Anda di halaman 1dari 11

UWW

BAB- III

UANG DAN PEMBIAYAAN

UWW

CIRI POKOK PEMBANGUNAN FINANCIIL SEJAK TAHUN 1966

Neraca modal yang terbuka sejak tahun 1970 yang mengakibatkan timbulnya masalah terhadap manajemen uang yang beredar dalam jangka pendek. Nilai tukar mata uang tetap selama selama selama satu periode yang panjang termasuk lima tahun pertama masa kejayaan minyak bumi. Prinsip anggaran belanja berimbang , digunakan karena alasan politis yang bisa dibenarkan dan dalam beberapa hal mengakibatkan berkurangnya fleksibilitas kebijakan fiskal pemerintah. Perilaku kebijakan fiskal dan moneter terjadi ketegangan dan tarikmenarik.

Antara regulasi dan juga pengendalian langsung. Tentang tujuan-tujuan sosial dan pemerataan.

Transformasi institusi moneter dramatis.

dan finansial terjadi secara


2

UWW

KEUANGAN DAN UANG YANG BEREDAR


Indikator Perkembangan Keuangan di Asean
% dari GDP

Negara Indonesia Malaysia Philippines Singapore Thailand

Kapitalisasi Pasar Modal 1992 7 153 36 109 59

Narrow Money (M-1) Broad Money (M-2) 1970 8 17 10 28 14 1992 11 22 9 25 9 1970 10 34 21 66 31 1992 46 70 36 101 77

UWW

INFLASI

Phase I (1960- an). Pada pertengahan tahun 1966 inflasi pernah mencapai tingkat tertinggi karena adanya defisit anggaran belanja mendorong pertumbuhan uang yang beredar. Phase II (1970-an). Terjadi adanya real balanced dan kepercayaan masyarakat terhadap nilai rupiah, hanya pada tahun 1974 inflasi naik hingga 41% hingga reputasi pemerintah dalam manajemen ekonomi yang sempat goyah. Pada November 1978 rupiah didevaluasi 50% terhadap US$. Phase (1980-an) Pendapatan nominal pemerintah dari minyak bumi meningkat hampir dua kali lipat, cadangan devisa meningkat lebih dari 50% sehingga meningkatkan uang beredar selama periode ini dan dampak cadangan devisa > dibanding usaha pemerintah melakukan pengetatan fikal.
4

UWW

REFORMASI KEBIJAKAN PADA DEKADE 80-AN

Perbedaan yang terjadi


Harga minyak bumi jatuh dan tetap rendah. Pemerintah secara perlahan mulai mengembangkan pendekatan yang lebih baik terhadap kebijakan moneter. Dampak campur tangan yang tidak langsung, sehingga laju inflasi kurang dari 10%.

Pemerintah kekurangan instrumen dalam menangani pasar modal internasional terbuka. Reformasi perbank-an pada Oktober 1988. Kombinasi kelonggaran moneter dan liberalisasi keuangan akan memberikan tekanan yang cukup berat bagi sistim perbank-an. Akibatnya sistim perbank-an mempunyai reputasi yang sangat buruk.

UWW

CIRI PEMBANGUNAN SEKTOR MONETER DAN KEUANGAN SEJAK TAHUN 1966

(1) Indonesia tidak pernah berhasil menyamai negara tetangga, dalam hal menangani inflasi otoritas moneter cepat dalam melaksanakan pengendalian, sehingga pada tahun 1980 inflasi mampu ditekan hingga di bawah 10 %. (2) Indonesia tidak bias disebut dengan sebagai negara yang besikap sebagai kaum monetaris, kebijakan ekonomi hanya berusaha menekan inflasi tidak memperhatikan dampak ekonomi dan social. (3) Terjadi transformasi structural yang cepat dan semakin mengakar dan semakin canggihnya system keuangan. (4) Perurumusan kebijakan keuangan terdapat tarik menarik antara regulasi dan pengendalian disatu sisi dan liberalisasi dan operasi pasar terbuka disisi yang lain (5) Melakukan proposisi Sequencing yang terbalik .
6

UWW

SEQUENCING TERBALIK
Neraca Transaksi Berjalan
Pemulihan stabilisasi Keuangan

Neraca Modal

UWW

KEGIATAN-KEGIATAN EKONOMI LUAR NEGERI DAPAT DILIHAT DARI PERUBAHAN YANG TERJADI PADA NERACA PEMBAYARAN.

Neraca pembayaran. Neraca pembayaran internasional merupakan neraca pembayaran luar negeri uang biasanya disebut dengan NPI. Berdasarkan dari sistim akuntansi yang berlaku maka kegiatan perekonomian luar negeri dibedakan atas transaksi debit maupun transaksi kredit. Transaksi Debit. Transaksi debit jika mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk untuk membayar kepada negara lain . Contoh transaksi import Transaksi Kredit. Suatu transaksi jika mengakibatkan bertambahnya hak bagi penduduk untuk menerima pembayaran dari negara lain.
8

UWW

POS POS DALAM NERACA NERACA PEMBAYARAN.


Ekspor f.o.b Harga barang sampai pada pelabuhan peng-ekspor, jika ditambahkan pada biaya transpor sampai pelabuhan tujuan maka dicatat dalam NPI adalah ekspor cif. Impor f.o.b. Dalam NPI nilai impor fob merupakan jumlah nilai barang-barang yang diimpor dalam harga barang sampai pada pelabuhan pengekspor. Jasa-jasa. Barang-barang visible trade transaction Jasa-jasa invisible trade transaction Yang termasuk jasa antara lain ; jasa angkutan, jasa asuransi, transaksi pertukaran uang, transaksi perjalanan swasta dan pemerintah. Pendapatan modal. Pendapatan modal menghitung tentang modal yang ditanam didalam maupun diluar negeri, Jika neraca pembayaran mempunyai saldo kredit ; berarti bahwa kekayaan yang diluar negeri dari negeri tersebut lebih besar dibandingkan dengan modal asing yang ditanamankan dalam negeri.

UWW

Neraca Investasi. Pos-pos yang membentuk neraca investasi : penanaman modal langsung, utang-piutang jangka pendek danjangka panjang. Jika neraca investasi mempunyai saldo debit berarti terjadi Capital Ouflow, terjadi sebaliknya jika terjadi saldo kredit berarti Capital Inflow. Pos Selisih Perhitungan. Pos ini sering disebut Errors and Omissions, dengan pendekatan akuntansi neraca pembayaran harus seimbang, sehingga transaksi yang tidak terekam akan dapat dieliminir dalam pos ini.

10

UWW

PRINSIP ANGGARAN BERIMBANG.

Pada awalnya setiap tahun selalu memperkenalkan anggaran expost, yang merealisasikan persamaan antara pendapatan dan pengeluaran dan merencanakan jumlah yang sama pada waktu mendatang. Pemerintah secara tetap mengalami defisit dan meningkat pada akhir tahun, sehingga pengukuran anggaran tidak memperoleh hasil yang akurat pada pengeruh ekonomi domestik maupun stabilisasi anggaran.

11