P. 1
Demam Rematik Akut Kel 3.ppt

Demam Rematik Akut Kel 3.ppt

|Views: 6|Likes:
Dipublikasikan oleh Ayu Kusuma Ningrum

More info:

Published by: Ayu Kusuma Ningrum on May 19, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/22/2014

pdf

text

original

Demam Rematik Akut

Kelompok 3 MO – Alergi Imunologi

Pendahuluan
• Demam rematik akut adalah suatu penyakit multiorgan dari reaksi
autoimun akibat dari infeksi Streptococcus grup A.
• • Bakteri ini biasa terutama menyebabkan faringitis, cellulitis dan dua penyakit autoimun yaitu demam rematik akut dan glomerulonefritis akut. Demam reumatik merupakan penyakit vaskuler kolagen multisistem yang terjadi setelah infeksi Streptococcus grup A pada individu yang mempunyai faktor predisposisi. Penyakit ini masih merupakan penyebab terpenting penyakit jantung didapat (aquired heart disease) pada anak dan dewasa muda di banyak negara terutama negara sedang berkembang. Keterlibatan kardiovaskuler pada penyakit ini ditandai oleh inflamasi endokardium dan miokardium melalui suatu proses autoimun yang menyebabkan kerusakan jaringan.

.Pendahuluan • Streptococcus grup A ini paling sering menyebabkan infeksi pada anak-anak usia 5-14 tahun jarang pada dewasa muda dan sangat jarang usia diatas 30 tahun. • Pengobatan yang tuntas terhadap faringitis akut hampir meniadakan resiko terjadinya demam rematik. • Diperkirakan hanya 3% dari individu yang belum pernah menderita demam rematik akan menderita komplikasi ini setelah menderita faringitis streptococcus yang tidak diobati.

sedang mortalitas penyakit jantung rematik sekurangnya 10 kali lebih tnggi daripada di negara maju. • Di Yogyakarta pasien dengan demam rematik dan penyakit jantung rematik yang diobati di Unit Penyakit Anak dalam periode 1980-1989 sekitar 35 per tahun.Pendahuluan • Data dari negara berkembang menunjukkan bahwa prevalensi demam rematik masih amat tinggi. . sedangkan di Unit Penyakit Anak RS Cipto Mangunkusumo tercatat rata-rata 60-80 kasus baru per tahun.

Anamnesis • Identitas Pasien – Nama : Ani – Umur : 14 th Pemeriksaan Fisik • Demam • Nyeri kedua sendi siku dan lutut • Keluhan Utama Nyeri di sendi lutut & kedua siku sejak 3 hari yg lalu disertai demam • Riwayat Penyakit Sekarang – 3 minggu yg lalu radang tenggorokan – Merasa jantung berdebar • Riwayat Pengobatan – Obat puskesmas  radang tenggorokan sembuh – Aspirin  nyeri sendi <<< .

Perjalanan Penyakit Ani Faringitis Polyartritis Demam Jantung terasa berdebar Minggu 1 Obat puskesmas  sembuh Minggu 2 Minggu 3 Aspirin  Nyeri <<< .

Pemeriksaan Laboratorium LAB Hb Trombosit Leukosit Hasil normal normal Leukositosis ringan Indikasi Adanya infeksi (Kriteria Minor Jones) LED ASTO 35 mm/jam (+) 320 Todd Kriteria Minor Jones Pernah terinfeksi Streptococcus (Kriteria Minor Jones) .

Anamnesis •Tanyakan kriteria Major Jones yang lain sperti chorea ? •Apakah ada kekakuan sendi di pagi hari? •Bagaimana lingkungan tempat tinggal ? •Apakah ada yang menderita penyakit ini juga disekitar lingkungan ? •Pernah sakit seperti ini atau tidak ? Inspeksi : Eritema Marginatum Rheumatoid Nodule Pemeriksaan yg dibutuhkan Auskultasi : Bising jantung Pemeriksaan Penunjang : EKG .

Diagnosis DD/ Arthritis Rheumatoid Juvenile Anak perempuan.MAYOR) WD/ ”Periode primer Demam Rematik Akut” LED (K. MINOR) Leukositosis ringan (K. Demam 3 minggu pasca infeksi (K. Nyeri lutut & kedua siku (K. Faringitis pd awal gejala 2. MINOR) 3. 14 th (Faktor Predisposisi) 1. MINOR) ASTO (+) .

2 juta unit i.m • Eritromisin untuk pasien yang alergi penisilin u/ Artritis • Aspirin 80-100 mg/kg bb per hari selama dua minggu Non Medica Mentosa : – Istirahat total – Nutrisi adekuat Pencegahan • Benzantin penisilin G 1.2 juta unit setiap 4 minggu • Penisilin V oral sebesar 250 mg 2 hari sekali. .Penatalaksanaan Medica Mentosa : u/ Toksin • Penisilin 500 mg per oral 2x sehari selama 10 hari • Benzantin penisilin G single dose 1.

Tinjauan Pustaka .

Demam rematik akut • Disebabkan oleh ISPA oleh bakteri Gram + Beta Streptococcus grup A. intestinal dan tenggorokan  masuk darah ataupun jaringan penyakit. • Anak berumur 5-14 tahun • Streptococus  normal flora dari kulit. .

Etiologi • • Katalase negative Tipe Hemolisis – Alfa hemolitik : Menyebabkan lisis yang tidak sempurna dari eritrosit pada sediaan agar. . – Beta hemolitik : Menyebabkan lisis yang sempurna dari eritrosit pada sediaan agar – Non-hemolisis • Beta hemolisis – 2 eksotoksin penting : streptolisin O dan streptolisin S. – 2 antigen penting : • C-karbohydrate: Gula amino di diding sel • M-protein : faktor virulensi. • Streptococcus pyogen. bakteri inilah yang memegang peranan penting dalam penyakit demam rematik akut dan glomerulonefritis akut. anti-fagosit. ada di permukaan luar sel.

eksudat. demam. >> limfe nodus servikal) Sellulitis Scarlet fever Syok Septic Demam Rematik Akut glomerulonefritis akut . leukositosis.Patofisiologi Faktor imunologi Pyogenik inflamasi Enzim : • Hyaluronidase • Streptokinase • DNase • • • • • Produksi eksotoksin Eritrogenik toxin Streptolisin O Streptolisin S Pyrogenik exotoxin A Exotoxin B AB untuk melawan organism reaksi silang menyerang jaringan normal pada tubuh manusia kerusakan pada jaringan normal Peradangan Lokal pd Jaringan Simtom sistemik (+) walaupun di area tsb organism (-) Faringitis (inflamasi.

.

Karditis Jaringan host (Reaksi autoimun tipe IV ?) molecular mimicry • • • • • Myosin Tropomiosin Keratin Aktin Vimetin streptococcus M-protein Kalsifikasi Stenosis katup Laminin N-asetilglukosamin (pd endothelial jantung) Infeksi rekuren Regurgitasi (+) Diserang Sel T .

.

nyeri dan polyarthritis. lengan. panas. Sendi yang besar : lutut. merah. dan pergelangan kaki .3 minggu pasca infeksi grup A streptococcus) Classical Pathway Complement Activation Aktikan neutrofil & monosit • Inflamasi jaringan • Opsonisasi sel untuk fagositosis & melisiskan sel • • Pembengakakan.Arthritis Antibodi >< sel dianggap Antigen (2 .

• Biasanya sembuh sempurna (6 minggu) .Chorea • Pasien wanita >>> • Daerah kepala (lidah yang bergetar pada saat di julurkan) dan ekstrimitas atas. • Keseluruhan / sebagian (hemi-chorea).

ekstrimitas >>> Manifestasi Lain • Demam tinggi > 39 C • LED drastis • Leukositosis. – Badan. .Manifestasi Kulit • Eritema marginatum – macula merah muda bening di tengah – batas tidak jelas – tepi menyebar.

Pemeriksaan LABORATORIUM • Kultur dari swab faring atau lesi di lempeng agar • Swab tenggorok SEROLOGIS • Titer ASO (Anti Streptolysin O) • Titer anti-DNase B .

& gagal jantung) . arthlalgia.Penatalaksanaan • Medica Mentosa – Antibiotik – NSAIDs – Glukokortikoid – Carbamazepin • Non-medicamentosa Istirahat total (arthritis.

TERIMAKASIH .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->