Anda di halaman 1dari 17

REFRESHING Hipertensi

Violerien Ufizta Sultan (2009730115)


Pembimbing: dr. Tuhi S H, Sp.Pd

Pengertian Hipertensi
tekanan darah sistoliknya di atas 140 mmHg

dan tekanan diastolik diatas 90 mmHg. Pada populasi lanjut usia, hipertensi didefinisikan sebagai tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg (Sheps,2005).

Klasifikasi Hipertensi
Hipertensi primer: hipertensi yang tidak diketahui penyebabnya (90%) Hipertensi sekunder: hipertensi yang disebabkan oleh penyakit lain (10%)

JENIS DAN KEMUNGKINAN FAKTOR PENYEBAB 1. Hipertensi esensial (hipertesi primer) 95%

2. Hipertensi sekunder 5% a. Penyakit ginjal: penyakit ginjal khronis, gagal ginjal khromis, stenosis a. renalis, ginjal polikistik.

b. Gangguan sistem endokrin: sindrom Cushing, sindrom


Conn, Phaeochromocytoma c. Sebab vaskuler: Koarktasi aorta d. Sebab neurogen: psikhogen, meningkatnya tekanan intrakranial.

Faktor Risiko Hipertensi


Tidak dapat dimodifikasi

Usia lanjut
Keturunan Dapat dimodifikasi

Kegemukan
Asupan garam berlebih Kurang bergerak/beraktivitas

Stress
Merokok

Renin Angiotensinogen Angiotensin I

Patofisiologi
Angiotensin II

Simpatis meningkat

Vasokonstriksi

Aldosteron meningkat
Retensi Na Ekskresi K Retensi H2O Volume darah meningkat

Sekresi ADH

Kontraktilitas miokard meningkat

Resistensi perifer

Denyut jantung meningkat

Tek. Darah Meningkat

Tek. Perfusi Ginjal meningkat

hipertensi
(patogenesis)
TEKANAN DARAH = CURAH JANTUNG x RESAISTENSI PERIFERA

Hipertensi
Preload K ontraktilita s

Peningkatan CJ

Peningkatan RP
Hipertrofi struktura l

Konstriksi Fungsional

Vo lume Ca iran

Redistribusi Ca iran

Retensi Na Ginjal As upan Na ekses

Lua s Filtrasi Gg genetik

hiperaktif S.Simpatis Stress

RAS

Ga ng guan membran sel Gg Genetik

Hiper insulinemi

Obesitas

EDF

Kidney
Renal Insufficiency ESRD / Gagal Gnjal

Heart
Left Ventricular Hypertrophy
Chronic Heart Failure Myocardial Infarction Congestive Heart Disease Arrhythmia

Hypertension

Brain
Stroke

Vessel
Arteriosclerosis Peripheral Vascular Disease Coronary Heart Disease

Komplikasi Hipertensi
Target Gagal Organ
Mata retinopathy Otak stroke

Kerusakan tergantung pada:

seberapa tinggi
tekanan darah

Ginjal Gagal Jintang

Jantung Peny.Jantung Koroner Pembesaran Jantung kiri Gagal Jantung

Berapa lama tidak


terkontrol dan tertangani
Peripheral arterial disease

Tanda dan Gejala


Meskipun disebut the silent killer

Terdapat tanda dan gejala :


sakit kepala, epistaksis (mimisan) pusing/migrain, rasa berat ditengkuk, sukar tidur, mata berkunang kunang, lemah dan lelah, tekanan darah > 140/90 mmHg

Usia Yang Paling Rentan


70

60
Persentase

SBP > 140 mm Hg DBP > 90 mm Hg


54 44

64

65

50

40
30

20
10 0
Usia) 4 11

21

18-29

30-39

40-49

50-59

60-69

70-79

80+

Franklin, S.S., J Hypertens 1999; 17 (suppl 5): S29-S36

Tekanan darah target adalah <140/90 mmHg yang berhubungan dengan penurunan komplikasi penyakit kardiovaskuler. Pada pasien dengan hipertensi dan diabetes atau panyakit ginjal, target tekanan darahnya adalah <130/80 mmHg.

Penanganan Hipertensi

Kombinasi obat anti hipertensi


1. 2. 3. 4. 5.

Diuretika dan ACEI atau ARB CCB dan BB CCB dan ACEI atau ARB CCB dan diuretika AB dan BB

Diure tics Angiotensin receptor blockers (ARBs)

bblocke rs

ablocker s

Calcium channel blockers (CCBs) Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitors