Anda di halaman 1dari 15

KINGDOM ANIMALIA (INVERTEBRATA)

Standar Kompetensi : 3. Memahami manfaat keanekaragaman hayati. Kompetensi dasar : 3.4 Mendeskripsikan ciri-ciri filum dalam dunia Hewan dan peranannya bagi kehidupan Indikator : Mengidentifikasi ciri-ciri umum animalia. Mengidentifikasi karakteristik berbagai filum anggota kingdom animalia. Menyajikan data (gambar, foto, deskripsi) berbagai invertebrata yang hidup di lingkungan sekitarnya berdasarkan pengamatan. Membuat data berbagai spesies hewan invertebrata dari berbagai golongan yang bermanfaat bagi kehidupan. A. CIRI-CIRI UMUM KINGDOM ANIMALIA Organisme eukariotik Multiselular Heterotrof Tidak memiliki dinding sel dan khlorofil. B. KLASIFIKASI ANIMALIA Dasar yang dipakai untuk klasifikasi animalia adalah : Ada tidaknya tulang belakang Bentuk tubuh (morfologi) Struktur sel (uniseluler / multiseluler) Simetri tubuh : - Asimetri : tidak memiliki simetri tubuh (contoh : Amoeba sp) - Simetri bilateral / simetri lipat : jika dibelah dari tengah akan membentuk pasangan dua tangkup yang sama bentuk dan ukuran ( Contoh : Kucing, buaya dll) - Simetri radial / simetri putar : jika dibelah melalui pusatnya dari arah manapun akan membagi tubuh menjadi dua sama bentuk dan ukuran (Contoh : bintang laut, Teripang/mentimun laut, dll) Lapisan lembaga/lapisan embrional : - Diploblastik : mempunyai dua lapisan tubuh (endoderm dan ektoderm) - Triploblastik : mempunyai tiga lapisan tubuh (endoderm, mesoderm dan ektoderm) Rongga tubuh : - Aselomata : tidak mempunyai rongga tubuh - Pseudoselomata : rongga tubuh semu - Selomata : sudah mempunyai rongga tubuh Rangka tubuh : - Endoskeleton : rangka dalam - Eksoskeleton : rangka luar (Contoh : serangga, cumi cumi, dll) Berdasarkan ada tidaknya tulang belakang, Animalia dibedakan menjadi 2 yaitu : 1. 2. Invertebrata / Avertebrata (hewan yang tidak memiliki tulang belakang) Vertebrata (hewaan yang memiliki tulang belakang)

Untuk selanjutnya kita akan memepelajari Invertebrata terlebih dahulu yang terdiri atas 8 Filum, yaitu : Filum Porifera Filum Coelenterata Filum Platyhelmintes Filum Nemathelmintes Filum Annelida Filum Mollusca Filum Athropoda Filum Echinodermata

C. FILUM PORIFERA Kata Porifera berasal dari bahasa Latin porus = lubang kecil atau pori dan ferre = mempunyai/membawa. Jadi, Porifera dapat diartikan hewan berpori-pori/berlubang-lubang. 1. Ciri-ciri Porifera : Multiseluler paling sederhana Diploblastik : Lapisan luar (epidermis) : pinakosit (sel berbentuk pipih) dan pori (ostium) Lapisan dalam (endoderm) : sel-sel leher (koanosit) untuk mencerna makanan dan mengatur aliran air Diantara lapisan luar dan dalam terdapat lapisan nonseluler yang disebut mesoglea : sel amoebosit : untuk mengedarkan makanan

sel skleroblas : membentuk duri/spikula dan spongin spikula : duri/rangka. Arkheosit : untuk reproduksi Reproduksi generatif dengan peleburan gamet, secara vegetatif : membentuk tunas (budding) Respirasi : difusi Memiliki 3 tipe sistem saluran air : - Ascon : paling sederhana, air masuk melalui ostium spongocoel oskulum - Sycon : air masuk melalui ostium saluran inkuren saluran radial spongocoel oskulum - Ragon (leucon) : paling kompleks, air masuk melalui ostium rongga bersilia saluran bercabang spongocoel oskulum 2. Klasifikasi Porifera Berdasarkan bahan pembentuk kerangka tubuh atau spikulanya, Porifera dibagi menjadi tiga kelas. 1. Kelas Calcarea spikula dari Kalsium Karbonat. Misalnya : Scypa, Grantia, Leucosolenia. 2. Kelas Hexatinellida spikula mengandung Silikat atau Kersik (SiO2). Bentuk tubuh umumnya berbentuk silinder atau corong. Misalnya : Euplectella aspergilium. 3. Kelas Demospongia spikula dari spongin saja, atau campuran spongin dan zat kersik. Misalnya : Euspongia sp dan Spongilla sp.

Gambar Struktur Tubuh Porifera 3. Peranan Porifera Hewan Demospongia yang hidup di laut dangkal dapat dimanfaatkan oleh manusia, misalnya spons untuk mandi dan pembersih kaca.

D. FILUM COELENTERATA Berasal dari kata koilos = rongga dan enteron = usus, Jadi Coelenterata adalah hewan berongga yang rongganya berfungsi sebagai usus 1. Ciri-ciri Coelenterata Multiseluler Diploblastik Lapisan luar Ektodermis (epidermis) Lapisan dalam Gastrodermis (endodermis) Diantara kedua lapisan tersebut terdapat lapisan non seluler disebut mesoglea Tubuh simetri radial

Mulut dikelilingi tentakel dimana terdapat nematokist (sel penyengat) yang mengeluarkan zat yang
menyebabkan gatal untuk melumpuhkan mangsa

Usus berupa rongga gastrovaskuler (tanpa anus sehingga pengeluaran lewat mulut) Reproduksi vegetatif dengan membentuk tunas dan kuncup, reproduksi generatif dengan peleburan gamet
2. Bentuk Tubuh Coelenterata Dalam siklus hidupnya pada umumnya Coelentarata mempunyai dua bentuk tubuh, yaitu : Polip : tubuh berbentuk silindris, menempel pada tempat hidupnya. Medusa : tubuh berbentuk seperti payung terbuka, berenang bebas. Klasifikasi Coelenterata 1. Kelas Hydrozoa Hydrozoa hidupnya ada yang soliter (terpisah) dan ada yang berkoloni (berkelompok). Hydrozoa yang soliter mempunyai bentuk polip, sedangkan yang berkoloni dengan bentuk polip dominan dan beberapa jenis membentuk medusa. Contoh Hydra dan Obellia. 2. Kelas Scyphozoa Bentuk tubuh Scyphozoa menyerupai mangkuk atau cawan, sehingga sering disebut ubur-ubur mangkuk. Contoh Aurellia aurita (ubur ubur) berupa medusa.

3.

Gambar daur hidup Aurellia aurita (ubur ubur) 3. Kelas Anthozoa Hewan yang bentuknya seperti bunga atau hewan bunga. Contoh : anemon laut, koral/karang dan Euplexaura antipathes (akar bahar) 4. Peranan Coelenterata Ubur-ubur untuk dibuat tepung ubur-ubur, kemudian diolah menjadi bahan kosmetik. Karang laut dapat melindungi pantai dari aberasi air laut. Di samping itu, karang merupakan tempat persembunyian dan tempat perkembangbiakan ikan. Untuk perhiasan karena warnanya menarik. Terumbu karang untuk wisata bahari/wisata laut. Euplexaura antipathes (akar bahar) : gelang

E. FILUM PLATYHELMINTES (CACING PIPIH) Berasal dari kata platy = pipih dan helmintes = cacing. Jadi Platyhelmintes artinya cacing pipih 1. Ciri-ciri Platyhelmintes Bentuk tubuh pipih multiseluler Triploblastik Aselomata Simetri bilateral Alat pencernaan belum sempurna (belum ada anus) Sistem saraf berupa tangga tali Sistem ekskresi protonefridia (sel api/flame cell) 2. Klasifikasi Platyhelmintes 1. Kelas Turbellaria (cacing berambut getar) Contoh : Planaria (reproduksi vegetatif dengan pemutusa bagian tubuh/daya regenerasi yang tinggi)

2. Kelas Trematoda (cacing isap) Contoh : Fasciola hepatica /cacing hati (parasit pada hati domba), Fasciola gigantica (parasit pada hati sapi), Chlonorchis sinensis (parasit pada manusia) dan Schistosoma japonicum (cacingdarah). Berikut ini adalah gambar daur hidup Fasciola hepatica :

Cacing isap dalam Keong saluran empdu Sporokist (metaserkaria) Telur pada feses Redia mirasidium

Parasit pada hati domba, inang perantaranya adalah siput air tawar (Lymnaea sp). Telur Urutan daur hidupnya : telur (pada kotoran ternak) mirasidium(larva bersilia) A(inang perantara) B SerKaria .. C. D E.. 3. Kelas Cestoda (cacing pita) Mirasidium Contoh : Taenia saginata (dalam usus manusia), Taenia solium (dalam usus manusia), Choanotaenia infudibulum (dalam usus ayam), Echinococcus granulosus (dalam usus anjing), Dipylidium latum (menyerang manusia melalui inang protozoa) Tubuh cacing pita terdiri atas : 1. Kepala (scolex): dimana terdapat 4 alat penghisap/sucker dan alat kait/rostelum (alat kait ini hanya Rediapada dalam keong terdapat Taenia solium sedangkan pada Taenia saginata tidak ada alat kait) berenang bebas 2. Leher (strobila) 3. Tubuh tersusun atas segmen (proglotid)

Berikut ini adalah gambar daur hidup cacing pita :


Diotot/daging sistiserkus Diusus jadi onkosfer manusia makan daging (sistiserkus)

menetas jadi

Proglotid telur di makanan

Taenia saginata parasit pada usus manusia penderita dan inang perantaranya .......................................... Taenia solium parasit pada ................................ ...... dan inang perantara ..................................................

F. FILUM NEMATHELMINTES (CACING GILIG) Berasal dari kata Nemathos = benang; Helminthes = cacing. Jadi pengertian Nemathelminthes adalah cacing yang berbentuk benang atau gilig. 1. Ciri-ciri Nemathelmintes Triploblastik pseudoselomata (rongga tubuh semu) Simetri bilateral Alat pencernaan sempurna Alat kelamin dioseus (berumah dua) Cacing jantan ukurannya lebih kecil dengan ujung bengkok : A = Betina ; B = Jantan

2.

Contoh Cacing Nemathelmintes Ascaris lumbricoides (cacing gelang /cacing perut) Parasit pada usus manusia, penularan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi telur cacing. Daur hidupnya :

Necator americanus dan Ancylostoma duodenale (cacing tambang) Parasit pada usus manusia, penularan lewat kulit/telapak kaki atau tangan Daur hidupnya :

Enterobius vermicularis atau Oxyuris vermicularis (cacing kremi) Parasit pada usus manusia, penularan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi telur cacing, biasanya terjadi autoinfeksi (infeksi oleh diri sendiri) :

Wucherecia bancrofti/cacing filaria (penyebab penyakit kaki gajah) Parasit pada pembuluh limfa manusia, penularan melalui gigitan nyamuk Culex, memyebabkan penyakit kaki gajah (filariasis) karena menyumbat pembuluh limfa shingga cairan tubuh tertimbun di kaki.

G. FILUM ANNELIDA Berasal dari kata Annulus = cincin kecil. Artinya tubuh menyerupai cincin kecil atau ruas. 1. Ciri-ciri Annelida Simetri bilateral, Triploblastik Selomata Memiliki ruas tubuh (segmen menyerupai cincin/somit) disebut Metameri (setiap segmen terdiri dari alat ekskresi, lubang reproduksi, otot dan pembuluh darah)


2.

Alat pencernaan sempurna Sistem peredaran darah tertutup Sistem saraf sepasang ganglion otak Sistem ekskresi : nefridium Reproduksi hermaprodit : pada satu tubuh dihasilkan dua jenis sel kelamin, perkawinan terjadi untuk saling bertukar sperma.

Klasifikasi Annelida 1. Kelas Oligochaeta (Cacing berambut sedikit) Contoh : Lumbricus terrestris (cacing tanah di Eropa dan Amerika), Pheretima posthurna (cacing tanah di Indonesia), Perichaeta (cacing hutan), Tubifex (cacing air/cacing sutra).

Gambar Struktur Tubuh Cacing tanah 2. 3. Kelas Polychaeta (Cacing berambut banyak) Contoh : Eunice viridis (cacing wawo), Lysidice oele (cacing palolo), Nereis virens (kelabang laut) Cacing wawo dan palolo dikonsumsi sebagai makanan di daerah Maluku. Kelas Hirudinae Mempunyai alat penghisap (sucker) untuk menempel dan menghisap makanan dari mangsa (darah/cairan mamalia). Contoh : Hirudo medicinalis (lintah), Haemadipsa zeylaine (pacet)

3.

Peranan Annelida Cacing tanah membantu menghancurkan sampah dan menyuburkan tanah Cacing tanah dan cacing sutra untuk makanan ikan Lintah menghasilkan zat hirudin sebagai zat antikoagulasi / anti pembekuan darah Beberapa diantaranya parasit, yaitu pacet dan lintah, karena dapat menghisap darah manusia dan vertebrata lainnya.

H. FILUM MOLLUSCA Berasal dari kata mollis = lunak, Jadi mollusca artinya hewan yang tubuhnya lunak 1. Ciri-ciri Mollusca Triploblastik selomata, simetri bilateral Tubuhnya lunak, tidak bersegmen Pada umumnya memiliki cangkok, tapi ada yang tidak memiliki Alat gerak kaki (struktur berotot) yang bentuknya bermacam-macam pada tiap kelas Alat ekskresi berupa ginjal, alat pernapasan insang dan paru-paru 2. Klasifikasi Mollusca Mollusca berdasarkan simetri tubuh, ciri kaki dan cangkoknya dibagi menjadi 5 kelas : a. Kelas Gastropoda Berasal dari kata Gaster artinya perut, dan podos artinya kaki. Jadi Gastropoda adalah hewan berkaki perut. Contoh Gastropoda adalah bekicot (Achatina fulica), siput air tawar (Lymnaea javanica), siput laut (Fissurella sp), siput perantara fasciolosis ( Lymnaea trunculata), siput telanjang (Vaginula sp) dan sumpil (Melania testudinaria).

Siput air tawar (lemnaea javanica)

b.Kelas Cephalopoda Berasal dari kata cephale = kepala, dan podos = kaki. Jadi Cephalopoda adalah hewan berkaki di kepala. Contoh Cephalopoda adalah Nautillus, cumi-cumi (Loligo indica), sotong (Sepia sp.) dan gurita (Octopus vulgaris).

Cumi cumi (Loligo indica)

c. Kelas Bivalvia/Pelecypoda/Lamellibranchiata Berasal dari kata bi artinya dua, valve artinya katup. Jadi bivalvia = mempunyai dua katup/ dua belahan cangkang Disebut juga kelas Pelecypoda (pelecys = kapak, podos = kaki), mempunyai kaki seperti kapak/pipih Disebut juga kelas Lamellibranchiata (Lamel = lembaran, Bronchus = insang), memiliki insang berlapislapis. Cangkang/cangkok dihubungkan oleh ligamen yang membuka dan menutupnya dibantu otot adduktor dan otot refraktor Pada permukaan cangkang terdapat garis pertumbuhan (bila tidak ada pertumbuhan) dan pita pertumbuhan (bila pertumbuhan cepat). Makin banyak jumlah garis dan pita pertumbuhan maka makin tua. Bagian ujung yang paling tebal disebut umbo. Struktur Cangkang :

Mutiara terletak diantara cangkok (lapisan nakreas) dengan lapisan mantel.

Contoh : Pinctada margaritifera (Tiram mutiara)


d.Kelas Amphineura Habitat di laut, Kaki di perut, Bagian punggung tertutup oleh 8 papan/cangkang yang tersusun seperti genting, mempunyai fase larva trokhofor.

Contoh : Chiton sp e. Kelas Scaphopoda Berasal dari kata skephe artinya perahu dan podos artinya kaki. Jadi Scaphopoda adalah Mollusca yang cangkoknya berbentuk seperti perahu/taring/terompet. Contoh : Dentalium sp PENGAMATAN MOLLUSCA I. Tujuan : Siswa dapat menjelaskan ciri-ciri setiap kelas dalam filum Mollusca dan menjelaskan peranannya bagi kehidupan manusia.

II. Alat dan Bahan : Papan bedah, gunting, pinset, kaca pembesar/lup, bekicot, kerang dan cumi-cumi III. Langkah Kerja : 1. Letakkan bekicot, kerang dan cumi-cumi di atas papan bedah ! 2. Amatilah bagian-bagian tubuhnya dengan menggunakan lup ! 3. Masukkan hasil pengamatan dalam tabel pengamatan ! IV. Tabel Pengamatan NO CIRI YANG DIAMATI BEKICOT KERANG CUMI-CUMI 1 Cangkang di luar 2 Cangkang di dalam 3 Antena 4 Mata 5 Lidah parut 6 Alat gerak 7 Alat respirasi 8 Habitat 9 Kelas 10 Peranan V. 1. ataukah berlawanan arah ? 2. bekicot ? 3. 4. diamati ! 5. I. Bagaimana cumi cumi menghindarkan diri dari musuhnya ? FILUM ARTHROPODA Berasal dari kata arthron artinya ruas-ruas/buku-buku dan podos artinya kaki. Jadi arthropoda berarti hewan yang memiliki kaki beruas-ruas. 1. Ciri-ciri Atrhropoda : Triploblastik selomata, simetri bilateral Memiliki kerangka luar (eksoskeleton) dari zat tanduk (kitin). Kakinya beruas-ruas. Alat indera berupa mata dan antena. Mengalami metamorfosis. Sistem pencernaan: sempurna. Tubuh terdiri atas 3 bagian : kepala (cephalo/caput), dada (thorax) dan perut (abdomen) Jika bagian kepala dan dada menyatu disebut cephalothorax. Sistem saraf: tangga tali, sistem peredaran darah: terbuka. Alat respirasi: insang, trakhea, paru-paru buku. Habitat: darat (terestrial), air (aquatik). 2. Klasifikasi Arthopoda Bagaimana cara reproduksi bekicot ? Bandingkan alat gerak dari bekicot, kerang dan cumi-cumi yang Apakah dijumpai mata pada setiap antena yang dimiliki oleh Pertanyaan Diskusi : Pada bekicot yang diamati arah cangkangnya searah jarum jam

Berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya, Arthropoda dikelompokkan menjadi 4 kelas, yaitu: a. Kelas Crustacea (udang-udangan). Contoh : udang, kepiting, ketam. b.Kelas Arachnida (laba-laba). Contoh : laba-laba, kalajengking. c. Kelas Myriapoda (kaki seribu). Terdiri dari ordo Chilopoda (kelabang) dan ordo Diplopoda (keluwing) d.Kelas Insecta (serangga) Contoh : lebah, belalang, kupu kupu, kutu buku. Serangga dalam perkembangannya menuju dewasa mengalami metamorfosis. Metamorfosis adalah perubahan bentuk serangga mulai dari larva sampai dewasa. Adapula serangga yang selama hidupnya tidak pernah mengalami metamorfosis, misal kutu buku (Episma saccharina). Berdasarkan metamorfisnya, serangga dibedakan atas dua kelompok, yaitu: Hemimetabola dan Holometabola. Hemimetabola yaitu serangga yang mengalami metamorfosis tidak sempurna. Dalam daur hidupnya mengalami tahapan perkembangan sebagai berikut: telur nimfa imago (dewasa). Holometabola yaitu serangga yang mengalami metamorfosis sempurna Dalam daur hidupnya mengalami tahapan perkembangan sebagai berikut: telur larva pupa imago (dewasa). 3. Peranan anggota Arthropoda a. Kelas Crustacea : Menguntungkan : bahan makanan untuk manusia (udang, ketam, kepiting), bahan makanan untuk ikan (Crustacea mikroskopis). Merugikan : memakan/melubangi kayu kapal (Isopoda), merusak pematang sawah (ketam). b. Kelas Arachnida Menguntungkan : memakan serangga-serangga yang berbahaya (misalnya: nyamuk, hama tanaman). Merugikan : penyebab penyakit kulit gatal, kudis pada manusia (tungau, caplak), menghisap darah manusia/ penyebab penyakit rocky mountain fever (Dermacentor sp.). c. Kelas Myriapoda Menguntungkan : memecah sampah organik untuk membentuk humus menyuburkan tanah (keluwing). Merugikan : menggigit manusia dan mengeluarkan bisa yang beracun (lipan) d. Kelas Insecta Menguntungkan : bahan makanan (laron, larva lebah), penghasil sutera (kepompong ulat sutera), penghasil madu (lebah madu), membantu penyerbukan (kupu-kupu, lebah). Merugikan : vektor/inang perantara penyakit pada manusia (nyamuk Culex, lalat tse-tse, nyamuk Anopheles, nyamuk Aides aegypti), hama pertanian (wereng, ulat, belalang). J. FILUM ECHINODERMATA Echinodermata berasal dari kata Yunani, echinos artinya duri dan derma artinya kulit. Jadi Echinodermata dapat diartikan sebagai hewan berkulit duri. 1. Ciri-ciri Echinodermata Triploblastik selomata Simetri radial (dewasa) dan simetri bilateral (larva) Sistem pencernaan sempurna Fertilisasi eksternal 2. Klasifikasi Echinodermata Echinodermata berdasarkan bentuk tubuhnya dapat dibagi menjadi 5 kelas No. Kelas Asteroidea Echinoidea Bentuk Tubuh Berbentuk bintang dengan 5 lengan Letak Mulut dan Anus Mulut di permukaan oral dan anus di permukaan aboral Habitat Sekitar pantai di batu karang dan di lumpur Sela-sela pasir atau

Hampir bulat / gepeng dipenuhi Mulut di permukaan oral dan

duri tajam seperti duri landak Ophiuroidea Memiliki 5 lengan panjangpanjang Seperti tumbuhan, memiliki 5 lengan bercabang

anus di permukaan aboral Mulut di daerah oral, tidak mempunyai amus Mulut dan anus di permukaan oral

bebatuan Di sekitar bebatuan, rumput laut atau dalam lumpur / pasir Menempel di bebatuan di dasar laut Di tepi pantai

Crinoidea Holoturoidea

Seperti mentimun, berduri Mulut di ujung anterior dan halus, tidak mempunyai lengan posterior

Pergerakan bintang laut menggunakan sistem ambulakral yaitu sistem saluran air yang sekaligus dipakai sebagai sistem pergerakan. (madreporit saluran batu saluran cincin saluran radial saluran lateral ampula (kaki tabung) Gambar Bintang laut : Sitem ambulakral pada bintang laut :

3. Peranan Echinodermata Menguntungkan : makanan (sop dan kerupuk teripang, gonad landak laut dan telur bintang laut), pembersih ekosistem laut (memakan bangkai dan kotoran hewan laut), hiasan/ koleksi. Merugikan : merusak populasi kerang karena bintang laut memakan kerang dalam jumlah besar. UJI KOMPETENSI INVERTEBRATA I. 1. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat ! Berikut ini yang merupakan hewan diploblastik adalah a. Porifera dan coelenterata b. Coelenterata dan Annelida c. Platyhelmintes dan Anellida d. Nemathelmintes dan Mollusca e. Mollusca dan Arthropoda Yang merupakan ciri-ciri yang dimiliki oleh Hydra adalah sebagai berikut, kecuali a. Diploblastik b. Reproduksi membentuk tunas c. Bentuk polip d. Dewasa bentuk medusa e. Hermaprodit Bagian dari Porifera yang bermanfaat untuk mengedarkan makanan adalah a. Arkheosit d. Spikula b. Koanosit e. Amoebosit c. Ostium Peranan anggota Porifera bagi manusia adalah sebagai berikut... a. Wisata laut b. Mencegah aberasi laut c. Perhiasan d. Penggosok mandi e. Menyuburkan tanah Urutan yang benar daur hidup dari Aurelia aurita adalah a. zigotskifistomaplanulamedusaefira b. zigotplanulaefiramedusaskifistoma c. zigotplanulaskifistomaefiramedusa d. zigotplanulaskifistomamedusaefira e. zigotmedusaskifistomaefiraplanula Berikut ini adalah gambar daur hidup Obellia :

2.

3.

4.

5.

6.

Keterangan yang benar untuk A, B, dan E adalah... a. Telur medusa muda medusa dewasa b. Planula polip muda medusa dewasa c. Planula efira polip dewasa d. Polip muda planula polip dewasa e. Polip muda medusa muda medusa dewasa 7. Ubur ubur dewasa berbentuk seperti payung terbuka dan bergerak bebas. Bentuk seperti ini disebut... a. Polip d. Medusa b. Efira e.Skifistoma c. Planula 8. Ciri-ciri yang dimiliki Planaria adalah sebagai berikut, kecuali... a. Bentuk pipih d. Habitat di air tawar b. Mempunyai bintik mata e.Mempunyai alat kait c. Daya regenerasi tinggi 9. Berikut ini adalah yang membedakan antara Taenia solium dengan Taenia saginata adalah karena Taenia saginata tidak memiliki... a. Sucker d.Alat isap b. Alat kait e. Proglotid c. Leher 10. Jika seseorang makan daging babi yang terinfeksi cacing pita, maka cacing pita pada daging tersebut dalam bentuk... a. Cacing dewasa d. Telur b. Onkosfer e. Sistiserkus

10

c. Proglotid 11. Inang perantara dari Fasciola hepatica adalah... a. Sapi d. Domba b. Babi e. Nyamuk Culex c. Siput air tawar 12. Cacing yang hidup parasit dalam tubuh manusia, tubuhnya tidak bersegmen, jenis kelaminnya terpisah, masuk ke dalam tubuh manusia sebagai telur yang masuk ke mulut bersama makanan. Kemungkinan cacing tersebut adalah . a. Clonorchis sinensis b. Ascaris lumbricoides c. Taenia saginata d. Ankylostoma duodenale e. Taenia solium 13. Perhatikan gambar daur hidup Fasciola hepatica berikut ini :

16.

17.

18.

19.

Label 1 dan 2 dari daur hidup Fasciola hepatica tersebut adalah a. Mirasidium dan redia b. Mirasidium dan sporokista c. Serkaria dan metaserkaria d. Telur dan serkaria e. Metaserkaria dan serkaria 14. Cacing yang dapat menyebabkan penyakit kaki gajah (filariasis) yang inang perantaranya nyamuk Culex adalah... a. Enterobius vermicularis d. Taenia solium b. Ascaris lumbricoides e. Wuchereria bancrofti c. Ancylostoma duodenale 15. Berikut ini adalah ciri-ciri organisme : 1). Triploblastik 2). Simetri bilateral 3). Memiliki kerangka luar (eksoskeleton) 4). Kakinya beruas-ruas. 5). Tubuhnya lunak

20.

21.

22.

6). Simetri radial Yang merupakan ciri yang dimiliki oleh anggota filum Arthropoda adalah... a. 1 2 3 4 d.1 3 4 6 b. 1 3 5 6 e.1 2 4 5 c. 1 4 5 6 Seekor hewan Arthropoda memiliki ciri-ciri tubuhnya terdiri atas cephalothorax dan abdomen, kakinya 4 pasang dan bernapas dengan paru-paru buku. Kemungkinan Arthropoda tersebut termasuk dalam kelas... a. Crustacea d. Myriapoda b. Insecta e. Echinodermata c.Arachnida Anggota kelompok insecta yang tidak mengalami metamorfosis adalah... . a. Kupu kupu d. Nyamuk b. Lebah madu e. Belalang c. Kutu buku Crustacea yang merusakkan kapal termasuk ... a. Branchiopoda d. Copepoda b. Ostracoda e. Cirripedia c. Isopoda Kerang digolongkan dalam kelompok bivalvia karena memiliki ciri.... a. Memiliki kaki di kepala b. Berkaki perut c. Bentuk kaki pipih d. Memiliki 2 cangkang e. Insang berbentuk lembaran Mutiara terbentuk dari sekret/cairan yang dihasilkan oleh sel-sel... a. Periostrakum d. Prismatik b. Nakreas e. Mantel c. Umbo Sistem pergerakan pada bintang laut sebenarnya merupakan sistem saluran air yang disebut... a. Ampula d. Tabernakel b. Madreporit e. Ambulakral c. Aboral Seekor hewan berbentuk bulat atau oval dipenuhi duri panjang seperti landak, simetri radial dan hidup di sela pasir atau batuan di laut. Maka hewan tersebut termasuk dalam kelas... . a. Asteroidea d. Echinoidea b. Ophiuroidea e. Crinoidea c. Holothuroidea

I. Jawablah dengan singkat dan tepat !


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Jelaskan ciri-ciri yang dimiliki oleh semua anggota kingdom animalia! Sebutkan 8 filum dalam kelompok invertebrata dan masing-masing beri contoh spesiesnya! Apakah yang dimaksud dengan diploblastik?filum manakah yang lapisan tubuhnya diploblastik? Jelaskan peranan anggota filum porifera bagi kehidupan manusia ! Jelaskan urutan daur hidup ubur ubur! Jelaskan peranan anggota filum coelenterata bagi kehidupan manusia ! Buatlah tabel perbandingan filum Platyhelmintes, Nemathelmintes dan Annelida mengenai : a. Lapisan lembaga b. Rongga Tubuh c. Sistem pencernaan d. Bentuk Tubuh 8. Jelaskan daur hidup cacing hati (Fasciola hepatica) ! 9. Jelaskan daur hidup cacing pita (Taenia saginata)! 10. Jelaskan peranan anggota filum Annelida bagi kehidupan manusia ! 11. Jelaskan cara pencegahan penyakit yang disebabkan oleh cacing ! 12. Buatlah tabel perbandingan setiap kelas dalam filum Arthropoda mengenai : a. Pembagian tubuh b. Jumlah kaki c. Alat respirasi d. Antena

11

e. Contoh spesies 13. Jelaskan mengenai hemimetabola dan holometabola ! 14. Jelaskan klasifikasi dalam filum Echinodermata! 15. Jelaskan peranan anggota filum Echinodermata!

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Pipih Aselomata Plathyhelmintes Nemathelmintes Hati ternak (hati domba) Mirasidium Siput air tawar Serkaria Sistiserkus Nyamuk culex Penularan cacing kremi Larva masuk kulit Cacing tanah, lintah Pencegahan cacing Peranan

12

13