Anda di halaman 1dari 8

STUDI KASUS

CONTOH KASUS
APLIKASI SEDERHANA, PENGGUNAAN

MIKROKONTROLER UNTUK PENGENDALIAN POMPA AIR DENGAN SUATU ALGORITMA TERTENTU

KASUS :
Tandon Air biasanya di pergunakan untuk menguplay

air kerumah ditaruh diatas menara, sumur dan Bak PAM adalah penampungan air ditanah, merupakan sumber air yang harus dipompa terlebih dahulu. Tiga buah sensor saklar mendeteksi keadaan tandon air, sumur dan bak Penampungan Air PAM. Kondisi kosong, switch akan kontak, atau memberikan logika 0 ke PA.0, PA.1 dan PA.2, atau logika 1 untuk keadaan isi.

KASUS (lanjutan) :
Port PA.0,PA.1, dan PA.2 ini disebut sebagai unit input,

atau difungsikan sebagai unit input. Selanjutnya Port PA.3 dan PA.4 difungsikan sebagai unit output, dalam hal ini mengendalikan rele, jika output port ini bernilai 1, maka rele bekerja, rele akan mengkontakkan pompa ke catu daya (mempekerjakan pompa)

Desain Hardware dan Program Sistem tersebut !!!!

Algoritma Bahasa Manusia :


Ingin mengisi tandon air dengan air dari bak PAM

sebagai prioritas, kalau bak PAM kosong baru mengambil dari air sumur. Kalau tandon sudah penuh, matikan kedua pompa. Keadaan Kosong semua; kalau tidak ada air, di bak PAM dan di Sumur, juga matikan kedua pompa.

Algoritma yg lebih mengarah ke Bahasa Pemrograman :


Jika tandon isi, maka matikan kedua pompa air
Jika tandon kosong dan Jika bak PAM kosong dan dan bak Sumur kosong

maka matikan kedua pompa. Jika bak PAM isi, maka jalankan pompa bak PAM, matikan pompa sumur, sampai tandon isi. Jika bak PAM kosong dan air sumur isi, maka jalankan pompa sumur dan matikan pompa bak PAM

Flowchart
START Tandon isi ??

YA

Tidak

Tidak

Bak PAM isi ??

YA

Matikan kedua Pompa.

Tidak

Sumur isi ??

YA

Hidupkan Pompa Sumur

Hidupkan Pompa PAM