Standar Kompetensi 11.

Memecahkan masalah keuangan menggunakan konsep matematika

Kompetensi Dasar 11. 1 Menyelesaikan masalah bunga tunggal dan bunga majemuk dalam keuangan 11. 2 Menyelesaikan masalah rente dalam keuangan 11. 3 Menyelesaikan masalah anuitas dalam sistem pinjaman 11. 4 Menyelesaikan masalah penyusutan nilai barang

96

Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi

A. PENDAHULUAN
Standar Kompetensi Matematika Keuangan terdiri atas empat (4) Kompetensi Dasar. Dalam penyajian pada buku ini setiap Kompetensi Dasar memuat Tujuan, Uraian materi, Rangkuman dan Latihan. Kompetensi Dasar dalam Standar Kompetensi ini adalah Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk, Rente, Anuitas, dan Penyusutan Nilai Barang. Standar Kompetensi ini digunakan sebagai penunjang dalam mempelajari standar kompetensi produktif maupun diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari terutama pada masalah bunga pinjaman dan simpanan di Bank, cicilan kredit rumah, dan masalah keuangan lainnya. Pada setiap akhir Kompetensi dasar tercantum soal-soal latihan yang disusun dari soalsoal yang mudah sampai soal-soal yang sukar. Latihan soal ini digunakan untuk mengukur kemampuan anda terhadap kompetensi dasar ini, artinya setelah mempelajari kompetensi dasar ini secara mandiri dengan bimbingan guru sebagai fasilitator, ukur sendiri kemampuan anda dengan mengerjakan soal-soal latihan tersebut. Untuk melancarkan kemampuan anda supaya lebih baik dalam mengerjakan soal, disarankan semua soal dalam latihan ini dikerjakan baik di sekolah dengan bimbingan guru maupun di rumah. Untuk mengukur standar kompetensi lulusan tiap siswa, di setiap akhir kompetensi dasar, guru akan memberikan evaluasi apakah anda layak atau belum layak mempelajari standar Kompetensi berikutnya. Anda dinyatakan layak jika anda dapat mengerjakan soal 65% atau lebih soal-soal evaluasi yang akan diberikan guru.

B. KOMPETENSI DASAR
B.1 Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk

a. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini, anda dapat: ¾ ¾ ¾ ¾ Menyelesaikan soal persen di atas seratus dan persen dibawah seratus Menghitung bunga tunggal harian, bulanan maupun tahunan Menyelesaikan soal-soal diskonto Menghitung bunga tunggal dengan metode: o angka bunga dan pembagi tetap o persen sebanding o persen seukuran Menghitung Nilai Akhir Modal bunga majemuk Menghitung Nilai Akhir Modal dengan masa bunga majemuk pecahan Menghitung Nilai Tunai Modal bunga majemuk Menghitung Nilai Tunai modal dengan masa bunga majemuk pecahan

¾ ¾ ¾ ¾

BAB III Matematika Keuangan

97

b. Uraian materi

1). Pengertian Bunga
Mengapa banyak orang yang berbondong-bondong menyimpan atau mendepositokan uangnya di Bank. Di samping karena masalah keamanan, juga karena mendapatkan jasa dari simpanan tersebut, yang dinamakan bunga. Mengapa banyak dealer mobil maupun motor menawarkan kredit kepada konsumen. Karena dengan kredit, dealer akan mendapatkan tambahan modal dari sejumlah modal yang telah ditanamkan. Tambahan modal tersebut dinamakan bunga. Jadi, Bunga adalah jasa dari pinjaman atau simpanan yang dibayarkan pada akhir jangka waktu

yang telah disepakati bersama.
Jika besarnya bunga suatu pinjaman atau simpanan dinyatakan dengan persen (%), maka persen tersebut dinamakan suku bunga. Suku bunga =

bunga x 100% pinjaman mula − mula

Contoh 1 Wulan meminjam uang dari Koperasi sebesar Rp1.000.000,00. Setelah satu bulan, maka Wulan harus mengembalikan modal beserta bunganya sebesar Rp1.020.000,00. Tentukan besarnya bunga dan suku bunganya?

Jawab: Bunga = Rp1.020.000,00 – Rp1.000.000,00 = Rp20.000,00
Suku bunga =
bunga x 100% pinjaman mula − mula 20.000,00 = x100% = 2% 1.000.000,00

Contoh 2 Fulan menyimpan uangnya di Bank ABC sebesar Rp500.000,00. Bank memberikan bunga 1.5% tiap bulan. Jika bank membebankan biaya administrasi Rp1.000,00 setiap bulan, tentukan jumlah simpanan Fulan setelah satu bulan!

Jawab:
Jumlah simpanan Fulan setelah satu bulan = simpanan mula-mula + bunga – biaya administrasi = Rp500.000,00 + 1.5% x Rp500.000,00 – Rp1.000,00 = ....

2). Persen di atas seratus dan Persen di bawah seratus
Untuk menentukan nilai persentase dari suatu bilangan jika diketahui bilangan dan persennya, hanya mengalikan bilangan tersebut dengan persen yang diketahui. Misalkan: Untuk menentukan besarnya laba jika persentase laba dan harga beli diketahui, maka laba = persen laba x harga beli. Untuk menentukan besarnya diskon jika persentase diskon dan harga sebelum diskon diketahui, maka besarnya diskon = persen diskon x harga sebelum diskon.

00 . 10% di bawah 100 = 10 10 1 = = 100 − 10 9 90 15 15 3 c.00 100 − 12 12 = x Rp4.000.00 b.000. 12% di bawah 100 dari Rp4. Dari ilustrasi di atas. 12% di bawah 100 dari Rp4.400. 15% di atas 100 Jawab: a. Ternyata besarnya laba dan diskon tidak dapat langsung dikalikan persentase masing-masing dengan nilai yang diketahui. Persen di atas seratus adalah bentuk pecahan yang selisih antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus.000.000.00 88 = Rp600. Juga bagaimana menentukan besarnya diskon jika persentase diskon dan harga setelah diskon diketahui. 7% di atas 100 dari Rp428. Secara umum ditulis: p p% di atas seratus = 100 + p Persen di bawah seratus adalah bentuk pecahan yang jumlah antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus.00 = 7 x 428.000.000.00 = x Rp4.000. 25% b.400.00 12 b.00 100 + 7 7 = x Rp428.000. Secara umum ditulis: p p% di bawah seratus = 100 − p Contoh 3 Ubahlah dalam bentuk pecahan! a.000.00 Jawab: a.00 107 = Rp28. 10% di bawah 100 c.400. maka dibutuhkan persen yang lain.400. 7% di atas 100 dari Rp428. 15% di atas 100 = = = 100 + 15 115 23 Contoh 4 Tentukan Nilainya! a. 25% = 25 1 = 100 4 b.000. yaitu persen di atas seratus maupun persen di bawah seratus.98 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Bagaimana menentukan laba jika persentase laba dan harga jual yang diketahui.

11 Jadi.09% b.09.33% di bawah 100 . 10 P = 100 + 10 100 − P 10 P = 110 100 − P 1 P = 11 100 − P 100 – P = 11P 100 = 11P + P 100 = 12P 100 P = = 8. 10% di atas 100 = 8. 10% di atas 100 = 9.BAB III Matematika Keuangan 99 Contoh 5 Ubahlah 10% di atas 100 ke dalam: a.33% di bawah 100 Contoh 6 Ubahlah 20% di bawah 100 menjadi persen di atas 100 Jawab: 20 100 − 20 20 80 = P 100 + P P 100 + P = 2(100 + P) = 8P 200 + 2P = 8P 200 = 8P – 2P 200 P= = 33. 12 Jadi.33 6 Jadi. Persen di bawah 100 Jawab: a. 10% di atas 100 = 8. 10 P = 100 + 10 100 10 P = 110 100 11P = 100 100 P= = 9. Persen b.33.

Persen di bawah seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih kecil dari nilai mulamula.000.000.000.200.000.000.00 Contoh 9 harga barang setelah dikenai pajak adalah Rp2.00 115 = Rp780.00 = 100 = Rp255. Aplikasi Persen di atas seratus dan di bawah seratus Persen di atas seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih besar dari nilai mulamula.800.000.00 – Rp780.00 = 100 + 15 15 = x Rp5.980.000.980. % diskon dengan harga setelah diskon. Misalkan % rugi dengan harga jual.000.755.000. tentukan besar pajak dan harga sebelum pajak! Jawab: Pajak = 12 x Rp2.100 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 3). Karena prestasinya baik.00 Harga Beli = Harga Jual – Untung = Rp5.000. dan lain-lain.980.980. Jika besarnya pajak 12%.500. Contoh 7 Harga jual suatu barang adalah Rp5. Jika barang dijual dengan untung 15%. Misalkan % laba dengan harga jual. Tentukan besarnya bonus dan gaji karyawan setelah dapat bonus! Jawab: Besar bonus = persen bonus x gaji mula-mula ( bukan persen di bawah atau di atas 100 ) 17 x Rp1.000.00 = Rp1.000. Tentukan untung dan harga belinya! Jawab: Besarnya untung = 15% di atas 100 x harga jual 15 x Rp5. maka ia mendapatkan bonus 17% dari gajinya.000.00 = Rp5.00 + Rp255. % bunga dengan modal setelah bunga dan lain-lain. % bonus dengan harga setelah bonus.000.00 Contoh 8 Gaji seorang karyawan Rp1.00 Gaji setelah bonus = Gaji sebelum bonus + bonus = Rp1500000.00.00.500.00.00 100 + 12 .800.

Bunga Tunggal Bunga tunggal adalah bunga yang diperoleh pada setiap akhir jangka waktu tertentu yang tidak mempengaruhi besarnya modal yang dipinjam.000.BAB III Matematika Keuangan 101 = 12 x Rp2.575.000.200.00 73 = Rp147.00 – Rp300.00 100 − 37 = 37 x Rp1575.200.500.00 = Rp300.00 100 − 23 23 x Rp492. Jika pemerintah memberikan subsidi sebesar 37%.00 = Rp2. Jika besarnya rabat 23%. tentukan rabat dan harga sebelum rabat! Jawab: Rabat = = 23 x Rp492.575.000.575. Perhitungan bunga setiap periode selalu dihitung berdasarkan besarnya modal yang tetap.800.000.500.00 = Rp2.800.800.00 Contoh 11 Harga beras tiap kilogram setelah mendapatkan subsidi dari pemerintah adalah Rp1.00 Contoh 10 Harga barang setelah rabat adalah Rp492.800.00 112 = 12 x 25.00 Harga sebelum subsidi = Harga stelah subsidi + subsidi = Rp1.00.00 = Rp640.800.800.00 Harga sebelum pajak = Harga setelah pajak – pajak = Rp2.000. yaitu: Bunga = suku bunga tiap periode x banyaknya periode x modal .00 63 = 37 x 25 = Rp925.000.00 4).000.00 Harga sebelum rabat = Harga setelah rabat – rabat = Rp492.00 – Rp147. tentukan subsidi yang ditentukan pemerintah dan harga beras sebelum subsidi! Jawab: Subsidi = 37 x Rp1.00.00 + Rp925.

500.000.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 3 tahun dengan suku bunga 18%/tahun.00 dibungakan dengan bunga tunggal 3%/cawu selama 1 tahun 7 bulan.000.00 Contoh 14 Modal sebesar Rp2.00 = Rp1.000.00 = Rp40.000 Mxix t hari besarnya bunga: B = .000. 2 bulan.000.00 Setelah 5 bulan besar bunga = 2% x 5 x Rp1.000.00 Jika suatu modal M dibungakan dengan suku bunga tunggal berlaku: Setelah t tahun besarnya bunga: B = Setelah t Setelah t Setelah t Setelah t i% tiap tahun.500 Mxix t hari besarnya bunga: B = . untuk 1 tahun = 365 hari 36.000.600 Modal akhir = Modal awal + bunga Ma = M + B Contoh 13 Suatu modal sebesar Rp1.000. Tentukan bunga yang diperoleh dan modal setelah dibungakan! Jawab: M = Rp1. Tentukan: .00 Modal akhir : Ma = M + B = Rp1.000 x 18 x 3 = 100 = Rp540.000.00 = Rp20.00 + Rp540.000.00 i = 18%/tahun t = 3 tahun Bunga: B = Mxixt 100 1.000.000.000.000.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 2%/bulan.00 Setelah 2 bulan besar bunga = 2% x 2 x Rp1.000.200 Mxix t .000. untuk 1 tahun = 360 hari hari besarnya bunga: B = 36.000.000.000. dan 5 bulan! Jawab: Setelah 1 bulan besar bunga = 2% x 1 x Rp1. Tentukan bunga setelah 1 bulan.00 = Rp100.000.540.000.000. untuk 1 tahun = 366 hari 36.102 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Contoh 12 Suatu modal sebesar Rp1. maka Mxix t 100 Mxixt bulan besarnya bunga: B = 1.

Setelah 1 tahun bunga = = Rp225.000.250.250.250.250.BAB III Matematika Keuangan 103 a. yaitu: 2 tahun 5 bulan 18 hari = (720 + 150 + 18) hari = 888 hari.00 i = 0.000 x 9 x 7 Setelah 7 bulan bunga = = Rp131.00 Contoh 15 Pinjaman sebesar Rp1.250.200 1.00 i = 3%/cawu = 3 x 3%/tahun = 9%/tahun t = 1 tahun 7 bulan 2.000.000 Bunga total = Rp181.000.00 1.5%/bulan = 0.750.856.000.000 x 6 x 29 = Rp181.00 1200 Bunga Total = Bunga tahunan + bunga bulanan = Rp225. Bunga yang diperoleh b.250.000. bunga = 1.750. Setelah itu bunga Mxixt .00 Setelah 18 hari. Setelah itu.00 + Rp3.500. Modal akhir = Modal + Bunga = Rp2. Bunga yang diperoleh b.000 x 6 x 18 = Rp3.250.000 x 9 x 1 a.250. Silakan dicoba!!! b.250.500.00 + Rp131.000 dicoba! .00 + Rp356.00 = Rp185. yaitu: 1 tahun 7 bulan = 19 bulan. bunga diselesaikan dengan menggunakan rumus bunga bulanan.00 Dapat juga diselesaikan dengan mengubah tahun menjadi bulan.00 dibungakan dengan bunga tunggal 0.00 Dapat juga diselesaikan dengan mengubah tahun dan bulan menjadi hari. Modal akhir! Jawab: M = Rp1.00 100 2.00 = Rp356.00 = Rp2.250. Tentukan: a.500. Silakan diselesaikan dengan menggunakan rumus bunga harian B = 36. bunga = 36. Modal akhir Jawab: M = Rp2.250. Setelah 29 bulan.000.5%/bulan selama 2 tahun 5 bulan dan 18 hari (jika dianggap 1 tahun =360 hari).500.000.5% x 12/tahun = 6%/tahun t = 2 tahun 5 bulan 18 hari (1 tahun = 360 hari) = 29 bulan 18 hari a.

200 = 6.800.000. Ternyata modal tersebut menjadi Rp1.00 Setelah t tahun.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 7.500.i. t B= 1.00.104 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.5%/semester = 7.200 = 225 t 3600 =16 bulan t = 225 (di bagi 100.000.00 i = 7.000 x i x 27 450.000.500.500.435.00 t = 2 tahun 3 bulan = 27 bulan B = Rp450.00 Bunga = Modal akhir – Modal awal = Rp1.000.00.000.000. Ternyata bunga yang diperoleh Rp450. besar bunga: M.200 2.500.00 Contoh 16 Suatu pinjaman sebesar Rp2.000.750 i = 8%/tahun i= 8% /triwulan = 2%/triwulan 4 Contoh 17 Suatu pinjaman sebesar Rp1.000.000 = 1.500.250.00 = Rp300.000.5% x 2/tahun = 15%/tahun Ma = Rp1.750 i 45 x 1.00 – Rp 1.500. Modal akhir = Modal + Bunga = Rp1.200 3 x 1.500.000 = 1.000.800. besarnya bunga: Mxix t B= 1.00 = Rp1.000) .000.00 + Rp185.000.000. Setelah berapa bulan bunga tersebut dibungakan? Jawab: M = Rp1.00 Setelah t bulan.200 i= 6.000.800.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 3 bulan.200 45 x 1. Tentukan suku bunganya tiap tahun dan tiap triwulan! Jawab: M = Rp2.200 1.000 x 15 x t 300.5%/semester.

110. maka diskontonya = 2% x Rp100.110. Dalam kasus di atas.00 – 3 x Rp2.000.410.000.000. bagaimanakah jika pinjaman akan dikembalikan 50 bulan yang akan datang.00 = Rp94.000.00. (baca lagi tentang penggunaan persen di bawah 100 dan persen di atas 100) Ma = Rp6. Jika pinjaman akan dikembalikan 1 bulan yang akan datang.000. maka di awal pinjaman orang tersebut hanya menerima = Rp100.00. Jika pinjaman akan dikembalikan 3 bulan yang akan datang.000.000. sehingga untuk menghitung besarnya diskonto hampir sama dengan perhitungan besarnya bunga tunggal jika besarnya pinjaman dan % diskonto diketahui. apa yang terjadi? Jika pinjaman M dengan diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan setelah t bulan.110.000.00 – Rp2. Tentukan: a.110.000. Misalkan seorang meminjam Rp100.110.00 = Rp98.00 dengan diskonto 2% tiap bulan.000.00 dan 1 bulan yang akan datang ia harus membayar Rp100.BAB III Matematika Keuangan 105 Contoh 18 Suatu modal setelah dibungakan dengan bunga tunggal 15%/tahun selama 2 tahun modal tersebut menjadi Rp6.00 130 = Rp1. Proses perhitungan diskonto menggunakan sistem bunga tunggal. maka: Diskonto : D = M x i x t besarnya modal yang diterima di awal pinjaman : Mt = M – M x i x t .000.00 – Rp1.00 i = 15%/tahun = 30% selama 2 tahun a.000.000.000. Besarnya nilai pinjaman pada sistem diskonto nilainya sama dengan jumlah modal yang harus dibayar saat jatuh tempo. Modal mula-mula = Modal akhir – bunga = Rp6.00 dan 3 bulan yang akan datang ia harus membayar Rp100. maka di awal pinjaman orang tersebut hanya menerima = Rp100.000.00 = Rp4.00 tiap bulan = Rp2.000.00 b.700.00 100 + 30 30 = x Rp6. Bunga = 30% di atas 100 x Rp6.000.00 30 = x Rp6.00 5).00. Diskonto Diskonto adalah bunga yang dibayarkan oleh peminjam pada saat menerima pinjaman. Modal mula-mula! Jawab: Contoh di atas diselesaikan dengan cepat menggunakan persen di atas 100. Bunga yang diperoleh b.000.110.410.000.000.00.

(1 tahun = 360 hari) akan di bayar t hari yang akan datang: D = 36.00 Contoh 20 Pinjaman sebesar Rp5. Mxix t akan di bayar t tahun yang akan datang: D = 100 Mxix t 1.000.000.000. Tentukan: a.000.000.00 dengan sistem diskonto 18%/tahun dan akan dikembalikan setelah 9 bulan..? Nilai diskonto untuk besarnya pinjaman M dengan suku bunga i%/tahun.00 dengan sistem diskonto 3%/bulan dan akan dikembalikan setelah 5 bulan. Modal yang diterima = M – D = Rp2.00 = 1..00 – Rp300.000. Diskonto: D = 1.106 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Rumus di atas berlaku juga untuk diskonto i%/tahun dan akan dikembalikan setelah t tahun.200 . Modal yang diterima peminjam! Jawab: M = Rp5.000.200 Mxix t .000.000.000 akan di bayar t bulan yang akan datang : D = Bagaimanakah menentukan nilai diskontonya jika yang diketahui besarnya modal yang diterima peminjam (Mt) dan i% diskonto? Jika hal itu terjadi. maka nilai diskontonya adalah: D = i % di bawah 100 x Modal yang diterima Contoh 19 Pinjaman sebesar Rp2.200 5. Diskonto: D = M x i x t = 2. Tentukan: a.000. Bagaimanakah jika diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan dalam t tahun atau diskonto i%/tahun akan dikembalikan dalam t bulan .000. Nilai diskonto b.000.000.00 = Rp1.00 i = 18 %/tahun t = 9 bulan Mxix t a.00 i = 3 % / bulan t = 5 bulan a.000 x 3% x 5 = Rp300.000.000. Nilai diskonto b.700.00 b. Modal yang diterima peminjam! Jawab: M = Rp2.000.000 x 18 x 9 = Rp675.

00 i = 30%/tahun t = 9 bulan Mxix t Diskonto: D = 36. Tentukan modal yang diterima peminjam jika dianggap 1 tahun 360 hari? Jawab: M = Rp10.00 Contoh 23 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 6%/cawu dan akan dikembalikan dalam waktu 10 bulan. Tentukan: a.000. Modal yang dibayar = Mt + D = Rp5.000.00 36.00 Contoh 21 Pinjaman sebesar Rp10.000. Modal yang diterima = M – D = Rp5.00 79 b.365.00.BAB III Matematika Keuangan 107 b.000.500.000.00 i = 14 %/tahun t = 1.00 = Rp4.000.000.625. Jika Modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp5.135. Diskonto: D = i% di bawah 100 x Mt 21 = x Rp5.000.000.00 + Rp1.00 = Rp9. Nilai diskonto b.500.312.000.000.00 – Rp375.135.000.000.000 Modal yang diterima = M – D = Rp10. Tentukan: a.5 tahun. Jadi.000.135. i total = 14% x 1.000.325. Besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! . Besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! Jawab: Mt = Rp 5.000.5 tahun. Jika modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp5.00 100 − 21 21 = x Rp5. Nilai diskonto? b.000.5 = 21% a.000 x 30 x 45 = = Rp375.00 = Rp6.00.135.000.000.135.000.000.00 dengan sistem diskonto 30%/tahun dan akan dikembalikan setelah 45 hari.00 – Rp675.365.000.000 10.00 Contoh 22 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 14%/tahun dan akan dikembalikan dalam waktu 1.00= Rp1.

Bunga yang diperoleh setelah t hari: Mxixt Mxt i M x t 360 B= = .108 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jawab: Mt i t a.5 %/bulan = 10 bulan.000.500.000.250. Tentunya tidak efisien jika bunga yang diperoleh koperasi dari masing-masing nasabah dihitung satu persatu dengan menggunakan rumus di atas.00 = 6 % / cawu = 1. maka: = angka bunga dan Jika 100 i jumlah angka bunga angka bunga dan Jumlah bunga = B= pembagi tetap pembagi tetap Contoh 24 Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ X “ dengan suku bunga tunggal i = 9%/tahun dan 1 tahun dianggap 360 hari: Nama Nasabah 1 A 2 B 3 C 4 D 5 E Tentukanlah: a.000.500.00 Jangka waktu pengembalian (t) 45 hari 100 hari 80 hari 120 hari 25 hari .00 100 − 15 15 = x Rp 5.000. = Rp 5.00 Rp7.000. = : 36.000.500. suku bunga i%/tahun dan jangka waktu pengembalian t hari.000 i 100 360 100 Mxt 360 = pembagi tetap.312. Metode pembagi tetap Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal merupakan pembagi dari 360.00 85 b.500.500.000.500.00 = Rp937.00 Rp2. Jadi.000.00 Rp6.312.00 6). Metode Perhitungan Bunga Tunggal Pada dasarnya perhitungan bunga tunggal dapat diselesaikan dengan menggunakan rumus yang sudah dipelajari.5% x 10 = 15% Diskonto: D = i% di bawah 100 x Mt 15 = x Rp 5.00 + Rp937. Pembagi tetapnya No Jumlah pinjaman (M) Rp5. Modal yang dibayar = Mt + D = Rp 5.00 Rp4.00 = Rp6.500. Namun. 1 tahun dianggap 360 hari.312.312.000. bagaimanakah caranya andaikan ada suatu koperasi simpan pinjam yang memiliki banyak nasabah dimana perhitungannya menggunakan sistem bunga tunggal. i total = 1. a).500. Oleh karena itu perlu kiranya metode yang lebih efisien dalam perhitungan multi bunga tersebut.

000 1.000 = Rp433. perhatikan tabel di bawah ini: No 1 2 3 4 5 Rp Rp Rp Rp Rp M 5.000 Jumlah angka bunga = 17.00 = 40 Silakan anda coba jika suku bunga tunggalnya 1. Jumlah angka bunganya c.00 4.000.00 Rp8.000 4. Metode Persen yang Sebanding Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal bukan merupakan pembagi dari 360.000 17.000.500.325.000.000.000.000.000 7. suku bunga i%/tahun dan waktu pengembalian t hari.BAB III Matematika Keuangan 109 b.000.200.325.000.000.. Jumlah bunga = jumlah angka bunga pembagi tetap 17.000.250.125.000.00 7.000.325.000.875.5%/bulan .00 6.000. Bunga total yang diperoleh koperasi! Jawab: a.000 c.00 t 45 hari 100 hari 80 hari 120 hari 25 hari jumlah Mxt 100 2.000. 1 tahun dianggap 360 hari. Pembagi tetap = 360 360 = = 40 i 9 b. Contoh 25 Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ Z “ dengan suku bunga tunggal i = 11%/tahun dan 1 tahun diangap 360 hari: No 1 2 3 4 5 Nama Nasabah P Q R S T Jumlah pinjaman (M) Rp1.000.00 2.00 Rp2.00 Rp2.00 Rp4. Untuk menentukan jumlah angka bunga.000.500.000.500.00 Jangka waktu pengembalian (t) 50 hari 100 hari 60 hari 120 hari 90 hari Tentukanlah bunga total yang diperoleh koperasi Jawab: Suku bunga i = 11% diuraikan menjadi = 10% + 1% atau 9% + 2% Ditentukan dahulu jumlah angka bunga untuk i = 10%. .000 2.500..! b.

78 36 pembagi tetap 1% x Rp440.00 Jangka waktu pengembalian (t) 40 hari 80 hari 60 hari 100 hari 20 hari Tentukanlah bunga total yang diperoleh koperasi .000 2.000.000. No 1 2 3 4 5 Nama Nasabah P Q R S T Jumlah pinjaman (M) Rp5.500.850.000.00 Rp7.305.850.000.56 Pembagi tetap = Silakan anda coba jika suku bunga tunggalnya 7.850.110 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi No 1 2 3 4 5 M Rp1.78 + Rp44.5%) c).027.000 jumlah angka bunga Jumlah bunga = = = Rp440.000.700.5% menjadi 6% dan 0. sehingga tidak banyak suku bunga yang memberikan hasil bagi bulat terhadap 365.277.000..027. Contoh 26 Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ T “ dengan suku bunga tunggal i = 6.000.00 Rp2.000.500.000 15.400.000 8.000 360 360 = = 36 i 10 Jumlah angka bunga = 15.78 Bunga yang sebanding dengan 1% = 10% Jadi.500.78 = Rp484.000.00 Rp6.000 2.00 Rp3.500 100 365 100 73 angka bunga jumlah angka bunga B= dan Jumlah bunga = 73 73 Untuk menghitung suku bunga sisanya digunakan metode persen yang sebanding. x B= = = 36.000.5%/tahun dan 1 tahun dianggap 365 hari.277.500. maka biasanya diambil suku 365 = 73 .00 Rp2.250.00 Rp4.78 = Rp44.5% .! (petunjuk: uraikan 7.00 Rp4.000 15.5% atau 5% dan 2.00 t 50 hari 100 hari 60 hari 120 hari 90 hari jumlah Mxt 100 500.. Metode Persen yang Seukuran Metode ini digunakan jika 1 tahun dianggap 365 hari.000.000.277.000.000 2. bunga 5% sehingga pembagi tetapnya = 5 Bunga yang diperoleh setelah t hari: Mxixt Mxt 5 Mxt 1 .000.00 Rp8.000. bunga total dari suku bunga 11% = Rp440.000.000.

000. Bunga yang diperoleh nilainya menjadi lebih besar dari bunga pada periode sebelumnya. Jika bunga tidak pernah diambil dan dianggap tidak ada biaya administrasi bank.000.5% Ditentukan dahulu jumlah angka bunga untuk i = 5% No 1 2 3 4 5 Pembagi tetap = Rp Rp Rp Rp Rp M 5.5% diuraikan menjadi = 5% + 1.465. Contoh 27 Hanif menyimpan uang di bank sebesar Rp1.00 4.00 = Rp1..000.000.000.000.18 = Rp62.00 t 40 hari 80 hari 60 hari 100 hari 20 hari jumlah Mx t 100 2. maka bunga itu akan bersama-sama modal menjadi modal baru yang akan berbunga pada periode berikutnya.5% .75 10 Jadi.000 900.00 Awal tahun ke dua.! 7).000.00 7.18 Bunga yang sebanding dengan 1.219.500. Jawab: Akhir tahun pertama.200.100.000.18 + Rp62.219.75 = Rp270.000.00 .00 = Rp100.5% x Rp208. bunga total dari suku bunga 11% = Rp208.93 Silakan anda coba jika suku bunga tunggalnya 7.000.000 4.500..BAB III Matematika Keuangan 111 Jawab: Suku bunga i = 6.. Proses bunga berbunga pada ilustrasi ini dinamakan Bunga Majemuk.00 dan bank memberikan bunga 10%/tahun.000.000. Tentukan jumlah bunga yang diperoleh Hanif setelah modal mengendap selama 3 tahun.800.18 = pembagi tetap 73 1.200.000 4.465.000. Bunga Majemuk Jika X menyimpan uang di bank kemudian setiap akhir periode.219.000.00 6.00 + Rp100.000.000 jumlah angka bunga Jumlah bunga = = Rp208.200.000 15. bunga yang diperoleh: B = suku bunga x modal = 10% x Rp1.000.219.500.000 365 365 = = 73 i 5 Jumlah angka bunga = 15. modal menjadi: M2 = M + B = Rp1.000.000 15.000 3.00 3.000.000.5% = 5% 3 = x Rp208. bunga yang diperoleh tersebut tidak diambil.684.

210.805.00 (1 + 0.00 (1.000.000.100.000.210.00 dibungakan dengan bunga majemuk 10%/tahun.00 Awal tahun ketiga.000. bunga yang diperoleh: B2 = i x M2 = 10% x Rp1.i = M(1 + i)(1 + i) = M(1 + i)2 3 bulan modal menjadi = M2 + bunga M3 = M(1 + i)2 + M(1 + i)2 i = M(1 + i)2(1 + i) = M(1 + i)3 Dari pola uraian di atas.00 Akhir tahun ketiga. Jadi.100.000.780.771561 = 5. maka setelah: 1 bulan modal menjadi = M + bunga M1 = M + M.00.000.000.000.00 Bunga = Rp885.00 = Rp121.000.00 = Rp110.000. Nilai Akhir Bunga Majemuk Suatu modal M dengan bunga i%/bulan.000.000 x 1. Tentukan modal akhir dan bunga yang diperoleh setelah 6 tahun! Jawab: M = Rp5.000.000. bunga yang diperoleh: B3 = i x M3 = 10% x Rp1.00 + Rp110.00 = Rp1.000.00 + Rp110. modal menjadi: M3 = M2 + B2 = Rp1.00 i = 10%/tahun = 0. dapat disimpulkan jika suatu modal M dibungakan dengan bunga majemuk i%/periode selama n periode. maka pada n bulan modal menjadi: Mn = M(1 + i)n.1)6 = 5.00 = Rp385.000.000.000.i = M(1 + i) 2 bulan modal menjadi = M1 + bunga M2 = M(1 + i) + M(1 + i). 8).00 + Rp121.50 – Rp5.780.000.000.1)6 dengan kalkulator scientific sebagai berikut: diperoleh 1.112 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Akhir tahun kedua.000.50 .857. maka modal akhir Mn: Mn = M(1 + i)n Contoh 28 Modal sebesar Rp5.000.1)6 Menentukan nilai (1.771561 = Rp8.00 Jumlah bunga yang diperoleh setelah mengendap tiga tahun: = Rp100.1/tahun n = 6 tahun Mn = M (1 + i )n = 5.00 = Rp331.000.

87 = 3.500.000.48024429 = 1.87? Jawab: M = Rp3.000.87 = 1.000 di logaritmakan dengan bilangan pokok 10 1.00 i = 4% / triwulan = 0.800943506 Rp2.000.000.257.0415 dengan tabel maupun kalkulator diperoleh: 1.48024429 = n.440.000.440.04)15 1.000.500.04 log 1.628894627 = Rp3.789. Contoh 30 Modal sebesar Rp1.000. Tentukan modal akhir! Jawab: M = Rp1.000.00 x 1.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 4%/semester.732.05/semester n = 5 tahun = 10 semester Mn = M(1 + i)n = 2.000.000.00 x 1.04 n log 1.26 Contoh 31 Modal sebesar Rp3.000.05)10 = 2.000 x 1.000.500.500.00 (1+0.701.440.04 n 3.04 .440.000.0510 dari daftar II pada lampiran buku ini diperoleh dengan cara melihat nilai pada daftar baris 10 dan kolom 5%).00 x 1.00 (1 + 0.732.000.415.00 i = 4%/semester = 0.87 Mn = M(1 + i)n 4.04/semester Mn = Rp4.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 5%/semester selama 5 tahun.000.000.732.48024429 n = = 10 semester = 5 tahun log 1.732.00 i = 5%/semester = 0.BAB III Matematika Keuangan 113 Contoh 29 Modal sebesar Rp2. log 1.500.000.000. setelah berapa tahun modal akhir menjadi = Rp4.04)n 4.25 dengan Daftar II maupun kalkulator diperoleh: (Menentukan nilai 1. Tentukan modal akhir! Jawab: M = Rp2.000.0510 = 2.000.04/triwulan n = 3 tahun 9 bulan = 15 triwulan Mn = = = = = M(1 + i) n 1.000.00 x (1+ 0.00 dibungakan dengan bunga majemuk 4%/triwulan selama 3 tahun 9 bulan.

Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 5.12 Mn = M (1 + i)n 4.02 – 1 = 0.500.12 = (1 + i)24 2.608437249 = (1 + i)24 (1 + i ) = 24 1. Setelah 2 tahun modal menjadi Rp4.114 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Contoh 32 Pinjaman sebesar Rp2.75 bulan .093.02 i = 1.500. digunakan untuk menghitung bunga berdasarkan bunga tunggal dari nilai akhir masa bunga yang bulat.000.021.02 = 2 % Jadi.021.12 = 2.500. maka cara menentukan nilai (1 + i)n dapat dilakukan dengan beberapa cara. 9).093.021.608437249 Untuk menentukan (1 + i) gunakan kalkulator Scientific dengan langkah: Klik: Jika kalkulator yang menggunakan kursor.000. Tentukan suku bunganya! Jawab: M = Rp2.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 3%/bulan. Contoh 33 Modal sebesar Rp4. antara lain: • Dengan menggunakan kalkulator yang dilengkapi dengan tombol xy • Sisa masa bunga yang belum dihitung.000 1.500.500. Jika disederhanakan dalam rumus adalah sebagai berikut: Mn = M(1 + i)n (1 + p.00 n = 2 tahun = 24 bulan Mn = Rp4.000.000.500.093.03/bulan n = 5.00 dibungakan dengan bunga majemuk tiap bulan.000.093. Tapi jika tidak menggunakan kursor.12.00 i = 3%/bulan = 0.75 bulan! Jawab: M = Rp4.i) Dengan p masa bunga pecahan Terdapat perbedaan sedikit modal akhir yang diperoleh dari dua cara di atas. suku bunganya = 2 %/bulan. langkahnya sebagai berikut: klik: (1 + i ) = 1. Jika jangka waktu bukan merupakan bilangan bulat. Nilai Akhir Bunga Majemuk Dengan Masa Bunga Pecahan Jangka waktu proses berbunganya suatu modal tidak hanya merupakan bilangan bulat.00 x (1 + i)24 4.021.

12/ tahun n = 6 tahun 3 bulan = 6 3 tahun = 6.........i) 4.........000.....000.03)5 Mn = 4........000...500..00 x .500.... Mn = ........... Dapat juga diselesaikan dengan menggunakan rumus langsung.... ...00(1...000.. Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 6 tahun 3 bulan..00 (1....500...000... + .500.....03)5 (1.....03) Mn = 5......500.25 x 0..03) 4..00 ( 1 + 0......000.00 ( 1 + 0..03)5..000. namun berbeda dengan cara 1..000......75 x 0...... yaitu: Mn = M(1 + i)n (1 + p..000..................00 (1...................000....x 1....75: Dihitung dahulu untuk n = 5....BAB III Matematika Keuangan 115 Dengan menggunakan kalkulator: Mn = M(1 + i)n Mn = 4......03)5 (1 + 0....................03 x Mn = ........03)5...........000.....000...........i) Mn = 5............00 x .500............ Makhir = ...03)5 Mn = 4....000..00 x ...................00 (1 + 0.03)5.0225) 4... Makhir = Mn + Bpecahan Makhir = .. = .. x .0225 ........... yaitu: Bpecahan = 0.. Cara 2 dan 3 menghasilkan nilai yang sama..... = .......75 Mn =4...000.500.75 Menentukan nilai (1...........00(1 + 0.............. Untuk menghitung bunga p = 0.........75 Mn = 4..00 (1...75.........000..500..000..75 x 0.........000 x ..500.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 10%/tahun.. Jawab: M = Rp5........ Dengan menggunakan cara kedua untuk n = 5 dan p = 0..25 tahun 12 Diselesaikan dengan menggunakan rumus langsung.12)6 (1 + 0..12)6 (1.......12) Mn = 5...000................... Contoh 34 Modal sebesar Rp5............. yaitu: Mn = M(1 + i)n Mn = 4.00 i = 12%/tahun = 0..000. yaitu: Mn = Mn = Mn = Mn = Mn = M(1 + i)n (1 + p...

116 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 10).625.375.26 = = Rp2.000. Jadi.08/kwartal n = 4 tahun 9 bulan = 19 kwartal M Nt = (1 + i) n 17.804.26 (1 + 0.804.375.625. Dari rumus nilai akhir bunga majemuk: Mn = M(1 + i)n dapat di ubah menjadi: Mn .350250105 Contoh 36 Tentukan modal mula-mula (Nilai Tunai dari suatu modal) jika nilai akhir modal sebesar Rp17.262.375.375.00 5.15)12 13. dengan M = modal mula-mula atau sering disebut nilai tunai dan Mn = M= (1 + i) n modal setelah n jangka waktu selanjutnya ditulis dengan M.24 = (1 + 0.804 .24 i = 8%/kwartal = 0.26! Jawab: Mn = Rp13375625. rumus nilai tunai adalah: M Nt = atau Nt = M(1 + i)–n (1 + i) n Contoh 35 Tentukan modal mula-mula jika suatu modal setelah dibungakan dengan bunga majemuk sebesar 15%/tahun selama 12 tahun modal menjadi Rp13.26 1. maka dikatakan orang tersebut membayar dengan tunai.26 i = 15%/tahun = 0.262.625.1512 13.262. Nilai Tunai Bunga Majemuk Apabila n periode seseorang harus melunasi pinjamannya sebesar M dengan perhitungan suku bunga i%/periode dan ternyata orang tersebut mampu untuk melunasi hutangnya sekarang.625.15/tahun n = 12 tahun M = = = Mn (1 + i) n 13.08)19 (1 tahun = 4 kwartal) .500.24 setelah dibungakan selama 4 tahun 9 bulan dengan suku bunga 8%/kwartal! Jawab: M = Rp17.

00 yang dibungakan dengan bunga majemuk 2%/bulan selama 2 tahun! Jawab: M = Rp5.02 bulan n = 2 tahun = 24 bulan Nt = M(1 + i)-n = 5.607.000.08)19 17262804 .608437249 = Rp3.BAB III Matematika Keuangan 117 (1.000.607.000.000.108.000. Nilai Tunai Bunga Majemuk Dengan Masa Bunga Pecahan Jika jangka waktu (n) bukan merupakan bilangan bulat.00 (1+0.000.621721487 = Rp3.000. kolom 2% baris 24 diperoleh: = 5.108.00 x 0.000.000.607.00 x 0.000.804 .000.24 = Rp4.000.000 = 1.00 i = 2%/ bulan = 0.000.000 = (1 + 0.315701059 = 17.44 Atau dengan rumus: M Nt = (1 + i)n 5.44 Dengan menggunakan daftar: Nt = M(1 + i)-n = 5.000.02) 24 5.621721487 = Rp3.00 x 1. .000.000.i) Terdapat perbedaan sedikit modal akhir yang diperoleh dari dua cara di atas. antara lain: • Menggunakan kalkulator yang dilengkapi dengan tombol xy M dengan p = suku bunga pecahan. • Menggunakan rumus : Nt = n (1 + i) (1 + p.44 diperoleh: 11). maka cara menentukan nilai (1 + i)–n dapat dilakukan dengan beberapa cara.000.24 Contoh 37 Tentukan nilai tunai dari suatu modal Rp5.262.02)-24 = 5.02-24 menggunakan kalkulator Scientific dengan langkah = 5.108.00 (1 + 2%) -24 dengan daftar III.000.00 = 4 .

.00 x ..000.......00 Nt = (1 + 0.500..00 = ..1) 4 (1 + 0... Nt = .....500...00 jika dibungakan dengan suku bunga majemuk 3%/bulan! Jawab: M = Rp3....1)4.......015) 3....500...000.. Nt = ...00 Nt = (1 + 0..000.. Modal menjadi Rp3.5 bulan...000.00 (1 + 0........000.500.75 Nt = 6..015 3.............5 bulan Dengan menggunakan kalkulator Scientific: Nt = M(1 + i)–n Nt = 3...........000 x ..500...000..000....03)6. M Dengan menggunakan rumus: Nt = dengan n = 6 dan p = 0....075 .500......000 (1 + 0..500..1)4..500...000.000.194052297 x 1...75 (1 + i) n (1 + p.5 n (1 + i) (1 + p..03) 3.500....500....500.500..00.03) 6 (1 + 0...00 Nt = (1.500...1) 4 (1........000....00 = ..... = ...1/tahun 9 tahun = 4...i) 6.500...03)6.....00 i = 10%/tahun = 0.....000..00 (1. M Dengan menggunakan rumus: Nt = dengan n = 4 dan p = 0.00 Nt = (1.. Tentukanlah nilai tunai modal! Jawab: M = Rp6...........75 x 0...75 tahun n = 4 Tahun 9 bulan = 4 12 Dengan menggunakan kalkulator scientific: Nt = M(1 + i)–n Nt = 6..75 Nt = 6. = .000....000....1) 6.i) 3..5 Nt = 3..000.075) 6...5 Nt = 3.000 (1.03) 6 (1......... x 1....03/bulan n = 6....118 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Contoh 38 Tentukanlah nilai tunai setelah berbunga selama 6...500.5 x 0..500..00 i = 3%/bulan = 0...500.00 Nt = 1... Contoh 39 Modal setelah dibungakan selama 4 tahun 9 bulan dengan suku bunga majemuk 10%/tahun menjadi Rp6.

200 Mxix t ¾ Setelah t hari besarnya bunga: B = . % diskon dengan harga setelah diskon dan lain-lain. Persen di bawah seratus adalah bentuk pecahan yang jumlah antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus. Secara umum ditulis: p p% di bawah seratus = 100 − p 4. Suku bunga = bunga x 100% pinjaman mula − mula 2. Jika pinjaman M dengan diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan setelah t bulan. Jika suatu modal M dibungakan dengan suku bunga tunggal i% tiap tahun. untuk 1 tahun = 366 hari ¾ Setelah t hari besarnya bunga: B = 36.500 Mxix t . Secara umum ditulis: p p% di atas seratus = 100 + p 3. Bunga = suku bunga tiap periode x banyaknya periode x modal 6. Persen di atas seratus adalah bentuk pecahan yang selisih antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus. maka berlaku: Mxix t ¾ Setelah t tahun besarnya bunga: B = 100 Mxixt ¾ Setelah t bulan besarnya bunga: B = 1. Mxixt ¾ Akan di bayar t tahun yang akan datang: D = 100 . Rangkuman 1. % bunga dengan modal setelah bunga dan lain-lain. Nilai diskonto untuk besarnya pinjaman M dengan suku bunga i%/tahun. Persen di atas seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih besar dari nilai mula-mula. Misalkan % rugi dengan harga jual.000 Mxix t ¾ Setelah t hari besarnya bunga: B = .600 7. Persen di bawah seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih kecil dari nilai mula-mula.BAB III Matematika Keuangan 119 c. untuk 1 tahun = 360 hari 36. 8. Bagaimanakah jika diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan. maka: ¾ Diskonto : D = M x i x t ¾ besarnya modal yang diterima di awal pinjaman : Mt = M – M x i x t Rumus di atas berlaku juga untuk diskonto i%/tahun dan akan dikembalikan setelah t tahun. 5. untuk 1 tahun = 365 hari 36. % bonus dengan harga setelah bonus. Misalkan % laba dengan harga jual.

i) Dengan p masa bunga pecahan 13. 1 tahun dianggap 360 hari.000 ¾ Akan di bayar t bulan yang akan datang : D = 9. Metode menentukan bunga tunggal: a. Rumus nilai tunai bunga majemuk dengan masa bunga pecahan Nt = M (1 + i) (1 + p.i) n dengan p = suku bunga pecahan . suku bunga i%/tahun dan jangka waktu pengembalian t hari. Diskonto juga dapat dicari dengan rumus: D = i % di bawah 100 x Modal yang diterima 10. Jika suatu modal M dibungakan dengan bunga majemuk i%/periode selama n periode.200 Mxix t ¾ Akan di bayar t hari yang akan datang: D = . Rumus nilai tunai bunga majemuk adalah: M Nt = atau Nt = M(1 + i)–n (1 + i) n 14. Suku bunga i%/tahun dan jangka waktu pengembalian t hari. maka: 100 i angka bunga jumlah angka bunga dan Jumlah bunga = B= pembagi tetap pembagi tetap Jika b. Pembagi tetapnya = 73 angka bunga jumlah angka bunga dan Jumlah bunga = B= 73 73 11. c. Metode pembagi tetap Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal merupakan pembagi dari 360. Metode persen yang seukuran Metode ini digunakan jika 1 tahun = 365 hari. Mxt 360 = angka bunga dan = pembagi tetap. 1 tahun dianggap 360 hari. (1 tahun = 360 hari) 36. Metode persen yang sebanding Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal bukan merupakan pembagi dari 360. maka modal akhir Mn: Mn = M(1 + i)n 12. Rumus nilai akhir bunga majemuk dengan masa bunga pecahan: Mn = M(1 + i)n (1 + p.120 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Mxixt 1.

400. Harga jual suatu barang setelah untung sebesar 13% adalah Rp706.000.5%/cawu.250. Bunga yg diperoleh! b.250. Harga barang setelah dikenai pajak 28% adalah Rp806.500.500. Modal sebesar Rp4. Harga jual suatu barang setelah rugi sebesar 24% adalah Rp638. 18% di bawah 100 2.000. 2. Bunga yang diperoleh! b. 12.000. Modal akhir! 9.75%/bulan selama 1 tahun 2 bulan dan 24 hari (jika dianggap 1 tahun =360 hari). Tentukan nilainya: a. Setelah berapa bulan modal itu dibungakan? .400. Tentukanlah besar pajak dan harga sebelum pajak! d. Suatu modal sebesar Rp2. 30% di bawah 100 d.00 c. Modal sebesar Rp360.990.00 dibungakan dengan bunga tunggal 0. Ubahlah menjadi pecahan yang paling sederhana: c. Tentukan: a.5% dari Rp300.000. Tentukanlah besarnya subsidi perliter dan harga sebelum subsidi! 7.550.5% di atas 100 b.00 Tentukanlah besarnya rugi dan harga belinya! e.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 5 tahun dengan suku bunga 15%/tahun. Tentukanlah besar pajak dan harga sebelum pajak! f. Tentukanlah besar diskon dan harga sebelum diskon! b. Harga barang setelah dikenai pajak 23% adalah Rp553. Selesaikan : a. Tentukanlah besarnya untung dan harga belinya! c.5%/bulan. Ubahlah menjadi persen: a. Modal akhir! 10. 33% di bawah 100 dari 201 6. 27% di atas 100 b.750.00.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 5 bulan. 25% di bawah 100 4.00 d. Pinjaman Rp6. Harga barang setelah diskon 17% adalah Rp43. 12. 3% di bawah 100 dari Rp630.5% di atas 100 dari Rp51.00. Ubahlah menjadi persen dan persen di atas 100: a.600. dengan suku bunga 4. 5% di bawah 100 b. Tentukan bunga yang diperoleh dan modal setelah dibungakan! 8.5% di atas 100 b.600.00.00. Tentukan: a.000 dibungakan dengan suku bunga tunggal 1. 16% di atas 100 3. Ubahlah menjadi persen dan persen di bawah 100: a.5% a. Harga bensin disubsidi oleh pemerintah sebesar 9% dan harganya per liter menjadi Rp4.000. 25 % di bawah 100 5.00 b.BAB III Matematika Keuangan 121 1.00. ternyata modal menjadi Rp516. 2. 2.

Tentukan bunga yang diperoleh! 18.000.600.00.000.00. Tentukan suku bunganya tiap semester? 21.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 7 bulan dengan suku bunga 3%/triwulan . Tentukan suku bunganya tiap tahun dan tiap triwulan! 23. dengan suku bunga 2%/bulan. 1 bulan dan 20 hari (1 tahun = 360 hari).500.500.500.00. Pinjaman sebesar Rp2. Tentukan bunga yang diperoleh dan modal mula-mula! .060. Setelah berapa bulan modal itu menjadi Rp2.000. Pinjaman sebesar Rp4.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 7 bulan.200. Tentukanlah bunga yang diperoleh! 12. 5 bulan dan 10 hari (1 tahun = 360 hari).500.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 4.00.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 8 bulan 10 hari (1 tahun = 360 hari) dengan suku bunga 6%/cawu. Pinjaman sebesar Rp3.000. Tentukan bunga yang diperoleh! 14.000. Suatu pinjaman sebesar Rp4.400. Modal Rp2.00 dibungakan dengan bunga tunggal 2 tahun.00. dengan suku bunga 1%/bulan. Setelah berapa bulan modal itu dibungakan! 17.000.634.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 5 %/ semester. Modal sebesar Rp4.000.000.122 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 11.000.5%/semester.762. Modal sebesar Rp2.832. Tentukanlah suku bunganya tiap semester! 13.00 dibungakan dengan bunga tunggal 3 tahun.000. Tentukanlah bunga yang diperoleh? 20. tentukanlah bunga yang diperoleh! 15. ternyata modal tersebut menjadi Rp2. Modal Rp 4.000.000.000. Modal sebesar Rp800.00 setelah dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 7 bulan menjadi Rp 4.106. Suatu pinjaman sebesar Rp2.000. Pinjaman sebesar Rp1.00.800.000.000.120.000.000.5 %/bulan.00 setelah dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 10 bulan menjadi Rp5. Suatu modal setelah dibungakan dengan bunga tunggal 11%/tahun selama 2 tahun modal tersebut menjadi Rp6.000.000. Ternyata bunga yang diperoleh Rp570.930. Pinjaman sebesar Rp3.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 0. Tentukan bunga yang diperoleh! 19.00.000.00 setelah dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 8 bulan menjadi Rp1.400.500. ternyata modal menjadi Rp3.00 dibungakan dengan bunga tunggal 1 tahun. 2 bulan dan 18 hari (1 tahun = 360 hari) dengan suku bunga 6%/cawu.000.00? 22.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 3 tahun 2 bulan dengan suku bunga 6%/semester. Setelah berapa bulan bunga tersebut dibungakan? 24.000. Tentukanlah suku bunganya tiap triwulan? 16. Pinjaman sebesar Rp2.

Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Mutiara dengan suku bunga tunggal i = 13 % / tahun dan 1 tahun diangap 360 hari: Nama Jumlah pinjaman (M) Jangka waktu pengembalian (t) No Nasabah 1 Puput Rp2.500.00 60 hari 4 Syukur Rp3. Tentukan: a.00 dengan sistem diskonto 1.5%/bulan dan akan dikembalikan setelah 7 bulan. Modal yang diterima peminjam! 27.000.00 70 hari Tentukanlah: a.00 150 hari Dengan menggunakan persen yang sebanding. Tentukan bunga total yang diperoleh koperasi! . Jika Modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp4. Tentukan besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! 30.000.00 150 hari 5 Endang Rp5. Nilai diskontonya b.00 45 hari 2 Qalam Rp1.000.600.500.000. Pinjaman sebesar Rp8.000.000.000.182.500.500.00 80 hari 5 Titin Rp2.000. Nilai diskontonya b.700.800.000.00 40 hari 4 Dwi Rp2.000. Pembagi tetap dan jumlah angka bunganya b. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 6.00 90 hari 6 Upik Rp1. Tentukan modal yang diterima peminjam jika dianggap 1 tahun = 360 hari! 28.500.500. Jika Modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp734.BAB III Matematika Keuangan 123 25. Modal yang diterima peminjam! 26.250.500.00 90 hari 3 Risma Rp4.000.5%/kwartal dan akan dikembalikan dalam waktu 14 bulan. Pinjaman sebesar Rp1.5%/tahun dan akan dikembalikan dalam waktu 3 tahun.00.00 dengan sistem diskonto 15%/tahun dan akan dikembalikan setelah 7 bulan. Tentukan nilai diskonto dan besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! 29. Bunga total yang diperoleh koperasi! 31. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 4.00.000.000. Tentukan: a. Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ Sejahtera “ dengan suku bunga tunggal i = 12%/tahun dan 1 tahun dianggap 360 hari: Nama No Jumlah pinjaman (M) Jangka waktu pengembalian (t) Nasabah 1 Arif Rp7.500.000.750.00 50 hari 2 Budiman Rp4.000.00 dengan sistem diskonto 18 %/tahun dan akan dikembalikan setelah 2 bulan 10 hari.500.000. Pinjaman sebesar Rp4.00 120 hari 3 Cecep Rp8.

Modal Rp2.800.094.000.5%/tahun selama 12 tahun modal menjadi Rp5.00 dibungakan dengan bunga majemuk 12%/tahun.250.800.5%/bulan. setelah berapa triwulan modal akhir menjadi = Rp7.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 1.000.000.959.000.468.040.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 12%/tahun. Tentukan modal mula-mula (Nilai Tunai dari suatu modal) jika nilai akhir modal sebesar Rp8. Setelah 4.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 6%/triwulan selama 3.500. setelah berapa tahun modal akhir menjadi = Rp7.000.000.000.000.000.124 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 32.41? 37.500. Tentukan modal mula-mula jika suatu modal setelah dibungakan dengan bunga majemuk 11.000.273.08.00 dibungakan dengan bunga majemuk tiap semester.00 40 hari 2 Lina Rp4.00 dibungakan dengan bunga 4%/caturwulan selama 5 tahun 4 bulan.5 tahun modal menjadi Rp3.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 7%/tahun setelah berbunga selama 3 tahun 8 bulan! .800.985.00 50 hari 4 Nunik Rp2. Modal sebesar Rp3.500. Modal sebesar Rp4.00 90 hari 5 Ophi Rp1. Tentukan nilai tunai dari suatu modal Rp800. Tentukanlah nilai tunai dari modal sebesar Rp8.25 bulan! 40.800.000.00 75 hari 3 Mira Rp3.500. setelah dibungakan selama 2 tahun 8 bulan dengan suku bunga 4.500.5%/bulan selama 10 bulan! 44.000. Modal sebesar Rp4.000.5%/tahun dan 1 tahun dianggap 365 hari.86. Tentukan modal akhir! 35.500.500.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 5%/semester.000.650. Tentukan nilai tunai dari modal sebesar Rp1.00 150 hari Tentukan bunga total yang diperoleh koperasi dengan mengunakan persen yang seukuran! 33. Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 6. Modal sebesar Rp5.000.5 bulan! 45. Nama Jumlah pinjaman (M) Jangka waktu pengembalian (t) No Nasabah 1 Kunti Rp2. Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 5 tahun 8 bulan! 41. Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi ”Maju Bersama” dengan suku bunga tunggal i = 7. Tentukan modal akhir dan bunga yang diperoleh setelah 8 tahun! 34.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 2.000.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 2.5%/caturwulan! 43.400.342. Tentukan suku bunganya! 39.75%/bulan selama 8.99? 38.5 tahun.00 yang dibungakan dengan bunga majemuk 2. Pinjaman Rp2.233.000.00 80 hari 6 Puspita Rp7.538.500. Modal sebesar Rp5. Tentukan modal akhir! majemuk 36.22! 42.464. Modal sebesar Rp7.000.5%/triwulan.

Andaikan bank tidak membebani biaya administrasi. Pada hakikatnya ada tiga macam rente. c.BAB III Matematika Keuangan 125 B. 2). Misalkan modal yang dibayarkan adalah M dengan bunga i%/periode selama n periode. Rente berdasarkan saat pembayaran angsuran terdiri dari: ¾ Rente Pra numerando adalah rente yang dibayarkan atau diterima di awal periode. Rente adalah sederatan modal atau angsuran yang dibayarkan atau diterima pada setiap jangka waktu tertentu yang tetap besarnya. Rente berdasarkan banyaknya angsuran terdiri dari: ¾ Rente terbatas adalah rente yang jumlah angsurannya terbatas. ¾ Rente kekal adalah rente yang jumlah angsurannya tidak terbatas. maka proses pembungannya perhatikan skema di bawah ini: . dibutuhkan ilmu tentang Rente. b. Nilai Akhir Rente Pra numerando Rente Pra numerando adalah rente yang dibayarkan di awal periode.2. dapatkah anda menghitung jumlah keseluruhan simpanan uang anda? Untuk menghitung jumlah tabungan dari ilustrasi di atas. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini. Rente a. ¾ Rente Post Numerando adalah rente yang dibayarkan atau diterima di akhir periode. Rente berdasarkan langsung tidaknya pembayaran pertama terdiri dari: ¾ Rente langsung adalah rente yang pembayaran pertamanya langsung sesuai perjanjian. Pengertian dan macam-macam Rente Andaikan anda menyimpan sejumlah uangnya setiap awal bulan di bank dengan jumlah yang sama. ¾ Rente yang ditangguhkan adalah rente yang pembayaran pertamanya ditangguhkan beberapa periode. dan bank memberikan bunga terhadap simpanan anda. sehingga angsuran terakhir sudah mengalami pembungaan satu periode. yaitu: a. Setelah sekian bulan anda akan menghitung jumlah tabungan yang telah tersimpan. anda dapat: ¾ Menjelaskan pengertian dan macam-macam Rente ¾ Menghitung Nilai Akhir Rente Pra numerando ¾ Menghitung Nilai Akhir Rente Post Numerando ¾ Menghitung Nilai Tunai Rente Pra numerando ¾ Menghitung Nilai Tunai Rente Post Numerando ¾ Menghitung Nilai Tunai Rente Kekal b. Uraian Materi 1).

+ (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 + (1 + i)n] n Na = M. . . + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 + M(1 + i)n Na = M[(1 + i) + (1 + i)2 + . . . . . dari skema di atas diperoleh suatu deret. ∑ (1 + i) k =1 k Na = M x Daftar Nilai akhir rente Keterangan: ¾ Daftar nilai akhir rente adalah daftar V dan VI pada lampiran buku ini ¾ Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n . yaitu: Na = M(1 + i) + M(1 + i)2 + .126 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jika Nilai akhir Rente Pra numerando dilambangkan dengan Na. sehingga: rasio r = M(1 + i) a(r n − 1) r −1 M(1 + i)((1 + i) n − 1) M(1 + i)((1 + i) n − 1) = = (1 + i) − 1 i Nilai akhir rente Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M(1 + i)((1 + i) n − 1) Na = i Na = Dengan menggunakan tabel: Na = M(1 + i) + M(1 + i)2 + . + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 + M(1 + i)n Ternyata deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M(1 + i) dan M(1 + i) 2 = (1 + i).

BAB III Matematika Keuangan

127

Contoh 40 Setiap awal tahun Nisa menyimpan uang di Bank ABC sebesar Rp1.000.000,00. Jika bank memberikan bunga 6%/tahun, tentukan uang Nisa setelah menabung 20 tahun!

Jawab: M = Rp1.000.000.00 i = 6% / tahun = 0.06/tahun n = 20 tahun
Na M(1 + i)[(1 + i) n − 1] i 1.000.000(1 + 0,06)[(1 + 0,06) 20 − 1] = 0,06 = = 1.060.000 x (1,06 20 − 1) 0,06 1.060.000 x 2,207135472 = = Rp38.992.726,68 0,06

Dengan Daftar : Na = Modal x Tabel VI kolom 6% dan baris 20 = Rp1.000.000 x 38,99272668 = Rp38.992.726,68
Contoh 41 Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp500.000,00. Bank memberikan bunga 1,5%/bulan selama 2 tahun. Tentukan simpanan karyawan selama 2 tahun!

Jawab: M = Rp 500.000,00 i =1,5%/bulan = 0,015/bulan n = 2 tahun = 24 bulan
Na = M(1 + i)[(1 + i)n − 1] i 500.000,00 x (1 + 0,015)[(1 + 0,015) 24 − 1] = 0,015 =

507.500,00 x (1,01524 − 1) 0,015 507.500,00 x 0,429502811 = Rp14.531.511,80 = 0,015 Dengan daftar : Na = Modal x daftar V baris 24 dan kolom 1.5% = Rp500.000.00 x ................... = Rp14.531.511,80

128

Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi

3). Nilai Akhir Rente Post Numerando
Rente Post Numerando adalah rente yang dibayarkan di akhir periode, sehingga angsuran terakhirnya tidak mengalami pembungaan. Misalkan modal yang dibayarkan adalah M dengan bunga i%/periode selama n periode, maka proses pembungaannya perhatikan skema di bawah ini:

Jika Nilai akhir Rente Post Numerando dilambangkan dengan Na, dari skema di atas diperoleh suatu deret, yaitu: Na = M + M(1 + i) + M(1 + i)2 . . . + M(1 + i)n – 3 + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 Ternyata deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M dan rasio r M(1 + i) = = (1 + i), sehingga: M a(r n − 1) Na = r −1 M((1 + i)n − 1) M((1 + i)n − 1) = = i (1 + i) − 1 Nilai akhir rente Post Numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M((1 + i)n − 1) Na = i Dengan menggunakan tabel: Na = M + M(1 + i) + M(1 + i)2 . . . + M(1 + i)n – 3 + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 Na = M + M[(1 + i) + (1 + i)2 . . . + (1 + i)n – 3 + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 ]
n −1

Na = M + M.

∑ (1 + i)
k =1

k

Na = M + M x Daftar Nilai akhir rente

BAB III Matematika Keuangan

129

Keterangan: ¾ Daftar nilai akhir rente adalah daftar V dan VI pada lampiran buku ini. ¾ Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1).
Contoh 42 Setiap akhir tahun Ayah menyimpan uangnya di bank ABC sebesar Rp800.000,00 selama 25 tahun. Jika bank memberikan bunga 5%/tahun, tentukan jumlah simpanan total Ayah!

Jawab: M = Rp800.000,00 i = 5%/tahun = 0,05/tahun n = 25 tahun
Na = M((1 + i)n − 1) i 800.000,00 x (1 + 0,05) 25 − 1) = 0,05 800.000,00 x (1,0525 − 1) 0,05 800.000,00 x 2,386354941 = = Rp38.181.678,05 0,05 = Dengan Na = = = = daftar: M + M x Daftar V kolom 5% dan baris ke-(25 – 1) = baris ke-24 800.000.00 + 800.000,00 x 46,72709882 800.000.00 + 37.381.679,06 Rp38.181.679,06

Contoh 43 Setiap akhir bulan Yenny menyimpan uang di bank Rp500.000,00 selam 2 tahun. Jika bank memberikan suku bunga 1.5%/bulan, tentukan simpanan total Yenny di bank tersebut!

Jawab: M = Rp500.000,00 i = 1,5% / bulan = 0,015 bulan n = 2 tahun = 24 bulan M((1 + i)n − 1) Na = i 500.000,00 x ((1 + 0,015) 24 − 1) = 0,015 500.000,00 x ((1,015) 24 − 1) = 0,015 500.000,00 x 0,429502811 = = Rp14.316.760,40 0,015

130

Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi

Dengan daftar: Na = M + M x Daftar V kolom 1.5% dan baris ke-(24 – 1) = baris ke-23 = 500.000,00 + 500.000,00 x 27,63352080 = Rp 14.316.760,40

4). Nilai Tunai Rente Pra Numerando
Nilai tunai rente Pra numerando adalah jumlah semua nilai tunai angsuran yang dihitung pada awal masa bunga yang pertama. Nilai tunai angsuran pertama adalah nilai angsuran itu sendiri, yaitu M:

Jika Nilai tunai Rente Pra numerando dilambangkan dengan Nt, dari skema di atas. diperoleh suatu deret, yaitu: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 . . . + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M dan rasio M(1 + i) −1 r= = (1 + i) –1 < 1, sehingga: M a(1 − r n ) Nt = 1−r M(1 − (1 + i) −n ) (1 + i) = x (1 + i) 1 − (1 + i) −1 M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) = (1 + i) − 1 i Nilai tunai rente Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% selama n periode adalah: M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) Nt = i =

BAB III Matematika Keuangan

131

Dengan menggunakan daftar: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 . . . + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Nt = M + M[(1 + i)–1 + (1 + i)–2 . . . + (1 + i)n–3 + (1 + i)n–2 + (1 + i)n–1 ]
n −1

Nt = M + M.

∑ (1 + i)
k =1

−k

Nt = M + M x Daftar Nilai tunai rente Keterangan: ¾ Daftar nilai tunai rente adalah daftar VII dan VIII pada lampiran buku ini. ¾ Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1).
Contoh 44 Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap awal bulan dari PT UNILEVER sebesar Rp250.000,00 selama 3 tahun. Jika pemberian itu akan diberikan sekaligus di awal bulan pertama dengan dikenai bunga 2%/bulan, tentukan besarnya beasiswa total yang diterima siswa!

Jawab: M = Rp250.000,00 i = 2%/bulan = 0,02/bulan n = 3 tahun = 36 bulan
Nt = M(1 + i)[1 − (1 + i) −n ] i 250.000,00 x (1 + 0,02)[1 − (1 + 0,02) −36 ] = 0,02

250.000,00 x (1,02)[1 − (1,02) −36 ] 0,02 250.000,00 x (1,02)[1 − 0,49022315] = 0,02 255.000,00 x 0,50977685 = = Rp6.499.654,83 0,02 = Dengan daftar: Nt = M + M x daftar VII kolom 2% dan baris (36 – 1) = baris 35 = 250.000,00 + 250.000,00 x 24,99861933 = 250.000,00 + 6249654,83 = Rp6.499.654,83
Contoh 45 Tentukan nilai tunai rente Pra numerando dari suatu angsuran Rp4.000.000,00 selama 20 tahun dengan suku bunga 9%/tahun!

Jawab: M = Rp4.000.000,00 i = 9%/tahun = 0.09/tahun

yaitu: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 . Nilai Tunai Rente Post numerando Perhatikan skema jumlah semua nilai tunai total di bawah ini: Jika nilai tunai Rente Post Numerando dilambangkan dengan Nt.11 = 0.00 x (1. + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 + M(1 + i)n Deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M(1 + i)–1 dan rasio M(1 + i) −2 r= = (1 + i) –1 < 1.000.09)[1 − (1 + 0.09 4. .000. sehingga: M(1 + i) −1 Nt = a(1 − r n ) 1−r M(1 + i) −1 [1 − (1 + i) −n ] (1 + i) = x (1 + i) 1 − (1 + i) −1 .09 = 5).09)[1 − (1.178430889] = 0. .00 x (1.000.09 4.360.000.000.000.000.09) −20 ] 0.82156911 = Rp39.00 x 0.09)[1 − 0.09) −20 ] = 0.800.09 4.00 x (1 + 0.459.132 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi n Nt = 20 tahun = M(1 + i)[1 − (1 + i) −n ] i 4. dari skema di atas diperoleh suatu deret.

02 / bulan n = 3 tahun = 36 bulan M [1 − (1 + I) −n ] Nt = i .00 x 0. ∑ (1 + i) k =1 −k Nt = M x Daftar Nilai tunai rente Keterangan: ¾ Daftar nilai tunai rente adalah daftar VII dan VIII pada lampiran buku ini.754. Jika sumbangan akan diberikan sekaligus dan dikenai bunga sebesar 2%/bulan.00 x [1 − (1 + 0. tentukan sumbangan total yg diterima yayasan! Jawab: M = Rp5. + (1 + i)n–2 + (1 + i)n–1 + (1 + i)n ] n Nt = M.000. . .000.000.00 i = 1. .0175 Contoh 47 Tiap akhir bulan Yayasan Cinta Damai mendapatkan sumbangan dari Badan Perdamaian Dunia sebesar Rp5.75%/bulan = 0.000.000.75%/bulan! Jawab: M = Rp300.955.5 tahun dengan suku bunga 1.405752363 = = Rp6.00 i = 2% / bulan = 0.0175) −30 ] = 0. . + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 + M(1 + i)n Nt = M[(1 + i)–1 +(1 + i)–2 .000/bulan selama 2.000. ¾ Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n.BAB III Matematika Keuangan 133 M(1 − (1 + i) −n ) M(1 − (1 + i) −n ) = i (1 + i) − 1 Nilai tunai rente Post Numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% selama n periode adalah: M(1 − (1 + i) −n ) Nt = i = Dengan menggunakan tabel: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .79 0. Contoh 46 Tentukan nilai tunai rente Post Numerando dari suatu modal Rp300.00 selama 3 tahun berturut-turut.0175/bulan n = 2 tahun 6 bulan = 30 bulan Nt = M [1 − (1 + i) −n ] i 300.000.0175 300.

Nilai akhir rente merupakan deret geometri naik.00 x (1 − 0.5%/bulan! Jawab: M = Rp500.277. .134 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi = = = = 5. yaitu: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .277.02 5. M(1 + i) −1 dengan suku pertama a = M dan rasio r = = (1 + i) –1 < 1.00 x 22.000.00/bulan dengan suku bunga 2.025/bulan .80 6). Oleh karena itu rente kekal tidak ada nilai akhirnya. Nilai tunai rente merupakan deret geometri turun.000.447929111 = Rp111. .00 i = 2. .982.02 Dengan daftar: Nt = M x daftar VII kolom 2% dan baris 30 = 5. . a).000. Nilai Tunai Rente Kekal Pra numerando Deret nilai tunai modal rente Pra numerando yang sudah dipelajari adalah: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .000. Nilai Tunai Rente Kekal Rente kekal adalah rente yang jumlah angsurannya tidak terbatas. .000.000.02 5. sehingga: M a Nt = 1−r M (1 + i) = x −1 (1 + i) 1 − (1 + i) M(1 + i) M(1 + i) = = i (1 + i) − 1 Nilai tunai rente Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i%: M M(1 + i) Nt = atau Nt = + M i i Contoh 48 Tentukan nilai tunai Rente kekal Pra numerando dari suatu modal Rp500. maka deret di atas menjadi deret geometri tak berhingga.000.000. . .982.5%/bulan = 0. + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Jika jumlah angsurannya tidak terbatas.552070889) 0.000.000.00 x [1 − (1 + 0.80 0.000.02 −30 ] 0.00 x [1 − 1.00 x 0.02) −30 ] 0. sehingga nilai tunai rente kekal memiliki nilai.000.396455551 = Rp111.02 5.

UNILEVER tak mau repot.000.000.000.00 i = 2%/bulan = 0.00 M = 1.00 + 0.000.000.01/bulan M Nt = M + i 175.00 = 0.01 = 175. Nt = Contoh 51 Chandra mendapatkan tunjangan dari orang tua asuh Rp175.000. Fulan akan mendapatkan beasiswa dari PT UNILEVER sebesar Rp175. PT. tentukan besarnya angsuran! Jawab: Nt = Rp15.02 = Rp300.02 306. Oleh karena itu. Namun.00.00 Contoh 49 Setiap awal bulan.00 = 175.000.300.000. tunjangan akan diberikan sekaligus .300. Jika suku bunga 2%/bulan. M = Rp175.000. besarnya angsuran adalah Rp300.00 tiap awal bulan sampai jangka waktu yang tidak terbatas.00 i = 1%/bulan = 0.000.02 = M x1.00 = Rp17.000.000.00 x 0.000.00 + 500.00.000.000.00 Contoh 50 Nilai tunai dari rente kekal Pra numerando adalah Rp15.000.000. beasiswa akan diberikan sekaligus namun harus dikenai bunga sebesar 1%/ bulan.BAB III Matematika Keuangan 135 Nt = M + M i = 500.025 = 500.00 = Rp20.02 15.00 0.500.000.000.02) 15.300.00 + 20.00 Jadi.300. Tentukan beasiswa total yg diterima Fulan! Jawab: Soal di atas merupakan rente kekal pra numerando karena memuat kata ” setiap awal bulan “ dan “ jangka waktu yang tak terbatas”.500.000.00 = M x 1.000.00 + 17.02 306.00 dalam jangka waktu yang tak terbatas.675.000.02/bulan M(1 + i) i M(1 + 0.

075 / bulan . yaitu: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 + M(1 + i)–3. Berapakah besar suku bunganya setiap bulan? Jawab: Nt = Rp10.175. dengan suku pertama a = M(1 + i)–1 dan rasio r = Nt = M(1 + i) −1 = (1 + i) –1. .00 M = Rp175.000. . . .000.00 10.00 i 10.00 dengan suku bunga 0.000.000.175. + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Jika jumlah angsurannya tidak terbatas.00 = 175. .000.00 i = 0. .00 + 10. suku bunga tiap bulan = 1.000.000.00 dengan dikenai bunga. sehingga: M a 1−r M(1 + i) −1 (1 + i) x = −1 (1 + i) 1 − (1 + i) M M = = i (1 + i) − 1 Nilai tunai rente Post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i%: M Nt = i Contoh 52 Tentukan nilai tunai rente post numerando dari suatu modal Rp40.75% Jadi.175.75% / bulan = 0.00 = i 175.000.00 i = 0.00 – 175.000.00 Nt = M + M i 175.000.75%.000.00 i 175.000. b). Nilai Tunai Rente Kekal Post Numerando Deret nilai tunai modal rente Post numerando yang sudah dipelajari adalah: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .000. .000.000.136 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi sebesar Rp10.0175 = 1.00 = 175. maka deret di atas menjadi deret geometri tak berhingga.000.000.175.00 i= 10.75% / bulan! Jawab: M = Rp40.

tentukan jumlah sumbangan total yg diterima yayasan X tersebut! Jawab: M = Rp3. tentukan suku bunganya! Jawab: Nt = Rp5. Rangkuman 1.00 = 0.5%/tahun.175 = Rp20.BAB III Matematika Keuangan 137 Nt = M i 40.000.000.000.500.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas.000.075 Contoh 53 Setiap akhir tahun yayasan X akan mendapatkan sumbangan dari Bank Dunia Sebesar Rp3.333.000.000.500.00. Jika besar angsurannya Rp200.00 i = 17.000.000.000.00 M = Rp200.00 i= x100% = 4 % 5.000.5%/tahun = 0.00 = i 200.000.33 0.000.000.000. Jika Bank Dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 17.00 M i 200.00 5.000.00 tiap bulan. Nt = c.00 Contoh 54 Nilai tunai dari rente kekal post numerando adalah Rp5.000.00 Jadi.175/tahun M Nt = i 3.000.500. Nilai akhir rente pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% selama n periode adalah: M(1 + i)((1 + i) n − 1) Na = i Dengan menggunakan tabel: Na = M x Daftar Nilai akhir rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n .00 = = Rp533. suku bunganya 4% / bulan.000.

jangka waktu yang tidak terbatas. Nilai akhir rente post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M((1 + i)n − 1) Na = i Dengan menggunakan daftar: Na = M + M x Daftar Nilai akhir rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1). Nilai tunai rente kekal Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% adalah: M M(1 + i) Nt = atau Nt = + M i i 6. ¾ Rente post numerando: di akhir bulan. ¾ Nilai tunai rente: menerima. Nilai tunai rente Post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i%: M Nt = i 7. dan lain-lain. dan lain-lain. Nilai tunai rente post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M(1 − (1 + i) −n ) Nt = i Dengan menggunakan daftar: Nt = M x Daftar Nilai tunai rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n. 4.138 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 2. mendapat. dan lain-lain. di awal tahun. di akhir tahun. abadi. dan lain-lain. menabung. ¾ Nilai akhir rente: menyimpan. . Kata-kata yang dapat membantu untuk membedakan masing-masing rente dalam soal-soal verbal antara lain: ¾ Rente pra numerando: di awal bulan. Nilai tunai rente pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) Nt = i Dengan menggunakan daftar: Nt = M + M x Daftar Nilai tunai rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1). ¾ Rente kekal: selama-lamanya. 5. 3. dan lain-lain.

tentukan besarnya beasiswa total yang diterima siswa! Tutik mendapatkan tunjangan dari orang tua asuh dengan besarnya tetap tiap awal bulan sampai meninggal dunia. Tentukanlah nilai akhir dari rente pra numerando dengan angsuran Rp125.00 tiap bulan dengan suku bunga 1.000. tentukanlah angsuran tiap bulannya! Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap awal bulan dari Yayasan Super Semar sebesar Rp350.5 tahun dengan suku bunga 2. 10.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas. 13.000.00 tiap semester selama 10 tahun dengan suku bunga 4.75%/semester! Tentukanlah nilai akhir dari rente pra numerando dengan angsuran Rp300.500. Jika Bank Dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 10%/tahun. 4.6%/semester! Tentukanlah nilai tunai rente kekal pra numerando dari suatu modal Rp125. tentukan jumlah sumbangan total yang diterima yayasan ABC tersebut! 11. angsurannya tiap bulan Rp200. tunjangan akan diberikan sekaligus sebesar Rp20. 3.000. Jika bank memberikan bunga 8.000. Jika sumbangan akan diberikan sekaligus dan dikenai bunga sebesar 2%/bulan.450. tentukanlah suku bunganya! Jika 7. Nilai tunai dari rente kekal pra numerando adalah Rp20.00 tiap tahun selama 15 tahun dengan suku bunga 11%/tahun! Tentukan nilai tunai post numerando dari modal Rp150.00 tiap semester selama 8 tahun dengan suku bunga 4.BAB III Matematika Keuangan 139 1. 9.000.5%/bulan! Nilai tunai rente kekal post numerando adalah Rp10.00.00 dengan suku bunga 2.00 selama 4.350.00.250.000. 2.00 tiap bulan selama 2. 8. Namun.00 tiap bulan selama 4 tahun dengan suku bunga 2%/bulan! Tentukanlah nilai akhir dari rente post numerando dengan angsuran Rp4.25%/bulan.000.000.000.000.00 selama 1.000.5 tahun.75%/bulan. 5.5 tahun dengan suku bunga 3.25%.00. tentukan jumlah simpanan Azzam setelah menabung 20 tahun! Tiap akhir bulan Yayasan Cinta Damai mendapatkan sumbangan dari Badan Perdamaian Dunia sebesar Rp5. 12. .5%/tahun. 6.5%/bulan! Tentukanlah nilai akhir dari rente post numerando dengan angsuran Rp600.000.000. 14. tentukan sumbangan total yg diterima yayasan! Setiap akhir tahun Yayasan ABC akan mendapatkan sumbangan dari Bank Dunia sebesar Rp3.00 selama 3 tahun 7 bulan.000.00.000.000. Jika suku bunganya 1.500. Berapakah besar tunjangan setiap bulannya? Setiap awal tahun Azzam menyimpan uang di Bank BRI sebesar Rp1.000.25%/bulan! Tentukan nilai tunai post numerando dari modal Rp150. Jika beasiswa akan diberikan sekaligus di awal bulan pertama dengan dikenai bunga 3.

75%/bulan.000.000.000.450. 25. tentukan besarnya beasiswa total yang diterima siswa! Tiap awal bulan Yayasan Keadilan Sejahtera mendapatkan sumbangan dari negara Saudi Arabia sebesar Rp7.00 selam 2 tahun 3 bulan. 21. Namun. 20.8%/bulan selama 2 tahun.75%/bulan. 17.000.00.140 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 15.5%/bulan. Berapakah besar tunjangan setiap bulannya? Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp650.26.25%/bulan.5 tahun. tentukan simpanan total Susan di Bank tersebut! Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp650.000.8 %/ bulan selama 2 tahun. Jika beasiswa akan diberikan sekaligus di awal bulan pertama dengan dikenai bunga 1.00 selam 5 tahun. Jika Bank memberikan suku bunga 0. tentukanlah suku bunganya. Tentukan besarnya modal yang diberikan tiap bulannya! .00 bank memberikan bunga 1. tentukan jumlah sumbangan total yang diterima yayasan tersebut! Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap akhir bulan dari Yayasan Super Semar sebesar Rp50. 23.000.000. tentukan sumbangan total yg diterima yayasan! Setiap awal bulan Sisca menyimpan uangnya di bank Rp 75.5% adalah Rp21.000.75%/bulan. Tentukan simpanan total karyawan tersebut! Setiap awal tahun Nissa menyimpan uang di Bank BRI sebesar Rp 475. Setiap akhir bulan Susan menyimpan uangnya di bank Rp225. 18. 24.00 Jika bank memberikan bunga 7. 19. tentukan simpanan total Sisca di bank tersebut! Tutik mendapatkan tunjangan dari orang tua asuh dengan besarnya tetap tiap awal bulan sampai meninggal dunia.00 dengan suku bunga 2. Jika sumbangan akan diberikan sekaligus dan dikenai bunga sebesar 1. Setiap awal tahun Yayasan Khartika akan mendapatkan sumbangan dari luar negeri sebesar Rp2. 22.00 selama 5 tahun.144.000. Jika bank memberikan suku bunga 0. tentukan jumlah simpanan Nissa setelah menabung 25 tahun! 16.5%/tahun. Nilai akhir rente pra numerando dari suatu modal yang diberikan setiap bulan selama 3 tahun dengan suku bunga 2.000.221. Tentukan simpanan total karyawan tersebut! Nilai tunai rente kekal post numerando adalah Rp5. tunjangan akan diberikan sekaligus sebesar Rp18. Jika Bank Dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 5%/tahun.250.00.500.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas.000. Jika angsurannya tiap bulan Rp300.000.00 selama 4.00 bank memberikan bunga 1.

¾ Menghitung anuitas pinjaman obligasi. tentukan: a. Sehingga diperoleh rumus: an = a1 (1 + i)n – 1 atau an = ak (1 + i)n – k Contoh 55 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan.00. dan terdiri atas bagian bunga dan bagian angsuran. anda dapat: ¾ Menjelaskan pengertian anuitas. . = a1 (1 + i)2(1 + i).BAB III Matematika Keuangan 141 B. ¾ Menghitung anuitas yang dibulatkan. 3. . = a1 (1 + i)(1 + i).000. b. Pengertian Anuitas Pernahkah anda menghitung sendiri cicilan yang harus dibayar setiap bulan jika akan membeli rumah dengan cara angsuran? Dapatkah anda menghitung sisa pinjaman anda. 2. sehingga: an + 1 a2 a3 a3 a3 a4 a4 a4 = a1 (1 + i). Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini. ¾ Menghitung rencana angsuran dengan sistem pembulatan. = a2 (1 + i).000. dan seterusnya. ¾ Menghitung anuitas. = a1 (1 + i)3. i = an (1 + i).3. ¾ Menghitung besar sisa pinjaman. Anuitas a. dan setiap anuitas sama besarnya.00! . Besarnya angsuran pertama jika bunga pertama = Rp250. Anuitas adalah sejumlah pembayaran pinjaman yang sama besarnya yang dibayarkan setiap jangka waktu tertentu. Jika besarnya Anuitas Rp400. Anuitas = Angsuran + Bunga A = an + bn Untuk n = bilangan asli: 1. jika sudah mencicil selama n tahun dari pembayaran rumah yang anda cicil? Itu semua akan di bahas dalam kompetensi dasar Anuitas. = a3 (1 + i). Jika suatu pinjaman sebesar M dilunasi dengan sistem anuitas tahunan selama n tahun dengan suku bunga i%/tahun. maka berlaku: = An A n+1 an + 1 + bn + 1 = an + bn = an + bn – bn + 1 an + 1 an + 1 = an + an. = a1 (1 + i)2. . Uraian Materi 1). Besarnya bunga ke-5 jika angsuran ke-5 adalah Rp315.00! b.000.

00 a1 = Rp150.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan Rp500.000.000.00 dan Rp85.000.000.000.000.000. Besarnya bunga ke-9! Jawab: M = Rp10.000.00 Contoh 57 Suatu pinjaman Rp10.000.000.00 A = a6 + b6 A = Rp215.000.03)8 a9 = 200.00 – Rp315.00 x 1.000.00 angsuran pertama: a1 = A – b1 a1 = 500.000.00 + Rp85.000.00.000.000. Besarnya bunga pertama dan angsuran pertama b.00 x (1 + 0.000.000.00 Contoh 56 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan anuitas tahunan. Jika suku bunga 3%/ bulan.142 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jawab: A = Rp400.00 x (1 + 0.194052297 a7 = Rp238.03 / bulan a.000.000.03)6 a7 = 200.000.00 b.036 a7 = 200.000.038 . A = a5 + b5 b5 = A – a5 a1 = Rp400.00 x 1. A = a1 + b1 a1 = A – b1 a1 = Rp400.00 a1 = Rp200.00 – Rp250.00 – 300.00 a1 = Rp85.00 A = Rp500.00 a.000.000. tentukan: a.000.000.46 c. angsuran ke-7: a7 = a1 ( 1 + i )7–1 a7 = 200.00 b.000. Besarnya angsuran ke-7 c.00 x 1. angsuran ke-9: a9 = a1 ( 1 + i )9–1 a9 = 200.00 b6 = Rp85.00! Jawab: a6 = Rp215.000.00 x 0.000. bunga pertama: b1 = M .000. i b1 = 10.00 = Rp400.03 b1 = Rp300. Tentukan besarnya anuitas jika besarnya angsuran ke-6 dan bunga ke-6 masing-masing adalah Rp215.00 i = 3%/ bulan = 0.810.000.

i = A=M. .(1 + i) n M.354. i .02 b9 = Rp246. i A = (1 − (1 + i) −n ) Dengan menggunakan daftar anuitas: M.000.000. i ((1 + i) n − 1) A = M.354. + an M = a1 + a2 M = a1 + a1 (1 + i) + a1 (1 + i)2 + a1 (1 + i)3 + . .645. i . .i ((1 + i) n − 1) 1 A = a1 + b1 A = a1 + M . i (1 − (1 + i) −n ) A = (1 − atau A = ) n (1 + i) Besarnya anuitas dari suatu pinjaman M dengan suku bunga i%/periode selama n periode adalah: M.((1 + i) n − 1) + M. Nilai anuitas Besarnya pinjaman = jumlah semua angsuran + a3 + a4 + . + a1 (1 + i)n – 1 M = Jumlah barisan geometri dengan suku pertama = a1 dan rasio = (1 + i) a ((1 + i)n − 1) M = 1 (1 + i) − 1 M a1 = = a1 ((1 + i) n − 1) i M. i A – M.98 2).BAB III Matematika Keuangan 143 bunga ke-9: a9 = 200.i ((1 + i) n − 1) M. (1 − (1 + i) −n ) A = M x daftar anuitas baris ke-n dan kolom i % Bagaimanakah hubungan antara anuitas dan angsuran pertama? M. . i .02 b9 = A – a9 b9 = 500.(1 + i) n ((1 + i) n − 1) M.00 – 253. i a1 = A – M . i 1 x (1 + i) n 1 (1 + i) n M.00 x 1.i dan A = Dari pembuktian di atas diperoleh: a1 = n ((1 + i) − 1) ((1 + i) n − 1) .i ((1 + i) n − 1) M.i+ = M.266770081 a7 = Rp253. i A = (1 − (1 + i) −n ) i A =M.

00 x 0.144 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi M. Tentukan: a.000.00 = 1 − 1.000. i .000.000.025) −36 .00 x 0.000.5%/bulan.02) −24 100.00 selama 2 tahun dengan suku bunga 2%/bulan! Jawab: M = Rp5.02 / bulan A = Mxi 1 − (1 + i) −n = 5.000.02 1 − (1 + 0.i : = n a1 ((1 + i) − 1) ((1 + i) n − 1) A = (1 + i)n .025 1 − (1 + 0.49 Contoh 59 Pinjaman sebesar Rp10.(1 + i) n A M.025/bulan a.378278512 = Rp 264. Bunga dan angsuran pertama c.000. Bunga dan angsuran ke-24! Jawab: M = Rp10.000.355.355. A = Mxi 1 − (1 + i) −n = 10.49 Dengan daftar anuitas: A = M x Tabel anuitas baris ke-24 kolom 2% = 5.000.000.02 −24 100.000.00 n = 3 tahun = 36 bulan i = 2.00 x 0. sehingga diperoleh: a1 A = a1 x (1 + i)n Contoh 58 Tentukan nilai anuitas dari suatu pinjaman sebesar Rp5.00 n = 2 tahun = 24 bulan i = 2% / bulan = 0.000.000.000.00 dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3 tahun dengan suku bunga 2.5% / bulan = 0. Anuitasnya b.000.00 = 0.000.052871097 = Rp264.

025 b1 = Rp250.000.77 – 250.000. i b1 = 10.000.00 = Rp 424.00 – Rp100.042451577 = Rp 424.BAB III Matematika Keuangan 145 = 250.025)23 a24 = 174. Sisa pinjaman setelah mengangsur 1 tahun dan 2 tahun! Jawab: M = Rp250.00 angsuran pertama: a1 = A – b1 a1 = 424.515.000.5% = 10.00 n = 10 tahun i = 18%/tahun = 0.764610683 a24 = Rp 307.000.77 x 1.i 1 − (1 + i) −n 150.808935533 = .77 c.000.02523 a24 = 174.000.77 x 1.00.77 (1 + 0.000.515.77 = 1 − 0.515.39 bunga ke-24: b24 = A – a24 b24 = 424.563.515. Sisanya akan dicicil dengan sistem anuitas tahunan selama 10 tahun dengan suku bunga 18%/tahun.000.000.00 = Rp150.000.18) −10 27.000.196.000.952.18/tahun a. Cicilan setiap bulan c. A M.00.77 b.77 – 307.18 −10 27.00 x 0.000.515. Tentukan: a.00 a1 = Rp174. Nilai anuitasnya b.39 b24 = Rp116.952.00 = 1 − 1.000.377.515.00 = Rp 33.000.025 −36 250.000.000.20 = 0. Hafsah hanya memiliki uang muka Rp 100. Bunga pertama: b1 = M .411093723 Dengan daftar anuitas: A = M x Tabel anuitas baris ke-36 kolom 2.000.38 Contoh 60 Hafsah bersama suaminya berencana mengambil rumah di VILLA INDAH dengan harga Rp250.515.00 1 − 1.000.00 x 0. Angsuran ke-24: a24 = a1 ( 1 + i )24–1 a24 = 174.515.18 = 1 − (1 + 0.000.000.000.000.00 x 0.

196.000.00 = Rp6. S1 b3 = i . ketiga .000. S3.525. Cara 1: Sisa pinjaman dapat dihitung sebagai berikut: b1 = i .622.377.00 – 6.852.80 Sisa pinjaman setelah mengangsur 1 tahun: S1 = 150. Sisa pinjaman anuitas Jika S1.433. . Sm .377.097.000. ke-m.000. .000.62 Sisa pinjaman setelah mengangsur 2 tahun: S2 = 143. .5 tahun.58 3).80 = Rp143.091.622.33.196. sehingga: Sm = m+1 i Contoh 61 Pinjaman sebesar Rp10.20 – 7.104.00 x 18% = Rp27. . .58 a2 = A – b2 a2 = 33.196. S2. S2 .20 – 27.58 = Rp7. .20 Setelah pembayaran anuitas kedua atau setelah mengangsur 2 tahun: b2 = M x i b2 = 143. M b2 = i .711.377.02 12 c.377.62 = Rp136.20 = Rp2.20 x 18% = Rp25.091.000. . .20 – 25. Cicilan setiap bulannya = Rp. Besarnya anuitas! b.525.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2. .000.146 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b. b bm + 1 = i .000.000.196.000.00 a1 = A – b1 = 33. Sm berturut-turut merupakan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas pertama.104.803.377.803.622. Sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! . maka ada beberapa cara untuk menentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m.803.781.196. Setelah pembayaran anuitas pertama atau setelah mengangsur 1 tahun: b1 = M x i = 150.852. Tentukan: a. kedua. .

000.59 – Rp282.000.192.411986759 dengan menggunakan daftar anuitas: A = M x daftar anuitas baris ke-30 kolom 3% A = 10.00 = = Rp 510.192.00 x 0.00 x 0.192.26 ¾ Tentukan bunga ke-11: b11 = A – a11 b11 = Rp 510.192. .! Cara 2: Sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-k = pokok pinjaman dikurangi jumlah k angsuran yang sudah dibayar.590.192.000.711.000.000. Langkah-langkah menentukan sisa pinjaman setelah angsuran ke-10 (S10): ¾ Tentukan bunga pertama: b1 = M x i = Rp10.i 1 − (1 + i) −n 10.000.33 = Rp7.711.000.03 Silakan di coba setelah pembayaran anuitas ke-15 .00 x 0.481.03)10 a11 = 210.377.59 (1 + 0.192.26 = Rp227.59 b.00 1 − 1.481.5 tahun = 30 bulan a.67 = 0.000.000.33 b Sm = m+1 i b S10 = 11 i 227.03)10 a11 = 210.00 i = 3 % / bulan = 0.192.00 = Rp210.051019259 = Rp 510.59 ¾ Tentukan angsuran ke-(10 + 1) atau angsuran ke-11 : a11 = a1 (1 + i)11 – 1 a11 = 210.03 1 − (1 + 0.000.59 (1.BAB III Matematika Keuangan 147 Jawab: M = Rp10.03/bulan n = 2.192.000.03) −30 300.59 x 1..000. A = = = M.59 1 − 0.00 ¾ Tentukan angsuran pertama: a1 = A – b1 = Rp510..343916379 a11 = Rp282.03 = Rp300.03 −30 300.59 – Rp300.

000. sehingga: Sm = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom 3% baris(10–1)) Sm = 10. .5 tahun.+ak+ ak+1+ak+2+ ak+3+.000. .00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2. . + an) Sm = [a1 + a2+ a3+.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2. .59. .000. .000.! Cara 3: Sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m = jumlah semua angsuran yang masih harus dibayar. sehingga: .59 x 10.5 tahun.000. . Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! Jawab: n = 30. . .000. suku bunga 2. diperoleh a1 = Rp210.59. + ak) Sm = M – (a1 + a1(1 + i) + a1(1 + i)2 + a1 (1 + i)3 + ..192.00 – (210. .463879311) Sm = 10. .000.000. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! Jawab: Dari contoh 61.+ a1(1 + i)n–1] – [a1+ a1(1+ i) + a1(1+ i)2 +.192.52 (hampir sama dengan cara 1) Silahkan di coba untuk M = Rp15. .000. .+an] – [a1 + a2+ a3+ … + ak] Sm = [a1 + a1(1+ i) + a1(1+ i)2 +. dan i = 3% Dari contoh 61.89) Sm = Rp 7. Sm = ak+1 + ak+2 + ak+3 + .192.59 + 210..429. .+ a1(1 + i)k–1] n −1 m −1 Sm = [a1 + a1[ ∑ k =1 (1 + i) k ] – [a1 + a1[ n −1 ∑ (1 + i) k k ] k =1 m −1 k Sm = a1 x ∑ (1 + i) k =1 – a1 x ∑ (1 + i) k =1 Sm = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom i% baris(n –1) – daftar nilai akhir rente kolom i % baris (m –1)] Contoh 63 Pinjaman sebesar Rp10.590. . m = 10. + (1 + i)k–1 ]) m −1 Sm = M – (a1 + a1[ ∑ (1 + i) k =1 k ]) Sm = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (m–1)) Contoh 62 Pinjaman sebesar Rp10.199. diperoleh a1 = Rp210.377.59 + 2.148 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Sm = M – (a1 + a2 + a3 + .000.5%/bulan selama 3 tahun dan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-20 .192.00.00 – (210.192. . + a1(1 + i)k–1 ) Sm = M – (a1 + a1[(1 + i) + (1 + i)2 + (1 + i)3 + .

000.590.36 ( hampir sama dengan cara 1) Silahkan di coba untuk M = Rp12.877474860 S10 = Rp 7.000.377.000.409.000.000.5%/ bulan selama 4 tahun dan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-25 .. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! Jawab: n = 30.00. + Sm = (1 + i) (1 + i) 2 (1 + i) 3 (1 + i) 4 (1 + i) m−n Sm = A[(1+ i)–1 + (1+ i) –2+ (1+ i) –3 + . Tentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-15! Jawab: Keempat cara untuk menentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m membutuhkan nilai anuitas.5 tahun dan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-18 . suku bunga 4%/bulan.BAB III Matematika Keuangan 149 S10 = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom 3% baris 29 – daftar nilai akhir rente kolom 3% baris 9] S10 = 210. nilai anuitas harus dicari dahulu.! Contoh 65 Pinjaman Rp15.192.59.046827282 = Rp702. m = 10 dan i = 3% Dari contoh 61.192. .00 x 0.5% / bulan A = M x Daftar anuitas baris ke-40 kolom 3.00.000. selama 3. M = Rp15. sehingga: S10 = A x [daftar nilai tunai rente kolom 3% baris (30 – 10)] S10 = 510..5% A = 15. . suku bunga 1.23 .! Cara 4: Sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m = nilai dari semua anuitas yang belum dibayar dihitung pada akhir tahun ke-m: A A A A A + + + +.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3 tahun 4 bulan dengan suku bunga 3. + (1 + i)n–m] n −m Sm = A x ∑ (1 + i) k =1 −k Sm = A x [daftar nilai tunai rente kolom i % baris(n – m) ] Contoh 64 Pinjaman sebesar Rp10.59 x 36.5 tahun.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2.111536395 S10 = Rp 7.590.000.000.000.377.575415706 – 10.000.000.192.59 x 14.5%/bulan. diperoleh A = Rp510...43 (hampir sama dengan cara 1) Silakan dicoba untuk M = Rp20.192.000.59 x [46.. Jadi.463879311] S10 = 210.00 n = 3 tahun 4 bulan = 40 bulan i = 3..

409. maka akan terjadi kelebihan pembayaran. a). Puluhan ke atas c. ribuan.481514592 S10 = Rp 11.00 Dibulatkan puluhan ribu ke atas: A+ = Rp2.576.23 x (83.767. pembayaran pinjaman baik menggunakan sistem anuitas maupun lainnya nilainya bulat.360.352. dengan tujuan agar pembayaran mudah untuk dilaksanakan. Oleh karena itu.409.409.000.150 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Cara 3 A = a1 (1 + i )n a1 = A (1 + i ) – n a1 = 702.23 x [daftar nilai akhir rente baris ke-39 kolom 3.00 Dibulatkan ratusan ke atas: A+ = Rp2.409. c.295680879) S15 = 177.00 Dibulatkan ribuan ke atas: A+ = Rp2. b.5 %] S15 = 702. Ratusan ke atas d.000. ratusan. besarnya anuitas dibulatkan ke atas atau ke bawah dengan kelipatan berdasarkan persetujuan penerima hutang dengan pihak perbankan.5% – daftar nilai akhir rente baris ke-14 kolom 3. Sebaliknya jika anuitas dibulatkan ke bawah.252572468 = Rp177.550277748 – 18.351. puluhan ribu atau yang lainnya selalu ditambah satu dari nilai sebelumnya.035 )– 40 a1 = 702. maka akan terjadi kekurangan pembayaran.23 x 0. Anuitas yang dibulatkan Dalam transaksi perbankan. Kelebihan atau kekurangan pembayaran tersebut akan diperhitungkan pada pembayaran anuitas terakhir.405.78. Anuitas dibulatkan ke atas Setiap bilangan yang akan dibulatkan ke atas dalam puluhan.576.409.000.00 .78 Cara 4 n = 30. m = 10 dan i = 3% S15 = A x [daftar nilai tunai rente baris (40 – 15) kolom 3. Jika anuitas di bulatkan ke atas. d.25459687 S15 = Rp11.409.410.23 Sm = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom i% baris(n –1) – daftar nilai akhir rente kolom i % baris (m –1)] S15 = 177.00 atau Rp100. Bulatkan anuitas di atas dalam: a.351. Lambang untuk pembulatan anuitas ke atas adalah: A+ Contoh 66 Hasil perhitungan nilai anuitas diperoleh A = Rp2.5 % ] S15 = 177. Puluhan ribu ke atas Jawab: a. Misalkan anuitas dibulatkan ke bawah atau ke atas dengan kelipatan Rp1. Dibulatkan puluhan ke atas: A+ = Rp2.00 dan lain-lain.23 x 16.351.23 (1 + 0. Ribuan ke atas b.500.409.23 x 65.79 ( hampir sama dengan cara 3) 4).767.

000.00 – Rp1.750. yaitu: NL = L + L(1 + i) + L(1 + i)2 .308. NL = (a1 + a2 + a3 + .86 + 6.14 = Rp6.075.000. + (1 + i)n – 3 + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 ] n −1 NL = L + L. = (a1 + a1(1 + i) + a1(1 + i)2 + a1(1 + i)3 + .691. + an ) – M.b1 = A+ .000.000.308. Kelebihan tiap anuitas : L = A+ – A = Rp 1.750. tentukan: a.BAB III Matematika Keuangan 151 Jika a1 = A+ . .14 . Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp20. .308.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 6%/tahun selama 20 tahun.00 i = 6 %/tahun n = 20 tahun a.785591204 NL = Rp232.743.86 Total kelebihan pembayaran anuitas: NL = L + L x Daftar Nilai akhir rente kolom i % baris (n – 1) NL = 6.000.M .86 + 6.86 x Daftar Nilai akhir rente kolom 6 % baris 19 NL = 6. .14 Dibulatkan puluhan ribu ke atas: A+ = Rp1. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam puluhan ribu. Total kelebihan pembayaran anuitas c. i. .000. Dengan cara lain.308.087184557 A = Rp1.000. jika L = A+ – A. . .86 x 35. .00 b. . maka kelebihan pembayaran dari semua angsuran adalah: lihat halaman .00 x 0. maka nilai akhir kelebihan dari anuitas pertama sampai anuitas terakhir = nilai akhir rente post numerando. .000. A = M x tabel anuitas kolom 6% baris 20 A = 20.308. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan b.691. + L(1 + i)n – 3 + L(1 + i)n – 2 + L(1 + i)n – 1 NL = L + L[(1 + i) + (1 + i)2 . . ∑ (1 + i) k =1 k NL = L + L x Daftar Nilai akhir rente kolom i% baris (n – 1) Besarnya anuitas terakhir: At = A – NL Contoh 67 Suatu pinjaman Rp20. + a1(1 + i)k–1 ) – M n −1 = (a1 + a1[ ∑ (1 + i) k =1 k ]) – M NL = (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) – M Keterangan: NL = Nilai Lebih.743.

+ K(1 + i)n – 3 + K(1 + i)n – 2 + K(1 + i)n – 1 NK = K + K [(1 + i) + (1 + i)2 .000. = 1.357. . + a1(1 + i)k–1 ) n −1 = M – (a1 + a1[ ∑ (1 + i) k =1 k ]) NK = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) Keterangan : NK = Total nilai kurang.357.000.00 x 6% = 1.00 NL = 20.000. . i. maka kekurangan pembayaran dari semua angsuran adalah: ( lihat cara 2 sisa pinjaman) NK = M – (a1 + a2 + a3 + . yaitu: NK = K + K(1 + i) + K(1 + i)2 . . .350. maka nilai akhir kekurangan dari anuitas pertama sampai anuitas terakhir = nilai akhir rente post numerando.00 – 20. ∑ (1 + i) p =1 p NK = K + K x Daftar Nilai akhir rente kolom i% baris (n – 1) .000. .000.000. Dengan cara lain.232. + an ).000.785591204) – 20.616. ribuan. i.890. + (1 + i)n – 3 + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 ] n −1 NK = K + K. Pembayaran anuitas terakhir: Besarnya anuitas terakhir: At = A – NL = 1. .200.14 – 232.750.800.743.00 – 1.691.000.895. .511. c.000.00 Dibulatkan ratusan ke bawah: A– = Rp4.00 b). Lambang untuk pembulatan anuitas ke bawah adalah: A– Contoh 68 Hasil perhitungan nilai anuitas diperoleh A = Rp4.00 NL = (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom 6% baris (20 –1)) – M NL = 550.16 – 20. .00 = Rp232. Puluhan ribu ke bawah Jawab: a.00 Dibulatkan ribuan ke bawah: A– = Rp4. Dibulatkan puluhan ke bawah: A– = Rp4.14 = Rp 1.075.00 (1 + 35.00 Jika a1 = A– – b1 = A– – M . Ribuan ke bawah b. jika L = A – A–.075.00 Dibulatkan puluhan ribu ke bawah : A– = Rp4.000. d.00 = Rp550. Ratusan ke bawah d.78 Bulatkan anuitas di atas dalam: a. puluhan ribu atau yang lainnya selalu tetap dari nilai sebelumnya.075.357.14 c.152 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Dengan menggunakan cara lain: Jika a1 = A+ – M . Puluhan ke bawah c.000.750. b.000. Anuitas dibulatkan ke bawah Setiap bilangan yang akan dibulatkan ke bawah dalam puluhan.357.000. 2 = M – (a1 + a1(1 + i) + a1(1 + i) + a1(1 + i)3 + . ratusan.

000.BAB III Matematika Keuangan 153 Besarnya anuitas terakhir: At = A + NK Contoh 69 Suatu pinjaman Rp12.107.107.39 Dengan menggunakan cara lain: Jika a1 = A– – M .100. i.46 x Daftar Nilai akhir rente kolom 5% baris 14 NK = 56.00 (1 + 20.511.100.578563588) NK = 12. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu.718.00 – 12.00 b.000.46 – Rp 1.156.79 = Rp1.100.46 Total kekurangan pembayaran anuitas: NK = K + K x Daftar Nilai akhir rente kolom i% baris (n – 1) NK = 56.46 x 20. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan b.000.281.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 5%/tahun selama 15 tahun.00 – 500.578563588 = Rp1. tentukan: a.00 = Rp56.46 Dibulatkan ratusan ribu ke bawah: A– = Rp 1.000.00 – 600.00 x 0.616.000. Kekurangan tiap anuitas : K = A – A– = Rp1.000.789.00 i = 5 %/tahun n = 15 tahun a.107. Contoh 70 Suatu pinjaman Rp10. biasanya digunakan tabel pelunasan anuitas dan biasanya anuitas yang dicantumkan dalam tabel merupakan anuitas pembulatan.000. Tabel Pelunasan Anuitas Untuk memberi gambaran bagi peminjam terhadap rencana pelunasannya.00 – 10.156.000.46 + 56.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 12%/tahun selama 8 tahun.107.107.14= Rp 1.000.000.210. Pembayaran anuitas terakhir: Besarnya anuitas terakhir: At = A + NK = Rp1.075.21 c.00 = Rp500.000.000.000.107.00 5).000.000.100.000.096342288 = Rp1.46 + 232. = 1.000. A = M x tabel anuitas kolom 5% baris 15 A = 12.000.210.000.107.107. Total kekurangan pembayaran anuitas c. Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp12.46 + 56.000. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan .718.156.00 NK = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom 5% baris (15 –1)) NK = 12.00 x 5% = 1.000. tentukan: a.

028.000.696. kecuali pada baris terakhir (baris ke-8).698.100.437.000.00 1 Rp 9.000.963.832.00 Rp5.00 = 1 − 1.00 = b.000.44 0 Pinjaman awal tahun ke-2 = sisa pinjaman akhir tahun ke-1. Pinjaman awal tahun ke-3 = sisa pinjaman akhir tahun ke-2.000.00 i = 12 %/tahun = 0.776.960. Tabel rencana pelunasan anuitas c.41 1 − 0.44 = Rp 1.44 8 Keterangan Tabel: • • • • Sisa pinjaman akhir tahun Rp9.564.20 4 Rp 5.128.51 6 Rp 2.200.100.00 Rp1.12 −8 1.040.00 Rp 835.386.00 Tahun Pinjaman awal ke tahun Bunga (12%) angsuran Rp10.000.00 = = Rp2.000.386.58 Rp1.80 Rp 683.200.264.604. c.000. mengapa? Contoh 71 Suatu pinjaman Rp12.698.80 Rp4.107.092.604.000.282.00 Rp1. Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp10.416.44 Rp 110.889. A M.00 3 Rp 6.00 Rp8. Pembayaran anuitas terakhir tidak sama dengan anuitas hasil pembulatan.42 7 Rp919.73 Rp919. Tentukan: a.329.100.80 Rp1.000.000.17 . Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu.00 Rp6.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 15%/tahun selama 7 tahun.58 Rp1.167.586.000.437.38 Rp2.000.100.38 Rp 513. maka A+ = Rp2.040.000.00 Rp1.86 Rp 919.892.696.435.12 = 1 − (1 + 0.030. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan . Pembayaran anuitas terakhir = 110.559.00 Rp 900.200.00 2 Rp 8.73 + 919. dan seterusnya.42 5 Rp 4.86 Rp 323. Angsuran terakhir = pinjaman awal tahun terakhir.154 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.963.000.889.889.12) −8 1.i 1 − (1 + i) −n 10.040.00 Rp 971.000.092.008.013.12/tahun n = 8 tahun a.329.000.000.889.440. Sisa pinjaman akhir tahun ke-2 = pinjaman awal tahun ke-2 – angsuran ke-2. Sisa pinjaman akhir tahun ke-1 = pinjaman awal tahun ke-1 – angsuran ke-1.000. Tabel rencana pelunasan anuitas: Anuitas A+ = Rp2.49 Rp1.00 x 0.000.276. Bunga + angsuran masing-masing kelas = anuitas hasil pembulatan (A+).282.403883228 Jika dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu.00 Rp1.092.

246.000.000.500. mengapa? dan silakan dicoba untuk pinjaman Rp15.000.000.257.00 Rp1.81 Rp 486.749.56 = Rp3.75 Rp .375937040 Jika dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu. Obligasi ini biasanya digunakan untuk mendapatkan jumlah pinjaman yang besar.75 Rp .477. 6).000.00 dengan waktu 8 tahun dan anuitas dibulatkan ke bawah dalam puluhan ribu dengan suku bunga 15%/tahun. maka biasanya nilai nominal obligasi akan dipecah menjadi nilai nominal yang lebih kecil.000.00 Rp11.257. .618.246.000. nilai nominal.850.15/tahun n = 7 tahun a.00 = 1 − 1.00 Rp .00 Rp1.006.800.5.15 −7 1.00 = b. Pembayaran anuitas terakhir = 486.15) −7 1.00 Rp .15 = 1 − (1 + 0. Pada surat obligasi terdapat tanggal pengeluaran.i 1 − (1 + i) −n 12.9. Jika pinjaman obligasi ini akan dilunasi dengan sistem anuitas atau suatu pinjaman anuitas akan dilunasi dengan obligasi.19 Rp3.000.800.618.261.000.000.642.56 Anuitas A– = Rp2.000.000.56 Sisa pinjaman akhir tahun Rp11.00 sehingga banyaknya obligasi adalah 1.7.000.733.000.625.00 Rp1. tingkat bunga.527.875.00 Rp .000. Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp12.8. tanggal pembebasan dan nilai emisi.000.625.800.939. A M.9.00 bunga (15%) Rp1.246.150.56 0 c.939.36 = 1 − 0.000.8.200.000.261.050.00 Rp1.006.322.527.3.246.000.75 Rp 788.011.324.000.25 Rp2.00 Rp .500.279.00 Rp1.00 Rp1.500.00 Rp .357.79 Pembayaran anuitas terakhir tidak sama dengan anuitas hasil pembulatan. Tabel rencana pelunasan anuitas: Tahun ke 1 2 3 4 5 6 7 Pinjaman awal tahun Rp12.125.993.000. misalkan pinjaman obligasi Rp10.00 = Rp2.23+3.23 angsuran Rp1.7.00 x 0.00 i = 15 %/tahun = 0.650.261.500.000.00 Rp1.00 Rp .850.520.000.800.000.800.BAB III Matematika Keuangan 155 b.5.261.00 Rp .000.000.00 dipecah menjadi Rp10.006.00 Rp .3. Tabel rencana pelunasan anuitas c. Anuitas Pinjaman Obligasi Obligasi adalah surat berharga yang merupakan perjanjian pinjaman tertulis. maka A– = Rp2.00 Rp1.884.000.

165.1/tahun n = 5 tahun A= M.000.000. .000..000.00 – Sisa pembayaran ke-1 = Rp 5.569.000.000.569.200..00 = Rp 10.165.77 + sisa pembayaran belum ada = 0 Jumlah = Rp 3.00 yang terpecah menjadi 1. .00 – 1.569.000.960.171.696. x nilai nominal = . Contoh 72 Pinjaman obligasi Rp12. – Sisa pemayaran ke-n .165.569..00 = 1 − 1.1 = 1 − (1 + 0.965. sisa pembayaran ke-(n – 1) .569.000.77 = Rp 5.200..040.620921323 Rencana pelunasannya sebagai berikut: Angsuran ke-1 : Anuitas = Rp 3. + Jumlah .1) −5 1. maka sisa yang bukan merupakan kelipatan obligasi akan dibayarkan pada anuitas berikutnya..000. Menentukan besarnya angsuran dapat dihitung sebagai berikut: Angsuran ke-n : Anuitas ..00 = Rp 3. – Angsuran ..000....000.00 x 10% = Rp 1. Jumlah obligasi terpakai = .000.569.000.000.960.200. sisa pinjaman x suku bunga .000.i 1 − (1 + i) −n 12.200 lembar obligasi yang masing-masing sebesar Rp10.00 .52 Sisa pinjaman setelah angsuran ke-1 = 12.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 10%/tahun selama 5 tahun.00 = Rp 1. Tentukan tabel rencana pelunasannya! Jawab: M = Rp12.77 Bunga = Rp12. .00 x 0..77 = Rp 556.569.165.000.000.156 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jika jumlah yang dicicil bukan merupakan kelipatan dari pecahan nominal obligasi.000..77 Jumlah obligasi terpakai = 196 x Rp10.98 + = Rp3..77 Angsuran ke-2 : Anuitas sisa pembayaran ke-1 sisa x 10% Jumlah = Rp 3.. sisa x suku bunga . .00 i = 10 %/tahun = 0.00 – Angsuran = Rp 1.1−5 1.77 = 1 − 0.

040.77 Rp 2.880.00 – Angsuran = Rp 2.004.00 = Rp 2.000.94 = Rp 603.000.000.00 Rp 7.30 Rp 3.00 Bunga = Rp 2.00 Rp 5.880.000.00 – Rp 0 Sisa pinjaman Akhir tahun Rp10.00 Rp 5.880.000.30 Sisa pinjaman setelah angsuran ke-3 = 7.00 Silahkan dicoba untuk pinjaman obligasi Rp20.880.174.696.696.040.00 Rp 7.00 = Rp 7.000.30 Rp 220.00 = Rp 2.000.000.00 x 10% = Rp 788.000.000..880.168. 200 lembar Rp 288.00 – Rp 2.00 Rp 2.00 – 2.160.620.000.500.00 = Rp 2.880.00 Rp10.035.000.BAB III Matematika Keuangan 157 = Rp 10.52 Jumlah obligasi terpakai = 216 x Rp10.569.000.000.500.00 – sisa pembayaran ke-3 = Rp 6.59 + = Rp3.380.000.000.00 Rp2.167.00 = sisa pembayaran ke-4 = Angsuran ke-5 : Anuitas sisa pembayaran ke-4 sisa x 10% Jumlah = = = = Rp 550.380.52 = Rp 769.93 + Rp 3.880.000.77 = Rp 7.622.00 Rp2.000.165.00 – Rp 2.000.000.880.960.209.00 dipecah dalam 10.209.000.00 0 Besar angsuran Rp1.000.500.000.00 Rp12..00 Rp2.000.500.000.00 – Rp 2.00 x 10% = Rp 1.000.040.00 x 10% = Angsuran = Jumlah obligasi terpakai = 262 x Rp10.00 – 2.00 = sisa pembayaran ke-5 = Tabel angsurannya sebagai berikut: th Pinjaman Awal Jumlah obligasi ke tahun yang diangsur 1 2 3 4 5 Rp12.880.00 – 2.000.000.035.386.30 Rp 2.00 Sisa pinjaman setelah angsuran ke-3 = 5.620.000.00 Jumlah 196 lembar 216 lembar 238 lembar 262 lembar 288 lembar 1.035.00 Rp 2.880.000.000 lembar dan akan dilunasi dengan anuitas 5 tahun dengan suku bunga 12%/tahun .569.620.880.209.500.00 – Angsuran = Rp 2.000.00 Bunga = Rp 5.165.380.94 Jumlah obligasi terpakai = 238 x Rp10.000.000.000.000.77 = Rp 6.000.94 Bunga Sisa pinjaman setelah angsuran ke-2 = 10.040.035.172.160.000.00 Rp2.696.00 Rp 2.569.000.00 – sisa pembayaran ke-2 = Rp 7.000.00 x 10% = Angsuran = Jumlah obligasi terpakai = 288 x Rp10.94 Angsuran ke-4 : Anuitas sisa pembayaran ke-3 sisa x 10% Jumlah = Rp 3.000.52 Angsuran ke-3 : Anuitas sisa pembayaran ke-2 sisa x 10% Jumlah = Rp 3.00 = Rp 5.165.! .000.000.000.160.000.880.65 + = Rp 3.000.209.00 Bunga = Rp 7.000.

maka ada beberapa cara untuk menentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m. ketiga . . . ke-m. Hubungan antara anuitas dan angsuran pertama A = a1 x (1 + i)n 3. Anuitas adalah sejumlah pembayaran pinjaman yang sama besarnya yang dibayarkan setiap jangka waktu tertentu. . Rangkuman Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 1. suku bunga i%/periode selama n periode: M. Cara 1: Sm = Cara 2: Cara 3: b m+1 i Sm = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (m–1)) Sm = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom i% baris(n –1) – daftar nilai akhir rente kolom i% baris (m–1)] Cara 4: Sm = A x [daftar nilai tunai rente kolom i % baris(n – m) ] 6. Nilai anuitas dari pinjaman M. 2. . i A = (1 − (1 + i) −n ) Dengan menggunakan daftar anuitas: A = M x daftar anuitas baris ke-n dan kolom i % 4. . dan terdiri atas bagian bunga dan bagian angsuran. Sm berturut-turut merupakan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas pertama. kedua. Kelebihan pembayaran karena anuitas dibulatkan ke atas adalah: NL = (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) – M atau NL = L + L x Daftar Nilai akhir rente kolom i % baris (n – 1) Besarnya anuitas terakhir: At = A – NL 7. Sisa pinjaman anuitas Jika S1. Hubungan antara angsuran yang satu dengan angsuran yang lainnya: an = a1 (1 + i)n – 1 atau an = ak (1 + i)n – k 3. Kekurangan pembayaran karena anuitas dibulatkan ke bawah adalah: NK = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) atau NK = K + K x Daftar Nilai akhir rente kolom i % baris (n – 1) . S3. S2.158 c.

Pinjaman sebesar Rp 2.000. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan anuitas tahunan.000.000. Bunga dan angsuran pertama! c.000.000.00.25%/bulan.600. Tentukan: a.00 akan dilunasi dengan Rp 250.00 dan Rp27.000.00! b. Pinjaman sebesar Rp12. Sisa pinjaman setelah mengangsur 20 bulan! Pinjaman sebesar Rp10.000.00! 3. tentukan: a. Sisanya akan dicicil dengan sistem anuitas tahunan selama 15 tahun dengan suku bunga 14%/tahun.00.000.000.800. Anuitasnya! b. Suatu pinjaman Rp2. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem anuitas Rp550. Jika suku bunganya 2. Nilai anuitasnya! b. Besarnya bunga pertama dan angsuran pertama! b.000. Besarnya anuitas! b.00 dan Nissa hanya memiliki uang muka Rp 50.5%. Jika suku bunga 4%/bulan.5%/bulan! 6. Besarnya bunga ke-8! anuitas bulanan 4.25 tahun.BAB III Matematika Keuangan 159 1. Besarnya angsuran ke-8! 5.000.00 selama 2 tahun dengan suku bunga 2.00 dilunasi dengan anuitas bulanan selama 1 tahun 7 bulan dengan suku bunga 2.00! 2. Tentukan nilai anuitas bulanan dari suatu pinjaman sebesar Rp 8. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 25 bulan! 9.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 3. Besarnya anuitas! d. Angsuran ke-5 suatu anuitas Rp300.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan dengan suku bunga 3.000.000.000.5%/bulan selama 3 tahun. Sisa pinjaman setelah mengangsur 10 tahun! 8. Tentukan: a. tentukan: a.00. Tentukan: a.500. Besarnya bunga ke-8 jika angsuran ke-8 adalah Rp412. Tentukan besarnya anuitas jika besarnya angsuran ke-10 dan bunga ke-10 masing-masing adalah Rp318. Cicilan setiap bulan! c.000.00. Bunga dan angsuran ke-24! 7. Nissa bersama suaminya berencana membeli rumah di VILLA IMPIAN dengan harga Rp300. .000.000.000. Besarnya angsuran pertama jika bunga pertama = Rp450. Besarnya angsuran pertama! c.000. Tentukan: a. Besarnya angsuran ke-5! c.00 dan bunga pertamanya Rp320. Besarnya pinjaman! b.

5%/tahun. Tentukan nilai anuitasnya dan bulatkan anuitas di atas dalam: a. Tentukan besar pinjaman tersebut! Pinjaman Rp12.000. Total kelebihan pembayaran anuitas! c.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan selama 8 tahun dengan suku bunga 15%/tahun. Pinjaman sebesar Rp4.000. 15.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 12%/tahun selama 15 tahun. Ratusan ke bawah c. Puluhan ribu ke atas Suatu pinjaman Rp25.5%/bulan selama 2. tentukan: a. Pinjaman sebesar Rp15. 13.000.5%/tahun selama 18 tahun.500.000.000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 5.5 tahun. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 2 tahun. Pembayaran anuitas terakhir! Suatu pinjaman Rp22.25%/bulan.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 4.000.500. Pembayaran anuitas terakhir! 11.000. 16.5%/semester selama 7.75 tahun.000.000. Pembayaran anuitas terakhir! Pinjaman sebesar Rp14.5%/bulan selama 2.5% / tahun selama 25 tahun. 12.000. 18.000.25 tahun dengan suku bunga 2.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas tahunan selama 8 tahun dengan suku bunga 12. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. Total kekurangan pembayaran anuitas! c. 17.5 tahun. Ratusan ke atas d. Puluhan ribu ke bawah Suatu pinjaman Rp15.160 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 10.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3.000.5%/bulan.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas tiap bulan dengan suku bunga 1.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas tiap semester dengan suku bunga 7. Ratusan ribu ke bawah d. Tentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-12! Pinjaman Rp25. Ribuan ke bawah b.000.000 dengan suku bunga 2. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. . Ribuan ke atas b.000. Tentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-25! Suatu pinjaman dilunasi dengan anuitas bulanan sebesar Rp500. tentukan: a. Puluhan ke atas c. Total kelebihan pembayaran anuitas! c.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 4. Tentukan nilai anuitasnya dan bulatkan anuitas di atas dalam: a. 14. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu. 19. tentukan: a.000. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam puluhan ribu. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 semester! Pinjaman Rp18.000. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b.25 tahun dengan suku bunga 3.

000. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. • Metode satuan jasa kerja aktiva. Suatu pinjaman Rp25.000. tentukan: a.00 terpecah dalam nilai nominal Rp10.000 lembar. Tabel rencana pelunasanya! c.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 12%/tahun selama 5 tahun.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 10%/tahun selama 12 tahun. Suatu pinjaman obligasi Rp20. 4. Pembayaran anuitas terakhir! 21.75 tahun dengan suku bunga 2.000. Tabel rencana pelunasanya! c. Tentukan: a.000. Susunlah rencana dan tabel pelunasannya! 22.000. • Metode satuan hasil produksi atau metode unit produksi. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. Pembayaran anuitas terakhir! Suatu pinjaman Rp50.000. Penyusutan Nilai Barang a. • Metode persentase tetap dari nilai buku atau metode saldo menurun. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu. Sisa pinjaman setelah anuitas ke-15! 23. aktiva. dan umur manfaat ¾ Menghitung besar penyusutan dengan metode: • Metode garis lurus atau metode persentase tetap dari harga pembelian.00 tiap bulan selama 3.00 dalam bentuk obligasi. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu. Pembayaran anuitas terakhir! Suatu pinjaman dilunasi dengan anuitas sebesar Rp725. Besarnya pinjaman! b. 24. Karena akan dilunasi dengan anuitas dengan suku bunga 15%.000. • Metode jumlah bilangan tahun. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini. anda dapat: ¾ Mengidentifikasikan pengertian penyusutan. nilai sisa.000. . Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam puluhan ribu.75%/bulan. Total kekurangan pembayaran anuitas! c. tentukan: a.000. Buatlah rencana pelunasannya! Suatu pinjaman Rp5.BAB III Matematika Keuangan 161 20. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b.000. 25. maka obligasi tersebut dipecah menjadi 1. Angsuran ke-10! c. tentukan: a. B. Suatu pinjaman Rp25.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 20%/tahun selama 8 tahun.000.000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 8% / tahun selama 7 tahun.

• Metode persentase tetap dari nilai buku atau metode saldo menurun. yaitu aktiva lancar dan aktiva tetap. copyright. Aktiva tetap berwujud contohnya tanah. 2). dan lain-lain. nilai sisa dan umur manfaat Penyusutan atau Depresi adalah berkurangnya nilai ekonomi suatu aktiva. Aktiva perusahan dapat dibedakan menjadi dua. yaitu: . Ada beberapa faktor yang harus diperhitungkan untuk mempermudah penulisan di dalam menentukan besarnya penyusutan. Nilai sisa atau residu adalah taksiran nilai aktiva setelah masa manfaat dari aktiva tersebut. dan merek dagang. Untuk menentukan besarnya beban penyusutan dalam tiap-tiap periode. goodwiil. Umur manfaat suatu aktiva adalah perkiraan lamanya suatu aktiva dapat dimanfaatkan. Menghitung Besar Penyusutan Pada kompetensi dasar ini. Agar perusahaan dapat tumbuh berkembang secara seimbang. objek peyusutan aktiva perusahaan hanyalah pada aktiva tetap berwujud. yaitu: aktiva tetap berwujud dan aktiva tetap tidak berwujud. antara lain: • Metode garis lurus atau metode persentase tetap dari harga pembelian. Berkurangnya nilai tersebut biasanya disebabkan karena aus dipakai atau umur manfaatnya. pengertian penyusutan. Aktiva adalah segala sumber daya ekonomi dari suatu perusahaan yang berupa harta maupun hak-hak yang di miliki berdasarkan kekuatan hukum. maka salah satunya perusahaan tersebut perlu mengetahui atau memperkirakan penyusutan-penyusutan aktivanya secara baik dan tepat hingga pada gilirannya perusahaan dapat mengunakan hasil-hasil prakiraan ini sebagai dasar tidak lanjut operasional. Biaya perolehan suatu aktiva adalah besarnya biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh aktiva tersebut. Uraian Materi Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 1). gedung bangunan. Aktiva tetap ini dibedakan menjadi dua. hak cipta. Contohnya penyusutan pada mesin produksi. Contohnya hak paten. Aktiva lancar adalah suatu aktiva perusahaan yang digunakan untuk membantu kelancaran proses kegiatan oprasional perusahaan. Misalnya uang tunai dan aktiva lain yang secara layak dapat diubah menjadi uang tunai dengan cara dijual atau dipakai habis dalam satu siklus operasi perusahaan yang normal. Aktiva tetap tidak berwujud adalah suatu aktiva tetap tidak memiliki sifat-sifat. Aktiva tetap adalah suatu aktiva perusahaan yang sifatnya relatif permanan yang digunakan dalan meyelenggarakan operasi perusahaan. tetapi memiliki nilai uang karena hak secara hukum. aktiva. • Metode jumlah bilangan tahun. penyusutan pada kendaraan operasional dan penyusutan aktiva tetap berwujud lainnya. mesin kendaraan.162 b. • Metode satuan hasil produksi atau metode unit produksi. peralatan. • Metode satuan jasa kerja aktiva. ada beberapa metode yang dapat digunakan.

BAB III Matematika Keuangan 163 A = Biaya perolehan aktiva yaitu besarnya biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk memperoleh aktiva sampai aktiva itu siap di operasikan.000. Besarnya beban penyusutan tiap tahun! b.000. tingkat penyusutan tiap tahun sebesar 12% dari harga pembelian c.00 – 3 x 600.000.000.000. r = Tingkat peyusutan atau presentase peyusutan.000.000.000.000. besarnya penyusutan tiap tahun adalah Rp 600.000.00 x 100% = 12 % r= 5. Buatlah daftar peyusutan lengkap dengan akumulasi penyusutannya! Jawab: A = Rp5.000. Metode garis lurus disebut juga metode presentase tetap dari harga pembelian aktiva. S = Perkiraan nilai sisa aktiva yaitu nilai taksir yang mungkin dapat di peroleh melalui aktiva yang sudah lewat masa pemakaiannya.000. Berdasarkan metode garis lurus besarnya beban peyusutan tiap tahun adalah tetap yang didefinisikan oleh rumus: A −S D= n Besarnya tingkat peyusutan r di definisikan oleh rumus: r= D x 100% A Contoh 73 Sebuah aktiva dengan biaya perolehan sebesar Rp5. maka: S3 = A – 3D S3 = 5.000. b.000. Nilai buku atau harga aktiva pada akhir tahun ke-3 misalkan S3.00 − 2.000. Tingkat peyusutan atau persentase peyusutan per tahun! c.000. Persentase penyusutan (r) D x 100% r= A 600.000. D = Beban peyusutan tiap periode. Dengan mengunakan metode garis lurus. Diperkirakan aktiva itu dapat dimanfaatkan selama 6 tahun dengan perkiraan nilai sisa Rp 2.000. n = umur manfaat /umur ekonomis aktiva dalam tahun.00 = = Rp600.00. tentukan: a.00 5 jadi.00 .00 Jadi. a). Beban penyusutan tiap tahun: A −S D= n 5.00 S = Rp2.00.00.00 dan n = 6 tahun a.000. Nilai buku atau harga aktiva pada akhir tahun ke-3! d. Metode Garis Lurus (straight line method).000.

000.00.800.00.00 Jadi.000.200.00 600. Dari awal tahun 2005 sampai awal tahun 2010 = 5 tahun (n = 5) Nilai buku atau harga aktiva untuk n = 5.000.00 3. Aktiva tersebut menyusut 12.164 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi S3 = Rp3.000.5% tiap tahun dari harga beli.000.000.00) S5 = 15.00 4.000.000.000.000.625. harga aktiva pada akhir tahun ke-3 adalah Rp3.800.000.375. Akumulasi penyusutan selama 6 tahun! c.A =A (1 – r) .00 Jadi.600.5% (metode garis lurus) = 0.200. Umur aktiva jika aktiva tidak bernilai lagi! Jawab: A = Rp15.000.00 3.200.00.000.000.000.000.000.00 – 5 x (0.400.00 Nilai buku akhir tahun 4.200.000. Tentukan: a.400.000. r = 6 x 12.000. Di dalam metode ini besarnya beban penyusutan tiap-tiap tahun diperoleh dari perkalian tingkat penyusutan (r) dengan nilai buku awal tahun pada tahun yang bersangkutan.000.00 3. atau ™r = 100% 100% ∑r =8 n= = r 12.00 2.00 1. A) S5 = 15.000.00 Akumulasi peyusutan 600.000.000.000.00 3.00 600.00 = Rp11.000. Umur aktiva pada saat S = 0.000.625.125 a. harga aktiva pada awal tahun 2010 adalah Rp5. A = 75% x Rp15.000.000. c.00 Contoh 74 Pada awal tahun 2005 PT Adil dan Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp15.00 600.125 x 15.800.00 r = 12.00 1.000. b. Daftar penyusutan aktiva menurut metode garis lurus: Tahun ke 1 2 3 4 5 Biaya perolehan 5.400.200.00 2.000.000.000.000.250.000.00 2.5% b). Metode persentase tetap dari nilai buku (Metode Saldo Menurun) Metode saldo menurun dinamakan juga dengan declining balance method. Nilai buku dari tiap-tiap tahun dapat dicari sebagai berikut: Nilai buku pada akhir tahun ke-1 S1 =A – r.000. d.000.000.000.000.00 2.5% = 75% Total akumulasi penyusutan = ™r . Nilai aktiva pada akhir awal tahun 2010! b.00.00 – 9. misalkan S5.00 = Rp5.600.000.00 600. Total persentase akumulasi penyusutan ™r = n.00 3. maka: S5 = A – 5D S5 = A – 5 x (r .00 Beban peyusutan 600.

63% dari nilai buku.000.000.000.BAB III Matematika Keuangan 165 Nilai buku pada akhir tahun ke-2 S2 = S1 – r.63% Jadi.000.00 n = 6 tahun S ) x 100% a.S2 S3 = S2 (1 – r) = A (1 – r)2 (1 – r) S3 = A(1 – r )3 .25 ) x 100% dengan menggunakan kalkulator scientiffic. sehingga pada tahun ke-n nilai aktiva diperoleh: Sn= A (1 – r)n Jika Sn=A(1 – r)n. besar penyusutan tiap tahun adalah 20.00. Setelah beroperasi selama 6 tahun ditaksir nilai sisanya Rp5. Dengan mengunakan metode persentase tetap dari nilai buku. Nilai buku atau harga aktiva pada akhir tahun ke-4! c. S1 = S1 (1 – r) = A (1 – r) ( 1 – r) S2= A (1 – r)2 NIlai buku pada akhir tahun ke-3 = S2 – r.00 S = Rp5.000. .000.000.000. tentukan: a. maka tingkat penyusutan atau persentase penyusutan berdasarkan persentase tetap dari nilai buku atau metode saldo menurun adalah: S ) x 100% r = (1 – n A r =1– Contoh 75 Sebuah aktiva dengan biaya perolehan Rp20.000.00 ) x 100% 20.000.00 r = (1 – 6 0.00. diperoleh: r = (1 – 0.000. maka (1 – r)n = (1 – r) Sn A S = n n A n Sn A Jika dinyatakan dalam %. Daftar penyusutannya! Jawab: A = Rp20. Tingkat penyusutan tiap tahun! b. r = (1 – n A r = (1 – 6 5.000.7937) x 100% = 20.

936.925n 15.019.871.000.999.299. Daftar penyusutan aktiva menurut metode persentase tetap dari nilai buku.063. c.63% 20.22 Jadi. nilai buku pada akhir tahun ke-4 adalah Rp7.015.00 x 0.126.000.00 3.796.5%)n 11.000.38 Persentase penyusutan 20.936.399.5% a.00 x 0.000.980.000.000.415.000.000. Jawab: A = Rp15.019.000.63% 20.584.000.791453125 = 0.213.796.000.00 0.63% 20.700.400. Tahun ke Biaya perolehan 20.79374 Sn= 20. n = log 0.871.874.999.9255 Sn= 15.874.000.000.980.925 log 0.193.062.000.63%)4 Sn= 20.12 1 2 3 4 5 6 Contoh 76 Pada awal tahun 2005 PT Adil dan Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp15.00 15. Nilai buku pada akhir tahun ke-4: Sn= A (1 – r)n Sn= 20.62 15.925 .20 10.000.599.5%)5 Sn= 15.00 x (1 – 7.78 13.5% tiap tahun dari nilai buku.871.000.000.000.00 x 0.936.677187080 Sn= Rp 10.88 = 0.88.26 Akumulasi penyusutan 4.599.126.637.984.00. b.00 x 0.88 12.995.90 1.871.166 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.68 2.00 12.000.984. Sn= A (1 – r)n Sn= 15.796. Tentukan: a.63% Beban penyusutan 4.299.38 4.999.00 x (1 – 7.396849211 Sn= Rp 7.88 = 15.925n di logaritmakan dengan bilangan pokok 10 log 0.274. Nilai aktiva setelah menyusut selama 5 tahun! Setelah berapa tahun nilai aktiva menjadi Rp 11. Aktiva tersebut menyusut 7. maka: Sn = A (1 – r)n 11.12 7.584.791453125 = n.00 r = 5.20 2.000.20.63% 20.980. log 0.936.88? b.000.157.22 6.000.12 7.000.796. Untuk Sn = Rp 11.806.80 9.984.599.000.791453125 = 3 tahun.193.984.000.806.00 x (1 – 20.299.000.22.000.88 Nilai buku akhir tahun 15.000.604.00 7.00 12.80 9.806.84 1.22 6.63% 20.

+ qn dengan q1 + q2 + q3 + . memproduksi sebanyak Q unit produksi (Q = q1 + q2 + q3 + .750) ∑ D = 2.250 unit. q2 + r . dan 500 unit. . Dk merupakan beban penyusutan tahun pertama. Jika suatu aktiva dengan biaya perolehan sebesar A. masa manfaat selama n tahun. D2. q3 = 2.00.000 unit.500 = Rp17.000.00 x 2.00 = Rp2. .000.000. ke-k.000. 2. ke-3 . Tentukan: a. q2 = 2.000.000. . 1.000. + Dk ∑ D = r.000. .00 A−S a. maka besarnya tingkat penyusutan r tiap satuan hasil produksi adalah: A−S r= Q Jika D1. q3 = 2.00 x 8.000.000 unit. D3.00.000.000.BAB III Matematika Keuangan 167 c).00 − 5.000.000 unit (q1 = 2.000 + 1. . Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-4 ! d. Metode satuan hasil produksi (production output method) Besarnya tingkat penyusutan mengunakan metode satuan hasil produksi dihitung berdasarkan tiap satuan hasil produksi (shp). .000 b.250. . . ke-2. Susunan daftar penyusutannya! Jawab: A = Rp25.500. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 6 tahun dengan jumlah produksinya 10.000.000. q5 = 1.750. . Nilai buku pada akhir tahun ke-5! e.00 c. . Tingkat penyusutan tiap satuan unit produksi! b.000.750 unit.00 . r = Q r= 25.000.250 + 2.000. q3 + . D3 = r . . q4 = 1. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-4: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4) ∑ D = 2. Beban penyusutan pada tahun ke-3! c. 2. .00 x (2.00 10.000. q1 + r .00 n = 6 tahun Q = 10. .000.000. maka jumlah kumulatif beban peyusutan pada akhir tahun ke-k adalah: ∑ D = D1 + D2 + D3 + .000 unit dan memiliki nilai sisa Rp5.000. . + qn berturut-turut merupakan jumlah satuan hasil produksi dari tahun pertama sampai dengan tahun ke-n) dan nilai residu sebesar S. .000 = Rp2. + r qk ∑ D = r(q1 + q2 + q3 + .500 unit.000 dan q6 = 500) S = Rp5. Jika jumlah produksi tiap tahun berturut-turut adalah 2.500 + 2. 1. + qk) Dan nilai buku pada akhir tahun ke-k adalah: Sk = A – ∑ D Contoh 77 Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp25.

000.000.000. D =r.00 1000 Nilai buku setelah memproduksi 950.000.000 1.000.500.000.500 2.000.00 8. a. Susunan daftar penyusutannya sebagai berikut: r = Rp2.000 = Rp855.00 x 9.00 11.000.000.00 20.000) ∑ D = 2.000.950.00 8.250 + 2.645. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4+ q5) ∑ D = 2.000. ∑ D = r .00 e.00 15.000. Jika tahun tertentu mesin foto copy itu dapat menghasilkan 565.00 Contoh 78 Sebuah mesin foto copy dibeli dengan harga Rp 6.000. Berapakah harga mesin foto copy itu setelah mesin tersebut memproduksi 950.000.000.00 Jumlah Jumlah Produksi 2.500.500 lembar foto copy.000.00 Nilai buku pada akhir tahun ke-5: Sk = A – ∑ D Sk = 25.500.500.000.00 19.000.00 1000 b.000.000.500 = Rp508.500.000.00 5.000.000.00 2.500.000.000.00 .500 + 2.500.000.500.168 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi d. ∑q 900 = x 950.000.00 – 855.000 lembar foto copy? Jawab: A = Rp6.000.00 = Rp5.000 lembar: Sk = A – ∑ D Sk = 6.000 Beban Penyusutan 5.000.000.00 9.750 + 1.000 + 1.000.00 = Rp6.000. berapakah beban penyusutan pada tahun tersebut? b.000.000.000.750 1.000.000.000.00 – 19.000.000 lembar a.500.000.00 13.000.00 20.00.500.000.00 Akumulasi penyusutan 5.00 4.000.000 500 10.000.00 15.000.000.000.00 1.500.00 6.00 r = Rp900/1.000.00 4.00 3. Mesin itu diperkirakan mempunyai tingkat penyusutan Rp900 tiap 1000 lembar foto copy yang dihasilkan.00 Tahun ke 1 2 3 4 5 6 Nilai buku awal tahun 25.000.000.000.000.q 900 = x 565.00 6.000.000.000.00 x (2.250 2.000.500 = Rp19.00 17.000.00 20.00 Nilai Buku Akhir tahun 20.00 11.000.000.

q2 = 2.00 x (3. Biaya perolehan mesin! b. . D2.000 + 2.000. q4 = 2.500.000.00 = A – 2.000.00 – 525. Besarnya nilai buku pada akhir tahun ke-3! Jawab: S = Rp2. maka besarnya tingkat penyusutan r tiap jam kerja aktiva adalah: r= A−S Q Jika D1. .000 satuan hasil produksi Tahun ke-2 = 2. Tentukan: a.000.00 n = 5 tahun Q = 10. + qn berturut-turut merupakan jumlah jam kerja aktiva dari tahun pertama sampai dengan tahun ke-n) dan nilai residu sebesar S. .000.250.500.000. . berproduksi sebanyak Q jam kerja (Q = q1 + q2 + q3 + .00.BAB III Matematika Keuangan 169 Contoh 79 Suatu mesin dapat berproduksi sebagai berikut: Tahun ke-1 = 3.500 + 1.500) ∑ D = 75.500.00 Nilai buku pada akhir tahun ke-5: Sk = A – ∑ D Sk = 3. mesin tersebut ditaksir mempunyai nilai Rp 2.00 = Rp 2.500.000.500 satuan hasil produksi Tahun ke-3 = 1.000 satuan hasil produksi Setelah 5 tahun.500.500.00 = Rp 3. . Dk merupakan beban penyusutan tahun pertama.00 a.500 satuan hasil produksi Tahun ke-4 = 2.000.000.000. .000 750. .725.00 per unit.000) r = Rp75.000 dan q5 = 1. ke-k. Jika suatu aktiva dengan biaya perolehan sebesar A.00 x 7.00 75 = 10.000. masa manfaat selama n tahun.500.00 A = 750. A−S Q A − 2. . q3 = 1. ke-3 .000 satuan hasil produksi Tahun ke-5 = 1. maka jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-k adalah: .000.000 = Rp 525.00 r= d. ke-2. Metode satuan jam kerja aktiva (service hours method) Besarnya tingkat penyusutan mengunakan metode satuan jam kerja aktiva dihitung berdasarkan tiap satuan jam kerja aktiva. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-3: ∑ D = r(q1 + q2 + q3) ∑ D = 75.250.00 + 2. D3.00 d) .+ qn dengan q1 + q2 + q3 + .000 unit (q1 = 3.000. Jika dengan metode satuan hasil produksi besarnya penyusutan adalah Rp75. .

000) ∑ D = 600.500.00 x 35.000) ∑ D = 600. Jika jumlah jam kerja aktiva tiap tahun berturut-turut adalah 10.00 c. . Beban penyusutan pada tahun ke-4! c.000 + 5.170 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi ∑ D = D1 + D2 + D3 + .00 . + qk) Nilai buku pada akhir tahun ke-k adalah: Sk = A – ∑ D Contoh 80 Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp30.00 − 6.00 x 38.500.000. 3. q3 + .300. 5. q1 + r . Tentukan: a.000.00 d.000.00 a.000. .000.000.000 jam. q5 = 5.000.000 ) S = Rp6. + Dk ∑ D = r.000.800.000.00 x (10.200.000 jam (q1 = 10.00 r= = Rp600. q4 = 600. D4 = r .000. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4 + q5) ∑ D = 600.000 = Rp 22. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-6: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4+ q5+ q6) ∑ D = 600. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5! d.000.000 jam dan memiliki nilai sisa Rp6. Tingkat penyusutan tiap jam kerja aktiva! b. 8.00 40.00 n = 7 tahun Q = 40. dan 2. 5. r = A−S Q 30.000 jam. q3 = 6.000 jam. .000 dan q6 = 2.000. Nilai buku pada akhir tahun ke-6! e.500 jam.500 + 6. . .000 + 8.000.00 Nilai buku pada akhir tahun ke-6: Sk = A – ∑ D Sk = 30.500 + 5.000.000 + 8.000. q2 + r . Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 7 tahun dengan pengoperasian mesin selama 40.500 jam.00 x (10.000.500 = Rp 3.000 b. Susunan daftar penyusutannya! Jawab: A = Rp30.000.00.000.500 + 5.000 = Rp21.000 jam. q2 = 8.00 – 22.000.00.000 + 5.500 + 6.00 = Rp7. q4 = 5. + r qk ∑ D = r(q1 + q2 + q3 + .000.000 jam. 6.000.000 + 3.000 dan q6 = 3. .800.00 x 5.000.

000.000.00 15.000.00 3. . JBT n −1 D2 = ( A – S ).300.000.000.00 14.00 5. .00 Akumulasi Penyusutan 6. Tentukan nilai buku pada akhir tahun ke-5! d.00 18.000 5.100.900.000.00 Nilai Buku Akhir tahun 24.000.000.00 6.000.000. Jumlah bilangan tahun dari n tahun adalah: JBT= 1 + 2 + 3 + … + n Beban penyusutan akhir tiap-tiap tahun adalah: n D1 = ( A – S).000.00 21.00 22. Metode Jumlah Bilangan Tahun (sum of the year’s digits method) Jika suatu aktiva mempuyai umur manfaat n tahun. JBT n−2 ( A – S).000.200.000.00 11.700.000.00 Beban Penyusutan 6.00 7.00 24. Tentukan beban penyusutan tiap-tiap tahun! b. Susunan daftar penyusutannya sebagai berikut: Nilai Buku Awal Tahun 30.000.000.800.00 9.000.900. .00 1.00 3.000.100.000.000.BAB III Matematika Keuangan 171 e.00 3.000.300.000.200.500 6.000 3.000.000.300.000 8.000.000.00 24.000.000.00 15.00 12. Tentukan akumulasi beban penyusutan pada 3 tahun pertama! c.200.000.600.000.000 40.800.000. n − k +1 ( A – S) Dk = JBT Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-k adalah: ∑ D = D1 + D2 + D3 + .00 diperkirakan mempunyai umur manfaat selama 6 tahun dengan nilai sisa Rp800.000.00 dengan menggunakan metode jumlah bilangan tahun: a.000 r = Rp600.000.00 9.000.00 1.000.000. . D3 = JBT .000.500 5.00 18. + Dk Nilai buku pada akhir tahun ke-k adalah: Sk = A – ∑ D Contoh 81 Sebuah aktiva dengan biaya perolehan sebesar Rp5.00 Tahun ke 1 2 3 4 5 6 7 e).00 Jumlah Jumlah Jam Kerja 10.00 18.000. Buatlah daftar penyusutannya! .000.000 2.000.00 12.00 7.000.000.000.00 24. maka tingkat penyusutan r merupakan bilangan pecahan dari tahun ke tahun semakin menurun dengan penyebut pecahan merupakan jumlah n bilangan asli.000.000.000.000.

000.00 21 6−2 D3 = (A – S) JBT 4 (5.000.000.000.200.200.00 – 800.00 21 b.00) = 21 3 x 4.00) = 21 6 x 4.00 + 800.00 n = 6 tahun JBT = 6 + 5 + 4 + 3 + 2 + 1 = 21 6 a.000.000.00 = Rp1.00 = 21 6−4 D5 = (A – S) JBT 2 (5.200.000.000.000.000. D1 = (A – S) JBT 6 (5.00 – 800.000.000.00 – 800.00) = 21 2 = x 4.000.000.000.00 S = Rp800.000.000.00) = 21 4 = x 4.000.000.000.00 = 21 6 −1 D2 = (A – S) JBT 5 (5.200.00.172 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jawab: A = 5.00 – 800.200.000.000.00 .000.000.00 = Rp1.00) = 21 5 = x 4.00 – 800.000.00 21 6−3 D4 = (A – S) JBT 3 (5.200.00 = Rp3.000.000.000.000.200. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-3 adalah: ∑ D = D1 + D2 + D3 = 1.000.00 21 6−5 D6 = (A – S) JBT 1 (5.200.000.000.00 = Rp200.000.00 + 1.000.000.000.000.00 = Rp800.00) = 21 1 = x 4.00 = Rp600.000.00 = Rp400.00 – 800.000.

00 = 36 D4 = A – S = 3.00 15.200.000.000.200.00 1.400.000.00 dan nilai buku pada akhir tahun ke-6 adalah Rp5.000.600.00 400.000. Daftar Penyusutannya: Tahun ke 1 2 3 4 5 6 Nilai Buku Awal Tahun 5.000.000.200.00 – JBT 20 S5 = 5.000.00 – 4.00 = Rp3. .00 12.00) ∑D = 21 15 x 4.000.000.00 x 36 5 A – S = 21.000.000.000. Menurut metode jumlah tahun beban penyusutan tahun keempat adalah Rp3.200.000.00 2.00 – 800.000.000.200.000.000.00 200. .000.00 21 S5 = 5.000.00 1.00 600.000.BAB III Matematika Keuangan 173 atau: ∑ D = D1 + D2 + D3 6+5+4 (A – S) ∑D = JBT 15 (5.200.00 Jumlah Beban Penyusutan 1.000.000. .000.000.000.000.00 d.00 – 800.00 800.200.000.000.000. .000. .000.000. maka JBT = 8 + 7 + 6 + 5 + 4 + 3 + 2 = 1 = 36 D4 = Rp3.00 9.000.000.000.000.000.000.00 4.000.1) .00 Akumulasi Penyusutan 1.000.000.00 4.000.00 2.000.200.000.00 8 − 4 +1 (A – S) JBT 5 (A – S) 3.00 2.00.00 3.000.000.000.800.000.800.000. Tentukan biaya perolehan dan residu aktiva! Jawab: n = 8 tahun.000.00) S5 = 5.00 Nilai Buku Akhir Tahun 3.300. .000. .600.200. .000. Nilai buku pada akhir tahun ke-5 adalah: S5 = A – ∑ D 6+5+4+3+2 (5.000.000.000.000.000.000. .000.00 – x 4.00 .00 4.00 = Rp1.00 1.900.00 800.000.000.00 Contoh 82 Sebuah aktiva mempunyai umur manfaat selama 8 tahun.00 S6 = Rp 5.000.000.000.00 3.00 18.00 ∑D = 21 c.00 24.

Nilai buku pada akhir tahun ke-8! Jawab: A = Rp150. n = masa berlakunya aktiva tak berwujud. Contoh: hak paten.000. Perhitungan amortisasi biasanya dilakukan dengan metode garis lurus. Penyusutan Aktiva Tetap Tidak Berwujud Aktiva tidak berwujud adalah suatu aktiva tetap yang tidak memiliki sifat fisik. Proses penyusutan pada aktiva tetap tak terwujud disebut amortisasi.00 (dari persamaan 1) S = 25.000.00 = A – 36 33 5. Misalnya hak paten masa berlaku dalam jangka waktu 15 tahun.00 = Rp25.00 S6 = A – A – S = 21.00 = A –19.000. Jika aktiva tak berwujud dikeluarkan oleh pemerintah maka masa berlaku aktiva itu ditetapkan oleh pemerintah sesuai dengan peraturan pemerintah.000.00 = Rp3.000.00 n = 15 tahun A 150. Contoh 83 Perusahaan pertambangan Batu bara mendapat hak paten menambang batu bara selama 15 tahun dengan biaya perizinan sebesar Rp150.000.00 3).00 ( dari persamaan 1) 36 5. Umur manfaat aktiva tak terwujud.00 = Rp10.00 = A – x 21.00 = Rp70.00.000.000. maka biaya-biaya itu dimasukan ke dalam biaya perolehan aktiva itu.000.200.000. Semua biaya yang dikeluarkan untuk mendapatka aktiva sehingga aktiva itu dapat digunakan di dalam operasional perusahaan.00 .600.000. beban penyusutan tiap tahun: A−S A−0 A D= = = n n n A = biaya perolehan aktiva tak berwujud.00 – 21. merek dagang.400.000.000. Tentukan: a.000. Jadi.000.000. hak cipta (copy right).200.000.000.00 + 19. Dalam hal ini nilai sisa setelah masa manfaat dari aktiva itu habis adalah nol (S=0).000.800.000.000.600.000.00 a.800.00 – 8 x 10.000.000. Nilai buku pada akhir tahun ke-8: S8 = A – ™D S8 = 15.600. Beban penyusutan tiap tahun dari hak paten tersebut b.174 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi ∑D 8+7+6+5+4+3 (S – A) 5.200.000.000.000.200.000. dan nama baik (goodwill). sesuai dengan ketentuan atau peraturan yang telah ditetapkan. D = = n 15 b.00 A = 5.

000.000.000.000. Susunan daftar penyusutannya. Tingkat penyusutan tiap satuan unit produksi! b.000.000 unit dan memiliki nilai sisa Rp2. Beban penyusutan pada tahun ke-6! c. Dengan mengunakan metode garis lurus.00.000.938.00. Nilai buku pada akhir tahun ke-4! e.00! 5.00. Harga aktiva pada akhir tahun ke-5 d. Aktiva tersebut menyusut 10% tiap tahun dari harga beli. Jika jumlah produksi tiap tahun berturut-turut adalah 30. Nilai aktiva pada akhir tahun 2010 b. berapakah beban penyusutan pada tahun tersebut? b.000 unit. 3.00.565.00. Besarnya beban penyusutan tiap tahun b.250 unit. Jika tahun tertentu mesin foto copy itu dapat menghasilkan 250. Akumulasi penyusutan sampai akhir tahun 2012 c.750 unit. 25.000 unit. Setelah beroperasi selama 7 tahun ditaksir nilai sisanya Rp7.000. Dengan mengunakan metode persentase tetap dari nilai buku.00. tentukan: a. 6. tentukan: a.00.000 lembar foto copy? . Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5! d. Harga aktiva pada akhir tahun ke-5 c. Nilai aktiva pada akhir tahun 2010 b.000. Umur aktiva jika aktiva tidak bernilai lagi! 2. 19. Sebuah aktiva dengan biaya perolehan Rp25. 23. Aktiva tersebut menyusut 10% tiap tahun dari nilai buku. Tentukan: a. 18. Sebuah mesin foto copy dibeli dengan harga Rp8. Tingkat penyusutan tiap tahun b.000.000.000. Berapakah harga mesin foto copy itu setelah mesin tersebut memproduksi 600. Sebuah aktiva dengan biaya perolehan sebesar Rp15. Tentukan: a. Diperkirakan aktiva itu dapat dimanfaatkan selama 8 tahun dengan perkiraan nilai sisa Rp 3. Persentase penyusutan per tahun c.500. 20.000 unit.000.00. Buatlah daftar penyusutanya! 4.500 unit.BAB III Matematika Keuangan 175 1.000.000. Mesin itu diperkirakan mempunyai tingkat penyusutan Rp85 tiap 100 lembar foto copy yang di hasilkan. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 8 tahun dengan jumlah produksinya 165.000. Tentukan: a. Buatlah daftar penyusutan lengkap dengan akumulasi penyusutannya! Pada awal tahun 2006 CV Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp12.500 unit. Pada awal tahun 2005 PT Adil dan Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp20.000 lembar foto copy. Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp35. Setelah berapa tahun nilai aktiva menjadi Rp9. 18.000 unit dan 10.000. a.000.00.

750. Tentukan: a.00. beban penyusutan tahun kedua adalah Rp2. Buat daftar penyusutan! Perusahaan pertambangan timah mendapat hak paten menambang timah selama 12 tahun dengan biaya perizinan sebesar Rp180.000 jam.00.00.00 per unit.000 unit Tahun ke-2 = 4.00. Susunan daftar penyusutannya! Sebuah aktiva mempunyai umur manfaat selama 6 tahun menurut metode jumlah bilangan tahun.000.000.200.000.00.500.000 unit Tahun ke-5 = 2. Besarnya nilai buku pada akhir tahun ke-4! Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp45. Dengan perkiraan umur manfaat selama 15 tahun. 8. 13.000. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 6 tahun dengan pengoperasian mesin selama 42. Tentukan: a.000 jam dan memiliki nilai sisa Rp3. Tingkat penyusutan tiap jam kerja aktiva! b. Beban penyusutan pada tahun ke-3! c.500 unit Tahun ke-4 = 3. Harga beli aktiva! Suatu aktiva dengan harga Rp12.00 a.000. Nilai buku pada akhir tahun ke-8! Sebuah mobil dibeli dengan harga Rp100.00. . 5.000.000.000 unit Setelah 5 tahun. Jika jumlah jam kerja aktiva tiap tahun berturut-turut adalah 11.500 jam.000. 14. Tentukan biaya perolehan dan residu! b. Jika dengan metode satuan hasil produksi besarnya penyusutan adalah Rp105.000.000. Suatu mesin dapat berproduksi sebagai berikut: Tahun ke-1 = 5. Beban penyusutan tiap tahun dari hak paten tersebut! b.000.000.000. 12. 3. 10.000 jam. Nilai buku pada akhir tahun ke-2! e. Tentukan: a. Berdasarkan metode jumlah bilangan tahun.500 unit Tahun ke-3 = 3. 11. Hitunglah: a.176 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 7. Besar residunya! b. mesin tersebut ditaksir mempunyai nilai Rp 2. nilai buku akhir tahun ke-2 adalah Rp2.000. Tentukan: a. 7. Nilai buku pada akhir tahun ke-10! Suatu aktiva dengan metode saldo menurun.00 dan masa manfaat selama 8 tahun.250.00 dan nilai buku pada akhir tahun ke-3 adalah Rp 6. beban penyusutan pada tahun ke-6 adalah Rp6.00.500 jam. tentukan harga aktiva pada akhir tahun ke-5! 4 8.000 jam.000 jam dan sisanya tahun ke-6. Persentase penyusutannya! b. Tiap tahun harganya tinggal 3 nya dari nilai buku.000.000. Biaya perolehan mesin! b. 5. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-6! d.

Tingkat penyusutan setiap jam kerja b. 3. Beban penyusutan aktiva tiap tahun b.000 ton. Hitunglah tingkat penyusutan tiap satu unit produksi! b.000.500 jam Tahun IV = 8.000 jam dengan taksiran sebagai berikut: Tahun I = 12.000 ton.000. 5. Buat daftar penyusutan! 16.000 ton.000 jam Tahun II = 10. Suatu aktiva setiap tahun nilainya menyusut hanya tinggal 0.000 ton dengan hasil tahun pertama sampai dengan tahun ke-10 berturut-turut adalah 5.000. Tahun keempat dapat memproduksi 400 unit.00. 7000 ton. 18. 4.000 jam Dengan metode satuan jam kerja.000.00 diperkirakan selama 5 tahun dapat memproduksi dengan rincian sebagai berikut: Tahun pertama dapat memproduksi 1. Tentukan nilai buku pada akhir tahun ke-8! Sebuah mesin pabrik dibeli dengan harga Rp60. 17. a.56.25% per tahun. Tentukan tingkat penyusutan setiap satu ton batu bara yang dihasilkan! b.526.000.000.500. Harga mesin setelah beroperasi selama 5 tahun d. Dengan metode satuan hasil produksi: a.00. 19.500 jam Tahun III = 9. Dengan metode persentase tetap dari harga beli besarnya persentase penyusutan 6.000 ton 7000 ton.000. .000. Akumulasi penyusutan selama 3 tahun pertama c. Tahun ketiga dapat memproduksi 600 unit. Jika nilai aktiva pada akhir tahun ke-5 adalah Rp2.000.000 ton. Susunan daftar penyusutan! Suatu aktiva dengan harga Rp6.00.218. Selanjutnya aktiva itu tidak dapat dimanfaatkan lagi kemudian dijual dan laku sebesar Rp5.500 jam Tahun VII = 4. Hitunglah: a. Masa manfaat aktiva sehingga aktiva tidak bernilai lagi! Sebuah aktiva dengan biaya perolehan Rp500.00 dan ditaksir akan dapat digunakan selama 56.500 jam Tahun VI = 5.200 unit. Tahun kedua dapat memproduksi 800 unit. tentukan: a. Harga aktiva setelah beroperasi selama 8 tahun d. Nilai sisa jika mesin tersebut habis masa manfaatnya adalah Rp4. Jumlah akumulasi nilai penyusutan 10 tahun pertama c. Berapa harga aktiva seandainya pada akhir tahun ke-2 dijual? c.BAB III Matematika Keuangan 177 15.000 jam Tahun V = 6.85 nya dari nilai buku. 5. Tentukan nilai aktiva pada akhir tahun ke-3! Selama jangka waktu 10 tahun PT Hasil Alam menghasilkan batu bara sebanyak 50. 5000 ton dan 4000 ton.

Rp600.000. .00 5. e.600 unit Nilai residu………………………………….00 Perkiraan aktiva: Masa manfaat aktiva…………………….000. 8.33 % 4. Data suatu aktiva sebagai berikut: Biaya perolehan …………………………… Rp20.000.00.43 % e. Rp1.440. Rp880.550.000. 3 3 c.00 d. Rp471. Hitunglah beban penyusutan dan persentase penyusutan tiap tahun dengan menggunakan metode garis lurus! b.000.000. a.240.00 a. a.000.00 d. 8.000.000. Rp1.400. Rp1.00 10% diatas 100 senilai dengan ….00 e. Rp780. 22 18 12% dibawah 100 dari Rp 4. 23 20 3 3 d.450..53 % a.00 c. 3 17 2.100. Harga jual suatu barang adalah Rp5. Rp1. a.. Rp5.000.. maka untungnya adalah …. Rp682.540.00 d.200.000.000 jam Jumlah produksi yang dihasilkan……. persen di bawah 100 c. Rp528.600 unit dan bekerja selama 8.000.00 3. Hitunglah tingkat penyusutan tiap unit produksi! d.500 jam kerja)! A.000.00 c. Rp628.000.000.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 3 tahun dengan suku bunga tunggal 18%/tahun.00 adalah ….00 c. Pilihan Ganda 1.000.83 % d.000.000.00 b.980. Jika barang dijual dengan untung 15%.. Hitunglah tingkat penyusutan tiap jam kerja! c.000. hitunglah beban penyusutan untuk tahun kedua (tahun kedua dihasilkan 7. Rp760. maka modal setelah dibungakan adalah …. b. Rp5.178 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 20. Rp1. 9.000. 15% di atas 100 senilai dengan ….. 8 Jumlah jam kerja…………………………… 50.00 b.000.00 e.00 b. 8. e... a.428.00 Suatu modal sebesar Rp1. Rp 4.000. 8. Dengan metode satuan hasil produksi dan satuan jam kerja. 1.09 % b.

000. a.600.00 d.500.000. Rp3. 6% c.415. 1. 9.350. Setelah dibungakan selama t bulan.180. a. 7.700. Bunga yang diperoleh adalah …. 13.607.018.2%/bulan c.415.000. Rp3. Rp3.789.5%/bulan e. 14 bulan c.250.250.800. Rp 4.000.26 b.700. 1. Rp2.789.4%/bulan d.26 c.701.600.00 c. Rp2.000. 21 bulan b.00 dibungakan dengan bunga majemuk tiap bulan selama 2 tahun ternyata modal menjadi Rp3.000.25 e.706.257. Rp4. 16 bulan d. maka modal mula-mulanya adalah …. 8.000. 1.44 7.000. Modal sebesar Rp2.897.400.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 7 bulan dengan suku bunga 3%/cawu. a.400.25 Modal sebesar Rp1. 20 bulan Suatu pinjaman setelah dibungakan dengan bunga tunggal 15%/tahun selama 2 tahun modal tersebut menjadi Rp6.00. Rp 7. a.575.00 b.00 d.00 c.44 b. Rp2.000. a.00 e. .250.789.03.BAB III Matematika Keuangan 179 6.5%/semester dan modal tersebut menjadi Rp1. 12. 10.44 d.625. Rp3. Rp 4. 11. a.711.00.550. a. Rp3. Rp3.008. Rp 4. Rp2.00 b.00.000.5% Suatu pinjaman sebesar Rp1.000.26 d.25 d.26.00 dibungakan dengan bunga majemuk 4%/triwulan selama 3 tahun 9 bulan. Rp2. Rp366.000.00 Nilai tunai dari suatu modal Rp5.000.257. Rp635.44 c. a. 18 bulan e.000. 6.415.607. Rp3.25 c.26 Pinjaman sebesar Rp2.500.789.44 e.00 e.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 5%/semester selama 5 tahun.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 7.26 e.500.110.752.000.00 c.00 Modal sebesar Rp2.500.607. 1. maka modal akhirnya adalah …. Rp2. Rp 4. Rp3. 8% d.810.00 Suatu pinjaman sebesar Rp2. 7% e.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 3 bulan dan bunga yang diperoleh Rp450.000. Rp3.710.5% b.500.415.000. Rp2.800.000.527.257. 1. nilai t adalah ….8%/bulan b.000. maka suku bunganya tiap tahun adalah …. Rp3.000.350. maka suku bunganya adalah …. Rp536.108.25 b.701. Rp2.500.00 yang dibungakan dengan bunga majemuk 2%/bulan selama 2 tahun adalah …. Rp356.000. Rp563.00 d. maka modal mula-mulanya adalah ….00 b.757. Rp3.415. maka modal akhirnya adalah …. 14.000.375.6%/bulan Suatu modal setelah dibungakan dengan bunga majemuk sebesar 15%/tahun selama 12 tahun modal menjadi Rp13.500. a.607.00 e.711.

83 d. a. Rp39.377.00 b.83 c.181.000.00 b.UNILEVER sebesar Rp250.500.000. ternyata Mia hanya memiliki uang muka Rp100.679. Rp15.000.000. maka jumlah simpanan total Susan di bank tersebut adalah ….5% c.500. Rp15.06 Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap awal bulannya dari PT.531. 18.000. Rp39. Rp22.83 b.000. 4.654. maka jumlah sumbangan total yang diterima yayasan tersebut adalah …. Jika bank memberikan bunga 1.675.00 sisanya akan dicicil dengan sistem anuitas tahunan selama 10 tahun dengan suku bunga 18%/tahun .00 d.5%/tahun. a.00.500.000. Rp7.000. Rp20.00. Rp38.00 c.000. Rp6.00 c. Rp20.80 Setiap akhir tahun Susan menyimpan uangnya di bank sebesar Rp800. maka beasiswa total yang diterima siswa tersebut adalah ….000.765.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas. Rp34.531. Rp24.500.654.000.06 b.000. Rp19. a. Rp20.000.00 d. Rp17. Rp16.00 Nilai tunai Rente kekal pra numerando dari suatu modal Rp500.500. Rp14. 22.000. Rp39.5%/bulan adalah ….000.511. 3.000.000.500.00 dalam jangka waktu yang tak terbatas.80 d. Rp14.00 e. 6% d.196.000.511.196.2 b. . Nilai anuitasnya adalah ….349.811.500. Rp34.499. Rp21.00 Nilai tunai dari rente kekal Post Numerando adalah Rp5. maka suku bunganya tiap bulan adalah ….337. 21. Rp23.377. a.000. Rp23.511. Rp7.000.679. a.00 d. Rp33.00 selama 3 tahun. maka beasiswa total yang diterima Azzam adalah ….654.5% e. Rp6.500.773. maka simpanan karyawan selama 2 tahun adalah …. Yayasan tak mau repot.00 e.499.00 b. Rp34.654.06 d. Jika bank memberikan bunga 5%/tahun.000.000. a.80 e. 17.00 tiap bulan dengan suku bunga 2.000.000.00.180 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 15.000.00 c.80 b.181.949.2 d. Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp 500.000. Jika Bank dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 17.2 e.994. Rp17. Rp16.2 16. Jika beasiswa akan diberikan sekaligus diawal bulan pertama dengan dikenai bunga 2%/bulan. Rp6.631. 4% Mia bersama suaminya berencana mengambil rumah di VILLA BANDARA INDAH dengan harga Rp250.00 tiap bulan.773. 5% b.00 e.06 c.196. Rp14. a.881.811. 20. jika angsurannya sebesar Rp200.135.2 c.521.654. oleh karena itu beasiswa akan diberikan sekaligus namun harus dikenai bunga sebesar 1%/bulan.000.511. Rp33.196. Rp16. a.000.000.000.000.531.83 e.679.000.00 Setiap awal bulan Azzam akan mendapatkan beasiswa dari Yayasan Supersemar sebesar Rp175.275. 19.80 c. Rp38.5%/bulan.196. Rp19.00 selama 25 tahun di Bank ABC.679.500.83 Setiap akhir tahun Yayasan Kasih Ibu akan mendapatkan sumbangan dari Bank Dunia sebesar Rp3.979.06 e.

Rp580. Rp558.355.5% setiap bulan.000.00 selama 2 tahun dengan suku bunga 2%/bulan adalah …. Rp 750.000. maka besar uang yang harus dikembalikan Sabrina setelah satu tahun adalah ….355. 28.00 d.000.000. Besarnya penyusutan tiap 6 bulan adalah Rp100. .500 satuan hasil produksi Tahun ke-3=1. 8 % e.500. Jika dengan metode satuan hasil produksi besarnya penyusutan adalah Rp55.00 dan aktiva tersebut sekarang berharga Rp300.000.00 mempunyai taksiran masa manfaat selama 10 tahun dengan nilai residu Rp500.00 e. 6 % 2 2 3 1 d.000. 26.49 d. Rp800.Rp600. 1 1 1 c.8% b. Rp 264.00 e.BAB III Matematika Keuangan 181 23.000.000.000. a. Rp560. Rp28.00 dengan suku bunga tunggal 1. Rp500. Rp550.000.00 dengan menggunakan metode persentase tetap dari harga beli.00. 6 tahun c.49 c.000.000 satuan hasil produksi Tahun ke-2=2. Rp700. Rp450.000.49 Suatu aktiva dibeli dengan harga Rp1.000.000. 10 tahun b.00 e. Besar bunga selama setengah tahun adalah ….00 24.00 e.00.000.49 b. Rp750.000.00 d.355.000. a.000. Rp 264. maka umur manfaat aktiva tersebut adalah …. 25.00 b.00 c.000.00 b. 8 % a. Rp 265.000 satuan hasil produksi Mesin itu ditaksir mempunyai nilai Rp150.00.49 e.00 per unit. Nilai anuitas dari suatu pinjaman sebesar Rp5.00 d.553. 7 tahun d. 9 tahun Suatu mesin dapat berproduksi sebagai berikut: Tahun ke-1=3. 7 % 2 Seorang anggota meminjam uang dari koperasi sebesar Rp5. a.00 Marina meminjam uang dengan sistem diskonto 5% setahun. a. 8 tahun e.335. Rp600.000. a. Rp 263.000 satuan hasil produksi Tahun ke-5=1. Jika pada saat meminjam ia menerima uang sebesar Rp532.000.00 c.600.000. Rp225.000.000.00. Rp26.00 Biaya perolehan aktiva sebesar Rp3.600. Rp 262.000. Persentase penyusutan aktiva tersebut menurut straight line method adalah …. 27.500 satuan hasil produksi Tahun ke-4=2.00 b. maka harga beli mesin tersebut adalah ….

Rp336. Dengan bantuan tabel di bawah. a.00 31.00 2. .00 Besar anuitas pada tabel di atas adalah .000. a. Rp168. Jika dihitung dengan metode garis lurus. Rp1.00 b.125.00 Rp3.000.200.250.000.00 c.00 e.688.000.000. Rp58. Seorang pedagang meminjam uang dengan sistem diskonto 20%/tahun. jumlah tabungan Umi pada akhir tahun ke-4 adalah …. Rp1.00 pada sebuah bank yang memberikan suku bunga majemuk 5.182 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 29.475. Setiap awal semester Umi menabungkan uangnya sebesar Rp200.000. Jumlah tabungan tersebut pada akhir tahun ke-2 adalah …. Rp1. Besar uang yang harus dikembalikan setelah satu tahun adalah ….00 Rp2.000.000. Rp40. Rp1.00 b.000.671.00 10.250.800. Rp1. a.00 30.000.00 b. Rp1. Rp1.00 e.000.00 2 Berdasarkan data di atas. besar angsuran pada bulan ke-2 adalah . Rp850.00 33.00 4.644. .00 c.000. Setelah dipakai 5 tahun diperkirakan mempunyai nilai sisa Rp4.000.00 32.960.000.00 Sisa Hutang Rp4. Rp1.00 e.000.00 c.000.000. Rp260. a.300.260.205.00 pada sebuah bank yang memberikan bunga majemuk 20% setiap tahun.00. maka beban penyusutan setiap tahunnya adalah ….000.000.000.400. Rp320.000. Rp1.00.000. Rp1.00 b.5811 4 c. Nilai beli suatu aktiva sebesar Rp8.000.600.220. a.00 d.00 e.000. . seorang menabung sebesar Rp100.000. Rp1. Rp264.000.051.00 d. Rp1.000.000.00 d.384. Rp1.850.000. Perhatikan tabel rencana pelunasan dengan sebagian data berikut Anuitas =Rp…… Sisa Bulan Pinjaman Pinjaman ke Awal Bunga = 2 % Angsuran 1 Rp60. Rp240.200.00 c. Rp59.00 c.00.000.250. Rp400.050.2563 8 d.000.5% setiap semester. Rp888.000.00 b.250. Rp220.00 .000.000. n 5.000. Rp40. Rp830. Rp916.00 e.00 Anuitas Bunga 2 ½% Angsuran Rp121.150. Ia menerima pinjaman tersebut sebesar Rp960.152. . Rp2.000.00 d.1680 2 b.00 Pada setiap awal tahun.5 % a. Tabel rencana pelunasan hutang: Bulan ke1 2 Pinjaman Awal Rp6.00 e. . 34.00 d.

000.250. Tentukan nilai residu! 2. 138.00 C.000.00 b.000. 200. Tentukanlah setelah berapa tahun modal menjadi Rp 4.00 aktiva itu setiap tahun disusutkan 40% dari nilai buku dan diperkirakan mempunyai umur manfaat selama 6 tahun. a. Tentukanlah bunga yang diperoleh! Modal sebesar Rp3. Tentukan beban penyusutan pada tahun 2008! b.0000.500.000.800.5%/bulan selama 2 tahun 5 bulan dan 18 hari (1 tahun = 360 hari).BAB III Matematika Keuangan 183 35.00 Rp.00 Rp.440.425.000. Rp6.00 c. .000.500. 105. 6.87! Setiap awal tahun Tutik menyimpan uangnya di Bank Asia sebesar Rp1. Anuitasnya b. Tentukanlah uang Tutik setelah menabung 20 tahun! Pinjaman sebesar Rp10.925.00 d.075.00.000. Berikut ini adalah tabel rencana pelunasan suatu pinjaman dengan sebagian data: Bulan ke 1 2 3 4 Pinjaman Awal Rp.00 Besarnya Anuitas adalah .500.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 4%/semester. a. Tentukanlah besarnya pajak dan harga sebelum pajak! Pinjaman sebesar Rp1. 3.000. 33. Soal Essay 1.00 Rp.000. 138. Rp10. 8.5%/bulan.00 e. Tentukan nilai buku pada akhir tahun 2007! c.000.00 Rp.000. . jika Bank memberikan bunga 9%/tahun. 170.000.00 dibungakan dengan bunga tunggal 0.2.000.00 jika besarnya pajak 12%.000.00 Rp. . Harga barang setelah dikenai pajak adalah Rp2. Bunga dan angsuran pertama! Pada awal tahun 2004 PT TEKNIK JAYA membeli sebuah aktiva termasuk biayabiaya lain sehingga aktiva itu siap dioperasikan sebesar Rp15.00 Sisa Pinjaman Rp. Tentukan: a. 4. Rp31.000. . 170.732. 5.000. Rp30.00 dst Anuitas Bunga 5 % Angsuran Rp.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3 tahun dengan suku bunga 2. Rp40.

184 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 7.000 jam Tahun IV = 4. Mesin ini selama umur manfaatnya akan memberi hasil sebagai berikut: Tahun I =10. maka hitunglah: a.500.000.000.000 jam Tahun II = 8.000 jam Tahun III = 6. tentukan: a. 10. beban penyusutan pada tahun ke-2! 8.00.000.300. dan b. dan c.000.000.00 dan bunga 4% per tahun! Utang Rp10. masa manfaat aktiva.000. Suatu aktiva dengan harga Rp6. beban penyusutan aktiva.000. Dengan metode persentase tetap dari harga beli jika besarnya persentase penyusutan 20% per tahun.00 dengan anuitas Rp800.000. nilai buku setelah tahun ke-2! Hitunglah angsuran ke-5 dari suatu pinjaman Rp2.00 ditaksir mempinyai nilai sisa Rp40.000. b.00 diangsur dengan 10 anuitas dengan bunga 3% setahun.000 jam Dengan metode satuan hasil produksi.000.000.00 dan ditaksir nilai sisanya Rp1. Tentukan sisa pinjaman setelah anuitas ke-6! 9. Suatu mesin yang dibeli dengan harga Rp600. . beban penyusutan tiap-tiap unit.00.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful