Anda di halaman 1dari 3

PENGENDALIAN HARGA DAN KELANGKAAN Terkadang, pemerintah berusaha menekan harga ke bawah tingkat harga ekuilibrium.

Namun, seringkali pengendalian ini mempengaruhi penawaran jangka panjang serta mengurangi kesejahteran konsumen dan produsen. Misalnya seperti pada gambar di bawah ini : Awalnya ekuilibrium jangka panjang pasar berada pada P1,Q1 (titik E). Selanjutnya ada peningkatan pemintaaan dari D ke D mengakibatkan harga naik menjadi P 2 dalam jangka pendek dan menarik perusahaan-perusahaan baru untuk masuk ke pasar. Apabila, diasumsikan adanya peningkatan biaya, maka harga turun karena bertambahnya pemasok baru, harga menjadi P3.

Jika perubahan harga tersebut tidak diinginkan, maka pemerintah akan membatasi output mereka pada tingkat sebelumnya Q1 dan pada harga P1 permintaan bertambah menjadi Q4, maka akan menciptakan kelangkaan produk sebesar Q4 Q1

Konsekuensi dari kebijakan pengendalian harga terhadap kesejahteraan terhadap kesejahteraan dapat dievaluasi dengan membandingkan ukuran ukuran surplus kosumen dan produsen yang terjadi dengan membandingkan ukuran ukuran surplus konsumen dan produsen yang terjadi dengan dan tanpa adanya kebijakan ini.

Kedua, bidang yang berwarna lebih muda, AEC menunjukkan nilai dari tambahan surplus konsumen yang di dapat tanpa adanya pengendalian harga. Bidang yang berwarna lebih gelap (CEE) mencerminkan tambahan surplus produsen yang tersedia pada pasar tanpa pengendalian harga. Dari analisis tersebut, juga memberikan pemahaman atas berbagai tujuan politik yang melatarbelakangi setiap kebijakan pengendalian harga. Pembeli yang mampu mendapatkan output Q1 pada harga p1 akan menjadi pendukung kebijakan ini karena mereka mendapatkan keuntungan kesejahteraan yang sangat berarti. Tetapi, keuntungan ini muncul dari kerugian produsen Q1 karena mendapatkan lebih sedikit dari yang mungkin akan mereka dapat, sehingga mereka akan menentang kebijakan ini. Produsen dan konsumen yang bersedia melakukan transaksi lebih besar dari Q1 akan rugi sehingga mereka juga akan menentang kebijakan ini.