Anda di halaman 1dari 2

NADI Lokasi pemeriksaan nadi dapat dilakukan pada :a.radialis, a.karotis, a.brakialis, a.femoralis,a.poplitea, a.tibialis posteriior, a.dorsalispedis.

Penilaian denyut nadi meliputi : a. Tegangan nadi Biasanya berhubungan dengan tekanan darah. Macamnya : 1. Pulsus normal 2.Pulsus molis ( tegangan nadi lunak) 3.Pulsus durus (tegangan nadi keras) b. Isi Nadi Tergantung pada curah jantung ( cardiac output) dan keadaan pembuluh darah. Macamnya : 1.Pulsus parfus (kecil) 2.Pulsus magnus ( besar ) c.Gelombang nadi Macamnya : 1.Pulsus celer ( gelombang nadi tinggi) contoh : aorta insufisiensi, arteriovenous fistula, anemia gravis, beri-beri, basedow, patent ductus arteriosus(PDA) 2.Pulsus tardus ( gelombnag nadi rendah), contoh : aorta stenosis. d. Equalitas 1.Pulsus equal (sama besar kekuatan pulsasinya) 2.Pulsus unequal ( tidak sama besar kekuatan pulsasinya) e. Frekuensi 1.Takikardia ( > 100 kali / menit ) Contoh : febris (demam), shock, dekompensasi jantung ( payah jantung), hipertiroid. 2.Bradikardia ( <60 kali / menit ) Contoh : kongenital, atlet, mixedema, kaheksia, peninggian tekanan intrakranial, stadium rekonvalesen. 3. Takikardia relatif Contoh : tuberkulosis paru 4. Bradikardia relatif Contoh : demam typhoid, meningitis tuberkulosis

f. Irama 1.Pulsus reguler ( irama nadi teratur) 2.Pulsus ireguler ( irama nadi tidak teratur ) Contoh : sinus aritmia, ekstra sistolik, pulsus bigeminus, pulsus trigeminus, pulsus defisit ( atrial fibrilasi ) g. Pulsus paradoksus Pulsasi yang melemah selama inspirasi, contoh : perikarditis adhesiva. h. Pulsus Diferens Pulsasi yang tidak sama pada kedua sisi tubuh yang bersesuaian i.Keadaan dinding pembuluh darah Perubahan di lapisan medial a.radialis dapat diketahui dengan palpasi. Penebalan dapat ditemukan pada arteri orang tua.