Anda di halaman 1dari 36

FOTOSINTESIS

Oleh : Slamet Priyanto

DEFINISI FOTOSINTESIS
Proses yang mengubah energi matahari menjadi energi kimia

Fotosintesis terjadi di kloroplas Daun pada tanaman merupakan tempat utama terjadinya fotosintesis
Leaf cross section Vein

Mesophyll

Stomata

CO2

O2

Light energy

ECOSYSTEM

Energi mengalir ke dalam suatu ekosistem sebagai cahaya matahari dan meninggalkannya dalam bentuk panas

CO2 + H2O

Organic + O2 molecules Cellular respiration in mitochondria

Photosynthesis in chloroplasts

ATP
powers most cellular work

Heat energy

Fotosintesis
Proses dimana organisme yang memiliki kloroplas mengubah energi cahaya matahari menjadi energi kimia

Melibatkan 2 lintasan metabolik


Reaksi terang: mengubah energi matahari menjadi energi seluler Siklus Calvin: reduksi CO2 menjadi CH2O

Light

Chloroplast
NADP ADP +P RuBP 3-PGA

Light reactions

Calvin cycle

G3P

Cellular respiration

Cellulosse
Starch Other organic compounds

Persamaan Fotosintesis
6CO2 +6H2O
light

C6H12O6 + 6O2

Pada fotosintesis
Reduksi CO2 menjadi karbohidrat melalui oksidasi carrier energi (ATP, NADPH) Reaksi terang memberi energi pada carrier Reaksi gelap (siklus Calvin) menghasilkan PGAL (phosphoglyceraldehyde) Fotosintesis terdiri dari dua proses yaitu -Reaksi terang -Siklus Calvin

Struktur kloroplas
Mesophyll

Tilakoid adalah sistem membran dalam kloroplas (tempat terjadinya reaksi terang). Memisahkan kloroplas menjadi ruang tilakoid dan stroma Grana kumpulan tilakoid dalam kloroplas Stroma: daerah cair antara tilakoid dan membran dalam tempat terjadi siklus Calvin

Chloroplast

5 m

Outer membrane Thylakoid Stroma Granum Thylakoid space Intermembrane space

Inner membrane

1 m

cahaya

Energi elektromagnetik bergerak dalam bentuk gelombang Terdapat hubungan yang berbalik antara panjang gelombang dengan energi Panjang gelombang tinggi maka energi rendah

Spektrum tampak

-termasuk warna-warna cahaya yang dapat kita lihat -termasuk panjang gelombang yang menjalankan fotosintesis

Pigmen -Substansi yang menyerap cahaya tampak -Menyerap kebanyakan panjang gelombang tetapi paling sedikit menyerap panjang gelombang hijau
Pigmen Klorofil a Klorofil b Karotenoid Karotene Xantofil

Spektrum aksi pigmen


Efektivitas relatif panjang gelombang yang berbeda dalam menjalankan fotosintesis

Rate of photosynthesis (measured by O2 release) Action spectrum. Plot antara kecepatan fotosintesis vs panjang gelombang. Sepktrum aksi mewakili spektrum absorpsi klorofil a tetapi tidak benar-benar tepat. Hal ini karena penyerapan cahaya oleh pigmen aksesoris seperti klorofil b dan karotenoid.

Spektrum aksi fotosintesis


Ditunjukkan oleh Theodor W. Engelmann
Aerobic bacteria
Filament of alga

400

500

600

700

Engelmanns experiment. Tahun 1883, Theodor W. Engelmann menyinari alga filamen dengan cahaya yang telah dilewatkan ke prisma, sehingga segmen yang berbeda dari alga mendapat panjang gelombang yang berbeda. Digunakan bakteri aerob yang terkonsentrasi dekan sumber oksigen untuk menentukan segmen alga yang paling banyak mengeluarkan O2. Bakteri berkumpul dalam jumlah besar disekitar alga yang mendapat cahaya biru-violet dan merah.

cahaya biru-violet dan merah paling efektif dalam fotosintesis

Klorofil a

Klorofil a adalah pigmen yang secara langsung berpartisipasi dalam reaksi terang Pigmen lain menambahkan energi ke klorofil a Penyerapan cahaya meningkatkan elektron ke orbital energi yang lebih tinggi

Klorofil tereksitasi oleh cahaya Saat pigmen menyerap cahaya


Klorofil tereksitasi dan menjadi tidak stabil
e Excited state

Heat

Photon (fluorescence) Chlorophyll molecule Ground state

Photon

Fotosistem
Molekul

klorofil tidak langsung terkait dg proses fotokimia, tetapi bekerja sbg molekul antene, molekul antene mengadbsorpsi foton dan mentranfer energinya ke pusat pusat reaksi

Pada pusat reaksi terdapat 2 molekul Klorofil a Akseptor elektron primer Pusat reaksi klorofil dioksidasi dengan hilangnya elektron melalui reduksi akseptor elektron primer

Terdapat fotosistem I dan II

Membran tilakoid Terdapat 2 tipe fotosistem yaitu fotosistem I dan II

Aliran elektron
Terdapat dua rute jalur elektron yang tersimpan pada akseptor elektron primer Kedua jalur Dimulai dengan penangkapan energi foton Menggunakan rantai transport elektron dengan sitokrom untuk kemiosmosis Aliran elektron nonsiklik Menggunakan fotosistem II dan I Elektron dari fotosistem II dihilangkan dan diganti oleh elektron yang didonasikan oleh air Mensintesis ATP dan NADPH Donasi elektron mengkonversi air O2 dan 2H+ Aliran elektron siklik Hanya menggunakan fotosistem I Elektron dari fotosistem I di-recycle Mensintesis ATP

Nonsiklik
Menghasilkan NADPH, ATP, dan oksigen

Aliran siklik
Hanya fotosistem I yang digunakan Hanya ATP yang dihasilkan (terjadi apabila sel tanaman telah cukup NADPH tetapi membutuhkan ATP untuk kebutuhan metabolik lain.

Reaksi terang dan kemiosmosis: Organisasi membran tilakoid


H2O CO2

LIGHT
NADP+ ADP

LIGHT REACTOR

CALVIN CYCLE

ATP NADPH

STROMA (Low H+ concentration)

O2

[CH2O] (sugar)

Photosystem II
2 H+

Cytochrome complex

Photosystem I

Light Fd

NADP+ reductase

3 NADPH

NADP+ + 2H+ + H+

Pq 2 H2O

Pc

THYLAKOID SPACE (High H+ concentration)

O2 +2 H+ 2 H+

To Calvin cycle ATP synthase


ADP ATP P H+

STROMA (Low H+ concentration)

Thylakoid membrane

Tahap-tahap reaksi terang

Teori kemiosmosis

Air dipecah sebagai sumber elektron di sistem cahaya II Elektron yang tereksitasi mentransfer energinya ke rangkaian pembawa elektron dengan tingkat energi yang lebih rendah untuk memompa proton (H+) dari stroma ke ruang dalam tilakoid (matriks) Terjadi perbedaan konsentrasi ion H+ antar dua permukaan membran (matriks dan stroma) Beda potensial ini digunakan ion H+ kembali ke stroma melewati enzim ATP sintase untuk membentuk ATP dari ADP Elektron akhirnya diterima oleh penerima elektron terakhir yaitu NADP+ sehingga berubah menjadi NADPH

Siklus Calvin menggunakan ATP dan NADPH untuk mengkonversi CO2 menjadi gula Siklus calvin
Terjadi di stroma

Siklus Calvin memiliki 3 tahap


Fiksasi karbon Reduksi Regenerasi akseptor CO2

Siklus Calvin
Light
H2O
NADP+ ADP CO2

LIGHT REACTION

CALVIN CYCLE
ATP NADPH

Input 3 (Entering one CO2 at a time)


Phase 1: Carbon fixation

O2

[CH2O] (sugar)

Rubisco
3 P P

3 P

Short-lived intermediate

Ribulose bisphosphate (RuBP)

3-Phosphoglycerate

6 ATP 6 ADP

3 ADP 3 ATP
Phase 3: Regeneration of the CO2 acceptor (RuBP)

CALVIN CYCLE

6 P

1,3-Bisphoglycerate
6 NADPH
6 NADPH+ 6 P 5 P

(G3P)

Glyceraldehyde-3-phosphate (G3P)

Phase 2: Reduction

G3P (a sugar) Output

Glucose and other organic compounds

Siklus Calvin
Dimulai dari CO2 dan menghasilkan Glyceraldehyde 3phosphate Tiga bagian siklus Calvin menghasilkan 1 produk molekul Tiga tahap Fiksasi karbon Reduksi CO2 Regenerasi RuBP

1 Sebuah molekul CO2 dikonversi dari bentuk inorganiknya menjadi molekul organik (fixation) melalui pengikatan ke gula 5C (ribulose bisphosphate atau RuBP).
Dikatalisasi oleh enzim RuBP carboxylase (Rubisco).

Bentuk gula 6C pecah menjadi 3phosphoglycerate

2 Tiap molekul 3phosphoglycerate menerima tambahan grup fosfat membentuk 1,3Bisphosphoglycerate (fosforilasi ATP) NADPH dioksidasi dan elektron yang ditransfer ke 1,3Bisphosphoglycerate memecah molekul dengan tereduksi menjadi Glyceraldehyde 3phosphate

3 Tahap terakhir dari siklus ini adalah regenerasi RuBP Glyceraldehyde 3phosphate dikonversi menjadi RuBP melalui sebuah seri reaksi yang melibatkan fosforilasi molekul oleh ATP

Tanaman C4
Tanaman C4 meminimalkan keperluan fotorespirasi dengan cara menggabungkan CO2 ke dalam senyawa empat karbon di sel mesofil
Senyawa empat karbon tersebut Dieksport ke sel berkas pembuluh, dimana CO2 dilepaskan yang digunakan dalam siklus Calvin

Anatomi daun C4 dan jalur C4


Mesophyll cell Photosynthetic cells of C4 plant leaf Bundlesheath cell Mesophyll cell PEP carboxylase CO CO 2 2

Oxaloacetate (4 C) Vein (vascular tissue) Malate (4 C) C4 leaf anatomy BundleSheath cell Stoma

PEP (3 C) ADP ATP

Pyruate (3 C) CO2

CALVIN CYCLE

Sugar

Vascular tissue

Tanaman CAM Membuka stomatanya pada malam hari, menggabungkan CO2 ke dalam asam organik Selama siang hari, stomata tertutup CO2 dilepaskan dari asam organik untuk digunakan dalam siklus Calvin

Jalur CAM mirip dengan jalur C4

Sugarcane
C4 Mesophyll Cell Organic acid Bundlesheath cell (a) Spatial separation of steps. In C4 plants, carbon fixation and the Calvin cycle occur in different types of cells.

Pineapple
CAM 1 CO2 incorporated into four-carbon organic acids (carbon fixation) 2 Organic acids release CO2 to Calvin cycle

CO2

CO2 Night

Organic acid

Day (b) Temporal separation of steps. In CAM plants, carbon fixation and the Calvin cycle occur in the same cells at different times.

CALVIN CYCLE

CALVIN CYCLE

Sugar

Sugar

Pengendalian fotosintesis: Ru-1,5-diP karboksilase yang merupakan enzim kunci dalam reaksi gelap, distimulasi oleh pH yang tinggi, CO2 dan Mg+2. Pemompaan proton dari stroma ke lumen tylakoid oleh reaksi terang meningkatkan pH stroma, pada waktu yg sama Mg+2 masuk ke dl stroma sebagai kompensasi kehilangan muatan positif H+ tiga enzim yaitu sedoheptulosa 1,7-difosfatase, G3P dehidrogenase, Ru5P kinase dalam daur kelvin diaktivasi secara khusus oleh mekanisme yang bergantung pada cahaya