Anda di halaman 1dari 61

DAFTAR ISI MODUL BIOLOGI 3

1. SEL 2. JARINGAN PADA HEWAN 3. JARINGAN PADA TUMBUHAN 4. BIOTEKNOLOGI

BAB 1. SEL Biologi Kelas 3 > Biologi Sel

Penelitian menunjukkan bahwa satuan unit terkecil dari kehidupan adalah Sel. Kata "sel" itu sendiri dikemukakan oleh Robert Hooke yang berarti "kotak-kotak kosong", setelah ia mengamati sayatan gabus dengan mikroskop. Selanjutnya disimpulkan bahwa sel terdiri dari kesatuan zat yang dinamakan Protoplasma. Istilah protoplasma pertama kali dipakai oleh Johannes Purkinje; menurut Johannes Purkinje protoplasma dibagi menjadi dua bagian yaitu Sitoplasma dan Nukleoplasma Robert Brown mengemukakan bahwa Nukleus (inti sel) adalah bagian yang memegang peranan penting dalam sel,Rudolf Virchow mengemukakan sel itu berasal dari sel (Omnis Cellula E Cellula). ANATOMI DAN FISIOLOGI SEL Secara anatomis sel dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:

1. Selaput Plasma (Membran Plasma atau Plasmalemma). 2. Sitoplasma dan Organel Sel. 3. Inti Sel (Nukleus).

1. Selaput Plasma (Plasmalemma) Yaitu selaput atau membran sel yang terletak paling luar yang tersusun dari senyawa kimia Lipoprotein (gabungan dari senyawa lemak atau Lipid dan senyawa Protein). Lipoprotein ini tersusun atas 3 lapisan yang jika ditinjau dari luar ke dalam urutannya adalah: Protein - Lipid Lemak bersifat Hidrofebik (tidak larut dalam air) sedangkan protein bersifat Hidrofilik (larut dalam air); oleh karena itu selaput plasma bersifat Selektif Permeabel atau Semi Permeabel (teori dari Overton). Selektif permeabel berarti hanya dapat memasukkan /di lewati molekul tertentu saja. Fungsi dari selaput plasma ini adalah menyelenggarakan Transportasi zat dari sel yang satu ke sel yang lain. Khusus pada sel tumbahan, selain mempunyai selaput plasma masih ada satu struktur lagi yang letaknya di luar selaput plasma yang disebut Dinding Sel (Cell Wall).

Dinding sel tersusun dari dua lapis senyawa Selulosa, di antara kedua lapisan selulosa tadi terdapat rongga yang dinamakan Lamel Tengah (Middle Lamel) yang dapat terisi oleh zatzat penguat seperti Lignin, Chitine, Pektin, Suberine dan lain-lain

Selain itu pada dinding sel tumbuhan kadang-kadang terdapat celah yang disebut Noktah. Pada Noktah/Pit sering terdapat penjuluran Sitoplasma yang disebut Plasmodesma yang fungsinya hampir sama dengan fungsi saraf pada hewan. 2. Sitoplasma dan Organel Sel Bagian yang cair dalam sel dinamakan Sitoplasma khusus untuk cairan yang berada dalam inti sel dinamakan Nukleoplasma), sedang bagian yang padat dan memiliki fungsi tertentu digunakan Organel Sel. Penyusun utama dari sitoplasma adalah air (90%), berfungsi sebagai pelarut zat-zat kimia serta sebagai media terjadinya reaksi kirnia sel.

Organel sel adalah benda-benda solid yang terdapat di dalam sitoplasma dan bersifat hidup(menjalankan fungsi-fungsi kehidupan).

Gbr. a. Ultrastruktur Sel Hewan, b. Ultrastruktur Sel Tumbuhan Organel Sel tersebut antara lain :

a. Retikulum Endoplasma (RE.) Yaitu struktur berbentuk benang-benang yang bermuara di inti sel. Dikenal dua jenis RE yaitu : RE. Granuler (Rough E.R) RE. Agranuler (Smooth E.R)

Fungsi R.E. adalah : sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri. Struktur R.E. hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron.

b. Ribosom (Ergastoplasma) Struktur ini berbentuk bulat terdiri dari dua partikel besar dan kecil, ada yang melekat sepanjang R.E. dan ada pula yang soliter. Ribosom merupakan organel sel terkecil yang

tersuspensi di dalam sel.

Fungsi dari ribosom adalah : tempat sintesis protein. Struktur ini hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron.

c. Miitokondria (The Power House) Struktur berbentuk seperti cerutu ini mempunyai dua lapis membran. Lapisan dalamnya berlekuk-lekuk dan dinamakan Krista

Fungsi mitokondria adalah sebagai pusat respirasi seluler yang menghasilkan banyak ATP (energi) ; karena itu mitokondria diberi julukan "The Power House".

d. Lisosom Fungsi dari organel ini adalah sebagai penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler. Salah satu enzi nnya itu bernama Lisozym.

e. Badan Golgi (Apparatus Golgi = Diktiosom) Organel ini dihubungkan dengan fungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa.

Organel ini banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal.

J. Sentrosom (Sentriol) Struktur berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel (Mitosis maupun Meiosis). Sentrosom bertindak sebagai benda kutub dalam mitosis dan meiosis. Struktur ini hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. g. Plastida Dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Dikenal tiga jenis plastida yaitu : 1. Lekoplas (plastida berwarna putih berfungsi sebagai penyimpan makanan), terdiri dari: Amiloplas (untak menyimpan amilum) dan,

Elaioplas (Lipidoplas) (untukmenyimpan lemak/minyak). Proteoplas (untuk menyimpan protein).

2. Kloroplas yaitu plastida berwarna hijau. Plastida ini berfungsi menghasilkan klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.

3. Kromoplas yaitu plastida yang mengandung pigmen, misalnya : Karotin (kuning) Fikodanin (biru) Fikosantin (kuning) Fikoeritrin (merah)

h. Vakuola (RonggaSel) Beberapa ahli tidak memasukkan vakuola sebagai organel sel. Benda ini dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Selaput pembatas antara vakuola dengan sitoplasma disebut Tonoplas

Vakuola berisi : garam-garam organik glikosida tanin (zat penyamak) minyak eteris (misalnya Jasmine pada melati, Roseine pada mawar Zingiberine pada jahe) alkaloid (misalnya Kafein, Kinin, Nikotin, Likopersin dan lain-lain) enzim butir-butir pati

Pada boberapa spesies dikenal adanya vakuola kontraktil dan vaknola non kontraktil.

i. Mikrotubulus Berbentuk benang silindris, kaku, berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai

"rangka sel". Contoh organel ini antara lain benang-benang gelembung pembelahan Selain itu mikrotubulus berguna dalam pembentakan Sentriol, Flagela dan Silia. j. Mikrofilamen Seperti Mikrotubulus, tetapi lebih lembut. Terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot). Mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel.

k. Peroksisom (Badan Mikro) Ukurannya sama seperti Lisosom. Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati). 3. Inti Sel (Nukleus)

Inti sel terdiri dari bagian-bagian yaitu : Selapue Inti (Karioteka) Nukleoplasma (Kariolimfa) Kromatin / Kromosom Nukleolus(anak inti).

Berdasarkan ada tidaknya selaput inti kita mengenal 2 penggolongan sel yaitu : Sel Prokariotik (sel yang tidak memiliki selaput inti), misalnya dijumpai pada bakteri, ganggang biru. Sel Eukariotik (sel yang memiliki selaput inti). Fungsi dari inti sel adalah : mengatur semua aktivitas (kegiatan) sel, karena di dalam inti sel terdapat kromosom yang berisi ADN yang mengatur sintesis protein.

Reproduksi Sel Biologi Kelas 3 > Biologi Sel

Kita mengenal tiga jenis reproduski sel, yaitu Amitosis, Mitosis dan Meiosis (pembelahan reduksi). Amitosis adalah reproduksi sel di mana sel membelah diri secara langsung tanpa

melalui tahap-tahap pembelahan sel. Pembelahan cara ini banyak dijumpai pada sel-sel yang bersifat prokariotik, misalnya pada bakteri, ganggang biru. MITOSIS adalah cara reproduksi sel dimana sel membelah melalui tahap-tahap yang teratur, yaitu Profase Metafase-Anafase-Telofase. Antara tahap telofase ke tahap profase berikutnya terdapat masa istirahat sel yang dinarnakan Interfase (tahap ini tidak termasuk tahap pembelahan sel). Pada tahap interfase inti sel melakukan sintesis bahan-bahan inti. Secara garis besar ciri dari setiap tahap pembelahan pada mitosis adalah sebagai berikut: 1. Profase : pada tahap ini yang terpenting adalah benang-benang kromatin menebal menjadi kromosom dan kromosom mulai berduplikasi menjadi kromatid. 2. Metafase: pada tahap ini kromosom/kromatid berjejer teratur dibidang pembelahan (bidang equator) sehingga pada tahap inilah kromosom /kromatid mudah diamati dan dipelajari. 3. Anafase: pada fase ini kromatid akan tertarik oleh benang gelendong menuju ke kutub-kutub pembelahan sel. 4. Telofase: pada tahap ini terjadi peristiwa KARIOKINESIS (pembagian inti menjadi dua bagian) dan SITOKINESIS (pembagian sitoplasma menjadi dua bagian). Meiosis (Pembelahan Reduksi) adalah reproduksi sel melalui tahap-tahap pembelahan seperti pada mitosis, tetapi dalam prosesnya terjadi pengurangan (reduksi) jumlah kromosom.

Meiosis terbagi menjadi due tahap besar yaitu Meiosis I dan Meiosis II Baik meiosis I maupun meiosis II terbagi lagi menjadi tahap-tahap seperti pada mitosis. Secara lengkap pembagian tahap pada pembelahan reduksi adalah sebagai berikut :

Berbeda dengan pembelahan mitosis, pada pembelahan meiosis antara telofase I dengan profase II tidak terdapat fase istirahat (interface). Setelah selesai telofase II dan akan dilanjutkan ke profase I barulah terdapat fase istirahat atau interface. PERBEDAAN ANTARA MITOSIS DENGAN MEIOSIS Aspek yang dibedakan Tujuan Hasil pembelahan Sifat sel anak Tempat terjadinya Mitosis Untuk pertumbuhan 2 sel anak diploid (2n) sel somatis Meiosis Sifat mempertahan-kan diploid 4 sel anak haploid (n) sel gonad

Pada hewan dikenal adanya peristiwa meiosis dalam pembentukan gamet, yaitu Oogenesis dan Speatogenesis. Sedangkan pada tumbahan dikenal Makrosporogenesis (Megasporogenesis) dan Mikrosporogenesis.

A. Pilihlah jawaban yang paling tepat ! 1. Perbedaan sel prokariotik dan sel eukariotik terutama terletak pada . a. membran inti sel b. DNA c. besar sel d. tempat hidup sel e. membran sel 2. Berikut yang merupakan contoh sel prokariotik adalah . a. Cyanobacteria dan bakteri b. Cyanobacteria dan jamur c. jamur dan bakteri d. bakteri dan lumut e. protozoa dan lumut 3. Materi genetik sebuah sel eukariotik tersimpan di . a. badan Golgi b. nukleus c. kloroplas d. ribosom e. mitokondria 4. Bagian berikut dimiliki oleh sel prokariot dan eukariot adalah a. ribosom dan membran sel b. mitokondria dan membran inti c. ribosom dan karioteka d. karioteka dan ribosom e. golgi dan mitokondria 5. Organel yang memilih, memodifikasi, dan membungkus protein yang baru disintesis adalah a. badan Golgi b. nukleus c. kloroplas d. ribosom e. mitokondria 6. Organel yang dibatasi membran dan berisi enzim percernaan disebut . a. lisosom b. RE halus c. silia

d. badan Golgi e. mitokondria 7. Saluran yang berlipat-lipat dan tertutup membran dengan ribosom pada permukaan membrannya disebut . a. lisosom b. RE halus c. RE kasar d. badan Golgi e. mitokondria 8. Organel berikut merupakan organel yang berperan dalam hal fotosintesis, adalah . a. mitokondria b. kloroplas c. vakuola kontraktil d. badan Golgi e. anak inti (nukleolus) 9. Organel-organel yang berperan dalam sintesis enzim yang dibutuhkan untuk mencerna makanan di dalam usus halus adalah . a. retikulum endoplasma b. badan Golgi c. mitokondria d. ribosom e. membran inti sel 10. Pada tahap pembentukan organ, sel-sel yang berada di antara jari tangan mengalami kematian sehingga embrio memiliki jari-jari. Organel yang berperan dalam proses kematian sel tersebut adalah . a. mitokondria b. inti sel c. lisosom d. mikrofilamen e. sentriol

11. Perhatikan gambar berikut.

Misalkan, sebuah sel (A) ditempatkan di dalam wadah (B) yang berisi cairan gula pekat. Hal yang akan terjadi adalah . a. air akan mengalir dari B ke A dan sel akan mengalami lisis b. gula akan masuk ke dalam sel dan sel akan mengalami lisis c. gula akan tetap berada di B dan air mengalir keluar dari dalam sel A d. tidak terjadi aliran pergerakan molekul gula dan air e. terjadi pergerakan air yang konstan antara A dan B 12. Mengerutnya sitoplasma dan terlepas dari dinding sel pada tumbuhan disebut . a. endositosis b. osmoregulasi c. lisis d. eksositosis e. plasmolisis 13. Naik turunnya tekanan turgor dari sel bergantung dari . a. banyak-sedikitnya air di dalam sel b. tebal dan tipisnya dinding sel c. kepekatan isi sel d. macam sel e. banyak-sedikitnya zat 14. Larutan gula 10% dalam kantung semipermeabel dimasukkan dalam bejana berisi larutan gula 30%. Pernyataan yang benar adalah . a. larutan dalam kantung semipermeabel hipertonik b. larutan dalam bejana isotonik c. larutan dalam bejana hipertonik d. larutan dalam kantung semipermeabel isotonik e. larutan dalam bejana hipotonik 15. Amoeba mendapatkan mangsa dengan cara a. pinositosis b. difusi c. fagositosis d. osmosis e. transpor aktif

16. Peristiwa difusi terjadi pada hal-hal berikut, kecuali . a. potongan umbi kentang dalam air b. parfum yang disemprotkan dalam ruangan c. tinta yang diteteskan dalam air d. teh celup dalam air panas e. asap rokok dalam ruangan 17. Eksositosis dilakukan sel untuk . a. mencari makan b. mencerna makanan c. sintesis protein d. menyimpan makanan cadangan e. mengeluarkan zat sisa 18. Perhatikan skema berikut.

Keadaan ini terjadi karena air berpindah dari larutan . a. hipertonis ke hipotonis b. hipotonis ke hipertonis c. hipertonis ke isotonis d. isotonis ke hipertonis e. hipotonis ke isotonis 19. Tekanan osmosis sel tumbuhan ditentukan oleh konsentrasi air dan zat-zat terlarut. Persyaratan sifat kimia agar air atau zat lain dalam tanah dapat masuk ke dalam sel akar adalah a. konsentrasi zat terlarut dalam sel lebih tinggi dari konsentrasi zat terlarut di luar sel b. konsentrasi zat terlarut dalam sel lebih rendah dari konsentrasi zat terlarut di luar sel c. konsentrasi zat terlarut dalam sel sama dengan konsentrasi zat terlarut di luar sel d. konsentrasi air dalam sel lebih tinggi dari konsentrasi air di luar sel e. konsentrasi air dalam sel sama dengan konsentrasi air di luar sel 20. Pada eksperimen osmosis sel tumbuhan, disiapkan tiga potongan kentang berbentuk silinder dengan ukuran dan berat yang sama. Kentang A direndam dalam larutan gula 5%, kentang B dalam larutan gula 10%, dan kentang C dalam larutan gula 15%. Lama perendaman 30 menit. Data yang diperoleh adalah sebagai berikut.

Kentang

Gula

Hilang berat

A B C

5% 10% 15%

0,3 gr 0,7 gr 1,8 gr

Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa hilangnya berat kentang disebabkan oleh . a. cairan sel hipertonis terhadap larutan gula b. cairan gula hipertonis terhadap larutan sel c. larutan gula hipertonis terhadap cairan sel d. larutan gula dan cairan sel isotonis e. larutan gula dan cairan sel osmosis B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar ! 1. Perhatikan gambar sel tumbuhan dan sel hewan berikut.

Berdasarkan gambar tersebut, apakah perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan ? 2. Seorang ilmuwan melakukan percobaan dengan membandingkan jumlah mitokondria dari dua buah sel. Sel yang pertama diambil dari otot betis seorang pelari marathon, sedangkan sel yang kedua diambil dari otot seorang programer komputer yang jarang berolahraga. Dapatkah Anda menarik hipotesis, sel mana yang paling banyak memiliki mitokondria ? Jelaskan ! 3. Apakah perbedaan antara difusi, osmosis, dan transpor aktif ? 4. Sebutkan organel sel yang hanya terdapat pada sel tumbuhan dan jelaskan fungsinya. 5. Mekanisme transpor pada membran dapat melalui beberapa proses. Sebutkan oleh Anda proses tersebut.

BAB 2. JARINGAN PADA HEWAN Biologi Kelas 2 > Struktur Hewan STRUKTUR HEWAN Dilihat dari segi jumlah sel, hewan dapat dibagi menjadi Protozoa (hewan bersel satu) dan Metazoa (hewan bersel banyak). Pada hewan bersel banyak (termasuk manusia), kumpulan sel-sel yag memiliki bentuk dan fungsi yang sama akan membentuk jaringan, jaringan jaringan yang berbeda akan bergabung membentuk organ tubuh, organ-organ tubuh akan bergabung membentuk sistem organ tubuh, sistem organ tubuh akhirnya akan bergabung membentuk organisme (hewan).

JARINGAN EMBRIONAL Jaringan embrional, merupakan jaringan dari hasil pembelahan sel zigot. Jaringan embrional mengalami spesialisasi menjadi 3 lapisan jaringan (triploblastik), lapisan luar, ektoderm, lapisan tengah, mesoderm dan lapisan dalam entoderm. Contoh hewan triploblastik : Annelida, Mollusca, Arthropoda, Chordata. Atau menjadi 2 lapisan jaringan (diploblastik), lapisan ektoderm dan endoderm. Contoh hewan diploblastik : Coelenterata. Lapisan-lapisan jaringan tersebut di atas kemudian akan berkembang menjadi organ-organ tubuh dari suatu hewan. Jaringan Epitel Biologi Kelas 2 > Struktur Hewan JARINGAN EPITEL Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan tubuh, organ tubuh atau permukaan saluran tubuh hewan. Berdasarkan bentuk dan susunannya jaringan epitel dibagi menjadi 1. Epitel Pipih a. Epitel pipih selapis Contoh: pada pembuluh darah, alveolus, pembuluh limfe, glomerulus ginjal. b. Epitel banyak lapis Contoh: pada kulit, rongga mulut, vagina.

2. Epitel Kubus a. Epitel kubus selapis Contoh: pada kelenjar tiroid, permukaan ovarium. b. Epitel kubus banyak lapis Contoh: pada saluran kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada kulit.

1. Epitel kubus selapis 2. Epitel pipih selapis 3. Jaringan ikat (diambil dari lapisan allantois dan amnion embrio babi).

Gbr.

3. Epitel Silindris a. Epitel silindris selapis Contoh: pada lambung, jonjot usus, kantung empedu, saluran pernafasan bagian atas. b. Epitel silindris banyak lapis Contoh: pada saluran kelenjar ludah, uretra. c. Epitel silindris banyak lapis semu/epitel silindris bersilia Contoh: pada trakea, rongga hidung. 4. Epitel Transisional Merupakan bentuk epitel banyak lapis yang sel-selnya tidak dapat digolongkan berdasarkan bentuknya. Bila jaringannya menggelembung bentuknya berubah. Contoh: pada kandung kemih. Gbr 3. Epitel transisional dari kandung kemih anjing. Gbr. Epitel silindris banyak lapis bersilia . (tampak silia di tengah-tengah, diambil dari eaofagus janin).

A : kandung kemih kosong

B : kandung kemih berisi urine

Sebagai jaringan yang menutup seluruh permukaan luar dan dalam tubuh setiap organisme, jaringan epitel mempunyai fungsi sebagai berikut 1. Sebagai pelindung 2. Sebagai kelenjar 3. Sebagai penerima rangsang 4. Sebagai lalu lintas keluar masuknya zat Jaringan Otot Biologi Kelas 2 > Struktur Hewan JARINGAN OTOT Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh. Kemampuan tersebut disebabkan karena jaringan otot mampu berkontraksi. Kontraksi otot dapat berlangsung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek. Gambar 1 : Diagram susunan jaringan otot kerangka, dari keseluruhan otot sampai tingkat molekuler. Jaringan otot dapat dibedakan menjadi 3 macam :

1.Jaringan Otot Polos Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis. Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah pengaruh saraf otonom. Bila otot polos dirangsang, reaksinya lambat. Otot polos terdapat pada saluran pencernaan, dinding pembuluh darah, saluran pernafasan. Gbr. Struktur Otot Polos 2.Jaringan Otot Lurik Nama lainnya adalah jaringan otot kerangka karena sebagian besar jenis otot ini melekat pada kerangka tubule. Kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah pengaruh saraf sadar. Dinamakan otot lurik karena bila dilihat di bawah mikroskop tampak adanya garis gelap dan terang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot. Oleh sebab itu nama lain dari otot lurik adalah otot bergaris melintang. Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima rangsangan, berkontraksi sesuai dengan kehendak dan di bawah pengaruh saraf sadar. Fungsi otot lurik untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras. Gbr. Serabut otot lurik (dari otot anak-anak). 3.Jaringan Otot Jantung/Miokardium Jaringan otot ini hanya terdapat pada lapisan tengah dinding jantung. Strukturnya menyerupai otot lurik, meskipun begitu kontraksi otot jantung secara refleks serta reaksi terhadap rangsang lambat. Fungsi otot jantung adalah untuk memompa darah ke luar jantung. Gbr. Serabut otot jantung (dari jantung orang dewasa) Jaringan Saraf Biologi Kelas 2 > Struktur Hewan JARINGAN SARAF 45

Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. Tiap neuron/sel saraf terdiri atas badan sel saraf, cabang dendrit dan cabang akson, cabang-cabang inilah yang menghubungkan tiaptiap sel saraf sehingga membentuk jaringan saraf.

Gbr. Sel saraf (neuron) dengan akson dan dendrit). Terdapat 3 macam sel saraf 1. Sel Saraf Sensorik Berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang. 2. Sel Saraf Motorik Berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor. 3. Sel Saraf Penghubung Merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain. Sel saraf mempunyai kemampuan iritabilitas dan konduktivitas. Iritabilitas artinya kemampuan sel saraf untuk bereaksi terhadap perubahan lingkungan. Konduktivitas artinya kemampuan sel saraf untuk membawa impuls-impuls saraf. Jaringan Penguat Biologi Kelas 2 > Struktur Hewan

JARINGAN PENGUAT Jaringan penguat disebut juga jaringan penyokong atau jaringan penunjang. Yang termasuk jaringan penguat adalah : 1. Jaringan Ikat

Jaringan ikat terdiri dari serabut, sel-sel dan cairan ekstra seluler. Cairan ekstra seluler dan serabut disebut matriks. Fungsi jaringan ikat adalah mengikat atau mempersatukan jaringan-jaringan menjadi organ dan berbagai organ menjadi sistem organ, menjadi selubung organ dan melindungi jaringan atau organ tubuh. Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan ikat dibedakan menjadi dua: a. Jaringan ikat longgar Ciri-ciri : sel-selnya jarang dan sebagian jaringannya tersusun atas matriks yang mengandung serabut kolagen dan serabut elastis. Jaringan ikat longgar terdapat di sekitar organ-organ, pembuluh darah dan saraf. Fungsinya untuk membungkus organ-organ tubuh, pembuluh darah dan saraf. b. Jaringan ikat padat Nama lainnya jaringan ikat serabut putih, karena terbuat dari serabut kolagen yang berwarna putih. Jaringan ini terdapat pada selaput urat, selaput pembungkus otot, fasia, ligamen dan tendon. Fasia adalah jaringan ikat berbentuk lembaran yang menyelimuti otot. Ligamen adalah jaringan ikat yang berperan sebagai penghubung antar tulang. Tendon adalah ujung otot yang melekat pada tulang. Fungsinya untuk menghubungkan berbagai organ tubuh seperti otot dengan tulang-tulang, tulang dengan tulang, juga memberikan perlindungan terhadap organ tubuh.

2. Jaringan Tulang Rawan (Kartilago) Jaringan tulang rawan pada anak-anak berasal dari jaringan embrional yang disebut mesenkim, pada orang dewasa berasal dari selaput tulang rawan atau perikondrium yang banyak mengandung kondroblas atau pembentuk sel-sel tulang rawan. Fungsinya untuk menyokong kerangka tubuh. Ada 3 macam jaringan tulang rawan : a.Kartilago hialin Matriksnya bening kebiruan. Terdapat pada permukaan tulang sendi, cincin tulang rawan pada batang tenggorok dan cabang batang tenggorok, ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada dan pada ujung tulang panjang.

Kartilago hialin merupakan bagian terbesar dari kerangka embrio juga membantu pergerakan persendian, menguatkan saluran pernafasan, memberi kemungkinan pertumbuhan memanjang tulang pipa dan memberi kemungkinan tulang rusuk bergerak saat bernafas. Gbr. Kartilago hialin (dari embrio babi). b.Kartilago fibrosa Matriksnya berwarna gelap dan keruh. Jaringan ini terdapat pada perekatan ligamen-ligamen tertentu pada tulang, persendian tulang pinggang, pada calmam antar ruas tulang belakang dan pada pertautan antar tulang kemaluan kiri dan kanan. Fungsi utama untuk memberikan proteksi dan penyokong. Gbr. Kartilago fibrosa (dari tulang lutut manusia). c.Kartilago elastik Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan. Jaringan ini terdapat pada dawn telinga, epiglottis, pembuluh eustakius dan laring.

3. J aringan Tulang Jaringan tulang terdiri dari sel-sel tulang atau osteon yang tersimpan di dalam matriks, matriksnya terdiri dari zat perekat kolagen dan endapan garam-garam mineral terutama garam kalsium (kapur). Tulang merupakan komponen utama dari kerangka tubuh dan berperan untuk melindungi alat-alat tubuh dan tempat melekatnya otot kerangka. Tulang dapat dibagi menjadi 2 macam : a. Tulang keras, bila matriks tulang rapat dan padat. Contoh : tulang pipa.

b. Tulang spons, bila matriksnya berongga. Contoh : tulang pendek.

4. Jaringan Darah Jaringan darah merupakan jaringan penyokong khusus, karena berupa cairan. Bagian-bagian dari jaringan darah adalah :

a. Sel darah Dibagi menjadi sel darah merah (eritrosit) berfungsi untuk mengangkut oksigen dan sel darah putih (lekosit) berfungsi untuk melawan benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh.

b. Keping-keping darah (trombosit) Berfungsi dalam proses pembekuan darah.

c. Plasma darah Komponen terbesar adalah air, berperan mengangkut sari makanan, hormon, zat sisa hasil metabolisms, antibodi dan lain-lain.

5. Jaringan Limfe/Getah Bening Asal jaringan limfe adalah bagian dari darah yang keluar dari pembuluh darah, komponen terbesarnya adalah air dimana terlarut zat-zat antara lain glukosa, garam-garam, asam lemak. Komponen selulernya adalah limfosit. Jaringan limfe menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh limfe. Fungsi jaringan limfe selain untuk kekebalan tubuh (adanya limfosit) juga untuk mengangkut cairan jaringan, protein, lemak, garam mineral dan zat-zat lain dari jaringan ke sistem pembuluh darah. Jaringan Lemak Biologi Kelas 2 > Struktur Hewan JARINGAN LEMAK Nama lainnya adalah jaringan adiposa, jaringan ini terdapat di seluruh tubuh. Fungsinya untuk menyimpan lemak untuk cadangan makanan, dan mencegah hilangnya panas secara berlebihan. Organ Biologi Kelas 2 > Struktur Hewan

Kumpulan dari berbagai macam jaringan dan melaksanakan suatu tugas tertentu akan membentuk organ. Derajat dari organisme ditentukan dari makin beragamnya organ yang dimiliki. Beberapa organ tubuh 1. USUS

Merupakan bagian dari sistem pencernaan. Disusun dari beberapa jaringan, susunan dari luar ke dalam adalah: a. Jaringan ikat serosa, fungsinya untuk menggantungkan usus ke organ lain b. Jaringan otot polos memanjang c. Jaringan otot polos melingkar d. Jaringan ikat longgar e. Jaringan otot polos mukosa f. Jaringan ikat longgar mukosa g. Jaringan epitel silindris yang merupakan jaringan terdalam dari rongga usus Di samping jaringan-jaringan tersebut di atas terdapat juga jaringan-jaringan lain (jaringan saraf, jaringan darah dan lain-lain) yang menunjang kerja usus. Gambar 1 : Susunan umum organ saluran cerna (usus).

2. TRAKEA/BATANG TENGGOROK Merupakan bagian dari sistem pernafasan. Trakea disusun atas 3 lapis jaringan, dari luar ke dalam : a. Jaringan ikat padat b. Jaringan rulang rawan dan jaringan otot polos c. Jaringan epitel silindris berlapis banyak bersilia

SISTEM ORGAN Kumpulan dari berbagai organ dan menjalankan tugas tertentu disebut sistem organ. Sistem organ yang terdapat dalam tubuh manusia antara lain 1. SISTEM INTEGUMEN/KULIT 2. SISTEM PENCERNAAN 3. SISTEM SIRKULASI 4. SISTEM RESPIRASI/PERNAFASAN 5. SISTEM EKSKRESI 6. SISTEM REPRODUKSI 7. SISTEM KERANGKA 8. SISTEM OTOT 9. SISTEM SARAF 10. SISTEM HORMON

A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat ! 1. Kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang serupa disebut . a. uniseluler b. organ c. jaringan d. sistem jaringan e. sistem organ 2. Gambar berikut merupakan bentuk jaringan .

a. epitel pipih selapis b. epitel kubus lapis banyak c. epitel pipih lapis banyak d. epitel batang lapis banyak e. epitel batang selapis 3. Jaringan yang memiliki kemampuan untuk memendek dan memanjang (kontraksi dan relaksasi) adalah . a. epitel kubus b. otot c. hati d. tulang rawan e. darah 4. Jaringan yang tidak akan bertambah banyak pada orang dewasa adalah . a. sel darah merah b. sel saraf c. sel darah putih d. sel epitel e. jaringan tulang 5. Suatu jaringan yang hanya terdiri atas sel saja adalah . a. darah b. jaringan penyokong c. jaringan penyambung d. tulang rawan

e. epitel 6. Jaringan tulang rawan yang lokasinya terdapat di telinga bagian luar, epiglotis, dan laring adalah . a. tulang rawan elastik b. tulang rawan fibrosa c. tulang rawan hialin d. tulang rawan kartilago e. tulang rawan statis 7. Berikut yang bukan merupakan jaringan penyokong atau pengikat adalah . a. jaringan tulang rawan b. jaringan otot c. jaringan darah d. jaringan tulang e. jaringan limfatik 8. Jaringan yang berfungsi sebagai alat transportasi pada manusia adalah jaringan . a. ikat tulang b. lemak c. darah d. otot e. ikat longgar 9. Ditemukan jaringan dengan ciri-ciri sebagai berikut. 1. bentuk pipih, kubus, atau silindris; 2. terletak di permukaan organ; 3. berfungsi sebagai proteksi dan sekresi. Jaringan yang dimaksud adalah . a. saraf b. otot c. lemak d. ikat e. epitel 10. Suatu jaringan memiliki ciri-ciri berikut. 1. disusun oleh serabut kolagen yang kasar; 2. terdapat kondrosit; 3. terdapat di cakram antartulang belakang. Jaringan tersebut adalah . a. rawan hialin b. rawan fibrosa c. rawan elastik d. tulang kompak e. tulang spon

11. Berikut adalah ciri-ciri jaringan pada hewan. I Merupakan jaringan penutup permukaan organ Berfungsi melindungi jaringan yang terdapat di bawahnya II Bentuk selnya bermacammacam (gelendong, jala, dan lain lain) Berfungsi sebagai penggerak alat-alat tubuh III Adanya bahan dasar

Berfungsi menghubungkan sel-sel atau organ-organ

Berdasarkan tabel tersebut, pernyataan yang tepat adalah . a. III merupakan jaringan epitel b. III merupakan jaringan ikat c. II merupakan jaringan epitel d. I merupakan jaringan otot e. I merupakan jaringan ikat 12. Jaringan epitel pipih berlapis banyak dapat dijumpai pada . a. laring b. dinding vesika urinaria c. perikardium d. kelenjar tiroid e. vagina 13. Organ jantung tidak memiliki jaringan . a. jaringan epitel b. jaringan darah c. jaringan ikat d. jaringan saraf e. jaringan otot polos Untuk menjawab pertanyaan nomor 14-15, perhatikanlah gambar berikut.

14. Jaringan epitel pada gambar ditunjukkan oleh nomor . a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 15. Jaringan ikat ditunjukkan pada gambar oleh nomor . a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 16. Berikut ini yang termasuk organ adalah a. eritrosit b. kulit c. otot jantung d. epitel pipih pada arteri e. sistem pencernaan 17. Jaringan akan menyusun organ. Kombinasi jaringan dan organ yang benar adalah . a. otot lurikorgan dalam b. otot jantungjantung c. otot polosotak d. tulang rawan lidah e. jaringan darah usus 18. Organ berikut yang tidak berhubungan langsung dengan sistem pencernaanmakanan adalah a. usus b. lambung c. pankreas d. hati e. jantung

19. Sistem saluran pencernaan makanan terdiri atas organ-organ berikut ini. 1. Mulut 6. Usus besar 2. Lambung 7. Anus 3. Usus halus 8. Rektum 4. Duodenum 9. Hati 5. Esofagus 10. Pankreas Urutan saluran pencernaan makanan dari awal hingga akhir adalah . a. 1 2 4 5 6 3 8 7 b. 1 5 9 4 3 6 2 7 c. 1 5 2 4 3 6 8 7 d. 1 4 2 5 6 3 8 7 e. 1 5 4 3 2 7 8 6 20. Berikut ini beberapa kelompok sistem organ yang benar, kecuali . a. mulut, lambung, usus, dan anus b. ginjal, ureter, dan uretra c. otot polos, otot jantung, dan otot rangka d. testis, ovarium, dan alat kelamin e. faring, laring, trakea, dan bronkus B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar! 1. Apakah fungsi jaringan epitel, otot, tulang, saraf, dan ikat pada tubuh hewan? 2. Tuliskan pembagian kelompok jaringan epitel berdasarkan lapisannya! 3. Sebutkan serabut yang menyusun jaringan ikat ! 4. Berdasarkan cara neuron mengirimkan rangsang, neuron dikelompokkan menjadi beberapa. Sebutkan pengelompokannya dan fungsinya. 5. Apakah perbedaan antara otot jantung dan otot polos?

BAB 3. JARINGAN PADA TUMBUHAN Biologi Kelas 2 > Struktur Tumbuhan STRUKTUR TUMBUHAN Seperti pada hewan, tubuh tumbuhan pun terdiri dari sel-sel. Sel-sel tersebut akan berkumpul membentuk jaringan, jaringan akan berkumpul membentuk organ dan seterusnya sampai membentuk satu tubuh tumbuhan. Di sini akan dibahas macam-macam jaringan dan organ yang membentuk tubuh tumbuhan. Jaringan tumbuhan dapat dibagi 2 macam : 1. Jaringan meristem 2. Jaringan dewasa

JARINGAN MERISTEM Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah. Jaringan meristem dapat dibagi 2 macam 1. Jaringan Meristem Primer Jaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio. Contoh: ujung batang, ujung akar. Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal. Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang. Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer. 2. Jaringan Meristem Sekunder Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatan jaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan. Jaringan Dewasa Biologi Kelas 2 > Struktur Tumbuhan

Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah. Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam : 1 Jaringan Epidermis Jaringan yang letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan. Bentuk jaringan

epidermis bermacam-macam. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya. 2. Jaringan Parenkim Nama lainnya adalah jaringan dasar. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang, kulit akar, daging, daun, daging buah dan endosperm. Bentuk sel parenkim bermacam-macam. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim, yang mengandung rongga-rongga udara disebut aerenkim. Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim. 3. Jaringan Penguat/Penyokong Nama lainnya stereon. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Terdiri dari kolenkim dan sklerenkim. a. Kolenkim Sebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa merupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhan yang lunak. b. Sklerenkim Selain mengandung selulosa dinding sel, jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin, sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid. 4. Jaringan Pengangkut Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Ada 2 macam jaringan; yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu. Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid. Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. 5. Jaringan Gabus Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air, mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air. Pada Dikotil, jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus atau felogen, pembentukan jaringan gabus ke arah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm, ke arah luar berupa sel-sel mati yang disebut felem.

Akar Biologi Kelas 2 > Struktur Tumbuhan ORGAN TUMBUHAN Organ tumbuhan biji yang penting ada 3, yakni: akar, batang, daun. Sedang bagian lain dari ketiga organ tersebut adalah modifikasinya, contoh: umbi modifikasi akar, bunga modifikasi dari ranting dan daun.

AKAR Asal akar adalah dari akar lembaga (radix), pada Dikotil, akar lembaga terus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang, pada Monokotil, akar lembaga mati, kemudian pada pangkal batang akan tumbuh akar-akar yang memiliki ukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut. Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi oleh tudung akar atau kaliptra, yang fungsinya melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah, sel-sel kaliptra ada yang mengandung butir-butir amylum, dinamakan kolumela. 1. Fungsi Akar a. Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah b. Dapat berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan c. Menyerap air dam garam-garam mineral terlarut 2. Anatomi Akar Pada akar muda bila dilakukan potongan melintang akan terlihat bagian-bagian dari luar ke dalam. a. Epidermis b. Korteks c. Endodermis d. Silinder Pusat/Stele a. Epidermis Susunan sel-selnya rapat dan setebal satu lapis sel, dinding selnya mudah dilewati air. Bulu akar merupakan modifikasi dari sel epidermis akar, bertugas menyerap air dan garam-garam mineral terlarut, bulu akar memperluas permukaan akar. b. Korteks Letaknya langsung di bawah epidermis, sel-selnya tidak tersusun rapat sehingga banyak memiliki ruang antar sel. Sebagian besar dibangun oleh jaringan parenkim.

c. Endodermis Merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan silinder pusat. Sel-sel endodermis dapat mengalami penebalan zat gabus pada dindingnya dan membentuk seperti titik-titik, dinamakan titik Caspary. Pada pertumbuhan selanjutnya penebalan zat gabus sampai pada dinding sel yang menghadap silinder pusat, bila diamati di bawah mikroskop akan tampak seperti hutuf U, disebut sel U, sehingga air tak dapat menuju ke silinder pusat. Tetapi tidak semua sel-sel endodermis mengalami penebalan, sehingga memungkinkan air dapat masuk ke silinder pusat. Sel-sel tersebut dinamakan sel penerus/sel peresap. c.Silinder Pusat/Stele Silinder pusat/stele merupakan bagian terdalam dari akar. Terdiri dari berbagai macam jaringan : - Persikel/Perikambium Merupakan lapisan terluar dari stele. Akar cabang terbentuk dari pertumbuhan persikel ke arah luar. - Berkas Pembuluh Angkut/Vasis Terdiri atas xilem dan floem yang tersusun bergantian menurut arah jari jari. Pada dikotil di antara xilem dan floem terdapat jaringan kambium. - Empulur Letaknya paling dalam atau di antara berkas pembuluh angkut terdiri dari jaringan parenkim.

Batang Biologi Kelas 2 > Struktur Tumbuhan Terdapat perbedaan antara batang dikotil dan monokotil dalam susunan anatominya. 1. Batang Dikotil Pada batang dikotil terdapat lapisan-lapisan dari luar ke dalam : a. Epidermis Terdiri atas selaput sel yang tersusun rapat, tidak mempunyai ruang antar sel. Fungsi epidermis untuk melindungi jaringan di bawahnya. Pada batang yang mengalami pertumbuhan sekunder, lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus yang dibentuk dari kambium gabus. b. Korteks Korteks batang disebut juga kulit pertama, terdiri dari beberapa lapis sel, yang dekat dengan lapisan epidermis tersusun atas jaringan kolenkim, makin ke dalam tersusun atas jaringan

parenkim. c. Endodermis Endodermis batang disebut juga kulit dalam, tersusun atas selapis sel, merupakan lapisan pemisah antara korteks dengan stele. Endodermis tumbuhan Anguiospermae mengandung zat tepung, tetapi tidak terdapat pada endodermis tumbuhan Gymnospermae. d. Stele/ Silinder Pusat Merupakan lapisan terdalam dari batang. Lapis terluar dari stele disebut perisikel atau perikambium. lkatan pembuluh pada stele disebut tipe kolateral yang artinya xilem dan floem. Letak saling bersisian, xilem di sebelah dalam dan floem sebelah luar. Antara xilem dan floem terdapat kambium intravasikuler, pada perkembangan selanjutnya jaringan parenkim yang terdapat di antara berkas pembuluh angkut juga berubah menjadi kambium, yang disebut kambium intervasikuler. Keduanya dapat mengadakan pertumbuhan sekunder yang mengakibatkan bertambah besarnya diameter batang. Pada tumbuhan Dikotil, berkayu keras dan hidupnya menahun, pertumbuhan menebal sekunder tidak berlangsung terus-menerus, tetapi hanya pada saat air dan zat hara tersedia cukup, sedang pada musim kering tidak terjadi pertumbuhan sehingga pertumbuhan menebalnya pada batang tampak berlapis-lapis, setiap lapis menunjukkan aktivitas pertumbuhan selama satu tahun, lapis-lapis lingkaran tersebut dinamakan Lingkaran Tahun.

2. Batang Monokotil Pada batang Monokotil, epidermis terdiri dari satu lapis sel, batas antara korteks dan stele umumnya tidak jelas. Pada stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipe kolateral tertutup yang artinya di antara xilem dan floem tidak ditemukan kambium. Tidak adanya kambium pada Monokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat tumbuh membesar, dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan menebal sekunder. Meskipun demikian, ada Monokotil yang dapat mengadakan pertumbuhan menebal sekunder, misalnya pada pohon Hanjuang (Cordyline sp) dan pohon Nenas seberang (Agave sp).

Daun Biologi Kelas 2 > Struktur Tumbuhan Daun merupakan modifikasi dari batang, merupakan bagian tubuh tumbuhan yang paling banyak mengandung klorofil sehingga kegiatan fotosintesis paling banyak berlangsung di daun.

Anatomi daun dapat dibagi menjadi 3 bagian : 1. Epidermis Epidermis merupakan lapisan terluar daun, ada epidermis atas dan epidermis bawah, untuk mencegah penguapan yang terlalu besar, lapisan epidermis dilapisi oleh lapisan kutikula. Pada epidermis terdapat stoma/mulut daun, stoma berguna untuk tempat berlangsungnya pertukaran gas dari dan ke luar tubuh tumbuhan. 2. Parenkim/Mesofil Parenkim daun terdiri dari 2 lapisan sel, yakni palisade (jaringan pagar) dan spons (jaringan bunga karang), keduanya mengandung kloroplast. Jaringan pagar sel-selnya rapat sedang jaringan bunga karang sel-selnya agak renggang, sehingga masih terdapat ruang-ruang antar sel. Kegiatan fotosintesis lebih aktif pada jaringan pagar karena kloroplastnya lebih banyak daripada jaringan bunga karang. 3. Jaringan Pembuluh Jaringan pembuluh daun merupakan lanjutan dari jaringan batang, terdapat di dalam tulang daun dan urat-urat daun.

Gbr. Jaringan daun.

A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat 1. Pada waktu mencangkok, pengupasan kulit batang menyebabkan batang itu kehilangan jaringan a. pembuluh tapis b. sklerenkim c. xilem d. kolenkim e. parenkim kulit 2. Jaringan yang sel-selnya selalu aktif membelah adalah . a. jaringan dewasa b. jaringan pelindung c. jaringan meristem d. jaringan dasar e. jaringan penguat 3. Jaringan berikut termasuk silinder pusat batang tumbuh dikotil, kecuali . a. perisikel b. ikatan pembuluh c. kambium d. endodermis e. empulur 4. Stomata berfungsi sebagai . a. tempat mengurangi penguapan b. tempat penyerapan air c. tempat meneruskan rangsang d. tempat cadangan air e. tempat pertukaran gas

5. Pembentukan lapisan gabus pada batang suatu tumbuhan disebut a. perikambium b. prokambium c. perisikel d. felem e. felogen 6. Berikut ini yang merupakan komponen xilem adalah . a. trakea, serabut xilem, dan sel pengiring b. trakea, trakeid, serabut xilem, dan parenkim xilem c. trakea, trakeid, sel tapis, dan sel pengiring d. serabut xilem, parenkim xilem, dan sel tapis e. serabut xilem, sel pengiring, sel tapis, dan parenkim xilem 7. Sistem jaringan dasar pada organ daun akan membentuk . a. epidermis b. endodermis c. mesofil d. stomata e. perisikel Untuk nomor 811, perhatikan gambar berikut.

8. Lapisan epidermis ditunjukkan pada gambar oleh nomor . a. 1 b. 2 c. 3

d. 4 e. 5 9. Jaringan yang mengangkut air dan mineral dari tanah ke seluruh jaringan tumbuhan ditunjukkan oleh nomor . a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 10. Jaringan korteks ditunjukkan oleh nomor . a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 11. Gambar tersebut merupakan penampang batang dikotil karena . a. memiliki jaringan pembuluh b. susunan jaringan pembuluh membentuk cincin c. susunan jaringan pembuluh tersebar di empulur d. memiliki biji berkeping satu e. memiliki xilem dan floem 12. Sifat totipotensi dari sel tumbuhan yang sangat baik, dapat digunakan dalam teknik . a. fotosintesis b. transplantasi c. kultur air d. kloning e. kultur jaringan 13. Pembentukan cabang akar pada tumbuhan dikotil terjadi karena aktivitas . a. floem b. endodermis c. parenkim d. perisikel e. korteks

14. Jaringan dewasa berikut yang sel-sel penyusunnya masih hidup dan memiliki organel sel lengkap adalah . a. floem b. xilem c. meristem d. parenkim e. kolenkim 15. Berikut adalah nama-nama organ yang terdapat pada tumbuhan dan memiliki fungsi yang berbeda, yaitu akar, daun, bunga, buah, dan biji. Akar pada ubi kayu mempunyai fungsi untuk a. penyerapan dan fotosintesis b. penyerapan dan penyimpanan makanan c. penyerapan dan pengangkutan d. penyerapan dan pembuatan makanan e. penyerapan dan respirasi 16. Jaringan yang berfungsi sebagai makanan cadangan serta menjaga hilangnya panas secara berlebihan adalah . a. jaringan lemak b. jaringan ikat c. jaringan tulang d. jaringan darah e. jaringan saraf 17. Jaringan yang berfungsi menyebarkan hasil fotosintesis adalah . a. xilem b. silinder pusat c. parenkim d. endodermis e. floem

Untuk nomor 1819, perhatikan gambar berikut.

18. Pada gambar penampang daun tersebut, bagian yang merupakan sel mesofil tiang adalah nomor . a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 19. Nomor 2 merupakan jaringan yang berfungsi untuk . a. diproduksinya pigmen-pigmen terutama untuk warna b. proses fotosintesis c. pertukaran gas pada daun d. penyerapan air e. pengeluaran gas karbon dioksida (CO2) 20. Eritrosit pada jaringan darah memiliki fungsi . a. mengangkut oksigen ke seluruh tubuh b. mempertahankan tubuh dari penyakit c. penyuplai makanan bagi tulang d. sebagai makanan cadangan e. menyampaikan impuls B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar! 1. Sebutkan tiga jaringan yang terdapat pada tumbuhan, serta jelaskan fungsinya masing-

masing ! 2. Perhatikan gambar penampang melintang batang monokotil dan dikotil berikut.

Berdasarkan gambar tersebut, jelaskan perbedaan penyusun jaringan antara batang monokotil dan batang dikotil. 3. Jelaskan sel-sel yang terdapat dalam xilem dan floem ! 4. Apakah yang dimaksud dengan totipotensi ? 5. Jelaskan setiap tahapan dalam kultur jaringan pada gambar berikut ini !

BAB 4. BIOTEKNOLOGI
Bioteknologi adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayasa genetika secara terpadu, untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain. Ciri utama bioteknologi: 1. Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme, tumbuhan atau hewan 2. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri 3. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian

Gbr. Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia Perkembangan bioteknologi : 1. Penggunaan mikroba masih secara tradisional, dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. Contoh: pembuatan tempe, tape, cuka, dan lain-lain. 2. Era bioteknologi generasi kedua. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. Contoh:

a. produksi bahan kimia: aseton, asam sitrat b. pengolahan air limbah c. pembuatan kompos 3. Era bioteknologi generasi ketiga. Proses dalam kondisi steril. Contoh: produksi antibiotik dan hormon 4. Contoh: produksi insulin, interferon, antibodi monoklonal 1. MAKANAN BAHAN SUSU ....Prinsipnya adalah memfermentasi susu menghasilkan asam laktat. 1.Keju Mikroba: Propiabacterium (bakteri asam laktat) yang juga berperan memberi rasa dan tekstur keju. 2.Yoghurt Mikroba: 1. Lactobacillusbulgaris pemberi rasa dan aroma ........... 2. Streptococcus thermophilus menambah keasaman 3.Mentega Mikroba: Leuconostoc cremoris

Gbr. Tahap-tahap dasar pembuatan minuman anggur merah 2. MAKANAN NON SUSU 1.Roti, asinan, dan alkohol (bir, anggur "wine", rum), oleh ragi 2.Kecap, oleh Aspergillus oryzae 3.Nata de Coco, oleh Acetobacter xilinum Prinsipnya adalah pemecahan amilum oleh mikroba menghasilkan gula, yang kemudian difermentasi 4.Cuka, oleh Acetobacter aseti

1. Asam Sitrat Mikroba : Aspergillus niger Bahan : tetes gula dan sirup Fungsi. Asam sitrat : pemberi citarasa, pengemulsi susu, dan antioksidan. Umumnya asam ini banyak terdapat pada jeruk. 2. Vitamin - B1 oleh Assbya gossipii - B12 oleh Propionibacterium dan Pseudomonas

3. Enzim a. Amilase Glukosa isomerase : mengubah amilum menjadi fruktosa. Fruktosa digunakan sebagai pemanis makanan menggantikan sukrosa. Mikroba: Aspergillus niger ............ Aspergillus oryzae ............ Bacillus subtilis b. Protease - digunakan antara lain dalam produksi roti, bir - protease proteolitik berfungsi sebagai pelunak daging dan ..campuran deterjen untuk menghilangkan noda protein Mikroba: Aspergillus oryzae ............ Bacillus subtilis c. Lipase rasa. Mikroba: Aspergillus niger ........... Rhizopus spp d. Asam Amino ..oleh ternak. Monosodium Glutamat)

Keduanya oleh Corynobacterium glutamicum PROTEIN SEL TUNGGAL (Single Cell Protein = SCP) adalah makanan berkadar protein tinggi, berasal dari mikroorganisme Contoh: 1. Mikoprotein dari Fusarium .............. Substrat: tepung gandum dan ketan ............ 2. Spirulina dan Chlorella Kelebihan SCP: 1. Kadar protein lebih tinggi dari protein kedelai atau hewan 2. Pertumbuhan cepat

Gbr. Diagram umum proses/tahapan produksi SCP

1. Vektor, berupa plasmid bakteri atau viral ADN virus.

Gbr. Pembuatan plasmid dan mekanisme penyisipan gen 2. Bakteri, berperan dalam perbanyakan plasmid melalui perbanyakan bakteri.

Gbr. Pemisahan DNA oleh enzim restriksi

3. Enzim, terdiri dari enzim RESTRIKSI (pemotong plasmid/ADN) dan enzim LIGASE (penyambung ptongan-potongan ADN)

Gbr. Proses produksi insulin manusia dengan rekayasa genetika

1.

Antibodi Monoklonal

Adalah antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon selAntibodi ini dibuat oleh selLimpa dan sel mieloma) yang dikultur. Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa. Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan 2. Terapi Gen Adalah pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal 3. Antibiotik Dipelopori oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum. - Penicillium chrysogenum memperbaiki penisilin yang sudah ada. Dilakukan dengan mutasi secara iradiasi ultra violet dan sinar X. - Cephalospurium penisilin N. - Cephalosporium sefalospurin C. - Streptomyces streptomisin, untuk pengobatan TBC

4. Interferon Adalah antibodi terhadap virus. Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia. Proses pembentukan di dalam, tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan replikasi virus), karena itu dilakukan rekayasa genetika. 5. Vaksin Contoh: Vaksin hepatitis B dan malaria. Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia. Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen.

Gbr. Tahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika Thichacillus ferrooxidan berperan memisahkan logam dari bijihnya atau kotoran sehingga di dapat logam berkualitas tinggi. Sebagai contoh pada tembaga (Cu). .................................................................. .aktivitas Thio fero Reaksi: CuFeS2 + 2 Fe2(SO4)3 + 2 H2O + 3 O2 > CuSO4 + 5 FeSO4 + 2 H2SO4 + Energi ................................................. aktivitas Thio fero CuSO4 + 2 Fe+ + H2SO4 + Energi > 2 FeSO4 + Cu2+ + 2 H+

Thiobacillus ferrooxidan bersifat kemolitotrof 1. Pencemaran oleh minyak. Strain-strain mengkonsumsi hidrokarbon. Rekayasa genetik membentuk bakteri super yang meogandung empat jenis plasmid pembawa gen untuk konsumsi hidrokarbon. 2. Limbah organik dapat diuraikan oleh bakteri aerob atau anaerob.

Gbr. Skema pengolahan air limbah Dalam membatasi pemakaian pestisida, dilakukan upaya pemberantasan hama secara biologi antara lain penggunaan musuh alami dan menciptakan tanaman resisten hama. 1. menghasilkan bioinsektisida yang toksin terhadap larva serangga. -Transplantasi gen penghasil toksin pada tanaman menghasilkan ..tanaman yang bersifat resisten hama serangga. - Kristal (racun Bt) diolah menjadi bentuk yang dapat disemprotkan ..ke tanaman. Racun akan merusak saluran pencernaan serangga. 2. Baculovirus sp. Virus disemprotkan ke tanaman. Bila termakan, serangga akan mati dengan sebelumnya, menyebarkan virus melalui perkawinan.

Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan

Sifat totipotensi tanaman, dapat diterapkan untuk kultur jaringan. Kultur jaringan (sel) adalah mengkultur/membiakkan jaringan (sel) untuk memperoleh individu baru. Penemu F.C. Steward menggunakan jaringan floem akar wortel. Gambar 1 Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan oleh Steward terhadap tanaman wortel (Daucus carota) MANFAAT / KEUNTUNGAN KULTUR JARINGAN 1. 2. 3. 4. 5. Bibit (hasil) yang didapat berjumlah banyak dan dalam waktu yau~g singkat Sifat identik dengan induk Dapat diperoleh sifat-sifat yang dikehendaki Metabolit sekunder tanaman segera didapat tanpa perlu menunggu tanaman dewasa Tanaman kebal terhadap penyakit, misalnya tembakau kebal terhadap TMV.

Skema rekayasa genetika untuk membuat tumbuhan kebal virus TMV 2. Tanaman mampu menambat N2. Pemberian nitrogen dalam bentuk pupuk buatan secara berlebih ternyata berdampak negatif, yaitu: 1. Meningkatkan tekanan osmosis air tanah 2. 3. Terjadinya eutrofikasi karena penumpukan NO3 di perairan, jalan keluarnya adalah dilakukan rekayasa genetika

BIOTEKNOLOGI MODERN

I. Era biteknologi modern ( 1975- sekarang ) Rekayasa genetika, zat antibodi monokronal, hormon insulin, hormon pertumbuhan ikan tuna. Dengan munculnya teknologi DNA rekombinan dan teknik-teknik pembantu seperti penyusunan DNA, maka kita sekarang dapat memeriksa pada tingkatan molekuler rangkaian-rangkaian genetika yang terlibat dalam pengendalian ekspresi gen. Cara pendekatan klasik dalam genetika adalah pembuatan mutasi in vivo secara acak pada seluruh genom, lalu mengisolasikan mereka dengan memperlihatkan fenitiffenotif khusus. Kemudian muatan ini dianalisi untuk menentukan gen mana yang telah berubah. Suatu metode yang hampir terbentuk sesungguhnya adalah "metode genetika berubah". Suatu metode yang hampir terbentuk sesunggunya adalah "metode genetika mundur (reverse genetics)" yaitu untuk membuat mutasimutasi spesifik dalam suatu sigmen DNA in vitro, dan menganalisa pengaruh dari perubahan-perubahan ini pada organisme in vivo setelah mengintroduksi kembali gen muatannya. Berekspresinya dengan gen yang dipindahkan kedalam gel atau jaringan yang sesuai adalah semacam prasarat untuk berbagai bentuk penerapan teknik DNA rekombinan dalam bioteknologi. Terutama berlaku sebagai usaha untuk mengobati penyakit genetis manusia dengan pengobatan gen dan juga untuk usaha yang bertujuan untuk meningkatkan mutu tanaman panen. Selama 15 tahun belakangan ini para pakar genetika mempelajari bagaimana mengeluarkan sebuah gen tunggal dari suatu species yang lain. Inilah yang disebut rekayasa genetika yang merupakan pelaksanaan dari bioteknologi modem. Organisme organisme hasil rekayasa genetika yang pertama adalah bakteri bersel kembar yang telah disisipi gen-gen manusia yang dapat menghasilkan produkproduk benilai. Tumbuh-tumbuhan dan hewan -hewan hasil rekayasa genetika segera menyusul bakteri tersebut dan membuka pintu seluruh bidang pertanian lebar-lebar bagi penerapan bioteknologi modem. II. Teknik Rekayasa Genetika Banyak percobaan membuktikan bahwa dengan rekayasa genetika frakmen DNA manapun dapat disambungkan atau disisipkan ke genom species lain, bahwa species yang jauh hubungan kekerabatannya. Rakayasa genetika merupakan teknik yang paling mutakhir dalam bioteknologi. Rekayasa Genetika atau teknik DNA rekombinan dapat didefenisikan sebagai : "Pembetukan rekombinan baru dari material yang dapat diturunkan dengan cara penyisipan DNA dari luar kedalam suatu wahana (vektor), sehingga memungkinkan penggabungan dan kelanjutan berkembang dalam host yang baru." Proses ini juga dikenal sebagai " Gen Kloning "atau klon gen, sebab organisme yang secara genetik terbentuk adalah identik dan membawa seluruh potongan DNA yang telah disisipkan, disamping itu memperbanyak molekul yang baru dibentuk. Salah satu contoh rekayasa genetikayang sudah berhasil adalah penyisipan/pemindahan DNA pembuat insulin pada manusia kedalarn plasmida bakteri Echerichia coli. Ada empat prinsip pengkloningan gen yaitu :

1. Penyiapan gen. Gen bakteri yang dikloning pada umumnya didapat dari penyiapan total DNA kromosom (kloning "penembakan") dengan cara membelah DNA dengan endonuklese yang terbatas sehingga menghasilkan bagian masingmasing 4 kilobase (kb) dengan ujung yang "lengket." 2. Penyisipan kedalam vektor Vektor adalah replika yang akan memungkinkan gen untuk ditempatkan disel induk (host cell) dan melibatkan plasmid pada bakteri induk. Plasmid adalah molekul DNA berbentuk lingkaran kecil yang terdapat didalam bakteri disamping kromosom utama plasmid mengandung unsur-unsur genetik yang tidak terikat pada kromosom utarna. Vekto plasmid harus memiliki tempat untuk endonuklease terbatas biasa dan faktor antibiotik sehingga memungkinkan untuk memilih perubahan yang diinginkan. Pemasangan DNA yang akan dikloning kedalam vektor plasmid disebut legasi dan enzim yang berperan dalam pemasangan ini adalah enzim yang dipakai dimurnikan dari E. Coli yang telah diinfeksi dengan T4. Didalam sel enzim ini berfungsi dalam perbaikan tiap skontinuitas yang mungkin timbul pada salah satu untai pada molekul untai ganda. Selain itu, dalam tabung percobaan, ligase DNA yang dimurnikan juga akan menyambungkan kedua ujung molekul yang sama. 3. Perubahan sel induk (Host Cell) Campuran plesmid yang diperkenalkan kepada sel bakteri diperlukan secara khusus sehingga sel mengambil DNA dalam proses perubahan sel induk. Setelah DNA disisipkan didalam sel bakteri maka,DNA yang sudah disisipkan tersebut akan dimasukkan lagi kedalam sel hidup misalnya kedalam sel bakteri kemudian ditumbuhkan kedalam media tertentu. Didalam media, sel bakteri ini akan tumbuh dan berkembang biak menghasilkan klon dan klon ini akan menghasilkan insulin. 4. Mendeteksi gen yang sudah klon. Ada tiga cara mendeteksi gen yang sudah diklon : a. Pengujian berdasarkan informasi urutan asam amino protein yang di sandi. b. Pengujian aktifitas biologis produk gen c. Menggtmakan antibodi khusus terhadap produk gen. Klon yang tepet dapat dideteksi dengan menggunakan "probe" untuk goo itu sendiri. Probe terdiri satu segmen pendek DNA yang diberi label radioaktif, dan memiliki urutan basa nukleotida yang sesuai dengan urutan asam amino yang diketahui dati satu segmen protein. Cara lain membuat klon ialah jika protein yan disandi gen dihasilkan dalam sel yang diklon, ia dapat dideteksi dengan menggunakan uji antibodi khusus bagi protein yang disandi atau dengan cara menguji aktifitas biologi protein dalam sel. Enzim-enzim yang memanipulasi DNA ada empat yaitu : 1. Enzim Nuklease ( yang memotong asam nukleat ) 2. Enzim Ligase ( yang menyambung asam nukleat menjadi satu ) 3. Enzim Polimerase ( yang membuat copy dati molekul DNA) 4. Enzim Modifikasi ( yang menghilangkan gugus kimia )

Dengan ringkas rekayasa genetik dapat dibuat sebagai berikut : 1. DNA yang diambil dari sel penkreas, dipotong dengan enzim endonuklease restriksi 2. Isolasi DNA plasmid, lalu DNA plasmid dipotong enzim endonuklease 3. Kemudian DNA yang sudah dipotong, disisipkan kedalam DNA plasmid yang juga sudah dipotong. Penyisipan ini dibantu oleh enzim ligase DNA. 4. Setelah disisipkan maka plasmid dimasukkan kedalam sel bakteri, dan ditumbuhkan dalam media tertentu, agar dapat tumbuh dan berkembang biak serta menghasikan klon yang menghasilkan insulin. III. Peranan bioteknologi 1. Dalam masyarakat Menjelang akhir abad ke-20 sebagian besar masyarakat dunia menanti bioteknologi dengan penuh harapan untuk memecahkan berbagai masalah umat manusia dibumi. Namun sebagian masyarakat memandang bahwa memasuki era bioteknologi sama saja memasuki hutan belantara ketidak pastian tentang dampak yang akan terjadi kemudian hari. Perkembangan bioteknologi sekarang ini akan menimbulkan dampak serius pada demensi etika dan budaya. Rekayasa genetika menimbulkan masalahmasalah etika serius yang berhubungan dengan pengubahan, manipulasi, penetapan paten dan pemilikan bentuk-bentuk kehidupan. Berbagai perkembangan dibidang kesehatan juga akan membawa implikasi mendalam pada nilai-nilai budaya. Infrastruktur teknologi dan desakan ekonomi akibat bioteknologi membawa dampak besar pada struktur sosial ekonomi serta pada nilai-nilai budaya, sementara masyarakat luas tidak mendapat informasi dan diasingkan dari pengambilan keputusan tentang ara, batas-batas tujuan dan dampak bioteknologi. 2. Dalam sistem ekologi Semua organisme yang ada dibumi telah melampaui proses evolusi selama jutaan tahun akibat keberadaan mereka kini telah mencapai suatu posisi keseimbangan yang optimal. interaksi antara suatu organisme dengan lingkungannya baik lingkungan biotik maupun abiotik telah mempunyai bentuk khas masing-masing keanekaragaman jenis hubungan ini mempengaruhi bentuk ekosistem kita dibumi. Jadi jelaslah terlihat adanya keterkaitan antara masingmasing organisme musnah, keseimbangan sistem akan terganggu dampak yang akan ditimbulkan bioteknologi dalam sistem ekologi antara lain terjadinya pencemaran lingkungan akibat penggunaan pestisida yang berlebihan sehingga penambahan atau pengurangan komponen-komponen ekositem bukan merupakan hal yang dianggap ringan. Contoh dampak pemasukan organisme baru kelingkungan alami adalah pemanfaatan gen anti beku yang terdapat pada suatu jenis ikan yang dapat ditransfer keikan yang tidak tahan suhu dingin. Akibatnya yang biasa tidak didapati pada musim dingan sekarang dapat sangat leluasa berkembang biak dan menempati perairan yang dingin. Jadi akibat adanya kejadian ini dapat menimbulkan pemusnahan suatu species ikan tertentu, sehingga keseimbangan ekosistem akan terganggu.

BIOTEKNOLOGI TRADISIONAL (KONVENSIONAL) Apabila kita kaji bersama, sebenarnya bioteknologi sudah diterapkan sejak dahulu, misalnya adanya minuman sejenis bir dan anggur. Minuman ini merupakan minuman yang berasal dari proses fermentasi (peragian) dari penggunaan jasad hidup seperti bakteri dan jamur. Penggunaan bakteri dan jamur ini dimanfaatkan dengan kemampuan metabolismenya untuk mensintesis suatu produk tertentu yang bermanfaat bagi manusia. Bioteknologi tradisional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroba, proses biokimia dan proses genetik secara alami, misalnya mutasi dan rekombinasi genetik. Tahukah Anda bahwa aplikasi bioteknologi tradisional mencakup berbagai aspek kehidupan manusia, yaitu aspek pangan, peternakan, pertanian, dan kesehatan. 1. Pangan Berikut ini contoh dari bioteknologi tradisional di bidang pangan, antara lain sebagai berikut. a. Tempe, bahan dasar dari kedelai, merupakan hasil fermentasi dari jamur Rhizopus. b. Tape, bahan dasarnya singkong atau beras ketan, merupakan hasil fermentasi dari Saccharomyces cereviceae. c. Kecap, bahan dasarnya kacang kedelai hasil, fermentasi dari jamur Aspergillus.

Tape singkong 2. Peternakan Pada bidang peternakan misalnya: a. hasil mutasi alam yang menghasilkan domba ankon, yaitu domba yang berkaki pendek dan bengkok; b. sapi Jersey yang dapat menghasilkan susu dan kandungan krim yang lebih bagus.

sapi Jersey 3. Pertanian Beberapa contoh bioteknologi tradisional di bidang pertanian adalah: a. hidroponik, tentu Anda sudah mengetahui hidroponik merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, tetapi dengan media air sebagai pengganti tanah untuk pertumbuhan tanaman, b. tanaman jenis mustard alami yang diteliti yang dapat menghasilkan tanaman, kubis, kembang kol, dan lain sebagainya.

Skema hidroponik

Contoh bercocok tanam menggunakan sistem hidroponik

4. Kesehatan Di bidang kesehatan misalnya: a. vaksin merupakan mikroorganisme yang toksinnya dimatikan dan dapat bermanfaat untuk meningkatkan imunitas. b. antibiotik, merupakan hasil isolasi dari bakteri dan jamur yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Penggunaan mikroorganisme dilakukan secara langsung dan sederhana. Dengan cara tersebut kemungkinan akan dihasilkan zat-zat atau senyawa penting bagi manusia.

A. Soal Pilihan Ganda 1. Alasan penggunaan mikroorganisme dalam bioteknologi adalah sebagai berikut, kecuali . a. tidak membutuhkan keahlian khusus b. mudah dibiakkan c. sifat dapat dimodifikasi d. tidak bergantung iklim dan cuaca e. memproses bahan baku cepat 2. Kegiatan berikut merupakan proses bioteknologi, kecuali . a. memanfaatkan potensi makhluk hidup terutama mikroorganisme b. melibatkan berbagai bidang ilmu dan proses rekayasa genetika c. selalu menggunakan teknik DNA rekombinasi d. dapat berupa proses fermentasi e. pembentukan individu transgenik 3. Vektor yang digunakan dalam proses rekayasa genetika (DNA rekombinasi) adalah . a. kloroplas b. nukleus c. plasmid 4. Dalam proses rekayasa genetika, perangkat yang digunakan untuk memotong DNA adalah . a. gunting mikro b. pisau mikro c. sinar laser 5. Mekanisme kerja enzim restriksi dalam rekayasa genetika adalah memotong . a. antara basa nitrogen yang satu dengan yang lain d. mikrotom e. enzim d. mitokondria e. DNA

b. basa nitrogen dengan gula pentosa DNA c. molekul asam nukleat di daerah tertentu d. basa dengan basa komplemennya e. ikatan gula dengan basa nitrogen 6. Dalam bioteknologi, mikroorganisme dimanfaatkan sebagai penghasil dan pengubah bahan makanan. Mikroorgansime yang berperan dalam pembuatan yoghurt adalah . a. Streptococcus thermophillus b. Candida spesies sp. c. Lactobacillus sp. d. Penicillium sp. e. Aspergillus oryzae 7. Berikut ini produk bioteknologi yang dibuat melalui proses bioteknologi . a. tempe b. susu c. terigu 8. Hibridoma adalah hasil penggabungan dua sel somatis yang salah satunya bertujuan untuk menghasilkan . a. antibodi monoklonal b. antibodi poliklonal c. antibiotik d. vaksin e. interferon 9. Untuk memacu pembelahan sel, proses pembuatan antibodi monoklonal menggunakan . a. sel tumor b. sel leukosil d. sel embrio e. sel kelamin d. gula e. kopi

c. sel otot 10. Untuk menjamin hasil kultur yang baik, jaringan yang banyak digunakan sebagai eksplan pada kultur jaringan adalah . a. kolenkim b. korteks c. empular 11. Dalam bioteknologi telah dikembangkan suatu teknik reproduksi hewan dengan cara menggabungkan inti sel somatis dengan sel telur yang telah dihilangkan intinya, yaitu . a. kloning b. kultur jaringan c. hibridoma 12. Pada proses pembuatan nata de coco, mikroorganisme yang cocok digunakan adalah . a. Acetobacter ylinum b. Aspergillus ory ae c. Saccharomyces cereviceae d. hi opus ory ae e. Penicillium notatum 13. Insulin dapat dihasilkan oleh sel bakteri melalui proses bioteknologi rekayasa genetika, yaitu . a. penyambungan DNA sel pankreas dengan sel bakteri b. peleburan inti sel pankreas dengan DNA bakteri c. peleburan sel pankreas dengan sel bakteri d. pemindahan gen bakteri ke dalam sel pankreas e. pembiakan sel bakteri dalam medium insulin 14. Rekayasa genetik dapat dilakukan dengan mengganti materi genetik sel mikroorganisme dengan materi genetik lain yang diinginkan. Agar materi d. fusi sel e. rekayasa genetika d. parenkim e. meristem

genetik lain tadi dapat mengambil alih metabolisme mikroorganisme, materi genetik sel mikroorganisme yang digantikan tersebut adalah . a. rRNA b. mRNA c. tRNA 15. Pemanfaatan sifat totipotensi pada tumbuhan adalah untuk memperoleh . a. anakan yang unggul dalam jumlah banyak dan cepat b. anakan seragam dalam jumlah besar dan cepat c. bibit unggul yang tahan antibiotik d. anakan yang diperlukan dalam hibridisasi e. anakan yang sifatnya lebih baik dari induknya 16. Rekayasa genetik terhadap hewan bertujuan untuk . a. memperbaiki kualitas induk hewan b. mempercepat produktivitas hewan c. mengurangi keanekaragaman d. mendapatkan ternak unggul e. mempercepat pertumbuhan 17. Produk bioteknologi yang digunakan untuk mendiagnosis penyakit yang diderita pasien adalah . a. interferon b. sitokinin c. vaksin 18. Zat pemicu kekebalan tubuh yang beasal dari mikroorganisme yang dilemahkan atau bagiannya disebut . a. antibodi monoklonal b. antibodi poliklonal c. antibiotik d. penisilin e. antibodi monoklonal d. asama amino e. DNA

d. vaksin e. serum 19. Berikut ini contoh-contoh bioteknologi konvensional, kecuali . a. keju b. antibiotik c. kecap 20. Kloning masih merupakan kontroversi dalam bidang bioteknologi. Kloning pada manusia merupakan rekayasa genetika yang dilakukan pada tingkat . a. organisme b. sistem organ c. organ B. Soal Uraian 1. Apa yang dimaksud bioteknologi ? 2. Jelaskan perbedaan bioteknologi konvensional dengan bioteknologi modern ! 3. Tuliskan lima contoh hasil bioteknologi yang dapat Anda temukan sehari-hari ! 4. Apakah yang dimaksud fusi sel ? Jelaskan pula proses dan tujuannya ! 5. Apakah dampak positif dan negatif dari bioteknologi ? d. jaringan e. sel d. bakteri insulin e. bakteri asam laktat