Bab II Kajian Teoritis

A. Pembahasan teori  Kajian secara teoritis

Definisi Fakir miskin secara harfiah dibagi kedalam dua kata yaitu fakir dan miskin , dimana yang disebut fakir adalah mereka yang tidak mempunyai harta dan pekerjaan ,sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya .sedangkan miskin adalah mereka yang mempunyai harta dan pekerjaan tetapi tidak dapat memenuhi kebutuhan primer nya(penghasilan yang dihasilkan tidak cukup)

Selain dari itu pengertian fakir miskin menurut peraturan pemerintah adalah sebagai berikut : Pasal. 1. Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan: 1. Fakir Miskin adalah orang yang sama sekali tidak mempunyai sumber mata pencaharian dan tidak mempunyai kernampuan memenuhi kebutuhan pokok yang layak bagi kemanusiaan atau orang yang mempunyai sumber mata pencaharian tetapi tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok yang layak bagi kemanusiaan. 2. Pelayanan Kesejahteraan Sosial Bagi Fakir miskin adalah setiap upaya, program, dan kegiatan yang ditujukan untuk memulihkan, membina, dan mengem-bangkan kesejahteraan sosial bagi fakir miskin. 3. Dana Kesejahteraan Sosial Bagi Fakir Miskin adalah semua dana yang berwujud uang dan/atau barang yang berasal dari masyarakat dan sumber-Sumber lainnya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan digunakan untuk kepentingan Pelayanan kesejahteraan sosial bagi fakir miskin, 4. Bantuan Sosial adalah bantuan yang sifatnya sementara yang diberikan kepada fakir miskin, dengan maksud agar mereka dapat

(1) Bantuan sosial sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) huruf a diberikan kepada fakir miskin dengan maksud agar mereka dapat berusaha meningkatkan taraf kesejahteraan sosialnya. dan pembinaan lanjutan. BAB II. pengembangan. . wawancara. meningkatkan kehidupannya secara wajar. (1) Usaha seleksi dimaksudkan untuk dapat menetapkan jenis pembinaan terhadap fakir miskin di dalam rehabilitasi. rehabilitasi sosial. Pasal 3. Pasal 4. Pasal 5. bantuan sosial. b. PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL BAGI FAKIR MISKIN Pasal 2. 6. b. tatacara. Menteri adalah Menteri Sosial. (2) Jumlah. (2) Rehabilitasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi usaha seleksi. (2) Usaha seleksi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi kegiatan-kegiatan antara lain: a. Rehabilitasi Sosial adalah suatu proses refungsionalisasi dan pengembangan untuk memungkinkan fakir miskin mampu melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar dalam kehidupan masyarakat. (2) Pelayanan kesejahteraan sosial bagi fakir miskin sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi: a. (1) Fakir Miskin berhak mendapatkan pelayanan kesejahteraan sosial. pembinaan. dan pelaksanaan pemberian bantuan sosial sebagaimana dimaksud ayat (1) diatur lebih lanjut oleh Menteri. identifikasi. (1) Rehabilitasi sosial sebagaimana dirnaksud dalarn Pasal 2 ayat (2) huruf b dilaksanakan terhadap fakir miskin dengan maksud agar mereka mampu melaksanakan dan mengembangkan fungsi sosialnya dalam kehidupan masyarakat.5.

c. b. d. Menteri dapat memberikan bantuan permodalan. Pasal 8. pengawasan.Pasal 6. b. Dalam melaksanakan usaha pengembangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8. Pasal 9. pembinaan fisik. Usaha pembinaan sebagaimana dirnaksud dalam Pasal 6 meliputi kegiatan antara lain: a. Fakir miskin yang telah selesai menjalankan pembinaan dikembangkan kemampuannya untuk berusaha sendiri agar dapat meningkatkan taraf kesejahteraan sosialnya. Pasal 10. pembinaan ketrampilan. PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL BAGI FAKIR MISKIN OLEH MASYARAKAT Pasal 11. (2) Pembinaan lanjutan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi kegiatan antara lain: a. pembinaan kesadaran hidup bermasyarakat. (1) Terhadap fakir miskin yang telah selesai direhabilitasi dan telah berusaha sendiri di tengah-tengah masyarakat diikuti dengan pembinaan lanjutan. Pasal 7. . Usaha pembinaan dimaksudkan untuk membina kemampuan fakir miskin agar dapat berperan meningkatkan kesejahteraannya. (1) Pelayanan kesejahteraan sosial bagi fakir miskin oleh masyarakat diselenggarakan oleh organisasi sosial maupun perseorangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. pembinaan mental. pembinaan kesadaran berswadaya. (3) Pelaksanaan pembinaan lanjutan sebagaimana dimaksud dalam ayat(l)dan ayat (2) pasal ini diatur lebih lanjut oleh Menteri. bimbingan. BAB III. e.

jumlah. dan syarat-syarat pemberian bantuan atau subsidi diatur oleh Menteri. Menteri atau pejabat yang ditunjuk berwenang sewaktu-waktu melakukan pemeriksaan tentang pelaksanaan pelayanan kesejahteraan sosial bagi fakir miskin yang dilakukan oleh organisasi sosial. Menteri dapat mengusahakan pengumpulan dana kesejahteraan sosial bagi fakir miskin yang berasal dari masyarakat dan dana-dana kesejahteraan sosial lainnya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku . . Pasal 14.(2) Pelayanan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi usaha bantuan sosial dan rehabilitasi sosial. (4) Tatacara penggunaan dana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) diatur oleh Menteri. Menteri dapat mengambil tindakan terhadap pengurus organisasi sosial maupun terhadap perseorangan yang menyelenggarakan pelayanan kesejahteraan sosial bagi fakir miskin yang menyimpang dari tujuan atau tidak memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (2) Tatacara pengumpulan dana kesejahteraan sosial bagi fakir miskin yang berada pada dan berasal dari masyarakat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur oleh Menteri. BAB IV. (3) Penerimaan dana kesejahteraan sosial bagi fakir miskin yang berasal dari masyarakat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diberitahukan secara tertulis kepada Menteri Keuangan. (1) Organisasi sosial yang menyelenggarakan pelayanan kesejahteraan sosial bagi fakir miskin dapat diberikan bantuan atau subsidi. (2) Jenis. DANA KESEJAHTERAAN SOSIAL BAGI FAKIR MISKIN Pasal 15. (3) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) ini diatur oleh Menteri. Pasal 12. tatacara. Pasal 13. (1) Untuk kepentingan pelaksanaan kesejahteraan sosial bagi fakir mis-kin.

BAB V. sepanjang tidak bertentangan dengan Peraturan Pemerintah ini. Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Dengan berlakunya Peraturan Pemerintah ini. Surah Al Kahfi 61 61) ‫بب ا‬ ً‫ر ا‬ َ‫س ّم‬ َ‫ر ّم‬ ِ‫ح َم‬ ْ‫ب َم‬ َ‫ل ّم‬ ْ‫ف ي ا َم‬ ِ‫ه َم‬ ُ‫ل َم‬ َ‫بيّم‬ ِ‫س َم‬ َ‫ذ ّم‬ َ‫خ ّم‬ َ‫ت ّم‬ َّ‫فب ا ا‬ َ‫مب ا ّم‬ َ‫ه ّم‬ ُ‫ت َم‬ َ‫حتو ّم‬ ُ‫يب ا َم‬ َ‫س ّم‬ ِ‫ن َم‬ َ‫مب ا ّم‬ َ‫ه ّم‬ ِ‫ن َم‬ ِ‫ي َم‬ ْ‫ب َم‬ َ‫ع ّم‬ َ‫م ّم‬ َ‫ج ّم‬ ْ‫م َم‬ َ‫غب ا ّم‬ َ‫ل ّم‬ َ‫بّم‬ َ‫مب ا ّم‬ َّ‫ل ا‬ َ‫فّم‬ َ‫) ّم‬ Dalam ayat ini Allah menceritakan bahwa setelah Nabi Musa dan Yusa' sampai ke pertemuan dua laut. KETENTUAN PERALIHAN DAN PENUTUP Pasal 16. Pasal 18. Hanya saja Allah memberi petunjuk ketika ditanya oleh Nabi Musa sebelum berangkat. Sebab Allah tidak memberi tahu dengan pasti tempat itu. Pasal 17. Tetapi tidak tahu bahwa tempat itulah yang harus dituju. sebagaimana sabda Rasul saw ketika menceritakan pertanyaan Nabi Musa itu: ‫يب ا رب ي كيف ل ي به؟ قب ال تأخذذ معك حتوتب ا فتجعله بمكتل فحيثمب ا فقدت الحتوت‬ ‫فهتو ثم‬ Artinya: "Ya Tuhanku. manakala ikan itu hilang. di situlah tempatnya" (Tafsir Ibnu Kasir) . maka semua peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang pelayanan kesejahteraan sosial bagi fakir miskin yang sudah ada tetap berlaku. mereka berhenti. Diundangkan di Jakarta pada tanggal 19 Nopember 1981. bagaimana saya dapat menemukan tempat itu? Titah Allah: "Bawalah seekor ikan yang kamu masukkan pada sebuah kampil. Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Pemerintah ini sepanjang mengenai pelaksanaannya akan diatur lebih lanjut oleh Menteri.  Kajian menurut al Qur’an dan hadist.hadist 1.

Al kahfi:79) ٌ ‫ل ي‬ ‫ك‬ ِ‫مَم‬ َ‫م ّم‬ ْ‫َمُ َم‬ ‫ءه‬ َ‫را ّم‬ َ‫و ّم‬ َ‫ن ّم‬ َ‫كب ا ّم‬ َ‫و ّم‬ َ‫هب ا ّم‬ َ‫ب ّم‬ َ‫عي ّم‬ ِ‫أ َم‬ َ‫ن ّم‬ ْ‫أ َم‬ َ‫ت ّم‬ ُ‫د َم‬ ْ‫ر َم‬ َ‫أ ّم‬ َ‫فّم‬ َ‫ر ّم‬ ِ‫ح َم‬ ْ‫ب َم‬ َ‫ل ّم‬ ْ‫ف ي ا َم‬ ِ‫ن َم‬ َ‫لتو ّم‬ ُ‫مَم‬ َ‫ع ّم‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ن ّم‬ َ‫كي ّم‬ ِ‫سب ا َم‬ َ‫م ّم‬ َ‫ل ّم‬ ِ‫ت َم‬ ْ‫ن َم‬ َ‫كب ا ّم‬ َ‫ف ّم‬ َ‫ة ّم‬ ُ‫ن َم‬ َ‫في ّم‬ ِ‫س َم‬ َّ‫مب ا ال ا‬ َّ‫أ ا‬ َ‫ّم‬ 79) ‫بب ا‬ ً‫ص ا‬ ْ‫غ َم‬ َ‫ة ّم‬ ٍ ‫ن غ‬ َ‫في ّم‬ ِ‫س َم‬ َ‫ل ّم‬ َّ‫ك ا‬ ُ‫ذ َم‬ ُ‫خ َم‬ ُ‫أ َم‬ ْ‫ي َم‬ َ‫) ّم‬ Khidir menerangkan sebab ia mengerjakan tindakan-tindakan yang telah dilakukannya. Maka ketika itu ikan yang ada di dalam kampil itu hidup kembali dan menggelepar-gelepar dan keluar dari kampil itu dengan meluncur menuju ke laut Padahal kampil waktu itu ada di tangan Yusa': Kejadian di atas yaitu ikan mati menjadi hidup kembali. mereka pun melanjutkan perjalanan. Adapun perbuatan terhadap bahtera yang dilubangi dindingnya itu ialah bahtera itu adalah kepunyaan suatu kaum yang lemah dan miskin. keduanya merasa mengantuk dan lelah. 2.(QS.Pada sebuah batu besar di tempat itu. Yusa' pun lupa tidak menceritakan kepada Nabi Musa kejadian yang aneh tentang ikan yang sudah mati hidup kembali. dan aku bertujuan merusakkan bahtera itu. Mereka tidak mampu menolak kelaliman raja yang akan merampas bahteranya itu. adalah merupakan mukjizat bagi Nabi Musa as. Surat Al kahfi:79 Adapun bahtera itu adalah kepunyaan orang-orang miskin yang bekerja di laut. Merekapun lalai akan ikannya. Keduanyapun tertidur. karena di hadapan mereka ada seorang raja yang merampas tiap-tiap bahtera. dan mereka mempergunakan bahtera itu untuk menambah penghasilannya dengan mengangkut barang-barang dagangan . Setelah bangun tidur.

Demikian sebaliknya. Jika diucapkan kata ‘fakir’ secara terpisah. Mereka bisa mengambil harta tersebut sekiranya dia amat berhajat menggunakan uang tersebut' . Shahih Fiqih Sunnah Fakir dan miskin adalah orang yang membutuhkan. yang menjaga anak-anak yatim yang miskin bisalah dia makan dari harta anak yatim peliharaanya dengan baik' Dengan berkata: 'Ayat ini diturunkan kepada wali (penjaga) harta anak yatim yang mengurus harta mereka. hal. maka masing-masing memiliki makna yang berbeda (Shahih Fiqih Sunnah Jilid 3. seperti dalam ayat tentang pihak-pihak yang berhak menerima zakat. sedangkan orang miskin adalah orang yang butuh tetapi badannya sehat’” (Tafsir Ibnu Katsir Jilid 4. Tafsir Ibnu Katsir “Qatadah berkata. hal. sehingga karena adanya kerusakan tersebut bahtera itu akan selamat. maka termasuk ke dalamnya miskin. Dan aku sengaja merusak bahtera itu dengan jalan melubanginya karena di hadapannya ada seorang raja lalim yang suka merampas dan menyita setiap bahtera yang utuh dan tidak mau mengambil bahtera yang rusak.a: 'Yaitu wali (penjaga). 83) 4. jika digabungkan penyebutan keduanya dalam satu kalimat. yaitu orang yang tidak memiliki apa yang dibutuhkannya. Muslim Hadits Sayyidatina Isyah r.atau menyewakannya pada orang-orang lain. ‘Orang fakir adalah orang yang butuh dan memiliki penyakit menahun. 3. HR. 150) 5. Bukhari.

HR. -Belas kasihan pada orang yang lemah. Hakim Rasulullah Saw bersabda: Ada empat perkara. Ahmad Seorang lelaki berkata kepada Nabi saw: "Saya tidak punya harta dan saya adalah wali seorang yatim". maka para sahabat menjauhi .a Rasulullah Saw bersabda: Makanan yang buruk ialah makanan di undangan kenduri (pesta) yang mana tamu undangannya ialah orang-orang kaya saja dan orang-orang miskin tidak di undang. Beliau bersabda: "Makanlah dari harta yatimmu asal tidak berlebihan. barangsiapa dalam dirinya terdapat ke-empatnya niscaya Allah menyelimutinya dengan rahmat-Nya dan akan memasukkannya kedalam Surga. yaitu: -Memberi tempat berteduh kepada orang miskin. atau Beliau bersabda: "Menebus hartamu dengan hartanya". -Menafkahi kedua orang tuanya. HR. Orang yang tidak memenuhi undangan sesungguhnya dia telah melakukan maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya. -Lemah lembut terhadap hamba sahaya. menghambur-hamburkan. Bukhari.6. kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat". Dan ketika turun ayat: "Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim. 8. Muslim melalui Abu Hurairah r. menzakatkan dan menjadikan modal dan tanpa engkau menjaga hartamu". 7. HR.

Orang yang selalu Shalat dimalam hari dan bershaum disiang hari. Abu Daud Beliau saw ditanya: "Apakah amal yang paling utama ?". Juga ditanyakan: "Apakah hijrah yang paling utama ?". HR. Beliau saw bersabda: "Kalau kamu ingin hatimu lembut. Beliau saw menjawab: "Lamanya berdiri". Beliau saw menjawab: "Orang miskin yang memaksa". maka mereka adalah saudaramu dan Tuhan mengetahui siapa yang membuat kerusakan dari yang mengadakan perbaikan" 9. Ditanyakan juga: "Apakah sedekah yang paling utama ?".a Rasulullah Saw bersabda: Orang yang mencari nafkah untuk janda dan orang miskin sama dengan . Abu Daud Ada seorang lelaki yang mengadukan kekerasan hatinya kepada Nabi saw. 11.harta anak yatim hingga makanan menjadi basi dan daging menjadi busuk.Orang yang berjihad di jalan Allah atau . HR. HR. . Syaikhan melalui Abu Hurairah r. Lalu mereka menanyakan hal tersebut kepada Nabi saw. Maka turunlah ayat: "Dan jika kamu menggauli mereka. maka berilah makan orang-orang miskin dan usaplah kepala anak yatim" 10.

Beliau saw menjawab: "Orang yang berperang dengan orang musyrik dengan harta dan jiwanya". tanpa meminta izinnya dan ia menikah dengan terpaksa. Rasulullah saw bersabda: "Sesungguhnya ia adalah seorang anak yatim dan tidak dapat dinikahkan kecuali dengan izinnya" 13. saya telah mendapat sebidang tanah di Khaibar. Muslim Diriwayatkan oleh Ibnu Umar r. Apakah pendapatmu mengenai perkara ini ?' . HR. Beliau ditanya lagi: "Jihadnya siapakah yang lebih utama ?". Kemudian pamannya (Qudamah) mengawinkannya dengan Abdullah bin Umar. HR.a. Belum pernah saya memperoleh harta yang lebih baik dari ini. Ditanyakan lagi: "Apakah kematian yang paling mulia ?". Bukhari. meninggalkan seorang anak perempuan. Maka Rasulullah saw menceraikannya dari Abdullah bin Umar dan mengawinkannya dengan Mughiroh bin Syu'bah.Beliau saw menjawab: "Orang yang hijrah (meninggalkan) suatu yang telah diharamkan Allah ke padanya". Beliau saw menjawab: "Orang yang dialirkan darahnya dan dihabiskan kekayaannya" 12. Padahal ia lebih suka dikawinkan dengan Mughiroh bin Syu'bah. berkata: Umar telah mendapat sebidang tanah di Khaibar kemudian dia datang menghadap Nabi Saw untuk minta diajarkan tentang cara pengelolaannya. Ia berkata: 'Wahai Rasulullah. Ahmad Ketika Utsman bin Madlun mati.

14. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. pernah mengucapkan doa.a.3. juga untuk orang yang berjihad di jalan Allah serta untuk bekal orang yang sedang dalam perjalanan dan menjadi hidangan untuk para tamu. jaga tanah itu dan kalian sedekahkan manfaatnya. Itulah orang yang menghardik anak yatim. dan bangkitkanlah aku bersama orang-orang miskin. . ِ‫كي َم‬ ‫ن‬ ِ‫س َم‬ ْ‫م َم‬ ِ‫ل َم‬ ْ‫م ا َم‬ ِ‫عب ا َم‬ َ‫ط ّم‬ َ‫ل ى ّم‬ َ‫عّم‬ َ‫ض ّم‬ ُّ ‫ح‬ ُ‫ي َم‬ َ‫ل ّم‬ َ‫و ّم‬ َ‫ّم‬ 107." 15. matikanlah aku dalam keadaan miskin. Lalu Umar mengeluarkan sedekah hasil tanah itu dengan syarat tanahnya tidak bisa dijual dan dibeli serta diwarisi atau dihadiahkan' Umar mengeluarkan sedekah hasilnya kepada fakir miskin. AL-MU’MINUN 107(1-3) ِ‫دي َم‬ ‫ن‬ ِّ‫بب ال ب‬ ِ‫ب َم‬ ُ‫ذ َم‬ ِّ‫ك ب‬ َ‫ي ّم‬ ُ‫ذ ي َم‬ ِ‫ل َم‬ َّ‫ت اا‬ َ‫ي ّم‬ ْ‫أ َم‬ َ‫رّم‬ َ‫أ ّم‬ َ‫ّم‬ 107. Ibnu Majah meriwayatkan dari hadis Abu Sa'idah al-Khudri r. Dalam kitab Adz-dzull wa al-Inkisar li al-Aziz al-Jabbar al-Khusyu fi al-Shalah Dalam kitab Adz-dzull wa al-Inkisar li al-Aziz al-Jabbar al-Khusyu fi al-Shalah karya Ibn Rajab al-Hambali. kaum kerabat dan untuk memerdekakan hamba.. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? ِ‫َم‬ َ‫تي ّم‬ ‫م‬ ِ‫ي َم‬ َ‫ل ّم‬ ْ‫ع ا َم‬ ُّ ‫د‬ ُ‫ي َم‬ َ‫ذ ي ّم‬ ِ‫ل َم‬ َّ‫ك اا‬ َ‫ل ّم‬ ِ‫ذَم‬ َ‫ف ّم‬ َ‫ّم‬ 107.Beliau bersabda: 'Jika kalian suka.1.. Orang yang mengurusnya bisa makan sebagian hasilnya dengan cara yang baik dan bisa memberi makan kepada temannya dengan sekedarnya.2. "Ya Allah hidupkanlah aku dalam keadaan miskin. bahwa Nabi saw.

Majamauzzawaid: vol.10. dan tidak akan membiarkan orang-orang miskin kelaparan. 19. diantaranya: mencintai orang miskin dan selalu mendekati mereka (Majamauzzawaid: vol.263) 18. h. tidak bermakna dan tidak berpengaruh apa-apa" (Fi dzilalil Qur�an. Allah tidak ingin dari hambaNya semata kalimat yang diucapkan.10. vol. melainkan perubahan dalam hati yang melahirkan kebaikan dalam hidup bersama dengan manusia yang lain. berswasiat kepadanya tujuh perkara tidak boleh ia meninggalkannya.16. bersabda: "Orang-orang miskin dari golongan mukmin akan masuk surga lebih dahulu. dan Bab Mujalasatul fuqara (bergaul dengan orang-orang miskin). dan selalu berwasiat kepada sahabat-sahabatnya untuk senantiasa mencintai mereka yang sengsara secara ekonomi.263 Rasulullah SAW sangat mencintai orang-orang miskin. sama dengan lima ratus tahun" (Sunnan Ibnu Majah: 4122). Masalah keimanan bukan semata semboyan dan ucapan. h. Ibid: 4126 Kehidupan Rasulullah sendiri mencerminkan kesederhanaan. keimanan itu menjadi sekedar busa. 20. h.6. sebelum orang-orang kaya dari mereka. Ibid: 4145 . Bab manzilatul fuqara' (derajat orang-orang miskin).3985 “Bila keimanan seseorang benar-benar meresap kuat dalam dada. Sunnan Ibnu Majah: 4122 Ibnu Majah dalam kumpulan haditsnya menyebutkan bab khusus mengenai keutamaan orang-orang miskin: Bab fadlul faqr (keutamaan kefakiran). melainkan harus diterjemahkan dalam perbuatan nyata. Diantara hadits yang disebutkan: Rasulullah SAW. matikanlah dalam keadaan miskin dan kumpulkanlah dengan orang-orang miskin" (Ibid: 4126). ia tidak akan menghardik anak yatim. Abu Dzar ra. vol. 17.3985). Diantara doadoanya: "Ya Allah. dengan tenggang waktu setengah hari. hidupkanlah aku dalam keadaan miskin. berkata bahwa Rasulullah SAW. h. Bila tidak. terutama mereka yang sangat mebutuhkan bantuan.6. Fi dzilalil Qur�an.

Tharhu Al-Tatsrib 4/3233 Para ulama sepakat bahwasannya peminta-minta yang tiada berpunya adalah orang miskin. Ketika ditanya ia menjawab: kami hanya minum air dan makan kurma. Dan ini menunjukkan bahwasannya lafadz miskin adalah kata yang mencakup ketiadaan harta dan ketiadaan pemberian dari masyarakat. HR. dengan sanad hasan Para ulama mengatakan: Makna hadits bahwasannya miskin yang sangat (kemiskinan absolut) adalah yang tidak meminta-minta kepada manusia dan tidak menampakkan lemahnya keadaan ekonominya. Maka. Ahmad. dan Rasulullah menafikan kata miskin darinya karena dengan ia meminta-minta akan terpenuhi kebutuhannya. Para ulama berdalil dengan keumuman penggunaan lafadz maskanah terhadap orang yang meminta-minta. Dan terkadang apa yang ia terima bertambah. Ma’alim Al-Sunan: 2/232 “Dalam hadits tersebut terdapat dalil bahwasannya miskin menurut masyarakat secara kasat-mata adalah yang merekasebut dengan pemintaminta. 23. Ahmad. Dan ini tidak berarti bahwa ia tidak meminta-minta. maka bertambah pula kebutuhannya. hilanglah dari orang tersebut gelar miskin. 22. selalu menceritakan bahwa diri dan keluarganya tidak pernah mempunyai harta sampai satu sha�(3751 gram) biji-bijian atau kurma. dalam sebuah hadits: Berilah orang miskin yang memintamu walaupun dengan dhulf muharraq (HR. melainkan keadaan ekonominya tidak lemah sama sekali. Nasa’i. dengan sanad hasan). Dan senantiasanya digunakannya kata “tidak berpunya dan melarat” adalah kepada orang yang tidak meminta- . Ibid: 4147-8 Kepada sahabat-sahabatnya Rasulullah SAW.Istrinya Siti Aishah ra. karena masyarakat menilai orang tersebut tidak kekurangan dikarenakan ia tidak meminta-minta( Tharhu Al-Tatsrib 4/3233) 24. (Ibid: 4145) 21. Dalam riwayat lain disebutkan: hanya mempunyai satu mud (938 gram) makanan (Ibid: 4147-8). menceritakan bahwa pernah selama satu bulan di rumahnya tidak pernah mengepul asap. Nasa’i.

(Ma’alim Al-Sunan: 2/232). sebagaimana yang disebutkan oleh madzhab hanafiyah. tanpa berlebihan atau berhemathemat. Hasyiyah ibn Abidin Raddul Muhtar 2/339. dan seluruh kebutuhan dasar manusia. Tafsir Qurthubi 8/169-171. Qurthubi: 8/169) Oleh karena itu. Dan orang miskin. (tafsir Khazin 2/234. peralatan/perabot. adalah orang yang punya kelebihan harta kurang dari nishab zakat. Syarh Fath Al-Qadir 2/15. Hasyiyah ibn Abidin Raddul Muhtar 2/339. Dua madzhab. malikiyah dan hanafiyah. 29. Al-Muhalla: 6/212 Maka. akan tetapi digunakannya untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya. Nukilan Imam Al-Ashma’iy dan Abu ‘Amr ibn Al-Alla’ dan para ulama . secara makna. Tafsir Khazin 2/234. Dan kecukupan yang dimaksud oleh malikiyah dan hanafiyah adalah cukup biaya hidup selama 1 tahun penuh untuk: pangan. benarlah bahwa fakir adalah tidak punya harta sama sekali. atau memiliki barang. sandang. karena Allah mengabarkan bahwa mereka disuri dari rumah dan harta mereka serta dilarang dari membawa sebagian harta mereka. menurut hanafiyah. Tanwirul Abshar dan Syarh Al-Mukhtar. (Tanwirul Abshar dan Syarh Al-Mukhtar. 28. Qurthubi: 8/169) 26. adalah orang yang tidak punya apa-apa. 27. Fakir. Manna’ Al-Qaththan 3/353-354 Madzhab malikiyah dan lainnya menyatakan kata fakir dan miskin. ujjah madzhab malikiyah dan hanafiyah adalah sebagai berikut : 1. kedua-duanya bermakna tidak adanya kecukupan. (Al-Muhalla: 6/212). Syarh Fath Al-Qadir 2/15. Tafsir Qurthubi 8/169-171. benarlah bahwa fakir lebih parah kondisinya daripada miskin. Tafsir Ayat Al-Ahkam.minta dan tidak ada perhatian dari masyarakat yang mau memberi kepadanya. 25. buku dan yang lainnya yang nilainya satu nishab atau lebih. Manna’ Al-Qaththan 3/353-354). menyatakan miskin lebih parah kondisinya daripada fakir. pakaian. rumah. ( Tafsir Ayat Al-Ahkam.

lalu orang memberinya 1 atau dua butir kurma. 2. Bukhari dan Muslim) 30. bersama keluarga lagi tidak ditinggalkan tuannya. menyatakan miskin lebih parah kondisinya daripada fakir. Maksudnya fakir itu memiliki susu bersama keluarganya dan tidak barang lainnya. Bukhari dan Muslim Sebagian ulama merajihkan pandangan yang pertama (Syafi’iyah dan Hanabilah –pent). (HR. 4. akan tetapi miskin adalah orang yang tidak punya barang untuk mencukupi kebutuhannya dan tidak ada orang yang perhatian kepadanya lalu memberinya shadaqah. 1 atau 2 suap makanan. Dan ini menunjukkan kondisi kejelekan yang terparah. maka dinamakan fakir walaupun memiliki susu. berdasarkan Al-Qur’an dan hadits Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Firman Allah: Atau orang miskin yang sangat fakir (Al-Balad: 16) maknanya adalah melumuri kulitnya dengan tanah untuk menutup aurat tubuhnya dan mengganjal perutnya dengan tanah untuk mengurangi rasa laparnya. Ini menunjukkan kondisi terendah dan terparah. Seandainya miskin bukan strata ekonomi terendah dibandingkan fakir. Rasulullah bersabda: Orang miskin bukanlah orang yang pergi memintaminta. Mukhtar Al-Qamus 287). (Lihat Tafsir Al-Khazin 2/234.lughah yang lainnya. yaitu miskin masih lebih baik daripada fakir. Orang miskin adalah orang yang dibuat tidak berdaya oleh kefakiran dan yang tinggal disembarang tempat karena tidak punya rumah. Allah menjadikan kafarat itu untuk orang-orang miskin. dan ia pun tidak pergi meminta-minta. tentu Allah tidak menjadikan kafarat untuknya. Surat Al-Ma’un ayat 1-2 . 5. sedangkan kata fakir tidak diterangkan demikian. Ucapan pepatah: Adapun fakir adalah yang memiliki halubah. 3. 30.

Apakah engkau melihat orang yang mendustakan catatan kehidupan [agama]? َ‫تي ّم‬ ‫م‬ ِ‫ي َم‬ َ‫ل ّم‬ ْ‫ع ا َم‬ ُّ ‫د‬ ُ‫ي َم‬ َ‫ذ ي ّم‬ ِ‫ل َم‬ َّ‫ك اا‬ َ‫ل ّم‬ ِ‫ذَم‬ َ‫ف ّم‬ َ‫ّم‬ 2. Mereka adalah orang-orang kaya. 'Tidakkah kau lihat. tidakkah kau saksikan orang yang menyangkal din yang benar. Anak yatim tidak mempunyai penjaga manusia yang memiliki hubungan biologis dan emosional dengannya. Ayat ini berlaku bagi kita semua sekarang apabila kita menyangkal pengetahuan yang bersifat pribadi dan langsung. termasuk Abu Sufyan. pengetahuan bahwa yang ada hanyalah Realitas Tunggal. Dalam hal ini kita semua bisa mengalami ketersingkiran juga.ِ‫دي َم‬ ‫ن‬ ِّ‫بب ال ب‬ ِ‫ب َم‬ ُ‫ذ َم‬ ِّ‫ك ب‬ َ‫ي ّم‬ ُ‫ذ ي َم‬ ِ‫ل َم‬ َّ‫ت اا‬ َ‫ي ّم‬ ْ‫أ َم‬ َ‫رّم‬ َ‫أ ّم‬ َ‫ّم‬ 1. meskipun kita bukan anak yatim dalam arti garis keturunan manusia yang terputus. Karena. banyak orang yang secara khusus teridentifikasi sekaitan dengan turunnya surah ini. Allah bertanya. yang sanggup memberikan pertolongan. Surat Al-Hajj ayat 47 ‫مب ا‬ َّ‫م ا‬ ِّ‫ة ب‬ ٍ ‫ن غ‬ َ‫ّمَ ّم‬ ‫فس‬ ِ‫ل َم‬ ْ‫أ َم‬ َ‫كّم‬ َ‫ك ّم‬ َ‫ب ّم‬ ِّ‫ر ب‬ َ‫د ّم‬ َ‫عن ّم‬ ِ‫مب ا َم‬ ً‫تو ا‬ ْ‫ي َم‬ َ‫ن ّم‬ َّ‫َمِ ا‬ ‫وإ‬ َ‫ه ّم‬ ُ‫د َم‬ َ‫ع ّم‬ ْ‫و َم‬ َ‫لل ّم‬ ُ‫ف ا َم‬ َّ‫ا‬ َ‫ل ّم‬ ِ‫خَم‬ ْ‫ي َم‬ ُ‫لن َم‬ َ‫وّم‬ َ‫ب ّم‬ ِ‫ذا َم‬ َ‫ع ّم‬ َ‫ل ّم‬ ْ‫بب ا َم‬ ِ‫ك َم‬ َ‫ن ّم‬ َ‫لتو ّم‬ ُ‫جَم‬ ِ‫ع َم‬ ْ‫ت َم‬ َ‫س ّم‬ ْ‫ي َم‬ َ‫و ّم‬ َ‫ّم‬ َ‫دو ّم‬ ‫ن‬ ُّ ‫ع‬ ُ‫ت َم‬ َ‫ّم‬ Artinya: Dan mereka meminta kepadamu agar azab itudisegerakan. jalan hidup yang benar. Barangsiapa mengabaikan anak yatim berarti sedang meniadakan kasih sayang dan cinta sang Pencipta bagi dirinya sendiri. Sesungguhnya sehari di sisiTuhanmu adalah seperti seribu tahun menurutperhitunganmu . padahal Allah sekali-kali tidak akanmenyalahi janji-Nya. cara perilaku yang benar? Secara historis. dari Pencipta sejati kita 31. atau anak yatim. Barangsiapa sudi menerima peran penjagaan tersebut berarti ia sedang menjalankan kerahman-rahiman sang Pencipta. Dengan demikian ia melaksanakan perbuatan yang paling mulia. kita masing-masing teryatimkan dari akar kita. Mereka adalah orang-orang yang telah dimintai tolong oleh orang yang tersingkir dari masyarakat. cara ibadah yang benar. Itulah orang yang menghardik anak yatim.

aku akan memberikan kabar gembira kepada kalian. bahwa orang mukmin yang miskin akan masuk surga lebih dahulu dari pada orang mukmin yang kaya. 22:47). . dengan tenggang waktu setengah hari. (Ibid: 4124). Rasulullah SAW langsung bersabda: "Wahai orang-orang yang miskin. itu sama dengan lima ratus tahun".Ibnu Umar meriwayatkan: suatu hari kaum muhajirin dari sahabat-sahabat Rasulullah yang miskin menceritakan enaknya sahabat-sahabat mereka yang kaya. di mana mereka punya kesempatan berbuat pahala lebih banyak dengan hartanya. Bukankah Allah berfirman: Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu (QS.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful