Anda di halaman 1dari 18

Viskositas Sediaan Obat

Kelompok 4

Ambar Khairinisa Ani Kurniawati Elsa Elfrida Lela Laelatu R M. Syaiful Amin Rian Hidayat

DEFINISI VISKOSITAS
Viskositas (kekentalan) adalah suatu pernyataan pertahanan (resistensi) dari suatu cairan untuk mengalir. Makin tinggi viskositas maka makin besar tahanan / resistensinya.

Viskositas mengacu pada gesekan dalam fluida yang mencegah fluida mengalir bebas dan pada dasarnya merupakan gaya gesekan antara lapisan-lapisan fluida yang bersisian pada saat mereka bergerak melewati satu sama lain. Newton adalah orang pertama yang mempelajari sifat-sifat aliran dari cairan secara kuantitatif.

JENIS CAIRAN
Newton menemukan bahwa makin besar viskositas suatu cairan , akan makin besar pula gaya persatuan luas (shearing stress) yang diperlukan untuk menghasilkan suatu rate of shear tertentu.

Jenis cairan dibagi menjadi 2 jenis, yaitu : Sistem Newton Sistem non-Newton

SISTEM ALIRAN NEWTON Merupakan jenis cairan yang ideal. Cairannya yang memiliki viskositas tetap pada suhu dan tekanan tertentu dan tidak tergantung pada kecepatan geser.

Contoh: pelarut (H2O)

SHEARING FORCE
Dua bidang sejajar berjarak x; antara bidang-bidang tersebut, isi kental dibatasi. Puncak, bidang A, bergerak secara horizontal dengan kecepatan v karena aksi dengan gaya F. Bidang B yang lebih bawah tidak bergerak. Akibatnya ada suatu perubahan kecepatan v/x antara bidang-bidang tersebut. Perubahan ini didefinisikan sebagai rate of shear, G. Shearing stress, S, adalah gaya persatuan luas yang menciptakan perubahan bentuk.

RUMUS SISTEM NEWTON


F A = Shearing stress = Gaya yang diberikan = Luas permukaan = Viskositas = Rate of shea

Persamaan diatas dapat pula ditulis dengan :


Dimana dan dv = Perubahan kecepatan dx = Ketebalan lapisan

CONTOH SOAL
Jika sedikit minyak digosokkan kekulit dengan laju pergerakan relatif antara kedua permukaan 15cm/detik dan ketebalan lapisan 0,01cm, maka berapakah besar rate of shearnya?

Ketergantungan temperatur dan teori viskositas


Bila viskositas zat meningkat dengan naiknya

temperatur maka viskositas cairan justru turun


jika temperatur dinaikkan. Fluiditas dari suatu cairan yang merupakan kebalikan dari viskositas akan meningkat dengan makin tingginya temperatur.

Sistem Non-newton
Merupakan cairan yang memiliki viskositas bervariasi pada setiap kecepatan geser. Non-newtonian bodies adalah zat-zat yang tidak mengikuti persamaan aliran newton. Contoh : koloid, emulsi, emulsi cair , salep dan produk-produk serupa.

Cairan non-Newton dibagi ke dalam 2 kelompok, yaitu : 1. Dipengaruhi oleh waktu : a. Tiksotropik b. Antitiksotropik c. Rheopeksi 2. Tidak dipengaruhi oleh waktu a. Aliran plastik b. Aliran pseudoplastik c. Aliran dilatan

VISKOMETER
Alat untuk mengukur viskositas suatu zat cair.

Viskometer Kapiler
Disebut viskometer Ostwald.

US Pharmacopoeia XX mengusulkan peralatan viskometer kapiler untuk menentukan viskositas larutan metiil selulosa.

Viskometer Bola Jatuh

Viskometer Cup dan Bob

Brookvield

Maaciw buat perhatiannya