Anda di halaman 1dari 23

(PERMASALAHAN BENTUK STANDAR)

safrudiannur

PENGANTAR METODE SIMPLEKS

METODE SIMPLEKS: Suatu metode sistematis untuk menyelesaikan masalah PL dalam bentuk standar (atau distandarkan) melalui serangkaian perhitungan berulang (hingga diperoleh penyelesaian yang optimal).

Metode simpleks efektif digunakan untuk menyelesaikan masalah PL yang melibatkan lebih dari dua kegiatan (atau dua peubah)

Algoritma yang digunakan dalam metode simplek lazim disebut metoda simplex table.
safrudiannur 2

Contoh masalah awal


Perusahaan sepatu IDEAL membuat dua jenis sepatu, A dan B. Sepatu A dengan sol karet dan sepatu B dengan sol kulit. Untuk membuat keduanya, perusahaan memiliki 3 jenis mesin. Mesin P membuat sol karet, mesin Q membuat sol kulit, dan mesin R membuat bagian atas dan merakitnya dengan sol. Setiap lusin sepatu A mula-mula dikerjakan di mesin P selama 2 jam kemudian dilanjutkan di mesin R selama 6 jam. Setiap lusin sepatu B mulamula dikerjakan di mesin Q selama 3 jam kemudian dilanjutkan di mesin R selama 5 jam. Dalam 1 hari, Jam kerja maks mesin P = 8 jam, mesin Q = 15 jam, dan mesin R = 30 jam. Laba yang diperoleh dari setiap lusin sepatu A = Rp 30.000 dan dari setiap lusin sepatu B = Rp 50.000 Tentukan berapa lusin sepatu A dan sepatu B yang sebaiknya diproduksi agar laba yang diperoleh maksimum
safrudiannur 3

Model Masalah Awal


Maksimumkan Batasan
(1) (2) (3) (4)

Z = 3X1 + 5X2

2X1 8 3X2 15 6X1 + 5X2 30 X1 0; X2 0


safrudiannur 4

TAHAPAN METODE SIMPLEX TABEL (Masalah dalam bentuk standar)


Merumuskan model PL Mengubah fungsi tujuan menjadi fungsi implisit

Contoh: Z = 3X1 + 5X2 menjadi Z 3X1 5X2 = 0

Mengubah fungsi-fungsi batasan (syarat, kendala) dan fungsi batasan dengan cara menambah slack variabel (S).

Contoh: (bentuk standar: semua batasan berelasi )


(1) (2) (3) (4)

2X1 8 menjadi 2X1 + S1 = 8 3X2 15 menjadi 3X2 + S2 = 15 6X1 + 5X2 30 menjadi 6X1 + 5X2 + S3 = 30 Z 3X1 5X2 = 0 menjadi Z 3X1 5X2 + 0S1 + 0S2 + 0S3 = 0
safrudiannur 5

LANJUTAN TAHAPAN METODE SIMPLEX TABEL (Masalah dalam bentuk standar)


Menyusun persamaan-persamaan pada langkah sebelumnya ke dalam tabel simpleks Tabel Awal:

Iter asi No Var. Das ar S1 S2 Sm Koef Var 0 0 0 C1 X1 a11 a21 am1 C1 C2 X2 Cn Xn 0 S1 1 0 0 0 0 S2 0 1 0 0 0 Sm 0 0 1 0 b1 b2 bm 0 bi Ri

1 2 1 m 4

a12 a1n a22 a2n am2 amn C2 Cn

Evaluasi (Zj)

safrudiannur

LANJUTAN TAHAPAN METODE SIMPLEX TABEL (Masalah dalam bentuk standar)


Contoh Tabel Simpleks
(1) (2) (3) (4)

2X1 8 menjadi 2X1 + S1 = 8 3X2 15 menjadi 3X2 + S2 = 15 6X1 + 5X2 30 menjadi 6X1 + 5X2 + S3 = 30 Z 3X1 5X2 = 0 menjadi Z 3X1 5X2 + 0S1 + 0S2 + 0S3 = 0
No 1 2 1 3 4 Var. Dasar S1 S2 S3 Koef Var 0 0 0 -3 X1 2 0 6 -3 -5 X2 0 3 5 -5 0 S1 1 0 0 0 0 S2 0 1 0 0 0 S3 0 0 1 0 bi 8 15 30 0 Ri

Itera si

Evaluasi (Zj)

safrudiannur

LANJUTAN TAHAPAN METODE SIMPLEX TABEL (Masalah dalam bentuk standar)

Memilih kolom kunci: yaitu kolom yang memiliki nilai Zj negatif terkecil

Contoh
Itera si No 1 2 1 3 4 Var. Dasar S1 S2 S3 Koef Var 0 0 0 -3 X1 2 0 6 -3 -5 X2 0 3 5 -5* 0 S1 1 0 0 0 0 S2 0 1 0 0 0 S3 0 0 1 0 bi 8 15 30 0 Ri

Evaluasi (Zj)

safrudiannur

LANJUTAN TAHAPAN METODE SIMPLEX TABEL (Masalah dalam bentuk standar)


Menghitung indeks tiap baris (Ri): Ri = nilai bi : nilai kolom kunci Memilih baris kunci: yaitu baris dengan indeks positif terkecil Nilai yang masuk dalam kolom dan baris kunci disebut angka kunci Contoh

Itera si

No 1 2

Var. Dasar S1 S2 S3

Koef Var 0 0 0

-3 X1 2 0 6 -3

-5 X2 0

0 S1 1 0 0 0

0 S2 0 1 0 0

0 S3 0 0 1 0 bi 8 15 30 0
9

Ri tdf 5* 6

3
5 -5
safrudiannur

3 4

Evaluasi (Zj)

Angka kunci di atas adalah 3

LANJUTAN TAHAPAN METODE SIMPLEX TABEL (Masalah dalam bentuk standar)


Mengubah nilai pada baris kunci, dengan cara membagi setiap nilai dengan angka kunci Mengubah variabel dasar dengan variabel di atas kolom kunci Contoh Nilai Awal: 0 3 0 1 0 15 Nilai Baru: 0/3=0 3/3=1 0/3=0 1/3 0/3=0 15/3=5

Itera si

No 1 2

Var. Dasar S1 X2 S3

Koef Var 0 -5 0

-3 X1 2 0 6 -3

-5 X2 0 1 5 -5
safrudiannur

0 S1 1 0 0 0

0 S2 0 1/3 0 0

0 S3 0 0 1 0 bi 8 5 30 0
10

Ri

3 4

Evaluasi (Zj)

LANJUTAN TAHAPAN METODE SIMPLEX TABEL


Mengubah nilai pada baris lainnya: Nilai baris baru = nil. Baris lama (nil. pd kolom kunci x nilai pada baris kunci) Contoh: Nilai Awal (baris 1) : 2 0 1 0 0 8 0x0 0 x1 0x0 0 x 1/3 0 x 0 0x5 Nilai Baru (baris. 1): 2 0 1 0 0 8 Nilai Awal (baris 3) : 6 5 0 0 1 30 5x0 5 x1 5x0 5 x 1/3 5 x 0 5x5 Nilai Baru (baris. 3): 6 0 0 -5/3 1 5 Nilai Awal (baris Z) : -3 -5 0 0 0 0 -5 x 0 -5 x1 -5 x 0 -5 x 1/3 -5 x 0 -5 x 5 Nilai Baru (baris. Z): -3 0 0 5/3 0 25

Itera si

No 1 2

Var. Dasar S1 X2 S3

Koef Var 0 -5 0

-3 X1 2 0 6 -3

-5 X2 0 1 0 0
safrudiannur

0 S1 1 0 0 0

0 S2 0 1/3 -5/3 5/3

0 S3 0 0 1 0 bi 8 5 5 25
11

Ri

3 4

Evaluasi (Zj)

LANJUTAN TAHAPAN METODE SIMPLEX TABEL


Melanjutkan pengubahan nilai-nilai pada baris hingga diperoleh penyelesaian yang optimal. Dimulai dari langkah pemilihan kolom kunci hingga langkah pengubahan nilai tiap baris Penyelesaian optimal diperoleh jika nilai-nilai pada baris Z tidak ada yang negatif.

safrudiannur

12

LANJUTAN CONTOH TAHAPAN METODE SIMPLEX TABEL


Itera si No 1 2 1 3 4 1 2 2 3 4 Var. Dasar S1 S2 S3 S1 X2 S3 Koef Var 0 0 0 -3 X1 2
0

-5 X2 0 3 5 -5 0 1 0 0

0 S1 1 0 0 0 1 0 0 0

0 S2 0 1 0 0 0 1/3 -5/3 5/3

0 S3 0 0 1 0 0 0 1 0 bi 8 15 30 0 8 5 5 25 4 tdf 5/6* Ri tdf 5* 6

6 -3 2 0 6 -3

Evaluasi (Zj) 0 -5 0

Evaluasi (Zj)

Karena masih ada nilai pada baris Z yang bertanda negatif maka perhitungan perlu dilanjutkan ke iterasi ke-3.

safrudiannur

13

LANJUTAN CONTOH TAHAPAN METODE SIMPLEX TABEL


Itera si No 1 2 1 3 4 1 2 2 3 4 1 3 2 3 4 Evaluasi (Zj)
safrudiannur 14

Var. Dasar S1 S2 S3 S1 X2 S3

Koef Var 0 0 0

-3 X1 2
0

-5 X2 0 3 5 -5 0 1 0 0

0 S1 1 0 0 0 1 0 0 0

0 S2 0 1 0 0 0 1/3 -5/3 5/3

0 S3 0 0 1 0 0 0 1 0 bi 8 15 30 0 8 5 5 25 4 tdf 5/6* Ri tdf 5* 6

6 -3 2 0 6 -3

Evaluasi (Zj) 0 -5 0

Evaluasi (Zj)

(Pemilihan kolom kunci, penentuan indeks Ri dan penentuan kolom kunci

LANJUTAN CONTOH TAHAPAN METODE SIMPLEX TABEL (Mengubah nilai pada baris kunci)

Mengubah nilai pada baris kunci, dengan cara membagi setiap nilai dengan angka kunci

Mengubah variabel dasar dengan variabel di atas kolom kunci

Nilai Awal: Nilai Baru:

6 6/6=1

0 0/6=0

0 0/6=0

-5/3

5 5/6

(-5/3)/6= -5/18 1/6

safrudiannur

15

LANJUTAN CONTOH TAHAPAN METODE SIMPLEX TABEL


Itera si No 1 2 1 3 4 1 2 2 3 4 1 3 2 3 4 Var. Dasar S1 S2 S3 S1 X2 S3 S1 X2 X1 Koef Var 0 0 0 -3 X1 2
0

-5 X2 0 3 5 -5 0 1 0 0

0 S1 1 0 0 0 1 0 0 0

0 S2 0 1 0 0 0 1/3 -5/3 5/3

0 S3 0 0 1 0 0 0 1 0 bi 8 15 30 0 8 5 5 25 4 tdf 5/6* Ri tdf 5* 6

6 -3 2 0 6 -3

Evaluasi (Zj) 0 -5 0 0 -5 -3

Evaluasi (Zj)

-5/18

1/6

5/6

Evaluasi (Zj)
safrudiannur 16

Diperoleh penyelesaian optimal: Z = 55/2 dengan X1 = 5/6 dan X2 = 5

LANJUTAN TAHAPAN METODE SIMPLEX TABEL

Mengubah nilai pada baris lainnya: Nilai baris baru = nil. Baris lama (nil. pd kolom kunci x nilai pada baris kunci)

Contoh:

Nilai Awal (baris 1) :

2 2 x (1 Nilai Baru (baris. 1): 0 Nilai Awal (baris 2) : 0 0 x (1 Nilai Baru (baris. 2): 0 Nilai Awal (baris Z) : -3 -3 x(1 Nilai Baru (baris. Z): 0

0 0 0 1 0 1 -5 0 0

1 0 0 0 0 0 0 0 0

0 -5/18 5/9 1/3 -5/18 1/3 0 -5/18 5/6

0 1/6 -1/3 0 1/6 0 0 1/6 1/2

8 5/6 ) 19/3 5 5/6 ) 5 0 5/6 ) 55/2

safrudiannur

17

LANJUTAN CONTOH TAHAPAN METODE SIMPLEX TABEL


Itera si No 1 2 1 3 4 1 2 2 3 4 1 3 2 3 4 Var. Dasar S1 S2 S3 S1 X2 S3 S1 X2 X1 Koef Var 0 0 0 -3 X1 2
0

-5 X2 0 3 5 -5 0 1 0 0 0 1 0 0

0 S1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0

0 S2 0 1 0 0 0 1/3 -5/3 5/3 5/9 1/3 -5/18 5/6

0 S3 0 0 1 0 0 0 1 0 -1/3 0 1/6 1/2 bi 8 15 30 0 8 5 5 25 19/3 5 5/6 55/2 4 tdf 5/6* Ri tdf 5* 6

6 -3 2 0 6 -3 0 0 1 0

Evaluasi (Zj) 0 -5 0 0 -5 -3

Evaluasi (Zj)

Evaluasi (Zj)

Diperoleh penyelesaian optimal: Z = 55/2 dengan X1 = 5/6 dan X2 = 5


safrudiannur 18

Interpretasi penyelesaian optimal


Keuntungan

maksimum perusahaan

adalah 55/2 x 10.000 = 275.000 dengan memproduksi sepatu A sebanyak 5/6 lusin dan sepatu B sebanyak 5 lusin.

safrudiannur

19

KETENTUAN TAMBAHAN

Terdapat lebih dari satu kolom yang memiliki nilai negatif terkecil yang sama pada baris Z

Solusi: Pilih salah satu kolom secara bebas untuk menjadi kolom kunci

Terdapat lebih dari satu baris yang memiliki indeks positif terkecil yang sama

Solusi: Pilih salah satu baris secara bebas untuk menjadi baris kunci
safrudiannur 20

Soal 1

Maksimumkan Z = 30X1 + 15X2 + 40 X3 1) 2X1 + X2 + 2X3 80 2) 6X1 + 3X2 + 2X3 180 3) 4X1 5X2 + 10X3 300 4) X1 0; X2 0; X3 0

Syarat:

safrudiannur

21

Soal 2
Toko ANAK CERIA) yang menjual mainan anak-anak akan membuat 3 jenis bingkisan tahun baru, yaitu Standard, De Luxe, dan Super De Luxe. Setiap jenis bingkisan akan berisi kombinasi: mobil, motor, dan pesawat mainan. Bingkisan Standar berisi 4 mobil, 4 motor, dan 2 pesawat dengan harga jual Rp 35.000,- per bingkisan. Bingkisan De Luxe berisi 5 mobil, 6 motor, dan 5 pesawat dengan harga jual Rp 40.000,- per bingkisan Bingisian Super De Luxe berisi 6 mobil, 8 motor, dan 5 pesawat dengan harga jual Rp 60.000,- per bingkisan Jumlah barang yang tersedia adalah 55.000 mobil, 75.000 motor, dan 45.000 pesawat. Tentukan banyaknya masing-masing bingkisan yang harus diproduksi agar diperoleh keuntungan maksimum.
safrudiannur 22

safrudiannur

23