Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH SIFAT FISIK PRODUK PERTANIAN BERAT SPESIFIK (SPECIFIC GRAVITY)

OLEH : M.SELPAN MAHERIYONO 05101002046

PROGRAM STUDI TEKNIK PERTANIAN JURUSAN TEKNOLOGI PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA INDRALAYA 2013

I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Bahan pangan

merupakan hasil dari produksi tumbuh-tumbuhan yang

digunakan untuk menghasilkan pangan. Sedangkan produk pangan adalah hasil penanganan atau pengolahan dari suatu bahan pangan. sifat fisik bahan pangan berkaitan erat dengan sudut repos, densitas, dan spesifik gravity. Selain itu, sifat fisik juga memiliki hubungan dengan mutu bahan pangan karena sebagai informasi dasar dalam menentukan tingkat metode penanganan atau bagaimana cara

mendesain peralatan pengolahan terutama peralatan pengolahan yang bersifat otomatis. Bahan pangan mengalami penurunan mutu dari sejak dipanen atau ditangkap hingga ke tangan konsumen, baik konsumen akhir maupun antara. Konsumen akhir merupakan konsumen yang langsung menangani bahan bangan tersebut untuk

dikonsumsi. Konsumen antara menangani bahan pangan untuk dikirim kepada konsumen akhir (pedagang) atau ditangani dan diolah lebih dahulu menjadi produk pangan (industri) bagi kebutuhan konsumen akhir. Meskipun keduanya adalah konsumen antara, mempengaruhi penurunan mutu, dan upaya yang dapat dilakukan untuk menghambat penurunan mutu tersebut Secara matematis, spesifik gravity menunjukkan kerapatan massa yang dipengaruhi oleh gravitasi. Maka, untuk mempertahankan mutu bahan produk

pangan diperlukan pemahaman tentang sifat bahan pangan, faktor yang mempengaruhi penurunan mutu, dan upaya untuk menghambat penurunan mutu. 1.2 Tujuan

Adapun tujuan dari penulisan makalah ini ialah untuk mengetahui sifat fisik dari suatu bahan yaitu spesific gravity (berat spesifik) pada penanganan bahan hasil pangan

2. TINJUAN PUSTAKA

A. Specific Gravity

Spesific gravity suatu bahan adalah perbandingan densitas bahan tersebut dengan densitas air. Jika densitas air adalah 1 gram/cm3, dan komponen lain tidak diperhitungkan, maka spesific gravity suatu bahan akan sama dengan densitas bahan tersebut, tetapi tanpa satuan. Spesific gravity tidak memiliki satuan, artinya, spesific gravity untuk satuan metrik sama dengan spesific gravity pada satuan British. Spesific gravity bahan dapat dihitung dengan rumus:

Dimana : Berat air yang dipindahkan = (massa wadah + air + bahan) (massa wadah+air) (Spesifik Gravity) adalah perbandingan berat bahan terhadap berat air yang volumenya sama dengan bahan. Specific gravity memiliki peran penting dalam penanganan komoditas pertanian seperti pengeringan dan penyimpanan biji-bijian, stabilitas makanan ringan, penentuan kemurnian biji, sortasi dan grading, evaluasi kemasakan buah, tekstur dan kemasakan buah, estimasi ruang udara di dalam jaringan tanaman, serta evaluasi kualitas produk seperti pada jagung manis, kacangkacangan, kentang dan lain-lain. Berat spesifik adalah berat per satuan volum. Berat disini bersifat gaya yang ditimbulkan. Berat spesifik dapat dijelaskan dengan =g dimana: = specific weight (kN/m3) = density (kg/m3)

g = acceleration of gravity (m/s2) Satuan Internasional untuk berat spesifik adalah kN/m3. Untuk satuan britishnya adalah lb/ft3 , nilai dari g pada keadaan normal adalah 9.807 m/s2 pada satuan internasional dan 32.174 ft/s2 pada satuan british. Spesifik grafiti (SG) tidak mempunyai ukuran, seperti pada rasio pada material densitas, densitas pada air sudah spesifik. Spesifik graffiti dapat dijelaskan dengan SG = = / H2O dimana SG = specific gravity = density of fluid or substance (kg/m3) H2O = density of water (kg/m3)

B. Pengukuran Berat Spesifik (Specific Gravity)

Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk menentukan spesifik gravity dari bahan hasil pertanian, yaitu : a. Timbangan datar Cara penggunaan timbangan datar adalah sebagai berikut, pertama-tama bahan ditimbang dengan timbangan di udara, kemudian bahan dimasukkan ke dalam wadah yang berisi air dan ditekan sampai tenggelam dengan sebatang alat penekan. Berat air yang dipindahkan adalah berat wadah dan air ditambah bahan dikurangi dengan berat wadah dan air tanpa bahan. Selanjutnya berat air yang dipindahkan ini digunakan untuk menghitung berat specific gravity bahan. b. Timbangan gravitasi spesifik

Timbangan gravitasi spesifik digunakan untuk mengukur volume, densitas, dan gravitasi spesifik bahan-bahan yang berukuran kecil, misalnya biji- bijian dan buah-buahan yang berukuran kecil.

Gambar 1. Timbangan berat spesifik untuk obyek berukuran kecil c. Tabung gradien gravitasi spesifik Prinsip kerja tabung gradien gravitasi spesifik adalah pengamatan tinggi kedudukan objek yang tenggelam dalam kolom berskala yang berisi cairan, dibandingkan dengan pelampung kaca acuan. Bahan-bahan atau (objek) yang dapat diukur volume, densitas, dan gravitasi spesifiknya dengan alat ini hanyalah bahan-bahan yang bersifat tidak dapat ditembus oleh cairan dalam kolom sampai objek tersebut mencapai kedudukan seimbang dan diperoleh hasil pembacaan pada skala. Cara penggunaan alat ini adalah sebagai berikut, objek diletakkan secara tepat dalam tabung dan dibiarkan mencapai kesetimbangan dengan cairan. Pada saat itu tinggi kedudukan objek dalam tabung dibaca dan dengan menggunakan acuan kurva kalibrasi sehingga gravitasi spesifik dari objek dapat ditentukan. d. Metode piknometer atau botol gravitasi spesifik Untuk padi dan biji-bijian, metode botol gravitasi spesifik atau piknometer dan toluena telah digunakan selama bertahun-tahun (Bailey, 1912 dalam Mohsenin, 1980). Prosedur penentuan gravitasi spesifik bahan dengan menggunakan piknometer dan toluene adalah sebagai berikut :

1) Menentukan kapasitas piknometer dengan menimbang beratnya dalam keadaan kosong dan dalam keadaan berisi penuh dengan air suling pada suhu 20oC. 2) Gravitasi spesifik dari toluene ditentukan dengan membandingkan berat toluene dan air dalam piknometer pada suhu yang sama.

3) Sampel biji 10 gram dimasukkan ke dalam piknometer dan ditambahkan sejumlah toluena sehingga dapat menutup sample. 4) Secara pelan-pelan udara yang ada dalam piknometer dikeluarkan dengan pompa vakum untuk membantu pengeluaran udara di bawah permukaan rambut biji dan lipatan-lipatan biji. 5) Apabila gelembung udara sudah habis yakni setelah beberapa kali pemvakuman, botol diisi dengan toluene dan biarkan suhunya mencapai 20oC. 6. botol piknometer ditimbang dan gravitasi spesifik biji sample

dihitung dengan menggunakan persamaan sebagai berikut :

Gambar 2. Timbangan platform untuk pengukuran volume dan berat spesifik obyek berukuran besar Berat toluena yang dipindahkan diperoleh dengan cara mengurangkan berat botol yang berisi penuh toluene dengan sewaktu berisi sample biji. Sedangkan volume sample dapat dihitung dengan menggunakan persamaan berikut :

(Sudaryanto, 2005)

Toluena (C6H5CH3) memiliki beberapa keuntungan, yaitu:

permukaan biji sampel dengan mudah. terutama lemak dan protein sangat kecil.

spesifik dan viskositas.

ji sampel. Berat spesifik dari buah adalah

fr G fr w / G w
dimana Gfr adalah berat buah di udara. Volume dan berat spesifik dari biji-bijian yang relatif kecil biasanya diukur dengan metode piknometer. Disarankan untuk menggunakan toluene (C6H5CH3) karena cairan ini sangat sedikit terserap oleh bijian dan mempunyai tegangan permukaan yang kecil, sehingga cairan tidak masuk terlalu dalam kedalam bijian; disamping itu tenaga dissolusinya rendah.

Gambar.11. Metode Piknometer Saat ini, suatu piknometer berdasar perbandingan udara (air-comparison pycnometer) telah dipakai secara luas (missal, buatan Beckman Instruments, Inc.). Alat ini terdiri atas dua kamar (chamber), dua piston, satu katup yang mengubungkan dua chamber dan satu manometer differensial. Apabila suatu produk dimasukkan dalam chamber, maka volume chamber berkurang dan tekanannya menjadi lebih tinggi. Volume produk yang diletakkan dalam chamber dapat dibaca secara langsung. Alat ini menunjukan volume riil dari sampel: apabila bahan bersifat porous terhadap udara, maka specimen bisa dilapisi dengan lilin, untuk mencegah penetrasi dan masuknya udara kedalam bahan. Apabila objek lebih ringan dari air, maka ikatkan benda lain yang lebih berat dari air pada objek tersebut sebagai pemberat agar objek tersebut tenggelam. Sehingga gravitasi spesifik dapat diketahui dengan persamaan berikut: ( ( dimana: Wa = massa di udara Ww = massa di dalam air ) ) ( )

III.

KESIMPULAN

1.

Spesifik Gravity (SG) adalah perbandingan berat bahan terhadap berat air yang volumenya sama dengan bahan.

2.

Terdapat beberapa cara pengukuran gravitasi spesifik yaitu timbangan datar, timbangan gravitasi spesifik, tabung gradien gravitasi spesifik dan metode piknometer.

3.

Persamaan berat spesifik, yaitu

DAFTAR PUSTAKA

Khatir, Rita, 2006. Penuntun Praktikum Fisiologi dan Teknologi Penanganan Pasca Panen. Faperta_UNSYIAH: Banda Aceh. Maryanto, M. 2007. Diktat Sifat Fisik Pangan dan Bahan Hasil Pertanian. Jember : Fakultas Teknologi Pertanian UNEJ. Pantastico, 1989. Fisiologi Pasca Panen dan Pemanfaatan Buah-buahan dan Sayuran-sayuran Tropika dan Subtropika. Gadjah Mada University Press: Jogjakarta. Rusendi, Dadi. Sudaryanto. Nurjannah, Sarifah. Widyasanti, Asri. Rosalinda, S. 2010. Penuntun Praktikum MK. Teknik Penanganan Hasil Pertanian. Unpad. Suharto, 1991. Teknologi Pengawetan Pangan. PT. Rineka Cipta: Jakarta. Zain, Sudaryanto. dkk. 2005. Teknik Penanganan Hasil Pertanian. Pustaka Giratuna, Bandung.