Anda di halaman 1dari 36

Oleh :

Cut Rully Marvita Sylvia Wulandari Sy. Sri Suharni

Tumor ganas pada anak merupakan sekitar 2% dari seluruh penyakit kanker pada manusia

Tumor abdomen menempati urutan ke-3 setelah leukemia akut dan tumor otak.

Leukemia akut merupakan keganasan terbanyak pada anak kemudian berturut ialah tumor otak, limfoma maligna, neuroblastoma, nefroblastoma, rhabdomiosarkoma, kanker tulang, retinoblastoma, kanker hati dan lainlain.

Bagian terbesar tumor abdomen terdiri dari neuroblastoma, tumor Wilms, teratoma, tumor ovarium, limfoma abdomen, hepatoma dan lainlain

Insidensi tahunan tumor pada anak kurang dari 15 tahun diperkirakan 14 : 100.000 populasi untuk tahun 19861987.

Tumor intra abdomen adalah pertumbuhan suatu jaringan dengan multiplikasi sel-sel yang tidak terkontrol dan progresif yang bermanifestasi pada rongga abdomen.

Penyebab terjadinya tumor adalah pembelahan sel yang abnormal.

Faktor yang dapat menyebabkan terjadinya tumor antara lain : Karsinogen, Hormon,Faktor gaya hidup, Parasit, Genetik, Infeksi, trauma, hipersensivitas

Tumor Wilms adalah tumor ganas embrional ginjal yang berasal dari parenkim (metanefros).

8 per 1 juta anak di bawah umur 15 tahun.

terbanyak pada bayi dan anak


Usia 6 bulan 10 tahun Terbanyak usia 3,5 tahun < 10% bilateral

faktor genetika dan lingkungan

Tumor ini diduga terjadi pada saat pembentukan ginjal

Berasal dari ploriferasi blatema metanefron akibat tidak adanya stimulasi yang normal dari duktus metanefron untuk menghasilkan tubuli dan glomeruli yang berdiferensiasi baik.

sebagai mutasi germinal atau somatik, itu terjadi pada usia kehamilan 8-34 minggu.

Sekitar 7-10% kasus tumor Wilms diturunkan secara autosomal dominan.

Tumor Wilms tersusun dari jaringan blastema metanefrik primitif.


Tumor Wilms mengandung jaringan tulang, tulang rawan dan epitel skuamous. Gambaran klasik tumor Wilms bersifat trifasik, termasuk sel epitel blastema dan stroma Pada sediaan makroskopik tampak sebagai tumor besar berwarna abu-abu dengan fokus perdarahan dan nekrosis Tumor ini berbatas tegas dan tidak tentu berkapsula

Stadium I
Terbatas pada ginjal, dapat di eksisi sempurna

Stadium II
Meluas ke luar ginjal, dapat di eksisi sempurna

Stadium III
Ada sisa tumor di abdomen

Stadium IV
Metastase hematogen

Stadium V
Tumor bilateral

Nyeri perut kolik

Demam,

Hematuri,

Infeksi saluran kencing,

Hipertensi

Malaise, Anoreksia, Penurunan berat badan,

Anemia,

DIAGNOSIS

TERAPI

Gejala Klinik

Pembedahan

Pemeriksaan radiologi (IVP dan USG)

Kemoterapi

Histopatologi jaringan tumor

Radioterapi

Histopato logi

Ukuran tumor

Stadium

Umur

Adalah tumor ganas primer hati pada anak-anak dan bisa primer atau merupakan metastase dari organ lain. Tumor terdiri atas jaringan epitel hati immatur dengan berbagai tahap difrensiasi

Insidensi
Tumor hati primer jarang pada anak, terdapat 1,5-2% dari seluruh tumor pada anak. Kira-kira 50-60% dari tumor hati pada anak merupakan keganasan dan lebih dari 65% diantaranya adalah hepatoblastoma. Data National cancer Institute di AS menunjukkan 79% dari kanker hati di AS adalah hepatoblastoma.

Masa abdomen yang besar, atau pembesaran perut Anemia Nyeri perut kanan

Demam

Nafsu makan menurun, penurunan berat badan

Ikterus

Muntah

Kelainan genetik yaitu hilangnya heterosigositas pada kromosom 11p5 yanfg berakibat gangguan pada gensupresi tumor

Sindrom beckwitt, weidemann (gangguan pada insulin like growth factor II

Anamnesis Pemeriksaan Pemeriksaan

Fisik Penunjang

Lab RSDIOLOGI Biopsi Ct scan dada dan abdomen

Anamnesis P. Penunjang
Lab Radiologi Biopsi

P.fisik

CT Scan

Tumor dapat diangkat lengkap dengan pembedahan Tumor dapat diangkat dengan pembedahan dengan sedikit sisa Tumortidak dapatdiangkat lengkap dgnpembedahan dan adanya penyebaran pada kelenjar getah bening sekitar Tumor menyebar ke organ tubuh lain

II

III

IV

Reseksi hati Transplantasi hati Kemoterapi sistemik Transchateter

Radioterapi

Prognosis tumor hati ganas bervariasi pada masing-masing penderita. Diagnosis yang cepat dan tepat serta terapi yang progresif penting untuk mendapatkan prognosis yang terbaik bagi penderita. Prognosis tergantung pada stadium tumor dan kecepatan pertumbuhan Tumor yang kecil (<3 cm) kemungkinan hidup 1 tahun (90%), 2 tahun (55%), dan 3 tahun (12,8%)

Neuroblastoma meliputi 8-10 % dari seluruh kanker masa kanak-kanak, yang terdiagnosis paling sering. Insiden tahunan 8,7 per juta anak, atau 500-600 kasus baru tiap tahun di amerika Serikat.

Umur median pada waktu diagnosis adalah 2 tahun; 90% terdiagnosis sebelum 5 tahun

Neuroblastoma dapat terjadi di mana saja di sepanjang neuroectodermal simpatik rantai, dari kepala sampai panggul,dengan medula adrenal menjadi situs yang paling umum (5070%).

Neuroblastoma adalah tumor padat extracranial pada masa kanak-kanak dan merupakan kanker paling umum di masa kanak-kanak,

Neuroblastoma berasal dari sel pial neural dalam simpatik rantai atau medula adrenal, dengan 60% sampai 70% kasus berasal dalam abdomen.

Tumor ini paling banyak berasal dari kelenjar adrenal dan gejala yang ditimbulkan merupakan akibat dilepaskannya metabolit katekolamin secara berlebihan yaitu berupa hipertensi, kemerahan (flushing), keringat yang berlebihan dan demam.

Kadar vanillyl mandelic acid (VMA) ialah suatu derivat katekolamin biasanya meningkat dan dapat ditemukan dalam urin penderita

Neuroblastoma diyakini berasal dari salah penyerapan jaringan meduler adrenal di ginjal selama perkembangan janin, dari ganglion simpatik intrarenal atau perpanjangan neuroblastoma adrenal agresif ke dalam ginjal.

Anoreksia Rasa lelah Nyeri tulang kulitn pucat Tampak lingkaran hitam di sekeliling mata Diare Malaise Gerakan mata yang tak terkendali Rewel Hipertensi Kemerahan (flushing) Keringat yang berlebihan Demam Penurunan berat badan sampai failure to thrive. Benjolan-benjolan subkutis terutama di daerah kepala atau proptosis dan ekimosis periorbita Sindrom Horner (miosis, ptosis, dan anhidrosis).

Gejala tergantung pada lokasi tumor primer dan metastase tumor tersebut

Abdomen

Dada

Tulang belakang

Tulang orbita

Pembengka kan Konstipasi

Gangguan Pernapasan

Rasa lelah Kelemahan gerak

Ruam kehitaman Pembengka kan

I II III IV

Tumor terbatas pada daerah asalnya, limfonodi pada ipsilateral dan kontralateral Tumor melewati daerah asalnya, tidak melewati garis tengah, limfonodi ipsilateral +, kontralateral Tumor melewati garis tengah, limfonodi, ipsilateral dan kontralateral +

Metastase jauh

Anamnesis Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan Penunjang
Foto polos abdomen dapat ditemukan tanda-tanda perkapuran dalam massa tumor. Pielografi intravena biasanya sistem pelviokalises masih baik hanya letaknya berubah. Pemeriksaan USG dan CT scan. Diagnosis pasti ditegakkan dengan Histopatologis tumor, kadang-kadang diperlukan pemeriksaan imunohistokimia seperti neurofilament, synaptophysin dan neuron specific enolase (NSE).

Pembedahan Kemoterapi Radioterapi

Prognosis tergantung kepada usia anak, ukuran tumor dan luasnya penyebaran tumor.

Neuroblastoma sering menyebar ke bagian tubuh lain sebelum tampak gejala, 50-60%kasus dengan metastase

20% - 50% kasus risiko tinggi tidak berespon secara adekuat terhadap kemoterapi dosis tinggi.

Kekambuhan setelah pengobatan sering terjadi

Kebanyakan pada penderita yang mampu bertahan memiliki efek jangka panjang dari terapi, seperti ketulian, gangguan pertumbuhan,gangguan fungsi tiroid dan risiko untuk munculnya keganasan lain.

Definisi
Neoplasmayang terdiri dari bermacam-macamjaringan yang berbeda dari ketiga lapis sel germinal

Epidemiologi
Insiden : 1/40.000 kelahiran 81% mengenai wanita (4:1) Sebagian besar tumor jinak Insiden keganasan meningkat sesuai meningkatnya umur Lokasi paling sering :Sakrococcigeus, gonad, mediastinal, retroperitoneal, servical, presacral dan SSP.

Merupakan tumor bulat lonjong atau berlobus yang terbungkus kapsul Terdiri dari bagian yang solid atau kistik, kadang campuran solid dan kistik Kadang berisi organ tubuh yang matur Terbentuk dan berkembang selama kehidupan intrauterin, muncul pada primitif knot atau hensens node (agregasi dari sel totiopotensial sbg pengatur utama perkembangan embrionik) Pemisahan seltotiopotensial dari hensens node menyebabkan munculnya teratoma.

TERIMA KASIH