Anda di halaman 1dari 14

Bioteknologi

Corn Honey Fermentation ( Madu Jagung Fermentasi )

Kelompok 2 Biologi B 2010


Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Anggota Kelompok
Vina Aprilianti Resha Arliana Putri Ayu Juliani Nadia Izzati Lubis Ega Putri Novi Destiani Putri Rini Febriani Ade M. Riya Putri Dei Ryani Aprilliani Vina Tri Susiana Aida Yulianti Rizal Fahmi (105040065) (105040069) (105040076) (105040078) (105040085) (105040086) (105040093) (105040097) (105040099) (105040107) (105040114) (105040121)

Latar Belakang
Jagung merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Bahkan jagung menjadi sumber karbohidrat di beberapa negara. Penduduk di Indonesia (misalnya Madura dan Nusa tenggara) juga menggunakan jagung sebagai pangan pokok. Biji jagung kaya akan karbohidrat. Kandungan karbohidrat dapat mencapai 80% dari seluruh bahan kering biji.

Saat ini banyak sekali produksi baik pangan atau yang lainnya yang memanfaatkan jagung sebagai bahan dasarnya. Madu mongso adalah makanan ringan yang memiliki cita rasa asam dan manis. Rasa asam madu mongso ini berasal dari fermentasi ketan ataupun jagung seperti yang kami buat saat ini. Walaupun pembuatan madu mongso ini sangat sederhana namun pembuatannya ini telah menerapkan ilmu bioteknologi, yaitu fermentasi. Pemilihan jagung untuk pembuatan madu mongso ini karena dilihat juga dari kandungan karbohidrat yang terdapat pada jagung tersebut. Kandungan karbohidrat yang ada pada jagung tersebut dapat meberikan rasa manis pada madu mongso tersebut.

Alat dan Bahan


Timbangan Panci Baskom Centong / Pengaduk Saringan Sendok Kukusan Wadah-wadah kecil Jagung Gula merah Gula putih Ragi tape Santan Daun pisang Vanili

Cara Kerja
1. Sediakan alat dan bahan.

2. Sediakan jagung kuning, lakukan sortasi dari hama dan kotoran. 3. Lakukan pencucian jagung dengan air bersih dan terus lakukan penirisan.

4. Jagung dikukus hingga masak dengan ditandai jagung lunak dan lengket.
5.Lakukan pendinginan di dalam baskom. 6. Setelah dingin, lakukan penambahan ragi tape secukupnya.
7. Kemudian lakukan pemeraman didalam waskom atau tempat lain yang sudah dialasi daun pisang.

8.

Kemudian tutup dengan daun pisang kembali bagian atasnya dan tutup tempat tersebut dengan rapat. 9. Lakukan penyimpanan selama 3 hari (Prinsipnya sama seperti pembuatan tape). 10. Stelah 3 hari dan telah menjadi tape beras jagung dan mempunyai rasa manis berwanrna kuning cerah berarti bahan siap diproduksi menjadi madu jagung.

11. Siapkan santan kelapa kental sebanyak 2 gelas besar.

12. Kemudian masukkan gula pasir 75gram/setengah kg bahan dan gula merah sebanyak setengah kg.

13. Gula merah sebelumnya disisir dan kemudian diencerkan dan kemudian disaring agar kotoran dapat tertinggal baru kemudian dimasukkan ke dalam adonan santan.

14. Untuk menambah cita rasa tambahkan vanili atau pandan wangi.

15. Lakukan pemanasan dan pengadukan hingga adonan mengental tetapi jangan terlalu kental kondisi adonan masih cukup cair. 16. Langkah berikutnya masukkan tape beras jagung ke dalam adonan tersebut. 17. Lanjutkan pemanasan dan pengadukan sampai betul-betul kental dan bisa dikemas.

Hasil
Madu Jagung Fermentasi

Kesimpulan
Jadi, Produk ini dalam kegiatan pembuatannya menerapkan ilmu bioteknologi tradisional yaitu fermentasi menggunakan ragi tape Produk ini sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan Produk ini mempunyai nilai ekonomis Produk ini juga sehat karena mengandung bahanbahan alami yang bermanfaat Produk ini dalam pembuatannya juga cukup sederhana, karena menggunakan bahan atau alat yang selalu digunakan sehari-hari.

Terima Kasih