Anda di halaman 1dari 15

PRESENTASI CASE

CINDY LIONARDI 11-2009-248

KASUS
Pasien perempuan berusia 28 tahun datang ke

RS dengan keluhan bayinya sudah meninggal, hal ini diketahui dari dilakukannya USG sejak 2 hari yang lalu SMRS. Pasien juga mengeluh perut merasa mulesmules. Perut mules sampai sakit menjalar kepinggang sejak 4 hari SMRS. Pasien juga mengeluh sedikit pusing. Pasien mual dan muntah sejak awal kehamilan sampai sekarang. Pasien tidak ada riwayat hipertensi, DM, atau alergi obat

Pemeriksaan fisik

UMUM - Kesadaran : Compos Mentis - TD: 130/80 mmHg - Suhu: 37 C - N: 104 x/menit RR: 20 x/menit - BB: 68 kg TB: 160 cm - Jantung dan paru-paru: Normal - Wajah dan Ekstremitas tampak normal

CEPHALO-PERVIC DISPROPORTION (CPD)


Keadaan ini timbul karena berkurangnya 1. 2. 3.

1. 2.

3.
4. 5.

ukuran panggul, ukuran janin terlalu besar, atau yang lebih umum, kombinasi keduanya, dimana persalinan terhenti selama lebih dari 4 jam dengan kontraksi uterus yang normal. Persangkaan Panggul sempit dengan kemugkinan sebagai berikut: Primipara kepala anak belum turun setelah minggu ke 36. Pada primipara ada perut menggantung. Pada multipara riwayat persalinan yang sulit. Kelainan letak pada hamil tua. Kelainan bentuk badan (Cebol, scoliose,pincang dan lain-lain).

Penyempitan pintu atas panggul


Ukuran: 1) 2) 3) 4) 1) 2) 3) 4)

Diameter anteroposterior terpendek < 10 cm. Konjugata transversal < 12 cm. Konjugata diagonal < 11,5 cm. Besar kemungkinan terjadinya ketuban pecah dini, malpresentasi, prolaps tali pusat. Pada ini dilakukan SC jika: Pembukaan tidak atau kurang sekali kemajuaannya. Keadaan ibu atau anak menjadi kurang baik. Kalau ada lingkaran retraksi yang patologis. setelah pembukaan lengkap dan pecahnya ketuban,kepala dalam 2 jam tidak mau masuk ke dalam rongga panggul walaupun his cukup kuat.

panggul
Ukuran terpenting: 1. 2. 3.

1. 2.

1.

2.

Diameter transversal (interspinarum) 10,5 cm. Diameter anteroposterior dari pinggir bawah symphyse ke pertemuan ruas sacral ke 4 dan ke 5 11,5 cm. Diameter sagitalis posterior dari pertengahan garis antar spina ke pertemuan sacral 4 dan 5 5 cm. Dikatakan bahwa bidang tengah panggul itu sempit : Jumlah diameter transversa dan diameter sagitalis posterior 13,5 atau kurang ( normal 10,5 cm + 5 cm = 15,5 cm). Diameter antara spina < 9 cm. Ukuran ukuran bidang tengah panggul tidak dapat diperoleh secara klinis, harus diukur secara rontgenelogis, tetapi kita dapat menduga kesempitan bidang tengah panggul kalau : Spinae ischiadicae sangat menonjol. Diameter antar tuber ischii 8 cm atau kurang.

Penyempitan Pintu bawah panggul


Dikatakan sempit kalau jarak antara tubera ossis ischii 8 cm atau

1) 2) 3)

kurang. Pintu bawah panggul sempit biasanya bidang tengah panggul juga sempit Kesempitan pintu bawah panggul dapat menyebabkan gangguan putaran paksi. biasanya dapat diselesaikan dengan forcepe dan dengan episiotomy yang cukup luas. Ukuran terpenting: Diameter tranversa (diameter antar tubrum) 11 cm. Diameter abtara posterior dari pinggir bawah simphysis ke ujung os. Sacrum 11 cm. Diameter sagitalis posterior dari pertengahan diameter antara tuberum ke os sacrum 7 cm.

Perkiraan kapasitas panggul


Tentukan: 1. 2. 3. 4.

diameter anteroposterior pintu atas panggul (konjugata diagonal) diameter interspinarum pintu tengah panggul distansia intertuberosum pintu bawah panggul arus subpubikus kurang dari 90o merupakan tanda adanya penyempitan panggul.

Pemeriksaan
Pelvimetri radiologic

Pelvimetri radiologic dianggap kurang bermanfaat dalam penatalaksanaan persalinan dengan presentasi kepala. Namun apabila akan dilakukan persalinan pervaginam pada janin dengan presentasi bokong, pelvimetrik radiologic masih dilakukan dibanyak pusat kesehatan.
CT SCAN

Tingkat keakuratan lebih besar dibandingkan dengan pelvimetri radiologic konvensional, lebih mudah dilakukan, pajanan radiasi minimal.
MRI

Keunggulan tidak adanya radiasi pengion, pengukuran panggul yang akurat, pencitraan janin yang lengkap, serta kemungkinan mengevaluasi penyebab distosia jaringan lunak. Saat ini penggunaan MRI masih terbatas karena alasan biaya, waktu untuk melakukan penelitian pencitraan yang adekuat, dan ketersediaan alat.
USG

Mengukur diameter biparietal dan lingkar kepala dapat diukur.

Pengaruh panggul sempit pada kehamilan dan persalinan


Pengaruh pada kehamilan 1)

2) 3)

Kadang fundus menonjol ke depan hingga perut menggantung (pada seorang primi gravida merupakan tanda panggul sempit). Kepala tidak turun ke dalam panggul pada bulan terakhir. Dapat menimbulkan letak muka, letak sungsang dan letak lintang.

Pengaruh pada persalinan 1) 2) 3)

Persalinan lebih lama dari bias: karena gangguan pembukaan dan karena banyak waktu dipergunakan untuk moulage kepala. Pada panggul sempit sering terjadi kelainan presentasi atau posisi. Dapat terjadi ruptura uteri kalau his menjadi terlalu kuat dalam usaha mengatasi rintangan yang ditimbulkan oleh panggul

Pengaruh pada bayi 1.

2.

Patus lama misalnya: yang lebih dari 20 jam atau kala II yang lebih dari 3 jam sangat menambah kematian perinatal apalagi kalau ketuban pecah sebelum waktunya. Moulage yang kuat dapat menimbulkan perdarahan otak. Terutama jika diameter biparietalis berkurang lebih dari cm.

THANK YOU