Anda di halaman 1dari 5

REVIEW JURNAL : EXPERIENCES OF IMPLEMENTING A COMPREHENSIVE GUIDANCE AND COUNSELING PROGRAM AT THE ELEMENTARY LEVEL

Pengampu : Bp. Sigit Hariyadi

Tugas ini : ditujukan untuk melengkapi tugas kelompok mata kuliah Bimbingan Konseling

Oleh : 1. Angga Berlian W 2. Siti Masuti Suryanah 3. Nia Elpida Astuti 4. Uliya Mahalin 5. Ranny Widyaningrum 6. Eni Sugiarti 7. Muyassaroh 8. Lisa Dwi Astuti (4201411024) (4201411027) (4201411031) (4201411046) (4201411047) (4201411048) (4201411056) (4201411060)

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2013

A. Judul Jurnal Experiences Of Implementing A Comprehensive Guidance And Counseling


Program At The Elementary Level

B. Penerbit
Glenda Johnson, Judith Nelson, and Richard C. Henriksen Jr. Sam Houston State University

C. Latar Belakang Comprehensive Guidance and Counseling Program (CDGCP) atau prorgam bimbingan dan konseling yang komprehensif merupakan bimbingan yang memberikan layanan kepada semua siswa secara sistematis dengan cara yang sesuai dengan tahapan perkembangan. Dengan dilaksanakannya program tersebut diharapkann prestasi akademik siswa meningkat. Pada dasarnya sudah banyak konselor sekolah yang menerapkan program bimbingan seperti ini, namun pelaksanaannya belum memberikan hasil yang sesuai dengan harapan. Hal ini dikarenakan para konselor itu sendiri kurang memahami penerapan konsep dari model bimbingan tersebut. Berdasarkan uraian diatas, peneliti melaksanakan penelitian mengenai program bimbingan dan konseling yang komprehensif di tingkat sekolah dasar khususnya didaerah Texas bagian tenggara. D. Landasan Teori Comprehensive Guidance and Counseling Program (CDGCP) atau prorgam bimbingan dan konseling yang komprehensif merupakan bimbingan yang memberikan layanan kepada semua siswa secara sistematis dengan cara yang sesuai dengan tahapan perkembangan. Pada program ini konselor sekolah berbagi tanggung jawab dengan orang tua siswa dalam tanggung jawab memenuhi kebutuhan siswa. Model bimbingan dan konseling yang komprehensif ini dilaksanakan untuk membantu dalam memenuhi kode pendidikan Texas atau TEC 33.005-33.007. Sesuai dengan TEC 33.005 konselor sekolah harus dapat menerapkan perkembangan program bimbingan dan konseling. Dan sesuai dengan kebijakan negara menggariskan tugas konseling khusus adalah menerapkan bimbingan dan konseling sekolah yang komprehensif. Tugasnya meliputi partisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan dan mengevaluasi program program bimbingan dan konseling untuk

melayani semua siswa, konsultasi dengan staff sekolah, orang tua siswa atau pengasuhnya dan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan unik dari

siswa,mengkoordinasi orang tua dan warga sekolah, menginterpretasi hasil tes untuk membantu siswa mengenai rencana akademik dan karir serta menyajikan pelajaran bimbingan dan memberikan layanan konsultasi. E. Rumusan Masalah 1. Bagaimana pengalaman kepala sekolah, administrator dan konselor sekolah dalam menerapkan model Comprehensive Guidance and Counseling Program (CDGCP) untuk sekolah dasar ? 2. Mengapa para konselor belum berhasil dalam menerapkan model

Comprehensive Guidance and Counseling Program (CDGCP)? F. Tujuan 1. Untuk mengetahui pengalaman kepala sekolah, administrator dan konselor sekolah dalam penerapan program komprehensif bimbingan dan konseling pada sekolah dasar. 2. Untuk megetahui penyebab ketidakberhasilan konselor menerapkan model Comprehensive Guidance and Counseling Program (CDGCP)? G. Manfaat Manfaat dari penelitian ini yaitu dapat memperbaiki kinerja konselor dalam pelaksanaan model CDGCP. H. Metode Pengumpulan Data 1. Subjek Penelitian Subjek penelitian pada penelitian ini antara lain adalah kepala sekolah, administrator dan konselor sekolah. Pemilihan subjek ini dilakukan dengan cara seleksi. Dimana para kepala sekolah, administrator dan konselor sekolah di kirimi email berupa pertanyaan mengenai model CDGCP. Setelah itu bagi kepala sekolah, administrator dan konselor sekolah diwajibkan untuk membalas email tersebut. Bagi ketiga subjek tersebut yang membalas email akan di wawancarai.

2. Alat Pengumpulan Data Alat pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan studi kasus. Subjek di wawancara dan hasil wawancara tersebut direkam dan dicatat. Untuk membantu dalam analisis, hasil rekaman audio dan hasil catatan dari pewawancara di bandingkan. 3. Analisis Data Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif.

I. Hasil Hasil dari penelitian ini adalah dihasilkannya tema-tema sebagai berikut Perbedaan pengetahuan masing-masing konselor terhadap model CDGCP Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan antara konselor sekolah, administrator dan kepala sekolah mengenai model CDGCP. Manfaat dari CDGCP Manfaat dari pelaksanaan model CDGCP adalah apabila program ini dilaksanakan dengan baik akan mencegah terjadinya masalah yang terjadi pada peserta didik. Ketidakkonsistenan peran konselor di sekolah Ketidakkonsitenan administrator dalam mengatur perencanaan model CDGCP untuk konselor Pelaksanaan sepenuhnya model CDGCP Pelaksananan model CDGCP ini terjadi perbaikan pelaksanaan model CDGCP J. Simpulan Simpulan dari penelitian adalah: 1. Pengalaman para peserta penelitian yaitu kepala sekolah, administrator dan konselor sekolah mengenai penerapan model CDGCP berbeda-beda.

Pengetahuan yang mereka miliki mengenai model CDGCP juga berbeda. 2. Ketidakberhasilan konselor menerapkan model Comprehensive Guidance and Counseling Program (CDGCP) disekolah adalah kurangnya pengetahuan konselor mengenai program CDGCP yang sebenarnya, sehingga pelaksanaannya belum sesuai dengan perencanaan, selain itu terjadi ketidakkonsistenan peran konselor dikarenakan administrator di sekolah tidak konsisten dalam mengatur

perencanaan layanan bimbingan untuk konselor. Padahal apabila model CDGCP ini dilaksanakan dengan benar dan sesuai dengan perencanaan akan mencegah timbulnya permasalahan bagi para siswa.