Anda di halaman 1dari 55

SEJARAH SINGKAT LAHIRNYA GERAKAN KOPERASI

PADA PERTENGAHAN KEDUA ABAD KE 18 DI INGGERIS TERJADI APA YANG DISEBUT REVOLUSI INDUSTRI. REVOLUSI INDUSTRI INI ADALAH BERUPA RANGKAIAN PENEMUAN-PENEMUAN BARU DIBIDANG TEKNOLOGI, KELEMBAGAAN DAN ILMU PENGETAHUAN.

REVOLUSI INI DIMULAI DENGAN PENEMUAN MESIN PEMINTAL BENANG OLEH R. HARGREAVES DALAM TAHUN 1764, DAN KEMUDIAN DISUSUL OLEH PENEMUAN MESIN TENUN.

MESIN-MESIN TERSEBUT DAPAT MENGGANTIKAN PEMAKAIAN TENAGA MANUSIA PEMINTAL BENANG DAN PENENUN KAIN

Penemuan mesin uap oleh James Watt (1765) yang dikombinasikan dengan cara peleburan besi menurut system Darbey maka dapat dibuat berbagai mesin modern. Penggunaan mesin-mesin modern dalam proses produksi berakibat semakin banyaknya tenaga manusia yang tersisih

Latar Belakang Lahirnya Gerakan Koperasi : Kelahiran gerakan koperasi didasarkan atas akibat-akibat buruk dari Revolusi Industri, yaitu:

1. Bangkrutnya industri kerajinan rumah tangga Karena tidak mampu bersaing dengan industri pabrik

2. Bertambahnya pengangguran 3. Upah buruh makin merosot 4. Jam kerja terlalu lama (17 jam) sehari 5. Mempekerjakan wanita dan anakanak dengan upah rendah 6. Kondisi kerja yang buruk : Tidak ada jaminan kesehatan Tidak ada jaminan hari tua/pensiun Tidak ada perumahan buruh, karyawan, dll

PELOPOR GERAKAN KOPERASI DI INGGERIS: ROBERT OWEN (1771 1850) DIA PERINTIS GERAKAN KOPERASI MODERN. USAHA ROBERT OWEN MEMPERBAIKI NASIB KAUM BURUH:

USAHA ROBERT OWEN MEMPERBAIKI NASIB KAUM BURUH: 1. MEMPERPENDEK JAM KERJA DARI 17 MENJADI 10 JAM/HARI 2. MENAIKAN TINGKAT UPAH 3. MEMBERIKAN JAMINAN SOSIAL UNTUK HARI TUA 4. MENDIRIKAN SEKOLAH BAGI ANAK-ANAK BURUH

5. MENOLAK MEMPEKERJAKAN ANAK-ANAK 6. MENGANJURKAN BURUH UNTUK MEMBUKA WARUNG/TOKO BAGI KEBUTUHAN BURUH 7. MENCITA-CITAKAN MASYARAKAT BARU YANG SEJAHTERA.

DIA JUGA MENDIRIKAN PERKUMPULAN KOPERASI DENGAN PRINSIP-PRINSIP: 1. DASAR SUKARELA 2. KOMBINASI ANTARA SELF-HELP DAN MUTUAL AID 3. HUBUNGAN LANGSUNG ANTARA PRODUSEN DAN KONSUMEN.

WILLIAM KING
IA SEORANG DOKTER DI BRIGHTON, IA MENARUH PERHATIAN YG BESAR TERHADAP NASIB KAUM BURUH. IA INGIN BERBUAT SESUATU UNTUK MEMPERBAIKI KEHIDUPAN MEREKA (BURUH). DIDIRIKANLAH OLEHNYA WARUNGWARUNG KOPERASI SEKITAR TAHUN 1830.

DALAM WAKTU 2 THN, TELAH BERDIRI SEKITAR 130 BUAH KOPERASI ATAS ANJURAN DAN BANTUANNYA. DIA JUGA MENERBITKAN MAJALAHMAJALAH TENTANG KOPERASI DAN DIBAGIKAN KEPADA PENGURUS/PENGELOLA DAN ANGGOTA KOPERASI DGN TUJUAN MENINGKATKAN KESADARAN, KECAKAPAN DAN PENGETAHUAN MEREKA.

CHARLES HOWARD
PENDIRI KOPERASI ROCHDALE (ROCHDALE^S PRINCIPLES) 27 PRIA DAN 1 WANITA MENDIRIKAN SEBUAH KOPERASI YANG MENJUAL BARANG KEBUTUHAN POKOK. MEREKA MENGUMPULKAN UANG SISA UPAH BURUH SEBESAR 2 PENCE/MINGGU. (1 : 20 : 12) SAMPAI TERKUMPUL 1 POUNSTERLING/ORANG

BARANG YG DISEDIAKAN : * GULA 25 KG * MENTEGA 25 KG * TEPUNG GANDUM 6 KARUNG * 24 BATANG LILIN

PRINSIP-PRINSIP KOPERASI ROCHDALE:


1. PENGAWASAN ANGGOTA SECARA DEMOKRATIS 2. KEANGGOTAAN BERSIFAT TERBUKA & SUKARELA 3. PEMBATASAN ATAS BUNGA 4.PEMBAGIAN SHU SESUAI JASA ANGGOTA

5. PENJUALAN SECARA TUNAI 6. BARANG YG DIJUAL BERKUALITAS BAIK 7. MENYELENGGARAKAN PENDIDIKAN BAGI ANGGOTA 8. NETRAL TERHADAP POLITIK DAN AGAMA

PELOPOR GERAKAN KOPERASI DI PERANCIS

CHARLES FOURIER (1772 1837)


IA ADALAH SEORANG PEDAGANG YG BERPENDAPAT BAHWA REVOLUSI PERANCIS TAHUN 1789 TIDAK MEMBAWA PERBAIKAN BAGI KEHIDUPAN RAKYAT JELATA. KEMAKMURAN HANYA DINIKMATI OLEH KAUM KAPITALIS.

IA MENYUSUN GAGASAN UNTUK MEMPERBAIKI KEHIDUPAN MEREKA DENGAN MEMBENTUK PHALANX, YAITU SUATU PERKAMPUNGAN YG TERDIRI DARI 300 400 K.K. YG BERSIFAT KOMUNAL. PHALANX INI TERLETAK JAUH DILUAR KOTA YANG MERUPAKAN TEMPAT TINGGAL BERSAMA, DIKELILINGI OLEH TANAH PERTANIAN SELUAS 150 HA.

DIDALAMNYA DILENGKAPI DENGAN USAHA KERAJINAN DAN USAHA LAINNYA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN SENDIRI. HANYA BARANG-BARANG YG TIDAK DAPAT DIHASILKAN SENDIRI DIPEROLEH DENGAN MENGADAKAN PERTUKARAN DENGAN PHALANX YANG LAIN. SETIAP HASIL PEKERJAAN MENJADI MILIK BERSAMA, SETIAP ORANG BEKERJA SESUAI DGN KEMAMPUAN DAN KEAHLIANNYA DAN MASINGMASING MEMPEROLEH PENDAPATAN SESUAI DENGAN JASANYA DALAM PROSES PRODUKSI DENGAN TIDAK MENGABAIKAN KEBUTUHAN UNTUK KELANGSUNGAN HIDUPNYA. PENGURUS PHALANX DIPILIH DARI ORANG YG TELAH DIAKUI KECAKAPANNYA.

CITA-CITA FOURIER TSB TIDAK DAPAT DILAKSANAKAN KARENA SANGAT BESARNYA PENGARUH LIBERALISME/KAPITALISME/INDIVIDUALISME PADA MASA ITU.

LOUIS BLANC ( 1811 1880)


DALAM BUKUNYA YG BERJUDUL ORGANIZATION OF LABOUR IA MENYUSUN GAGASANNYA BAHWA PERLU DIBENTUK PERKUMPULAN SOCIAL WORKSHOP. DALAM PERKUMPULAN INI IA MEMPERSATUKAN PRODUSEN-PRODUSEN KECIL PERORANGAN YG MEMPUNYAI USAHA DALAM BIDANG YG SAMA.

PERKUMPULAN INI MEMERLUKAN MODAL YG BESAR DIMANA PEMERINTAH HARUS MEMBERIKAN PEMBINAAN DAN BANTUAN SECUKUPNYA. PEMBINAAN PEMERINTAH DILAKUKAN SAMPAI KOPERASI SANGGUP DAN MAMPU BERDIRI SENDIRI.

KETENTUAN/PRINSIP YG BERLAKU DALAM PERKUMPULAN TSB: 1. UPAH SAMA UNTUK SEMUANYA. 2. HASIL BERSIH DIBAGI MENJADI TIGA BAGIAN:
SEBAGIAN UTK MEMBELI PERALATAN BARU SEBAGIAN UTK MENAMBAH UPAH SEBAGIAN LAGI UTK DANA SOSIAL

LAHIRNYA KOPERASI DI JERMAN

PELOPOR PELOPOR GERAKAN KOPERASI DI JERMAN ANTARA LAIN :

FERDINAND LASALLE
Gagasannya hampir sama dgn Louis Blanc, ia berpendapat bahwa dalam sistem kapitalisme berlaku hukum upah besi, yaitu tingkat upahtidak bisa lebih tinggi dari biaya hidup minimum. Hal ini disebabkan adanya persaingan dari kaum buruh yg sangat banyak jumlahnya, dilain pihak adanya dorongan kaum majikan untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya yg dapat dicapai dengan menekan upah buruh.

Sebagai seorang pemimpin kaum buruh, ia menganjurkan agar kaum buruh berusaha melepaskan diri dari cengkeraman kaum kapitalis dengan jalan bergabung/bersatu dalam organisasi kaum buruh serta mendirikan perusahaan sendiri secara koperatif.

Dalam hal ini pemerintah diharapkan bersedia memberikan pinjaman modalguna membiayai pembuatan paberik milik kaum buruh tersebut. Pimpinan perusahaan harus berad ditangan kaum buruh, sehingga didalam paberik itu pada dasarnya tidak ada penggolongan majikan dan buruh.

Semuanya adalah pekerja yg mempunyai kepentingan, hak dan kewajiban yg sama. Koperasi Produksi beserta seluruh unit usahanya benar-benar milik bersama para pekerja dan hasilnya/keuntungannya akan jatuh pada anggota.

F.W. RAIFFEISEN (1818 1898)


Pada permulaan abad XX perekonomian Jerman masih bersifat agraris dan feodalis. Sebagian tanah pertanian dimiliki kaum feodal/bangsawan. Petani kecil/buruh tani nasibnya hampir sama dengan kaum buruh industri, pendapatan rendah, konsumsi rendah dan tidak ada kemampuan menabung.

. Mereka tidak mampu mengusahakan pertaniannya dengan baik karena tidak punya modal kerja. Sebagian besar petani terjerat dengan sistem ijon/lintah darat/rentenir dengan beban utang yg berat.

Dalam keadaan demikian tampillah Raiffeisen seorang walikota Flammersfield. Sebagai seorang walikota yg mengetahui nasib buruk para petani, ia berulangkali menyampaikan usul kepada Pemerintah Pusat untuk memperbiki penghidupan para petani.

Namun usul-usul tsb tidak diperhatikan. Oleh karena itu, didorong rasa kemanusiaannya yg tinggi maka dilakukanlah berbagai macam usaha untuk meringankan beban petani tersebut, antara lain dengan mendirikn perkumpulan Simpan Pinjam dikalangan mereka/petani senii.

Prinsip-prinsip Perkumpulan Koperasi Simpan Pinjam Model Raiffeisen adalah : 1. Modal diperoleh dari tabungan petani sendiri, walaupun dalam jumlah kecil. 2. Pinjaman diberikan kepada petani yg benarbenar memerlukan.

3. Daerh kerjanya terbaa dalam lingkungan yg tidak terlalu luas, sehingga anggotaatnya bisa saling mengenal. 4. Penggunaan uang pinjaman diawasi dengan teliti, agar tidak digunakan untuk keperluan yg tidak bermanfaat.

5. Koperasi tidak memungut Simpanan Pokok, akan tetapi ditetapkan tanggungan tidak terbatas. 6. Tiap anggota mempunyai satu suara.

7. Jumlah Pengurus sedikit dan tidak menerima gaji. 8. Surplus tidak dibagi-bagikan. Seluruhnya digunakan untuk menambah modal dan untuk menutupi kerugian (jika ada).

9. Pinjaman berjangka pendek untuk pertanian, dan jangka menengah untuk peternakan. 10. Pinjaman dengan tanggungan/jaminan orang. Diperlukan 2 orang penanggung.

Manfaat yg dirasakan petani dengan adanya koperasi model Raiffeisen ini adalah a.l.:

1. Dapat memperoleh pinjaman modal dgn bunga yg rendah, sehingga terbebas dari jeratan rentenir. 2. Dengan pinjaman itu petani bebas memilih sendiri dimana dan kepada siapa ia membeli barang-barang dengan haga yg pantas.

3. Petani tetap bebas menjual hasil panennya kepada siapa saja yg mau membeli dgn harga yg lebih tinggi. 4. Dengan pengawasan bersama serta alat-alat perlengkapan yg lebih baik yg disediakan koperasi akan mempertinggi kualitas dan kuantitas hasil pertaniannya.

HERMAN SCHULZE (1808 1883)


SCHULZE lebih mengarahkan perhatiannya pada bidang perdagangan (pedagang/produsen kecil). Ia mendirikan Koperasi Kredit yg terkenal dengan Koperasi Kredit Model SchulzeDelitzch.

Ciri-ciri koperasi ini adalah :

1. Modal dikumpulkan dari siapa saja yg bersedia mengikutsertakan hartanya. 2. Daerah kerjanya diperkotaan yg relatif lebih luas.

3. Kredit diberikan kepada pedagang dan pengusaha kecil untuk jangka pendek. 4. Surplus dibagi-bagikan kepada anggota. 5. Pimpinan/Pengurus mendapat gaji tetap.

Koperasi ini berkembang baik sebab dijalankan dengan administrasi yg teratur, serta menitikberatkan usahanya pada bidang-bidang komersial, sehingga memberikan hasil-hasil/keuntungan yg dapat dipergunakan untuk membiayai kegiatan koperasi selanjutnya.

Kemajuan koperasi ini juga disebabkan anggotanya adalah masyarkat kota yg relatif lebih dinamis, lebih kreatif sehingga mampu menggunakan/memanfaatkan pinjaman untuk usaha-usaha yg produktif.

SEJARAH SINGKAT GERAKAN KOPERASI DI INDONESIA

PENJAJAHAN DI INDO. TLH MEMBAWA PENDERITAAN DAN KESENGSARAAN RAKYAT. PENDAPATAN PEGAWAI DAN RAKYAT SGT RENDAH, KEBUTUHAN HIDUP HAMPIR TIDAK TERPENUHI.

PADA THN 1896 R. ARIA WIRIAATMAJA SEORANG PATIH DI PURWOKERTO MENDIRIKAN SEMACAM PERKUMPULAN KOPERASI DGN NAMA HULP-EN SPAARBANK (BANK PENOLONG DAN TABUNGAN). TUJUANNYA MULA-MULA UTK MEMBANTU PEGAWAI/PAMONG PRAJA RENDAHAN DARI BEBAN UTANG YG BERAT DARI RENTENIR.

KEMUDIAN PELAYANANNYA MELUAS TERMASUK MELAYANI PETANI DI DESA-DESA. KEMUDIAN DIDIRIKAN LUMBUNG-LUMBUNG DESA. PARA PEJUANG PERGERAKAN KEMERDEKAAN INDONESIA BEKERJA KERAS MELEPASKAN RAKYAT DARI CENGKERAMAN PENJAJAH BAIK SECARA POLITIK MAUPUN EKONOMI.

DI BIDANG PERKOPERASIAN USAHA-USAHA YG MEREKA LAKUKAN A.L.:

1. BUDI UTOMO (1908) MENGANJURKAN DAN MENCOBA MEMAJUKAN KOPERASI RUMAH TANGGA (KOP. KONSUMSI).HASILNYA BELUM MEMUASKAN.

2. SAREKAT DAGANG ISLAM, (1913) MEMPROPAGANDAKAN DAN MENYEBARLUASKAN CITA-CITA KOPERASI DIKALANGAN PENDUDUK SEHINGGA BERDIRILAH TOKO-TOKO KOPERASI

3. INDONESISCH STUDIE CLUB = PERSATUAN BANGSA INDONESIA BERPENDAPAT BAHWA KOPERASI ADALAH ALAT YG TEPAT UTK MEMAJUKAN EKONOMI RAKYAT DAN MEMPROPAGANDAKAN HAL INI KPD ANGGOTANYA. BULAN MEI 1932 PBI MENGADAKAN RAPAT TAHUNAN PERTAMA DI SURABAYA. DLM RAPAT INI DITERIMA USUL MENDIRIKAN RUKUN TANI DI DESA-DESA DGN TUJUAN MEMPERBAIKI KESEJAHTERAAN PETANI

4. PARTAI NASIONAL INDONESIA JUGA MENYEBARLUASKAN SEMANGAT BERKOPERASI TERUTAMA SETELAH KONGRESNYA THN 1928 DI JAKARTA YG DINAMAKAN KONGRES KOPERASI. DISEBABKAN ANJURAN KONGRES INI MAKA SEMANGAT KOPERASI TERSEBAR KEMANAMANA, DAN DIMANA-MANA DIDIRIKAN KOPERASI .

5. PD TGL 12 JULI 1947 DISELENGGARAKAN KONGRES GERAKAN KOPERASI PERTAMA DI TASIKMALAYA. KONGRES INI MENETAPKAN 12 JULI SBG HARI KOPERASI

TUGAS MAHASISWA
Membuat Resume Sejarah Gerakan Koperasi 2 buah negara diluar negara yang disebutkan tadi (Inggeris, Perancis, Jerman dan Indonesia) Ditulis tangan dalam kertas bergaris double folio. Dikumpul minggu depan