Anda di halaman 1dari 9

Intervensi Keperawatan No Diagnosa 1 Nyeri berhubungan Setelah dengan lesi pada kulit

Tujuan dilakukan

Intervensi tindakan 1. Periksa daerah yang terlibat

Rasional 1. pemahaman tentang luas dan karakteristik kulit meliputi bantuan dalam menyusun intervensi rencana

keperawatan selama 1x24 jam diharapkan klien dapat: 1. menyatakan nyeri berkurang 2. menyatakan berkurang 3. menunjukkan dalam b. penampilan kulit yang sehat gatal-gatal a.Upayakan menemukan untuk penyebab reaksi

a.Membantu mengidentifikasi tindakan untuk kenyamanan b. Ruam menyeluruh terutama dengan awitan yang mendadak dapat menunjukkan terhadap obat reaksi yang tepat memberikan

gangguan rasa nyaman Mengantisipasi alergi yang mungkin

terjadi akibat reaksi obat

2. Kendalikan iritan a.Pertahankan

faktor-faktor 2. rasa gatal diperburuk oleh panas, kimia dan fisik lingkungan a.kesejukan megurangi

dingin b. Cici linen tempat tidur dan ringan 3. menggunakan tindakan keperawatan kulit untuk mempertahankan integritas kulit dan meningkatkan kenyamanan klien. a.Mengoleskan lotion dan krim kulit segera setelah mandi b. b. Menjaga agar kuku selalu terpangkas dan pendek. pemakaian sabun b.

gatal sabun dapat iritasi kulit 3. Kulit merupakan barier terpenting yang harus dipertahankan keutuhannya agar dapat berfungsi dengan benar a.Hidrasi mencegah yang efektif gangguan kuku pada stratum korneum lapisan barier pada kulit Pemotongan akan garukan mengurangi yang keras menimbulkan

kerusakan kulit karena

Gangguan

integritas Setelah

dilakukan

tindakan

kulit dengan

berhubungan keperawatan selama 1x24 jam, destruksi diharapkan klien dapat: 1. mempertahankan integritas kulit 2. tidak ada maserasi 2. minta pasien untuk memotong kuku jari tangan 1. Kaji warna, ukuran dan kondisi sekitar luka

1. memberikan kulit 2. untuk jaringan garukan 3. untuk 3. gosokkan minyak atau krim secara lembut 4. lakukan perawatan luka dan hygine, sesudah itu keringkan kulit denga hatihati dan taburi bedak yang debriment

informasi

dasar tentang penenganan mencegah kulit atau akibat

lapisan kulit

mengurangi

kerusakan

menghilangkan

4. memungkinkan klien lebih mudah bergerak dan meningkatkan kenyamanan pasien

Resiko tinggi infeksi berhubungan dengan kerusakan barier kulit

Setelah

dilakukan

tidak iritatif tindakan 1. lindungi kulit yang sehat terhadap kemugkinan maserasi resiko terjadinya cidera

1. maserasi pada kulit yang sehat dapatmenyebabkan pecahnya kulit mengalami penurunan

keperawatan selama 1x24 jam, diharapkan klien dapat: 1. mempertahankan integritas kulit

2. jaga dengan cermat terhadap 2. penderita dermatitis dapat

2. tidak ada maserasi 3. memberikan yang menggunakan 4 Gangguan image obat obat topikal yang diprogramkan

termal akibat penggunaan kompres hangat dengan suhu bertahap

sensitifitas

diresepkan body Setelah dilakukan tidak

tindakan 1. berikan kesempatan pada 1. klien klien untuk mengungkapkan perasaan tentang perubahan citra tubuh pengalaman dan proses terjadi

membutuhkan didengarkan dalam peningkatan kesempatan untuk kecemasan dipahami

berhubungan keperawatan selama 1x24 jam, gangguan body image dengan kriteria hasil: 1. menyatakan penerimaan diri 2. bicara dengan keluarga atau orang situasi, terjadi terdekat perubahan tentang yang

dengan adanya sisik diharapkan pada kulit

kepercayaan diri situasi 2. nilai rasa keprihatinan dan 2. memberikan ketakutan klien kepada menetralkan situasi 3. bantu klien dalam 3. kesan seseorang terhadap dirinya berpengaruh diri sangat dalam mengembangkan kemampuan untuk menilai diri dan mengenali serta mengatasi masalah perawat

dan memulihkan realitas

pengambulan kepercayaan

4. mendukung untuk dengan

upaya

klien 4. Pendekatan citra dan yang usaha membantu dan

dan

saran dapat

memperbaiki orang lain

positif

diri, mendorong sosialisasi membantu 5 Resiko tinggi cidera Setelah kejang dilakukan klien kearah 1.

menguatkan kepercayaan

yang dilakukan untuk sendiri 2. untuk tulang vertebra 3. ubtuk tenggelam mencegah jatuh, luka bakar, dan mengurangi cidera khusussnya pada mencegah

penerimaan diri tindakan 1. Jangan merestrein kecuali klien dalam bahaya

berhubungan dengan keperawatan tidak ada cidera koordinasi otot kriteria hasil: Tidak memar, tidak jatuh

cidera pada klien dan diri

kehilangan fisik dan tetap tenang dengan 2. berikan posisi lokrol

3. arahkan klien ke area aman, khususnya jauh dari jendela, tangga, alat pemanas dan sumber air 4. jangan menghadapkan klien untuk mengikuti instruksi 4. 5. tetaplah bersama klien dan tenangkan klien sampai dia

klien mengalami

yang kerusakan

mengalami kejang akan

sadar 5.

kesadaran agar klien tidak merasa bingung dan takut

Resiko

sumbatan Setelah

dilakukan

saat dia sadar tindakan 1. selama kejang, baringkan 1. meningkatkan klien klien ditempat tidur yang rata pada posisi kepala miring, lidah ditekan dengan sudut lidah sianosis, 2. observasi kejang (drainase)

aliran sekret,

jalan nafas tak efektif keperawatan relaksasi lidah dan oksigenasi refleksi sekunder kejang terhadap Tidak selama

berhubungan dengan mempertahankan ventilasi dan serangan gangguan dengan kriteria hasil: terdapat takipneu, retraksi, abneu

mencegah lidah jatuh dan menyumbat jalan nafas

dan 2. pementauan yang teratur menentukan tindakan yang akan dilakukan. Dan membantu terganggu menurunkan

dokumentasikan karakteristiknya

lokasi areal cerebral yang 3. beri O2 dengan masker 3. untuk pengkayaan secara 4. suction sekret yang keluar udara yang dihirup 4. menurunkan resiko memberikan oksigen dari terkontrol

aspirasi atau asfiksia 5. ajarkan anggota keluarga 5. mengetahui terjadi dapat apa yang cara berspon pada klien selama kejang dilakukan ketika kejang mencegah trauma atau komplikasi dan menurunkan perasaan tak berdaya dari orang terdekat 6. jangan masukkan makanan 6. klien atau minuman kedalam mulut , kecuali pasien sudah sadar penuh yang mengalami kejang akan mengalami kerusakan kesadaran, jadi kemampuan untuk makan atau 7 Resiko tinggi terjadi Setelah dilakukan klien tindakan 1. baringkan tidak kepala ditempat minum belum terkontrol dengan baik rata, 1. meningkatkan aliran dan (drainase) sekret, mencegah lidah jatuh dan menyumbat jalan nafas konfeksi oleh akan pakaian mengganggu pernafasan terhalang

kerusakan sel otak keperawatan

dimiringkan

berhubungan dengan mengalami kerusakan sel otak kurangnya suplai O2 dengan kriteria hasil: kejang kejang baik

pasangkan sudut lidah

kedalam otak akibat 1. GCS hasil pertama sesudah 2. longgarkan pakaian yang 2. proses

2. EEG normal

yang

ketat

dan

tidak resiko

menyerap keringat 3. isap lender sampai bersih, 3. menurunkan berikan oksigen aspirasi atau asfiksia dan memaksimalkan bernafas serta menurunkan kerja nafas 4. jika pasien jatuh abneu 4. untuk sirkulasi memadai 5. berikan kompres hangat 5. menurunkan suhu tubuh secara bertahap menstabilkan TTV adanya membrane sel saraf 1. perubahan mengindikasikan perubahan sirkulasi klien dengan kaki vena, membentu secara intensif penenang tindakan 1. pantau TTV (TD, RR, T, N) dapat mempertahankan cerebral yang lakukan kompres jantung

6. kolaborasi pemberian obat 6. untuk 8 Gangguan dengan perfusi Setelah O2 klien dilakukan diharapkan

jaringan berhubungan keperawatan selama 1x24 jam, suplai kejaringan ke otak menunjukkan tidak adekuat

peningkatan 2. Berika posisi datar pada 2. meningkatkan aliran balik ditinggikan mempertahankan sirkulasi

suplai oksigen ke jaringan normal, dengan kriteria hasil :

1. TTV normal 2. kapiler refil normal 3. tidak terdapat sianosis 3. catat perubahan kesadaran

oksigen ke otak tingkat 3. perubahan menunjukkan perfusi pusat 4. pertahankan lingkungan 5. berikan tambahan darah suhu 4. mencegah fase kontriksi membentu dalam mempertahankan perfusi 5. memperbaiki jumlah darah dalam pembawa oksigen 6. Anjurkan latihan dini ambulasi dan 6. meningkatkan menurunkan pembentukan karena statis sirkulasi resiko trhombus dan aliran balik vena, tubuh; meningkatkan jumlah sel kesadaran penurunan saraf

susunann