Anda di halaman 1dari 2

ITS - Institut Teknologi Sepuluh Nopember

http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=10471

webmail
__

fmipa

fti

ftsp

ftk

ftif

pasca sarjana

pens

ppns

Home Sekilas ITS Akademik Seleksi Masuk ITS (SMITS) Seminar Pelatihan Kompetisi/Lomba LPPM Pusat TIK & Robotika Kerjasama Internasional Jurnal Kantor Pusat & Unit Unit Manajemen Aset Biro Administrasi Kemahasiswaan Download Center Open Source Software Peraturan/SK/SE Rektor Penyetaraan Ijazah Luar Negeri Oleh ITS

Amati Venus, Ascladent Manfaatkan 105 Tahun


07 Juni 2012 18:41:49

i belahan bumi yang lain, banyak manusia yang berkerumun untuk menyaksikan peristiwa langka terjadi. Peristiwa yang menurut prediksi para astronom tidak akan terjadi lagi selama 105 tahun. Apa yang membuat beberapa mahasiswa ITS turut serta ingin mengamatinya? Mari ikuti mereka ke Pantai Kenjeran Surabaya, Rabu (6/6) pagi.

Pantai Kenjeran Surabaya, ITS Online - Semua mata tertuju pada ufuk timur langit. Bukan pada Matahari, melainkan sebuah titik hitam menyerupai titik noda di tubuh Matahari. Peristiwa ini disebut transit Venus. Secara sederhana, transit Venus sangat mirip dengan gerhana Bulan atau gerhana Matahari. Namun bedanya, pada peristiwa super langka ini, Venus yang berada di antara Matahari dan Bumi. Membuat penampakan siluet kecil bulat yang ''menodai'' piringan Matahari. Di Surabaya, peristiwa ini diamati oleh Astronomy Club for Student (Ascladent) ITS bersama Surabaya Astronomy Club (SAC). Sejak pukul enam pagi mereka telah bersiap menyaksikan fenomena langka ini lengkap dengan bekal teleskop Galileoskop. Karena menurut prediksi Venus akan transit di Matahari hingga pukul 11.50 siang. Kenjeran Park mereka pilih sebagai lokasi obeservasi. Transit Venus ini seharusnya bisa langsung diamati lewat teleskop yang dilengkapi dengan filter ultraviolet. Namun, karena Galileoskop yang mereka bawa tidak, maka mereka harus menggunakan cara tersendiri agar tetap bisa melakukan pengamatan. Teknik Hartmann Mask, teknik itulah yang akhirnya digunakan komunitas pecinta astronomi ini. Yakni dengan menambahkan kertas dengan lubang kecil pada penutup lensa subjektif. Ini digunakan untuk mengurangi intensitas cahaya yang masuk ke teleskop agar bisa dilihat dengan jelas. Teleskop kemudian diarahkan ke Matahari. Tetapi pengamatan tidak bisa langsung dilakukan dengan mata telanjang karena bisa membakar retina. Oleh karena itu, bayangan matahari ditangkap oleh dengan kertas putih sebagai layar. Di kertas tersebut, maka akan terlihat Matahari yang di dalam badannya terdapat bintik kecil bulat hitam. ''Nah itu Venus. Fenomena ini nggak ada impactnya buat bumi,'' tutur Sevanus Kristanto Nugroho, Ketua Ascladent. Pengamatan ini, diakui sangat bermanfaat oleh Adhi Yudha Perkasa. Ia mengaku cara yang diterangkan Stevanus sederhana, namun bisa menambah pemahamannya tentang Astronomi. ''Feneomena ini membuktikan adanya orbit dalam tatanan alam semesta. Semoga ada komunitas di ITS yang fokus di astronomi, tidak hanya Bosscha saja,'' ucap mahasiswa Jurusan Fisika ITS ini. SAC sendiri meruapakan komunitas yang sudah berdiri sejak 2008 lalu. Mereka suka megamati langit. Setiap ada fenomena yang berhubungan dengan astronomi mereka selalu melakukan pengamatan. Seperti waktu gerhana Bulan total beberapa waktu lalu. Hal ini dijelaskan oleh Mohammad Toyyib, Koordinator Anggota SAC, yang juga hadir dalam pengamatan pagi itu. (nir/fz)

UPT TU & Kearsipan Perpustakaan Digital Library E-Learning Open Content Alumni Lowongan Beasiswa Beasiswa YTUB IKA ITS Ikoma Pengadaan Barang dan Jasa

Kirim komentar Anda:


Jumlah komentar: 5 (Lihat komentar) Nama Email : :

1 of 2

08/05/2012 11:42 PM

ITS - Institut Teknologi Sepuluh Nopember

http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=10471

Tanggapan :

Masukkan

kode

di

atas

(Not

Case

Sensitive)

Kirim

Kalau engkau ingin menjadi raja, maka pakailah sifat qona'ah (merasa cukup). Kalau engkau ingin surga dunia sebelum surga akhirat, pakailah budi pekerti yang mulia (Ali Ibn Abi Thalib)

Copyright 2008 Institut Teknologi Sepuluh Nopember Oleh : Redaksi ITS

2 of 2

08/05/2012 11:42 PM