Anda di halaman 1dari 15

Oleh: Siti Annisa Nurfathia, S.Ked Pembimbing: dr. H. M.

Jufri Makmur, SpPD, FINASIM KEPANITRAAN KLINIK SENIOR BAGIAN PENYAKIT DALAM 2013

Pendahuluan
ISK penyakit infeksi yg sering ditemukan di masyarakat, 25-35% perempuan
Sebagian besar disebabkan Escherichia coli yg mengnvasi secara asending ke

dewasa mengalami ISK.

saluran kemih dan menimbulkan reaksi peradangan. Perlu dilakukan deteksi dini faktor predisposisi dan pengobatan yang adekuat dengan antibiotik yang sesuai sembuh tanpa komplikasi.

Tinjauan Pustaka
Anatomi dan Fisiologi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih


Definisi Adanya invasif suatu mikroorganisme pada urin di saluran kemih. Bakteriuria bermakna pertumbuhan MO murni lebih dari 105 cfu/ml pd biakan urin, mungkin tanpa / dengan disertai gejala klinis dari infeksi saluran kemih. Disebabkan (1) patogenisitas bakteri dan (2) faktor tuan rumah.

Klasifikasi Berdasarkan letak anatomi: Infeksi Saluran Kemih Atas Pielonefritis dibagi pielonefritis akut (PNA) dan pielonefritis kronik (PNK). Infeksi Saluran Kemih Bawah Perempuan berupa sistitis dan sindrom uretra akut, dan pada laki-laki berupa sistitis, prostatitis, epidimitis, dan uretritis. Berdasarkan adanya komplikasi: ISK sederhana (tanpa komplikasi) ISK tipe berkomplikasi

Berdasarkan adanya bakteri dan gejala klinis, yaitu: Bakteriuria bermakna, tidak bermakna, asimtomatik, dan simtomatik Etiologi MO tunggal, yaitu:
Eschericia coli (paling sering) Proteus spp (33% ISK anak laki-laki berusia 5 tahun) Klebsiella spp dan Stafilokokus dengan koagulase negatif Pseudomonas spp dan MO lainnya seperti Stafilokokus jarang dijumpai, kecuali pasca

kateterisasi

Epidemiologi ISK tergantung faktor usia, gender, prevalensi bakteriuria, & faktor predisposisi yg menyebabkan perubahan struktur saluran kemih & ginjal. Banyak pd perempuan tu/ muda & masih aktif secara seksual, jarang pada lakilaki tu/ <50 tahun. Manifestasi Klinis Dibagi menjagi gejala-gejala lokal, sistemik & perubahan urinalisis. Gejala cardinal seperti disuria, polakisuria, dan urgensi sering ditemukan.

Patogenesis

Patogenesis

Penegakan Diagnosis Analisis urin rutin Pemeriksaan mikroskopik urin (pemeriksaan urin segar tanpa putar, kultur urin, & jumlah kuman /ml urin), pemeriksaan pH urin & proteinuria (albuminuria). Renal Imaging Procedures mengidentifikasi faktor predisposisi ISK, yaitu: USG, foto polos abdomen, pielografi intravena, micturating cystogram dan isotop scanning. Biokimia

Penatalaksanaan ISK Bawah

Intake cairan yg banyak, antibiotik yg adekuat (respon stlh 48 jam), simtomatik .

Reinfeksi berulang dg faktor predisposisi, perlu koreksi faktor resiko & jika Infeksi

kuman anaerob berikan quinolon. Cuci saluran kemih setelah bersenggama.

ISK Atas PNA dirawat inap u/ memelihara hidrasi dan terapi. Berikan antibiotika kurang dari 48 jam (fluorokuinolon, aminoglikosid, cepalosporin)

Prognosis Baik dengan penyembuhan 100%, terapi antibiotika yg diberikan sesuai.


Bila faktor predisposisi tidak diketahui / sulit dikoreksi maka PNA PNK.

PNK dg ginjal telah mengisut, u/ mempertahankan faal ginjal, lakukan dialisis dan transplantasi

Kesimpulan
Infeksi saluran kemih bakteriuria patogen bermakna & lebih sering pda
Escherichia coli asending dg patogenesis dipengaruhi patogenisitas bakteri

perempuan.

(perlekatan mukosa & faktor virulensi), faktor tuan rumah (host) & bacterial entry. ISK terbagi menjadi infeksi saluran kemih atas & infeksi saluran kemih bawah. Penanganan yang dini dan sesuai dapat menghindari komplikasi dan pasien dapat sembuh sempurna.