Anda di halaman 1dari 2

GIMSCO 2012, Dari Gadjah Mada Untuk Nusantara!

Gadjah Mada Indonesian Medical Science Olympiad adalah olimpiade anatomi pertama di Indonesia yang diselenggarakan oleh Medical Science Club dan bekerja sama dengan Departemen Anatomi dan Embriologi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Kegiatan yang diselenggarakan selama empat hari dari tanggal 22 hingga 25 November 2012 ini mengambil tema Mortui Vivos Docent yang dapat diartikan sebagai yang mati mengajari yang hidup. Peserta yang berpartisipasi mencapai 56 tim atau 112 orang yang berasal dari 30 universitas se-Indonesia. Melalui kegiatan ini diharapkan minat mahasiswa kesehatan untuk mempelajari ilmu anatomi semakin meningkat sehingga pengetahuan mereka dalam bidang anatomi semakin meningkat pula. Selain itu, diharapkan terdapat peningkatan jiwa kompetisi antar mahasiswa kesehatan se-Indonesia dan sebagai tempat bertemunya mahasiswa kedokteran Indonesia untuk saling bertukar pikiran. Rangkaian acara GIMSCO dibuka dengan Welcoming Party dan Gala Dinner di Auditorium Fakultas Kedokteran UGM. Peserta yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia disuguhi dengan hiburan-hiburan tradisional seperti permainan angklung dan pertunjukkan tari. Kemudian acara dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh perwakilan rektorat FK UGM. Setelah itu, peserta dipersilakan untuk menikmati makanan khas kota Yogyakarta yaitu gudeg, dan berfoto bersama maskot GIMSCO, yaitu Gathotkaca. Esok harinya, perlombaan dimulai. Pagi hari, peserta melalui babak penyisihan I yaitu mengerjakan 60 soal secara tertulis. Soal yang ditayangkan di layar akan berganti setiap 3060 detik sesuai tingkat kesulitan soal. Sebelum peserta yang lolos diumumkan, peserta mengikuti lomba pengakraban yang bertajuk Diagnose It. Acara ini diikuti semua peserta yang terbagi dalam 23 kelompok secara acak, dan harus mendiagnosa penyakit sesuai skenario yang diberikan dengan cepat dan tepat. Setelah itu, hasil dari babak I diumumkan, dan terpilihlah 24 peserta yang berhak lolos ke penyisihan II. Namun, masih terdapat kesempatan bagi peserta yang tidak lolos yaitu melalui babak redemption. Peserta yang masuk dalam babak ini mengerjakan soal sejumlah 60 soal dengan sistem rolling. Tiap soal dapat dikerjakan dalam waktu 30 detik dan tiap bel berbunyi peserta harus berpindah ke soal berikutnya. Setelah redemption, peserta dikumpulkan kembali untuk mengikuti seminar dengan tema Sports injuries yang dibawakan oleh dr. Punto Dewo dari bagian Orthopaedi dan Traumatologi FK UGM. Acara dilanjutkan dengan Forum Group Discussion yang dipandu oleh satu orang fasilitator dengan skenario untuk tiap kelompok yang berbeda. Skenario yang telah dipecahkan kemudian dipresentasikan ke kelompok lain. Hari ketiga GIMSCO diawali dengan pengumuman 8 peserta yang lolos dari babak redemption. Dan kini, terkumpullah 32 peserta yang berhak mengikuti babak penyisihan II, yaitu tentamen di laboratorium Anatomi FK UGM. Sistem untuk babak ini, peserta mengerjakan soal berupa pertanyaan yang mengacu pada bagian tubuh cadaver yang ditunjuk. Waktu yang diberikan untuk tiap soal hanya 30 detik, dan peserta wajib rolling setiap bel berbunyi. Untuk peserta yang tidak lolos, dapat mengikuti acara Deaf Art Sharing, yaitu bertemu dengan komunitas penyandang tuna rungu dan tuna wicara. Di acara ini,

peserta aktif berinteraksi dengan menanyakan hal-hal seperti kegiatan komunitas dan berbagai hal tentang kesulitan para anggota komunitas ketika berinteraksi dengan dokter. Dari babak penyisihan II, peserta yang semula berjumlah 32 tim berkurang menjadi 12 tim. Mereka akan melalui 1 babak lagi sebelum akhirnya menuju final. Babak ini adalah babak cerdas cermat, dimana 12 tim akan dipecah menjadi 3 grup, dan per grupnya akan bertanding untuk kemudian didapatkan 1 tim yang paling unggul. 3 tim terunggul dari tiap grup berhak untuk masuk final GIMSCO. Puncak acara GIMSCO yaitu babak final diikuti oleh tiga tim yang semuanya berasal dari Universitas Diponegoro. Babak final ini berupa presentasi kasus yang dapat ditonton oleh semua peserta GIMSCO. Pemenang GIMSCO diumumkan dalam Farewell Party yang diadakan malam hari sekaligus penutupan GIMSCO secara simbolis. Farewell party GIMSCO sangat kental dengan unsur kebudayaan Jawa. Panitia memakai baju adat lurik untuk pria dan kebaya untuk wanita. Pesertapun tak kalah menarik, dengan memakai pakaian adat masing-masing daerah. Dalam Farewell party ini, peserta menujukkan penampilan tiap kelompok yang telah dibagi secara acak. Penampilan peserta sangat beragam, ada yang melakukan tari, menyanyi, hingga drama. Panitia juga tidak mau kalah yaitu dengan menampilkan puisi 3 dimensi dan menyanyikan lagu Laskar Pelangi. Dan yang membuat peserta terkejut dan tidak menyangka adalah pengumuman award peserta, yaitu teraktif, terheboh, terdisiplin, terjaim, dan duta GIMSCO. menyajikan pertunjukkan yang dipersembahkan oleh para peserta dan panitia. Puncak acara dilangsungkan dengan pengumuman Tentamen terbaik, dan Pemenang Juara I, II, III GIMSCO 2012. Pemenangnya adalah.................... Di akhir acara, dilakukan foto bersama dan tukar menukar souvenir khas masing-masing.

Mas Fuuuu tambahin + edit yaaaaa, aku cukup sampai disini aja