Anda di halaman 1dari 10

Analisis Kuantitatif Pengantar

Dr. Ahmad Syafruddin Indrapriyatna

Pengantar
Mata kuliah: Analisis Kuantitatif
Uraian: Tujuan kuliah ini adalah untuk mengenalkan kepada mahasiswa teknik-teknik analisis data untuk penelitian bisnis dan teknik optimisasi sebagai alat pengambilan keputusan dalam manajemen Topik Bahasan: Pengambilan keputusan, pemrograman linear, analisis sensitivitas, masalah transportasi, masalah penugasan, analisis jaringan, teori permainan, analisis data berkala, analisis regresi, dan teknik-teknik peramalan.
2

Materi Kuliah
1 2 3 4 5 Pengertian dan Ruang Lingkup Analisis Kuantitatif Analisis regresi sederhana dan berganda Analisis korelasi Regresi Linear Melalui Pendekatan Matriks Regresi dengan Variabel Dummy

6
7 8 9

Pengendalian Proyek dengan PERT/CPM


UTS Pengambilan keputusan dengan metode kuantitatif Linear programming dengan metode simplex

10
11 12 13 14

Metode Big-M dan 2 Fasa


Teori dualitas, dan analisis sensitivitas Masalah transportasi Masalah Penugasan UAS
3

Introduction
Pengambilan keputusan bisa dilakukan dengan:
Pendekatan kualitatif Pendekatan Kuantitatif

Seorang manejer senantiasa dihadapkan pada pilihan untuk mengambil keputusan


Diantara keputusan: ada yang didasarkan intuisi/ perasaan: contoh negosiasi harga dengan konsumen besar Ada juga yang didasarkan pada pendekatan kuantitatif:
Contoh: menjadwalkan operasi, menentukan jumlah tenaga kerja, pembuatan rencana produksi.

Pendekatan kuantitatif diambil jika:


Persoalannya kompleks Ada banyak variabel yang perlu dipertimbangkan Adanya data yang menggambarkan kondisi/ keadaan yang memerlukan pengambilan keputusan Tersedianya data yang menggambarkan nilai atau utility dari berbagai alternatif Tujuan pengambilan keputusan dapat dikuantifikasikan Adanya model yang dapat digunakan
5

Langkah-langkah Generik dalam Proses Pengambilan keputusan dengan metode Kuantitatif


Aktivitas proses
Site visit, konfrensi, observasi, riset

Langkah Proses
Observasi Permasalahan

Output proses
Kecukupan informasi

Definisikan penggunaan, tujuan, batasan

Analisis dan definisikan persoalan

Gambaran jelas tentang kebutuhan dan penyelesaian yang diinginkan Model nya dapat digunakan dalam lingkup permasalahan Kecukupan data input untuk mengoperasikan dan menguji model Solusi untuk mendukung pencapaian tujuan Adanya rasa kepemilikan, sustainabilitas

OR, interrelationships, model matematis, solusi yang sudah diketahui, riset Data internal external, fakta, opini, data bank

Kembangkan model
Pilih data input Temukan solusi dan test kelayakannya implementasi

Testing, batasan, verifikasi

Isu perilaku, menjual ide, keterlibatan manajemen, penjelasan

Cakupan Penggunaan Metode Kuantitatif Accounting, Finance, Marketing, Production:


Peramalan cash flow Pengambilan keputusan konsumen yang akan diberi kredit Perhitungan biaya standar Alokasi sumber daya pada beberapa alternatif Peramalan kebutuhan kapital jangka panjang Penentuan waktu pergantian peralatan Penentuan produk mix terbaik Penentuan lokasi gudang untuk minimasi biaya

Pengalokasian iklan di berbagai media Perencanaan sales person untuk meminimalkan biaya Penentuan ukuran luas warehouse Line Balancing Leveling production Minimasi WIP Penjadwalan bus Penjadwalan pengambilan sampah Penjadwalan tenaga kerja Perencanaan kapasitas jangka panjang, Aggregate planning Skeduling produksi
8

Keuntungan dan keterbatasan pendekatan kuantitatif:


Keuntungan
Pendekatan ini mendorong manejer menentukan tujuan secara eksplisit, asumsi dan cara mereka melihat konstrain (batasan/ asumsi) Dapat menunjukkan dengan cepat cukup atau kurangnya data untuk mendukung pengambilan keputusan Memungkinkan kita untuk menguji berbagai kemungkinan serta menguji dampaknya Mendorong manejer untuk memahami bagaimana berbagai variabel berinteraksi satu sama lain Membuat manejer mempertimbangkan secara serius variabel yang mempengaruhi keputusan Memudahkan kita mendapatkan solusi terhadap persoalan yang kompleks secara cepat Membantu kita memodelkan persoalan sehingga untuk masa selanjutnya dapat diselesaikan dengan komputer

Keterbatasan
Seringkali pendekatan ini terlalu menyederhanakan persoalan yang rumit Untuk keputusan yang diperlukan hanya satu kali, membuat modelnya mungkin sangat menyita waktu dan mahal Orang sering terjebak oleh model yang dibuatnya yang sebenarnya tidak menggambarkan dunia nyata Kadangkala konsultan yang membuat model tidak mengkonsultasikan asumsi dan batasan model dengan manejer Ada kalanya manejer lupa memasukan constraint penting di dalam modelnya Banyak diantara model kuantitatif ini sangat kompleks sehingga sulit untuk dijelaskan kepada manejer
10