Anda di halaman 1dari 6

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1.

Latar Belakang Pada era persaingan global saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi telah berkembang begitu pesat melalui berbagai inovasi-inovasi yang semakin maju seiring dengan perkembangan zaman. Kemajuan di dalam bidang pengetahuan dan teknologi telah memberikan pengaruh besar pada bidang-bidang lainnya termasuk bidang pendidikan. Teknologi dalam pendidikan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam pembelajaran. Banyak dari lembaga pendidikan berusaha memanfaatkan teknologi sebagai sarana dalam pembelajaran, seperti pemanfaatan komputer. Pemanfaatan teknologi dalam bidang pendidikan secara tepat akan meningkatkan proses belajar siswa. Oleh karena itu teknologi memiliki kontribusi besar bagi bidang pendidikan Sekarang ini pengenalan komputer kepada siswa menjadi hal yang menarik dan penting. Pemanfaatan komputer dalam dunia pendidikan menjadi salah satu pilihan, terutama sebagai sumber belajar ataupun media pembelajaran. Komputer merupakan media yang dapat membantu siswa belajar secara individual. Istilah media pembelajaran dapat dikatakan sebagai alat bantu dalam proses belajar. Menurut Asyhar (2011: 9) pengertian dari media pembelajaran dapat dipahami sebagai segala sesuatu yang dapat menyampaikan atau menyalurkan pesan dari suatu sumber secara terencana, sehingga terjadi lingkungan belajar yang kondusif dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efesien dan efektif. Satu contoh media pembelajaran yang sedang trend sekarang adalah media pembelajaran animasi. Pengembangan media pembelajaran animasi telah

banyak dikembangkan oleh para pendidik dan ditayangkan sebagai alat bantu belajar atau media pembelajaran, dalam upaya meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi pelajaran. Adobe Flash adalah salah satu dari banyak program animasi yang dapat dimanfaatkan untuk membuat media pembelajaran yang cukup menarik, karena dalam perancangan media tersebut kita dapat menampilkan berbagai media berupa teks, gambar, video, suara, simulasi dan animasi interaktif. Kemampuan program ini yang mengkombinasikan berbagai media menjadikan program ini cocok sebagai multimedia pembelajaran, karena berbagai media disatukan di dalam satu kesatuan yang dapat diakses melalui komputer. Selain itu, produk dari program ini akan terlihat lebih menarik karena dapat berpadu berbagai media didalamnya, sehingga sangat membantu dalam proses pembelajaran. Pembelajaran merupakan suatu proses komunikasi sehingga media pembelajaran menempati posisi yang penting sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran. Media pembelajaran memiliki makna yang berdekatan dengan sumber belajar. Sumber belajar dapat digunakan sebagai media pembelajaran sebaliknya media pembelajaran dapat digunakan sebagai sumber belajar (Asyhar, 2011: 8). Edgar Dale dalam Rohani (1997: 102) menyatakan sebagai berikut: sumber belajar adalah pengalaman-pengalaman yang pada dasarnya sangat luas, yakni seluas kehidupan yang mencakup segala sesuatu yang dapat dialami, yang dapat menimbulkan peristiwa belajar. Maksudnya adanya perubahan tingkah laku ke arah yang lebih sempurna sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan. AECT (Association for Education Communication and Technology) dalam Rohani, (1997: 109) membedakan sumber belajar menjadi dua macam, yaitu

learning resources by design dan learning resources by utilitarium. Learning resources by design merupakan sumber belajar yang dirancang untuk keperluan belajar. Sedangkan learning resources by utilitarium merupakan sumber belajar yang dimanfaatkan untuk keperluan tujuan pembelajaran. Dengan demikian, proses yang dapat menghantarkan peserta didik agar memiliki pengetahuan dan keterampilan perlu memanfaatkan suatu media sebagai sumber belajar. Salah satu sumber belajar yang berkembang seiring majunya teknologi adalah kamus. Kamus dapat berupa buku, handbook (buku saku), e-book, bahkan seiring berkembangnya dapat juga berupa kalkulator (translator). Klasifikasi kamus sangat banyak, dapat berupa kamus besar yang memuat keseluruhan, glossary, kamus visual seperti kamus bergambar, kamus elektronik yang bersifat sebagai program aplikatif, kamus saku yang mudah dibawa, dan kamus istilah diperuntukkan bidang-bidang ilmu tertentu. Pemanfaatan kamus sebagai sumber belajar merupakan hal yang baik, karena dengan begitu guru tidak wajib menjelaskan istilah-istilah dalam pelajaran sehingga pembelajaran dapat berjalan efesien. Kamus elektronik merupakan kamus yang dibuat sedemikian rupa

menggunakan suatu pemograman seperti program Delphi, assembler, visual basic, java, dan lain-lain. Menggunakan program desain animasi seperti Adobe Flash sebagai dasar pembuatan kamus merupakan hal yang menarik. Melalui Adobe Flash dapat dibagun kamus elektronik yang dapat memberikan kesan kamus visual sehingga dapat menjadi kamus yang berbasis multimedia. Dalam pembelajaran fisika banyak dari peserta didik sulit mengingat istilahistilah fisika dalam mempelajari materi fisika. Dalam kenyataan yang sempat diamati penulis di salah satu SMA kota Bengkulu, sebagian peserta didik kelas XI

IPA lupa dengan materi yang diajarkan pada kelas X bahkan tidak mengarti lagi materi yang diajarkan dijenjang sebelumnya tersebut. Istilah-istilah fisika merupakan dasar dalam memahami pelajaran fisika. Dicontohkan saja pada konsep cahaya dan optik, begitu banyak istilah yang masih sulit diingat oleh siswa seperti konvergen, divergen, dispersi, aberasi kromatis, endoskop dan lain-lain. Hal ini membuat peserta didik susah untuk memahami materi pelajaran mengenai konsep tersebut, karena untuk mengingat istilah-istilahnya saja siswa

membutuhkan waktu yang lama. Menggunakan program Adobe Flash dalam perancangan kamus berbasis multimedia diharapkan akan mempermudah siswa dalam mempelajari istilahistilah fisika karena dapat disertai gambar dan animasi mengenai istilah-istilah tersebut. Akan bermanfaat jika aplikasi komputer tersebut dijadikan salah satu alat bantu siswa dalam berinteraksi, baik sebagai sumber belajar yang mereka miliki ataupun pada saat mereka melakukan kegiatan pembelajaran. Kamus dengan berbantuan animasi flash dalam pembuatannya sudah ada sebelumnya, namun kamus tersebut merupakan kamus matematika. Hal tersebut ditemukan oleh penulis di situs WWW.amathsdictionaryforkids.com, sehingga menjadi inspirasi bagi penulis dalam penelitian ini. Mengkombinasikan program desain seperti flash dengan pembelajaran menjadi pilihan yang menarik dalam mengembangkan sumber belajar. Berdasarkan pemikiran tersebut, maka diangkatlah pemikiran untuk melakukan penelitian yang berjudul

Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Konsep Cahaya dan Optik Berbasis Kamus Multimedia Menggunakan Adobe Flash Proffesional CS 5 .

1.2. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan diatas maka masalah penelitian ini adalah: 1. Bagaimana pengembangan kamus Fisika berbasis multimedia konsep cahaya dan optik sebagai sumber belajar menggunakan Adobe Flash Proffesional CS 5 ? 2. Bagaimana tanggapan siswa terhadap penggunaan kamus Fisika berbasis multimedia konsep cahaya dan optik sebagai sumber belajar menggunakan Adobe Flash Proffesional CS 5 ?

1.3. Tujuan Penelitian 1. Untuk mengembangkan kamus Fisika berbasis multimedia konsep cahaya dan optik sebagai sumber belajar menggunakan Adobe Flash Proffesional CS 5. 2. Untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penggunaan kamus Fisika berbasis multimedia konsep cahaya dan optik sebagai sumber belajar menggunakan Adobe Flash Proffesional CS 5.

1.4. Manfaat Penelitian 1. Hasil penelitian ini akan menjadi sumber/bahan ajar fisika konsep cahaya dan optik dengan media kamus berbasis multimedia. 2. Hasil penelitian ini akan menjadi informasi yang berguna bagi guru tentang respon siswa dalam pembelajaran fisika konsep cahaya dan optik dengan media kamus multimedia.

3.

Menambah wawasan ilmu pengetahuan bagi peneliti dalam melakukan penelitian di bidang media pembelajaran fisika.

4.

Sebagai bahan masukan bagi peneliti lain yang ingin memperdalam penelitian lanjut tentang media pembelajaran.

1.5. Batasan Penelitian Batasan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Aplikasi yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah aplikasi kamus fisika berbasis multimedia menggunakan Adobe Flash CS5 . 2. Kamus fisika berbasis multimedia yang akan dibuat adalah kamus yang berisi penjelasan istilah dengan menyertakan gambar, animasi, dan video yang menjadi pendukung penjelasan istilah. 3. Kamus fisika ini berisi mengenai penjelasan istilah-istilah penting didalam materi fisika SMA konsep cahaya dan optik. 4. Pengujian yang dilakukan hanya meliputi pengujian program dan tanggapan siswa, tidak untuk mengetahui pengaruhnya terhadap prestasi siswa. 5. Siswa yang dimintai tanggapan terhadap aplikasi kamus multimedia fisika ini adalah siswa kelas X1 SMA Negeri 8 Kota Bengkulu.