Anda di halaman 1dari 21

OPERASI TEKNIK KIMIA KOMPRESOR KELOMPOK 8 AIDINA FAHRUNNISA EDO PRIMA ARIF JULIANI DAFIS RESTIKA RAHAYU TARSENSIUS

WHL

PENGERTIAN
Kompressor adalah suatu alat yang dapat dipergunakan untuk menghasilkan gas atau udara yang terkompresi atau bertekanan dengan cara memampatkannya, dan dikeluarkannya pada bagian discharge.

kompresor memerlukan gas atau udara sebagai bahan baku pembentuk gas atau udara bertekanan, dan ini diambil oleh kompresor lewat sunction-nya, oleh karena itu kompresor juga berfungsi sebagai alat transportasi, dalam hal ini mampu menarik gas atau udara ke tempat lain.

FUNGSI KOMPRESOR

Fungsi dari kompresor adalah untuk menaikan tekanan dari uap refrigerant sehingga tekanan pada kondensor lebih tinggi dari evaporator yang menyebabkan kenaikan temperatur dari refrigeran.

Kompresor dirancang dan diproduksi untuk dapat dipakai dalam jangka waktu yang lama, karena kompresor merupakan jantung utama dari sistem refrigerasi kompresi uap dan juga kapasitas refrigerasi.

PRINSIP KERJA
Kompresor pada dasarnya bekerja memampatkan gas. Compressor adalah tabung bertekanan yang digunakan untuk memisahkan fluida sumur menjadi air dan gas (tiga fasa) atau cairan dan gas (dua fasa) Pemisahannya dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu : Prinsip penurunan tekanan. Gravity setlink Turbulensi aliran atau perubahan arah aliran Pemecahan atau tumbukan fluida

Untuk mendapatkan effisiensi dan kerja yang stabil dengan kondisi yang bervariasi, gas liquid compressor harus mempunyai komponen pemisah sebagai berikut:
1. Bagian pemisah pertama, berfungsi untuk memisahkan cairan dari aliran fluida yang masuk dengan cepat berupa tetes minyak dengan ukuran besar.

2.

Bagian pengumpul cairan, berfungsi untuk memisahkan tetes cairan kecil dengan prinsip gravity setlink.

4. extraktor, berfungsi untuk memisahkan tetes cairan berukuran


sangat kecil (kabut). 5. Peralatan kontrol, berfungsi untuk mengontrol kerja compressor terutama pada kondisi over pressure. 6. Gas aliran dari sumur masuk ke dalam compressor dalam arah tangensial melalui masukan diverter agar pemisahan awal dapat berlangsung secara bersamaan dan efektif dalam suatu aliran. Penenangan gravitasi, gaya sentrifugal, dan benturan pada saat fluida masuk yang diperbesar dengan shell compressor terdapat dalam bentuk lapisan tipis.

JENIS-JENIS KOMPRESOR
1. Kompresor reciprocating Dalam industri, kompresor reciprocating paling banyak digunakan untuk mengkompresi baik udara maupun refrigerant. Prinsip kerjanya seperti pompa sepeda dengan karakteristik dimana aliran keluar tetap hampir konstan pada kisaran tekanan pengeluaran tertentu.

2. Kompresor Putar/ Rotary

Kompresor rotary mempunyai rotor


dalam satu tempat dengan piston dan memberikan pengeluaran kontinyu bebas denyutan. Kompresor beroperasi pada kecepatan tinggi dan umumnya menghasilkan hasil keluaran yang lebih tinggi dibandingkan kompresor reciprocating. Biaya investasinya rendah, bentuknya kompak, ringan dan mudah perawatannya, sehingga kompresor ini sangat popular di industri. Biasanya digunakan dengan ukuran 30 sampai 200 hp atau 22 sampai 150 kW.

Berdasarkan cara kompresi, ada lima jenis kompresor yang biasa digunakan pada sistem refrigerasi kompresi uap, yaitu: Kompresor Torak (Reciprocating Compressor) Kompresor Rotari (Rotary Compressor) Kompresor Sentrifugal (Centrifugal Compressor) Kompresor Screw Kompresor Scroll

Sedangkan berdasarkan konstruksinya, ada tiga jenis kompresor yang biasa digunakan pada system refrigerasi kompresi uap, yaitu:
Kompresor Hermetik Kompresor SemiHermetik Kompresor Open Type

KOMPRESOR DIGOLONGKAN ATAS DASAR TEKANANNYA Kompresor (pemampat) dipakai untuk jenis yang bertekanan tinggi. Blower (peniup) dipakai untuk bertekanan rendah. Fan (kipas) dipakai untuk yang bertekanan sangat rendah.

Jenis Turbo Jenis turbo menaikan tekanan dan kecepatan gas-gas dengan gaya sentrifugal yang ditimbulkan oleh impeler atau dengan gaya angkat (lift) yang ditimbulkan oleh sudut. Jenis Perpindahan Jenis perpindahan menaikkan tekanan dengan memperkecil atau memafaatkan volume gas yang dihisap ke dalam silinder atau stator oleh torak atau sudut.

KOMPRESOR ATAS DASAR PEMAMPATANNYA

KOMPRESOR ATAS DASAR PEMAMPATANNYA


Jenis perpindahan ini dibagi 2 macam, yaitu : Jenis putar (rotary) Jenis ini dibagi atas beberapa, yaitu : Kompresor Sekrup. Kompresor Sudu Luncur. Konpresor Roots Jenis Bolak-balik

KOMPRESOR ATAS DASAR KONSTRUKSINYA


1. Berdasarkan Jumlah Tingkat Kompresis yaitu: Satu Tingkat, Dua Tingkat, dan banyak Tingkat 2. Berdasarkan Langkah Kerja yaitu: Kerja Tunggal (Single Acting), Kerja Ganda (Double Acting).
3. Berdasarkan Susunan Silinder yaitu: Mendatar, Tegak, BentukL, BentukV, BentukW, Bentuk Bintang, Lawan Berimbang (Balance Oposed).

KOMPRESOR ATAS DASAR KONSTRUKSINYA


4. Berdasarkan Cara Pendingin yaitu, Pendingin Air, Pendingin Udara
5. Berdasarkan Transmisi Penggerak yaitu: Langsung, SabukV, Roda Gigi. 6. Berdasarkan Penempatanya yaitu: Permanen (stationery), dapat dipindahkan (portable). 7. Berdasarkan Cara Pelumasannya yaitu: Pelumas Minyak, Tanpa Minyak.

KAPASITAS KOMPRESOR
Kapasitas kompresor adalah debit penuh aliran gas yang ditekan dan dialirkan pada kondisi suhu total, tekanan total, dan diatur pada saluran masuk kompresor.

Metoda ideal pengkajian kapasitas kompresor adalah melalui uji nosel dimana nosel yang sudah dikalibrasi digunakan sebagai beban, untuk membuang udara tekan yang dihasilkan. Alirannya dikaji berdasarkan suhu udara, tekanan stabilisasi, konstanta orifice, dll.

KEGUNAAN KOMPRESOR
Beberapa pemakaian dalam kehidupan sehari hari yaitu: rem pada bis dan kereta api serta pembuka atau penutup pintu udara tekan untuk pengecetan penggerak bor gigi pada perlatan dokter gigi pemberi udara pada akuarium pompa air panas pada sumber air panas pembotolan minuman.

KEGUNAAN KOMPRESOR
Sedangkan aplikasinya ke teknik yaitu: Pada proses pengecetan diperlukan udara hal itu berguna untuk mencegah korosi akibat dari pencemaran udara. Pada perusahaan kimia dilakukan pemindahan LPG drai kapal ke kerta api dengan menggunakan kompresor, hal tersebut guna membantu dalam pengendalian kebocoran supaya tidak terjadi pencemaran.

TERIMA KASIH