Anda di halaman 1dari 27

PT.

PLN PUSDIKLAT 2008

Type K (cepat) Konvensional Expulsion Non konvensional


Waktu prabusur

Type T (lambat)

Pelebur Primer

Backup

Current limiting

General purpose

Karakteristik pemutusan

Full range
Breaking range

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

Utilisasi g Current limiting Pelebur Sekunder Expulsion

Utilisasi a

Breaking range

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

Current limiting (pembatasan arus) Rating 43A pada arus 1600A cos 0,24
Pembatasan arus

Start 10,1 ms

15,1 ms Pre-arcing time = 15,1 10,1 = 5 ms

16,9 ms Total clearing time = 16,9 10,1 = 6,8 ms

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

Expulsion (letupan) Rating 25K pada arus 1600A cos 0,24

Start 10,1 ms

22,1 ms Pre-arcing time = 22,1 10,1 = 12 ms

Waktu pemutusan lebih panjang Tidak membatasi arus puncak

24,1 ms

Total clearing time = 24,1 10,1 = 14,0 ms

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

Breaking range
BACKUP GENERAL PURPOSE

FULL RANGE

i
I1 I2 I3 I1hr i

I1hr

I3

I2

I1

Kapasitas pemutusan ; arus simetris (rms) maksimum yang dapat diputus pelebur. Arus kritikal ; arus yang akan menghasilkan energi busur terbesar. Arus pemutusan minimum ; arus minimum yang dapat diputus pelebur Arus yang dapat melelehkan elemen lebur dalam 1 jam Arus yang dapat melelehkan elemen lebur (tanpa batas waktu)

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

Karakteristik arus-waktu pra-busur Type K & T

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

10000 10000

1000

Kinerja terhadap arus petir Lingkup proteksi lebih lebar Koordinasi dengan sisi (lebih) hulu Mengurangi angka keluar (outage) Proteksi beban lebih Kurva TCC dispesifikasi oleh pabrikan

1000

Type K
100 100

10

10

0.1

0.1

Type K

Type T

0.01 0.01 1 10 100 1 10 100

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

Waktu dan arus konvensional

Arus pengenal (Ir) [A]


16 Ir 63 63 < Ir 160 160 < Ir 400 Ir > 400

Waktu konvensional [jam]


1 2 3 4

Arus konvensional non trip (Inf) trip (If)

1,25 Ir

1,6 Ir

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

Karakteristik pengenal
IEC 60269-1
Fuse link Tegangan Arus Disipasi daya Penerimaan disipasi daya TCC Fuse holder

Kapasitas pemutusan
Ketahanan arus puncak Arus cut-off Karakteristik I2t Size

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

Disipasi daya dan Penerimaan disipasi daya

Berapa nilai disipasi daya dan penerimaannya pada pelebur yang kita gunakan?

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

NH FUSE SIZE 2 POWER DISSIPATION (FUSE LINK) & ACCEPTABLE POWER DISSIPATION (FUSE HOLDER)
(Informasi dari katalog pabrikan)

50

45
45 40 35 30 26 25 20 20 15.9 15 11.4 10 5 0 4 4.6 5.7 6.8 7.2 8.5 13 20.5 29 32

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

Bila disipasi daya fuse link melebihi kemampuan penerimaan fuse holder, suhu pada kontak akan tinggi : Relaksasi kontak Rusak Merusak karakteristik pelebur Terbakar Short-circuit pada trafo Kinerja pelebur lebih ditentukan oleh kualitas fuse holder Fuse holder kualitas baik dapat dipasangkan dengan fuse link jelek, pada kasus tertentu, tanpa mengakibatkan suhu yang melebihi batas Fuse holder yang jelek dapat menyebabkan suhu melebihi batas ketentuan, walaupun dipasangkan pada fuse link kualitas baik. Fuse holder digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama dari pada fuse link Gunakan fuse holder kualitas standar pada PHB TR Perlu standardisasi disipasi daya dan kemampuan penerimaan disipasi daya untuk pelebur yang digunakan PLN

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

Batas kenaikan suhu kontak dan terminal

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

Disipasi daya terlalu besar? Kemampuan penerimaan daya terlalu kecil?

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

By pass fuse merusak fuse holder

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

Perlu pelebur yang kontaknya berlapis logam

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

Kapasitas pemutusan

Kondisi-kondisi: Tidak membahayakan operator Tegangan transisi diantara kutub kontak (tegangan busur) tidak melebihi ketahanan dielektrik sistem pelebur

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

Kapasitas pemutusan

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

Karakteristik fuse yang diuji

PT. PLN PUSDIKLAT 2008

PT. PLN PUSDIKLAT 2008