PROPOSAL KARYA TULIS ILMIAH (KTI

)

KARAKTERISTIK TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS CIKUPA KABUPATEN TANGERANG PERIODE JANUARI 2006 SAMPAI DESEMBER 2008

Oleh: Zuhri Dirgantoro Nrp : 206.311.090

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN“ JAKARTA 2009

serta berharap semoga proposal penelitian ini dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang membutuhkan. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih kepada pihakpihak yang telah membantu sehingga penulisan proposal penelitian ini dapat diselesaikan. Oktober 2009 Penulis . Penulis menyadari bahwa penyusunan proposal ini ini masih banyak kekurangan dan keterbatasan. Akhir kata penulis memohon maaf atas kekurangan yang terdapat dalam proposal ini dan untuk itulah saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat diharapkan demi kesempurnaan proposal ini. Jakarta. DI yang berjudul : “ KARAKTERISTIK KABUPATEN TUBERKULOSIS PUSKESMAS CIKUPA TANGERANG PERIODE JANUARI 2006 SAMPAI DESEMBER 2008 ” dalam rangka untuk memenuhi tugas akhir.KATA PENGANTAR Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah swt yang telah melimpahkan taufik serta karunianya kapada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal PARU ini. namun demikian penulis berusaha agar penyusunan proposal ini tetap memilik syarat sebagai karya tulis yang bersifat ilmiah.

....... 12 ....................... Latar Belakang ................................DAFTAR ISI Kata Pengantar ....... F................ Jenis Penelitian.................. Variabel Penelitian....................................................................................................................................... BAB II TINJAUAN PUSTAKA A................... D................... Tujuan Penelitian .......................................................................................... Subjek Penelitian....................................................................................... Tata Urutan Kerja............................................................................................................................ BAB I PENDAHULUAN A......... Landasan Teori ........................................................................................................... B.... C........................................ D... Perumusan Masalah ...................... Daftar Isi ................................ 11 H.......................................................... Manfaat Penelitian ......................... Definisi Operasional........................................................... BAB III METODOLOGI PENELITIAN A............... B................................ 8 8 8 9 9 9 5 7 1 2 3 3 i ii G..... E.......... 11 DAFTAR PUSTAKA............................... C............................................................................................................................................................................................ Kerangka Konsep ......... Materi dan Bahan...................................................... Waktu dan Tempat Penelitian.. Kriteria Inklusi dan Ekslusi.......................... B.............

Bila tak dikendalikan. dan diperkirakan saat ini sekitar sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi kuman TB. dalam 20 tahun mendatang TB akan membunuh 35 juta orang. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan TB sebagai kedaruratan global sejak tahun 1993. yang mungkin akan berkembang menjadi penyakit TB di masa datang. dibuktikan dengan penemuan yang berasal dari mumi dan ukiran dinding pyramid di Mesir kuno.1 Laporan TB dunia oleh WHO yang terbaru (2006). Latar belakang Tuberkulosis paru adalah suatu penyakit infeksi kronik yang sudah sangat lama dikenal pada manusia. lingkungan yang padat. Di antara mereka 75% berada pada usia produktif yaitu 20-49 tahun.2 Sebagian besar dari kasus TB ini (95%) dan kematiannya (98%) terjadi dinegara-negara yang sedang berkembang. Karena penduduk yang padat dan tingginya prevalensi maka lebih dari 65% dari kasus-kasus TB yang baru dan kematian yang muncul terjadi di Asia. Setiap tahunnya. pertambahan kasus baru TB pun amat signifikan. masih menempatkan Indonesia sebagai penyumbang TB terbesar nomor 3 di dunia setelah India dan . Melihat kondisi tersebut.BAB I PENDAHULUAN A.1 Tuberkulosis (TB) adalah salah satu masalah kesehatan yang harus dihadapi masyarakat dunia. misalnya dia dihubungkan dengan tempat tinggal di daerah urban. TB menyebabkan hampir dua juta kematian. Selain jumlah kematian dan infeksi TB yang amat besar. mencapai jumlah sembilan juta kasus baru setiap tahunnya.

5 Masyarakat Cikupa adalah merupakan masyarakat transisi dari masyarakat pedesaan menuju ke masyarakat perkotaan.000 pertahun. antara lain: . tentunya hal ini sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor.000 penderita TBC menular setiap tahunnya atau 15/100. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2001 TB menduduki ranking ketiga sebagai penyebab kematian (9. Indonesia telah berhasil mencapai angka keberhasilan pengobatan sesuai dengan target global yaitu 85 persen dan tetap dipertahankan dalam empat tahun terakhir. Faktor kemiskinan sangat berpengaruh terhadap kejadian TBC di masyarakat. Di Indonesia saat ini diperkirakan terdapat 583. Angka pada pria selalu cukup tinggi pada semua usia.4% dari total kematian) setelah penyakit sistem sirkulasi dan sistem pernafasan pada semua kelompok umur.3 Penyebab utama meningkatnya beban masalah TB antara lain adalah kemiskinan pada berbagai kelompok masyarakat.4 Sekitar 75% pasien TB adalah kelompok usia yang paling produktif secara ekonomis (15-50 tahun).Cina dengan jumlah kasus baru sekitar 539. tetapi pada wanita cenderung menurun tajam sesudah melewati usia subur.000 kasus pertahun.000 dan jumlah kematian sekitar 101. seperti pada negara-negara yang sedang berkembang. hal ini disebabkan adanya perubahan status dari kota tingkat Kecamatan.000 penduduk dengan angka insiden 225.

Disamping hal tersebut. Tempat tinggal yang tidak sehat. Oleh karena itu masyarakat Cikupa tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya yang diperlukan sehari-hari. sehingga masyarakat kurang diberikan pengertian dan motivasi tentang hidup sehat. Kepedulian dari tokoh masyarakat akan pentingnya hidup sehat juga sangat rendah.1. juga terdapat banyak peternakan yang tidak higienis. Tingkat pendidikan yang rendah. ventilasi yang kurang sehingga menyebabkan sirkulasi udara yang tidak baik dan lantai masih menggunakan tanah. Perumusan masalah Berdasarkan latar belakang di atas maka timbul pertanyaan. berapa angka kejadian TB Paru di Puskesmas Cikupa Kabupaten Tangerang selama periode Januari 2006 sampai Desember 2008 ditinjau dari beberapa hal yaitu sebagai berikut: 1. 3. B. seperti pencahayaan yang kurang sempurna. udara yang lembab ini tentunya menyebabkan gangguan kesehatan terutama pernapasan. sehingga hal ini menyebabkan kesadaran akan hidup sehat juga rendah dan kesadaran untuk mengonsumsi makanan yang bergizi juga sangat rendah. Jenis kelamin penderita Usia penderita . sehingga hal ini menyebabkan kemampuan ekonomi yang rendah. Tingkat pendapatan yang rendah. 4. 2. 2. hal ini secara langsung sangat mempengaruhi tingkat kesehatan mereka. hal ini menyebabkan udara dalam rumah lembab.

tingkat pendidikan dan pekerjaan penderita di Puskesmas Cikupa Kabupaten Tangerang periode Januari 2006 sampai Desember 2008. C. maka rumusan masalahnya adalah “ Bagaimana Karakteristik Tuberkulosis Paru di Puskesmas Cikupa Kabupaten Tangerang Periode Januari 2006 sampai Desember 2008?”. Tujuan Penelitian Tujuan umum: Untuk mengetahui karakteristik TB Paru di Puskesmas Cikupa Kabupaten Tangerang Periode Januari 2006 sampai Desember 2008. pemerintah dan pihak terkait. Sebagai dasar informasi evaluasi program pelayanan kesehatan masyarakat bagi pihak Puskesmas Cikupa. Tujuan khusus: Mengetahui angka kejadian TB Paru ditinjau dari jenis kelamin. Sumber informasi bagi praktisi.3. c. Manfaat penelitian Hasil penelitian ini diharapkan berguna untuk : a. Memberikan gambaran mengenai kejadian TB Paru di Puskesmas Cikupa Kabupaten Tangerang selama periode Januari 2006 sampai Desember 2008. Tingkat pendidikan penderita Pekerjaan penderita Berdasarkan hal diatas. usia. agar memperhatikan masalah TB Paru sebagai penyebab kematian nomor satu untuk penyakit infeksi di Indonesia . D. b. 4.

Jumlah kasus TB meningkat ditunjang oleh beberapa faktor.6 Individu yang berisiko tinggi untuk tertular tuberkulosis adalah mereka yang kontak dekat dengan seseorang yang mempunyai TB aktif. individu imunosupresi (termasuk . merupakan droplet besar (lebih besar dari 100 mikro) dan kecil (1-5mikro). Tuberkulosis dapat juga ditularkan ke bagian tubuh lainnya. tulang dan nodus limfe. Landasan Teori Tuberkulosis adalah penyakit infeksius yang terutama menyerang parenkim paru. tempat kumuh. TB sangat erat kaitannya dengan kemiskinan. batuk. termasuk meninges. ginjal. dan tidak adekuatnya dukungan system kesehatan masyarakat.BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Individu terinfeksi. malnutrisi. melalui berbicara. sementara droplet yang kecil tertahan di udara dan terhirup oleh individu yang rentan.7 Tuberkulosis ditularkan dari orang ke orang oleh transmisi melalui udara. perumahan dibawah standard dan perawatan kesehatan yang tidak adekuat. Risiko untuk tertular tuberkulosis juga tergantung pada banyaknya organisme yang terdapat di udara. mycobacterium tuberculosis adalah bakteri batang aerobik tahan asam yang tumbuh dengan lambat dan sensitif terhadap panas dan sinar ultraviolet. Agen infeksius utama. termasuk peningkatan imigrasi epidemic HIV strain TB yang resisten terhadap banyak obat.6 Tuberkulosis merupakan masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Angka mortalitas dan morbiditasnya terus meningkat. Droplet yang besar menetap. bersin. tertawa atau bernyanyi.

perokok. tuberkulosis vertebral. gagal ginjal kronis. keletihan. nyeri dada dan batuk menetap.8 Tuberkulosis paru termasuk insidius. bypass gatrektomi atau yeyunoileal). setiap individu yang tinggal di institusi (misalnya fasilitas perawatan jangka panjang. berkeringat malam. mereka yang dalam terapi kortikosteroid. demam. rumah tahanan. Amerika Latin. yaitu limfadenitis. dan penurunan berat badan. penurunan berat badan. institusi psikiatrik. dan tuberkulosis renal. setiap individu dengan gangguan medis yang sudah ada sebelumnya (misalnya diabetes. pengguna obat-obatan. etnik dan ras minoritas. tuberkuloma otak. Karibia). pasien dengan kanker. meningitis. Afrika. silikosis. individu dengan status sosioekonomik rendah. dan alkoholik. atau mereka yang terinfeksi dengan HIV). setiap individu tanpa perawatan kesehatan yang adekuat (tunawisma. Batuk pada awalnya mungkin nonproduktif tetapi dapat berkembang kearah pembentukan sputum mukopurulen dengan hemoptisis. anoreksia. seperti perilaku tidak biasa dan perubahan status mental. Basil TB dapat bertahan lebih dari 50 tahun dalam keadaan dorman.lansia. dan petugas kesehatan. penjara).6 Tuberculosis juga dapat memiliki manifestasi ekstrapulmonal. imigran dari Negara dengan insiden TB yang tinggi (Asia Tenggara.10 . Sebagian besar pasien menunjukkan demam tingkat rendah.9 Tuberkulosis dapat mempunyai manifestasi atipikal pada lansia. tuberkulosis intestinal. terutama anak-anak dibawah usia 15 tahun dan dewasa muda antara yang berusia 15 – 44 tahun). anoreksia.

Rontgen dada biasanya akan menunjukkan lesi pada lobus atas. yang menandakan diagnosis tuberkulosis. kultur sputum.Diagnosis tuberkulosis ditegakkan dengan mengumpulkan riwayat kesehatan. Kerangka Konsep Jenis Kelamin Usia Angka KejadianTB Paru Tingkat Pendidikan Pekerjaan . usap BTA akan menunjukkan apakah terdapat mikobakterium.11 Tes kulit tuberkulin adalah tes kulit yang digunakan untuk menentukan apakah individu telah terinfeksi basil TB. pemeriksaan fisik. rontgen dada. Extrak basil tuberkel (tuberkulin) disuntikkan ke dalam lapisan intradermal pada bagian dalam lengan bawah. dan tes tuberkulin.6 B. Sputum pagi hari untuk kultur BTA dikumpulkan. sekitar 10 cm di bawah siku. usap basil tahan asam BTA.

. Sample Semua penderita TB Paru yang pernah melakukan pengobatan di Puskesmas Cikupa Kabupaten Tangerang selama periode Januari 2006 sampai Desember 2008. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2009 sampai dengan Desember 2009 di Puskesmas Cikupa Kabupaten Tangerang. Subjek Penelitian a. b. C.BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. B. Populasi Semua penderita TB Paru yang berada di Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah deskriptif retrospektif dengan melihat dan mencatat kembali data dari catatan rekam medik pasien yang pernah melakukan pengobatan TB Paru di Puskesmas Cikupa Kabupaten Tangerang selama Periode Januari 2006 sampai Desember 2008.

Pekerjaan : Kejadian TB Paru F.D. Jenis kelamin penderita 2. Usia penderita 3. Tingkat pendidikan penderita 4. Pekerjaan penderita b. medik yang didalamnya mencakup variabel E. Jenis kelamin penderita adalah jenis kelamin yang tercatat di Puskesmas Cikupa selama periode Januari 2006 sampai Desember 2008. Kriteria Inklusi dan Ekslusi a. Kriteria Inklusi Semua penderita yang didiagnosis TB Paru oleh dokter dan memiliki catatan rekam penelitian. Pria . yaitu: 1. TB Paru dalam penelitian ini adalah semua kasus TB Paru yang didiagnosis oleh dokter sebagai TB Paru 2. Usia. dikelompokkan menjadi: a. Definisi Operasional 1. Kriteria Eklusi Semua penderita yang tidak memiliki catatan rekam medik yang didalamnya mencakup variabel penelitian yang tertera di kriteria inklusi. Variabel Penelitian Variabel independen Variabel dependen : Jenis kelamin. Tingkat pendidikan.

0-5 tahun b. Pekerjaan adalah pekerjaan yang tercatat di Puskesmas Cikupa selama periode Januari 2006 sampai Desember 2008. Wanita 3. Usia penderita adalah usia dalam tahun yang tercatat di Puskesmas Cikupa selama periode Januari 2006 sampai Desember 2008. 26-55 tahun e. dikelompokkan menjadi: a. Sekolah Menengah Atas (SMA) e. Perguruan Tinggi (PT) 5. dikelompokkan menjadi: a. PNS d. dikelompokkan menjadi: a. Tingkat pendidikan adalah tingkat pendidikan yang tercatat di Puskesmas Cikupa selama periode Januari 2006 sampai Desember 2008.b. Sekolah Menengah Pertama (SMP) d. 6-15 tahun c. Tidak Sekolah (TS) b. Petani b. TNI Polri . 16-25 tahun d. Sekolah Dasar (SD) c. > 56 tahun 4. Pedagang c.

Tata Urutan Kerja a. Materi dan Bahan Data yang diambil adalah data sekunder berupa: a. Memasukkan data dan melakukan pengkodean dengan menggunakan program SPSS for windows versi 14.00. d. Pengambilan data bulanan penderita TB paru di Puskesmas Cikupa periode Januari 2006 sampai Desember 2008. Tidak kerja G. Mengolah data dengan SPSS for window versi 14. . Data bulanan kejadian TB Paru di Puskesmas Cikupa Kabupaten Tangerang periode Januari 2006 sampai Desember 2008 b. Karyawan swasta f. c.00. Penyajian laporan.e. Wiraswasta g. Pengambilan data rekam medik penderita TB paru yang tercatat di Puskesmas Cikupa periode Januari 2006 sampai Desember 2008. b. e. Rekam medik penderita TB Paru yang tercatat di Puskesmas Cikupa Kabupaten Tangerang periode Januari 2006 sampai Desember 2008 H.

11. Li J. Taylor CR. Jakarta: UI Press 2. Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis. ScienceDaily. 10. WORLD HEALTH ORGANIZATION: Treatment of Tuberculosis. World Health Organization. Diunduh pada 2 April 2009.com. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II Edisi IV: Tuberculosis. Chandrasoma P. et al. Brainard D. 2003 6. Brenda G. Clin Chest Med.int 3. www.htm 9. Tuberculosis. Keperawatan Medikal Bedah. Tim IPD UI. 2003. Brodie D. JAMA and Archives Journals (2007). Concise Pathology 2nd ed. Smeltzer. 1995. Smoking May Be A Risk Factor For Tuberculosis. 2006. Jakarta: Depkes RI 4. Departemen Kesehatan 2007. Hubungan Karakteristik Penderita TB dengan Suspec TB Paru BTA Positif di Puskesmas Gondang Kabupaten Sragen Oleh: Hariyanto 5.26(2):247–71 . Balkissoon R. Geneva. 7. Emedicine.com/releases/2007/02/070227105634. Guidelines for National Programmes. The diagnosis of Tuberculosis. dari http://www.who. New York: Appleton & Lange. Current Diagnosis & Treatment in Pulmonary Medicine. Brunner and Suddarth Edisi 8.Jakarta:EGC. 2005 Jun.Suzanne C and Bare. et al.DAFTAR PUSTAKA 1. New York: McGraw-Hill 8.2001. 2003. 2006.sciencedaily.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times