Anda di halaman 1dari 13

I.

Pendahuluan
A. Latar belakang

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini telah berkembang dengan sangat pesat. Salah satu bukti nyata dapat kita lihat dari penggunaan sistem komputerisasi dalam segala aktivitas manusia baik dalam hal organisasi, transportasi, komunikasi, produksi maupun pengelolaan administrasi keuangan. Komputerisasi menjadi pilihan utama karena memiliki berbagai macam kelebihan dibandingkan dengan sistem manual, baik dari segi ketelitian, keakuratan dan juga dari segi kecepatan pemrosesan data. Program komputer dapat memecahkan hampir semua masalah yang memerlukan ketelitian yang tinggi serta banyak data yang harus diolah dengan waktu penyelesaian yang harus singkat. Pada abad informasi seperti sekarang ini sulit dibayangkan ketidaktergantungan terhadap sistem komputerisasi. Apapun latar belakang seseorang, mengerti tentang analisa sistem secara keseluruhan adalah sangat penting, terutama jika bekerja pada lingkungan informasi. Melalui pengertian akan sistem, kita akan sadar bahwa kita hidup dalam dunia sistem, sistem yang berada dalam sistem, yang merupakan bagian dari sistem yang lebih besar lagi. Disisi lain Sistem Perparkiran merupakan sebuah bentuk manajemen dalam mengelola suatu area parkir. Dalam pelaksanaannya, sistem ini sebenarnya yang pada awalnya hanyalah aktivitas untuk mencatat jam masuk kendaraan dan menghitung selisih waktu pada saat kendaraan tersebut keluar area parkir. Dalam perkembangannya, sistem manajemen perparkiran mulai

memperlihatkan kebutuhan dalam beberapa aspek, untuk itu penulis bermaksud menyusun tugas akhir dengan mengambil judul SISTEM INFORMASI PARKIR

B.

Tujuan

1. Merancang suatu sistem perparkiran yang lebih terotomatisasi sebagai pengembangan dari sistem parkir konvensional.

2. Sistem perparkiran lebih aman, karena kendaraan yang masuk selalu terdata secara tercatat.

3. Mengurangi penyelewengan data parkir antara pengguna parkir dan petugas parkir.

4. Mengurangi human-error dan pemaksimalan ketelitian dan keakuratan dalam pengolahan data.

5. Pengoptimalan lahan dan prediksi keuntungan (benefits predictions).

II.

Pembahasan
A. Perancangan Sistem
komponen utama pengguna sistem ini, yaitu : user: melakukan kegiatan proses penginputan sendiri, user berhak menghapus, edit dan menambah data yang ada. Pada semua form, dalam hal ini user tidak mempunyai batasan akses. Tabel di bawah ini menjelaskan secara umum tentang karakteristik pengguna terhadap produk sistem ini.

Pengguna Karakteristik pengguna user

Teknisi

Keterangan Memiliki keahlian khusus yaitu dapat menggunakan sistem parkir ini khusus nya dalam keahlian menggunakan vb

Memahami secara jelas sistem pengelolaan data parkir

Mudah dipelajari dan dioperasikan.

Tabel.1 Perancangan Sistem

B.

Desain Interface

Dalam pemecahan suatu masalah, diperlukan analisi untuk proses pemodelan sistem. Model adalah suatu penggambaran yang sederhana tentang suatu sistem yang nyata. Sistem tersebut dapat berupa sesuatu yang konkrit (berwujud), dan dapat juga berupa gagasan/pemikiran yang akan diwujudkan. Salah satu kegunaan model adalah untuk memberikan gambaran (description) dari realita yang diteliti. Deskripsi sistem sebuah Sistem Informasi Parkir yang dibuat memiliki batasan spesifikasi sebagai berikut : dapat menampilkan data/informasi sebuah kendaraan

Gambar 1. Tampilan program parkir

Gambar 2. Tampilan kolom tambah data

Pada tampilan Gambar 2 ini user dapat menambah data dengan menginput plat nomer serta jenis kendaraan.

Gambar 3. Tampilan data kendaraan roda dua yang baru ditambahkan

Pada Gambar 3 ini user dapat melihat data-data kendaraan roda dua yang telah ada

Gambar 4. Tampilan kolom cari kendaraan

Kolom ini deisediakan agar memudahkan user untuk mencari kendaraan yang ada dalam data..

Gambar 5.Kolom Biaya Parkir Kolom ini disediakan untuk menampilkan biaya parkir.

C.

Metode pekerjaan
Langkah langkah proses pekerjaan yang dilakukan saat pembuatan aplikasi parkir dari awalan hingga akhir 1. 1 Desember 2 Desember 2012 dilakukan kegiatan observasi judul dan pengambilan judul mengenai pembuatan aplikasi yang akan dikerjakan dalam proyek. 2. 3 Desember 4 Desember 2012 melakukan pemahaman masalah mengenai pembuatan aplikasi yang akan dikerjakan dalam proyek, mulai dari kebutuhan aplikasi, fitur fitur yang dibutuhkan, fungsional yang diinginkan user, dll. 3. 5 Desember 7 Desember 2012 melakukan kegiatan survey lapangan mengenai pembuatan aplikasi yang akan dikerjakan, mengenai kebutuhan aplikasi yang diinginkan oleh user. Sehingga aplikasi ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh user karena kebutuhan yang sesuai. 4. 8 Desember 9 Desember 2012 dilakukan kegiatan pembuatan proposal mengenai aplikasi yang akan dikerjakan pada proyek, perencanaan biaya yang dibutuhkan selama pengerjaan proyek, dan penjadwalan kegiatan yang akan dikerjakan selama proses pembuatan aplikasi ini. 5. 10 Desember 12 Desember 2012 melakukan kegiatan menganalisa sistem dari perangkat lunak yang akan dibuat mulai dari database dari aplikasi, dan coding dari program aplikasi ini agar aplikasi ini dapat berfungsi sebagaimana mestinya. 6. 13 Desember 15 Desember 2012 dilakukan kegiatan desain fungsi, yaitu melakukan desain sistem secara detail, mulai dari Context Diagram, Data Flow Diagram (DFD), desain file, desain tabel, relasi tabel dsb sehingga membentuk sistem lengkap sesuai dengan fungsifungsi bisnis yang dikehendaki.

7.

16 Desember 20 Desember 2012 melakukan kegiatan desain tampilan dari aplikasi yang akan dikerjakan. Dimana tampilan dari aplikasi yang dikerjakan.

8.

21 Desember 27 Desember 2012 dilakukan kegaiatan coding, dimana coding difungsikan untuk merealisasikan desain fungsi dan desain agar aplikasi yang dikerjakan dalam proyek sesuai dengan kebutuhan pengguna tanpa adanya fungsi yang tidak dapat digunakan.

9.

28 Desember 30 Desember 2012 melakukan kegiatan testing dari hasil aplikasi yang telah dibuat, dimana hal ini dilakukan untuk menguji aplikasi yang telah dibuat apakah semua fitur telah berfungsi sesuai dengan kebutuhan.

10.

31 Desember 2012 4 Januari 2013 melakukan kegiatan erroring, dimana hal ini dilakukan untuk melakukan finishing dari hasil pengujian yang telah dilakukan dan membenarkan fitur yang tidak sesuai saat aplikasi diuji.

a)

Jadwal Pekerjaan Proyek ini dilakukan mulai tanggal 28 November 2012 sampai tanggal 4 januari 2013. Dengan rincian kegiatan sebagai berikut : (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) A1 = Penentuan judul A2 = Perumusan masalah A3 = Survey lapangan A4 = Pembuatan proposal A5 = Analisis sistem A6 = Desain (database) A7 = Desain web A8 = Programing A9 = Testing & Repair A10 = Launching

Tugas A1 A2 A3 A4 A5 A6 A7 A8 A9

Durasi (Hari) 2 2 3 3 3 4 6 7 4
9

Ketergantungan

A1 A2 A1 A3, A4 A5 A5 A6, A7 A8

A10

A9

Tabel.2 Durasi dan ketergantungan pengerjaan proyek

10

b)

Diagram Gantt Chart

Gambar 5. Diagram gantt chart

11

c)

Diagram AOA ( Activity Of Arrow )

Gambar 6. Diagram AOA

12

III.

Penutup

A. Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dari implementasi Smart Parking System ini antara lain: 1. Dihasilkan suatu sistem perparkiran baru yang lebih terotomatisasi sebagai

pengembangan dari sistem parkir konvensional. 2. Sistem parkir ini yang terotomatisasi ini hanya memerlukan sedikit pengakses sistem yang berarti dapat mengurangi beban operasional untuk pembayaran petugas parkir. 3. Sistem parkir ini dapat mengefektifkan waktu proses karena petugas dibantu oleh penambahan beberapa sensor yang bekerja secara otomatis. 4. Parking System ini dapat mengurangi human-error dan memaksimalkan ketelitian dan keakuratan dalam pengolahan data. 5. Pembuatan laporan distribusi parkir menjadi lebih akurat.

B. Saran

Dari hasil analsis dan perancangan Sistem PArkir ini, penulis menyadari masih terdapat banyak kekurangan dan kesalahan maka dari itu penulis mengharapkan kritik dan saran sebagai masukan dari semua pihak yang bersifat membangun. Akan tetapi, pada kesempatan ini penulis ingin memberikan beberapa saran, antara lain : 1. Untuk pengoptimalan kemampuan program, sebaiknya perlu ditambahkan adanya sensor pembaca plat nomor kendaraan dan sensor berat kendaraan sehingga lebih memudahkan petugas dalam pengoperasiannya. 2. Pengoptimalan program juga dapat dilakukan dengan cara pengaturan tata guna lahan yang akan digunakan untuk area parkir dengan desain area parkir yang lebih efektif.

13