Anda di halaman 1dari 3

DAFTAR PUSTAKA

Anonim, 1988, Peraturan Mentri Kesehatan RI No. 722/MenKes/Per/IX/1988 Tentang Bahan Tambahan Makanan, Jakarta.

Anonim, 2004, Food Watch Sistem Keamanan Pangan Terpadu, http://www.pom.go.id/surv/events/foodwatch%201st%20edition.pdf, diakses pada tanggal 23 Juni 2012

BPOM, 2003, Bahan tambahan pangan, Direktorat SPKP, Deputi III, Jakarta, Hal:9

Cahyadi, W., 2008, Analisis dan Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan Edisi kedua, Bumi Aksara, Jakarta, hal. 1-2, 61-65, 228-229

deMan, J.M., 1997, Kimia Makanan, ITB, Bandung Djarismawati, dkk, 2004, Pengetahuan dan Perilaku Pedagang Cabe Merah Giling Dalam Penggunaan Rhodamin B Di Pasar Tradisional DKI Jakarta, Jurnal Ekologi Kesehatan No.1. Vol.3.

Hidayat, Nur dan Anis Saati, 2006, Membuat Pewarna Alami, Trubus Agrisarana, Surabaya

Iriani, E, Norma Meinarti. 1996. Ubi Jalar. Departemen Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Ungaran. Laporan Penelitian, Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang.

38

39

Kusnawidjaja,1993, Pengaruh Proses Kimia Terhadap Kesehatan Masyarakat, Alumni, Bandung.

Lyon, 1978, Monographs on the Evaluation of the carcinogenic Risk of Chemical to Man Volume 16, International Agency for Research on Cancer, Pages 221-231

Mukono, H.J.,2000, Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan, Universitas Surabaya.

Airlangga,

Nasution, R. 2003. Teknik Sampling. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, Medan.

Rahayu, Winiati Pudji, et al, 2003, Bahan Tambahan Pangan, Direktorat SPKP, Deputi III, Balai Pemeriksaan Obat dan Makanan, Hal: 2-5

Saprianto, Cahyo dan Diana Hidayati, 2006,Bahan Tambahan Pangan, Kanisius,Yogyakarta

Saparinto, S., 2006, Gizi Dan Aneka Masakan Dari Bahan Ikan, Dahara Prize. Semarang Hal: 9, 10, 17 dan 18.

Schunack, W., Mayer, K., dan Haake, M.. (1990). Senyawa Obat. Edisi kedua. Penerjemah: Joke Wattimena dan Sriewoelan Soebito. Yogyakarta. Penerbit Universitas Gadjah Mada. Hal 768.

Seto, S. 2001, Pangan dan Gizi, Institut Pertanian Bogor, Bogor

40

Sriana D.W., Ermie S. Motik, Firman Abdillah, 2011, Identifikasi Rhodamin B Dalam Saus Eceran, Laporan Praktikum T.A.Kromatografi, Akademi Analis Farmasi dan Makanan Putra Indonesia, Malang.

Syah, D, (2005), Manfaat Dan Bahaya Bahan Tambahan Pangan, Himpunan Alumni Fakultas Tehnologi Pertanian IPB, Jakarta, hal: 14-15

Tranggono, dkk, 1989, Bahan Tambahan Makanan, Pusat Antar Universitas-Pangan dan Gizi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Widyaningsih, T.D., dan Erni Sofia M, 2006, Alternatif Pengganti Formalin Pada Produk Pangan, Trubus Agrisarana, Surabaya, hal: 45-46

Winarno, F.G, 2004, Kimia Pangan dan Gizi, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, Hal: 155, 224.

Windholz dkk, 1976, The Mercks Index An Encyclopedia or Chemicals and Drugs, Ninth Edition Rahway USA, Mercks & CO.,Inc.

Yuliarti, N., 2007, Awas! Bahaya di Balik Lezatnya Makanan. Edisi Pertama. Yogyakarta. Penerbit Andi. hal. 34-37