Anda di halaman 1dari 1

Biskuit merupakan makanan kering yang tergolong makanan panggang atau kue kering.

Biskuit biasanya dibuat dari bahan dasar tepung terigu atau tepung jenis lainnya. Biasanya, dalam proses pembuatan biskuit, ditambahkan lemak atau minyak yang berfungsi untuk melembutkan atau membuat renyah, sehingga menjadi lebih lezat. Dalam pembuatan biskuit juga ditambahkan gula yang berfungsi sebagai pemanis dan memberikan tekstur yang halus. Jenis gula yang digunakan biasanya adalah gula halus. Garam juga merupakan bumbu penting untuk menguatkan rasa di lidah. Bahan tambahan pangan lain yang sering digunakan adalah soda kue, air, susu, dan perasa (flavor) (Astawan, 2008). Untuk anak-anak, sebaiknya dipilihkan produk biskuit yang diperkaya vitamin dan mineral, tetapi rendah lemak. Untuk orang tua, sediakan produk biskuit yang rendah lemak dan gula, tetapi kaya akan vitamin dan mineral yang dibutuhkan, seperti kalsium yang berfungsi untuk memperkuat tulang. Pilihlah produk biskuit yang mengandung asam lemak trans rendah atau tidak sama sekali (Astawan, 2008). Biskuit merupakan bahan pangan alternatif selain roti sebagai pengganti nasi. Biskuit sangat praktis penggunaanya, selain bentuknya kecil dan ringan biskuit merupakan makanan kering sehingga mudah dibawa dan dapat langsung dikonsumsi. Hal inilah yang menyebabkan biskuit merupakan makanan untuk perbekalan. Konsumen biskuit tidak terbatas usia, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa, juga tidak terbatas golongan, mulai dari golongan yang sehat sampai yang sakit. Untuk itu perlu diperhatikan nilai gizi dari biskuit, sebab pada usia tertentu mapn golongan tertentu ada batasanbatasan nilai gizi bagi kesehatan manusia. Pada usia pertumbuhan, protein sangat dibutuhkan, sedangkan untuk usia dewasa keberadaan serat pada bahan pangan sangat dibutuhkan untuk pencegahan berbagai penyakit seperti obesitas, devertikuler maupun kardiovaskuler.