Anda di halaman 1dari 10

INTERPRETASI KASUS TTH

LATHIFA NUR AFUW 111 0211 200

RPS
Sakit kepala terasa tertekan : Curiga cluster karena pada cluster juga mengalami gejala tersebut Curiga adanya neoplasma > tumor pada cranial Curiga tth : khas pada tth nyeri kepala terasa tertekan 2. Pegal kaku di daerah leher sampai pundak : Kemungkinan tth krn tth menyebabkan pegal dan kaku Curiga meningitis. Infeksi pada selaput lapisan otak. Perlu adanya px meningeal sign
1.

3. Sakit kepala sepanjang hari : - Curiga adanya tumor (termasuk gejalanya) - Curiga tth > gejala paling utama pada tth - Curiga cluster 4. Tidak ada aura, mual dan muntah : - Menyangkal adanya migren 5. Sedang ujian akhir dan tahap penyelesaian skripsi > tingkat stress > prediposisi pada cefalgia (cluster dan tth)

RPD
Sejak masuk kuliah sering sakit kepala : Prediposisi adanya stress yang menimbulkan cefalgia (tth dan cluster) 2. Minum analgetik dan tidur akan terasa hilang : Tension type headache sangat peka terhadap analgetik karena dpt mengurangi rasa nyeri
1.

Untuk diagnosa lebih pasti dilakukan pemeriksaan


Px fisik 1. Kesadaran : kompos mentis Tidak membuat aktivitas sampai terganggu 2. TV TD : 120/80 (n) > pada meningitis TD turun Mencoret adanya meningitis Nadi : 90x/mnt (n) Pernafasan : 20x/mnt (n) Suhu : 36 derajat celcius (n) Semua menandakan tidak ada infeksi yang sistemik

Px neurologis Tujuan : berhubungan dengan sakit kepala 1. GCS (Glasgow coma scale) penting untuk memeriksa status neurologis. E4V5M6 EYE : 1 (tidak ada respon) 2(rangsang nyeri) 3(saat drespon o/ suara) 4 (spontan) - VERBAL : 1 (tidak ada respon) 2 (suara tdk brrti) 3 (kacau) 4(pembcrn mmbngungkn)

MOTORIK RESPONE : 1(tidak ada respon) 2(ekstensi abnormal) 3(fleksi abnormal) 4(mghndr/mnrik eks) 5(melokalisir nyeri) 6(mengikuti perintah)
-

Hasil GCS : Normal. (tidak ada cedera kepala) 2. Mata : fotofobia (-) Mencoret adanya cluster 3. Motorik : hemiparesis (-) Tidak ada gangguan motorik

4. Refleks fisiologis Tujuan : melihat ada atau tidaknya konduksi impuls pada sistem saraf Hasil : (+) normal tidak ada gangguan motorik 5. Refleks patologis Tujuan : melihat adanya defisit motorik Respon babinski : (-) 6. Meningeal sign - Kaku kuduk (-) - Kerning (-) - Brudzinki I dan II (-) Hasil : mencoret adanya meningitis.

7. Px nervus cranial hasil : DBN Mencoret adanya tumor. Karena biasanya tumor terdapat lesi pada nervusnya)

Px lab 1. Hb 12.7 gr/dl (n) 2. Ht 43% (n) 3. Leukosit 7500/mm3 (n) 4. Trombosit 270000?mm3 (n) 5. GDS 110 mg/dl Hasil : mencoret adanya meningitis.Tidak ada infeksi. EEG Hasil : normal MRI Hasil : normal Mencoret adanya tumor. Tidak ada gambar tumor