Anda di halaman 1dari 16

Manajemen SDM Kesehatan Blok 19, Oktober 2011

A.Pendahuluan Tenaga kesehatan Org yg mengabdikan diri dalam bidang kesehatan Masih rendahnya rasio tenaga kesehatan Kebijakan pengembangan dan jaminan tenaga kesehatan yg msh kurang dr pemerintah Kualitas pendidikan tenaga kesehatan Menentukan output yang dihasilkan Dari PT, sangat minim krn adanya konsekuensi ditempatkan didaerah terpencil dengan insentif yang rendah.

Pengembangan tenaga kesehatan : Perencanaan kebutuhan tenaga pendidikan Tenaga kesehatan Pem pengelolaan tenaga kesehatan Tahun 2000: pertemuan Nasional Gubernur, Bupati/ Walikota,dlm rangka Desentralisasi dibidang kesehatan> peningkatan kualitas SDM kesehatan didaerah> prioritas dalam pelaksanan pembangunan didaerah.

Kepututusan Menkes RI No.004/Menkes/SK/I/2003: ttg kebijakan dan strategi desentralisasi bidang kesehatan Perlu peningkatan Pemantapan perencanaan Pengadaan tenaga kesehatan Pendayagunaan dan pemberdayaan profesi kesehatan

B. Definisi SDM tenaga kesehatan


SKN 2004 Orang yang bekerja secara aktif dan profesional dibidang kesehatan , baik yang memnuhi pendidikan formal maupun tidak. PP No.32/1996 Semua orang yang bekerja dibidang kesehatan baik untuk jenis tertentu yg memerlukan kewenangan dalam melakukan upaya kesehatan

C.Perencanaan SDM Kesehatan


1.Perencanaan SDM tingkat institusi Ditujukan pada perhitungan kebutuhan SDM kesehatan pada:RS, Puskesmas,Poliklinik dll. 2.Perencanaan SDM tingkat wilayah Ditujukan pada kebutuhan institusi dan organisasi:Provinsi, Kab/Kota. 3.Perencanaan SDM untuk bencana Pra bencana, terjadi bencana, pasca bencana termasuk pengelolaan kesehatan pengungsi.

D.Pendidikan dan pelatihan SDM kesehatan

Pengetahuan(knowledge) Kemampuan(ability) Ketrampilan(skill)

E.Pendayagunaan tenaga kesehatan


Penempatan tenaga kesehatan Penempatan tenaga kesehatan kontrak: kesepakatan. Penempatan tenaga kesehatan PNS: ketentuan Penempatan tenaga kesehatan Swasta, dan LN : koordinasi dengan Pemerintah. Penempatan tenaga kesehatan lulusan LN: program adaptasi oleh pemerintah Prinsip penyelenggaran SDM kesehatan: pengadaan nakes >jumlah, jenis, kualifikasi pendayagunaan nakes >azas pemerataan nakes pembinaan nakes > penguasaan Iptek serta pembentukan karakter pengembangan karier > obyektif, transparan, berdasarkan prestasi kerja dan sesuai kebutuhan.

G.Perundang-undangan dan peraturan tenaga kerja UU No.23 th.1992 tentang kesehatan PP No.32 th 1996 tentang tenaga kesehatan PP No.25 th 2000 tentang kewenangan daerah UU No.32 th 2004 tentang pemerintah daerah Kepmenkes No.1277 th 2001 tentang Organisasi dan tatakerja Departemen Kesehatan Kepmenkes No.004 th 2003 tentang kebijakan dan strategi Dsentralisasi bidang kesehatan

H. Jenis tenaga kesehatan

PP No.32 th 1996 Tenaga medis Tenaga keperawatan Tenaga kefarmasian Tenaga kesmas Tenaga gizi Tenaga keteknisian medis Tenaga keterapian fisik

I.Kebijakan dokter pekerja tidak tetap


Permintaan pelayanan kesehatan meningkat Anggaran pemerintah relatif terbatas Banyak dokter tdk bersedia ditempatkan didaerah terpencil Terbatasnya posisi struktural pada organisasi kesehatan Sulitnya mendapatkan pendidikan lebih lanjut. SK Presiden No.37 th 1991, mewajibkan dokter baru unt.PTT selama periode 3 tahun. SKB Menkes dan Menkeu No.08/Menkes /SKB/1992 dan No.4a/MK031/1992 ttg tingkat gaji PTT.

Kewajiban Dokter PTT Sebagai Kapuskesmas Melakukan tugas profesional sbg dokter sesuai program puskesmas Membayar asuransi kesehatan 2% dr gaji pokok. Hak Dokter PTT Memperoleh gaji pokok Biaya perjalanan Asuransi kesehatan dr PT Askes Libur tahunan Praktik pribadi diluar jam kerja

J. Perencanaan kebutuhan SDM kesehatan ditingkat Institusi


Menggunakan Daftar Susunan Pegawai(DSP) 1.model puskesmas didaerah terpencil jumlah tenaga yg dibutuhkan minimal 17 orang. 2.model DSP puskesmas dipedesaan dan perkotaan, jumlah tenaga yg dibutuhkan minimal 23 orang dan 40 orang 3.model DSP puskesmas perawatan didaerah terpencil dan kepulauan dengan 10- 15 tempat tidur minimal tenaga 27 orangdan 38 orang. 4.model puskesmas perawatan didaerah strategis,jumlah tenaga yg dibutuhkan minimal 42 orang.

Tabel perbandingan rasio tenaga kesehatan antar negara per 100.000 jiwa (tahun 2003)/WHO 2003 dan Kepmenkes No.1202/MENKES/SK/VIII/2003
Malaysia Norwegia Inggris Amerika Indonesia

Dokter umum
Dokter gigi

70

313

230

256

18

82

101

163

Bidan

135

1484

1212

937

28

Apoteker

10

37

51

88

1.Tugas mahasiswa untuk mencari perhitungan kebutuhan tenaga kesehatan berdasarkan Indikator Indonesia Sehat 2010 2. tenaga yang dibutuhkan berdasarkan jenis tenaga, rasio tenaga kesehatan per 100.000 penduduk.

Sekian dan terimakasih

Anda mungkin juga menyukai