P. 1
85590851 Fakir Miskin Agama

85590851 Fakir Miskin Agama

|Views: 3|Likes:
Dipublikasikan oleh Helmi Zzt
aik
aik

More info:

Published by: Helmi Zzt on May 23, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/31/2013

pdf

text

original

Bab II Kajian Teoritis

A. Pembahasan teori  Kajian secara teoritis

Definisi Fakir miskin secara harfiah dibagi kedalam dua kata yaitu fakir dan miskin , dimana yang disebut fakir adalah mereka yang tidak mempunyai harta dan pekerjaan ,sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya .sedangkan miskin adalah mereka yang mempunyai harta dan pekerjaan tetapi tidak dapat memenuhi kebutuhan primer nya(penghasilan yang dihasilkan tidak cukup)

Selain dari itu pengertian fakir miskin menurut peraturan pemerintah adalah sebagai berikut : Pasal. 1. Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan: 1. Fakir Miskin adalah orang yang sama sekali tidak mempunyai sumber mata pencaharian dan tidak mempunyai kernampuan memenuhi kebutuhan pokok yang layak bagi kemanusiaan atau orang yang mempunyai sumber mata pencaharian tetapi tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok yang layak bagi kemanusiaan. 2. Pelayanan Kesejahteraan Sosial Bagi Fakir miskin adalah setiap upaya, program, dan kegiatan yang ditujukan untuk memulihkan, membina, dan mengem-bangkan kesejahteraan sosial bagi fakir miskin. 3. Dana Kesejahteraan Sosial Bagi Fakir Miskin adalah semua dana yang berwujud uang dan/atau barang yang berasal dari masyarakat dan sumber-Sumber lainnya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan digunakan untuk kepentingan Pelayanan kesejahteraan sosial bagi fakir miskin, 4. Bantuan Sosial adalah bantuan yang sifatnya sementara yang diberikan kepada fakir miskin, dengan maksud agar mereka dapat

(1) Bantuan sosial sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) huruf a diberikan kepada fakir miskin dengan maksud agar mereka dapat berusaha meningkatkan taraf kesejahteraan sosialnya. (2) Rehabilitasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi usaha seleksi. (1) Usaha seleksi dimaksudkan untuk dapat menetapkan jenis pembinaan terhadap fakir miskin di dalam rehabilitasi. b. Pasal 3. pembinaan. (2) Usaha seleksi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi kegiatan-kegiatan antara lain: a. wawancara. BAB II. b. meningkatkan kehidupannya secara wajar. . PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL BAGI FAKIR MISKIN Pasal 2. bantuan sosial. dan pembinaan lanjutan.5. dan pelaksanaan pemberian bantuan sosial sebagaimana dimaksud ayat (1) diatur lebih lanjut oleh Menteri. (2) Jumlah. tatacara. Rehabilitasi Sosial adalah suatu proses refungsionalisasi dan pengembangan untuk memungkinkan fakir miskin mampu melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar dalam kehidupan masyarakat. (1) Fakir Miskin berhak mendapatkan pelayanan kesejahteraan sosial. pengembangan. (2) Pelayanan kesejahteraan sosial bagi fakir miskin sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi: a. Pasal 4. rehabilitasi sosial. identifikasi. Menteri adalah Menteri Sosial. 6. (1) Rehabilitasi sosial sebagaimana dirnaksud dalarn Pasal 2 ayat (2) huruf b dilaksanakan terhadap fakir miskin dengan maksud agar mereka mampu melaksanakan dan mengembangkan fungsi sosialnya dalam kehidupan masyarakat. Pasal 5.

b. (2) Pembinaan lanjutan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi kegiatan antara lain: a. bimbingan. Pasal 7. (1) Terhadap fakir miskin yang telah selesai direhabilitasi dan telah berusaha sendiri di tengah-tengah masyarakat diikuti dengan pembinaan lanjutan. pembinaan kesadaran berswadaya. Pasal 8. . pembinaan ketrampilan. Pasal 9. pembinaan mental. (3) Pelaksanaan pembinaan lanjutan sebagaimana dimaksud dalam ayat(l)dan ayat (2) pasal ini diatur lebih lanjut oleh Menteri. (1) Pelayanan kesejahteraan sosial bagi fakir miskin oleh masyarakat diselenggarakan oleh organisasi sosial maupun perseorangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menteri dapat memberikan bantuan permodalan. PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL BAGI FAKIR MISKIN OLEH MASYARAKAT Pasal 11. Pasal 10.Pasal 6. pembinaan kesadaran hidup bermasyarakat. pembinaan fisik. BAB III. pengawasan. Fakir miskin yang telah selesai menjalankan pembinaan dikembangkan kemampuannya untuk berusaha sendiri agar dapat meningkatkan taraf kesejahteraan sosialnya. c. d. e. Usaha pembinaan dimaksudkan untuk membina kemampuan fakir miskin agar dapat berperan meningkatkan kesejahteraannya. Dalam melaksanakan usaha pengembangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8. b. Usaha pembinaan sebagaimana dirnaksud dalam Pasal 6 meliputi kegiatan antara lain: a.

(2) Jenis. (4) Tatacara penggunaan dana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) diatur oleh Menteri. (3) Penerimaan dana kesejahteraan sosial bagi fakir miskin yang berasal dari masyarakat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diberitahukan secara tertulis kepada Menteri Keuangan. (1) Untuk kepentingan pelaksanaan kesejahteraan sosial bagi fakir mis-kin. jumlah. (2) Tatacara pengumpulan dana kesejahteraan sosial bagi fakir miskin yang berada pada dan berasal dari masyarakat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur oleh Menteri. (1) Organisasi sosial yang menyelenggarakan pelayanan kesejahteraan sosial bagi fakir miskin dapat diberikan bantuan atau subsidi. . BAB IV. dan syarat-syarat pemberian bantuan atau subsidi diatur oleh Menteri. Pasal 14. Menteri dapat mengambil tindakan terhadap pengurus organisasi sosial maupun terhadap perseorangan yang menyelenggarakan pelayanan kesejahteraan sosial bagi fakir miskin yang menyimpang dari tujuan atau tidak memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pasal 13. (3) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) ini diatur oleh Menteri. DANA KESEJAHTERAAN SOSIAL BAGI FAKIR MISKIN Pasal 15. Menteri atau pejabat yang ditunjuk berwenang sewaktu-waktu melakukan pemeriksaan tentang pelaksanaan pelayanan kesejahteraan sosial bagi fakir miskin yang dilakukan oleh organisasi sosial.(2) Pelayanan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi usaha bantuan sosial dan rehabilitasi sosial. Menteri dapat mengusahakan pengumpulan dana kesejahteraan sosial bagi fakir miskin yang berasal dari masyarakat dan dana-dana kesejahteraan sosial lainnya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku . tatacara. Pasal 12.

 Kajian menurut al Qur’an dan hadist. Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. sebagaimana sabda Rasul saw ketika menceritakan pertanyaan Nabi Musa itu: ‫يب ا رب ي كيف ل ي به؟ قب ال تأخذذ معك حتوتب ا فتجعله بمكتل فحيثمب ا فقدت الحتوت‬ ‫فهتو ثم‬ Artinya: "Ya Tuhanku. Pasal 17. Hanya saja Allah memberi petunjuk ketika ditanya oleh Nabi Musa sebelum berangkat. mereka berhenti. Tetapi tidak tahu bahwa tempat itulah yang harus dituju. manakala ikan itu hilang. maka semua peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang pelayanan kesejahteraan sosial bagi fakir miskin yang sudah ada tetap berlaku. di situlah tempatnya" (Tafsir Ibnu Kasir) . Dengan berlakunya Peraturan Pemerintah ini. KETENTUAN PERALIHAN DAN PENUTUP Pasal 16. bagaimana saya dapat menemukan tempat itu? Titah Allah: "Bawalah seekor ikan yang kamu masukkan pada sebuah kampil. Sebab Allah tidak memberi tahu dengan pasti tempat itu. Diundangkan di Jakarta pada tanggal 19 Nopember 1981. Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Pemerintah ini sepanjang mengenai pelaksanaannya akan diatur lebih lanjut oleh Menteri.hadist 1. sepanjang tidak bertentangan dengan Peraturan Pemerintah ini. Pasal 18.BAB V. Surah Al Kahfi 61 61) ‫بب ا‬ ً‫ر ا‬ َ‫س ّم‬ َ‫ر ّم‬ ِ‫ح َم‬ ْ‫ب َم‬ َ‫ل ّم‬ ْ‫ف ي ا َم‬ ِ‫ه َم‬ ُ‫ل َم‬ َ‫بيّم‬ ِ‫س َم‬ َ‫ذ ّم‬ َ‫خ ّم‬ َ‫ت ّم‬ َّ‫فب ا ا‬ َ‫مب ا ّم‬ َ‫ه ّم‬ ُ‫ت َم‬ َ‫حتو ّم‬ ُ‫يب ا َم‬ َ‫س ّم‬ ِ‫ن َم‬ َ‫مب ا ّم‬ َ‫ه ّم‬ ِ‫ن َم‬ ِ‫ي َم‬ ْ‫ب َم‬ َ‫ع ّم‬ َ‫م ّم‬ َ‫ج ّم‬ ْ‫م َم‬ َ‫غب ا ّم‬ َ‫ل ّم‬ َ‫بّم‬ َ‫مب ا ّم‬ َّ‫ل ا‬ َ‫فّم‬ َ‫) ّم‬ Dalam ayat ini Allah menceritakan bahwa setelah Nabi Musa dan Yusa' sampai ke pertemuan dua laut.

Keduanyapun tertidur. dan mereka mempergunakan bahtera itu untuk menambah penghasilannya dengan mengangkut barang-barang dagangan . mereka pun melanjutkan perjalanan. Maka ketika itu ikan yang ada di dalam kampil itu hidup kembali dan menggelepar-gelepar dan keluar dari kampil itu dengan meluncur menuju ke laut Padahal kampil waktu itu ada di tangan Yusa': Kejadian di atas yaitu ikan mati menjadi hidup kembali. adalah merupakan mukjizat bagi Nabi Musa as. dan aku bertujuan merusakkan bahtera itu. Surat Al kahfi:79 Adapun bahtera itu adalah kepunyaan orang-orang miskin yang bekerja di laut. Mereka tidak mampu menolak kelaliman raja yang akan merampas bahteranya itu.Pada sebuah batu besar di tempat itu. Setelah bangun tidur.(QS. Adapun perbuatan terhadap bahtera yang dilubangi dindingnya itu ialah bahtera itu adalah kepunyaan suatu kaum yang lemah dan miskin. Merekapun lalai akan ikannya. karena di hadapan mereka ada seorang raja yang merampas tiap-tiap bahtera. Al kahfi:79) ٌ ‫ل ي‬ ‫ك‬ ِ‫مَم‬ َ‫م ّم‬ ْ‫َمُ َم‬ ‫ءه‬ َ‫را ّم‬ َ‫و ّم‬ َ‫ن ّم‬ َ‫كب ا ّم‬ َ‫و ّم‬ َ‫هب ا ّم‬ َ‫ب ّم‬ َ‫عي ّم‬ ِ‫أ َم‬ َ‫ن ّم‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ت ّم‬ ُ‫د َم‬ ْ‫ر َم‬ َ‫أ ّم‬ َ‫فّم‬ َ‫ر ّم‬ ِ‫ح َم‬ ْ‫ب َم‬ َ‫ل ّم‬ ْ‫ف ي ا َم‬ ِ‫ن َم‬ َ‫لتو ّم‬ ُ‫مَم‬ َ‫ع ّم‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ن ّم‬ َ‫كي ّم‬ ِ‫سب ا َم‬ َ‫م ّم‬ َ‫ل ّم‬ ِ‫ت َم‬ ْ‫ن َم‬ َ‫كب ا ّم‬ َ‫ف ّم‬ َ‫ة ّم‬ ُ‫ن َم‬ َ‫في ّم‬ ِ‫س َم‬ َّ‫مب ا ال ا‬ َّ‫أ ا‬ َ‫ّم‬ 79) ‫بب ا‬ ً‫ص ا‬ ْ‫غ َم‬ َ‫ة ّم‬ ٍ ‫ن غ‬ َ‫في ّم‬ ِ‫س َم‬ َ‫ل ّم‬ َّ‫ك ا‬ ُ‫ذ َم‬ ُ‫خ َم‬ ُ‫أ َم‬ ْ‫ي َم‬ َ‫) ّم‬ Khidir menerangkan sebab ia mengerjakan tindakan-tindakan yang telah dilakukannya. keduanya merasa mengantuk dan lelah. Yusa' pun lupa tidak menceritakan kepada Nabi Musa kejadian yang aneh tentang ikan yang sudah mati hidup kembali. 2.

sehingga karena adanya kerusakan tersebut bahtera itu akan selamat. maka masing-masing memiliki makna yang berbeda (Shahih Fiqih Sunnah Jilid 3. Shahih Fiqih Sunnah Fakir dan miskin adalah orang yang membutuhkan. Bukhari. sedangkan orang miskin adalah orang yang butuh tetapi badannya sehat’” (Tafsir Ibnu Katsir Jilid 4. Muslim Hadits Sayyidatina Isyah r. ‘Orang fakir adalah orang yang butuh dan memiliki penyakit menahun. Demikian sebaliknya. HR.atau menyewakannya pada orang-orang lain. jika digabungkan penyebutan keduanya dalam satu kalimat. seperti dalam ayat tentang pihak-pihak yang berhak menerima zakat. 150) 5. 83) 4. yang menjaga anak-anak yatim yang miskin bisalah dia makan dari harta anak yatim peliharaanya dengan baik' Dengan berkata: 'Ayat ini diturunkan kepada wali (penjaga) harta anak yatim yang mengurus harta mereka. Dan aku sengaja merusak bahtera itu dengan jalan melubanginya karena di hadapannya ada seorang raja lalim yang suka merampas dan menyita setiap bahtera yang utuh dan tidak mau mengambil bahtera yang rusak. yaitu orang yang tidak memiliki apa yang dibutuhkannya. Jika diucapkan kata ‘fakir’ secara terpisah. hal. maka termasuk ke dalamnya miskin. hal. Mereka bisa mengambil harta tersebut sekiranya dia amat berhajat menggunakan uang tersebut' .a: 'Yaitu wali (penjaga). Tafsir Ibnu Katsir “Qatadah berkata. 3.

barangsiapa dalam dirinya terdapat ke-empatnya niscaya Allah menyelimutinya dengan rahmat-Nya dan akan memasukkannya kedalam Surga. atau Beliau bersabda: "Menebus hartamu dengan hartanya". 8. -Lemah lembut terhadap hamba sahaya.a Rasulullah Saw bersabda: Makanan yang buruk ialah makanan di undangan kenduri (pesta) yang mana tamu undangannya ialah orang-orang kaya saja dan orang-orang miskin tidak di undang. HR. -Menafkahi kedua orang tuanya. menghambur-hamburkan.6. Dan ketika turun ayat: "Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim. -Belas kasihan pada orang yang lemah. 7. Muslim melalui Abu Hurairah r. Ahmad Seorang lelaki berkata kepada Nabi saw: "Saya tidak punya harta dan saya adalah wali seorang yatim". Orang yang tidak memenuhi undangan sesungguhnya dia telah melakukan maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya. Beliau bersabda: "Makanlah dari harta yatimmu asal tidak berlebihan. yaitu: -Memberi tempat berteduh kepada orang miskin. Bukhari. maka para sahabat menjauhi . Hakim Rasulullah Saw bersabda: Ada empat perkara. HR. HR. kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat". menzakatkan dan menjadikan modal dan tanpa engkau menjaga hartamu".

harta anak yatim hingga makanan menjadi basi dan daging menjadi busuk. Abu Daud Beliau saw ditanya: "Apakah amal yang paling utama ?". HR. Lalu mereka menanyakan hal tersebut kepada Nabi saw.a Rasulullah Saw bersabda: Orang yang mencari nafkah untuk janda dan orang miskin sama dengan . maka mereka adalah saudaramu dan Tuhan mengetahui siapa yang membuat kerusakan dari yang mengadakan perbaikan" 9. Beliau saw bersabda: "Kalau kamu ingin hatimu lembut. Ditanyakan juga: "Apakah sedekah yang paling utama ?". . Beliau saw menjawab: "Lamanya berdiri". 11. Abu Daud Ada seorang lelaki yang mengadukan kekerasan hatinya kepada Nabi saw. HR. Maka turunlah ayat: "Dan jika kamu menggauli mereka. maka berilah makan orang-orang miskin dan usaplah kepala anak yatim" 10. Syaikhan melalui Abu Hurairah r. Juga ditanyakan: "Apakah hijrah yang paling utama ?".Orang yang berjihad di jalan Allah atau .Orang yang selalu Shalat dimalam hari dan bershaum disiang hari. Beliau saw menjawab: "Orang miskin yang memaksa". HR.

HR. Beliau ditanya lagi: "Jihadnya siapakah yang lebih utama ?". saya telah mendapat sebidang tanah di Khaibar. Maka Rasulullah saw menceraikannya dari Abdullah bin Umar dan mengawinkannya dengan Mughiroh bin Syu'bah. berkata: Umar telah mendapat sebidang tanah di Khaibar kemudian dia datang menghadap Nabi Saw untuk minta diajarkan tentang cara pengelolaannya. Ditanyakan lagi: "Apakah kematian yang paling mulia ?". Ia berkata: 'Wahai Rasulullah. Muslim Diriwayatkan oleh Ibnu Umar r. Rasulullah saw bersabda: "Sesungguhnya ia adalah seorang anak yatim dan tidak dapat dinikahkan kecuali dengan izinnya" 13. Kemudian pamannya (Qudamah) mengawinkannya dengan Abdullah bin Umar. Belum pernah saya memperoleh harta yang lebih baik dari ini.Beliau saw menjawab: "Orang yang hijrah (meninggalkan) suatu yang telah diharamkan Allah ke padanya". Beliau saw menjawab: "Orang yang berperang dengan orang musyrik dengan harta dan jiwanya". meninggalkan seorang anak perempuan. tanpa meminta izinnya dan ia menikah dengan terpaksa. HR. Bukhari. Padahal ia lebih suka dikawinkan dengan Mughiroh bin Syu'bah.a. Apakah pendapatmu mengenai perkara ini ?' . Ahmad Ketika Utsman bin Madlun mati. Beliau saw menjawab: "Orang yang dialirkan darahnya dan dihabiskan kekayaannya" 12.

Beliau bersabda: 'Jika kalian suka. jaga tanah itu dan kalian sedekahkan manfaatnya." 15. 14. matikanlah aku dalam keadaan miskin. Ibnu Majah meriwayatkan dari hadis Abu Sa'idah al-Khudri r.a. Itulah orang yang menghardik anak yatim..1. juga untuk orang yang berjihad di jalan Allah serta untuk bekal orang yang sedang dalam perjalanan dan menjadi hidangan untuk para tamu. bahwa Nabi saw. pernah mengucapkan doa. ِ‫كي َم‬ ‫ن‬ ِ‫س َم‬ ْ‫م َم‬ ِ‫ل َم‬ ْ‫م ا َم‬ ِ‫عب ا َم‬ َ‫ط ّم‬ َ‫ل ى ّم‬ َ‫عّم‬ َ‫ض ّم‬ ُّ ‫ح‬ ُ‫ي َم‬ َ‫ل ّم‬ َ‫و ّم‬ َ‫ّم‬ 107.. . kaum kerabat dan untuk memerdekakan hamba.3. AL-MU’MINUN 107(1-3) ِ‫دي َم‬ ‫ن‬ ِّ‫بب ال ب‬ ِ‫ب َم‬ ُ‫ذ َم‬ ِّ‫ك ب‬ َ‫ي ّم‬ ُ‫ذ ي َم‬ ِ‫ل َم‬ َّ‫ت اا‬ َ‫ي ّم‬ ْ‫أ َم‬ َ‫رّم‬ َ‫أ ّم‬ َ‫ّم‬ 107. Dalam kitab Adz-dzull wa al-Inkisar li al-Aziz al-Jabbar al-Khusyu fi al-Shalah Dalam kitab Adz-dzull wa al-Inkisar li al-Aziz al-Jabbar al-Khusyu fi al-Shalah karya Ibn Rajab al-Hambali. Lalu Umar mengeluarkan sedekah hasil tanah itu dengan syarat tanahnya tidak bisa dijual dan dibeli serta diwarisi atau dihadiahkan' Umar mengeluarkan sedekah hasilnya kepada fakir miskin. dan bangkitkanlah aku bersama orang-orang miskin. "Ya Allah hidupkanlah aku dalam keadaan miskin. Orang yang mengurusnya bisa makan sebagian hasilnya dengan cara yang baik dan bisa memberi makan kepada temannya dengan sekedarnya. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.2. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? ِ‫َم‬ َ‫تي ّم‬ ‫م‬ ِ‫ي َم‬ َ‫ل ّم‬ ْ‫ع ا َم‬ ُّ ‫د‬ ُ‫ي َم‬ َ‫ذ ي ّم‬ ِ‫ل َم‬ َّ‫ك اا‬ َ‫ل ّم‬ ِ‫ذَم‬ َ‫ف ّم‬ َ‫ّم‬ 107.

berswasiat kepadanya tujuh perkara tidak boleh ia meninggalkannya.263 Rasulullah SAW sangat mencintai orang-orang miskin. matikanlah dalam keadaan miskin dan kumpulkanlah dengan orang-orang miskin" (Ibid: 4126). Bab manzilatul fuqara' (derajat orang-orang miskin). ia tidak akan menghardik anak yatim. Ibid: 4145 . sebelum orang-orang kaya dari mereka. terutama mereka yang sangat mebutuhkan bantuan. Fi dzilalil Qur�an. Masalah keimanan bukan semata semboyan dan ucapan. 19.263) 18.10.3985 “Bila keimanan seseorang benar-benar meresap kuat dalam dada. tidak bermakna dan tidak berpengaruh apa-apa" (Fi dzilalil Qur�an. vol. bersabda: "Orang-orang miskin dari golongan mukmin akan masuk surga lebih dahulu. h. Ibid: 4126 Kehidupan Rasulullah sendiri mencerminkan kesederhanaan. Diantara hadits yang disebutkan: Rasulullah SAW. melainkan perubahan dalam hati yang melahirkan kebaikan dalam hidup bersama dengan manusia yang lain. keimanan itu menjadi sekedar busa. dan Bab Mujalasatul fuqara (bergaul dengan orang-orang miskin). 17. Diantara doadoanya: "Ya Allah. hidupkanlah aku dalam keadaan miskin. Abu Dzar ra. h. dan selalu berwasiat kepada sahabat-sahabatnya untuk senantiasa mencintai mereka yang sengsara secara ekonomi. Allah tidak ingin dari hambaNya semata kalimat yang diucapkan. vol. dan tidak akan membiarkan orang-orang miskin kelaparan. diantaranya: mencintai orang miskin dan selalu mendekati mereka (Majamauzzawaid: vol.10. melainkan harus diterjemahkan dalam perbuatan nyata. Majamauzzawaid: vol. dengan tenggang waktu setengah hari.6. Bila tidak. berkata bahwa Rasulullah SAW. h. h. Sunnan Ibnu Majah: 4122 Ibnu Majah dalam kumpulan haditsnya menyebutkan bab khusus mengenai keutamaan orang-orang miskin: Bab fadlul faqr (keutamaan kefakiran).3985). sama dengan lima ratus tahun" (Sunnan Ibnu Majah: 4122).16.6. 20.

selalu menceritakan bahwa diri dan keluarganya tidak pernah mempunyai harta sampai satu sha�(3751 gram) biji-bijian atau kurma. Tharhu Al-Tatsrib 4/3233 Para ulama sepakat bahwasannya peminta-minta yang tiada berpunya adalah orang miskin. Dan senantiasanya digunakannya kata “tidak berpunya dan melarat” adalah kepada orang yang tidak meminta- . Dan ini menunjukkan bahwasannya lafadz miskin adalah kata yang mencakup ketiadaan harta dan ketiadaan pemberian dari masyarakat. Ibid: 4147-8 Kepada sahabat-sahabatnya Rasulullah SAW. Dan terkadang apa yang ia terima bertambah. Dalam riwayat lain disebutkan: hanya mempunyai satu mud (938 gram) makanan (Ibid: 4147-8). dan Rasulullah menafikan kata miskin darinya karena dengan ia meminta-minta akan terpenuhi kebutuhannya. Dan ini tidak berarti bahwa ia tidak meminta-minta. Ketika ditanya ia menjawab: kami hanya minum air dan makan kurma. maka bertambah pula kebutuhannya. Para ulama berdalil dengan keumuman penggunaan lafadz maskanah terhadap orang yang meminta-minta. HR. karena masyarakat menilai orang tersebut tidak kekurangan dikarenakan ia tidak meminta-minta( Tharhu Al-Tatsrib 4/3233) 24. Ma’alim Al-Sunan: 2/232 “Dalam hadits tersebut terdapat dalil bahwasannya miskin menurut masyarakat secara kasat-mata adalah yang merekasebut dengan pemintaminta. dengan sanad hasan Para ulama mengatakan: Makna hadits bahwasannya miskin yang sangat (kemiskinan absolut) adalah yang tidak meminta-minta kepada manusia dan tidak menampakkan lemahnya keadaan ekonominya. 23. dengan sanad hasan). hilanglah dari orang tersebut gelar miskin. 22. Maka. Nasa’i. (Ibid: 4145) 21. dalam sebuah hadits: Berilah orang miskin yang memintamu walaupun dengan dhulf muharraq (HR.Istrinya Siti Aishah ra. menceritakan bahwa pernah selama satu bulan di rumahnya tidak pernah mengepul asap. Nasa’i. melainkan keadaan ekonominya tidak lemah sama sekali. Ahmad. Ahmad.

Manna’ Al-Qaththan 3/353-354). Hasyiyah ibn Abidin Raddul Muhtar 2/339. Dan orang miskin. (Al-Muhalla: 6/212). (Ma’alim Al-Sunan: 2/232). Tafsir Ayat Al-Ahkam. karena Allah mengabarkan bahwa mereka disuri dari rumah dan harta mereka serta dilarang dari membawa sebagian harta mereka. adalah orang yang punya kelebihan harta kurang dari nishab zakat. Qurthubi: 8/169) 26. 28. adalah orang yang tidak punya apa-apa. malikiyah dan hanafiyah. akan tetapi digunakannya untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya. Nukilan Imam Al-Ashma’iy dan Abu ‘Amr ibn Al-Alla’ dan para ulama . Syarh Fath Al-Qadir 2/15. pakaian. menyatakan miskin lebih parah kondisinya daripada fakir. sebagaimana yang disebutkan oleh madzhab hanafiyah. Hasyiyah ibn Abidin Raddul Muhtar 2/339. Dan kecukupan yang dimaksud oleh malikiyah dan hanafiyah adalah cukup biaya hidup selama 1 tahun penuh untuk: pangan. buku dan yang lainnya yang nilainya satu nishab atau lebih. rumah. peralatan/perabot. ( Tafsir Ayat Al-Ahkam. 27. Tafsir Khazin 2/234. Tafsir Qurthubi 8/169-171. ujjah madzhab malikiyah dan hanafiyah adalah sebagai berikut : 1. Manna’ Al-Qaththan 3/353-354 Madzhab malikiyah dan lainnya menyatakan kata fakir dan miskin. 25. benarlah bahwa fakir adalah tidak punya harta sama sekali. tanpa berlebihan atau berhemathemat. (tafsir Khazin 2/234. Fakir.minta dan tidak ada perhatian dari masyarakat yang mau memberi kepadanya. kedua-duanya bermakna tidak adanya kecukupan. Syarh Fath Al-Qadir 2/15. sandang. Qurthubi: 8/169) Oleh karena itu. atau memiliki barang. 29. secara makna. dan seluruh kebutuhan dasar manusia. benarlah bahwa fakir lebih parah kondisinya daripada miskin. Dua madzhab. Tanwirul Abshar dan Syarh Al-Mukhtar. Tafsir Qurthubi 8/169-171. menurut hanafiyah. Al-Muhalla: 6/212 Maka. (Tanwirul Abshar dan Syarh Al-Mukhtar.

dan ia pun tidak pergi meminta-minta. menyatakan miskin lebih parah kondisinya daripada fakir. yaitu miskin masih lebih baik daripada fakir. Rasulullah bersabda: Orang miskin bukanlah orang yang pergi memintaminta. Firman Allah: Atau orang miskin yang sangat fakir (Al-Balad: 16) maknanya adalah melumuri kulitnya dengan tanah untuk menutup aurat tubuhnya dan mengganjal perutnya dengan tanah untuk mengurangi rasa laparnya. maka dinamakan fakir walaupun memiliki susu. 5. 4.lughah yang lainnya. Bukhari dan Muslim Sebagian ulama merajihkan pandangan yang pertama (Syafi’iyah dan Hanabilah –pent). Surat Al-Ma’un ayat 1-2 . bersama keluarga lagi tidak ditinggalkan tuannya. Maksudnya fakir itu memiliki susu bersama keluarganya dan tidak barang lainnya. tentu Allah tidak menjadikan kafarat untuknya. Bukhari dan Muslim) 30. Allah menjadikan kafarat itu untuk orang-orang miskin. 1 atau 2 suap makanan. akan tetapi miskin adalah orang yang tidak punya barang untuk mencukupi kebutuhannya dan tidak ada orang yang perhatian kepadanya lalu memberinya shadaqah. Mukhtar Al-Qamus 287). (Lihat Tafsir Al-Khazin 2/234. (HR. 2. lalu orang memberinya 1 atau dua butir kurma. Ini menunjukkan kondisi terendah dan terparah. sedangkan kata fakir tidak diterangkan demikian. 3. Ucapan pepatah: Adapun fakir adalah yang memiliki halubah. Dan ini menunjukkan kondisi kejelekan yang terparah. 30. berdasarkan Al-Qur’an dan hadits Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Orang miskin adalah orang yang dibuat tidak berdaya oleh kefakiran dan yang tinggal disembarang tempat karena tidak punya rumah. Seandainya miskin bukan strata ekonomi terendah dibandingkan fakir.

termasuk Abu Sufyan. Barangsiapa sudi menerima peran penjagaan tersebut berarti ia sedang menjalankan kerahman-rahiman sang Pencipta. Dalam hal ini kita semua bisa mengalami ketersingkiran juga. padahal Allah sekali-kali tidak akanmenyalahi janji-Nya. Barangsiapa mengabaikan anak yatim berarti sedang meniadakan kasih sayang dan cinta sang Pencipta bagi dirinya sendiri. pengetahuan bahwa yang ada hanyalah Realitas Tunggal. jalan hidup yang benar. Surat Al-Hajj ayat 47 ‫مب ا‬ َّ‫م ا‬ ِّ‫ة ب‬ ٍ ‫ن غ‬ َ‫ّمَ ّم‬ ‫فس‬ ِ‫ل َم‬ ْ‫أ َم‬ َ‫كّم‬ َ‫ك ّم‬ َ‫ب ّم‬ ِّ‫ر ب‬ َ‫د ّم‬ َ‫عن ّم‬ ِ‫مب ا َم‬ ً‫تو ا‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ن ّم‬ َّ‫َمِ ا‬ ‫وإ‬ َ‫ه ّم‬ ُ‫د َم‬ َ‫ع ّم‬ ْ‫و َم‬ َ‫لل ّم‬ ُ‫ف ا َم‬ َّ‫ا‬ َ‫ل ّم‬ ِ‫خَم‬ ْ‫ي َم‬ ُ‫لن َم‬ َ‫وّم‬ َ‫ب ّم‬ ِ‫ذا َم‬ َ‫ع ّم‬ َ‫ل ّم‬ ْ‫بب ا َم‬ ِ‫ك َم‬ َ‫ن ّم‬ َ‫لتو ّم‬ ُ‫جَم‬ ِ‫ع َم‬ ْ‫ت َم‬ َ‫س ّم‬ ْ‫ي َم‬ َ‫و ّم‬ َ‫ّم‬ َ‫دو ّم‬ ‫ن‬ ُّ ‫ع‬ ُ‫ت َم‬ َ‫ّم‬ Artinya: Dan mereka meminta kepadamu agar azab itudisegerakan. 'Tidakkah kau lihat. Mereka adalah orang-orang kaya. Ayat ini berlaku bagi kita semua sekarang apabila kita menyangkal pengetahuan yang bersifat pribadi dan langsung. Karena. meskipun kita bukan anak yatim dalam arti garis keturunan manusia yang terputus. Allah bertanya. dari Pencipta sejati kita 31. tidakkah kau saksikan orang yang menyangkal din yang benar. yang sanggup memberikan pertolongan. Sesungguhnya sehari di sisiTuhanmu adalah seperti seribu tahun menurutperhitunganmu .ِ‫دي َم‬ ‫ن‬ ِّ‫بب ال ب‬ ِ‫ب َم‬ ُ‫ذ َم‬ ِّ‫ك ب‬ َ‫ي ّم‬ ُ‫ذ ي َم‬ ِ‫ل َم‬ َّ‫ت اا‬ َ‫ي ّم‬ ْ‫أ َم‬ َ‫رّم‬ َ‫أ ّم‬ َ‫ّم‬ 1. atau anak yatim. Itulah orang yang menghardik anak yatim. cara perilaku yang benar? Secara historis. Apakah engkau melihat orang yang mendustakan catatan kehidupan [agama]? َ‫تي ّم‬ ‫م‬ ِ‫ي َم‬ َ‫ل ّم‬ ْ‫ع ا َم‬ ُّ ‫د‬ ُ‫ي َم‬ َ‫ذ ي ّم‬ ِ‫ل َم‬ َّ‫ك اا‬ َ‫ل ّم‬ ِ‫ذَم‬ َ‫ف ّم‬ َ‫ّم‬ 2. banyak orang yang secara khusus teridentifikasi sekaitan dengan turunnya surah ini. Anak yatim tidak mempunyai penjaga manusia yang memiliki hubungan biologis dan emosional dengannya. kita masing-masing teryatimkan dari akar kita. Mereka adalah orang-orang yang telah dimintai tolong oleh orang yang tersingkir dari masyarakat. Dengan demikian ia melaksanakan perbuatan yang paling mulia. cara ibadah yang benar.

Rasulullah SAW langsung bersabda: "Wahai orang-orang yang miskin. (Ibid: 4124). . 22:47).Ibnu Umar meriwayatkan: suatu hari kaum muhajirin dari sahabat-sahabat Rasulullah yang miskin menceritakan enaknya sahabat-sahabat mereka yang kaya. di mana mereka punya kesempatan berbuat pahala lebih banyak dengan hartanya. aku akan memberikan kabar gembira kepada kalian. dengan tenggang waktu setengah hari. itu sama dengan lima ratus tahun". Bukankah Allah berfirman: Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu (QS. bahwa orang mukmin yang miskin akan masuk surga lebih dahulu dari pada orang mukmin yang kaya.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->