Anda di halaman 1dari 2

Nama : Femmy andrifianie NIM Teori Destilasi atau penyulingan adalah cara pemisahan zat cair dari campurannya

berdasarkan perbedaan titik didih atau berdasarkan keampuan zat untuk menguap. Saat suhu dipanaskan, cairan yang titik didihnya lebih rendah akan menguap terlebih dahulu. Uap ini akan dialirkan dan kemudian didinginkan sehingga kembali menjadi cairan yang ditampung pada wadah terpisah. Zat yang titik didihnya lebih tinggi masih tertinggal pada wadah semula (Sutresna, 2002). Prinsip dari destilasi adalah penguapan dan pengembunan kembali uapnya dari tekanan dan suhu tertentu. Tujuan dari destilasi adalah pemurnian zat cair pada titik didihnya dan memisahkan cairan dari zat padat. Uap yang dikeluarkan dari campuran disebut sebagai uap bebas. Kondensat yang jatuh sebagai destilat dan bagian cair yang tidak menguap sebagai residu. Apabila yang diinginkan adalah bagian bagian campurannya yang tidak teruapkan dan bukan destilatnya maka proses tersebut dinamakan pengentalan dengan evaporasi (Bernasconi, 1995) Destilasi adalah sebuah aplikasi yang mengikuti prinsip-prinsip Jika suatu zat dalam larutan tidak sama-sama menguap, maka uap larutan akan mempunyai komponen yang berbeda dengan larutanaslinya. Jika salah satu zat menguap dan yang lain tidak, pemisahan dapat terjadi sempurna. Tetapi jika kedua zat menguap tetapi tidak sama, maka pemisahnya hanya akan terjadi sebagian, akan tetapi destilat atau produk akan menjadi kaya pada suatu komponen dari pada larutan aslinya (Richard, 1965). Destilasi dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu: 1. Destilasi biasa, umumnya dengan menaikkan suhu. Tekanan uapnya diatas cairan atau tekanan atmosfer (titik didih normal) 2. Destilasi vakum, cairan diuapkan pada tekanan rendah, jauh dibawah titik didih dan mudah terurai. 3. Destilasi bertingkat atau destilasi terfraksi yaitu proses yang komponenkomponennya secara bertingkat diuapkan dan diembunkan.destilasi ini biasanya digunakan untuk memisahkan campuran zat cair yang mempunyai perbedaan titik : 0801011

didih tidak berbeda banyak. Destilasi ini juga dilaksanakan pada tekanan tetap 4. Destilasi azeotrop yaitu destilasi dengan menguapkan zat cair tanpa perubahan komposisi Penguapan dan destilasi pada umumnya merupakan proses pemisahan satu tahap. Proses ini dapat dilakukan secara kontinyu atau tidak kontinyu. Alat dan bahan 1.destilasi 2.labu destilasi 3.ekstrak lada Cara kerja 1.ekstrak lada masuk kan dalam k labu destilasi sepertiga ukuran labu lalu d masukan k alat destilasi lalu tekan tombol untuk memutar labu tersebut dan suhu d atur sampai 72 derajat karena ekstrak lada tersebut menggunakan etil asetat 2.putar terus sampai ekstrak tersebut terpisah dari reagen na, 3.sehingga kita bias mendapatkan ekstrak yang agak kental dan mudah d pipet 4.masukkan k dalam erlemeyer dan setelah itu di KLT Hasil