otomatis mempunyai beberapa kelebihan salah satunya adalah . maka pernyataan yang benar dibawah ini adalah . Kopling gesek single plat C. Memeriksa alur-alur hub kopling 12. . Harganya murah 14. Memeriksa torsion dumper C. Boros bahan bakar C. A. . . Planetary 13. . Mengukur kedalaman paku keling B. Pada saat kita memeriksa plat kopling. Kopling magnet 11. Kopling gesek multi plat B. . Sliding mesh B. .A.

A. . Sun gear sebagai input. Pernyataan A dan C benar 15. Sebuan deferential unit jika dilihat keausan drive pinion-nya terlihat pada bagian ujung gigi. . . dapat dipastikan penyebabnya adalah . Ring gear yang ditahan. Sebagai penghubung sudut C. Free load drive pinion lebih kecil dari spesifikasi B. planetary gear carier output E. kecuali . Sebagai pengatur putaran roda-roda bergerak E. A. A. Drive pinion terlalu rendah 18. Drive pinion terlalu tinggi E. Pada saat kendaraan mulai berjalan terasa ada hentakan/kejutan (pada saat pedal kopling mulai dilepas). Sebuan deferential unit jika diputar terdengar bunyi mendengung. . . Sebagai penghubung roda belakang B. kemungkinan penyebabnya adalah . Free load drive pinion lebih besar dari spesifikasi C. 1289-Paket A-2012/13 Hak Cipta pada Kemdikbud . Pressure plate rusak B. sun gear sebagai output. Pegas diafragma aus C. . . . Backlash drive pinion dengan ring gear besar D. sun gear yang ditahan input. . Sebagai peningkatan moment putar D. Fly wheel aus 16. . kemungkinan penyebabnya adalah . Torsion dumper lemah D. planetary gear carier ditahan B.A. sun gear yang ditahan input. Berikut ini adalah fungsi dari penggerak aksel (axel drive) pada kendaraan ringan. Kanvas kopling aus E. Sebagai pengatur momen putar 17. Ring gear sebagai output. planetary gear carier output D. Ring gear sebagai input. . . carier yang ditahan Ring gear sebagai output C.

Drive pinion terlalu rendah B.A. Center bearing assembly E. Gambar berikut ini menunjukkan rear axle tipe . Tinggi drive pinion D. . . A. Free load bantalan 20. . . Free load drive pinion lebih besar dari spesifikasi D. Three quarter floating 1289-Paket A-2012/13 Hak Cipta pada Kemdikbud . Cros joint assembly C. Gambar berikut ini menunjukkan cara merangkai final drive.. Free load drive pinion B. Free load drive pinion lebih kecil dari spesifikasi C. Gambar komponen yang ditunjukkan tanda panah adalah . Drive pinion terlalu tinggi 19. . Backlash drive pinion dengan ring gear besar E. Penyetelan yang dilakukan pertama saat merangkai adalah . Propeller shaft B. Fleksible assembly 21. Backlash C. . Slip joint assembly D. Full floating B. . . A. A. Free load crown wheel E.

Penyesuai perubahan putaran C. Kode tersebut berarti . . . . . . Beban sistem kemudi bertambah 23. A. Penyesuai perubahan putaran E. . . Racing rim D. Seal akan cepat aus C. 14 adalah diameter pelek (cm) E. Penyesuai perubahan jarak D. Aus pada sebelah dalam atau sebelah luar 1289-Paket A-2012/13 Hak Cipta pada Kemdikbud . Penyesuai perubahan sudut 26. Dibawah ini adalah akibat jika beraing drive shaft macet . . A. Full load E. Penyesuai perubahan sudut B. Aus pada Spot/Spot W ear (Cupping) B.C. Divide type rim B. R adalah radius ban D. A. A. J adalah bentuk flens peleknya 24. . Oli akan bocor keluar B. Wide drop center rim C. 60 adalah rasio lebar ban C. Ciri-ciri ban aus karena penyetelan toe in atau toe out yang kurang tepat adalah . A. Flat base rim E. . Semi drop center rim 25. Semi full load 22. Drive shaft akan patah D. . . . Gambar yang ditunjukkan anak panah berfungsi sebagai . kecuali . Dibawah ini adalah jenis pelek menurut Standart Industri Jepang (JIS). Ban akan cepat aus E. 185 adalah lebar ban (inchi) B. . Kode spesifikasi ban tertera : 185/60 R 14 82H. Semi foating D. .

. . . Menyetel backless terlebih dulu dari pada freeload B. Kebocoran minyak rem C. . komponen yang berfungsi untuk mengembalikan piston silinder roda ketika pedal rem dilepaskan adalah . Menyetel freeload terlebih dulu dari pada backless C. Lubang kompensasi tersumbat D. Menyetel freeload dan backless bersamaan 1289-Paket A-2012/13 Hak Cipta pada Kemdikbud . Mengukur diameter piringan/cakram 30. . kecuali . Dibawah ini adalah kemungkinan yang dapat menyebabkan terdapatnya udara pada sistem hidrolis rem kendaraan ringan. . Perbaikan komponen E. Aus berbulu disemua bagian 27. Piston caliper berkarat C. Sliding bushing berkarat E. Pada rem cakram. A. . A. . Pad E. Piston aus 31. Penggantian minyak rem B. . Selang fleksibel terjepit 29. kecuali . Evaporasi D. Aus pada shoulder atau di tengah D. Jika kita ingin melakukan penyetelan pada sistem kemudi maka urutan yang benar adalah . Pegas pembalik 28. A. Sliding bushing C. . . Memeriksa kekencangan bearing roda C. A. Mengukur ketebalan piringan/cakram D. A. Aus sebagian yang sering terjadi pada ban dengan pola tread block dan lug E. Seal caliper aus B. Dibawah ini adalah pemeriksaan yang dilakukan pada sistem rem. . Sil piston D. . kecuali . . Mengukur run out piringan/cakram B. . Berikut ini adalah kemungkinan penyebab rem cakram macet/blokir. Mengukur ketebalan pad E.C. Karet penutup B.

Profil ban 1289-Paket A-2012/13 Hak Cipta pada Kemdikbud . Terminal 30 dengan 56 B. Berikut ini adalah hal-hal yang menjadi beban pada sistem kemudi. . Menambah kenyamanan kendaraan D. jika kita gerakan pada posisi 1. Terminal 30 dengan 56 35. 100% E. Menambah kestabilan kendaraan E. Menambah performa rem 33. Pada gambar dibawah terlihat pemeriksaan berat jenis liquid battery. . . Backless lebih penting darin pada freeload 32. Freeload lebih penting dari pada backless E. Tekanan ban B. Terminal 86 dengan 56 E. 50% D. . A. . 25% C. . . Pada sistem suspensi kendaraan ringan terpasang shock absorber yang berfungsi . Meredam kejutan akibat dari kondisi jalan C. A. Terminal 30 dengan 86 dan 56 D. kecuali . 80% B. . Meredam getaran pegas akibat dari kondisi jalan B. A. maka akan terhubung . A. . Terminal 30 dengan 86 C.. 75% 34. .D. . Pada gambar dibawah ini tampak cara kerja dari sebuah saklar. dari hasil pengukuran dapat disimpulkan kondisi baterai tersebut dalam kondisi .

Negative Cable Test E. A. . Pada sistem pengapaian konvensional sering terjadi keausan pada permukaan kontak point. . Kapasitas kondensor terlalu kecil dari spesifikasi C. . . Kerusakan komponen 36. Positive Cable Test 39. . Fungsi koil pada sistem pengapaian adalah untuk membangkitkan tegangan tinggi. Pada saat kita mengetes kemampuan sistem pengisian seperti pada gambar. gambar tersebut menunjukkan pemeriksaan . . Busi mati 38. Sudut dwell terlalu kecil C.C. . Nilai tahanan kabel busi terlalu kecil E. Geometri roda D. Starter motor test C. Kapasitas kondensor terlalu besar dari spesifikasi B. penyebabnya adalah . Nilai tahanan kabel busi terlalu besar D. Solenoid test B. . . . Positive cable D. 1289-Paket A-2012/13 Hak Cipta pada Kemdikbud . Kapasitas kondensor terlalu kecil E. berapa hasil pengukuran maksimal yang diijinkan . . A. . A. Sudut dwell terlalu besar B. Kapasitas koil terlalu besar 37. Power steering E. dibawah ini yang dapat menyebabkan temperatur koil tinggi pada saat bekerja . Kapasitas kondensor terlalu besar D. Pada gambar dibawah tampak prosedur pemeriksaan pada kerja motor stater.

0Volt E. Pada sistem AC kendaraan ringan terdapat komponen expansion valve. Volt B. . Menyaring kotoran yang terdapat pada zat pendingin E. . Menyerap uap air yang terdapat pada zat pendingin D.5 Volt 40.A.2 Volt D. 1. A. . 1. Mendinginkan refrigran Nama Kelas : Eka Rahman Sabastian : XII TKR 4 1289-Paket A-2012/13 Hak Cipta pada Kemdikbud . 0. Menaikkan tekanan rendah B. Volt C. Menurunkan tekanan tinggi C. berfungsi untuk .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful