Anda di halaman 1dari 2

PERKEMBANGAN GIGI

Gigi manusia terdiri dari sejumlah struktur utama yang dapat dibagi dalam 3 kelompok: 1. Struktur Propriodontal (enamel dan dentin) yang khas untuk gigi, jaringan serupa ini tak akan terdapat di jaringan-jaringan tubuh lain. 2. Struktur Endodontal (pulpa yaitu organ yang tidak dibentuk dari dentin). 3. Struktur Periodontol (sementum, tulang alveolar, selaput periodontal, dan gingival) yaitu struktur penyanggah dan penanam dari gigi geligi. Perkembangan setiap gigi individu dimulai dengan pembentukkan suatu benih gigi. Benih gigi berasal dari 2 jaringan embrio yaitu bagian yang berkembang dari lamina gigi yang berasal dari ektodermal dan bagian lain yang berasal dari mesenhim yang terletak di bawah ektodermal. Benih gigi dibentuk dari 3 organ pembentuk: 1. Organ enamel; yang berkembang seperti tombol, tumbuh diatas lamina gigi (berasal dari ektodermal), dan berasal dari epitel, dimana lapisan dalamnya akan membentuk enamel. Kuntum dari sel epithelial (organ enamel) dibentuk sebagai hasil dari pembiakan sel-sel. Perkembangan selanjutnya, menghasilkan bentuk kuntum(bud), bentuk topi (cap), dan bentuk lonceng (bell) dari organ enamel. 2. Dental papilla (organ dentin); yang berkembang dari dasar jaringan mesenhim (jaringan pengikat permulaan) yang berasal dari mesenhim dan akan membentuk dentin dan tinggal di sekitar ruang sentral dari dentin sebagai pulpa. 3. Kantung gigi (organ periodontal); yang juga berkembang dari dasar jaringan mesenhim, yang berasal dari dari mesenhim dan akan membentuk struktur penyanggah gigi, sementum, tulang alveolar, dan selaput periodontal. Perkembangan organ enamel berfungsi untuk membentuk jaringan pengikat bawah, yang akan berkembang dan menjadi padat untuk membentuk dental papilla. Dengan cara serupa jaringan pengikat mengelilingi organ enamel dan dental papilla menjadi padat dan membentuk organ periodontal. Sebelum embrio berusia 3 minggu, stomedeum sudah terbentuk. Pada daerah ujung anterior dari embrio, ektodermal telah menyatu untuk bertemu dengan endodermal sehingga terbentuk mulut primitive (stomedeum) dan membrane bukofaringeal, membran ini terletak kira-kira pada posisi tonsil palatina yang akan terbentuk kemudian. Mulut primitif diliputi oleh ektodermal, dan di bawahnya oleh

mesenhim. Ektodermal berkembang menjadi epitel mulut dan mesenhim berkembang menjadi jaringan pengikat di bawahnya. AWAL PERKEMBANGAN GIGI Tidak semua gigi berkembang dalam waktu yang sama. Tanda-tanda pertama dari perkembangan gigi pada embrio ditemukan di daerah anterior mandibula waktu usia 5 sampai 6 minggu, sesudah terjadi tanda-tanda perkembangan gigi di daerah anterior maksila kemudian berlanjut kea rah posterior dari kedua rahang. Perkembangan dimulai dengan pembentukan lamina gigi. Dental lamina adalah suatu pita pipih yang terjadi karena penebalan jaringan epitel mulut (ektodermal) yang meluas sepanjang batas oklusal dari mandibula dan maksila pada tempat mana gigi-gigi akan muncul kemudian. Dental lamina tumbuh dari permukaan sampai dasar mesenhim.

Sumber: Itjingningsih pokoknya