P. 1
Renstra BKD 2011-2015

Renstra BKD 2011-2015

|Views: 493|Likes:
Dipublikasikan oleh Atca Ng
by ulfah_blige
by ulfah_blige

More info:

Published by: Atca Ng on May 23, 2013
Hak Cipta:Attribution No Derivatives

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/13/2014

pdf

text

original

Penenentuan isu-isu strategis BKD Soppeng ditentukan setelah melalui
berbagai identifikasi permasalahan, kajian dan analisis terhadap faktor-faktor yang
berpengaruh terhadap pelayanan BKD lima tahun ke depan. Penentuan isu-isu
strategis dilakukan dengan menganalisis faktor internal dan eksternal. Faktor internal
berupa kekuatan dan kelemahan di dalam organisasi BKD sedangkan faktor eksternal
berupa peluang dan ancaman dari luar organisasi BKD terhadap keberlangsungan
organisasi BKD.

Faktor Internal

Kekuatan

1. Memiliki perencanaan strategis sebagai acuan dalam pelaksanaan
tupoksinya;

2. Memiliki struktur organisasi dan tupoksi yang jelas sehingga
tidak terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas;

3. Adanya skala prioritas program kerja;

4. Adanya kejelasan pembagian kewenangan, kedudukan, tugas dan
fungsinya berupa peraturan, pedoman, juklak, juknis pada setiap
operasional kegiatan;

RENSTRA BKD 2011 2015

27

|| ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT DAERAH

5. Jumlah sumber daya manusia aparatur memadai;

6. Kebijakan didasarkan kepada peraturan perundang-undangan yang
berlaku;

7. Komitmen pimpinan dalam pengelolaan manajemen kepegawaian;

8. Profesionalisme pegawai;

9. Adanya produk peraturan-peraturan dibidang kepegawaian dan diklat.

Kelemahan

1. Belum optimalnya kualitas pelayanan administrasi kepegawaian yang
diberikan kepada aparatur pegawai;

2. Lemahnya koordinasi antara bidang yang ada;

3. Belum adanya sistem pola karier yang jelas untuk dijadikan
pedoman bagi pegawai melalui sistem karier berbasis kinerja;

4. Kurangnya perencanaan, evaluasi/ monitoring terhadap pelaksanaan
pembinaan kepegawaian;

5. Belum optimalnya pemenuhan akan kebutuhan pendidikan dan
pelatihan pegawai baik struktural, fungsional maupun teknis dengan
keterbatasan anggaran;

6. Belum optimalnya pelaksanaan pembinaan pegawai dalam
penerapan perundang-undangan dan peraturan kepegawaian;

7. Belum optimalnya pemenuhan kebutuhan kesejahteraan pegawai
melalui sistem renumerasi yang adil,layak dan kompetitif;

8. Terbatasnya sarana dan prasarana penunjang sesuai standar;

9. Belum terpenuhinya proporsionalitas, kuantitas, kualitas,
distribusi,dan komposisi SDM aparatur sesuai kebutuhan organisasi;

10. Belum terbangunnya Sistem Kepegawaian melalui penerapan
Teknologi Informasi;

RENSTRA BKD 2011 2015

28

|| ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT DAERAH

11. Orientasi Diklat jabatan masih pada Jabatan Struktural;

12. Belum dilakukannya analisis beban kerja pada setiap unit kerja
sebagai bahan untuk analisis dan menentukan berapa kebutuhan
pegawai tiap SKPD;

13. Belum memiliki SPM untuk kegiatan bidang kepegawaian;

14. Alokasi anggaran yang terbatas

Faktor Eksternal

Peluang

1. Terbukanya kesempatan untuk pengembangan lembaga pendidikan
dan pelatihan pegawai;

2. Terbukanya kerjasama dengan pihak ketiga untuk peningkatan kualitas
sumber daya manusia;

3. Adanya komitmen pimpinan;

4. Rencana pembangunan Sistem Informasi Kepegawaian;

5. Rencana peningkatan kesejahteraan pegawai;

6. Pengembangan sistem karier berdasarkan prestasi kerja.

Ancaman

1. Situasi kondisi politik nasional dan lokal (dalam konteks berubah-
ubahnya peraturan perundang-undangan)

2. Tuntutan pelayanan prima instansi pemerintah oleh masyarakat;

3. Adanya ego sektoral SKPD dalam hal diklat aparatur

4. Komitmen stake holder, khususnya dalam hal penganggaran untuk
pengembangan dan peningkatan kualitas SDM aparatur yang belum
memadai

RENSTRA BKD 2011 2015

29

|| ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
BADAN KEPEGAWAIAN DAN DIKLAT DAERAH

5. Adanya peraturan perundang-undangan yang kurang mendukung
terhadap pelaksanaan diklat di daerah;

6. Makin banyaknya lembaga pengawasan formal dan non formal.

7. Semakin kritisnya pola pikir masyarakat.

Dengan melihat keterkaitan masing-masing faktor internal dan eksternal
dengan visi, misi yang hendak dicapai, maka rumusan isu-isu strategis BKD adalah :

1. Peningkatan kinerja pelayanan administrasi kepegawaian

2. Peningkatan profesionalisme pegawai BKD melalui pembinaan dan
pengembangan sumber daya aparatur BKD agar lebih profesional.

3. Peningkatan sarana dan prasarana yang mendukung pelayanan BKD

4. Penyesuaian struktur organisasi BKD dengan kebutuhan organisasi disertai
pembagian dan uraian tugas yang jelas.

5. Komitmen untuk pengembangan sumber daya aparatur

6. Dukungan dana yang memadai

7. Meningkatkan koordinasi internal dan eksternal.

RENSTRA BKD 2011 2015

30

|| VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI
DAN KEBIJAKAN

BAB IV
VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI
DAN KEBIJAKAN BADAN KEPEGAWAIAN
DAN DIKLAT DAERAH

4.1 Visi dan Misi
4.1.1 V i s i

Berdasarkan isu-isu strategis serta tantangan pelayanan saat ini
dan kedepan, maka BKD sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah yang
mengemban tugas pokok dan fungsi dalam penyelenggaraan kebijakan
dibidang kepegawaian daerah perlu untuk menetapkan visi yang akan
diwujudkan dalam kurun waktu lima tahun mendatang. Visi menjelaskan arah
atau kondisi ideal dimasa depan yang ingin dicapai (clarity of direction) agar
mampu mengarahkan perjalanan organisasi BKD melalui penyelenggaraan
tugas dan fungsinya dalam rangka mendukung pencapaian tujuan
pembangunan daerah dalam lima tahun kedepan.
Visi BKD harus mengacu pada pencapaian visi Pembangunan
Daerah Kabupaten Soppeng yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten
Soppeng. Adapun visi BKD Soppeng 2011-2015 adalah :

Makna kata dari pernyataan visi tersebut di atas dapat dijelaskan

sebagai berikut:

Pelayanan : Sesuai dengan nomenklaturnya, maka keberadaan BKD
adalah sebagai institusi utama (leading sector)/ SKPD

“TERWUJUDNYA PELAYANAN DAN MANAJEMEN

KEPEGAWAIAN YANG BERKUALITAS MENUJU TERCIPTANYA
APARATUR YANG PROFESIONAL DAN SEJAHTERA”

RENSTRA BKD 2011 2015

31

|| VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI
DAN KEBIJAKAN

dalam melayani kebutuhan seluruh aparatur Pemerintah
Daerah dibidang kepegawaian dan diklat.

Manajemen : BKD melaksanakan pelayanan kepegawaian, pengelolaan
dan pembinaan aparatur yang meliputi proses
perencanaan,

rekruitmen,

penempatan

dan
pengembangan karir pegawai, kenaikan pangkat serta
pengembangan wawasan dan peningkatan kualitas SDM
aparatur, sampai pada proses purna bhakti dilakukan
secara terintegrasi yang berbasis Teknologi Informasi

Kualitas :

BKD melaksanakan pelayanan prima dengan manajemen
kepegawaian yang berbasis kompetensi

Profesional :

BKD berupaya untuk membentuk sumber daya aparatur
berkualitas yang mampu menjalankan tugas pokok dan
fungsinya dengan baik berdasarkan kompetensinya

Sejahtera :

BKD berupaya melaksanakan pembinaan aparatur
berdasarkan hak dan kewajiban agar mampu mendorong
peningkatan disiplin, kinerja dan penghasilan PNS untuk
mencukupi kebutuhan hidup layak bagi diri dan
keluarganya.

Perumusan Visi sebagaimana tersebut di atas, disamping
berlandaskan pada isu-isu strategis pelayanan BKD dan arah kebijakan
pembangunan daerah (RPJMD), juga berdasarkan isu-isu strategis dalam
sistem manajemen Pegawai Negeri Sipil, sebagaimana Amanat Undang-
Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang-Undang
Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian Pasal 12 Ayat (2):

“Untuk mewujudkan penyelenggaraan tugas pemerintahan dan pembangunan
sebagaimana dimaksud dalam ayat (I), diperlukan Pegawai Negeri Sipil yang
profesional, bertanggung jawab, jujur, dan adil melalui pembinaan berdasarkan

RENSTRA BKD 2011 2015

32

|| VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI
DAN KEBIJAKAN

M I S I
1. Meningkatkan pelayanan prima administrasi kepegawaian dalam
rangka mewujudkan pelayanan yang cepat, tepat didukung oleh
penyajian data dan informasi kepegawaian yang akurat;
2. Mewujudkan manajemen kepegawaian berbasis kompetensi dan
pembinaan aparatur untuk mendorong peningkatan disiplin, kinerja
dan kesejahteran pegawai dalam rangka mewujudkan tata
pemerintahan yang baik;
3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur melalui
pendidikan dan latihan (diklat) aparatur.

sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititik beratkan pada sistem
prestasi kerja”.

BKD Soppeng sadar betul bahwa sistem manajemen kepegawaian
yang ada sampai saat ini memang belum mampu mendorong peningkatan
profesionalitas, kompetensi, dan remunerasi yang adil dan layak sesuai dengan
tanggungjawab dan beban kerja, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-
Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian. Oleh
karena itu perlu diupayakan untuk mendorong pencapaian target-target sesuai
amanat undang-undang walaupun secara bertahap.

4.1.2 M i s i

Mengingat pernyataan visi merupakan cita-cita yang ingin
diwujudkan dalam jangkauan kedepan yang mengarah pada perspektif, maka
diperlukan misi untuk mendukung pencapaian visi. Oleh karena itu dipandang
perlu untuk menjabarkan visi lebih lanjut dalam pernyataan misi agar dapat
menjadi pedoman penyelenggaraan program berjangka menengah lima
tahunan dalam susunan RENSTRA BKD. Adapun misi Badan Kepegawaian
dan Diklat Daerah Kabupaten Soppeng Tahun 2011-2015 adalah:

RENSTRA BKD 2011 2015

33

|| VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI
DAN KEBIJAKAN

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->