Anda di halaman 1dari 11

KEKUATAN HUKUM

Modul 7

MATA KULIAH : Bisnis Internasional FAKULTAS JURUSAN SEMESTER DOSEN : Ekonomi : Manajemen : Genap 2007/2008 : Lianah, SE., MCom.

UNIVERSITAS MERCU BUANA PROGRAM KULIAH SABTU MINGGU JAKARTA

2008
Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa setelah selesai mempelajari modul ini diharapkan mampu untuk memahami kekuatan-kekuatan hukum apa saja yang mempengaruhi kegiatan bisnis internasional Daftar Materi Pembahasan : 1. Perpajakan 2. Restriksi Perdagangan 3. Aneka macam hukum

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Lianah, SE., Mcom BISNIS INTERNASIOANAL

KEKUATAN HUKUM

Berbagai upaya untuk mengadakan pelatihan di bidang kekuatan hukum yang berdampak pada bisnis internasional dibatalkan atau ditunda pelaksanaannya karena adanya berbagai tekanan. Bisnis internasional dipengaruhi oleh ribuan undang-undang dan peraturan mengenai bermacam-macam hal yang dikeluarkan oleh berbagai negara atau bangsa dan badan internasional. Terlebih dahulu akan kita melihat mengenai kekuatan hukum, khususnya yang berkaitan dengan perpajakan, kegiatan bisnis dan pelakunya, serta lainnya, seperti anti-trust yang melibatkan beberapa perusahaan.

BEBERAPA KEKUATAN HUKUM NASIONAL YANG SPESIFIK Perpajakan Tujuan utama pajak-pajak tertentu tidak harus untuk meningkatkan pendapatan negara. Beberapa diantara berbagai tujuan pajak bukan penerimaan adalah untuk meredistribusikan pendapatan, menghimbau masyarakat untuk mengurangi atau tidak mengkonsumsi produk tertentu. Jumlah pajak yang harus dibayar disesuaikan dengan besarnya penghasilan pembayar pajak serta memperhatikan resiprositas berdasarkan perjanjian perpajakan (tax treaty) yang berlaku khususnya bagi warga negara asing. Tujuan tersebut dimaksudkan untuk memberi tekanan politik dan ekonomi khususnya terhadap pejabat pemerintah yang bertanggung jawab atas pembuatan peraturan pajak dan pemungutannya. Berbagai pendekatan nasional. Di antara berbagai negara di dunia, terdapat banyak perbedaan dalam sistem pajaknya, antara lain sebagai berikut: Tarif pajak. Tarif pajak berkisar dari yang relatif tinggi di beberapa negara Eropa Barat sampai nol di tax havens. Ada beberapa negara yang memberlakukan pajak atas laba modal (capitan gain tax) dan ada yang tidak. Negara-negara yang memilikinya mengenakan pajak atas keuntungan/laba modal dengan tarif yang berbeda-beda.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Lianah, SE., Mcom BISNIS INTERNASIOANAL

Jenis-jenis pajak. Ada beberapa jenis pajak. Kita baru memperkenalkan satu; pajak atas laba modal. Meskipun Amerika Serikat mengenakan pajak atas laba modal yang tinggi, tetapi masih mengandalkan sebagian besar penerimaannya dari pajak pendapatan. Semakin tinggi pendapatan seseorang atau perusahaan, maka mereka berkewajiban membayar pajak pendapatan yang semakin tinggi pula. Pada tahun 1970-an dan 1980-an rasa tidak puas akan pajak pendapatan dan pajak lainnya mulai berkembang. Hal ini mendorong lahirnya pajak pertambahan nilai (value added tax-VAT) di Kongres dan Perbendaharaan Negara Amerika Serikat. Banyak yang menyarankan agar Amerika Serikat menggunakan VAT seperti yang digunakan di negara-negara Eropa dan menjadikannya sebagai pendapatan utama. Ada kelompok yang setuju dengan VAT tetapi ada kelompok lain yang menolaknya. Kelompok yang setuju menyatakan VAT mudah dilaksanakan dan dapat meningkatkan pendapatan negara. Sedangkan yang menolak menyatakan bahwa VAT adalah jenis pajak konsumtif yang memberatkan bagi masyarakat kurang mampu. Bentuk perpajakan lainnya yaitu unitary tax system (sistem perpajakan berdasarkan kesatuan atau kelompok). Perjanjian perpajakan internasional dibuat secara umum berdasarkan prinsip arms length atau water edge, yaitu keuntungan yang dikenakan pajak untuk cabang di sebuah negara akan dinilai seolah-olah cabang itu menjalankan bisnisnya secara mandiri. Perbedaan-perbedaan lain. Banyak lagi perbedaan-perbedaan lain, yang jumlahnya mungkin terlalu besar untuk disebutkan di sini. Di antaranya adalah insentif pajak untuk investasi di daerah tertentu, pembebasan pajak, biaya, depresiasi; kredit pajak luar negeri, waktu pembayaran, dan pajak perusahaan ganda. Konvensi atau perjanjian tentang pajak. Karena banyaknya sistem perpajakan yang berbeda di masing-masing negara, beberapa negara telah saling menandatangani perjanjian perpajakan. Ada tidaknya perjanjian perpajakan sering menjadi bahan pertimbangan dalam membuat keputusan mengenai lokasi investasi dan bisnis internsional. Menghilangkan wajib pajak. Pada dekade mendatang, perdagangan alat elektronik yang ditunjang dengan berbagai kemudahan, memungkinkan seseorang atau perusahaan memindahkan operasi dan tempat kedudukan mereka dari suatu negara ke negara lainnya. Oleh karena itu, akan lebih mudah bagi mereka untuk meninggalkan suatu negara yang pajaknya tinggi atau untuk

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Lianah, SE., Mcom BISNIS INTERNASIOANAL

menghindarkan pajak sama sekali dengan melakukan bisnisnya dalam Cyberspace. Pengaturan Pelaksanaan Perdagangan Restriktif dan Anti-trust Di bidang perpajakan, wajib pajak (dalam hal ini bisnis internasional) berhadapan dengan kolektor pajak (pemerintah). Tindakan-tindakan anti trust juga melibatkan dunia usaha berhadapan dengan pemerintah dan adakalanya pemerintah berhadapan dengan pemerintah. Undang-undang anti trust Amerika lebih pasti dan kuat daripada undang-undang anti trust negara lain. Meskipun demikian, negara-negara lain dan juga Uni Eropa mulai lebih aktif di bidang anti trust. Di Uni Eropa hukum ini kadang-kadang disebut undang-undang praktik perdagangan. Masih banyak perbedaan mengenai pelaksanaan peraturan dan hukum anti trust di Amerika Serikat, negara-negara lain dan Uni Eropa. Salah satu perbedaan yang menonjol adalah adanya upaya Amerika Serikat untuk menerapkan hukumnya hingga keluar wilayahnya. Berdasarkan hukum di AS kegiatan tertentu seperti penerapan harga dianggap tidak sah, walaupun tidak menimbulkan kerusakan atau kerugian. Konflik antar pemerintah terjadi pada saat pemerintah Amerika Serikat memberlakukan hukum anti trust di luar wilayahnya. Ini disebut External Application of Law. Penerapan hukum ekstra teritorial dilakukan apabila sebuah negara berusaha menerapkan hukumnya pada orang asing atau bukan penduduk. Tarif, Kuota dan Hambatan Perdagangan lainnya Setiap negara telah memiliki hukum tentang hal ini. Penentuan tarif dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan negara dan melindungi produsen dalam negeri. Kuota yang membatasi jumlah impor dimaksudkan untuk memberikan perlindungan. Ada beberapa bentuk perlindungan atau hambatan untuk melakukan kegiatan dagang dengan menggunakan hukum nasional antara lain untuk produk yang berkaitan dengan kesehatan dan produk kemasan. Hambatan perdagangan lainnya adalah mengenai bahasa yang digunakan dalam label, iklan, buku petunjuk, peringatan, dan sebagainya. Tujuan dilaksanakan proteksi adalah untuk menyelamatkan lapangan kerja dalam negeri.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Lianah, SE., Mcom BISNIS INTERNASIOANAL

Dalam setiap debat politik mengenai larangan impor yang diusulkan, kelompok proteksionis akan bersatu dalam memberikan tekanan kepada pejabatpejabat pemerintah, sementara para konsumen yang setuju terhadap perdagangan bebas melakukan suatu upaya yang terorganisasi. Sebagai contoh, perusahaan-perusahaan baja dan serikat-serikat buruh baja telah memprotes dengan menggebu-gebu kepada pejabat pemerintah masuknya baja impor murah, namun organisasi-organisasi konsumen tidak mengatakan apa-apa. Sebuah alasan bagi restriksi perdagangan menyangkut pertahanan nasional. 1. Pertahanan nasional. Industri-industri tertentu memerlukan proteksi dari impor karena vital bagi pertahanan nasional, dan harus tetap diberlakukan meskipun terdapat kerugian secara komparatif berkenaan dengan para pesaing luar negeri. Apabila persaingan dari perusahaan-perusahaan asing mendorong perusahaan menghentikan usahanya dan membiarkan negara ini bergantung pada impor, impor itu mungkin tidak tersedia di masa perang. Yang jadi masalah dengan argumen ini adalah bahwa angkatan bersenjata memerlukan ratusan produk, berkisar dari selang udara sampai bom. 2. Melindungi industri yang baru tumbuh. Para pendukung proteksi atas industri yang baru tumbuh bisa menyatakan bahwa dalam jangka panjang industri itu akan memiliki keunggulan komparatif, tetapi perusahaanperusahaan itu memerlukan proteksi terhadap impor sampai angkatan kerja telah terlatih, teknik-teknik produksi dikuasai, dan mereka mencapai skala ekonomi. Apabila sasaran-sasaran itu dipenuhi, proteksi impor tidak diperlukan lagi. Tanpa proteksi, alasan mereka, sebuah perusahaan tidak akan mampu bertahan hidup karena impor biaya rendah dari para pesaing asing yang lebih dewasa akan menjual barang-barang lebih murah daripada mereka di pasar lokalnya. Proteksi itu dimaksudkan untuk sementara, tetapi kenyataannya, sebuah perusahaan akan jarang mengakui telah dewasa dan tidak lagi memerlukan bantuan. Dengan mendapat perlindungan dari persaingan asing dengan bea masuk yang tinggi, para manajer perusahaan itu memiliki sedikt alasan untuk meningkatkan efisiensi atau kualitas produk. Para pelaku bisnis internasional akan mengertahui bahwa alasan infant industry telah diterima oleh pemerintah di sebagian besar negara berkembang. Perusahaan pertama dalam industri yang baru bagi negara itu pada umumnya memperoleh proteksi tanpa ketentuan waktu pencabutannya. Meskipun demikian, beberapa negara berkembang yang besar, seperti Brasil dan Meksiko, telah mengurangi proteksinya untuk mendorong perusahaan-

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Lianah, SE., Mcom BISNIS INTERNASIOANAL

perusahaan ini menurunkan harga mereka dan menjadi lebih kompetitif di pasar-pasar dunia. 3. Melindungi tenaga kerja domestik dari tenaga asing yang murahi . Para proteksionis yang menggunakan alasan ini akan membandingkan tingkat upah per jam tenaga asing yang lebih murah dengan yang mereka bayar di Amerika Serikat dan menyimpulkan bahwa para eksportir dari negara-negara ini dapat memasok Amerika Serikat dengan barang-barang murah, dan menyebabkan orang Amerika kehilangan pekerjaan. Kekeliruan pertama tentang argumen ini adalah bahwa biaya upah tidak seluruhnya berupa biaya produksi maupun biaya tenaga kerja. Di banyak negara yang kurang maju, tunjangan-tunjangan yang diatur merupakan persentase upah langsung yang jauh lebih tinggi daripada di negara ini. Selanjutnya, produktivitas per pekerja seringkali jauh lebih tinggi di negara maju karena lebih banyak modal per pekerja, manajemen yang superior, dan teknologi maju, sehingga biaya tenaga kerja lebih rendah meskipun upah lebih tinggi. Kekeliruan kedua berasal dari kegagalan mempertimbangkan biaya faktor produksi lain. Apabila tingkat upah rendah, biaya modal biasanya tinggi, dan dengan demikian biaya produksi dapat lebih tinggi di negara yang upahnya rendah. Ironisnya, salah satu alasan bagi proteksi yang digunakan oleh para pabrikan di negaranegara berkembang ialah bahwa mereka tidak dapat bersaing melawan perusahaan-perusahaan yang berbiaya rendah namun sangat produktif di negara-negara industri. Mereka yang mungkin terbujuk oleh argumen untuk menghentikan impor guna melindungi pekerjaan domestik di dalam negeri ini sebaiknya ingat bahwa ekspor Amerika menciptakan lapangan kerja setiap $1 miliar dalam ekspor menciptakan 25.000 pekerjaan baru. Apabila kita menghentikan impor dari sebuah negara, pemerintahnya bisa membalas dengan bea masuk yang lebih besar atas barang-barang ekspor kita. Akibatnya dapat berupa kerugian bersih atas pekerjaan daripada memperoleh apa yang diharapkan. 4. Tarif ilmiah atau persaingan yang adil . Para pendukung argumen ini mengatakan mereka percaya dengan persaingan yang adil. Mereka sekedar menginginkan bea masuk yang akan meningkatkan biaya barang-barang impor sama dengan biaya barang-barang yang diproduksi di dalam negeri. Hal ini akan mengurangi setiap keunggulan tidak adil yang mungkin diperoleh pesaing asing karena teknologi superior, biaya bahan mentah lebih rendah, pajak lebih rendah atau biaya tenaga kerja lebih rendah. Bukanlah

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Lianah, SE., Mcom BISNIS INTERNASIOANAL

maksud mereka melarang ekspor, mereka hanya ingin menyamakan proses untuk persaingan yang adil. 5. Tindakan balasan. Perwakilan-perwakilan industri yang ekspornya telah mendapat hambatan-hambatan impor yang dikenakan atas mereka oleh sebuah negara lain, meminta pemerintah mereka untuk membalas dengan hambatan-hambatan yang sama. Sebuah contoh mengenai bagaimana tindakan balasan dimulai adalah larangan oleh Uni Eropa untuk mengimpor daging sapi yang menggunakan hormon dari Amerika Serikat pada 1 Januari 1989. Karena pemakaian hormon dianggap membahayakan kesehatan di Uni Eropa, mereka menutup pasar daging sapi senilai $100 juta (12% dari ekspor daging Amerika Serikat). Para produsen Amerika mengeluh karena tidak ada bukti ilmiah yang mendukung pernyataan itu, dan Amerika Serikat segera membalas dengan mengenakan bea masuk atas produk-produk Uni Eropa senilai lebih kurang $100 juta, termasuk daging sapi dan daging babi tanpa tulang, jus buah-buahan, pendingin anggur, tomat, keju Perancis, dan kopi instan. Uni Eropa kemudian mengancam untuk melarang impor madu dari Amerika Serikat, berupa madu, jagung kaleng, kacang-kacangan, dan buahbuah kering senilai $140 juta. Sebagai balasannya, Amerika Serikat mengumumkan bahwa mereka akan mengikuti larangan Uni Eropa dengan melarang semua daging Eropa. Jika hal itu terjadi, perdagangan AS Uni Eropa senilai kurang lebih $500 juta akan terpengaruh. Biasanya, sengketa seperti ini dibawa ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Setelah daging sapi AS dilarang oleh UE selama lebih 10 tahun, Amerika Serikat meluncurkan suatu prosedur penyelesaian perselisihan formal melalui WTO pada bulan Mei 1996 untuk menghadapi pelarangan itu. 6. Dumping. Dumping adalah penjualan produk ke luar negeri dengan harga lebih rendah daripada (a) biaya produksi, (b) harga di pasar dalam negeri, atau (c) harga ke negara-negara ketiga. tanpa mengganggu harga-harga di Sebuah pabrikan asing dapat domestiknya, atau bisa mengambil tindakan ini karena berharap dengan menjual kelebihan produksi pasar menurunkan harga ekspor tersebut untuk memaksa semua produsen domestik di negara pengimpor meninggalkan bisnis itu. Eksportir itu mengharapkan kenaikan harga-harga di pasar begitu tujuan itu tercapai. Ini disebut predatory dumping (dumping mematikan). Kebanyakan pemerintahan mengambil tindakan balasan apabila dumping merugikan industri lokal. Uni Eropa misalnya, mengenakan pajak-pajak anti dumping 39,2% atas tas tangan dari Cina meskipun ada peringatan dari para pedagang eceran dan Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Lianah, SE., Mcom BISNIS INTERNASIOANAL

importir Eropa bahwa tindakan demikian lebih banyak menghilangkan pekerjaan daripada pendiptaan pekerjaan. 7. Subsidi. Subsidi adalah sumbangan keuangan, diberikan secara langsung atau tidak langsung oleh pemerintah tanpa imbalan keuntungan, termasuk hibah, perlakuan pajak istimewa dan asumsi pemerintah mengenai pengeluaran bisnis yang normal. Sebab pembalasan yang lainnya mungkin berupa subsidi yang diberikan pemerintah kepada perusahaan domsetik baik untuk mendorong ekspor maupun membantu melindunginya dari impor. Beberapa contoh adalah pembayaran tunai, partisipasi pemerintah dalam kepemilikan, pinjaman dengan bunga rendah untuk para pembeli dan eksportir luar negeri, dan perlakuan pajak preferensial. Sebagai contoh, Airbus, sebuah konsorsium Eropa yang memproduksi Perdagangan pesawat Amerika jet penumpang, telah menurut studi subsidi Departemen Serikat menerima

pemerintah $13,5 miliar, tanpa subsidi tersebut perusahaan itu tidak akan berdiri atau bertahan hidup. Airbus tidak memperoleh keuntungan selama 20 tahun pertama operasinya. Pertanggungjawaban atas Produk, Perdata dan Pidana Pertanggungjawaban pabrikan karena produk yang berbahaya atau salah produksi, banyak terdapat pada awal 1960-an dan berlanjut hingga tahun 1990an yang menjadi beban tugas bagi para profesi hukum di Amerika Serikat. Premi asuransi untuk pertanggungjawaban atau jaminan produk mengalami lonjakan tajam. Sebagai akibatnya banyak perusahaan kecil tidak mampu bertahan. Di Amerika Serikat hakim dapat dijatuhkan hukuman agar tergugat memberi ganti rugi secara langsung maupun tidak langsung kepada para pengugat. Hukuman ganti rugi atas punitive damage dimaksudkan untuk memberikan hukuman kepada tergugat dan ganti rugi dimaksud dapat mencapai miliaran dolar untuk memberi pelajaran kepada terdakwa. Pengawasan Jual Beli Mata Uang Orang-orang yang masuk ke negara tertentu harus memberitahukan jumlah dan jenis uang yang dibawanya, hal ini dimaksudkan: (1) menghindari untuk membawa masuk mata uang nasional negara yang dikunjungi yang dibeli di luar negeri dengan kurs yang lebih baik daripada dinegara itu, (2) mendorong untuk membawa masuk mata uang yang memiliki nilai tukar kuat.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Lianah, SE., Mcom BISNIS INTERNASIOANAL

Aneka Macam Hukum Orang yang bekerja di luar negeri harus berhati-hati agar tidak terjebak dalam hukum setempat atau pemerasan yang dilakukan oleh oknum polisi, tentara, atau pejabat pemerintah.

KEKUATAN-KEKUATAN INTERNASIONAL Kontrak Bisnis Bila pihak yang menandatangani kontrak tinggal di satu negara, maka sebagai dasar hukum untuk kontrak tersebut termasuk penyelesaian masalah yang timbul, digunakan hukum yang berlaku di negara tersebut. Namun bila yang menandatangani kontrak tinggal di negara yang berbeda, maka penyelesaian masalah yang timbul tidak mudah. Arbitrasi adalah suatu proses, disepakati oleh pihak-pihak yang berselisih sebagai pengganti pergi ke pengadilan, di mana seseorang atau badan yang tidak memihak mengambil keputusan yang mengikat. Paten, Merk Dagang, Nama Dagang, Hak Cipta dan Rahasia Dagang Kekayaan Intelektual Paten ialah suatu hak yang diberikan oleh pemerintah kepada penemu suatu produk atau proses untuk memprabikasi, mengeksploitasi, menggunakan dan menjual penemuan atau proses tersebut. Merek Dagang dan Nama Dagang adalah rancangan dan nama suatu produk yang digunakan oleh para pedagang atau pabrikan dan biasanya terdaftar secara resmi. Sedangkan Hak Cipta adalah hak yang sah yang biasanya diberikan kepada penulis, komposer, kreator perangkat lunak, artis, dan penerbit untuk mempublikasikan dan menjual karya mereka. Rahasia Dagang adalah informasi tentang bisnis yang dirahasiakan. Semua hak tersebut termasuk dalam kekayaan intelektual. Spionase Industri. Upaya sebuah perusahaan untuk mencuri rahasia dagang perusahaan lain.

KEKUATAN STANDARISASI INTERNASIONAL Kalangan industri Amerika Serikat memandang ISO (International Standarization Organization) dan IEC (International Eletrotechnical Commission)

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Lianah, SE., Mcom BISNIS INTERNASIOANAL

dianggap sesuatu yang membahayakannya. IEC mempromosikan standarisasi bahan dan peralatan untuk produk yang berkaitan dengan teknik elektro. Sedangkan ISO memberikan rekomendasi standar produk yang berkaitan dengan teknologi lain. Tujuan dikeluarkan ISO adalah untuk memberikan standar suatu produk secara internasional. hAmpir semua pemerintah dan perusahaan swasta di seluruh dunia menginginkan produk yang sesuai dengan standar ISO dan IEC.

Perpajakan Jurisdiksi Pajak Nasional, sebuah sistem untuk warga negara ekspatriat dari suatu negara yang memperkenankan negara itu mengenakan pajak kepada mereka berdasarkan kebangsaannya, meskipun mereka tinggal dan bekerja di luar negeri. Yurisdiksi Pajak Teritorial, warga negara ekspatriat baik yang tidak tinggal maupun bekerja di negara itu, dan karenanya tidak menerima jasa apapun sehingga harus membayar pajak dibebaskan dari pajak-pajak negara tersebut.

Undang-Undang Praktik Korupsi di Luar Negeri (Foreign Corrupt Practices Act FCPA) Pembayaran yang diragukan atau bermasalah, uang suap yang dibayarkan kepada para pejabat pemerintah oleh perusahaan untuk memperoleh kontrak pembelian dari pemerintah. Ada sejumlah ketidakpastian tentang istilah-istilah yang digunakan dalam FCPA. Diantaranya yang menarik menyangkut pelicin (grease).

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Lianah, SE., Mcom BISNIS INTERNASIOANAL