P. 1
Cara Mengukur Elco

Cara Mengukur Elco

|Views: 76|Likes:
Dipublikasikan oleh iifracing

More info:

Published by: iifracing on May 23, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/30/2013

pdf

text

original

Cara Mengukur Elco/Kapasitor/Kondensator

Mengukur Elco Dengan Multitester Sebenarnya cara yg saya sampaikan ini kurang pas untuk cek elco, dan cara yg tepat mengukur elco adalah dengan CAPACITANCE METER, dan dia akan menunjukkan kapasitas yg sebenarnya yg dimiliki elco itu. Tapi cara ini juga lumayan cukup membantu, berikut caranya : 1. Putar batas ukur pada Ohmmeter X1 / X10 untuk elco yang ukurannya besar dan X100 / X1K untuk elco yang ukurannya kecil. 2. Hubungkan probe ke masing-masing kaki ELCO (bolak balik sama saja) 3. Lihat penunjukan jarum pada papan skala.

Kesimpulan Hasil Pengukuran • Jarum menunjuk angka & kembali ke tempat semula : elco baik • Jarum menunjuk angka & tidak kembali ke tempat semula : elco bocor • Jarum tidak bergerak sama sekali : elco putus • Jarum menunjuk angka nol : elco short

Mengukur Kapasitor Non Polar Dengan Multitester Sebenarnya cara ini juga kurang pas untuk cek kapasitor, dan cara yg tepat mengukur elco adalah dengan CAPACITANCE METER, dan dia akan menunjukkan kapasitas yg sebenarnya yg dimiliki elco itu. Tapi cara ini juga lumayan cukup membantu, berikut caranya : 1. Putar batas ukur pada Ohmmeter X1K / X10K 2. Hubungkan probe ke masing-masing kaki kapasitor (bolak balik sama saja) 3. Lihat penunjukan jarum pada papan skala.

Kesimpulan Hasil Pengukuran • Jarum menunjuk angka kemudian & ke tempat semula : kapasitor baik • Jarum menunjuk angka tdk kembali ke tempat semula : kapasitor bocor • Jarum tidak bergerak : kapasitor putus • Jarum menunjuk angka nol : kapasitor short sumberekohasan

CARA MENGUKUR DIODA
Dioda adalah komponen elektronik yang terbuat dari unsur semikonduktor. Bahan ini adalah silikon atau germanium. Dioda silikon bekerja pada tegangan 0.6 VDC dan dioda germanium bekerja pada tegangan 0,2 VDC. Contoh dioda : IN 4148, IN4002, IN 4003, dll.

Simbol Dioda adalah D, simbol gambarnya :

probe hitam => katoda. Meskipun arus AC yang dirubah ke DC berubah-ubah. kemudian posisi dibalik : probe merah => anoda. Fungsi Dioda : • Sebagai penyearah • Sebagai pengaman rangkaian dari kemungkinan terbaliknya polaritas Mengukur Dioda Dengan Multitester Putar batas ukur pada Ohmmeter X10 / X100 1.Sifat dioda : • Jika diberi arah maju (tegangan positif => anoda dan tegangan negatif => katoda) akan menghantarkan arus dan sebaliknya. kemudian posisi dibalik : probe merah => anoda. Biasanya digunakan pada rangkaian power supply dimana fungsinya adalah sebagai penstabil arus. 4. tidak akan berpengaruh jika terdapat dioda zener ini. Adapun sifatnya adalah sebagai berikut : • Tegangan yang dicapai maksimal rata-rata 0. probe hitam => anoda => Jarum bergerak atau menunjuk nol. zener 12 volt.7 s/d 12 volt • Hanya tahan terhadap arus kecil. probe hitam => katoda => Jarum bergerak atau menunjuk nol berarti dioda dalam kondisi RUSAK / SHORT. 2. • Jika diberi arah mundur (tegangan positif => katoda dan tegangan negatif => anoda) tidak akan menghantarkan arus. Contoh dioda zener : zener 6 volt. dll Pengukuran baik tidaknya dioda zener sama dengan pengukuran dioda biasa. maksimal 1 s/d 50 mA • Hampir tidak ada tegangan yang hilang jika sudah melewati dioda zener. probe hitam => anoda => Jarum bergerak bukan nol. Jarum tdk bergerak berarti dioda dalam kondisi BAIK. probe merah => katoda. probe merah => katoda. Aplikasi dalam rangkaian : . DIODA ZENERTerbuat dari bahan silikon.

Menentukan Kaki Colector NPN Putar batas ukur pada Ohmmeter X1K atau X10K. FCS 9013. TIP 31. Bila jarum bergerak sedikit berarti kaki B itulah kaki COLECTOR. Transistor terbuat dari 2 dioda germanium yang disatukan. Mengukur Transistor Dengan Multitester Batas ukur pada Ohmmeter X10 / X100 • TRANSISTOR PNP • TRANSISTOR NPN . Kemudian kaki A (basis) dan kaki B dipegang dengan tangan tapi antar kaki jangan sampai terhubung.6 volt. BU2507DX. C5149. C5129. FCS 9014. TIP 32. Tegangan kerja transistor sama dengan dioda yaitu 0. dll Simbol di rangkaian : "Q". C5804.CARA MENGUKUR TRANSISTOR Transistor adalah termasuk komponen utama dalam elektronika. Transistor memiliki 3 kaki yaitu : • EMITOR (E) • BASIS (B) • COLECTOR (C) Jenis transistor ada 2 yaitu : 1. Jika kaki basis dan colector sudah diketahui berarti kaki satunya adalah emitor. Bila probe merah / hitam => kaki A dan probe lainnya => 2 kaki lainnya secara bergantian jarum bergerak semua dan jika dibalik posisi hubungnya tidak bergerak semua maka itulah kaki BASIS. BU2520DF. Misalkan kaki transistor kita namakan A. Bila probe merah => kaki B dan probe hitam => kaki C. simbol gambarnya dibawah ini : Menentukan Kaki Transistor Menentukan Kaki Basis Putar batas ukur pada Ohmmeter X10 atau X100. dan C. Transistor NPN (katoda anoda katoda / kaki anoda yang disatukan) Contoh transistor : C 828. B. Transistor PNP (anoda katoda anoda / kaki katoda yang disatukan) 2.

1 Mega Ohm (MΩ) = 1.• TRANSISTOR NPN DENGAN DUMPER CARA MENGUKUR RESISTOR ATAU TAHANAN Resistor adalah komponen elektronika yang terbuat dari arang yang bersifat sebagai tahanan / penghambat. Variable resistor ada 5 jenis yaitu : • Potensiometer • Trimmer Potensio (Trimpot) • NTC (Negative Temperatur Coefficient) : semakin panas hambatannya semakin kecil • PTC (Positive Temperatur Coefficient) : semakin panas hambatannya semakin besar • LDR (Light Dependence Resistor) : bila terkena cahaya maka hambatan akan mengecil Fungsi resistor dalam rangkaian elektronika : • Sebagai beban rangkaian • Untuk membagi tegangan atau arus Simbol Resistor dalam rangkaian : Berikut daftar kode warna resistor : Misal : Resistor dengan gelang warna : I.000 Ohm (Ω) Resistor memiliki gelang warna yang merupakan kode ukuran dari resistor tersebut. Resistor terbagi menjadi : a. Hitam : 0 III. b.000 Kilo Ohm (KΩ) 1 Kilo Ohm (KΩ) = 1. Variable resistor adalah resistor yang ukurannya dapat dirubah. Satuan Resistor adalah Ohm (Ω). Perak : 10% . Coklat : 1 II. Fixed resistor ( resistor biasa ) adalah resistor yang ukurannya tetap. Merah : 00 IV. Ukuran lainnya adalah Watt.

. Lihat penunjukan jarum pada papan skala... Mengukur Resistor Dengan Multi Tester 1. Hubungkan probe ke masing-masing kaki resistor (bolak balik sama saja) 4. TRAFO STEP DOWN (untuk menurunkan tegangan) 2. Jarum menunjuk angka sesuai dengan ukuran aslinya : resistor baik 2. Jenis trafo adaptor ada 2 :1.5 K Ohm. Angka 900 didapat dari 1000 – (1000 x 10%) dan 1100 Ohm dari 1000 + (1000 x 10%). Jarum tidak bergerak sama sekali : resistor putus 4. Misal : 1K Ohm diparalel dengan 1K Ohm hasilnya adalah 0. Trafo bisa bekerja hanya dengan tegangan AC. . Jarum menunjuk angka lebih besar / kecil dari ukuran aslinya : resistor rusak 3. TRAFO STEP UP (untuk menaikkan tegangan) Trafo yang kita pelajari nantinya adalah jenis yang stepdown. 3. Misal : 1K Ohm + 1K Ohm = 2K Ohm Resistor Hubung Paralel Resistor yang dihubungkan paralel hasilnya adalah 1/Rt = 1/R1 + 1/R2 + 1/R . Kesimpulan Hasil Pengukuran1.. Jarum menunjuk angka nol : resistor short Sumber Ekohasan Trafo tersusun dari gulungan kawat primer dan sekunder yang dililitkan pada inti besi. GABUNGAN RESISTOR Resistor Hubung Seri Resistor yang dihubungkan seri nilai hambatannya adalah Rt = R1 + R2 + R .Jadi nilai resistor tersebut adalah 1000 Ohm atau 1 K Ohm dengan toleransi 10% artinya nilai aslinya bisa berkisar antara 900 Ohm – 1100 Ohm. Putar batas ukur pada Ohmmeter (pastikan batas ukur lebih tinggi atau hampir sama dengan perkiraan resistor yang diukur).. 2.. Pastikan anda sudah melakukan zerro Ohm adj.

• Contoh FET penurun tegangan : IRF 9610. FET memiliki tiga kaki juga yaitu : • GATE (G) adalah kaki input • DRAIN (D) adalah kaki output • SOURCE (S) adalah kaki sumber Fungsinya biasanya digunakan pada rangkaian power supply jenis switching untuk menghasilkan tegangan tinggi untuk menggerakkan trafo. F. E. SOURCE. IRF 620.FLYBACK JUGA TERMASUK JENIS TRAFO HANYA SAJA BENTUKNYA MEMANG AGAK LAIN : Mengukur Trafo Dengan Multitester • Putar batas ukur pada Ohmmeter X1K. Kakinya biasanya sudah pasti yaitu bila kita hadapkan FET ke arah kita maka urutan kakinya dari kiri ke kanan adalah GATE. CARA MENGUKUR TRANSISTOR MOSFET FET bentuk fisiknya seperti transistor. IRF 730. dll (biasanya 4 angka u/ IRF) • FET PENAIK TEGANGAN Cara mengukur : Batas ukur Ohmmeter X10 / X1K • FET PENURUN TEGANGANCara mengukur : Batas ukur Ohmmeter X10 / X1K . B. • Contoh FET penaik tegangan : K 793. IRF 9630. DRAIN. IRF 630. C • Misal kaki sekunder D. • Misal kaki primer A. Fungsinya adalah untuk menaikkan tegangan atau menurunkan tegangan. K 1214. K 1117. dll.

html .blogspot.http://achmadfuad6.com/2012/06/cara-mengukur-elcokapasitorkondensator.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->