Anda di halaman 1dari 3

SOAL.. 1. 2. 3. 4. Jelaskan karakteristik komanditer! Jelaskan karakteristik perseroan terbatas! Jelaskan jenis investasi dan permodalan!

Jelaskan perbedaan laba akutansi dan laba fiskal!

Jawab...

1. a. Di bentuk antar satu atau beberapa orang yang memprcayakan uang nya kepada satu orang atau beberapa orang yang menjalankan usahanya. b. Terdiri dari sekutu komanditer dan sekutu komplementer. c. Sekutu komanditer atau pasif adalah orang yang memberikan modalnya dan tidak menjalankan perusahaan. d. Sekutu komplementer atau sekutu aktif adalah orang yang menjalankan perusahaan. e. Tanggung jawab sekutu komanditer sebesar modal yang ditanamkan. 2. a. Bertujuan mencari keuntungan. b. Mempunyai fungsi komersial dan ekonomi. c. Tidak memperoleh fasilitas Negara. d. Dipimpin oleh direksi. e. Pegawainya berstatus pegawai perusahaan swasta. f. Pemerintah sebagai pemegang saham. g. Hubungan usaha diatur dalam hukum perdata.

3. INVESTASI : 1. Investasi Jangka Pendek a. Tabungan di Bank Investasi dengan menabung di bank memang lebih aman, namun tinkgat pengembalian atau presentase perolehan bunga relatif kecil. b. Deposito Jenis investasi seperti deposito memang agak lebih menguntungkan dibanding investasi dengan cara menabung di bank, karena deposito memiliki daya tambah bunga atau tingkat pengembalian yang relatif besar, namun sayangnya jenis investasi deposito ini memiliki kelemahan, yakni uang tidak dapat ddikeluarkan, ditarik atau dicairkan saat diperlukan. Deposito dapat diberikan dan dicairkan sesuai ketentuan waktu yang telah ditetapkan. c. Instrumen pasar uang (Money Market Instruments)

Produk-produk money market fund yang populer di Indonesia adalah sertifikat Bank Indonesia (SBI), repurchase-SBI, overnight interbank, negotiable certificate of deposit (NCD). Untuk membeli produk-produk tersebut dibutuhkan dana yang relatif besar. Tingkat pengembalian yang dapat diperoleh pada umumnya lebih besar dari deposito dan dalam hal produk seperti SBI sangat aman, karena mendapat jaminan dari pemerintah. 2. Investasi Jangka Panjang a. Obligasi (Bonds) Adalah Surat hutang yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan untuk mendapatkan dana. Namun resiko dari obligasi ini cukup besar karena apabila sudah jatuh tempo dari waktu yang telah ditentukan perusahaan blum dapat membayar hutangnya, maka nilai atau jumlah hutang semakin besar, meskipun bunga obligasi ini lebih besar daripada bunga deposito. Sehingga sedikit sekali para investor individu yang mampu membelinya. b. Saham Sebuah perusahaan juga bisa mendapatkan dana dari para investor dengan mengeluarkan atau menerbitkan saham. Berbeda dengan obligasi, saham adalah sebuah pernyataan dan bukan merupakan surat hutang dan tidak ditebus penerbitnya. c. Reksa Dana (Mutual Funds) Para investor dapat melakukan nvestasi namun tidak langsung yakni menggunakan perantaraan perusahaan reksa dana. Dana-dana yang terkumpul dari para investor dalam jumlah yang cukup besar akan meningkatkan posisi tawa-menawar dari perusahaan reksa dana. d. Investasi program pensiun Perusahaan asuaransi di Indonesi begitu banyak dan sudah menjamur dengan memasarkan dan memperkenalkan produk-produk unggulannya yang dipadukan dengan program investasi dana pensiun. Apabila tiba masa pensiun, investor akan mendapatkan sejumlah dana yang berasal dari hasil pengembangan dari pihak perusahaan asuransi. Namun investasi dan aprogram pensium ini tidak banyak meghasilkan bunga dibanding menabung pada sebuah bank tertentu yang sifat bunganya lebih besar dan tidak menentu dibanding dengan investasi dana pensiun. besar keuntungan dan bunga yang diperoleh tergantung dari besar kecilnya keuntungan yang diperoleh dari perusahaan asuransi. e. Investasi Emas Emas yang termasuk dalam logam mulia 99,99% merupakan salah satu logam berharga dan langka yang kehadirannya dapat diterima oleh kalangan umum. Emas yang sifatnya mudah dibentuk dan sering digunakan sebagai perhiasan menjadikan emas sebagai alat investasi yang aman dan menguntungkan. PERMODALAN :

Jenis-jenis modal. 1.) a. permodalan pasif = usaha untuk memperoleh dana yang efisien b. permodalan aktif = usaha untuk memperoleh dana dengan efisien serta menggunakan dana tersebut.

2.) Permodalan kuantitatif = menyangkut beberapa jumlah modal yang dibutuhkan Permodalan kualitatif = berkaitan dengan jenis modal apa yang akan ditarik dengan Pertimbangan : a. Waktu/lama (liquiditas) = kemampuan membayar utang dengn jatuh tempo b. Bentuk (solvabilitas), hipotik, jaminan = kemampuan membayar utang-utangnya jika suatu perusahaan terkena liquiditas c. Hasil/pendapatan (rentabilitas) obligasi 3.)Permodalan normal = ada keseimabangan financial yang dibutuhkan Permodalan kurang = dana tidak mencukupi yang dibutuhkan Permodalan lebih = dana melebihi dari yang di Saham Obligasi Deviden = bukti keikutsertaan menanam modal diperusahaan = surat bukti pinjaman untuk mendapat keuntungan (kupon) = keuntungan dari saham

4.) Permodalan dari luar badan usaha : Permodalan sendiri (angggota / perseorangan ) Permodalan asing (dibank, Negara) Permodalan dari dalam badan usaha : Permodalan intern (cadangan,laba belum di bagi) Permodalan intensif (dari penyusutan dana, dll) 4. Laba akutansi : selisih pendapatan dan biaya yang diukur dan disajikan atas dasar prinsip akuntansi berterima umum Laba Fiskal : Laba Fiskal adalah laba yang dihitung berdasarkan ketentuan dan peraturan undang-undang perpajakan. Laba fiskal ini juga dikenal sebagai laba kena pajak atau penghasilan kena pajak. Laba kena pajak ini diguna-kan untuk menghitung pajak penghasilan yang terutang.