P. 1
Cara Menghitung Dan Menjurnal Ppn Dan Pph 22 Impor

Cara Menghitung Dan Menjurnal Ppn Dan Pph 22 Impor

|Views: 476|Likes:
Dipublikasikan oleh Boi Hutagalung
pph22 Indonesia Tax
pph22 Indonesia Tax

More info:

Categories:Types, Business/Law
Published by: Boi Hutagalung on May 20, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/27/2015

pdf

text

original

CARA MENGHITUNG DAN MENJURNAL PPN DAN PPH 22 IMPOR Dahulu hanya perusahaan berstatus importir besar saja

yang dibikin sibuk oleh urusan administrasi impor, termasuk menjurnal PPN dan PPh Impor (pasal 22) tentunya. Seiring perkembangan ekonomi dan terjangan arus ‘perdagangan-global’ yang kian deras—terutama sekali perdagangan elektronik (komputer dan gadget), saat ini bahkan counter HP yang badan usahanya masih peroranganpun sudah biasa mengimpor barang, meskipun mungkin kebanyakan via Singapore. Patut diapresiasi tinggi, teman-teman yang yang bergerak di ruang terbatas (usaha kecil dan modal kecil) memiliki kesadaran yang begitu tinggi untuk melaksanakan kewajiban pajak mereka. Sudah pasti mereka, para importir kecil, bukan hanya terbatas dalam hal skala usaha dan modal, tetapi juga menyangkut ketersediaan sumberdaya manusia. Hanya saja, yang saya sayangkan (meskipun masih bisa saya pahami), dalam keterbatasan SDM, mereka rata-rata cenderung menomor-duakan kebutuhan akan pegawai accounting. Salah satu kawan semasa sekolah dahulu, yang akhir pekan kemarin sengaja datang ke rumah untuk tanya-tanya soal pajak dan pembukuan mengatakan, “Untuk sementara saya belum merasa perlu cari orang accounting, toh anak-anak toko bisa hitung pakai kalkulator” (tapi kenyataannya sampai sengaja berkunjung untuk tanya-tanya soal pajak dan accounting, gumam saya dalam hati). “Sepertinya lebih baik saya nambah pegawai toko daripada angkat pegawai kantor hanya untuk urus pembukuan dan pajak. Sedangkan urusan import toh sudah diurus oleh DHL/Fedex”, dia menambahkan. Sekalilagi bisa saya pahami. Ini adalah salah satu pengusaha yang salah persepsi tentang accounting dan pegawai accounting. Mungkin kawan saya ini berpikir kalau orang accounting sama fungsinya dengan kalkulator. Entahlah. Tapi saya memilih untuk tidak membahas hal itu, karena saya pikir dia datang untuk minta bantuan (bukan untuk debat). Kembali ke masalah utama… langsung ke cara menghitung PPN dan PPh Impor saja (saya ulang Bea masuknya juga mendapat pemahaman yang utuh).

Cara Menghitung PPN Impor dan PPh Impor (Pasal 22) Mengenai custom clearance dan segala tetek-bengeknya, betul, jika pengiriman barang-impornya via kurir, sudah diurus oleh kurir—importir tinggal bayar ke mereka saja, tak perlu bayar ke Bea Cukai (DJBC) maupun ke kantor pajak. Tetapi, mereka tidak tahu kalau ada sebagian dari biaya yang dikeluarkan tersebut sesungguhnya merupakan kredit pajak—mengurangi beban kewajiban pajak lainnya:
 

PPN Impor – Mengurangi PPN terhutang (Jika sudah PKP) PPh 22 (Impor) – Mengurangi PPh 29 Badan/Perorangan di SPT

Kita langsung ke contoh kasus saja… Contoh Kasus:

bisa Googling kan?).75 PPN Impor = ($10. anggaplah PT. JAK sudah PKP.000 [Debit]. tentu harus ada akun-nya terlebih dahulu. Kurs dari Kemenkau pada saat itu adalah Rp 8000/1 USD. Dalam contoh kasus ini.250 [Kredit].262.000 [Kredit]. Supaya bisa dijurnal. biasanya kurir langsung menyodorkan tagihan untuk: Biaya Kirim + Bea Masuk + PPN Impor + PPh Impor (Ps 22). Nah bagaimana mengkreditkan PPN dan PPh Impor? Sebelum ke situ. Utang – DHL (cq.683. JAK impor barang elektronik senilai (FOB) $10. Atas impor barang tersebut.578. termasuk cara menjurnal pengkreditannya itu sendiri. membayar:    Bea Masuk = ($10. biaya kirim $500. Setelah akun tersedia.250 Jika impor-nya via kurir (DHL/Fedex/UPS/EMS). PPh Impor = Rp 7.630.000 + 500 + 25 + 1. nanti sambil jalan saya bahas pengkreditannya. asuransi $25. maka semua hasil perhitungan di atas dikalikan rate dari Kemenkeu.000. Sehingga importir membayar total $4. PPN Impor = Rp 9.78 x Rp 8000 = Rp 7. Utang – DHL (cq.578.91 (atau Rp 33. Bea Masuk = Rp 12. Tarif bea masuknya 15%.75 x Rp 8000 = Rp 12.250)—tanpa tahu bahwa ada sebagian dari pengeluaran tersebut sesungguhnya merupakan kredit pajak. Saya akan bahas jurnalnya saja.000 PPN Impor = $1.262. Utang – DHL (cq. Jika belum ada. bukan saja anda bisa menjurnal PPN dan PPh Impor tetapi juga memahami logika pengkreditannya. Tentu dengan logika dibalik jurnalnya.250 Sangat disayangkan jika uang sebesar itu hilang begitu saja—gara-gara tidak tahu prosedur dan administrasinya yang benar.683.000 PPh Impor (Pasal 22) = Rp 7. Sehingga setelah membaca ini.5% = $907. lebih baik jika saya bahas cara menjurnalnya terlebih dahulu. maka.000.000.262.000 [Kredit].578.000 [Debit]. DJP) = 9. Biaya Kirim/Kurir = Rp 4. Sehingga menjadi:    Bea Masuk = $1.000 + 500 + 25 + 1.78 Jika dirupiahkan.38 x Rp 8000 = Rp 9. maka buat akunnya terlebih dahulu.683. sbb: [Debit].000 [Kredit]. maka atas beban Bea Masuk. DJP) = Rp 7.262. seperti di bawah ini juga bisa: .630.38 PPh Impor (Pasal 22) = ($10.575. Utang – DHL = Rp 4. maka kredit pajaknya adalah:   PPN Impor = Rp 9.000 [Debit]. Cara Menjurnal PPN Impor dan PPh Impor (Pasal 22) Saya tidak akan membahas tehnis pengisian formulir SPT PPN maupun PPh—saya yakin anda semua sudah tahu caranya (jika belum.250 Atau dijurnal sekaligus.75) x 10% = $1.210.000 + 500 + 25) x 15% = $1. DJBC) = Rp 12.683.Tanggal 1 November 2011 PT.000 PPh Impor (Pasal 22) = $907.578.196.630. importir.210. PPN Impor dan PPh Impor (Pasal 22) di atas dicatat dengan jurnal (tanggal 1 November 2011).75) x 7.

000 di sisi Passive (Kewajiban).000) Catatan: Lain kali saya akan bahas khusus jurnal PPN. Utang – PPN = Rp 12. Pindah ke paragraf selanjutnya…. Jika semua FPM dan FPK sudah dijurnal dengan benar.000.000. PPN Impor = Rp 9. Jika PT. ada pembelian bahan baku lokal dengan Faktur Pajak Masukan sebesar Rp 3.000 – Rp 3. Mengkreditkan PPN dan PPh Impor Setelah tutup buku bulan November 2011. Anggaplah Neraca PT JAK per 31 Desember 2011 menunjukan adanya ‘Utang PPh Pasal’ sebesar Rp 25.000.250 [Kredit].000 – Rp 9.262.000. mulai dari pembelian sampai penjualan.683.000 [Kredit]. Utang PPN = Rp 2. lawannya utang PPN di sisi debit: [Debit].262.000. Biaya Kirim/Kurir = Rp 4. JAK tahu PPN Impor-nya bisa dikreditkan.000 Bandingkan Kas yang dikeluarkan antara yang sebelum dengan yang setelah PPN Impor dikreditkan. dengan jurnal: [Debit]. . Bagaimana dengan PPh Impor (Pasal 22)-nya? Nanti dikreditkan saat akan tutup buku tahun fiskal (31 Desember 2011).683. Berapa PPN Terutang PT. JAK ada penjualan lokal sebesar Rp 150.000 [Debit]. PPh Impor = Rp 7.137. maka sudah pasti PT. Seperti terlihat di atas. Sementara itu di sisi aktiva ada saldo ‘Uang Muka Pajak (Pasal 25) menunjukan angka Rp 16.000 dan jangan lupa ada saldo PPh Impor juga sebesar Rp 7.250.683.000 [Kredit]. maka jurnal pembayaran PPNnya menjadi: [Debit].000 [Kredit].317. DJBC) = Rp 12. bukti pembayaran PPN Impor harus disertakan dalam laporan PPN bersama-sama dengan faktur pajak masukan (FPM).000. sangat jauh bukan? Sayang jika tidak dikreditkan.000 saja ( = Rp 12. sebelum PPN terutang-nya dibayar seharusnya saldo akun ‘PPN Impor’ tadi dilawankan dengan ‘Utang PPN’ terlebih dahulu—artinya: PPN Impor yang tadinya ada di sisi debit dipindahkan ke sisi kredit.000 [Debit]. akun “Utang” diganti dengan “Kas”.000.262. PPN Impor = Rp 9.000. Kas = Rp 2.000). Utang – DHL (cq. Utang PPN = Rp 9. jika PT.000.000 [Kredit]. JAK akan bayar semuanya. maka saldo PPN terutang angkanya pasti Rp 12.000 Padahal. Utang – DHL (cq. Kas = Rp 12. Tentu.000. yaitu Rp 12. JAK untuk bulan November? Anggap faktur pajak masukan (FPM) dan faktur pajak keluaran (FPK).250 Catatan: Jika langsung dibayar tunai. semuanya sudah dijurnal dengan benar.683.[Debit].000 [Kredit]. Utang – DHL (cq.000.683. untuk sementara semua biaya terkait dengan impor berada di kelompok debit (aktiva). Dengan demikian. Selanjutnya tinggal soal mengkreditkan saja.000.630. JAK TIDAK TAHU bahwa PPN impor-nya bisa dikreditkan. Utang – DHL = Rp 4.630.000 ( = Rp 15. DJP) = Rp 7. Nah itu baru pengkreditan PPN Impor-nya. diketahui PT.000 [Debit]. Anggap saldo PPN Terutang-nya sudah benar. Disamping itu.000.000 Setelah jurnal pengkreditan PPN impor dimasukan maka otomatis saldo Utang PPN akan turun menjadi Rp 2. DJP) = 9.000. Demikian terus setiap bulannya.000. Bea Masuk = Rp 12.317.000 [Kredit].000.

Menjurnal PPN dan PPh Impor.000. Nah angka saldo sebesar Rp 1.737.000. Utang PPh = Rp 7. Utang PPh = Rp 16.737. maka saldo Uang Muka PPh (Pasal 25) menjadi nol.Sebelum Utang PPh dibayarkan perlu dibuatkan jurnal penyesuaian terlebih dahulu. dengan jurnal: [Debit]. Mengkreditkan PPh Pasal 22 Impor.000 – Rp 16.000. Menghitung dan Menjurnal PPN Impor.000) saja.750 inilah yang dibayarkan. Terakhir kreditkan PPh Impor (Pasal 22) dengan cara memindahkannya ke sisi kredit. Uang Muka PPh (Pasal 25) = Rp 16. PPh Pasal 22 Impor. Mengkreditkan PPN Impor. dan saldo Utang PPh berkurang sebesar yang sama sehingga tinggal Rp 9.737.000. Cara Menjurnal Pengkreditan PPN dan PPh Impor. tetapi secara bertahap pastinya. lain kesempatan saya akan bahas perlakuan PPN dari pembelian bahan baku sampai ke pembayaran PPN penjualan. slider About the Author Jurnal Akuntansi Keuangan Seorang Akuntan yang prihatin akan mahalnya biaya pendidikan dan bahan ajar. maka saldo PPh Impor di aktiva jadi nol.000.000 Dengan jurnal ini. Keuangan dan pajak di Indonesia.750 [Kredit].250 [Kredit].750 Setelah pembayaran Utang PPh 29 dan jurnalnya dimasukan maka posisi saldo akan menjadi sbb:    PPh Impor (Pasal 22) = 0 Uang Muka PPh (Pasal 25) = 0 Utang PPh (Pasal 29) tahun fiskal 2011 = 0 Dengan demikian maka tuntas sudah penjurnalan PPN Impor. Tags: berita.262.000. PPN Impor.262. semoga sukses selalu. dan saldo Utang PPh menurun sebesar yang sama sehingga saldonya tinggal Rp 1. Selamat beraktivitas. untuk melawankan saldo uang muka pajak (PPh Pasal 25) dan mengkreditkan PPh Impor—sehingga saldo keduanya menjadi nol.000 [Kredit]. Saat dibayar jurnalnya: [Debit]. PPh Impor dan pengkreditannya.250) saja. PPh Impor (Pasal 22) = Rp 7. hingga ke PPN Terutang dan Utang PPh di akhir tahun fiskal.262. seperti yang sudah saya sampaikan tadi.750 ( = 9. Related Posts .250 Dengan jurnal terakhir ini. Utang PPh (Pasal 29) = Rp 1. Jurnal penyesuaiannya sbb: [Debit].000 – 7. Kas = Rp 1. Selanjutnya. Kredit Pajak. Mungkin PPh juga saya bahas. Menghitungan dan Menjurnal PPh Pasal 22 Impor.000 ( = Rp 25.737. khususnya terkait dengan bidang Akuntansi.

Tanya Pajak says: March 9. Finance. Right of Use Lease → Bagaimana Caranya Mengecilkan Pajak Penghasilan Pegawai (PPh 21) → Karir Akuntansi Keuangan: Tips Melewati Masa Percobaan Bagi Pegawai Baru → 9 Responses to Cara Menghitung dan Menjurnal PPN dan PPh 22 Impor 1. Reply o Administrator says: January 25. Semoga tidak bosan untuk membagikan ilmu yang dimiliki kpd semua orang yang membutuhkan.. Apa Saja Jenis-Modusnya (Plus Contoh). Semoga ALLAH yang membalas kebaikannya…………. Di Bag Mana Terjadi? → Akuntansi Sewa Dari Sisi Penyewa: Operating. Reply 2. 2012 at 6:45 pm Ms.Apa itu Fraud. Terimakasih untuk doanya. 2012 at 8:25 am Subhanallah. Fini: Semoga. Semoga anda juga sukses selalu. 2012 at 10:30 am pak JAK saya mau tanya pada jurnal : . Ilmu yang saya dapatkan dari sini amat sangat bermanfaat untuk saya. Fini says: January 4.

000. PPh Impor = Rp 7.000 . 2012 at 2:51 am .250 dimasukkan dalam hutang pajak di neraca ? Terima Kasih.262.262.250 ——————————————benar atau tidak bahwa Bea Masuk = Rp 12.630. atau dimana letaknya dalam laporan keuangan ? Terima Kasih Reply o Administrator says: March 9. Utang – DHL (cq.262. langsung Utang pada DJP & DJBC (tanpa DHL).000 .000 & PPh Impor = Rp 7.000 [Debit]. Utang – DHL (cq. Utang – DHL (cq. Utang – DHL (cq. Jika bayarnya via DHL ya berarti DHL cq.000. tergantung bayarnya kemana.250 [JAK: Jika mau dikreditkan di PPh 29 di akhir tahun nanti masuk ke Neraca.250 dimasukkan dalam HPP di lap.000 [Debit].630.683. DJP) = Rp 7. DJP untuk pjakanya dan DJBC untuk bea masuknya. jika tidak masukan ke HPP] Untuk utangnya.630. Jika bayar sendiri ke bank persepsi untuk rekening kas negara. DJBC) = Rp 12. L/R ? dan Utang – DHL (cq.630.000 [JAK: Jika mau dikreditkan di PPN masuknya ke Neraca.000 [Kredit]. Biaya Kirim/Kurir = Rp 4.000 [Kredit].683. PPN Impor = Rp 9. jika tidak maka masukan ke HPP] PPh Impor = Rp 7.630. PPN Impor = Rp 9.683.000 [Kredit].683.262.683. DJP) = 9.000 [Sudah pasti masuk HPP] PPN Impor = Rp 9. DJBC) = Rp 12. DJP) = Rp 7.250 [Kredit]. Utang – DHL (cq. 2012 at 11:47 am @Tanya Pajak Berikut jawabannya: Bea Masuk = Rp 12. Ini perlu agar alur kas-nya nanti sinkron dengan dokumen. DJP) = 9.000 .000 [Debit]. Utang – DHL = Rp 4.262. Eka Anugeraha says: May 12. Reply 3.[Debit]. Bea Masuk = Rp 12.

pas di kerjaan ada import mesin. 2012 at 4:49 am sy baru membuka web ini. 2012 at 11:22 am pas bnr. Reply 5. pas bertemu artikel ini. Trimaksh. Cy says: September 13. rifart says: June 20.. 2012 at 9:56 am Alhamdulillah … Menjadi jelas saya soal perlakuan akuntansi utk PPN Impor & PPh Impor ini. ternyata bnyk ilmu yg bisa sy dpt. terima kasih. Reply 7.Ilmu yang sangat bermanfaat sesuai kerjaan sehari-hari. Dion Situmorang says: October 23. smoga JAK Admin truz berbgi ilmu. Komariah says: September 17. JAK Reply 6. Tx Mr. Gbu JAK . u pekerjaan sy.. 2012 at 3:14 am JAK it’s very useful. Terima kasih banyak JAK Admin Reply 4. Reply Leave a Reply .

Your email address will not be published.072 Followers 2.481 Fans 766 Subscribers  o o o o Terkini Terpopuler Komentar Mengelola Biaya Dengan Memahami Pola Perilaku Biaya Bag 1 December 6th | by Jurnal Akuntansi Keuangan 6 Jurus Melewati Tahun Pertama Berkarir di Bidang Akuntansi November 19th | by Jurnal Akuntansi Keuangan Sikap Auditor Terhadap Materialitas dan Salah-Saji Tak Terkoreksi November 17th | by Jurnal Akuntansi Keuangan Mana Lebih Baik: Kerja di Kantor Akuntan Publik Kecil atau Besar? November 10th | by Jurnal Akuntansi Keuangan Neraca: Klasifikasi Aset dan Liabilitas Sesuai IFRS November 8th | by Jurnal Akuntansi Keuangan Apa Sih Ukuran Sukses Seorang Akuntan? October 28th | by Jurnal Akuntansi Keuangan Apakah Laba Rugi Perusahaan Jasa Ada Harga Pokok Penjualannya? October 24th | by Jurnal Akuntansi Keuangan o o o o o o Recommend on Google Enter your o RSS Feed . Required fields are marked * Name * Email * Website Comment You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>   3.

 PALING DIREKOMENDASIKAN twitter o Cara Mudah Membuat Jurnal Akuntansi 52 o Akuntan Yang Tidak Bekerja di KAP adalah Pecundang? 37 o Memahami Logika Laporan Keuangan (Neraca dan Laba Rugi) 35 o 5 Pekerjaan Akuntansi Keuangan Bergaji Bagus Untuk Fresh Graduate 29 o Neraca: Klasifikasi Aset dan Liabilitas Sesuai IFRS 23 facebook o Cara Mudah Membuat Jurnal Akuntansi 147 o Akuntan Yang Tidak Bekerja di KAP adalah Pecundang? 79 o Inilah 10 Karakter Dasar Untuk Jadi Akuntan Handal 69 o Memahami Logika Laporan Keuangan (Neraca dan Laba Rugi) 64 o 5 Pekerjaan Akuntansi Keuangan Bergaji Bagus Untuk Fresh Graduate 59 google +1 o Memahami Logika Laporan Keuangan (Neraca dan Laba Rugi) 3 o Cara Menghitung dan Menjurnal PPN dan PPh 22 Impor .

3 o Cara Mudah Membuat Jurnal Akuntansi 3 o Empat Langkah Implementasi Target Costing (Capai Target Margin) 2 o Menjurnal Selisih Kelebihan Pembayaran Piutang Dagang 2 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->