Anda di halaman 1dari 19

Tugas Kelompok Bahasa Indonesia PUISI LAMA

Nama Anggota: Dino Haryo Fani Ali Ika Oktafiyani Intan Ramadhani Irfan Naufal Riezka Maulidya Vini Enoviadewi

PANTUN

SYAIR

PUISI LAMA

SELOKA

MANTRA

GURINDAM

PANTUN
Pantun adalah puisi lama yang disenandungkan dan digunakan sebagai bahasa pengantar atau bahasa pergaulan. Pantun merupakan salah satu karya sastra Melayu.

Satu bait terdiri dari 4 baris

Baris 1 dan 2 merupakan sampiran

Syarat

Baris 3 dan 4 merupakan isi


Setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata Rima akhir berpola a-b-a-b

CONTOH PANTUN

Terik mentari enak berenang Sambil makan buah kelapa Berbuat baik menolong orang Pasti mendapat pahala

Anak ayam turun sepuluh Mati satu tinggal sembilan Tuntut ilmu sungguh sungguh Supaya tidak ketinggalan

SELOKA
bentuk puisi melayu kalsik yang berisikan pepatah maupun perumpamaan yang mengandung senda gurau, sindiran atau ejekan.

CIRI-CIRI

-Tiap bait terdiri dari dua baris panjang, tiap baris terdiri dari 18 suku kata. -Bait yang satu dengan bait yang lainnya saling berhubungan. -Satu bait seloka terdiri dari 4 baris atau memiliki lebih dari satu bait -Tidak tetap bilangan baris dan iramanya -Isinya lebih kepada pesan pesan lucu, jenaka, garuan atau sindiran tajam -Sebuah seloka mempunyai kesatuan isi atau idea yang lengkap

SYARAT SELOKA

Tiap tiap bait terdiri atas 2 baris Tiap tiap baris terdiri atas 16 suku kata dan merupakan 2 potongan kalimat Biasanya berisi pelajaran atau patuah berhikmat Isi bait yang satu dengan yang berikut saling berhubungan Tidak berikat oleh sajak akhir

JENIS SELOKA
Seloka sindiran Seloka senda gurau Seloka mengejek Seloka menempelak Seloka nasihat Seloka pengajaran Seloka khayal

GURINDAM
DEFINISI
Gurindam merupakan salah satu puisi lama yang terdiri dari 2 bait, tiapa bait terdiri dari 2 baris dengan rima yang sama. GurIndam berasal dari bahasa India yang berarti mula mula amsal atau perumpamaan.

CIRI

Tiap baitnya terdapat nasehat Baris pertama berisikan semacam soal, masalah atau perjanjian Baris ke 2 berisikan jawabannya atau akibat dari masalah atau perjanjian dari baris pertama tadi

SYARAT

Satu bait terdiri dari 2 bari Rimanya a-a

JENIS GURINDAM
1

Gurindam serangkap 2 baris Gurindam serangkap 4 baris Gurindam bebas

MANTRA
Mantra adalah bunyi, suku kata atau sekumpulan kata kata yang dianggap mampu menciptakan perubahan.

SYARAT-SYARAT

Berirama akhir abc-abc, abcd-abcd, abcde-abcde Bersifat lisan, sakti/magis Adanya perulangan Metafota merupakan unsur penting Bersifat esoferik Lebih bebas dibandingkan puisi rakyat

CONTOH MANTRA

Assalammualaikum putri satulung besar Putri satulung besar yang beralun berilir simayang Mari kecil, kemari Aku menyanggul rambutmu Aku membawa sadap gading Aku membasuh mukamu

SYAIR
Syair berasal dari kesusastraan Arab. Setiap bait syair terdiri dari 4 baris yang mengandung 9-12 suku kata. Rimanya berpola aaaa. Semuanya adalah isi.

syair adalah salah satu jenis puisi lama


syair datang ke nusantara bersamaan dengan kedatangan islam

kata syair berasal dari bahasa arab yang berarti perasaan


syair digunakan untuk melukiskan sesuatu yang panjang, tentang suatu cerita, ilmu, persahabatan dan lain lain.

JENIS SYAIR
Syair agama Syair romantis Syair sejarah

Syair kiasan

Syair panji

CIRI CIRI SYAIR


Terdiri dari beberapa bait Setiap bait terdiri dari 4 baris Setiap baris terdiri dari 8-14 suku kata Semua baris adalah isi Menggunakan bahasa kiasan

Contoh: Seri negeri gelaran diberi Sebuah pulau cantik berseri Bernaung dibawah sebuah negeri Raja berdaulat paduka seri
Lautnya biru pantainya indah Makam mahsuri legenda sejarah Puteri melayu tak mudah menyerah Tujuh keturunan dimakan sumpah Pulau legenda dimakan sumpah Tujuh keturunan tamatlah sudah Kini makmur melimpah ruah Semua penghuni tersenyum megah

TERIMA KASIH