Standar Kompetensi 11.

Memecahkan masalah keuangan menggunakan konsep matematika

Kompetensi Dasar 11. 1 Menyelesaikan masalah bunga tunggal dan bunga majemuk dalam keuangan 11. 2 Menyelesaikan masalah rente dalam keuangan 11. 3 Menyelesaikan masalah anuitas dalam sistem pinjaman 11. 4 Menyelesaikan masalah penyusutan nilai barang

96

Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi

A. PENDAHULUAN
Standar Kompetensi Matematika Keuangan terdiri atas empat (4) Kompetensi Dasar. Dalam penyajian pada buku ini setiap Kompetensi Dasar memuat Tujuan, Uraian materi, Rangkuman dan Latihan. Kompetensi Dasar dalam Standar Kompetensi ini adalah Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk, Rente, Anuitas, dan Penyusutan Nilai Barang. Standar Kompetensi ini digunakan sebagai penunjang dalam mempelajari standar kompetensi produktif maupun diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari terutama pada masalah bunga pinjaman dan simpanan di Bank, cicilan kredit rumah, dan masalah keuangan lainnya. Pada setiap akhir Kompetensi dasar tercantum soal-soal latihan yang disusun dari soalsoal yang mudah sampai soal-soal yang sukar. Latihan soal ini digunakan untuk mengukur kemampuan anda terhadap kompetensi dasar ini, artinya setelah mempelajari kompetensi dasar ini secara mandiri dengan bimbingan guru sebagai fasilitator, ukur sendiri kemampuan anda dengan mengerjakan soal-soal latihan tersebut. Untuk melancarkan kemampuan anda supaya lebih baik dalam mengerjakan soal, disarankan semua soal dalam latihan ini dikerjakan baik di sekolah dengan bimbingan guru maupun di rumah. Untuk mengukur standar kompetensi lulusan tiap siswa, di setiap akhir kompetensi dasar, guru akan memberikan evaluasi apakah anda layak atau belum layak mempelajari standar Kompetensi berikutnya. Anda dinyatakan layak jika anda dapat mengerjakan soal 65% atau lebih soal-soal evaluasi yang akan diberikan guru.

B. KOMPETENSI DASAR
B.1 Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk

a. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini, anda dapat: ¾ ¾ ¾ ¾ Menyelesaikan soal persen di atas seratus dan persen dibawah seratus Menghitung bunga tunggal harian, bulanan maupun tahunan Menyelesaikan soal-soal diskonto Menghitung bunga tunggal dengan metode: o angka bunga dan pembagi tetap o persen sebanding o persen seukuran Menghitung Nilai Akhir Modal bunga majemuk Menghitung Nilai Akhir Modal dengan masa bunga majemuk pecahan Menghitung Nilai Tunai Modal bunga majemuk Menghitung Nilai Tunai modal dengan masa bunga majemuk pecahan

¾ ¾ ¾ ¾

BAB III Matematika Keuangan

97

b. Uraian materi

1). Pengertian Bunga
Mengapa banyak orang yang berbondong-bondong menyimpan atau mendepositokan uangnya di Bank. Di samping karena masalah keamanan, juga karena mendapatkan jasa dari simpanan tersebut, yang dinamakan bunga. Mengapa banyak dealer mobil maupun motor menawarkan kredit kepada konsumen. Karena dengan kredit, dealer akan mendapatkan tambahan modal dari sejumlah modal yang telah ditanamkan. Tambahan modal tersebut dinamakan bunga. Jadi, Bunga adalah jasa dari pinjaman atau simpanan yang dibayarkan pada akhir jangka waktu

yang telah disepakati bersama.
Jika besarnya bunga suatu pinjaman atau simpanan dinyatakan dengan persen (%), maka persen tersebut dinamakan suku bunga. Suku bunga =

bunga x 100% pinjaman mula − mula

Contoh 1 Wulan meminjam uang dari Koperasi sebesar Rp1.000.000,00. Setelah satu bulan, maka Wulan harus mengembalikan modal beserta bunganya sebesar Rp1.020.000,00. Tentukan besarnya bunga dan suku bunganya?

Jawab: Bunga = Rp1.020.000,00 – Rp1.000.000,00 = Rp20.000,00
Suku bunga =
bunga x 100% pinjaman mula − mula 20.000,00 = x100% = 2% 1.000.000,00

Contoh 2 Fulan menyimpan uangnya di Bank ABC sebesar Rp500.000,00. Bank memberikan bunga 1.5% tiap bulan. Jika bank membebankan biaya administrasi Rp1.000,00 setiap bulan, tentukan jumlah simpanan Fulan setelah satu bulan!

Jawab:
Jumlah simpanan Fulan setelah satu bulan = simpanan mula-mula + bunga – biaya administrasi = Rp500.000,00 + 1.5% x Rp500.000,00 – Rp1.000,00 = ....

2). Persen di atas seratus dan Persen di bawah seratus
Untuk menentukan nilai persentase dari suatu bilangan jika diketahui bilangan dan persennya, hanya mengalikan bilangan tersebut dengan persen yang diketahui. Misalkan: Untuk menentukan besarnya laba jika persentase laba dan harga beli diketahui, maka laba = persen laba x harga beli. Untuk menentukan besarnya diskon jika persentase diskon dan harga sebelum diskon diketahui, maka besarnya diskon = persen diskon x harga sebelum diskon.

000.000.00 100 + 7 7 = x Rp428. Secara umum ditulis: p p% di atas seratus = 100 + p Persen di bawah seratus adalah bentuk pecahan yang jumlah antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus. Juga bagaimana menentukan besarnya diskon jika persentase diskon dan harga setelah diskon diketahui.00 Jawab: a.00 = 7 x 428. Dari ilustrasi di atas. 12% di bawah 100 dari Rp4. Secara umum ditulis: p p% di bawah seratus = 100 − p Contoh 3 Ubahlah dalam bentuk pecahan! a. 10% di bawah 100 = 10 10 1 = = 100 − 10 9 90 15 15 3 c.400. yaitu persen di atas seratus maupun persen di bawah seratus.000. 15% di atas 100 = = = 100 + 15 115 23 Contoh 4 Tentukan Nilainya! a.000.00 b. Ternyata besarnya laba dan diskon tidak dapat langsung dikalikan persentase masing-masing dengan nilai yang diketahui. 7% di atas 100 dari Rp428.00 100 − 12 12 = x Rp4. maka dibutuhkan persen yang lain.98 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Bagaimana menentukan laba jika persentase laba dan harga jual yang diketahui.400.00 = x Rp4. 12% di bawah 100 dari Rp4.00 . 10% di bawah 100 c.000. 25% = 25 1 = 100 4 b. 25% b.400.000.00 88 = Rp600.400.000.000.000. Persen di atas seratus adalah bentuk pecahan yang selisih antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus.00 107 = Rp28. 15% di atas 100 Jawab: a.000.00 12 b. 7% di atas 100 dari Rp428.

10% di atas 100 = 9. Persen di bawah 100 Jawab: a. 10% di atas 100 = 8. 10 P = 100 + 10 100 10 P = 110 100 11P = 100 100 P= = 9. 12 Jadi.09.33 6 Jadi.33% di bawah 100 Contoh 6 Ubahlah 20% di bawah 100 menjadi persen di atas 100 Jawab: 20 100 − 20 20 80 = P 100 + P P 100 + P = 2(100 + P) = 8P 200 + 2P = 8P 200 = 8P – 2P 200 P= = 33.33% di bawah 100 . 10% di atas 100 = 8. 11 Jadi.33. Persen b. 10 P = 100 + 10 100 − P 10 P = 110 100 − P 1 P = 11 100 − P 100 – P = 11P 100 = 11P + P 100 = 12P 100 P = = 8.09% b.BAB III Matematika Keuangan 99 Contoh 5 Ubahlah 10% di atas 100 ke dalam: a.

500.980.000.00 – Rp780.000.00 = Rp1.000. % diskon dengan harga setelah diskon.800. Karena prestasinya baik. % bunga dengan modal setelah bunga dan lain-lain. maka ia mendapatkan bonus 17% dari gajinya.100 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 3).000.000. Jika barang dijual dengan untung 15%.00 Contoh 8 Gaji seorang karyawan Rp1. Persen di bawah seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih kecil dari nilai mulamula.000. % bonus dengan harga setelah bonus.00 Gaji setelah bonus = Gaji sebelum bonus + bonus = Rp1500000. Tentukan besarnya bonus dan gaji karyawan setelah dapat bonus! Jawab: Besar bonus = persen bonus x gaji mula-mula ( bukan persen di bawah atau di atas 100 ) 17 x Rp1.00 115 = Rp780.000. Tentukan untung dan harga belinya! Jawab: Besarnya untung = 15% di atas 100 x harga jual 15 x Rp5.755.00.00 Harga Beli = Harga Jual – Untung = Rp5.00.00 = 100 + 15 15 = x Rp5.980.000.800.000. Misalkan % rugi dengan harga jual. Misalkan % laba dengan harga jual.00 100 + 12 . Aplikasi Persen di atas seratus dan di bawah seratus Persen di atas seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih besar dari nilai mulamula.00 = 100 = Rp255.000.980.00.500.00 = Rp5.000.000.980.00 Contoh 9 harga barang setelah dikenai pajak adalah Rp2. Contoh 7 Harga jual suatu barang adalah Rp5. dan lain-lain.00 + Rp255.000. Jika besarnya pajak 12%. tentukan besar pajak dan harga sebelum pajak! Jawab: Pajak = 12 x Rp2.000.200.

Jika pemerintah memberikan subsidi sebesar 37%.00.00 100 − 37 = 37 x Rp1575.800.000.00 = Rp2.000.00 + Rp925.00 100 − 23 23 x Rp492.800.800.00.575.00 Harga sebelum rabat = Harga setelah rabat – rabat = Rp492. yaitu: Bunga = suku bunga tiap periode x banyaknya periode x modal .00 112 = 12 x 25.00 Harga sebelum pajak = Harga setelah pajak – pajak = Rp2.00 = Rp640.800.000.00 Contoh 11 Harga beras tiap kilogram setelah mendapatkan subsidi dari pemerintah adalah Rp1.575.00 63 = 37 x 25 = Rp925.00 73 = Rp147. Perhitungan bunga setiap periode selalu dihitung berdasarkan besarnya modal yang tetap. tentukan subsidi yang ditentukan pemerintah dan harga beras sebelum subsidi! Jawab: Subsidi = 37 x Rp1.00 Harga sebelum subsidi = Harga stelah subsidi + subsidi = Rp1.575.00 4).800. tentukan rabat dan harga sebelum rabat! Jawab: Rabat = = 23 x Rp492.00 Contoh 10 Harga barang setelah rabat adalah Rp492.BAB III Matematika Keuangan 101 = 12 x Rp2. Bunga Tunggal Bunga tunggal adalah bunga yang diperoleh pada setiap akhir jangka waktu tertentu yang tidak mempengaruhi besarnya modal yang dipinjam.800.00 – Rp300. Jika besarnya rabat 23%.00 – Rp147.500.000.000.000.500.200.000.00 = Rp300.00 = Rp2.200.

00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 3 tahun dengan suku bunga 18%/tahun.000.000.600 Modal akhir = Modal awal + bunga Ma = M + B Contoh 13 Suatu modal sebesar Rp1.500 Mxix t hari besarnya bunga: B = .000.000.00 Modal akhir : Ma = M + B = Rp1. Tentukan bunga setelah 1 bulan.00 + Rp540.000.00 Jika suatu modal M dibungakan dengan suku bunga tunggal berlaku: Setelah t tahun besarnya bunga: B = Setelah t Setelah t Setelah t Setelah t i% tiap tahun.000.000.000. untuk 1 tahun = 365 hari 36.000.540.500.00 = Rp40.000.000. Tentukan: .000. Tentukan bunga yang diperoleh dan modal setelah dibungakan! Jawab: M = Rp1.00 = Rp100.000 x 18 x 3 = 100 = Rp540. untuk 1 tahun = 360 hari hari besarnya bunga: B = 36.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 2%/bulan.00 dibungakan dengan bunga tunggal 3%/cawu selama 1 tahun 7 bulan.00 Setelah 5 bulan besar bunga = 2% x 5 x Rp1.000.00 = Rp1.000.00 i = 18%/tahun t = 3 tahun Bunga: B = Mxixt 100 1.000. untuk 1 tahun = 366 hari 36.102 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Contoh 12 Suatu modal sebesar Rp1.000.00 = Rp20. 2 bulan.000. maka Mxix t 100 Mxixt bulan besarnya bunga: B = 1.000.200 Mxix t .000.000. dan 5 bulan! Jawab: Setelah 1 bulan besar bunga = 2% x 1 x Rp1.000.000.00 Setelah 2 bulan besar bunga = 2% x 2 x Rp1.000 Mxix t hari besarnya bunga: B = .00 Contoh 14 Modal sebesar Rp2.

00 Setelah 18 hari.000 x 6 x 18 = Rp3.000 x 9 x 1 a.000.00 Dapat juga diselesaikan dengan mengubah tahun menjadi bulan.00 Dapat juga diselesaikan dengan mengubah tahun dan bulan menjadi hari.250. Bunga yang diperoleh b. Bunga yang diperoleh b. yaitu: 1 tahun 7 bulan = 19 bulan.00 Contoh 15 Pinjaman sebesar Rp1.250. Setelah itu bunga Mxixt .00 + Rp131.00 i = 3%/cawu = 3 x 3%/tahun = 9%/tahun t = 1 tahun 7 bulan 2.200 1.000.250.5%/bulan = 0.00 1.250.5% x 12/tahun = 6%/tahun t = 2 tahun 5 bulan 18 hari (1 tahun = 360 hari) = 29 bulan 18 hari a.250. Setelah itu.000 dicoba! .250.000 x 9 x 7 Setelah 7 bulan bunga = = Rp131.000. Setelah 29 bulan.250.00 = Rp185.00 dibungakan dengan bunga tunggal 0. Tentukan: a.250.5%/bulan selama 2 tahun 5 bulan dan 18 hari (jika dianggap 1 tahun =360 hari).00 i = 0.856.500.00 100 2.00 1200 Bunga Total = Bunga tahunan + bunga bulanan = Rp225. Modal akhir Jawab: M = Rp2.750.000.250.000.BAB III Matematika Keuangan 103 a. bunga diselesaikan dengan menggunakan rumus bunga bulanan.500. Modal akhir = Modal + Bunga = Rp2.750.000. bunga = 1.000 x 6 x 29 = Rp181.00 + Rp356. Silakan dicoba!!! b.250.500. Modal akhir! Jawab: M = Rp1.000 Bunga total = Rp181.00 + Rp3. bunga = 36.00 = Rp2. Silakan diselesaikan dengan menggunakan rumus bunga harian B = 36.00 = Rp356.000. Setelah 1 tahun bunga = = Rp225.500.250. yaitu: 2 tahun 5 bulan 18 hari = (720 + 150 + 18) hari = 888 hari.

00.800. Ternyata bunga yang diperoleh Rp450.00 + Rp185.500.000.00 Contoh 16 Suatu pinjaman sebesar Rp2.000 = 1.5% x 2/tahun = 15%/tahun Ma = Rp1.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 7.250. Setelah berapa bulan bunga tersebut dibungakan? Jawab: M = Rp1. besar bunga: M.200 i= 6.000. besarnya bunga: Mxix t B= 1.00.000) .000.800.200 45 x 1.200 3 x 1.500.00 Setelah t tahun.500.000.00 i = 7.200 2. Modal akhir = Modal + Bunga = Rp1.5%/semester.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 3 bulan.750 i = 8%/tahun i= 8% /triwulan = 2%/triwulan 4 Contoh 17 Suatu pinjaman sebesar Rp1.200 = 225 t 3600 =16 bulan t = 225 (di bagi 100.00 – Rp 1.000. Tentukan suku bunganya tiap tahun dan tiap triwulan! Jawab: M = Rp2.00 Bunga = Modal akhir – Modal awal = Rp1.000.750 i 45 x 1. t B= 1.00 Setelah t bulan.000.000.000.000 x 15 x t 300.000.5%/semester = 7.00 = Rp300.00 t = 2 tahun 3 bulan = 27 bulan B = Rp450.435.500.000.500.200 1.500.000 = 1.104 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.000.i.000.500.00 = Rp1. Ternyata modal tersebut menjadi Rp1.800.200 = 6.000.000 x i x 27 450.

maka: Diskonto : D = M x i x t besarnya modal yang diterima di awal pinjaman : Mt = M – M x i x t . Modal mula-mula! Jawab: Contoh di atas diselesaikan dengan cepat menggunakan persen di atas 100. Tentukan: a.000.410.000.000. apa yang terjadi? Jika pinjaman M dengan diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan setelah t bulan.700.000.00 100 + 30 30 = x Rp6.00 tiap bulan = Rp2. maka diskontonya = 2% x Rp100. Modal mula-mula = Modal akhir – bunga = Rp6.00 – Rp1.00 dengan diskonto 2% tiap bulan. bagaimanakah jika pinjaman akan dikembalikan 50 bulan yang akan datang. maka di awal pinjaman orang tersebut hanya menerima = Rp100. Jika pinjaman akan dikembalikan 3 bulan yang akan datang.00 dan 1 bulan yang akan datang ia harus membayar Rp100.000.00 b.000.110.00 – 3 x Rp2.00 = Rp98.BAB III Matematika Keuangan 105 Contoh 18 Suatu modal setelah dibungakan dengan bunga tunggal 15%/tahun selama 2 tahun modal tersebut menjadi Rp6. Proses perhitungan diskonto menggunakan sistem bunga tunggal.000. sehingga untuk menghitung besarnya diskonto hampir sama dengan perhitungan besarnya bunga tunggal jika besarnya pinjaman dan % diskonto diketahui. Diskonto Diskonto adalah bunga yang dibayarkan oleh peminjam pada saat menerima pinjaman.00 – Rp2.000.000.00 = Rp94.000.110. maka di awal pinjaman orang tersebut hanya menerima = Rp100. Bunga = 30% di atas 100 x Rp6.00 130 = Rp1.000.000.000.000.110. Misalkan seorang meminjam Rp100.110.00. Besarnya nilai pinjaman pada sistem diskonto nilainya sama dengan jumlah modal yang harus dibayar saat jatuh tempo. Bunga yang diperoleh b.00 30 = x Rp6.00.410.000. Dalam kasus di atas.00.00 = Rp4. (baca lagi tentang penggunaan persen di bawah 100 dan persen di atas 100) Ma = Rp6.110.00 dan 3 bulan yang akan datang ia harus membayar Rp100.000. Jika pinjaman akan dikembalikan 1 bulan yang akan datang.000.000.110.00 5).000.000.00.00 i = 15%/tahun = 30% selama 2 tahun a.

? Nilai diskonto untuk besarnya pinjaman M dengan suku bunga i%/tahun.000. maka nilai diskontonya adalah: D = i % di bawah 100 x Modal yang diterima Contoh 19 Pinjaman sebesar Rp2.000..000. Diskonto: D = 1.700.000 x 18 x 9 = Rp675.000.000.00 = 1.200 5.00 – Rp300. Modal yang diterima peminjam! Jawab: M = Rp5.00 i = 18 %/tahun t = 9 bulan Mxix t a. Diskonto: D = M x i x t = 2..000. Bagaimanakah jika diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan dalam t tahun atau diskonto i%/tahun akan dikembalikan dalam t bulan .00 dengan sistem diskonto 18%/tahun dan akan dikembalikan setelah 9 bulan. Tentukan: a. Nilai diskonto b.000.000 akan di bayar t bulan yang akan datang : D = Bagaimanakah menentukan nilai diskontonya jika yang diketahui besarnya modal yang diterima peminjam (Mt) dan i% diskonto? Jika hal itu terjadi.000 x 3% x 5 = Rp300.00 = Rp1.00 i = 3 % / bulan t = 5 bulan a. Modal yang diterima = M – D = Rp2. Mxix t akan di bayar t tahun yang akan datang: D = 100 Mxix t 1.00 b. Tentukan: a.000.00 Contoh 20 Pinjaman sebesar Rp5. (1 tahun = 360 hari) akan di bayar t hari yang akan datang: D = 36.00 dengan sistem diskonto 3%/bulan dan akan dikembalikan setelah 5 bulan. Nilai diskonto b.000.000.000.106 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Rumus di atas berlaku juga untuk diskonto i%/tahun dan akan dikembalikan setelah t tahun.200 .000.000.000.200 Mxix t . Modal yang diterima peminjam! Jawab: M = Rp2.000.000.

325.000.365.000.000.500. Besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! Jawab: Mt = Rp 5.000.000.00 Contoh 22 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 14%/tahun dan akan dikembalikan dalam waktu 1.00 100 − 21 21 = x Rp5.000.00 i = 30%/tahun t = 9 bulan Mxix t Diskonto: D = 36. Modal yang dibayar = Mt + D = Rp5.625. Tentukan: a.135.312.000.000 Modal yang diterima = M – D = Rp10.000.BAB III Matematika Keuangan 107 b.000 10.00.000.00 79 b.00 – Rp375.00 Contoh 23 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 6%/cawu dan akan dikembalikan dalam waktu 10 bulan.000.5 tahun.5 = 21% a.135.000. Modal yang diterima = M – D = Rp5.000.000.000.00 = Rp4.00 + Rp1. i total = 14% x 1. Besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! .00 36. Jika modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp5.000.135.135.00 = Rp6.000. Jika Modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp5.000.500.135. Tentukan modal yang diterima peminjam jika dianggap 1 tahun 360 hari? Jawab: M = Rp10.000. Diskonto: D = i% di bawah 100 x Mt 21 = x Rp5.00 i = 14 %/tahun t = 1.5 tahun. Jadi.365.00 dengan sistem diskonto 30%/tahun dan akan dikembalikan setelah 45 hari. Tentukan: a.000. Nilai diskonto? b.000.00= Rp1.000 x 30 x 45 = = Rp375.000.00.00 Contoh 21 Pinjaman sebesar Rp10.00 = Rp9. Nilai diskonto b.00 – Rp675.000.

suku bunga i%/tahun dan jangka waktu pengembalian t hari.5 %/bulan = 10 bulan.312. = Rp 5.500. Namun. Jadi. Oleh karena itu perlu kiranya metode yang lebih efisien dalam perhitungan multi bunga tersebut.000.500.000.500. Modal yang dibayar = Mt + D = Rp 5. a).500.250.00 Jangka waktu pengembalian (t) 45 hari 100 hari 80 hari 120 hari 25 hari . maka: = angka bunga dan Jika 100 i jumlah angka bunga angka bunga dan Jumlah bunga = B= pembagi tetap pembagi tetap Contoh 24 Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ X “ dengan suku bunga tunggal i = 9%/tahun dan 1 tahun dianggap 360 hari: Nama Nasabah 1 A 2 B 3 C 4 D 5 E Tentukanlah: a. 1 tahun dianggap 360 hari.00 Rp4.00 Rp2.00 = Rp937. bagaimanakah caranya andaikan ada suatu koperasi simpan pinjam yang memiliki banyak nasabah dimana perhitungannya menggunakan sistem bunga tunggal.000.00 100 − 15 15 = x Rp 5. Pembagi tetapnya No Jumlah pinjaman (M) Rp5.000. Metode pembagi tetap Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal merupakan pembagi dari 360.312. Tentunya tidak efisien jika bunga yang diperoleh koperasi dari masing-masing nasabah dihitung satu persatu dengan menggunakan rumus di atas.5% x 10 = 15% Diskonto: D = i% di bawah 100 x Mt 15 = x Rp 5.000.000 i 100 360 100 Mxt 360 = pembagi tetap.00 + Rp937.00 Rp7.00 Rp6.00 6).500.00 = 6 % / cawu = 1. Metode Perhitungan Bunga Tunggal Pada dasarnya perhitungan bunga tunggal dapat diselesaikan dengan menggunakan rumus yang sudah dipelajari.000.000.000.500. i total = 1.500.00 85 b.312.00 = Rp6. = : 36.000.312. Bunga yang diperoleh setelah t hari: Mxixt Mxt i M x t 360 B= = .108 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jawab: Mt i t a.500.

00 Jangka waktu pengembalian (t) 50 hari 100 hari 60 hari 120 hari 90 hari Tentukanlah bunga total yang diperoleh koperasi Jawab: Suku bunga i = 11% diuraikan menjadi = 10% + 1% atau 9% + 2% Ditentukan dahulu jumlah angka bunga untuk i = 10%.000 17. Contoh 25 Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ Z “ dengan suku bunga tunggal i = 11%/tahun dan 1 tahun diangap 360 hari: No 1 2 3 4 5 Nama Nasabah P Q R S T Jumlah pinjaman (M) Rp1.000.BAB III Matematika Keuangan 109 b.000.325.500.000.000.. perhatikan tabel di bawah ini: No 1 2 3 4 5 Rp Rp Rp Rp Rp M 5. Pembagi tetap = 360 360 = = 40 i 9 b. Jumlah angka bunganya c.000. Bunga total yang diperoleh koperasi! Jawab: a.000 1. Untuk menentukan jumlah angka bunga.000 7. .000.00 2.00 7.325.000.500.00 = 40 Silakan anda coba jika suku bunga tunggalnya 1.250.000 2. Jumlah bunga = jumlah angka bunga pembagi tetap 17.00 Rp2.000.000.875.000.125.000 4..00 Rp4.00 6.000 = Rp433. Metode Persen yang Sebanding Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal bukan merupakan pembagi dari 360.000.325.00 t 45 hari 100 hari 80 hari 120 hari 25 hari jumlah Mxt 100 2.500. suku bunga i%/tahun dan waktu pengembalian t hari.200.000.00 4.000. 1 tahun dianggap 360 hari.000 c.000.! b.00 Rp8.000.00 Rp2.000.000.5%/bulan .500.000.000 Jumlah angka bunga = 17.

Contoh 26 Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ T “ dengan suku bunga tunggal i = 6.000 2.78 + Rp44.00 Rp2.000.700.110 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi No 1 2 3 4 5 M Rp1.000. maka biasanya diambil suku 365 = 73 .78 = Rp44.5%/tahun dan 1 tahun dianggap 365 hari.000.850.00 Rp3.000.00 Rp8.000 jumlah angka bunga Jumlah bunga = = = Rp440.850.000 15.500.500. bunga total dari suku bunga 11% = Rp440.5% menjadi 6% dan 0.000.000.000.56 Pembagi tetap = Silakan anda coba jika suku bunga tunggalnya 7.000 2.78 = Rp484.277.000 2.000 360 360 = = 36 i 10 Jumlah angka bunga = 15.027.277..00 Jangka waktu pengembalian (t) 40 hari 80 hari 60 hari 100 hari 20 hari Tentukanlah bunga total yang diperoleh koperasi .000.305.027.00 Rp7.000.5% .500 100 365 100 73 angka bunga jumlah angka bunga B= dan Jumlah bunga = 73 73 Untuk menghitung suku bunga sisanya digunakan metode persen yang sebanding.000.00 Rp4.00 Rp4. sehingga tidak banyak suku bunga yang memberikan hasil bagi bulat terhadap 365. Metode Persen yang Seukuran Metode ini digunakan jika 1 tahun dianggap 365 hari.5% atau 5% dan 2.000.000.500.00 Rp6.00 t 50 hari 100 hari 60 hari 120 hari 90 hari jumlah Mxt 100 500.850..5%) c).! (petunjuk: uraikan 7.000. bunga 5% sehingga pembagi tetapnya = 5 Bunga yang diperoleh setelah t hari: Mxixt Mxt 5 Mxt 1 .000.78 36 pembagi tetap 1% x Rp440.00 Rp2.000.250.400.000.500. x B= = = 36. No 1 2 3 4 5 Nama Nasabah P Q R S T Jumlah pinjaman (M) Rp5.000 15.000 8.277.000.78 Bunga yang sebanding dengan 1% = 10% Jadi.

BAB III Matematika Keuangan 111 Jawab: Suku bunga i = 6.219.000.000.000.18 + Rp62.000 3.000.5% x Rp208.00 7.18 = pembagi tetap 73 1. modal menjadi: M2 = M + B = Rp1. bunga total dari suku bunga 11% = Rp208.200.465.000 15.000.93 Silakan anda coba jika suku bunga tunggalnya 7.00 dan bank memberikan bunga 10%/tahun.18 Bunga yang sebanding dengan 1.100.000.000 15.000.! 7). Bunga yang diperoleh nilainya menjadi lebih besar dari bunga pada periode sebelumnya.00 Awal tahun ke dua.00 4. Jawab: Akhir tahun pertama.000.500. Bunga Majemuk Jika X menyimpan uang di bank kemudian setiap akhir periode.000 jumlah angka bunga Jumlah bunga = = Rp208.00 = Rp1.500.684.000.00 + Rp100.75 10 Jadi. Contoh 27 Hanif menyimpan uang di bank sebesar Rp1.5% = 5% 3 = x Rp208. maka bunga itu akan bersama-sama modal menjadi modal baru yang akan berbunga pada periode berikutnya.00 = Rp100.75 = Rp270.800.00 t 40 hari 80 hari 60 hari 100 hari 20 hari jumlah Mx t 100 2.219.5% Ditentukan dahulu jumlah angka bunga untuk i = 5% No 1 2 3 4 5 Pembagi tetap = Rp Rp Rp Rp Rp M 5.219.5% diuraikan menjadi = 5% + 1..219. bunga yang diperoleh tersebut tidak diambil...000.000.000.000 900.500.000.200.000.200.000. Proses bunga berbunga pada ilustrasi ini dinamakan Bunga Majemuk.465.000.00 . Jika bunga tidak pernah diambil dan dianggap tidak ada biaya administrasi bank.000 365 365 = = 73 i 5 Jumlah angka bunga = 15.00 3.5% .18 = Rp62.000. Tentukan jumlah bunga yang diperoleh Hanif setelah modal mengendap selama 3 tahun.000 4.000 4. bunga yang diperoleh: B = suku bunga x modal = 10% x Rp1.00 6.000.000.

00 Bunga = Rp885.00 Awal tahun ketiga.210.780.00 = Rp331.000.000 x 1. 8).000.50 – Rp5.00 i = 10%/tahun = 0.00 + Rp110.100.1)6 dengan kalkulator scientific sebagai berikut: diperoleh 1.00 + Rp121.00 Akhir tahun ketiga.000.i = M(1 + i) 2 bulan modal menjadi = M1 + bunga M2 = M(1 + i) + M(1 + i).112 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Akhir tahun kedua. Tentukan modal akhir dan bunga yang diperoleh setelah 6 tahun! Jawab: M = Rp5.771561 = 5.000.000. dapat disimpulkan jika suatu modal M dibungakan dengan bunga majemuk i%/periode selama n periode.00 = Rp121. maka modal akhir Mn: Mn = M(1 + i)n Contoh 28 Modal sebesar Rp5. maka setelah: 1 bulan modal menjadi = M + bunga M1 = M + M.857.00.1)6 Menentukan nilai (1.00 Jumlah bunga yang diperoleh setelah mengendap tiga tahun: = Rp100.00 = Rp1.000.000.000. bunga yang diperoleh: B2 = i x M2 = 10% x Rp1.000.00 = Rp110.210.00 (1.771561 = Rp8.00 (1 + 0.000.000.000.1/tahun n = 6 tahun Mn = M (1 + i )n = 5.805.000. maka pada n bulan modal menjadi: Mn = M(1 + i)n.000.000.i = M(1 + i)(1 + i) = M(1 + i)2 3 bulan modal menjadi = M2 + bunga M3 = M(1 + i)2 + M(1 + i)2 i = M(1 + i)2(1 + i) = M(1 + i)3 Dari pola uraian di atas.000.000.100. bunga yang diperoleh: B3 = i x M3 = 10% x Rp1. modal menjadi: M3 = M2 + B2 = Rp1.000.00 + Rp110.000.000.00 = Rp385.000.000.00 dibungakan dengan bunga majemuk 10%/tahun.1)6 = 5.50 .780. Nilai Akhir Bunga Majemuk Suatu modal M dengan bunga i%/bulan. Jadi.

000.415.48024429 = 1.00 (1 + 0.000.000.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 5%/semester selama 5 tahun.000 di logaritmakan dengan bilangan pokok 10 1.500.BAB III Matematika Keuangan 113 Contoh 29 Modal sebesar Rp2.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 4%/semester. Contoh 30 Modal sebesar Rp1.0510 = 2.000.000.500.732.000.732.00 x (1+ 0.440.05)10 = 2.628894627 = Rp3.000.000.26 Contoh 31 Modal sebesar Rp3.87 = 1.701.732.04/semester Mn = Rp4.48024429 n = = 10 semester = 5 tahun log 1.440.000.04)15 1.000.000. log 1.87 Mn = M(1 + i)n 4.04 n 3.04 .800943506 Rp2.000 x 1.500.732.000.87 = 3.000.000.04 n log 1.440.00 dibungakan dengan bunga majemuk 4%/triwulan selama 3 tahun 9 bulan.48024429 = n.00 i = 4%/semester = 0.05/semester n = 5 tahun = 10 semester Mn = M(1 + i)n = 2.000.00 i = 4% / triwulan = 0.500.500.000.257.00 x 1.440.00 (1+0.04/triwulan n = 3 tahun 9 bulan = 15 triwulan Mn = = = = = M(1 + i) n 1. Tentukan modal akhir! Jawab: M = Rp1.87? Jawab: M = Rp3.25 dengan Daftar II maupun kalkulator diperoleh: (Menentukan nilai 1.0510 dari daftar II pada lampiran buku ini diperoleh dengan cara melihat nilai pada daftar baris 10 dan kolom 5%). Tentukan modal akhir! Jawab: M = Rp2.789.000.0415 dengan tabel maupun kalkulator diperoleh: 1.000.04 log 1.000.000. setelah berapa tahun modal akhir menjadi = Rp4.000.04)n 4.00 x 1.00 i = 5%/semester = 0.00 x 1.

021.500.02 – 1 = 0.000.02 i = 1.021. Setelah 2 tahun modal menjadi Rp4.500. digunakan untuk menghitung bunga berdasarkan bunga tunggal dari nilai akhir masa bunga yang bulat. maka cara menentukan nilai (1 + i)n dapat dilakukan dengan beberapa cara.021.00 dibungakan dengan bunga majemuk tiap bulan. Jika jangka waktu bukan merupakan bilangan bulat.00 i = 3%/bulan = 0.093. 9). Jika disederhanakan dalam rumus adalah sebagai berikut: Mn = M(1 + i)n (1 + p.500.i) Dengan p masa bunga pecahan Terdapat perbedaan sedikit modal akhir yang diperoleh dari dua cara di atas.03/bulan n = 5. Tapi jika tidak menggunakan kursor.500.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 3%/bulan.000. Nilai Akhir Bunga Majemuk Dengan Masa Bunga Pecahan Jangka waktu proses berbunganya suatu modal tidak hanya merupakan bilangan bulat.000. langkahnya sebagai berikut: klik: (1 + i ) = 1.608437249 = (1 + i)24 (1 + i ) = 24 1.75 bulan .000. Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 5.093.00 n = 2 tahun = 24 bulan Mn = Rp4.000 1. Tentukan suku bunganya! Jawab: M = Rp2.12 = 2.021.500.093.000. antara lain: • Dengan menggunakan kalkulator yang dilengkapi dengan tombol xy • Sisa masa bunga yang belum dihitung. suku bunganya = 2 %/bulan.114 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Contoh 32 Pinjaman sebesar Rp2.500.02 = 2 % Jadi. Contoh 33 Modal sebesar Rp4.12 Mn = M (1 + i)n 4.75 bulan! Jawab: M = Rp4.12 = (1 + i)24 2.12.093.608437249 Untuk menentukan (1 + i) gunakan kalkulator Scientific dengan langkah: Klik: Jika kalkulator yang menggunakan kursor.00 x (1 + i)24 4.

..500.......000...000.....75: Dihitung dahulu untuk n = 5..... namun berbeda dengan cara 1... Makhir = ............03)5 (1 + 0.........03) 4..000.......500.........000.0225) 4. yaitu: Mn = M(1 + i)n Mn = 4...500..............00 x .000.03)5.000.........75 Menentukan nilai (1........i) 4.00 ( 1 + 0..............0225 .12)6 (1 + 0....12/ tahun n = 6 tahun 3 bulan = 6 3 tahun = 6. yaitu: Mn = Mn = Mn = Mn = Mn = M(1 + i)n (1 + p.000... yaitu: Mn = M(1 + i)n (1 + p...00 (1 + 0.......00 x .....00(1...000..03) Mn = 5.... = . Dapat juga diselesaikan dengan menggunakan rumus langsung. Mn = ...12) Mn = 5....000..000.....75 x 0...........000. Jawab: M = Rp5..........03 x Mn = ....500....... x ....00 x ......x 1...03)5.03)5 Mn = 4...12)6 (1.....000..00 (1...00 (1.25 tahun 12 Diselesaikan dengan menggunakan rumus langsung.......000..00 ( 1 + 0.................000.500.. Untuk menghitung bunga p = 0...........500.............500. Cara 2 dan 3 menghasilkan nilai yang sama.........000 x ..........i) Mn = 5............ = ...00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 10%/tahun...000.......75 x 0....03)5 Mn = 4... Contoh 34 Modal sebesar Rp5.. Dengan menggunakan cara kedua untuk n = 5 dan p = 0..00 i = 12%/tahun = 0..............00 (1.75 Mn =4.........75....500. + ...500......................000.25 x 0.........75 Mn = 4.. yaitu: Bpecahan = 0....00(1 + 0....... . Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 6 tahun 3 bulan..............000.. Makhir = Mn + Bpecahan Makhir = ....03)5......000........03)5 (1........BAB III Matematika Keuangan 115 Dengan menggunakan kalkulator: Mn = M(1 + i)n Mn = 4..

Dari rumus nilai akhir bunga majemuk: Mn = M(1 + i)n dapat di ubah menjadi: Mn .116 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 10).15)12 13.26 = = Rp2.08)19 (1 tahun = 4 kwartal) .804.1512 13.26 (1 + 0.804 .08/kwartal n = 4 tahun 9 bulan = 19 kwartal M Nt = (1 + i) n 17.26! Jawab: Mn = Rp13375625.375.804.625.350250105 Contoh 36 Tentukan modal mula-mula (Nilai Tunai dari suatu modal) jika nilai akhir modal sebesar Rp17.000.24 = (1 + 0. rumus nilai tunai adalah: M Nt = atau Nt = M(1 + i)–n (1 + i) n Contoh 35 Tentukan modal mula-mula jika suatu modal setelah dibungakan dengan bunga majemuk sebesar 15%/tahun selama 12 tahun modal menjadi Rp13.15/tahun n = 12 tahun M = = = Mn (1 + i) n 13.375.262.26 1.625.24 setelah dibungakan selama 4 tahun 9 bulan dengan suku bunga 8%/kwartal! Jawab: M = Rp17. Jadi.262.375.500. dengan M = modal mula-mula atau sering disebut nilai tunai dan Mn = M= (1 + i) n modal setelah n jangka waktu selanjutnya ditulis dengan M. maka dikatakan orang tersebut membayar dengan tunai.26 i = 15%/tahun = 0.625. Nilai Tunai Bunga Majemuk Apabila n periode seseorang harus melunasi pinjamannya sebesar M dengan perhitungan suku bunga i%/periode dan ternyata orang tersebut mampu untuk melunasi hutangnya sekarang.375.24 i = 8%/kwartal = 0.00 5.262.625.

00 = 4 .00 (1 + 2%) -24 dengan daftar III.804 .608437249 = Rp3.BAB III Matematika Keuangan 117 (1.000.000.000.24 = Rp4. maka cara menentukan nilai (1 + i)–n dapat dilakukan dengan beberapa cara.000.02-24 menggunakan kalkulator Scientific dengan langkah = 5.44 Atau dengan rumus: M Nt = (1 + i)n 5.000.607.00 x 1.02) 24 5.02)-24 = 5.108. Nilai Tunai Bunga Majemuk Dengan Masa Bunga Pecahan Jika jangka waktu (n) bukan merupakan bilangan bulat. antara lain: • Menggunakan kalkulator yang dilengkapi dengan tombol xy M dengan p = suku bunga pecahan.000.00 x 0. kolom 2% baris 24 diperoleh: = 5.000.607.108. • Menggunakan rumus : Nt = n (1 + i) (1 + p.000.607.000.00 i = 2%/ bulan = 0.000. .00 yang dibungakan dengan bunga majemuk 2%/bulan selama 2 tahun! Jawab: M = Rp5.000.108.44 Dengan menggunakan daftar: Nt = M(1 + i)-n = 5.315701059 = 17.000 = (1 + 0.621721487 = Rp3.44 diperoleh: 11).621721487 = Rp3.24 Contoh 37 Tentukan nilai tunai dari suatu modal Rp5.000.000.000.08)19 17262804 .000.00 x 0.262.000.02 bulan n = 2 tahun = 24 bulan Nt = M(1 + i)-n = 5.000 = 1.000.i) Terdapat perbedaan sedikit modal akhir yang diperoleh dari dua cara di atas.00 (1+0.000.

..500..000...... = ........500.03) 6 (1...500.000..00 Nt = (1 + 0. = ..00 i = 3%/bulan = 0....00 jika dibungakan dengan suku bunga majemuk 3%/bulan! Jawab: M = Rp3.000..i) 6......1)4...03)6..194052297 x 1.00 Nt = 1.75 Nt = 6.500.500...000........75 tahun n = 4 Tahun 9 bulan = 4 12 Dengan menggunakan kalkulator scientific: Nt = M(1 + i)–n Nt = 6...500..000......000..000 x .1) 4 (1 + 0........5 bulan..5 n (1 + i) (1 + p.00 x ...00 Nt = (1........00 (1....000..500.....500...500..075 .5 x 0..5 Nt = 3.........000...1/tahun 9 tahun = 4........00 = ........500. M Dengan menggunakan rumus: Nt = dengan n = 6 dan p = 0... Nt = ..00 (1 + 0.03)6..03) 3.1) 4 (1..000...000..00....500..03) 6 (1 + 0..000.118 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Contoh 38 Tentukanlah nilai tunai setelah berbunga selama 6....1)4...... Contoh 39 Modal setelah dibungakan selama 4 tahun 9 bulan dengan suku bunga majemuk 10%/tahun menjadi Rp6..000 (1 + 0.500.000.015 3....500..00 = .....75 x 0.... x 1......75 Nt = 6.. Tentukanlah nilai tunai modal! Jawab: M = Rp6.....i) 3...500...500.015) 3. Modal menjadi Rp3.5 bulan Dengan menggunakan kalkulator Scientific: Nt = M(1 + i)–n Nt = 3.75 (1 + i) n (1 + p. Nt = ...00 Nt = (1 + 0.......03/bulan n = 6....500.00 Nt = (1...5 Nt = 3....075) 6.000. M Dengan menggunakan rumus: Nt = dengan n = 4 dan p = 0.000...500.1) 6..00 i = 10%/tahun = 0..000 (1..........

untuk 1 tahun = 360 hari 36. untuk 1 tahun = 365 hari 36. Persen di bawah seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih kecil dari nilai mula-mula. Secara umum ditulis: p p% di bawah seratus = 100 − p 4. Mxixt ¾ Akan di bayar t tahun yang akan datang: D = 100 . % bunga dengan modal setelah bunga dan lain-lain. Nilai diskonto untuk besarnya pinjaman M dengan suku bunga i%/tahun. Bunga = suku bunga tiap periode x banyaknya periode x modal 6. Misalkan % laba dengan harga jual. Bagaimanakah jika diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan. Persen di bawah seratus adalah bentuk pecahan yang jumlah antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus. 8.600 7. Secara umum ditulis: p p% di atas seratus = 100 + p 3. maka: ¾ Diskonto : D = M x i x t ¾ besarnya modal yang diterima di awal pinjaman : Mt = M – M x i x t Rumus di atas berlaku juga untuk diskonto i%/tahun dan akan dikembalikan setelah t tahun. Suku bunga = bunga x 100% pinjaman mula − mula 2. Persen di atas seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih besar dari nilai mula-mula. Persen di atas seratus adalah bentuk pecahan yang selisih antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus. Rangkuman 1. Jika pinjaman M dengan diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan setelah t bulan. % bonus dengan harga setelah bonus.000 Mxix t ¾ Setelah t hari besarnya bunga: B = . untuk 1 tahun = 366 hari ¾ Setelah t hari besarnya bunga: B = 36. % diskon dengan harga setelah diskon dan lain-lain. 5. Misalkan % rugi dengan harga jual.200 Mxix t ¾ Setelah t hari besarnya bunga: B = . maka berlaku: Mxix t ¾ Setelah t tahun besarnya bunga: B = 100 Mxixt ¾ Setelah t bulan besarnya bunga: B = 1. Jika suatu modal M dibungakan dengan suku bunga tunggal i% tiap tahun.500 Mxix t .BAB III Matematika Keuangan 119 c.

Diskonto juga dapat dicari dengan rumus: D = i % di bawah 100 x Modal yang diterima 10. Suku bunga i%/tahun dan jangka waktu pengembalian t hari. maka modal akhir Mn: Mn = M(1 + i)n 12.i) n dengan p = suku bunga pecahan .200 Mxix t ¾ Akan di bayar t hari yang akan datang: D = . c. Pembagi tetapnya = 73 angka bunga jumlah angka bunga dan Jumlah bunga = B= 73 73 11.120 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Mxixt 1. Metode persen yang seukuran Metode ini digunakan jika 1 tahun = 365 hari. Jika suatu modal M dibungakan dengan bunga majemuk i%/periode selama n periode. Mxt 360 = angka bunga dan = pembagi tetap.i) Dengan p masa bunga pecahan 13. Rumus nilai tunai bunga majemuk dengan masa bunga pecahan Nt = M (1 + i) (1 + p. suku bunga i%/tahun dan jangka waktu pengembalian t hari. (1 tahun = 360 hari) 36. maka: 100 i angka bunga jumlah angka bunga dan Jumlah bunga = B= pembagi tetap pembagi tetap Jika b. Rumus nilai akhir bunga majemuk dengan masa bunga pecahan: Mn = M(1 + i)n (1 + p. Metode persen yang sebanding Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal bukan merupakan pembagi dari 360.000 ¾ Akan di bayar t bulan yang akan datang : D = 9. Rumus nilai tunai bunga majemuk adalah: M Nt = atau Nt = M(1 + i)–n (1 + i) n 14. Metode pembagi tetap Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal merupakan pembagi dari 360. 1 tahun dianggap 360 hari. Metode menentukan bunga tunggal: a. 1 tahun dianggap 360 hari.

Modal sebesar Rp4.00.00.250.000.750. Tentukan nilainya: a. 3% di bawah 100 dari Rp630.00. Modal akhir! 10. Ubahlah menjadi pecahan yang paling sederhana: c. Harga barang setelah diskon 17% adalah Rp43. Harga jual suatu barang setelah untung sebesar 13% adalah Rp706.990. Tentukanlah besar pajak dan harga sebelum pajak! f. 27% di atas 100 b. 25% di bawah 100 4. 12.550. 2.600.250. Selesaikan : a.5%/cawu. 5% di bawah 100 b. Bunga yang diperoleh! b.000.00 b. 30% di bawah 100 d. Ubahlah menjadi persen dan persen di atas 100: a. Ubahlah menjadi persen: a. 12. dengan suku bunga 4.500. Bunga yg diperoleh! b. Modal akhir! 9. 18% di bawah 100 2.00 c.000.BAB III Matematika Keuangan 121 1.00 dibungakan dengan bunga tunggal 0.5% di atas 100 b.5% dari Rp300. 16% di atas 100 3.500. Tentukan: a. Tentukanlah besar pajak dan harga sebelum pajak! d. Tentukan bunga yang diperoleh dan modal setelah dibungakan! 8. Ubahlah menjadi persen dan persen di bawah 100: a.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 5 bulan.75%/bulan selama 1 tahun 2 bulan dan 24 hari (jika dianggap 1 tahun =360 hari).000. Modal sebesar Rp360.5% di atas 100 dari Rp51. Harga bensin disubsidi oleh pemerintah sebesar 9% dan harganya per liter menjadi Rp4. Harga barang setelah dikenai pajak 23% adalah Rp553.5% a.000.00.400. 2. 2.600. Tentukan: a. Harga barang setelah dikenai pajak 28% adalah Rp806. ternyata modal menjadi Rp516.00. 25 % di bawah 100 5. Tentukanlah besarnya untung dan harga belinya! c.5% di atas 100 b. Suatu modal sebesar Rp2.5%/bulan.00 d. Tentukanlah besar diskon dan harga sebelum diskon! b.000 dibungakan dengan suku bunga tunggal 1. Setelah berapa bulan modal itu dibungakan? . 33% di bawah 100 dari 201 6. Pinjaman Rp6.00 Tentukanlah besarnya rugi dan harga belinya! e. Tentukanlah besarnya subsidi perliter dan harga sebelum subsidi! 7. Harga jual suatu barang setelah rugi sebesar 24% adalah Rp638.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 5 tahun dengan suku bunga 15%/tahun.400.

762. Setelah berapa bulan modal itu menjadi Rp2. dengan suku bunga 2%/bulan.500.000.200.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 0.832.060.00. Pinjaman sebesar Rp3. Tentukan suku bunganya tiap semester? 21. Pinjaman sebesar Rp2.00.000.00 setelah dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 7 bulan menjadi Rp 4. ternyata modal tersebut menjadi Rp2. ternyata modal menjadi Rp3.000.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 4.00.000.000.000.00. Modal sebesar Rp2.000.930. Suatu pinjaman sebesar Rp2. Modal Rp2.120.000.500.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 7 bulan dengan suku bunga 3%/triwulan .000.500. Modal sebesar Rp800.000.00 dibungakan dengan bunga tunggal 1 tahun.500. Modal Rp 4.000.5 %/bulan. Suatu modal setelah dibungakan dengan bunga tunggal 11%/tahun selama 2 tahun modal tersebut menjadi Rp6.400.000.000. dengan suku bunga 1%/bulan.122 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 11.000. Ternyata bunga yang diperoleh Rp570.000. 1 bulan dan 20 hari (1 tahun = 360 hari). Tentukan suku bunganya tiap tahun dan tiap triwulan! 23. Pinjaman sebesar Rp2. Setelah berapa bulan modal itu dibungakan! 17. tentukanlah bunga yang diperoleh! 15.000.00. Tentukanlah suku bunganya tiap triwulan? 16.00? 22. Pinjaman sebesar Rp1.00.000.000.000.00 setelah dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 8 bulan menjadi Rp1.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 5 %/ semester.00 dibungakan dengan bunga tunggal 2 tahun.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 3 tahun 2 bulan dengan suku bunga 6%/semester. Tentukan bunga yang diperoleh! 18.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 8 bulan 10 hari (1 tahun = 360 hari) dengan suku bunga 6%/cawu.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 7 bulan. Pinjaman sebesar Rp4. Pinjaman sebesar Rp3. Tentukan bunga yang diperoleh dan modal mula-mula! . Tentukanlah bunga yang diperoleh? 20.00.634. Tentukan bunga yang diperoleh! 14. Setelah berapa bulan bunga tersebut dibungakan? 24.000.000. Modal sebesar Rp4. Tentukan bunga yang diperoleh! 19.400. 2 bulan dan 18 hari (1 tahun = 360 hari) dengan suku bunga 6%/cawu.5%/semester.600.00 setelah dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 10 bulan menjadi Rp5.00 dibungakan dengan bunga tunggal 3 tahun. 5 bulan dan 10 hari (1 tahun = 360 hari). Tentukanlah suku bunganya tiap semester! 13. Suatu pinjaman sebesar Rp4.106.800.500. Tentukanlah bunga yang diperoleh! 12.000.000.

00 150 hari 5 Endang Rp5.5%/bulan dan akan dikembalikan setelah 7 bulan.000.00 90 hari 3 Risma Rp4.000. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 4.500.250.000.5%/kwartal dan akan dikembalikan dalam waktu 14 bulan. Modal yang diterima peminjam! 26. Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Mutiara dengan suku bunga tunggal i = 13 % / tahun dan 1 tahun diangap 360 hari: Nama Jumlah pinjaman (M) Jangka waktu pengembalian (t) No Nasabah 1 Puput Rp2.00.00 50 hari 2 Budiman Rp4. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 6. Nilai diskontonya b.00. Tentukan: a.500.600. Tentukan nilai diskonto dan besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! 29.000.500.000.000.500. Tentukan bunga total yang diperoleh koperasi! .00 90 hari 6 Upik Rp1. Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ Sejahtera “ dengan suku bunga tunggal i = 12%/tahun dan 1 tahun dianggap 360 hari: Nama No Jumlah pinjaman (M) Jangka waktu pengembalian (t) Nasabah 1 Arif Rp7. Tentukan: a. Nilai diskontonya b. Tentukan modal yang diterima peminjam jika dianggap 1 tahun = 360 hari! 28.000.00 dengan sistem diskonto 15%/tahun dan akan dikembalikan setelah 7 bulan.00 80 hari 5 Titin Rp2.00 70 hari Tentukanlah: a.000. Jika Modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp734.182.800.000.00 60 hari 4 Syukur Rp3.00 150 hari Dengan menggunakan persen yang sebanding.00 dengan sistem diskonto 18 %/tahun dan akan dikembalikan setelah 2 bulan 10 hari.5%/tahun dan akan dikembalikan dalam waktu 3 tahun. Bunga total yang diperoleh koperasi! 31.000.700.500.750. Pinjaman sebesar Rp1. Pembagi tetap dan jumlah angka bunganya b.000. Modal yang diterima peminjam! 27.000.00 dengan sistem diskonto 1.500.BAB III Matematika Keuangan 123 25.00 45 hari 2 Qalam Rp1.000.00 40 hari 4 Dwi Rp2.000.000. Pinjaman sebesar Rp4.00 120 hari 3 Cecep Rp8. Pinjaman sebesar Rp8.000.500. Jika Modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp4.500. Tentukan besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! 30.500.

00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 5%/semester. Modal Rp2.000.41? 37.500.00 dibungakan dengan bunga majemuk 12%/tahun. Tentukan nilai tunai dari modal sebesar Rp1.5%/tahun selama 12 tahun modal menjadi Rp5.000.86.000. Modal sebesar Rp5.000.094. Modal sebesar Rp4. Tentukan modal akhir dan bunga yang diperoleh setelah 8 tahun! 34. Nama Jumlah pinjaman (M) Jangka waktu pengembalian (t) No Nasabah 1 Kunti Rp2.342. Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi ”Maju Bersama” dengan suku bunga tunggal i = 7. Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 5 tahun 8 bulan! 41.000.985.5%/caturwulan! 43.000. Tentukan modal akhir! 35. Tentukan suku bunganya! 39. Tentukanlah nilai tunai dari modal sebesar Rp8.500.5%/triwulan.124 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 32.99? 38.500.800.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 6%/triwulan selama 3. Setelah 4.800.800.000.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 1.00 yang dibungakan dengan bunga majemuk 2. Tentukan modal mula-mula jika suatu modal setelah dibungakan dengan bunga majemuk 11.000. setelah berapa triwulan modal akhir menjadi = Rp7. Tentukan modal mula-mula (Nilai Tunai dari suatu modal) jika nilai akhir modal sebesar Rp8.25 bulan! 40.5%/bulan.5 tahun.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 12%/tahun.5%/tahun dan 1 tahun dianggap 365 hari.959.650.500. setelah dibungakan selama 2 tahun 8 bulan dengan suku bunga 4.000.000.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 2. Modal sebesar Rp7.400.468.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 7%/tahun setelah berbunga selama 3 tahun 8 bulan! .00 dibungakan dengan bunga majemuk tiap semester.250.000. Modal sebesar Rp4.000.233. Modal sebesar Rp3.5 tahun modal menjadi Rp3.500. setelah berapa tahun modal akhir menjadi = Rp7.500.500.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 2.273.800.00 90 hari 5 Ophi Rp1.22! 42. Tentukan nilai tunai dari suatu modal Rp800.538.00 150 hari Tentukan bunga total yang diperoleh koperasi dengan mengunakan persen yang seukuran! 33.000.75%/bulan selama 8.00 50 hari 4 Nunik Rp2.464. Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 6.000.000. Tentukan modal akhir! majemuk 36. Modal sebesar Rp5.08.5%/bulan selama 10 bulan! 44.00 75 hari 3 Mira Rp3.000.00 dibungakan dengan bunga 4%/caturwulan selama 5 tahun 4 bulan. Pinjaman Rp2.500.00 40 hari 2 Lina Rp4.00 80 hari 6 Puspita Rp7.000.040.5 bulan! 45.000.

anda dapat: ¾ Menjelaskan pengertian dan macam-macam Rente ¾ Menghitung Nilai Akhir Rente Pra numerando ¾ Menghitung Nilai Akhir Rente Post Numerando ¾ Menghitung Nilai Tunai Rente Pra numerando ¾ Menghitung Nilai Tunai Rente Post Numerando ¾ Menghitung Nilai Tunai Rente Kekal b. maka proses pembungannya perhatikan skema di bawah ini: . b. Rente berdasarkan saat pembayaran angsuran terdiri dari: ¾ Rente Pra numerando adalah rente yang dibayarkan atau diterima di awal periode. Setelah sekian bulan anda akan menghitung jumlah tabungan yang telah tersimpan.2. Nilai Akhir Rente Pra numerando Rente Pra numerando adalah rente yang dibayarkan di awal periode. Rente berdasarkan banyaknya angsuran terdiri dari: ¾ Rente terbatas adalah rente yang jumlah angsurannya terbatas. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini. dapatkah anda menghitung jumlah keseluruhan simpanan uang anda? Untuk menghitung jumlah tabungan dari ilustrasi di atas. Rente adalah sederatan modal atau angsuran yang dibayarkan atau diterima pada setiap jangka waktu tertentu yang tetap besarnya. yaitu: a. Andaikan bank tidak membebani biaya administrasi. Rente berdasarkan langsung tidaknya pembayaran pertama terdiri dari: ¾ Rente langsung adalah rente yang pembayaran pertamanya langsung sesuai perjanjian. Pada hakikatnya ada tiga macam rente. Rente a. sehingga angsuran terakhir sudah mengalami pembungaan satu periode. dibutuhkan ilmu tentang Rente. Uraian Materi 1). ¾ Rente Post Numerando adalah rente yang dibayarkan atau diterima di akhir periode. 2). ¾ Rente yang ditangguhkan adalah rente yang pembayaran pertamanya ditangguhkan beberapa periode. c. Pengertian dan macam-macam Rente Andaikan anda menyimpan sejumlah uangnya setiap awal bulan di bank dengan jumlah yang sama.BAB III Matematika Keuangan 125 B. ¾ Rente kekal adalah rente yang jumlah angsurannya tidak terbatas. Misalkan modal yang dibayarkan adalah M dengan bunga i%/periode selama n periode. dan bank memberikan bunga terhadap simpanan anda.

. + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 + (1 + i)n] n Na = M. .126 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jika Nilai akhir Rente Pra numerando dilambangkan dengan Na. . . dari skema di atas diperoleh suatu deret. yaitu: Na = M(1 + i) + M(1 + i)2 + . ∑ (1 + i) k =1 k Na = M x Daftar Nilai akhir rente Keterangan: ¾ Daftar nilai akhir rente adalah daftar V dan VI pada lampiran buku ini ¾ Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n . . sehingga: rasio r = M(1 + i) a(r n − 1) r −1 M(1 + i)((1 + i) n − 1) M(1 + i)((1 + i) n − 1) = = (1 + i) − 1 i Nilai akhir rente Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M(1 + i)((1 + i) n − 1) Na = i Na = Dengan menggunakan tabel: Na = M(1 + i) + M(1 + i)2 + . + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 + M(1 + i)n Na = M[(1 + i) + (1 + i)2 + . . + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 + M(1 + i)n Ternyata deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M(1 + i) dan M(1 + i) 2 = (1 + i).

BAB III Matematika Keuangan

127

Contoh 40 Setiap awal tahun Nisa menyimpan uang di Bank ABC sebesar Rp1.000.000,00. Jika bank memberikan bunga 6%/tahun, tentukan uang Nisa setelah menabung 20 tahun!

Jawab: M = Rp1.000.000.00 i = 6% / tahun = 0.06/tahun n = 20 tahun
Na M(1 + i)[(1 + i) n − 1] i 1.000.000(1 + 0,06)[(1 + 0,06) 20 − 1] = 0,06 = = 1.060.000 x (1,06 20 − 1) 0,06 1.060.000 x 2,207135472 = = Rp38.992.726,68 0,06

Dengan Daftar : Na = Modal x Tabel VI kolom 6% dan baris 20 = Rp1.000.000 x 38,99272668 = Rp38.992.726,68
Contoh 41 Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp500.000,00. Bank memberikan bunga 1,5%/bulan selama 2 tahun. Tentukan simpanan karyawan selama 2 tahun!

Jawab: M = Rp 500.000,00 i =1,5%/bulan = 0,015/bulan n = 2 tahun = 24 bulan
Na = M(1 + i)[(1 + i)n − 1] i 500.000,00 x (1 + 0,015)[(1 + 0,015) 24 − 1] = 0,015 =

507.500,00 x (1,01524 − 1) 0,015 507.500,00 x 0,429502811 = Rp14.531.511,80 = 0,015 Dengan daftar : Na = Modal x daftar V baris 24 dan kolom 1.5% = Rp500.000.00 x ................... = Rp14.531.511,80

128

Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi

3). Nilai Akhir Rente Post Numerando
Rente Post Numerando adalah rente yang dibayarkan di akhir periode, sehingga angsuran terakhirnya tidak mengalami pembungaan. Misalkan modal yang dibayarkan adalah M dengan bunga i%/periode selama n periode, maka proses pembungaannya perhatikan skema di bawah ini:

Jika Nilai akhir Rente Post Numerando dilambangkan dengan Na, dari skema di atas diperoleh suatu deret, yaitu: Na = M + M(1 + i) + M(1 + i)2 . . . + M(1 + i)n – 3 + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 Ternyata deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M dan rasio r M(1 + i) = = (1 + i), sehingga: M a(r n − 1) Na = r −1 M((1 + i)n − 1) M((1 + i)n − 1) = = i (1 + i) − 1 Nilai akhir rente Post Numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M((1 + i)n − 1) Na = i Dengan menggunakan tabel: Na = M + M(1 + i) + M(1 + i)2 . . . + M(1 + i)n – 3 + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 Na = M + M[(1 + i) + (1 + i)2 . . . + (1 + i)n – 3 + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 ]
n −1

Na = M + M.

∑ (1 + i)
k =1

k

Na = M + M x Daftar Nilai akhir rente

BAB III Matematika Keuangan

129

Keterangan: ¾ Daftar nilai akhir rente adalah daftar V dan VI pada lampiran buku ini. ¾ Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1).
Contoh 42 Setiap akhir tahun Ayah menyimpan uangnya di bank ABC sebesar Rp800.000,00 selama 25 tahun. Jika bank memberikan bunga 5%/tahun, tentukan jumlah simpanan total Ayah!

Jawab: M = Rp800.000,00 i = 5%/tahun = 0,05/tahun n = 25 tahun
Na = M((1 + i)n − 1) i 800.000,00 x (1 + 0,05) 25 − 1) = 0,05 800.000,00 x (1,0525 − 1) 0,05 800.000,00 x 2,386354941 = = Rp38.181.678,05 0,05 = Dengan Na = = = = daftar: M + M x Daftar V kolom 5% dan baris ke-(25 – 1) = baris ke-24 800.000.00 + 800.000,00 x 46,72709882 800.000.00 + 37.381.679,06 Rp38.181.679,06

Contoh 43 Setiap akhir bulan Yenny menyimpan uang di bank Rp500.000,00 selam 2 tahun. Jika bank memberikan suku bunga 1.5%/bulan, tentukan simpanan total Yenny di bank tersebut!

Jawab: M = Rp500.000,00 i = 1,5% / bulan = 0,015 bulan n = 2 tahun = 24 bulan M((1 + i)n − 1) Na = i 500.000,00 x ((1 + 0,015) 24 − 1) = 0,015 500.000,00 x ((1,015) 24 − 1) = 0,015 500.000,00 x 0,429502811 = = Rp14.316.760,40 0,015

130

Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi

Dengan daftar: Na = M + M x Daftar V kolom 1.5% dan baris ke-(24 – 1) = baris ke-23 = 500.000,00 + 500.000,00 x 27,63352080 = Rp 14.316.760,40

4). Nilai Tunai Rente Pra Numerando
Nilai tunai rente Pra numerando adalah jumlah semua nilai tunai angsuran yang dihitung pada awal masa bunga yang pertama. Nilai tunai angsuran pertama adalah nilai angsuran itu sendiri, yaitu M:

Jika Nilai tunai Rente Pra numerando dilambangkan dengan Nt, dari skema di atas. diperoleh suatu deret, yaitu: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 . . . + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M dan rasio M(1 + i) −1 r= = (1 + i) –1 < 1, sehingga: M a(1 − r n ) Nt = 1−r M(1 − (1 + i) −n ) (1 + i) = x (1 + i) 1 − (1 + i) −1 M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) = (1 + i) − 1 i Nilai tunai rente Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% selama n periode adalah: M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) Nt = i =

BAB III Matematika Keuangan

131

Dengan menggunakan daftar: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 . . . + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Nt = M + M[(1 + i)–1 + (1 + i)–2 . . . + (1 + i)n–3 + (1 + i)n–2 + (1 + i)n–1 ]
n −1

Nt = M + M.

∑ (1 + i)
k =1

−k

Nt = M + M x Daftar Nilai tunai rente Keterangan: ¾ Daftar nilai tunai rente adalah daftar VII dan VIII pada lampiran buku ini. ¾ Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1).
Contoh 44 Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap awal bulan dari PT UNILEVER sebesar Rp250.000,00 selama 3 tahun. Jika pemberian itu akan diberikan sekaligus di awal bulan pertama dengan dikenai bunga 2%/bulan, tentukan besarnya beasiswa total yang diterima siswa!

Jawab: M = Rp250.000,00 i = 2%/bulan = 0,02/bulan n = 3 tahun = 36 bulan
Nt = M(1 + i)[1 − (1 + i) −n ] i 250.000,00 x (1 + 0,02)[1 − (1 + 0,02) −36 ] = 0,02

250.000,00 x (1,02)[1 − (1,02) −36 ] 0,02 250.000,00 x (1,02)[1 − 0,49022315] = 0,02 255.000,00 x 0,50977685 = = Rp6.499.654,83 0,02 = Dengan daftar: Nt = M + M x daftar VII kolom 2% dan baris (36 – 1) = baris 35 = 250.000,00 + 250.000,00 x 24,99861933 = 250.000,00 + 6249654,83 = Rp6.499.654,83
Contoh 45 Tentukan nilai tunai rente Pra numerando dari suatu angsuran Rp4.000.000,00 selama 20 tahun dengan suku bunga 9%/tahun!

Jawab: M = Rp4.000.000,00 i = 9%/tahun = 0.09/tahun

Nilai Tunai Rente Post numerando Perhatikan skema jumlah semua nilai tunai total di bawah ini: Jika nilai tunai Rente Post Numerando dilambangkan dengan Nt.360.11 = 0.459.09 4.00 x (1 + 0.09 4.09 4.000.09)[1 − (1.132 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi n Nt = 20 tahun = M(1 + i)[1 − (1 + i) −n ] i 4. dari skema di atas diperoleh suatu deret.09)[1 − (1 + 0.09) −20 ] = 0.800. yaitu: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .82156911 = Rp39. sehingga: M(1 + i) −1 Nt = a(1 − r n ) 1−r M(1 + i) −1 [1 − (1 + i) −n ] (1 + i) = x (1 + i) 1 − (1 + i) −1 .09)[1 − 0.000.000.00 x 0.00 x (1. + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 + M(1 + i)n Deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M(1 + i)–1 dan rasio M(1 + i) −2 r= = (1 + i) –1 < 1. .09) −20 ] 0.000.00 x (1.178430889] = 0.000.000. .09 = 5).000.

00 i = 1.000.02 / bulan n = 3 tahun = 36 bulan M [1 − (1 + I) −n ] Nt = i . + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 + M(1 + i)n Nt = M[(1 + i)–1 +(1 + i)–2 .75%/bulan! Jawab: M = Rp300.5 tahun dengan suku bunga 1.955.00 x 0.000.0175) −30 ] = 0. . .000. tentukan sumbangan total yg diterima yayasan! Jawab: M = Rp5. Contoh 46 Tentukan nilai tunai rente Post Numerando dari suatu modal Rp300.00 selama 3 tahun berturut-turut.75%/bulan = 0. .000/bulan selama 2.0175 300.00 x [1 − (1 + 0.000.405752363 = = Rp6.000.BAB III Matematika Keuangan 133 M(1 − (1 + i) −n ) M(1 − (1 + i) −n ) = i (1 + i) − 1 Nilai tunai rente Post Numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% selama n periode adalah: M(1 − (1 + i) −n ) Nt = i = Dengan menggunakan tabel: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .754.00 i = 2% / bulan = 0.000. ∑ (1 + i) k =1 −k Nt = M x Daftar Nilai tunai rente Keterangan: ¾ Daftar nilai tunai rente adalah daftar VII dan VIII pada lampiran buku ini. Jika sumbangan akan diberikan sekaligus dan dikenai bunga sebesar 2%/bulan. ¾ Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n. .000.0175 Contoh 47 Tiap akhir bulan Yayasan Cinta Damai mendapatkan sumbangan dari Badan Perdamaian Dunia sebesar Rp5. + (1 + i)n–2 + (1 + i)n–1 + (1 + i)n ] n Nt = M.79 0.0175/bulan n = 2 tahun 6 bulan = 30 bulan Nt = M [1 − (1 + i) −n ] i 300.

Nilai akhir rente merupakan deret geometri naik. a).000.025/bulan . yaitu: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 . Nilai tunai rente merupakan deret geometri turun. Oleh karena itu rente kekal tidak ada nilai akhirnya.5%/bulan! Jawab: M = Rp500. . Nilai Tunai Rente Kekal Pra numerando Deret nilai tunai modal rente Pra numerando yang sudah dipelajari adalah: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .02 5.277.000.000. Nilai Tunai Rente Kekal Rente kekal adalah rente yang jumlah angsurannya tidak terbatas. + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Jika jumlah angsurannya tidak terbatas.000.982. .02 5.000.80 0.02 −30 ] 0.000.000. . M(1 + i) −1 dengan suku pertama a = M dan rasio r = = (1 + i) –1 < 1.000.396455551 = Rp111.5%/bulan = 0. . . sehingga: M a Nt = 1−r M (1 + i) = x −1 (1 + i) 1 − (1 + i) M(1 + i) M(1 + i) = = i (1 + i) − 1 Nilai tunai rente Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i%: M M(1 + i) Nt = atau Nt = + M i i Contoh 48 Tentukan nilai tunai Rente kekal Pra numerando dari suatu modal Rp500.00 x 22.00/bulan dengan suku bunga 2.00 x 0. sehingga nilai tunai rente kekal memiliki nilai.000. . maka deret di atas menjadi deret geometri tak berhingga.134 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi = = = = 5.000.00 x [1 − 1. .80 6).02 5.277.000.00 x (1 − 0.02) −30 ] 0.02 Dengan daftar: Nt = M x daftar VII kolom 2% dan baris 30 = 5.982.000.00 i = 2.447929111 = Rp111.552070889) 0.00 x [1 − (1 + 0.

300.000.00 Contoh 50 Nilai tunai dari rente kekal Pra numerando adalah Rp15.00 + 500. tunjangan akan diberikan sekaligus .000.00 = M x 1.00 x 0.00 tiap awal bulan sampai jangka waktu yang tidak terbatas.000.000.02/bulan M(1 + i) i M(1 + 0.000.02) 15.000.00 + 17.000. Jika suku bunga 2%/bulan.000.000.000.025 = 500.02 = M x1.02 306.00 + 20.500. beasiswa akan diberikan sekaligus namun harus dikenai bunga sebesar 1%/ bulan.01 = 175.000. besarnya angsuran adalah Rp300.000.000. Nt = Contoh 51 Chandra mendapatkan tunjangan dari orang tua asuh Rp175.00 i = 1%/bulan = 0.02 = Rp300. PT.00 = Rp20.000.300.01/bulan M Nt = M + i 175.000. Fulan akan mendapatkan beasiswa dari PT UNILEVER sebesar Rp175. tentukan besarnya angsuran! Jawab: Nt = Rp15.00 0.02 306. Namun.300.02 15.000.00 i = 2%/bulan = 0.000. Tentukan beasiswa total yg diterima Fulan! Jawab: Soal di atas merupakan rente kekal pra numerando karena memuat kata ” setiap awal bulan “ dan “ jangka waktu yang tak terbatas”.000.00.UNILEVER tak mau repot. Oleh karena itu.000.00 M = 1.000.00 Jadi.675.000.00 Contoh 49 Setiap awal bulan.500.00 = Rp17. M = Rp175.000.00.00 = 0.00 = 175.00 dalam jangka waktu yang tak terbatas.300.BAB III Matematika Keuangan 135 Nt = M + M i = 500.00 + 0.

00 – 175.000.000.00 Nt = M + M i 175.00 = i 175.175.75% / bulan! Jawab: M = Rp40.000.00 i 175. maka deret di atas menjadi deret geometri tak berhingga.000.000. .0175 = 1. suku bunga tiap bulan = 1.000. .000.00 dengan suku bunga 0.00 i = 0.000.000. .000.000. Berapakah besar suku bunganya setiap bulan? Jawab: Nt = Rp10.75% Jadi. yaitu: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 + M(1 + i)–3.00 M = Rp175.00 = 175.175. Nilai Tunai Rente Kekal Post Numerando Deret nilai tunai modal rente Post numerando yang sudah dipelajari adalah: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 . .75%. .000.00 + 10.000.136 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi sebesar Rp10. sehingga: M a 1−r M(1 + i) −1 (1 + i) x = −1 (1 + i) 1 − (1 + i) M M = = i (1 + i) − 1 Nilai tunai rente Post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i%: M Nt = i Contoh 52 Tentukan nilai tunai rente post numerando dari suatu modal Rp40.00 i 10.75% / bulan = 0. .000. dengan suku pertama a = M(1 + i)–1 dan rasio r = Nt = M(1 + i) −1 = (1 + i) –1.00 i= 10.00 10.000.000. + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Jika jumlah angsurannya tidak terbatas. .000.175. b).00 i = 0.075 / bulan .00 = 175.00 dengan dikenai bunga.175.

00 M i 200.000.00 Contoh 54 Nilai tunai dari rente kekal post numerando adalah Rp5.175/tahun M Nt = i 3.000.175 = Rp20. suku bunganya 4% / bulan.00 M = Rp200.000.000.000.5%/tahun.000. tentukan suku bunganya! Jawab: Nt = Rp5.00.00 5.500.000.500.000.000. tentukan jumlah sumbangan total yg diterima yayasan X tersebut! Jawab: M = Rp3.500.000.333. Jika Bank Dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 17.000.00 Jadi.00 = 0.075 Contoh 53 Setiap akhir tahun yayasan X akan mendapatkan sumbangan dari Bank Dunia Sebesar Rp3. Nilai akhir rente pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% selama n periode adalah: M(1 + i)((1 + i) n − 1) Na = i Dengan menggunakan tabel: Na = M x Daftar Nilai akhir rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n .33 0.00 tiap bulan.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas.000. Jika besar angsurannya Rp200.00 = = Rp533.00 = i 200.000.00 i = 17.000.000.000. Rangkuman 1.5%/tahun = 0.BAB III Matematika Keuangan 137 Nt = M i 40.000. Nt = c.000.00 i= x100% = 4 % 5.

Nilai tunai rente kekal Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% adalah: M M(1 + i) Nt = atau Nt = + M i i 6. ¾ Rente post numerando: di akhir bulan. 4. ¾ Nilai akhir rente: menyimpan. dan lain-lain. 3. abadi. di akhir tahun. Nilai tunai rente post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M(1 − (1 + i) −n ) Nt = i Dengan menggunakan daftar: Nt = M x Daftar Nilai tunai rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n. dan lain-lain. jangka waktu yang tidak terbatas. Nilai akhir rente post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M((1 + i)n − 1) Na = i Dengan menggunakan daftar: Na = M + M x Daftar Nilai akhir rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1). ¾ Rente kekal: selama-lamanya. ¾ Nilai tunai rente: menerima. . Nilai tunai rente Post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i%: M Nt = i 7.138 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 2. Kata-kata yang dapat membantu untuk membedakan masing-masing rente dalam soal-soal verbal antara lain: ¾ Rente pra numerando: di awal bulan. di awal tahun. dan lain-lain. Nilai tunai rente pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) Nt = i Dengan menggunakan daftar: Nt = M + M x Daftar Nilai tunai rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1). menabung. 5. dan lain-lain. dan lain-lain. mendapat.

000.00 selama 4. tentukanlah angsuran tiap bulannya! Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap awal bulan dari Yayasan Super Semar sebesar Rp350.250. tentukan sumbangan total yg diterima yayasan! Setiap akhir tahun Yayasan ABC akan mendapatkan sumbangan dari Bank Dunia sebesar Rp3.00 dengan suku bunga 2.00 tiap tahun selama 15 tahun dengan suku bunga 11%/tahun! Tentukan nilai tunai post numerando dari modal Rp150. Nilai tunai dari rente kekal pra numerando adalah Rp20.000.000. 4.75%/bulan.25%/bulan! Tentukan nilai tunai post numerando dari modal Rp150.000.450. tentukan besarnya beasiswa total yang diterima siswa! Tutik mendapatkan tunjangan dari orang tua asuh dengan besarnya tetap tiap awal bulan sampai meninggal dunia.500.000.00 tiap semester selama 10 tahun dengan suku bunga 4. 3. 2.5%/bulan! Tentukanlah nilai akhir dari rente post numerando dengan angsuran Rp600.000.000.00 selama 3 tahun 7 bulan.350.00 tiap bulan dengan suku bunga 1.75%/semester! Tentukanlah nilai akhir dari rente pra numerando dengan angsuran Rp300.000.000. Tentukanlah nilai akhir dari rente pra numerando dengan angsuran Rp125.5 tahun dengan suku bunga 2.500. 13.6%/semester! Tentukanlah nilai tunai rente kekal pra numerando dari suatu modal Rp125.5 tahun.000.000.000.00 selama 1.00 tiap semester selama 8 tahun dengan suku bunga 4. 9.00.000.00 tiap bulan selama 4 tahun dengan suku bunga 2%/bulan! Tentukanlah nilai akhir dari rente post numerando dengan angsuran Rp4.25%/bulan. 12.25%.00. tunjangan akan diberikan sekaligus sebesar Rp20. angsurannya tiap bulan Rp200.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas. Jika sumbangan akan diberikan sekaligus dan dikenai bunga sebesar 2%/bulan. 5.000. 6.00. tentukan jumlah simpanan Azzam setelah menabung 20 tahun! Tiap akhir bulan Yayasan Cinta Damai mendapatkan sumbangan dari Badan Perdamaian Dunia sebesar Rp5. Jika beasiswa akan diberikan sekaligus di awal bulan pertama dengan dikenai bunga 3.5 tahun dengan suku bunga 3. 10.00 tiap bulan selama 2. 8. Namun.000. Jika suku bunganya 1.000.00. Berapakah besar tunjangan setiap bulannya? Setiap awal tahun Azzam menyimpan uang di Bank BRI sebesar Rp1.5%/tahun. 14. . tentukan jumlah sumbangan total yang diterima yayasan ABC tersebut! 11. Jika Bank Dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 10%/tahun.BAB III Matematika Keuangan 139 1. tentukanlah suku bunganya! Jika 7. Jika bank memberikan bunga 8.5%/bulan! Nilai tunai rente kekal post numerando adalah Rp10.000.

000. tentukan jumlah sumbangan total yang diterima yayasan tersebut! Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap akhir bulan dari Yayasan Super Semar sebesar Rp50.75%/bulan.5%/tahun. 18. Nilai akhir rente pra numerando dari suatu modal yang diberikan setiap bulan selama 3 tahun dengan suku bunga 2.000. Tentukan besarnya modal yang diberikan tiap bulannya! . 20. 24.00. tentukan jumlah simpanan Nissa setelah menabung 25 tahun! 16.250.140 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 15. tentukanlah suku bunganya.5%/bulan.221. 25.000.00 bank memberikan bunga 1. tentukan simpanan total Sisca di bank tersebut! Tutik mendapatkan tunjangan dari orang tua asuh dengan besarnya tetap tiap awal bulan sampai meninggal dunia.8 %/ bulan selama 2 tahun.75%/bulan.00 Jika bank memberikan bunga 7.450.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas. Namun. Jika bank memberikan suku bunga 0. Setiap akhir bulan Susan menyimpan uangnya di bank Rp225.5% adalah Rp21.000. Jika angsurannya tiap bulan Rp300.000.500. tunjangan akan diberikan sekaligus sebesar Rp18.000. tentukan sumbangan total yg diterima yayasan! Setiap awal bulan Sisca menyimpan uangnya di bank Rp 75. 17. Berapakah besar tunjangan setiap bulannya? Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp650. 21. Jika beasiswa akan diberikan sekaligus di awal bulan pertama dengan dikenai bunga 1.00 selam 2 tahun 3 bulan.00. Setiap awal tahun Yayasan Khartika akan mendapatkan sumbangan dari luar negeri sebesar Rp2.000.75%/bulan.00 selama 4. Tentukan simpanan total karyawan tersebut! Nilai tunai rente kekal post numerando adalah Rp5. 22. Tentukan simpanan total karyawan tersebut! Setiap awal tahun Nissa menyimpan uang di Bank BRI sebesar Rp 475.5 tahun.00 bank memberikan bunga 1. Jika Bank memberikan suku bunga 0. tentukan simpanan total Susan di Bank tersebut! Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp650. 19.000.000.144.00 dengan suku bunga 2. Jika sumbangan akan diberikan sekaligus dan dikenai bunga sebesar 1. tentukan besarnya beasiswa total yang diterima siswa! Tiap awal bulan Yayasan Keadilan Sejahtera mendapatkan sumbangan dari negara Saudi Arabia sebesar Rp7. Jika Bank Dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 5%/tahun.000.000.00 selam 5 tahun.25%/bulan.8%/bulan selama 2 tahun.000.00 selama 5 tahun. 23.26.

¾ Menghitung anuitas pinjaman obligasi. Anuitas = Angsuran + Bunga A = an + bn Untuk n = bilangan asli: 1. Besarnya bunga ke-5 jika angsuran ke-5 adalah Rp315. . = a3 (1 + i). 2. = a1 (1 + i)2.000. = a1 (1 + i)3. .000. tentukan: a.00! .00! b.00. ¾ Menghitung besar sisa pinjaman. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini. Uraian Materi 1). = a2 (1 + i). . 3. Jika suatu pinjaman sebesar M dilunasi dengan sistem anuitas tahunan selama n tahun dengan suku bunga i%/tahun. Besarnya angsuran pertama jika bunga pertama = Rp250. Jika besarnya Anuitas Rp400. i = an (1 + i). b. ¾ Menghitung rencana angsuran dengan sistem pembulatan. dan seterusnya. = a1 (1 + i)(1 + i). jika sudah mencicil selama n tahun dari pembayaran rumah yang anda cicil? Itu semua akan di bahas dalam kompetensi dasar Anuitas.BAB III Matematika Keuangan 141 B. dan terdiri atas bagian bunga dan bagian angsuran. maka berlaku: = An A n+1 an + 1 + bn + 1 = an + bn = an + bn – bn + 1 an + 1 an + 1 = an + an. ¾ Menghitung anuitas. Pengertian Anuitas Pernahkah anda menghitung sendiri cicilan yang harus dibayar setiap bulan jika akan membeli rumah dengan cara angsuran? Dapatkah anda menghitung sisa pinjaman anda. Sehingga diperoleh rumus: an = a1 (1 + i)n – 1 atau an = ak (1 + i)n – k Contoh 55 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan. Anuitas adalah sejumlah pembayaran pinjaman yang sama besarnya yang dibayarkan setiap jangka waktu tertentu. ¾ Menghitung anuitas yang dibulatkan. Anuitas a. anda dapat: ¾ Menjelaskan pengertian anuitas. = a1 (1 + i)2(1 + i). dan setiap anuitas sama besarnya. sehingga: an + 1 a2 a3 a3 a3 a4 a4 a4 = a1 (1 + i).3.000.

000. Besarnya bunga ke-9! Jawab: M = Rp10.142 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jawab: A = Rp400.00 – Rp250.000.000.00 = Rp400. Besarnya angsuran ke-7 c.000. bunga pertama: b1 = M .00 – 300.00 + Rp85.000.038 .00 x (1 + 0. A = a1 + b1 a1 = A – b1 a1 = Rp400.000.00 x 1. Tentukan besarnya anuitas jika besarnya angsuran ke-6 dan bunga ke-6 masing-masing adalah Rp215.00 x 1.000.00 a1 = Rp85.46 c.000. tentukan: a.03 / bulan a. i b1 = 10.00 a1 = Rp200.000.194052297 a7 = Rp238.00 angsuran pertama: a1 = A – b1 a1 = 500.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan Rp500.810.00 a.00 – Rp315. angsuran ke-7: a7 = a1 ( 1 + i )7–1 a7 = 200.000.000. Jika suku bunga 3%/ bulan.00 x (1 + 0.00 b.000.000.000.000.000.000.00 dan Rp85.000.000.00 x 1.00 A = Rp500.00 x 0.00 b6 = Rp85.000.000.03)8 a9 = 200.000.000.000. Besarnya bunga pertama dan angsuran pertama b.03 b1 = Rp300.00 i = 3%/ bulan = 0.00 b.000. A = a5 + b5 b5 = A – a5 a1 = Rp400. angsuran ke-9: a9 = a1 ( 1 + i )9–1 a9 = 200.000.000.00.000.000.00 Contoh 56 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan anuitas tahunan.00 Contoh 57 Suatu pinjaman Rp10.03)6 a7 = 200.00 A = a6 + b6 A = Rp215.00! Jawab: a6 = Rp215.000.000.00 a1 = Rp150.036 a7 = 200.

(1 + i) n ((1 + i) n − 1) M.354.00 – 253. i a1 = A – M .000. .98 2).00 x 1. Nilai anuitas Besarnya pinjaman = jumlah semua angsuran + a3 + a4 + . + an M = a1 + a2 M = a1 + a1 (1 + i) + a1 (1 + i)2 + a1 (1 + i)3 + .02 b9 = A – a9 b9 = 500.i dan A = Dari pembuktian di atas diperoleh: a1 = n ((1 + i) − 1) ((1 + i) n − 1) . i .i ((1 + i) n − 1) M. i .266770081 a7 = Rp253. i A = (1 − (1 + i) −n ) i A =M.354.02 b9 = Rp246. . i A = (1 − (1 + i) −n ) Dengan menggunakan daftar anuitas: M. (1 − (1 + i) −n ) A = M x daftar anuitas baris ke-n dan kolom i % Bagaimanakah hubungan antara anuitas dan angsuran pertama? M.(1 + i) n M.i+ = M. i ((1 + i) n − 1) A = M.BAB III Matematika Keuangan 143 bunga ke-9: a9 = 200. i . .000. + a1 (1 + i)n – 1 M = Jumlah barisan geometri dengan suku pertama = a1 dan rasio = (1 + i) a ((1 + i)n − 1) M = 1 (1 + i) − 1 M a1 = = a1 ((1 + i) n − 1) i M. i (1 − (1 + i) −n ) A = (1 − atau A = ) n (1 + i) Besarnya anuitas dari suatu pinjaman M dengan suku bunga i%/periode selama n periode adalah: M. . i 1 x (1 + i) n 1 (1 + i) n M. i A – M.i ((1 + i) n − 1) 1 A = a1 + b1 A = a1 + M .645.i ((1 + i) n − 1) M. i = A=M.((1 + i) n − 1) + M.

355.00 x 0.144 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi M.025 1 − (1 + 0.02 −24 100.000.00 n = 3 tahun = 36 bulan i = 2.00 = 0.000.000. Anuitasnya b.i : = n a1 ((1 + i) − 1) ((1 + i) n − 1) A = (1 + i)n .355.00 dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3 tahun dengan suku bunga 2.000. Bunga dan angsuran ke-24! Jawab: M = Rp10.49 Contoh 59 Pinjaman sebesar Rp10. Bunga dan angsuran pertama c.000.000.02) −24 100.00 n = 2 tahun = 24 bulan i = 2% / bulan = 0.052871097 = Rp264.(1 + i) n A M.000.02 1 − (1 + 0.5%/bulan.000.00 x 0. i .000.000.000.02 / bulan A = Mxi 1 − (1 + i) −n = 5.000.00 x 0.000. A = Mxi 1 − (1 + i) −n = 10.000.000.00 = 1 − 1.378278512 = Rp 264. Tentukan: a.025/bulan a.5% / bulan = 0. sehingga diperoleh: a1 A = a1 x (1 + i)n Contoh 58 Tentukan nilai anuitas dari suatu pinjaman sebesar Rp5.000.00 selama 2 tahun dengan suku bunga 2%/bulan! Jawab: M = Rp5.025) −36 .49 Dengan daftar anuitas: A = M x Tabel anuitas baris ke-24 kolom 2% = 5.

952.000.000.000.000.000.000.952.20 = 0.00 angsuran pertama: a1 = A – b1 a1 = 424. Angsuran ke-24: a24 = a1 ( 1 + i )24–1 a24 = 174.00.808935533 = .000.196.000.00 1 − 1.000.025 −36 250.000.5% = 10.515.563.025)23 a24 = 174. A M.00 x 0.00 x 0.39 bunga ke-24: b24 = A – a24 b24 = 424.00 = Rp 424.515.000.000.000.77 = 1 − 0.77 x 1.02523 a24 = 174.77 b. Bunga pertama: b1 = M .000.18 = 1 − (1 + 0.000.00.000.042451577 = Rp 424.i 1 − (1 + i) −n 150.000.000.77 – 307. Hafsah hanya memiliki uang muka Rp 100.515.00 n = 10 tahun i = 18%/tahun = 0.00 a1 = Rp174.000.00 = Rp150.000.77 x 1.515.000.39 b24 = Rp116.000. i b1 = 10.515.BAB III Matematika Keuangan 145 = 250.38 Contoh 60 Hafsah bersama suaminya berencana mengambil rumah di VILLA INDAH dengan harga Rp250. Cicilan setiap bulan c. Sisa pinjaman setelah mengangsur 1 tahun dan 2 tahun! Jawab: M = Rp250. Tentukan: a.515.515.18 −10 27.00 = 1 − 1.77 (1 + 0.77 – 250.411093723 Dengan daftar anuitas: A = M x Tabel anuitas baris ke-36 kolom 2.000. Nilai anuitasnya b.00 = Rp 33.77 c.18/tahun a.18) −10 27.00 x 0.377.764610683 a24 = Rp 307.515.00 – Rp100. Sisanya akan dicicil dengan sistem anuitas tahunan selama 10 tahun dengan suku bunga 18%/tahun.025 b1 = Rp250.000.

S2 .377.00 = Rp6. b bm + 1 = i . .091.80 = Rp143. S3.711.000.196.00 – 6.377.146 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.377. Sm berturut-turut merupakan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas pertama.000.000.20 Setelah pembayaran anuitas kedua atau setelah mengangsur 2 tahun: b2 = M x i b2 = 143. S2.433. . ke-m. .5 tahun.622.803. maka ada beberapa cara untuk menentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m.62 = Rp136.000.58 3).196.000.00 x 18% = Rp27.852.622.00 a1 = A – b1 = 33. Sm .00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2.80 Sisa pinjaman setelah mengangsur 1 tahun: S1 = 150.091.000.196.20 = Rp2.104. .097.196. sehingga: Sm = m+1 i Contoh 61 Pinjaman sebesar Rp10.33. ketiga .02 12 c. . Cara 1: Sisa pinjaman dapat dihitung sebagai berikut: b1 = i . .196.377. S1 b3 = i . M b2 = i . .000.000. .20 – 7. Tentukan: a.20 – 27.20 – 25.377. Besarnya anuitas! b.104.852.803. Cicilan setiap bulannya = Rp.000. Setelah pembayaran anuitas pertama atau setelah mengangsur 1 tahun: b1 = M x i = 150.58 a2 = A – b2 a2 = 33.803.781. kedua. . .20 x 18% = Rp25.525.525.58 = Rp7. Sisa pinjaman anuitas Jika S1. Sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! .000.622.62 Sisa pinjaman setelah mengangsur 2 tahun: S2 = 143.

! Cara 2: Sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-k = pokok pinjaman dikurangi jumlah k angsuran yang sudah dibayar.000.000.33 b Sm = m+1 i b S10 = 11 i 227.26 ¾ Tentukan bunga ke-11: b11 = A – a11 b11 = Rp 510. Langkah-langkah menentukan sisa pinjaman setelah angsuran ke-10 (S10): ¾ Tentukan bunga pertama: b1 = M x i = Rp10.59 (1 + 0. A = = = M.481.00 = = Rp 510.000.000.192.192..03 = Rp300.000.192.BAB III Matematika Keuangan 147 Jawab: M = Rp10.000.192.59 (1.192.000.00 x 0.481.051019259 = Rp 510.000.000.343916379 a11 = Rp282..00 i = 3 % / bulan = 0.03)10 a11 = 210.59 1 − 0.59 b.03 1 − (1 + 0.03) −30 300.33 = Rp7.03)10 a11 = 210.192.00 1 − 1.59 – Rp282.000.03 −30 300.03/bulan n = 2.59 x 1.000.67 = 0.711.377.411986759 dengan menggunakan daftar anuitas: A = M x daftar anuitas baris ke-30 kolom 3% A = 10. .192.192.00 x 0.5 tahun = 30 bulan a.00 = Rp210.000.00 ¾ Tentukan angsuran pertama: a1 = A – b1 = Rp510.59 – Rp300.26 = Rp227.03 Silakan di coba setelah pembayaran anuitas ke-15 .59 ¾ Tentukan angsuran ke-(10 + 1) atau angsuran ke-11 : a11 = a1 (1 + i)11 – 1 a11 = 210.i 1 − (1 + i) −n 10.00 x 0.711.590.

59 x 10.192. diperoleh a1 = Rp210.52 (hampir sama dengan cara 1) Silahkan di coba untuk M = Rp15. .+an] – [a1 + a2+ a3+ … + ak] Sm = [a1 + a1(1+ i) + a1(1+ i)2 +.59.000. sehingga: Sm = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom 3% baris(10–1)) Sm = 10. + ak) Sm = M – (a1 + a1(1 + i) + a1(1 + i)2 + a1 (1 + i)3 + . . sehingga: . m = 10.192. ..000.+ a1(1 + i)k–1] n −1 m −1 Sm = [a1 + a1[ ∑ k =1 (1 + i) k ] – [a1 + a1[ n −1 ∑ (1 + i) k k ] k =1 m −1 k Sm = a1 x ∑ (1 + i) k =1 – a1 x ∑ (1 + i) k =1 Sm = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom i% baris(n –1) – daftar nilai akhir rente kolom i % baris (m –1)] Contoh 63 Pinjaman sebesar Rp10.+ a1(1 + i)n–1] – [a1+ a1(1+ i) + a1(1+ i)2 +. . . . .000.148 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Sm = M – (a1 + a2 + a3 + . Sm = ak+1 + ak+2 + ak+3 + . + (1 + i)k–1 ]) m −1 Sm = M – (a1 + a1[ ∑ (1 + i) k =1 k ]) Sm = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (m–1)) Contoh 62 Pinjaman sebesar Rp10.192. .5%/bulan selama 3 tahun dan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-20 .429. .59 + 2.000.192.377.! Cara 3: Sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m = jumlah semua angsuran yang masih harus dibayar. .89) Sm = Rp 7.000.000. + an) Sm = [a1 + a2+ a3+.00 – (210.000.5 tahun.+ak+ ak+1+ak+2+ ak+3+. dan i = 3% Dari contoh 61.463879311) Sm = 10.5 tahun. diperoleh a1 = Rp210. suku bunga 2. .192.000.. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! Jawab: Dari contoh 61. .199.590.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2.000.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2.59 + 210. . .00 – (210. . .00.000.59. + a1(1 + i)k–1 ) Sm = M – (a1 + a1[(1 + i) + (1 + i)2 + (1 + i)3 + . Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! Jawab: n = 30.

590.409.000.000.046827282 = Rp702..43 (hampir sama dengan cara 1) Silakan dicoba untuk M = Rp20.00.000. suku bunga 1.5%/ bulan selama 4 tahun dan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-25 .192.192.000..575415706 – 10.5 tahun dan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-18 . M = Rp15. sehingga: S10 = A x [daftar nilai tunai rente kolom 3% baris (30 – 10)] S10 = 510. selama 3..00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2.192.000.377. nilai anuitas harus dicari dahulu.36 ( hampir sama dengan cara 1) Silahkan di coba untuk M = Rp12.463879311] S10 = 210.23 . + Sm = (1 + i) (1 + i) 2 (1 + i) 3 (1 + i) 4 (1 + i) m−n Sm = A[(1+ i)–1 + (1+ i) –2+ (1+ i) –3 + . Jadi.00..5 tahun.111536395 S10 = Rp 7. diperoleh A = Rp510. Tentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-15! Jawab: Keempat cara untuk menentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m membutuhkan nilai anuitas. + (1 + i)n–m] n −m Sm = A x ∑ (1 + i) k =1 −k Sm = A x [daftar nilai tunai rente kolom i % baris(n – m) ] Contoh 64 Pinjaman sebesar Rp10.59 x 36.00 n = 3 tahun 4 bulan = 40 bulan i = 3.877474860 S10 = Rp 7.59.5% A = 15..000.! Contoh 65 Pinjaman Rp15.5%/bulan. suku bunga 4%/bulan.590.BAB III Matematika Keuangan 149 S10 = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom 3% baris 29 – daftar nilai akhir rente kolom 3% baris 9] S10 = 210. ..000.000.192.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3 tahun 4 bulan dengan suku bunga 3.000.000.5% / bulan A = M x Daftar anuitas baris ke-40 kolom 3.00 x 0.! Cara 4: Sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m = nilai dari semua anuitas yang belum dibayar dihitung pada akhir tahun ke-m: A A A A A + + + +.000. m = 10 dan i = 3% Dari contoh 61.59 x [46.377. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! Jawab: n = 30.59 x 14. .000.

000. Dibulatkan puluhan ke atas: A+ = Rp2. Ribuan ke atas b.481514592 S10 = Rp 11. dengan tujuan agar pembayaran mudah untuk dilaksanakan.23 x 65.500. b.409. Ratusan ke atas d.767.295680879) S15 = 177.409.409. d.000.78.576. m = 10 dan i = 3% S15 = A x [daftar nilai tunai rente baris (40 – 15) kolom 3.000.23 x 0.5% – daftar nilai akhir rente baris ke-14 kolom 3. pembayaran pinjaman baik menggunakan sistem anuitas maupun lainnya nilainya bulat. ratusan.00 Dibulatkan ratusan ke atas: A+ = Rp2.23 (1 + 0.409.351.576.409. puluhan ribu atau yang lainnya selalu ditambah satu dari nilai sebelumnya.23 Sm = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom i% baris(n –1) – daftar nilai akhir rente kolom i % baris (m –1)] S15 = 177.5 % ] S15 = 177. c. Jika anuitas di bulatkan ke atas.150 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Cara 3 A = a1 (1 + i )n a1 = A (1 + i ) – n a1 = 702.352. Sebaliknya jika anuitas dibulatkan ke bawah. Lambang untuk pembulatan anuitas ke atas adalah: A+ Contoh 66 Hasil perhitungan nilai anuitas diperoleh A = Rp2. Puluhan ke atas c.78 Cara 4 n = 30. Puluhan ribu ke atas Jawab: a.00 atau Rp100.351.79 ( hampir sama dengan cara 3) 4). Oleh karena itu.00 Dibulatkan ribuan ke atas: A+ = Rp2.23 x 16.360.23 x [daftar nilai akhir rente baris ke-39 kolom 3.405. besarnya anuitas dibulatkan ke atas atau ke bawah dengan kelipatan berdasarkan persetujuan penerima hutang dengan pihak perbankan.00 dan lain-lain. ribuan. Kelebihan atau kekurangan pembayaran tersebut akan diperhitungkan pada pembayaran anuitas terakhir.035 )– 40 a1 = 702. Misalkan anuitas dibulatkan ke bawah atau ke atas dengan kelipatan Rp1. maka akan terjadi kekurangan pembayaran.5 %] S15 = 702. Anuitas dibulatkan ke atas Setiap bilangan yang akan dibulatkan ke atas dalam puluhan.252572468 = Rp177.409. a).00 Dibulatkan puluhan ribu ke atas: A+ = Rp2.767. maka akan terjadi kelebihan pembayaran.25459687 S15 = Rp11.351.409. Bulatkan anuitas di atas dalam: a.23 x (83. Anuitas yang dibulatkan Dalam transaksi perbankan.00 .550277748 – 18.410.

86 x 35. Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp20. .750.087184557 A = Rp1. i.14 Dibulatkan puluhan ribu ke atas: A+ = Rp1. . + L(1 + i)n – 3 + L(1 + i)n – 2 + L(1 + i)n – 1 NL = L + L[(1 + i) + (1 + i)2 .86 x Daftar Nilai akhir rente kolom 6 % baris 19 NL = 6. + (1 + i)n – 3 + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 ] n −1 NL = L + L. .00 x 0.785591204 NL = Rp232.691.075.000. Dengan cara lain. jika L = A+ – A.00 b.000.308.M .14 = Rp6. + a1(1 + i)k–1 ) – M n −1 = (a1 + a1[ ∑ (1 + i) k =1 k ]) – M NL = (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) – M Keterangan: NL = Nilai Lebih.000. . Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam puluhan ribu.000.86 Total kelebihan pembayaran anuitas: NL = L + L x Daftar Nilai akhir rente kolom i % baris (n – 1) NL = 6.86 + 6.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 6%/tahun selama 20 tahun. Kelebihan tiap anuitas : L = A+ – A = Rp 1.743.00 – Rp1. ∑ (1 + i) k =1 k NL = L + L x Daftar Nilai akhir rente kolom i% baris (n – 1) Besarnya anuitas terakhir: At = A – NL Contoh 67 Suatu pinjaman Rp20. = (a1 + a1(1 + i) + a1(1 + i)2 + a1(1 + i)3 + . Total kelebihan pembayaran anuitas c. maka kelebihan pembayaran dari semua angsuran adalah: lihat halaman .b1 = A+ .308. tentukan: a. . . yaitu: NL = L + L(1 + i) + L(1 + i)2 .000.000.308. . A = M x tabel anuitas kolom 6% baris 20 A = 20.BAB III Matematika Keuangan 151 Jika a1 = A+ .00 i = 6 %/tahun n = 20 tahun a. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan b. NL = (a1 + a2 + a3 + . maka nilai akhir kelebihan dari anuitas pertama sampai anuitas terakhir = nilai akhir rente post numerando.308.308.743.691. .000. .750.000. .14 .86 + 6. + an ) – M.

Pembayaran anuitas terakhir: Besarnya anuitas terakhir: At = A – NL = 1. . + a1(1 + i)k–1 ) n −1 = M – (a1 + a1[ ∑ (1 + i) k =1 k ]) NK = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) Keterangan : NK = Total nilai kurang.00 b).075.000. + an ).000.000.000. puluhan ribu atau yang lainnya selalu tetap dari nilai sebelumnya.895. i.00 = Rp550. .357. Anuitas dibulatkan ke bawah Setiap bilangan yang akan dibulatkan ke bawah dalam puluhan.785591204) – 20.743. + K(1 + i)n – 3 + K(1 + i)n – 2 + K(1 + i)n – 1 NK = K + K [(1 + i) + (1 + i)2 . b. c.691.000. .152 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Dengan menggunakan cara lain: Jika a1 = A+ – M .890. jika L = A – A–. .000.00 – 20. . maka nilai akhir kekurangan dari anuitas pertama sampai anuitas terakhir = nilai akhir rente post numerando.00 Dibulatkan ratusan ke bawah: A– = Rp4.800. 2 = M – (a1 + a1(1 + i) + a1(1 + i) + a1(1 + i)3 + .232.000.00 Dibulatkan ribuan ke bawah: A– = Rp4. i. Ribuan ke bawah b. ratusan.00 (1 + 35.750. . Ratusan ke bawah d. ∑ (1 + i) p =1 p NK = K + K x Daftar Nilai akhir rente kolom i% baris (n – 1) .750.616.000. ribuan. Dibulatkan puluhan ke bawah: A– = Rp4.14 = Rp 1.00 Jika a1 = A– – b1 = A– – M .000. Puluhan ke bawah c.78 Bulatkan anuitas di atas dalam: a.00 = Rp232. yaitu: NK = K + K(1 + i) + K(1 + i)2 .000.000.000.14 – 232. d.357.075. Dengan cara lain.357. + (1 + i)n – 3 + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 ] n −1 NK = K + K.14 c.350. . .00 x 6% = 1.357. Lambang untuk pembulatan anuitas ke bawah adalah: A– Contoh 68 Hasil perhitungan nilai anuitas diperoleh A = Rp4.511.16 – 20.00 – 1.075.200. = 1.00 Dibulatkan puluhan ribu ke bawah : A– = Rp4. maka kekurangan pembayaran dari semua angsuran adalah: ( lihat cara 2 sisa pinjaman) NK = M – (a1 + a2 + a3 + .00 NL = 20.000. Puluhan ribu ke bawah Jawab: a.00 NL = (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom 6% baris (20 –1)) – M NL = 550.

00 x 5% = 1.000.096342288 = Rp1.100.14= Rp 1.156.000. Tabel Pelunasan Anuitas Untuk memberi gambaran bagi peminjam terhadap rencana pelunasannya.107. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu.00 x 0.000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 5%/tahun selama 15 tahun.107.000.00 – 600.000.100.00 5).000.000.000.075.000.00 = Rp500.210.BAB III Matematika Keuangan 153 Besarnya anuitas terakhir: At = A + NK Contoh 69 Suatu pinjaman Rp12.718. Contoh 70 Suatu pinjaman Rp10.107.79 = Rp1.46 x Daftar Nilai akhir rente kolom 5% baris 14 NK = 56. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu.718.00 = Rp56. Kekurangan tiap anuitas : K = A – A– = Rp1.100.00 (1 + 20. tentukan: a.511. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan .000.578563588) NK = 12.46 + 232.107.21 c.107. i. A = M x tabel anuitas kolom 5% baris 15 A = 12.000. tentukan: a.000.00 – 12.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 12%/tahun selama 8 tahun.156.00 NK = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom 5% baris (15 –1)) NK = 12.156.107.000. Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp12.107. Pembayaran anuitas terakhir: Besarnya anuitas terakhir: At = A + NK = Rp1.210.46 + 56.000. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan b.000.46 Dibulatkan ratusan ribu ke bawah: A– = Rp 1. = 1.000.46 – Rp 1.000.616.000.578563588 = Rp1.281.000.789.00 – 10.000.00 i = 5 %/tahun n = 15 tahun a.46 x 20.107. Total kekurangan pembayaran anuitas c. biasanya digunakan tabel pelunasan anuitas dan biasanya anuitas yang dicantumkan dalam tabel merupakan anuitas pembulatan.100.00 – 500.46 + 56.46 Total kekurangan pembayaran anuitas: NK = K + K x Daftar Nilai akhir rente kolom i% baris (n – 1) NK = 56.00 b.39 Dengan menggunakan cara lain: Jika a1 = A– – M .000.

51 6 Rp 2.38 Rp 513.000.00 Rp 835.403883228 Jika dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu.092.437.000.00 Rp1.000.000. Tabel rencana pelunasan anuitas c.00 Rp1.040.889.092.832.960.80 Rp1. mengapa? Contoh 71 Suatu pinjaman Rp12.86 Rp 323.440. Pembayaran anuitas terakhir tidak sama dengan anuitas hasil pembulatan.000. Pinjaman awal tahun ke-3 = sisa pinjaman akhir tahun ke-2.00 Rp6.42 7 Rp919.889.80 Rp 683. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu. Sisa pinjaman akhir tahun ke-1 = pinjaman awal tahun ke-1 – angsuran ke-1.00 2 Rp 8.00 Rp 971.000.58 Rp1.49 Rp1.889.329.20 4 Rp 5. Bunga + angsuran masing-masing kelas = anuitas hasil pembulatan (A+).604.386.12) −8 1. Tentukan: a.030. dan seterusnya. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan .12 = 1 − (1 + 0. maka A+ = Rp2.167.73 + 919.698. kecuali pada baris terakhir (baris ke-8).586.00 i = 12 %/tahun = 0.564.12 −8 1.416.435.963. c.00 = = Rp2.092.00 Tahun Pinjaman awal ke tahun Bunga (12%) angsuran Rp10.028. Angsuran terakhir = pinjaman awal tahun terakhir.200. Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp10.00 Rp 900.386.000.000.44 = Rp 1.604.696.41 1 − 0.013.000.000.200.892.100.776.17 .58 Rp1.00 1 Rp 9.559. Pembayaran anuitas terakhir = 110.00 Rp8.107.38 Rp2.80 Rp4.282.00 x 0.282.00 = 1 − 1.000.698.86 Rp 919.42 5 Rp 4.040.000. A M. Sisa pinjaman akhir tahun ke-2 = pinjaman awal tahun ke-2 – angsuran ke-2.889.100.200.000.000.437.44 0 Pinjaman awal tahun ke-2 = sisa pinjaman akhir tahun ke-1.100.00 3 Rp 6.008.276.00 = b.696.963.000.329.264.000.154 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 15%/tahun selama 7 tahun.000.44 Rp 110.00 Rp1.100.73 Rp919.00 Rp1. Tabel rencana pelunasan anuitas: Anuitas A+ = Rp2.44 8 Keterangan Tabel: • • • • Sisa pinjaman akhir tahun Rp9.00 Rp5.000.128.000.040.000.12/tahun n = 8 tahun a.i 1 − (1 + i) −n 10.

246.8.00 Rp1.000.800.006.000.9.261.000.800.9.5.000. Anuitas Pinjaman Obligasi Obligasi adalah surat berharga yang merupakan perjanjian pinjaman tertulis.618.500.246.00 Rp .5.36 = 1 − 0.850.15 −7 1.00 = 1 − 1.500.i 1 − (1 + i) −n 12.00 dengan waktu 8 tahun dan anuitas dibulatkan ke bawah dalam puluhan ribu dengan suku bunga 15%/tahun. maka A– = Rp2.618.050.000.357.7.939.000.000.56 Sisa pinjaman akhir tahun Rp11.000.625.BAB III Matematika Keuangan 155 b.000. Pembayaran anuitas terakhir = 486.939.25 Rp2. 6).650.500.23 angsuran Rp1.75 Rp .00 Rp1. A M.322.8.875.261.200.23+3.000.00 = b.00 Rp1.00 Rp11. maka biasanya nilai nominal obligasi akan dipecah menjadi nilai nominal yang lebih kecil. Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp12.000.000.000.125.00 Rp1.7.324.3.00 Rp1.246.00 bunga (15%) Rp1.15) −7 1.261.150.006.000.642.56 Anuitas A– = Rp2.000.00 Rp .75 Rp .56 = Rp3.500.00 = Rp2.00 Rp1.477.006.257.000.00 Rp .800.00 Rp1.257.733.15/tahun n = 7 tahun a. Tabel rencana pelunasan anuitas c. Pada surat obligasi terdapat tanggal pengeluaran.000.00 Rp . Obligasi ini biasanya digunakan untuk mendapatkan jumlah pinjaman yang besar. .79 Pembayaran anuitas terakhir tidak sama dengan anuitas hasil pembulatan.00 Rp1.00 sehingga banyaknya obligasi adalah 1.75 Rp 788.527.850.000.000.800. Jika pinjaman obligasi ini akan dilunasi dengan sistem anuitas atau suatu pinjaman anuitas akan dilunasi dengan obligasi.000.56 0 c.000.19 Rp3.00 x 0. nilai nominal.000.520.261.00 Rp .81 Rp 486.800.527.000.3.375937040 Jika dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu.625.000.15 = 1 − (1 + 0. tanggal pembebasan dan nilai emisi.00 Rp . mengapa? dan silakan dicoba untuk pinjaman Rp15.279.993.00 Rp .246. tingkat bunga. Tabel rencana pelunasan anuitas: Tahun ke 1 2 3 4 5 6 7 Pinjaman awal tahun Rp12.884.011.749.000.00 dipecah menjadi Rp10.00 Rp .000.000.00 i = 15 %/tahun = 0. misalkan pinjaman obligasi Rp10.

..965.00 – Angsuran = Rp 1. .156 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jika jumlah yang dicicil bukan merupakan kelipatan dari pecahan nominal obligasi..000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 10%/tahun selama 5 tahun.00 – 1.000.000.77 + sisa pembayaran belum ada = 0 Jumlah = Rp 3.00 = 1 − 1.00 = Rp 10.000.1) −5 1.77 = 1 − 0.000.569. x nilai nominal = .569.000.960. ..040.696. sisa pembayaran ke-(n – 1) .77 Angsuran ke-2 : Anuitas sisa pembayaran ke-1 sisa x 10% Jumlah = Rp 3. Jumlah obligasi terpakai = ..569. sisa pinjaman x suku bunga .165..000.000.000.200 lembar obligasi yang masing-masing sebesar Rp10. Menentukan besarnya angsuran dapat dihitung sebagai berikut: Angsuran ke-n : Anuitas .00 yang terpecah menjadi 1.569. Contoh 72 Pinjaman obligasi Rp12.620921323 Rencana pelunasannya sebagai berikut: Angsuran ke-1 : Anuitas = Rp 3..52 Sisa pinjaman setelah angsuran ke-1 = 12.00 x 0.000.. . sisa x suku bunga .171.000.77 = Rp 5.200.000.98 + = Rp3. – Sisa pemayaran ke-n .77 Bunga = Rp12.i 1 − (1 + i) −n 12.000....1−5 1.165.165.200.00 i = 10 %/tahun = 0.1/tahun n = 5 tahun A= M.00 = Rp 1. .000.00 – Sisa pembayaran ke-1 = Rp 5.960.000.000.000.00 x 10% = Rp 1.569.569.165.77 Jumlah obligasi terpakai = 196 x Rp10. – Angsuran ..00 = Rp 3.77 = Rp 556.000.200.00 . Tentukan tabel rencana pelunasannya! Jawab: M = Rp12.569. maka sisa yang bukan merupakan kelipatan obligasi akan dibayarkan pada anuitas berikutnya. + Jumlah ...1 = 1 − (1 + 0.

040.209.000.BAB III Matematika Keuangan 157 = Rp 10.000.00 = sisa pembayaran ke-4 = Angsuran ke-5 : Anuitas sisa pembayaran ke-4 sisa x 10% Jumlah = = = = Rp 550.500.569.880.000.000.000.696.00 – Rp 0 Sisa pinjaman Akhir tahun Rp10.209.00 – Angsuran = Rp 2.00 x 10% = Angsuran = Jumlah obligasi terpakai = 262 x Rp10.000.000.00 – Rp 2.000.00 – Angsuran = Rp 2.696.00 Rp 5.000.52 = Rp 769.00 = Rp 2.160.035.880.00 = Rp 7.500.00 = Rp 2.165.00 – 2.160.00 – sisa pembayaran ke-2 = Rp 7.52 Jumlah obligasi terpakai = 216 x Rp10..000.000 lembar dan akan dilunasi dengan anuitas 5 tahun dengan suku bunga 12%/tahun .000.000.880.000.30 Rp 2.93 + Rp 3.620.880.174.000.00 = Rp 5.000.000.880.00 – 2.00 Rp 7.65 + = Rp 3.000.000.880.00 – Rp 2.94 = Rp 603.035.00 0 Besar angsuran Rp1.035.94 Angsuran ke-4 : Anuitas sisa pembayaran ke-3 sisa x 10% Jumlah = Rp 3.30 Sisa pinjaman setelah angsuran ke-3 = 7.00 Rp2.00 – 2.000.380.00 = sisa pembayaran ke-5 = Tabel angsurannya sebagai berikut: th Pinjaman Awal Jumlah obligasi ke tahun yang diangsur 1 2 3 4 5 Rp12.000.000.569.000.00 x 10% = Rp 1.00 Rp 5.000.00 Bunga = Rp 7.00 Silahkan dicoba untuk pinjaman obligasi Rp20.165.004.000.880.94 Bunga Sisa pinjaman setelah angsuran ke-2 = 10.000.000.209.000. 200 lembar Rp 288.00 – Rp 2.000.00 = Rp 2.77 Rp 2.209.00 Sisa pinjaman setelah angsuran ke-3 = 5.040.00 Bunga = Rp 2.77 = Rp 7.620.000.167.000.000.386.000.00 x 10% = Rp 788.77 = Rp 6.880.30 Rp 3.040.000.00 Rp 2.00 Rp2.000.622.035.880.500.620.880.880.30 Rp 220.! .168.59 + = Rp3.00 Bunga = Rp 5.380.000.00 Rp 7.00 dipecah dalam 10..94 Jumlah obligasi terpakai = 238 x Rp10.00 Rp10.00 x 10% = Angsuran = Jumlah obligasi terpakai = 288 x Rp10.000.000.380.880.000.500.569.00 Rp2.00 – sisa pembayaran ke-3 = Rp 6.000.00 Rp2.165.960.000.000.000.160.172.52 Angsuran ke-3 : Anuitas sisa pembayaran ke-2 sisa x 10% Jumlah = Rp 3.00 Rp12.000.040.00 Rp 2.000.000.000.00 Jumlah 196 lembar 216 lembar 238 lembar 262 lembar 288 lembar 1.00 Rp 2.500.696.

Nilai anuitas dari pinjaman M. . . ke-m. maka ada beberapa cara untuk menentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m. . Sm berturut-turut merupakan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas pertama. Sisa pinjaman anuitas Jika S1. kedua. Rangkuman Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 1. . i A = (1 − (1 + i) −n ) Dengan menggunakan daftar anuitas: A = M x daftar anuitas baris ke-n dan kolom i % 4. 2. Cara 1: Sm = Cara 2: Cara 3: b m+1 i Sm = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (m–1)) Sm = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom i% baris(n –1) – daftar nilai akhir rente kolom i% baris (m–1)] Cara 4: Sm = A x [daftar nilai tunai rente kolom i % baris(n – m) ] 6. Kekurangan pembayaran karena anuitas dibulatkan ke bawah adalah: NK = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) atau NK = K + K x Daftar Nilai akhir rente kolom i % baris (n – 1) .158 c. Kelebihan pembayaran karena anuitas dibulatkan ke atas adalah: NL = (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) – M atau NL = L + L x Daftar Nilai akhir rente kolom i % baris (n – 1) Besarnya anuitas terakhir: At = A – NL 7. dan terdiri atas bagian bunga dan bagian angsuran. ketiga . S3. S2. Hubungan antara anuitas dan angsuran pertama A = a1 x (1 + i)n 3. Anuitas adalah sejumlah pembayaran pinjaman yang sama besarnya yang dibayarkan setiap jangka waktu tertentu. Hubungan antara angsuran yang satu dengan angsuran yang lainnya: an = a1 (1 + i)n – 1 atau an = ak (1 + i)n – k 3. . suku bunga i%/periode selama n periode: M.

tentukan: a.00 dan bunga pertamanya Rp320. tentukan: a.25%/bulan.00! 3. Besarnya bunga ke-8! anuitas bulanan 4. Besarnya angsuran pertama jika bunga pertama = Rp450. Nissa bersama suaminya berencana membeli rumah di VILLA IMPIAN dengan harga Rp300. Besarnya angsuran pertama! c. Nilai anuitasnya! b.00.5%/bulan! 6. Jika suku bunganya 2. Tentukan: a. Besarnya angsuran ke-8! 5.00 dan Rp27.00.00 dilunasi dengan anuitas bulanan selama 1 tahun 7 bulan dengan suku bunga 2.600. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan anuitas tahunan. Sisa pinjaman setelah mengangsur 10 tahun! 8. Sisanya akan dicicil dengan sistem anuitas tahunan selama 15 tahun dengan suku bunga 14%/tahun.000.000. Besarnya pinjaman! b.000.000.00 selama 2 tahun dengan suku bunga 2. Jika suku bunga 4%/bulan.000. Tentukan: a.00! 2. Angsuran ke-5 suatu anuitas Rp300.25 tahun.000.00! b. Tentukan: a.000.5%/bulan selama 3 tahun.5%.00 dan Nissa hanya memiliki uang muka Rp 50.000.000. . Cicilan setiap bulan! c. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem anuitas Rp550. Pinjaman sebesar Rp 2. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 25 bulan! 9.000.000.00.000.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan dengan suku bunga 3. Pinjaman sebesar Rp12. Besarnya bunga ke-8 jika angsuran ke-8 adalah Rp412. Tentukan nilai anuitas bulanan dari suatu pinjaman sebesar Rp 8.000. Bunga dan angsuran ke-24! 7.BAB III Matematika Keuangan 159 1. Anuitasnya! b. Tentukan: a. Bunga dan angsuran pertama! c.500. Besarnya angsuran ke-5! c.000.000.000. Sisa pinjaman setelah mengangsur 20 bulan! Pinjaman sebesar Rp10. Besarnya bunga pertama dan angsuran pertama! b.000.800.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 3. Suatu pinjaman Rp2.000. Besarnya anuitas! d.00.000. Besarnya anuitas! b.00 akan dilunasi dengan Rp 250. Tentukan besarnya anuitas jika besarnya angsuran ke-10 dan bunga ke-10 masing-masing adalah Rp318.

tentukan: a.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 4. Ratusan ke bawah c. 19.5%/semester selama 7. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 semester! Pinjaman Rp18. Tentukan nilai anuitasnya dan bulatkan anuitas di atas dalam: a. Ratusan ribu ke bawah d.000.5%/bulan. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam puluhan ribu. .000. Pembayaran anuitas terakhir! Suatu pinjaman Rp22.000.25 tahun dengan suku bunga 3.000. Pinjaman sebesar Rp15.000. Ribuan ke bawah b. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu.000 dengan suku bunga 2.500.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas tahunan selama 8 tahun dengan suku bunga 12. Tentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-25! Suatu pinjaman dilunasi dengan anuitas bulanan sebesar Rp500.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan selama 8 tahun dengan suku bunga 15%/tahun. 13. Puluhan ke atas c.5%/bulan selama 2. Puluhan ribu ke bawah Suatu pinjaman Rp15. Ratusan ke atas d.5% / tahun selama 25 tahun. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 2 tahun. 18.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas tiap semester dengan suku bunga 7.000. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. Tentukan besar pinjaman tersebut! Pinjaman Rp12.500.000. Pembayaran anuitas terakhir! 11.000. Tentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-12! Pinjaman Rp25.000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 5.25%/bulan.000. 17.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3.5 tahun.5 tahun.5%/tahun selama 18 tahun.000.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas tiap bulan dengan suku bunga 1. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b.5%/tahun. Total kelebihan pembayaran anuitas! c.000. Ribuan ke atas b.000. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu.000.000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 12%/tahun selama 15 tahun.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 4. Pembayaran anuitas terakhir! Pinjaman sebesar Rp14.75 tahun. Pinjaman sebesar Rp4. 12. Total kekurangan pembayaran anuitas! c. 15. Total kelebihan pembayaran anuitas! c.160 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 10. 16. tentukan: a. Puluhan ribu ke atas Suatu pinjaman Rp25.000. 14.5%/bulan selama 2.25 tahun dengan suku bunga 2. Tentukan nilai anuitasnya dan bulatkan anuitas di atas dalam: a. tentukan: a.

00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 10%/tahun selama 12 tahun.000. nilai sisa. B.000. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini.000. tentukan: a. Angsuran ke-10! c. Besarnya pinjaman! b.00 tiap bulan selama 3. Pembayaran anuitas terakhir! 21. anda dapat: ¾ Mengidentifikasikan pengertian penyusutan.000. 4. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 20%/tahun selama 8 tahun.00 terpecah dalam nilai nominal Rp10. tentukan: a. Suatu pinjaman obligasi Rp20.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 12%/tahun selama 5 tahun. Tentukan: a. Pembayaran anuitas terakhir! Suatu pinjaman Rp50. Suatu pinjaman Rp25. Buatlah rencana pelunasannya! Suatu pinjaman Rp5. • Metode satuan jasa kerja aktiva. • Metode persentase tetap dari nilai buku atau metode saldo menurun.000. Karena akan dilunasi dengan anuitas dengan suku bunga 15%. Pembayaran anuitas terakhir! Suatu pinjaman dilunasi dengan anuitas sebesar Rp725. • Metode jumlah bilangan tahun. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam puluhan ribu. Tabel rencana pelunasanya! c.75%/bulan.000 lembar. Suatu pinjaman Rp25.000.75 tahun dengan suku bunga 2. Penyusutan Nilai Barang a.000.000. Susunlah rencana dan tabel pelunasannya! 22. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. Tabel rencana pelunasanya! c.000. 25.BAB III Matematika Keuangan 161 20. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu. maka obligasi tersebut dipecah menjadi 1. 24.00 dalam bentuk obligasi. Total kekurangan pembayaran anuitas! c. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu. tentukan: a.000.000. . Sisa pinjaman setelah anuitas ke-15! 23.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 8% / tahun selama 7 tahun. • Metode satuan hasil produksi atau metode unit produksi. dan umur manfaat ¾ Menghitung besar penyusutan dengan metode: • Metode garis lurus atau metode persentase tetap dari harga pembelian. aktiva.000. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b.

162 b. • Metode persentase tetap dari nilai buku atau metode saldo menurun. peralatan. Biaya perolehan suatu aktiva adalah besarnya biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh aktiva tersebut. Berkurangnya nilai tersebut biasanya disebabkan karena aus dipakai atau umur manfaatnya. Aktiva perusahan dapat dibedakan menjadi dua. Aktiva tetap tidak berwujud adalah suatu aktiva tetap tidak memiliki sifat-sifat. hak cipta. aktiva. maka salah satunya perusahaan tersebut perlu mengetahui atau memperkirakan penyusutan-penyusutan aktivanya secara baik dan tepat hingga pada gilirannya perusahaan dapat mengunakan hasil-hasil prakiraan ini sebagai dasar tidak lanjut operasional. tetapi memiliki nilai uang karena hak secara hukum. yaitu aktiva lancar dan aktiva tetap. penyusutan pada kendaraan operasional dan penyusutan aktiva tetap berwujud lainnya. goodwiil. antara lain: • Metode garis lurus atau metode persentase tetap dari harga pembelian. ada beberapa metode yang dapat digunakan. Aktiva tetap adalah suatu aktiva perusahaan yang sifatnya relatif permanan yang digunakan dalan meyelenggarakan operasi perusahaan. nilai sisa dan umur manfaat Penyusutan atau Depresi adalah berkurangnya nilai ekonomi suatu aktiva. Nilai sisa atau residu adalah taksiran nilai aktiva setelah masa manfaat dari aktiva tersebut. gedung bangunan. Contohnya penyusutan pada mesin produksi. dan merek dagang. Ada beberapa faktor yang harus diperhitungkan untuk mempermudah penulisan di dalam menentukan besarnya penyusutan. yaitu: aktiva tetap berwujud dan aktiva tetap tidak berwujud. Umur manfaat suatu aktiva adalah perkiraan lamanya suatu aktiva dapat dimanfaatkan. Aktiva adalah segala sumber daya ekonomi dari suatu perusahaan yang berupa harta maupun hak-hak yang di miliki berdasarkan kekuatan hukum. • Metode jumlah bilangan tahun. Aktiva tetap berwujud contohnya tanah. 2). Agar perusahaan dapat tumbuh berkembang secara seimbang. Aktiva tetap ini dibedakan menjadi dua. Misalnya uang tunai dan aktiva lain yang secara layak dapat diubah menjadi uang tunai dengan cara dijual atau dipakai habis dalam satu siklus operasi perusahaan yang normal. dan lain-lain. Menghitung Besar Penyusutan Pada kompetensi dasar ini. Untuk menentukan besarnya beban penyusutan dalam tiap-tiap periode. pengertian penyusutan. yaitu: . mesin kendaraan. Uraian Materi Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 1). copyright. • Metode satuan hasil produksi atau metode unit produksi. Contohnya hak paten. Aktiva lancar adalah suatu aktiva perusahaan yang digunakan untuk membantu kelancaran proses kegiatan oprasional perusahaan. • Metode satuan jasa kerja aktiva. objek peyusutan aktiva perusahaan hanyalah pada aktiva tetap berwujud.

Dengan mengunakan metode garis lurus. r = Tingkat peyusutan atau presentase peyusutan.00.00 5 jadi.000.000.00 dan n = 6 tahun a. a).000.00. Metode Garis Lurus (straight line method).000. maka: S3 = A – 3D S3 = 5. n = umur manfaat /umur ekonomis aktiva dalam tahun. Beban penyusutan tiap tahun: A −S D= n 5.00 − 2. Nilai buku atau harga aktiva pada akhir tahun ke-3! d. besarnya penyusutan tiap tahun adalah Rp 600. Diperkirakan aktiva itu dapat dimanfaatkan selama 6 tahun dengan perkiraan nilai sisa Rp 2.00 . S = Perkiraan nilai sisa aktiva yaitu nilai taksir yang mungkin dapat di peroleh melalui aktiva yang sudah lewat masa pemakaiannya.000. Berdasarkan metode garis lurus besarnya beban peyusutan tiap tahun adalah tetap yang didefinisikan oleh rumus: A −S D= n Besarnya tingkat peyusutan r di definisikan oleh rumus: r= D x 100% A Contoh 73 Sebuah aktiva dengan biaya perolehan sebesar Rp5. Besarnya beban penyusutan tiap tahun! b.00 = = Rp600.00 Jadi.000. b.000.000. Tingkat peyusutan atau persentase peyusutan per tahun! c. Persentase penyusutan (r) D x 100% r= A 600.000. tingkat penyusutan tiap tahun sebesar 12% dari harga pembelian c.000.000.000. Metode garis lurus disebut juga metode presentase tetap dari harga pembelian aktiva.000.000.00 – 3 x 600.000.000.00 S = Rp2.000. Nilai buku atau harga aktiva pada akhir tahun ke-3 misalkan S3. Buatlah daftar peyusutan lengkap dengan akumulasi penyusutannya! Jawab: A = Rp5.000.BAB III Matematika Keuangan 163 A = Biaya perolehan aktiva yaitu besarnya biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk memperoleh aktiva sampai aktiva itu siap di operasikan. D = Beban peyusutan tiap periode.000.00.000.00 x 100% = 12 % r= 5. tentukan: a.

00 Jadi.00 3. Aktiva tersebut menyusut 12.000. c.800.000. Daftar penyusutan aktiva menurut metode garis lurus: Tahun ke 1 2 3 4 5 Biaya perolehan 5.00 1.625. Dari awal tahun 2005 sampai awal tahun 2010 = 5 tahun (n = 5) Nilai buku atau harga aktiva untuk n = 5.000. Umur aktiva pada saat S = 0.000.000.00 2.00 Akumulasi peyusutan 600. Akumulasi penyusutan selama 6 tahun! c.00.00 = Rp5.000.000. r = 6 x 12.5% = 75% Total akumulasi penyusutan = ™r .000.200.000. Nilai buku dari tiap-tiap tahun dapat dicari sebagai berikut: Nilai buku pada akhir tahun ke-1 S1 =A – r.125 a.125 x 15.00 3. Di dalam metode ini besarnya beban penyusutan tiap-tiap tahun diperoleh dari perkalian tingkat penyusutan (r) dengan nilai buku awal tahun pada tahun yang bersangkutan.375.200.800.00 Beban peyusutan 600.000.600.000.250.000.00) S5 = 15.400.00 – 9. d.00 600. atau ™r = 100% 100% ∑r =8 n= = r 12.00 4.625.000.5% tiap tahun dari harga beli.000.600.000.00 2.800.400.000.000. misalkan S5.00 r = 12.00 Nilai buku akhir tahun 4. A) S5 = 15. maka: S5 = A – 5D S5 = A – 5 x (r .000.00 Jadi.000.00.00 600. Tentukan: a.00 600.00 – 5 x (0. Total persentase akumulasi penyusutan ™r = n.000.5% (metode garis lurus) = 0.000.00 Contoh 74 Pada awal tahun 2005 PT Adil dan Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp15.400.000. b.000. Metode persentase tetap dari nilai buku (Metode Saldo Menurun) Metode saldo menurun dinamakan juga dengan declining balance method.000.000.164 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi S3 = Rp3.000.00. A = 75% x Rp15.A =A (1 – r) . harga aktiva pada awal tahun 2010 adalah Rp5.00. Nilai aktiva pada akhir awal tahun 2010! b.00 3.000.000.000.000.000.000.200.00 3.5% b).200.00 2.00 2.000. Umur aktiva jika aktiva tidak bernilai lagi! Jawab: A = Rp15.000.00 1.000.000.000.000.000.200.00 600.000.00 3. harga aktiva pada akhir tahun ke-3 adalah Rp3.00 = Rp11.000.

00 ) x 100% 20.000.25 ) x 100% dengan menggunakan kalkulator scientiffic. diperoleh: r = (1 – 0.000.00 r = (1 – 6 0.000.00 S = Rp5. . Setelah beroperasi selama 6 tahun ditaksir nilai sisanya Rp5.000. maka (1 – r)n = (1 – r) Sn A S = n n A n Sn A Jika dinyatakan dalam %.00 n = 6 tahun S ) x 100% a. Tingkat penyusutan tiap tahun! b. Daftar penyusutannya! Jawab: A = Rp20.00.S2 S3 = S2 (1 – r) = A (1 – r)2 (1 – r) S3 = A(1 – r )3 . tentukan: a.000.BAB III Matematika Keuangan 165 Nilai buku pada akhir tahun ke-2 S2 = S1 – r.000.000.000. r = (1 – n A r = (1 – 6 5. besar penyusutan tiap tahun adalah 20. sehingga pada tahun ke-n nilai aktiva diperoleh: Sn= A (1 – r)n Jika Sn=A(1 – r)n.000. Nilai buku atau harga aktiva pada akhir tahun ke-4! c.00. maka tingkat penyusutan atau persentase penyusutan berdasarkan persentase tetap dari nilai buku atau metode saldo menurun adalah: S ) x 100% r = (1 – n A r =1– Contoh 75 Sebuah aktiva dengan biaya perolehan Rp20.000.000.7937) x 100% = 20. S1 = S1 (1 – r) = A (1 – r) ( 1 – r) S2= A (1 – r)2 NIlai buku pada akhir tahun ke-3 = S2 – r.63% Jadi.63% dari nilai buku. Dengan mengunakan metode persentase tetap dari nilai buku.000.

999.63% 20.995.000.00 7.000.00 x 0.88.925 log 0.871.00 x 0.79374 Sn= 20.062.000.00 x 0.796.00 12.000.63%)4 Sn= 20.980.000.00 r = 5.806.936.000.925 .12 7.63% 20.980.80 9.599.00 15.000.88? b.78 13.000.157.88 = 0.806.63% 20.584.20 10.20 2.000.000.984.599. Jawab: A = Rp15.015.796.415.88 Nilai buku akhir tahun 15. Tahun ke Biaya perolehan 20.871.637.00 12.166 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.299.00 x (1 – 7.213.000.677187080 Sn= Rp 10.019.925n 15. nilai buku pada akhir tahun ke-4 adalah Rp7.90 1.936.871.984.5%)n 11.62 15. Aktiva tersebut menyusut 7.00 x 0.00. Sn= A (1 – r)n Sn= 15.999. Nilai buku pada akhir tahun ke-4: Sn= A (1 – r)n Sn= 20.22 Jadi.396849211 Sn= Rp 7.000.126.399.700.000.000.20.936.38 4.000.68 2.000.193.00 3.12 1 2 3 4 5 6 Contoh 76 Pada awal tahun 2005 PT Adil dan Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp15.584.22 6.400. maka: Sn = A (1 – r)n 11.984.22.999. Daftar penyusutan aktiva menurut metode persentase tetap dari nilai buku. Untuk Sn = Rp 11.000.299.5%)5 Sn= 15.00 0.63% 20.000.126.00 x (1 – 7.000. n = log 0.12 7.019.000.000.000.38 Persentase penyusutan 20.84 1.5% a.88 12.9255 Sn= 15.22 6.299.791453125 = n.796.874.5% tiap tahun dari nilai buku.26 Akumulasi penyusutan 4.88 = 15.791453125 = 3 tahun.604.936.63% Beban penyusutan 4. log 0.000.791453125 = 0.980.871.274.806. b.000.00 x (1 – 20. Tentukan: a.000.984.599.63% 20.874. c.193.925n di logaritmakan dengan bilangan pokok 10 log 0.000. Nilai aktiva setelah menyusut selama 5 tahun! Setelah berapa tahun nilai aktiva menjadi Rp 11.80 9.000.063.796.000.

000 unit. Metode satuan hasil produksi (production output method) Besarnya tingkat penyusutan mengunakan metode satuan hasil produksi dihitung berdasarkan tiap satuan hasil produksi (shp). q3 = 2.250 + 2.000. Susunan daftar penyusutannya! Jawab: A = Rp25. .00 x 2. D3. . .000. D2.000. maka jumlah kumulatif beban peyusutan pada akhir tahun ke-k adalah: ∑ D = D1 + D2 + D3 + . 1. q2 = 2. + qn berturut-turut merupakan jumlah satuan hasil produksi dari tahun pertama sampai dengan tahun ke-n) dan nilai residu sebesar S.BAB III Matematika Keuangan 167 c).00 x (2. .500. maka besarnya tingkat penyusutan r tiap satuan hasil produksi adalah: A−S r= Q Jika D1.500 unit.000. . dan 500 unit. Dk merupakan beban penyusutan tahun pertama.000. 2.000.000 dan q6 = 500) S = Rp5.250.00 n = 6 tahun Q = 10.00 − 5. q3 + .000 b.250 unit.000.00. q1 + r . . q3 = 2. Nilai buku pada akhir tahun ke-5! e.000. r = Q r= 25. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-4: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4) ∑ D = 2. q2 + r .+ qn dengan q1 + q2 + q3 + .000. . .750) ∑ D = 2. Beban penyusutan pada tahun ke-3! c.000. + r qk ∑ D = r(q1 + q2 + q3 + . .000.000.500 + 2. Jika jumlah produksi tiap tahun berturut-turut adalah 2. q5 = 1.000. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-4 ! d.000. D3 = r . 2. .000 unit dan memiliki nilai sisa Rp5. q4 = 1.00 10. . Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 6 tahun dengan jumlah produksinya 10.000 + 1. ke-3 .000 unit.000.000. Jika suatu aktiva dengan biaya perolehan sebesar A. Tingkat penyusutan tiap satuan unit produksi! b. 1.000. .500 = Rp17.00.00 x 8.000.00 . Tentukan: a. + Dk ∑ D = r.00 A−S a.750 unit.00 = Rp2. ke-2.000.750. .000.000. . + qk) Dan nilai buku pada akhir tahun ke-k adalah: Sk = A – ∑ D Contoh 77 Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp25.00 c. .000 unit (q1 = 2. memproduksi sebanyak Q unit produksi (Q = q1 + q2 + q3 + . masa manfaat selama n tahun.000 = Rp2. ke-k.

000.000.00 8.750 + 1.000.500 lembar foto copy.00 15.000.000 + 1. a.000.950.00 3.000.00 8. D =r.00 13.000.00 20.000.00 x 9.00 Akumulasi penyusutan 5.000.000.000.000. Mesin itu diperkirakan mempunyai tingkat penyusutan Rp900 tiap 1000 lembar foto copy yang dihasilkan.00 Nilai buku pada akhir tahun ke-5: Sk = A – ∑ D Sk = 25.000.000.500 = Rp508.00 17.000.00 = Rp5.00 – 19.000.000.00 Nilai Buku Akhir tahun 20.000.000.000 500 10.000.000.000.750 1.500.000.00 5.000.000. Jika tahun tertentu mesin foto copy itu dapat menghasilkan 565. ∑q 900 = x 950.000.000 lembar foto copy? Jawab: A = Rp6.000.00 Contoh 78 Sebuah mesin foto copy dibeli dengan harga Rp 6.500.000.000.000.500.000.000 = Rp855.500.00 1.000.q 900 = x 565.000.00 15.000.00 6.000.000 Beban Penyusutan 5.000.00 .000.000.500.00 20.00 Jumlah Jumlah Produksi 2.000. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4+ q5) ∑ D = 2. Susunan daftar penyusutannya sebagai berikut: r = Rp2.000.000.00.000.250 + 2.000.00 = Rp6.645.000.00 4.00 1000 b.000) ∑ D = 2.168 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi d.000.500 2. berapakah beban penyusutan pada tahun tersebut? b.00 2.500. Berapakah harga mesin foto copy itu setelah mesin tersebut memproduksi 950.000 lembar: Sk = A – ∑ D Sk = 6.250 2.000.000.00 r = Rp900/1.00 – 855.00 1000 Nilai buku setelah memproduksi 950.00 20.500.000.000.00 e.500.000.500.00 Tahun ke 1 2 3 4 5 6 Nilai buku awal tahun 25.500.000 1.000.000.00 4.000.500 = Rp19.000. ∑ D = r .500 + 2.000.00 6.000.00 9.000 lembar a.000.00 x (2.000.00 19.00 11.500.000.00 11.

ke-k. . Tentukan: a. maka besarnya tingkat penyusutan r tiap jam kerja aktiva adalah: r= A−S Q Jika D1. ke-3 .000 satuan hasil produksi Setelah 5 tahun.725.000 satuan hasil produksi Tahun ke-2 = 2. D2.00 a.000. . q3 = 1. Besarnya nilai buku pada akhir tahun ke-3! Jawab: S = Rp2.500.+ qn dengan q1 + q2 + q3 + . Metode satuan jam kerja aktiva (service hours method) Besarnya tingkat penyusutan mengunakan metode satuan jam kerja aktiva dihitung berdasarkan tiap satuan jam kerja aktiva.00.500. .500 satuan hasil produksi Tahun ke-3 = 1. D3.000. mesin tersebut ditaksir mempunyai nilai Rp 2. maka jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-k adalah: .250.500.000 dan q5 = 1.000 750.00 = Rp 2. masa manfaat selama n tahun.BAB III Matematika Keuangan 169 Contoh 79 Suatu mesin dapat berproduksi sebagai berikut: Tahun ke-1 = 3. Jika suatu aktiva dengan biaya perolehan sebesar A.000 satuan hasil produksi Tahun ke-5 = 1. .00 A = 750.000.500. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-3: ∑ D = r(q1 + q2 + q3) ∑ D = 75.00 – 525.500.000. .00 = Rp 3.000.00 Nilai buku pada akhir tahun ke-5: Sk = A – ∑ D Sk = 3.500.500 + 1.00 r= d.00 x 7.500) ∑ D = 75. Jika dengan metode satuan hasil produksi besarnya penyusutan adalah Rp75.00 n = 5 tahun Q = 10. + qn berturut-turut merupakan jumlah jam kerja aktiva dari tahun pertama sampai dengan tahun ke-n) dan nilai residu sebesar S.000. .00 d) .00 75 = 10. Biaya perolehan mesin! b.000. q2 = 2.00 per unit. q4 = 2.000.00 + 2.500 satuan hasil produksi Tahun ke-4 = 2. . .250.00 x (3.000) r = Rp75. A−S Q A − 2.000. berproduksi sebanyak Q jam kerja (Q = q1 + q2 + q3 + .000.000.000 + 2. Dk merupakan beban penyusutan tahun pertama. ke-2.500. .000.000.000 = Rp 525.00 = A – 2.000 unit (q1 = 3.

000.00 x 5. Tingkat penyusutan tiap jam kerja aktiva! b.500 jam.00 x 35.00 n = 7 tahun Q = 40.000 ) S = Rp6. dan 2.000. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5! d. q2 + r . q4 = 600. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4 + q5) ∑ D = 600.500.000.000 + 5. . . D4 = r .000 b.000. Beban penyusutan pada tahun ke-4! c.000 jam.000 dan q6 = 2.000.000 dan q6 = 3. + qk) Nilai buku pada akhir tahun ke-k adalah: Sk = A – ∑ D Contoh 80 Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp30.00 d. . q3 = 6.000 jam. q1 + r .170 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi ∑ D = D1 + D2 + D3 + .000.500 + 6.00 40. 5.000) ∑ D = 600. Tentukan: a.000) ∑ D = 600.000 = Rp 22.000.00.00 a. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 7 tahun dengan pengoperasian mesin selama 40.00 Nilai buku pada akhir tahun ke-6: Sk = A – ∑ D Sk = 30.500 + 6.500 + 5. 5.000. q5 = 5.000.000. .00 − 6. . r = A−S Q 30. 6.00 r= = Rp600.00 x (10.800.000 jam (q1 = 10.00 x (10.000.200.000.00 .000 + 8.000.00 – 22.000.000.000 = Rp21. Susunan daftar penyusutannya! Jawab: A = Rp30. Nilai buku pada akhir tahun ke-6! e.00 c. Jika jumlah jam kerja aktiva tiap tahun berturut-turut adalah 10.000.000.500 + 5.800.300.000.000.500 = Rp 3.000 + 3.500 jam.000.000 jam.500. q3 + .00.000 jam. + Dk ∑ D = r.00 = Rp7. + r qk ∑ D = r(q1 + q2 + q3 + .000. .000 + 5. q4 = 5. 8.000 + 8.000 jam.00 x 38. q2 = 8.000 jam dan memiliki nilai sisa Rp6. 3.000. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-6: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4+ q5+ q6) ∑ D = 600.

00 24.00 11.000.000.000.00 9.00 12.000. Susunan daftar penyusutannya sebagai berikut: Nilai Buku Awal Tahun 30.00 7.000 8.100.000.000.000.100.000.200. JBT n−2 ( A – S).00 7.000.00 9. .000.000.000.00 1.00 Nilai Buku Akhir tahun 24.00 14.000. . Tentukan akumulasi beban penyusutan pada 3 tahun pertama! c.00 3.00 24.000 r = Rp600.00 12.000.00 Beban Penyusutan 6.000. maka tingkat penyusutan r merupakan bilangan pecahan dari tahun ke tahun semakin menurun dengan penyebut pecahan merupakan jumlah n bilangan asli.000.900.500 5. + Dk Nilai buku pada akhir tahun ke-k adalah: Sk = A – ∑ D Contoh 81 Sebuah aktiva dengan biaya perolehan sebesar Rp5. D3 = JBT .000. Tentukan nilai buku pada akhir tahun ke-5! d. Metode Jumlah Bilangan Tahun (sum of the year’s digits method) Jika suatu aktiva mempuyai umur manfaat n tahun.000.300.000.000.300.00 15.00 18.000.000.000.000.000.000.300.000.000 40.000.000.00 5.000.000.00 21.00 24.700.00 22.000.000.00 15. Jumlah bilangan tahun dari n tahun adalah: JBT= 1 + 2 + 3 + … + n Beban penyusutan akhir tiap-tiap tahun adalah: n D1 = ( A – S).000.00 18.000. Tentukan beban penyusutan tiap-tiap tahun! b.800.000.200.00 3.00 diperkirakan mempunyai umur manfaat selama 6 tahun dengan nilai sisa Rp800.200.600.00 1. JBT n −1 D2 = ( A – S ).800.000.000.000.00 6.00 3.BAB III Matematika Keuangan 171 e. .000 2.000 5.900.00 Akumulasi Penyusutan 6.00 dengan menggunakan metode jumlah bilangan tahun: a.000.000 3. Buatlah daftar penyusutannya! . n − k +1 ( A – S) Dk = JBT Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-k adalah: ∑ D = D1 + D2 + D3 + .500 6.000.00 18.00 Tahun ke 1 2 3 4 5 6 7 e).000.000.000.00 Jumlah Jumlah Jam Kerja 10. .000.000.000.

200.00) = 21 5 = x 4.00 .000.00 = Rp600.172 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jawab: A = 5.000.000.200.000.00 – 800.200.00 = Rp200.00 S = Rp800.200.000.00 21 6−3 D4 = (A – S) JBT 3 (5.00 n = 6 tahun JBT = 6 + 5 + 4 + 3 + 2 + 1 = 21 6 a.000.200.000.00 + 800. D1 = (A – S) JBT 6 (5.200.000.000.000.000.000.00 21 6−5 D6 = (A – S) JBT 1 (5.000.000. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-3 adalah: ∑ D = D1 + D2 + D3 = 1.000.000.000.000.000.00) = 21 6 x 4.000.000.000.00 = Rp1.00) = 21 1 = x 4.00 – 800.000.000.000.000.00 = Rp400.00 = 21 6−4 D5 = (A – S) JBT 2 (5.000.00 – 800.00) = 21 3 x 4.00 = Rp800.200.00 21 6−2 D3 = (A – S) JBT 4 (5.000.00 21 b.00 + 1.200.000.00) = 21 2 = x 4.00.000.000.00 – 800.000.000.00 – 800.00 = Rp1.000.000.00 = 21 6 −1 D2 = (A – S) JBT 5 (5.00 = Rp3.000.000.000.000.00 – 800.00) = 21 4 = x 4.

000.000.000.00 dan nilai buku pada akhir tahun ke-6 adalah Rp5.000.00 Akumulasi Penyusutan 1.000.000.900.000.000.00 Contoh 82 Sebuah aktiva mempunyai umur manfaat selama 8 tahun.00 – x 4.00 18.00) S5 = 5.000.1) .00 2.00 4.000.000.000.200.200.000. .000.000.000.00 600.000.000.000.00 .00 = 36 D4 = A – S = 3. maka JBT = 8 + 7 + 6 + 5 + 4 + 3 + 2 = 1 = 36 D4 = Rp3.000.000.00 = Rp3. .000. Daftar Penyusutannya: Tahun ke 1 2 3 4 5 6 Nilai Buku Awal Tahun 5.000. .00 8 − 4 +1 (A – S) JBT 5 (A – S) 3.00 1.000.000.00 1.000.800.00 x 36 5 A – S = 21.00 21 S5 = 5.000.000.000.000.00 3.00 3.000. .300.00 4.000.200.200.000.00 Nilai Buku Akhir Tahun 3.000.000.00 24.000.000.000.000.000.000.00 12.00 800.000.00 – 800.00 800.00 400.000.000. .00 2. Nilai buku pada akhir tahun ke-5 adalah: S5 = A – ∑ D 6+5+4+3+2 (5.00 2. .00 4.000.000.00 = Rp1.000.00 – JBT 20 S5 = 5.000.000.000.200.00 200.200. Menurut metode jumlah tahun beban penyusutan tahun keempat adalah Rp3.00 ∑D = 21 c.000. .00 9.00 d.00.000.600.800.BAB III Matematika Keuangan 173 atau: ∑ D = D1 + D2 + D3 6+5+4 (A – S) ∑D = JBT 15 (5.00) ∑D = 21 15 x 4.00 1.000.200.000.000.000.000.000.400. . .000.000.000.00 – 4.000.000. Tentukan biaya perolehan dan residu aktiva! Jawab: n = 8 tahun.00 15.200.00 – 800.600.00 Jumlah Beban Penyusutan 1.200.00 S6 = Rp 5.000.000.

00 – 21.000. Tentukan: a.00 n = 15 tahun A 150. maka biaya-biaya itu dimasukan ke dalam biaya perolehan aktiva itu. Jadi.000. Proses penyusutan pada aktiva tetap tak terwujud disebut amortisasi.000.800.00 3).000.00 = Rp70.000. dan nama baik (goodwill).000.000. Nilai buku pada akhir tahun ke-8: S8 = A – ™D S8 = 15.00 = Rp10.00 = A – 36 33 5.000.00 ( dari persamaan 1) 36 5.000. Jika aktiva tak berwujud dikeluarkan oleh pemerintah maka masa berlaku aktiva itu ditetapkan oleh pemerintah sesuai dengan peraturan pemerintah. hak cipta (copy right).600.00 A = 5.000.00 = Rp3. D = = n 15 b.00 = A – x 21.000.00. Contoh 83 Perusahaan pertambangan Batu bara mendapat hak paten menambang batu bara selama 15 tahun dengan biaya perizinan sebesar Rp150.600. Perhitungan amortisasi biasanya dilakukan dengan metode garis lurus.00 (dari persamaan 1) S = 25.000.000.000.000.174 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi ∑D 8+7+6+5+4+3 (S – A) 5.000.800.00 + 19.200.000. Penyusutan Aktiva Tetap Tidak Berwujud Aktiva tidak berwujud adalah suatu aktiva tetap yang tidak memiliki sifat fisik.00 . merek dagang.000.00 = A –19.00 = Rp25.00 – 8 x 10.000. Umur manfaat aktiva tak terwujud. Nilai buku pada akhir tahun ke-8! Jawab: A = Rp150.400.00 a. Dalam hal ini nilai sisa setelah masa manfaat dari aktiva itu habis adalah nol (S=0).000.200. Semua biaya yang dikeluarkan untuk mendapatka aktiva sehingga aktiva itu dapat digunakan di dalam operasional perusahaan.200. Contoh: hak paten.600.000.200.00 S6 = A – A – S = 21. Misalnya hak paten masa berlaku dalam jangka waktu 15 tahun.000.000. Beban penyusutan tiap tahun dari hak paten tersebut b. sesuai dengan ketentuan atau peraturan yang telah ditetapkan.000.000.000.000. beban penyusutan tiap tahun: A−S A−0 A D= = = n n n A = biaya perolehan aktiva tak berwujud.000. n = masa berlakunya aktiva tak berwujud.

Berapakah harga mesin foto copy itu setelah mesin tersebut memproduksi 600. Dengan mengunakan metode garis lurus.000.000.000 unit.000. Persentase penyusutan per tahun c.565. Harga aktiva pada akhir tahun ke-5 c. Sebuah aktiva dengan biaya perolehan sebesar Rp15. Harga aktiva pada akhir tahun ke-5 d. 3. Umur aktiva jika aktiva tidak bernilai lagi! 2. Akumulasi penyusutan sampai akhir tahun 2012 c. 25.00. Setelah beroperasi selama 7 tahun ditaksir nilai sisanya Rp7.000.000.000.000. Tingkat penyusutan tiap tahun b. Beban penyusutan pada tahun ke-6! c. Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp35.000.000. 18. 19.000 lembar foto copy.000 lembar foto copy? .000. Mesin itu diperkirakan mempunyai tingkat penyusutan Rp85 tiap 100 lembar foto copy yang di hasilkan.00. Tentukan: a.00. berapakah beban penyusutan pada tahun tersebut? b. Aktiva tersebut menyusut 10% tiap tahun dari harga beli.00. Nilai aktiva pada akhir tahun 2010 b.000. Tentukan: a. 6.500 unit. tentukan: a.000.00. Pada awal tahun 2005 PT Adil dan Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp20. Jika tahun tertentu mesin foto copy itu dapat menghasilkan 250. Setelah berapa tahun nilai aktiva menjadi Rp9. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 8 tahun dengan jumlah produksinya 165.000 unit. Buatlah daftar penyusutan lengkap dengan akumulasi penyusutannya! Pada awal tahun 2006 CV Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp12. Nilai buku pada akhir tahun ke-4! e.000. 23. Tingkat penyusutan tiap satuan unit produksi! b.00.BAB III Matematika Keuangan 175 1. Sebuah aktiva dengan biaya perolehan Rp25.000 unit dan 10. Jika jumlah produksi tiap tahun berturut-turut adalah 30.750 unit. 18.000. Diperkirakan aktiva itu dapat dimanfaatkan selama 8 tahun dengan perkiraan nilai sisa Rp 3.250 unit.00. Dengan mengunakan metode persentase tetap dari nilai buku. Aktiva tersebut menyusut 10% tiap tahun dari nilai buku.00. Tentukan: a. Susunan daftar penyusutannya.000. Nilai aktiva pada akhir tahun 2010 b.000 unit. 20.938.000. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5! d.000.00! 5.500 unit.000 unit dan memiliki nilai sisa Rp2. a.500. Buatlah daftar penyusutanya! 4.00. tentukan: a. Sebuah mesin foto copy dibeli dengan harga Rp8. Besarnya beban penyusutan tiap tahun b.

000. 5.000 jam. Tentukan: a. Harga beli aktiva! Suatu aktiva dengan harga Rp12.000 jam.00 per unit.000. beban penyusutan tahun kedua adalah Rp2. Besar residunya! b.000.00 a.000. 8.500 unit Tahun ke-4 = 3. Berdasarkan metode jumlah bilangan tahun.000 unit Tahun ke-2 = 4.000 unit Setelah 5 tahun.00. 3.000.00.000. Nilai buku pada akhir tahun ke-2! e. Jika dengan metode satuan hasil produksi besarnya penyusutan adalah Rp105. beban penyusutan pada tahun ke-6 adalah Rp6.00.00. tentukan harga aktiva pada akhir tahun ke-5! 4 8.750.500 jam.000 jam dan sisanya tahun ke-6. Nilai buku pada akhir tahun ke-8! Sebuah mobil dibeli dengan harga Rp100.00.200. Tiap tahun harganya tinggal 3 nya dari nilai buku. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 6 tahun dengan pengoperasian mesin selama 42.000. Tingkat penyusutan tiap jam kerja aktiva! b. Tentukan: a.000. 11. Nilai buku pada akhir tahun ke-10! Suatu aktiva dengan metode saldo menurun.176 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 7.000.00 dan nilai buku pada akhir tahun ke-3 adalah Rp 6. Persentase penyusutannya! b.000. Beban penyusutan pada tahun ke-3! c. Jika jumlah jam kerja aktiva tiap tahun berturut-turut adalah 11. Susunan daftar penyusutannya! Sebuah aktiva mempunyai umur manfaat selama 6 tahun menurut metode jumlah bilangan tahun.000.00 dan masa manfaat selama 8 tahun. Hitunglah: a.500 jam. Dengan perkiraan umur manfaat selama 15 tahun.000. Besarnya nilai buku pada akhir tahun ke-4! Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp45. 10.000.500 unit Tahun ke-3 = 3. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-6! d.000 jam. 14.00. Suatu mesin dapat berproduksi sebagai berikut: Tahun ke-1 = 5. nilai buku akhir tahun ke-2 adalah Rp2. .500.00. 13. Biaya perolehan mesin! b.000.250.000 unit Tahun ke-5 = 2. mesin tersebut ditaksir mempunyai nilai Rp 2.000 jam dan memiliki nilai sisa Rp3. Beban penyusutan tiap tahun dari hak paten tersebut! b. 7. 5. 12.000. Buat daftar penyusutan! Perusahaan pertambangan timah mendapat hak paten menambang timah selama 12 tahun dengan biaya perizinan sebesar Rp180. Tentukan biaya perolehan dan residu! b. Tentukan: a. Tentukan: a.000.

Tahun ketiga dapat memproduksi 600 unit. Buat daftar penyusutan! 16. . Harga aktiva setelah beroperasi selama 8 tahun d.00 diperkirakan selama 5 tahun dapat memproduksi dengan rincian sebagai berikut: Tahun pertama dapat memproduksi 1. Hitunglah tingkat penyusutan tiap satu unit produksi! b. Selanjutnya aktiva itu tidak dapat dimanfaatkan lagi kemudian dijual dan laku sebesar Rp5. 5000 ton dan 4000 ton.000.00. Masa manfaat aktiva sehingga aktiva tidak bernilai lagi! Sebuah aktiva dengan biaya perolehan Rp500. Tentukan nilai aktiva pada akhir tahun ke-3! Selama jangka waktu 10 tahun PT Hasil Alam menghasilkan batu bara sebanyak 50. Dengan metode satuan hasil produksi: a.000 ton 7000 ton. Hitunglah: a.000 jam Tahun II = 10.000. Tahun kedua dapat memproduksi 800 unit.000 ton dengan hasil tahun pertama sampai dengan tahun ke-10 berturut-turut adalah 5.00. Jumlah akumulasi nilai penyusutan 10 tahun pertama c.500.000.000. Akumulasi penyusutan selama 3 tahun pertama c.000.500 jam Tahun III = 9. tentukan: a.000 ton.00 dan ditaksir akan dapat digunakan selama 56.000 ton. 3. a.000.000.500 jam Tahun IV = 8.000 ton.000 ton.000 jam Tahun V = 6. 4. Tingkat penyusutan setiap jam kerja b.00.500 jam Tahun VI = 5.85 nya dari nilai buku.526. Harga mesin setelah beroperasi selama 5 tahun d. 18. Nilai sisa jika mesin tersebut habis masa manfaatnya adalah Rp4.BAB III Matematika Keuangan 177 15.200 unit.000 jam dengan taksiran sebagai berikut: Tahun I = 12. Susunan daftar penyusutan! Suatu aktiva dengan harga Rp6. Suatu aktiva setiap tahun nilainya menyusut hanya tinggal 0.000.218. Jika nilai aktiva pada akhir tahun ke-5 adalah Rp2. 17. 7000 ton.000. Dengan metode persentase tetap dari harga beli besarnya persentase penyusutan 6. Beban penyusutan aktiva tiap tahun b. Tahun keempat dapat memproduksi 400 unit. Berapa harga aktiva seandainya pada akhir tahun ke-2 dijual? c. 19. 5.25% per tahun.000 jam Dengan metode satuan jam kerja. Tentukan tingkat penyusutan setiap satu ton batu bara yang dihasilkan! b.500 jam Tahun VII = 4. Tentukan nilai buku pada akhir tahun ke-8! Sebuah mesin pabrik dibeli dengan harga Rp60. 5.56.

hitunglah beban penyusutan untuk tahun kedua (tahun kedua dihasilkan 7.000. b.000.000.550. Rp5.240.000 jam Jumlah produksi yang dihasilkan……. 8..00 d.000.00 Suatu modal sebesar Rp1..33 % 4. Rp1.. Pilihan Ganda 1.000.428.00 c.00 a.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 3 tahun dengan suku bunga tunggal 18%/tahun.000.000. Rp1.000.000.000. 23 20 3 3 d. a.53 % a.00 Perkiraan aktiva: Masa manfaat aktiva…………………….00 d.000.00 e. Rp600. Hitunglah beban penyusutan dan persentase penyusutan tiap tahun dengan menggunakan metode garis lurus! b.00 10% diatas 100 senilai dengan ….450. Rp880. e. 8. .09 % b.540.500 jam kerja)! A. a.00 adalah ….43 % e. Rp1. maka untungnya adalah …. Dengan metode satuan hasil produksi dan satuan jam kerja. a. Rp1..00 b. Rp5. Rp682.178 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 20. 8.200.100.000.00 d.000. 15% di atas 100 senilai dengan …. 9.000. Rp471. Harga jual suatu barang adalah Rp5. 3 3 c.00 b. 8.440. Jika barang dijual dengan untung 15%..00 c.980.00. Data suatu aktiva sebagai berikut: Biaya perolehan …………………………… Rp20.000. 3 17 2. e.000.00 b.600 unit Nilai residu…………………………………. a. persen di bawah 100 c. Hitunglah tingkat penyusutan tiap unit produksi! d.000. 22 18 12% dibawah 100 dari Rp 4.600 unit dan bekerja selama 8. Rp1.00 5. maka modal setelah dibungakan adalah ….000.00 c.. Rp528. 1..400.00 3. Rp760. Rp 4.000. Rp780.000. Hitunglah tingkat penyusutan tiap jam kerja! c.000.00 e. Rp628.83 % d.000. 8 Jumlah jam kerja…………………………… 50.

1. a. Rp 4.00.711.5% b.25 Modal sebesar Rp1. 20 bulan Suatu pinjaman setelah dibungakan dengan bunga tunggal 15%/tahun selama 2 tahun modal tersebut menjadi Rp6.000.00 Nilai tunai dari suatu modal Rp5. 6% c. 21 bulan b.000.6%/bulan Suatu modal setelah dibungakan dengan bunga majemuk sebesar 15%/tahun selama 12 tahun modal menjadi Rp13.008.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 5%/semester selama 5 tahun.00 b. a.257.789.2%/bulan c.25 d.701.700.000.00 c.26 c.350.00 b. Rp2.500. 1. Rp 4.706.00 d.701. 18 bulan e. maka suku bunganya adalah ….800. Rp2. Rp3. 6.500.257.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 7. 8% d.26.575.757. a.000.250.600.415. Rp2. a. 1. maka modal akhirnya adalah ….00 dibungakan dengan bunga majemuk 4%/triwulan selama 3 tahun 9 bulan. 14.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 3 bulan dan bunga yang diperoleh Rp450.500.700. 7.000.00.25 e.000. Rp2. maka suku bunganya tiap tahun adalah ….500.44 7.26 d.44 b. Rp356.25 c.00 e. Rp 4. Rp3. 7% e.000. Bunga yang diperoleh adalah ….897.257.BAB III Matematika Keuangan 179 6. Rp4. 10.26 b.000. Rp635.250. 1.711.25 b. 12.550.00 c.789.000. nilai t adalah ….26 e. Rp366.03.00 e.000. Rp2.44 d. Rp 4.400. 16 bulan d.415. Rp3. a.110. Rp3.375.000.607.710.108. Rp3.5%/bulan e. .00 b.350.400.415.607. Rp3.500.8%/bulan b.00 d. Rp3.5% Suatu pinjaman sebesar Rp1.789.44 e. Rp 7.018. a.000.250.810. a.607. Rp563.500. Rp2.607.44 c. Rp2. Rp3.00.00 c.000.789.000.800.00 dibungakan dengan bunga majemuk tiap bulan selama 2 tahun ternyata modal menjadi Rp3.000.000.26 Pinjaman sebesar Rp2.000. maka modal mula-mulanya adalah …. 13.500. a.00 e. Rp3.415. 1. a.000.5%/semester dan modal tersebut menjadi Rp1. Rp3.415.000. Modal sebesar Rp2.527.180. Rp2. 8.625.4%/bulan d.000.600. maka modal akhirnya adalah …. Setelah dibungakan selama t bulan. Rp3. maka modal mula-mulanya adalah …. 9.00 Modal sebesar Rp2. 11.000.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 7 bulan dengan suku bunga 3%/cawu. 14 bulan c.00 yang dibungakan dengan bunga majemuk 2%/bulan selama 2 tahun adalah ….000.00 Suatu pinjaman sebesar Rp2.752. Rp536.00 d.

maka simpanan karyawan selama 2 tahun adalah …. 22.949.2 16. a.000. Rp33. Jika bank memberikan bunga 5%/tahun.2 d.5%/bulan.00 dalam jangka waktu yang tak terbatas.000.511.679.83 c. 5% b. Rp21. a.000.00 c.000. Rp38.80 Setiap akhir tahun Susan menyimpan uangnya di bank sebesar Rp800.00 c.5% c.000. Rp19.500.531. a.511. Rp17. jika angsurannya sebesar Rp200.000. a.500.000.2 b. 4.5%/bulan adalah ….500.00.80 e.196.500.06 b. Rp34.500. a. Rp7.00.275. Jika Bank dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 17.00. oleh karena itu beasiswa akan diberikan sekaligus namun harus dikenai bunga sebesar 1%/bulan.196.000. Rp7. .654.5%/tahun.500.500.00 Setiap awal bulan Azzam akan mendapatkan beasiswa dari Yayasan Supersemar sebesar Rp175.000.000. 4% Mia bersama suaminya berencana mengambil rumah di VILLA BANDARA INDAH dengan harga Rp250.881.531.654. Rp6.679. Yayasan tak mau repot. Rp23.2 e.377. a.000. Rp14.000. 17. Rp16. Rp17. Rp19. 3. 21.83 Setiap akhir tahun Yayasan Kasih Ibu akan mendapatkan sumbangan dari Bank Dunia sebesar Rp3.00 d. 20.181.181.196. a.135.511.00 c.994. Rp20.500. Rp6.000. Nilai anuitasnya adalah ….000.00 sisanya akan dicicil dengan sistem anuitas tahunan selama 10 tahun dengan suku bunga 18%/tahun .196.521.000.349.5% e.000.511.000.654.06 e. Rp23.000.377. Rp33.500. Rp34. maka beasiswa total yang diterima Azzam adalah ….000.631.06 Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap awal bulannya dari PT.00 e.000. maka beasiswa total yang diterima siswa tersebut adalah ….00 Nilai tunai Rente kekal pra numerando dari suatu modal Rp500. maka suku bunganya tiap bulan adalah …. Rp34.00 d.83 e.80 d. Jika beasiswa akan diberikan sekaligus diawal bulan pertama dengan dikenai bunga 2%/bulan.773. 6% d. a. Rp15. Jika bank memberikan bunga 1.773.000.000.000. Rp38.00 tiap bulan.654.979. Rp16. Rp39.000.2 c.811.679.80 b. Rp20. maka jumlah sumbangan total yang diterima yayasan tersebut adalah …. Rp16.00 e.00 selama 25 tahun di Bank ABC.180 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 15.000. maka jumlah simpanan total Susan di bank tersebut adalah ….000.679. Rp20.000.80 c.337. Rp22.499.654.000.531. Rp24.00 b. Rp6.811.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas. 19.675.00 b. 18. ternyata Mia hanya memiliki uang muka Rp100.83 b.00 Nilai tunai dari rente kekal Post Numerando adalah Rp5.000. Rp39.83 d.06 d. Rp14.000.UNILEVER sebesar Rp250. Rp14.06 c.00 e. Rp15.00 b. Rp39.196.499.00 selama 3 tahun.00 d.000.765. Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp 500.000.00 tiap bulan dengan suku bunga 2.

00 Biaya perolehan aktiva sebesar Rp3. 8 % e. 7 % 2 Seorang anggota meminjam uang dari koperasi sebesar Rp5. Rp 265. Rp550.00 e.00 d. Rp 263.00 per unit. Rp28. 26.000 satuan hasil produksi Tahun ke-2=2. Rp800.00 e.Rp580. .000.500.600.00 selama 2 tahun dengan suku bunga 2%/bulan adalah ….49 e.000. Besarnya penyusutan tiap 6 bulan adalah Rp100.Rp600.000. Rp450. 8 % a.000.000 satuan hasil produksi Tahun ke-5=1.00 e.000.000. maka umur manfaat aktiva tersebut adalah ….355.00 b. 1 1 1 c.5% setiap bulan.00 c. a.00 mempunyai taksiran masa manfaat selama 10 tahun dengan nilai residu Rp500.000. maka besar uang yang harus dikembalikan Sabrina setelah satu tahun adalah …. Rp558.00. Rp750.000. Rp600. 10 tahun b. 27.00 b.000.00 d. Jika pada saat meminjam ia menerima uang sebesar Rp532.000.00.BAB III Matematika Keuangan 181 23.00. Rp225. a.600. 6 tahun c.000.355.8% b.49 Suatu aktiva dibeli dengan harga Rp1. 7 tahun d.00 e.000.000. Rp 264.553.000.00.00 dengan suku bunga tunggal 1. Rp 750. Rp 262. 28. Rp 264. 9 tahun Suatu mesin dapat berproduksi sebagai berikut: Tahun ke-1=3.000. 6 % 2 2 3 1 d.000.000. a. Persentase penyusutan aktiva tersebut menurut straight line method adalah ….355. Rp26.00 b.000.000. 8 tahun e.00 d.49 b.000.00 dan aktiva tersebut sekarang berharga Rp300.000.000. a.000 satuan hasil produksi Mesin itu ditaksir mempunyai nilai Rp150.000.000. Rp700.00 c.49 c.00 dengan menggunakan metode persentase tetap dari harga beli. a. Rp560.00 24.500 satuan hasil produksi Tahun ke-4=2. Jika dengan metode satuan hasil produksi besarnya penyusutan adalah Rp55. Besar bunga selama setengah tahun adalah ….500 satuan hasil produksi Tahun ke-3=1.335. 25.000. Nilai anuitas dari suatu pinjaman sebesar Rp5. maka harga beli mesin tersebut adalah ….49 d.00 Marina meminjam uang dengan sistem diskonto 5% setahun. Rp500.

125. Ia menerima pinjaman tersebut sebesar Rp960.00 d.850.000.00 c.00 e.000.000.2563 8 d.00 b.000. Rp40.000.250.00 d.000. Rp400. Rp58.260. a.475. Rp1.000. Rp240.000.000.644.000. seorang menabung sebesar Rp100.000. Rp1. Rp1.000.384. Rp2.00 Pada setiap awal tahun. Rp320.00 e. Rp830.000.00.00 e. Rp1.000.000.250.200.00 30.000.688. Dengan bantuan tabel di bawah.000.1680 2 b. Rp1. Rp850.00 Besar anuitas pada tabel di atas adalah .000. Rp260. Rp1.00 Sisa Hutang Rp4.250.000. .000.000.00 4. Rp1.00 b. Rp916.051.000. Besar uang yang harus dikembalikan setelah satu tahun adalah ….000.000.00 c.000. .000.00 d.00 c.200.600. Rp888.00 e. Rp264.000. Setiap awal semester Umi menabungkan uangnya sebesar Rp200. Rp1.000. Rp220. .400. Jumlah tabungan tersebut pada akhir tahun ke-2 adalah ….000.5811 4 c.00 b.00.00 c. a.205.000. a.300. besar angsuran pada bulan ke-2 adalah .00 pada sebuah bank yang memberikan suku bunga majemuk 5.00 2.00 Rp2.00 pada sebuah bank yang memberikan bunga majemuk 20% setiap tahun. a. Rp336. Rp168. Nilai beli suatu aktiva sebesar Rp8. 34.5% setiap semester. n 5. Rp1. . Seorang pedagang meminjam uang dengan sistem diskonto 20%/tahun.150. Rp1.800.000. Rp1. Rp1.00 e.00 e. Rp59.250. Setelah dipakai 5 tahun diperkirakan mempunyai nilai sisa Rp4.5 % a.000.182 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 29.00 2 Berdasarkan data di atas.00 Rp3. Rp40.000. maka beban penyusutan setiap tahunnya adalah ….050.00 31.00 d. Tabel rencana pelunasan hutang: Bulan ke1 2 Pinjaman Awal Rp6.960. jumlah tabungan Umi pada akhir tahun ke-4 adalah ….152.000.00 33. Jika dihitung dengan metode garis lurus.00 Anuitas Bunga 2 ½% Angsuran Rp121.00.000. .671.00 d.00 10. Perhatikan tabel rencana pelunasan dengan sebagian data berikut Anuitas =Rp…… Sisa Bulan Pinjaman Pinjaman ke Awal Bunga = 2 % Angsuran 1 Rp60.00 b.00 c. a.000. Rp1.00 .00 b.00 32.220.

Harga barang setelah dikenai pajak adalah Rp2.500.00 Sisa Pinjaman Rp. Tentukan: a.075. Tentukan nilai buku pada akhir tahun 2007! c. a.00.0000.00 d.BAB III Matematika Keuangan 183 35.250. Tentukanlah bunga yang diperoleh! Modal sebesar Rp3. Rp10. Tentukanlah besarnya pajak dan harga sebelum pajak! Pinjaman sebesar Rp1.440. 8.500.00 aktiva itu setiap tahun disusutkan 40% dari nilai buku dan diperkirakan mempunyai umur manfaat selama 6 tahun. Rp30.00 b.000. . .000.000. . 33. 138.00 dst Anuitas Bunga 5 % Angsuran Rp. Rp40.00 dibungakan dengan bunga tunggal 0.000.00 e.000.00 jika besarnya pajak 12%. 170. Berikut ini adalah tabel rencana pelunasan suatu pinjaman dengan sebagian data: Bulan ke 1 2 3 4 Pinjaman Awal Rp. 105.00 C. 138.000.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 4%/semester.732.00 Rp. 3. Rp6.5%/bulan selama 2 tahun 5 bulan dan 18 hari (1 tahun = 360 hari). 170. a. Tentukanlah setelah berapa tahun modal menjadi Rp 4.500. .2. Tentukan beban penyusutan pada tahun 2008! b.000. Bunga dan angsuran pertama! Pada awal tahun 2004 PT TEKNIK JAYA membeli sebuah aktiva termasuk biayabiaya lain sehingga aktiva itu siap dioperasikan sebesar Rp15.00 Rp.00 Rp.000. Soal Essay 1. 5. Tentukan nilai residu! 2.00 Rp.800.000.000. 4.00 Besarnya Anuitas adalah .000. jika Bank memberikan bunga 9%/tahun.000.000. Anuitasnya b. Rp31.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3 tahun dengan suku bunga 2.00 Rp.425.00 c. 200.5%/bulan.000.925. Tentukanlah uang Tutik setelah menabung 20 tahun! Pinjaman sebesar Rp10.87! Setiap awal tahun Tutik menyimpan uangnya di Bank Asia sebesar Rp1. 6.000.000.

beban penyusutan aktiva. b. .00. Suatu mesin yang dibeli dengan harga Rp600.000. nilai buku setelah tahun ke-2! Hitunglah angsuran ke-5 dari suatu pinjaman Rp2. dan b.000.000.184 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 7. Mesin ini selama umur manfaatnya akan memberi hasil sebagai berikut: Tahun I =10. masa manfaat aktiva.000. maka hitunglah: a. Tentukan sisa pinjaman setelah anuitas ke-6! 9.000. Dengan metode persentase tetap dari harga beli jika besarnya persentase penyusutan 20% per tahun.00 diangsur dengan 10 anuitas dengan bunga 3% setahun.000 jam Tahun IV = 4.000 jam Dengan metode satuan hasil produksi.00 dan bunga 4% per tahun! Utang Rp10.000.00 dan ditaksir nilai sisanya Rp1.00 ditaksir mempinyai nilai sisa Rp40.000. dan c. tentukan: a.00.000. Suatu aktiva dengan harga Rp6. 10.000 jam Tahun III = 6.000.00 dengan anuitas Rp800. beban penyusutan pada tahun ke-2! 8.000 jam Tahun II = 8.300.000.000.500. beban penyusutan tiap-tiap unit.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful