Anda di halaman 1dari 18

Survey Leger Jalan

DAFTAR ISI
BAB - I. PENGENALAN DAN PENGALAMAN PT. .............................. Lampiran : - Daftar Pengalaman PT.................................... - Daftar Pengalaman Perusahaan Untuk Proyek Sejenis BAB - II. APRESIASI TERHADAP PROYEK 2.1. Umum 2.2. Pekerjaan Yang Akan Dilaksanakan 2.3. Komentar Terhadap Kerangka Acuan Tugas. BAB III. RENCANA PENANGANAN DAN METODE PELAKSANAAN 3.1. Pendekatan Umum 3.2. Tahap Mobilisasi 3.3. Tahap Survey Pengumpulan Data - Data Primer - Data Sekunder BAB IV. RENCANA KERJA - Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan - Jadwal Personil BAB V. ORGANISASI PROYEK 5.1. Umum 5.2. Daftar Tenaga Ahli 5.3. Uraian Tugas Lampiran : - Struktur Organisasi Proyek - Surat Pernyataan Tersedianya Personil - Daftar Personil - Curriculum Vitae & Pernyataan Kesediaan dari Tiap Personil BAB VI. SISTEM LAPORAN BAB VI. PERALATAN

Survey Leger Jalan

BAB - I

PENGENALAN DAN PENGALAMAN


PT............................... didirikan pada awal tahun 2000 oleh sekelompok tenaga ahli yang memiliki pengalaman luas dalam pelaksanaan konstruksi dan perencanaan, khususnya dalam bidang teknik sipil. Walaupun perusahaan ini relatif baru didirikan tetapi karena memiliki banyak tenaga ahli yang sudah berpengalaman luas dalam bidang sipil sehingga dapat dikatakan juga bahwa perusahaan ini sebagai perusahaan yang mempunyai kemampuan dan juga cukup banyak pengalaman. Tenaga ahli PT. ............................... rata-rata telah banyak melaksanakan pekerjaan perencanaan teknik dan juga telah berpengalaman dalam proyek-proyek khususnya dibidang jalan raya dan jembatan, gedung-gedung, pengairan, perumahan dan pengembangan fasilitas umum, pengadaan dan pengelolaan air bersih, pembukaan daerah transmigrasi serta melengkapi sarananya dan lain-lain. Perekayasaan teknik dan pengawasan proyek termasuk juga studi kelayakan dan aspek keuangan, manajemen, penyelidikan tanah dan masalah-masalah organisasi juga termasuk bidang yang akan dikembangkan. PT. ............................... berkantor pusat di Pekanbaru dan telah dilengkapi dengan fasilitas perkantoran yang cukup memadai dengan kantor milik sendiri. PT. ............................... juga sudah mempunyai rencana akan mendirikan kantor-kantor perwakilan sesuai dengan kebutuhan antara lain di Jakarta, Jambi dan Padang di Propinsi Sumatera Barat, diharapkan hal ini akan terlaksana untuk mendukung kegiatan-kegiatan dan kepercayaan yang terus meningkat dari Pemberi Tugas. Hampir semua tenaga ahli yang ada pada PT. ............................... telah lama ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan di wilayah yang meliputi Propinsi Sumatera Barat, Riau dan Jambi. Khususnya pada pekerjaan-pekerjaan perencanaan teknik jembatan dan jalan, gedung serta pengawasan pembangunan jembatan, jalan dan gedung diwilayah ini, sehingga akan sangat membantu dalam perencanaan dan pengawasan mengingat tenaga ahli kami telah lama mengenal daerah ini.
2

Survey Leger Jalan

Kami yakin dalam waktu dekat ini PT. ............................... akan berkembang sedemikian rupa dan akan termasuk perusahaan nasional yang besar dalam bidangnya. Untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan dibidang perekayasaan, perusahaan juga telah melengkapi kantor dengan beberapa unit komputer yang telah digunakan untuk pekerjaan perencanaan dan manajemen. Terlampir dalam bab ini kami sertakan Daftar Pengalaman Perusahaan mulai berdiri sampai saat ini.

Survey Leger Jalan

BAB II.

APRESIASI TERHADAP PROYEK


2.1. UMUM

Jaringan perhubungan lalu lintas darat yang baik adalah merupakan tujuan utama dari rencana Pemerintah Indonesia sejak PELITA - I dan sektor ini dianggap sangat penting sebagai sarana infrastruktur untuk menunjang pembangunan dan komunikasi. Hal ini diperlukan memperlancar arus barang, jasa dan mobilitas orang kesegala pelosok propinsi khususnya daerah terpencil dan luar kota dan untuk tujuan-tujuan pengembangan sentra pembangunan. Untuk menyediakan jaringan infrastruktur yang efisien, Pemerintah Indonesia telah melaksanakan pembangunan besar-besaran dan memperbaiki tingkat pelayanan dari jalan-jalan diseluruh Indonesia melalui banyak proyek penggantian jembatan dan peningkatan jalan, proyek pemeliharaan rutin untuk jalan-jalan yang stabil dan pemeliharaan berkala untuk jalan lain. Dengan mengingat betapa pentingnya fungsi jalan dan jembatan bagi pembangunan di Indonesia maka sudah barang tentu diperlukan perencanaan yang matang dan ekonomis sejak pekerjaan masih didalam tahap perencanaan demi menghindari pemborosan waktu, materi dan uang akibat seringnya dilakukan perubahan desain pada tahap konstruksi. Salah satu tahapan penting dalam perencanaan secara nasional adalah tersedianya data seluruh jaringan jalan di Indonesia dan diketahuinya kondisi setiap ruas jalan sehingga dapat ditentukan skala prioritas dalam pembangunan baik berupa peningkatan, rehabilitasi maupun pemeliharaan baik secara nasional maupun regional. Untuk maksud tersebut maka Direktorat Jenderal Bina Marga, Direktorat Program Jalan cq. Sub Direktorat Leger Jalan memerlukan data-data jaringan jalan nasional dan jalan Propinsi di Indonesia. Adapun maksud pengumpulan data ini adalah untuk menunjang Penyusunan Rencana Dan Program Pembinaan Jaringan Jalan Nasional di seluruh Indonesia.

Survey Leger Jalan

Untuk menunjang program tersebut maka PT. ............................... yang memiliki personil yang telah berpengalaman dalam bidang Jalan dan Jembatan sangat berkeinginan untuk dapat turut serta berperan dalam program ini melalui layanan jasa konsultansi. 2.2. PEKERJAAN YANG AKAN DILAKSANAKAN

Sesuai dengan Kerangka Acuan Tugas maka kepada Konsultan diminta untuk melaksanakan Pekerjaan Survey Pengumpulan Data Leger Jalan mencakup data permukaan jalan, data utilitas publik sekitar badan jalan sampai pada daerah milik jalan, baik utilitas tersebar diatas permukaan jalan maupun yang ada dibawah permukaan badan jalan. Data hasil survey tersebut diserahkan dalam bentuk gambar berupa format standard. Ruas jalan yang akan disurvey seluruhnya Sepanjang ............................... Km. yaitu terletak pada ruas : 1. Ruas jalan ............................... 2.3. KOMENTAR TERHADAP KERANGKA ACUAN TUGAS

Setelah mempelajari Dokumen Lelang dan Kerangka Acuan Tugas dan juga penjelasan yang diberikan oleh panitia lelang, maka kami menilai bahwa Konsultan telah menerima informasi yang cukup untuk mempersiapkan Usulan Teknis dan Usulan Biaya. Namun demikian Konsultan perlu mengerjakan dan menambahkan hal-hal sebagai berikut: membuat grafik jadwal rencana pelaksanaan pekerjaan dan jadwal personil memperbaiki struktur organisasi yang terdapat dalam Kerangka Acuan Tugas untuk disesuaikan dengan kebutuhan lapangan

Survey Leger Jalan

BAB III.

RENCANA PENANGANAN DAN METODE PELAKSANAAN


3.1. PENDEKATAN UMUM Untuk mencapai tujuan sesuai sasaran yang ditentukan didalam Kerangka Acuan Tugas maka sebelum dibuat metode terperinci perlu ditentukan lebih dahulu prinsip-prinsip dasar dan penyederhanaan pelaksanaan. Harus lebih dahulu dipastikan tujuan dan prinsip yang benar sehingga keputusan yang akan diambil dapat mencapai sasaran. Tanpa hal ini maka program yang dilaksanakan kemungkinan akan gagal dan tidak effisien selama pelaksanaannya sehingga tujuan akhir tidak tercapai. Sangat diperlukan membuat identifikasi dan mengerti ruang lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan nantinya sebelum memutuskan metode pelaksanaan yang diperlukan. Harus diperhatikan bahwa walaupun pada umumnya prosedur dan Dokumen Kontrak yang dilaksanakan adalah merupakan standard akan tetapi tetap diperlukan adaptasi sesuai kondisi yang sebenarnya dilokasi Proyek. Tanpa melakukan hal ini maka kemungkinan kesulitan yang tidak diperkirakan sebelumnya akan timbul dan ini akan berakibat terlambatnya pelaksanaan dan juga berakibat kepada penambahan biaya. Rencana Pelaksanaan adalah sebagai berikut: 3.2. TAHAP MOBILISASI Sebelum memulai suatu proyek, tahap mobilisasi harus segera dilaksanakan agar penanganan pekerjaan proyek ini bisa dimulai sesuai dengan Time Schedule dan memenuhi persyaratan Kerangka Acuan Tugas. Kegiatan-kegiatan mobilisasi antara lain: mempersiapkan personil. alat-alat, perlengkapan untuk survey. menyusun rencana kerja yang detail bagi setiap personil/team mengumpulkan data-data yang ada seperti:

Survey Leger Jalan

3.3. TAHAP SURVEY PENGUMPULAN DATA. Rencana kerja Konsultan untuk melaksanakan pekerjaan Survey pengumpulan Data jalan Nasional antara lain meliputi: (i) PENGUMPULAN DATA PRIMER (ii) PENGUMPULAN DATA SEKUNDER (i). PENGUMPULAN DATA PRIMER Jenis pekerjaan pengumpulan data leger jalan nasional pada dasarnya mencakup data primer yaitu : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Survey pengukuran alinyemen horizontal jalan dan utilitas publik dengan alat ukur Total Station. Survey pengukuran alinyemen vertical jalan dengan alat waterpass Survei pengukuran pembuatan cross section jalan dengan alat waterpass, dibuat setiap 750 m. panjang segment jalan. Survey utilitas publik jalan yang tersebar dibawah permukaan tanah sekitar daerah manfaat jalan (DAMAJA) hingga sampai pada daerah milik jalan (DAMIJA). Survey pengukuran leger jembatan pada setiap segmen jalan Pembuatan foto dokumen permukaan badan jalan pada setiap awal 750 m. segmen jalan. Pembuatan foto dokumen leger jalan pada pangkal ruas dan pada ujung ruas jalan atau pada akhir segmen jalan. Pemasangan patok leger jalan : Patok patok leger jalan dalam jumlah yang diperlukan, dengan spesifikasi sebagai berikut : - Terbuat dari beton bertulang dengan ukuran telapak 70x70x15 Cm dan batang patok ukuran 20x20x70 Cm. - Patok ditanam pada kedalaman 45 Cm.Campuran beton 1PC: 2 PS: 3 KRI. - Tulangan baja berdiameter 8 mm dan 6 mm. - Titik ikat diatas permukaan patok dari baut diameter inchi. - Cat dasar warna kuning. - Cat huruf warna merah dengan ukuran tinggi (h) 4 Cm, tebal (t) 1 Cm, lebar (L) 3 Cm. - Logo Pu warna hitam dengan ukuran 10x10 Cm.
7

Survey Leger Jalan

- Huruf, angka dan logo tercetak tenggelam.

Penentuan lokasi titik ikat dan pemasangan patok leger jalan. Lokasi lokasi yang diperlukan sebagai titik ikat leger jalan sebagai berikut : - 1 (satu) titik ikat pada awal ruas jalan. - 1 (satu) titik ikat pada akhir ruas jalan. - 1 (satu) titik ikat pada setiap interval sepanjang 5 (lima) kilometer menggunakan pengukuran jarak pita baja EDM. - Penenmpatan pita balok leger jalan pada tempat yang mudah terlihat diruang milik jalan. - Membaca hasil dari Theodolit dan Waterpass kemudian diberi tanda cat (patok non permanen) pada tepi ruas jalan dan pencatatan jumlah patok non permanen yang telah dipasang. - Pencatatan jumlah patok beton kontrol yang telah dipasang. - Proses ini dilakukan terus sepanjang ruas jalan yang diamati dari titik awal sampai dengan titik akhir ruas jalan tersebut. - Identifikasi secara jelas situasi lapangan seperti persimpangan/perpotongan jalan, bangunan bangunan dan/atau tanda tanda fisik lainnya. - Lokasi titik ikat selalu diusahakan, agar :
8

Survey Leger Jalan

o o

Terletak / tertanam diatas tanah yang stabil. Ditempat terbuka dan aman dari gangguan lalu lintas.

o Mudah diikatkan dengan titik titik lainnya dan mudah diidentifikasi. - Titik- titik ikat tersebut melingkupi seluruh lokasi pengukuran 9. Pemasangan patok leger di setiap jembatan sebagai titik referensi.

(ii) DATA SEKUNDER 1. Menghubungi instansi-instansi terkait untuk menghimpun data sebagai bahan informasi tentang utilitas publik yang tersebar di sekitar daerah milik jalan (DAMIJA). 2. Menghubungi Pemerintah Daerah Setempat, untuk meminta informasi tentang PERDA yang berlaku tentang DAWASJA. Kemudian semua data tersebut diproses sebagai berikut: i. Hasil pengukuran dengan alat Total Station dan alat ukur waterpass diproses selama di lapangan dan di gambar menjadi gambar draft leger jalan selanjutnya menghubungi pejabat Sub Dinas Bina Marga setempat untuk mengesahkan kebenarannya. ii. Gambar draf lapangan di proses menjadi gambar kartu-kartu leger jalan dan di kerjakan di daerah setempat sesuai formulir kartu leger jalan (PENMEN PU No. 011-2/BM/2008) 3.4. PERSYARATAN TEKNIS PELAKSANAAN SURVEI Persyarat teknis pelaksnaan survei serta penggambaran data adalah sebagai berikut: 1. Pekerjaan survei leger jalan dimulai dengan menarik jarak setiap 50 m. dengan alat pita ukur sepanjang jarak yang ditentukan. Pelaksanaan dimulai dari pangkal ruas dan berakhir pada ujung ruas jalan. Apabila pekerjaan tersebut merupakan pelegeran lanjutan dimulai dari Sta. tertentu dan berakhir pada jarak yang telah ditetapkan.

Survey Leger Jalan

2.

Penarikan jarak 50 m. ditandai dengan memberikan tanda cat tahan air pada permukaan jalan, yang berawal dari Sta. (Km) kecil kearah Km. yang lebih besar.

3.

Gambar alinyemen Horizontal (mendatar) dibuat dengan skala : 1 : 2000 untuk kartu leger jalan luar kota 1 : 1000 untuk kartu leger jalan dalam kota

4.

Gambar alinyemen vertikal (tegak) dibuat dengan skala:


a. kartu leger jalan luar kota : skala tegak 1: 500, skala memanjang 1: 2000 b. kartu leger jalan dalam kota : skala tegak 1 : 500 skala memanjang 1 : 1000

5.

Gambar potongan melintang jalan (cross section), dibuat pada setiap kartu, apabila terjadi perubahan topografi maupun terjadi perubahan struktur badan jalan.

6.

Data leger jembatan dibuat kedalam kartu, terdiri dari penampang memanjang jembatan, penampang kupasan pandangan atas dan penampang melintang pondasi kepala jembatan dan pondasi pilar kembatan.

7.

Foto dokumtasi leger jalan diambil setiap awal segmen 750 m. untuk jalan luar kota dan setiap awal 375 m. untuk jalan dalam kota.

8.

Setiap jembatan dibuat foto dokumentasi dan diambil dari arah depan, arah hulu dan arah hilir jembatan.

10

Survey Leger Jalan

BAB IV.

RENCANA KERJA
Rencana kerja disusun berdasarkan daftar ruas jalan dan waktu yang tersedia pada pelaksanaan sesuai Kerangka Acuan Kerja (TOR) serta faktor-faktor setempat yang mempengaruh. Pelaksanaan pekerjaan dilapangan dilakukan oleh beberapa team hal ini untuk mencapai target penyelesaian pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Jadwal Rencana Kerja dan Jadwal Personil dapat dilihat pada halaman berikut ini.

11

Survey Leger Jalan

BAB V.

ORGANISASI PROYEK
5.1 UMUM

Bentuk organisasi kerja ini bertitik tolak dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu diselesaikannya Pekerjaan Pengumpulan Data Leger Jalan Nasional di Propinsi Riau. Organisasi disusun berdasarkan Kerangka Acuan Tugas yang dimaksudkan untuk menampung dan dapat meng-koordinasikan seluruh kegiatan Survey Jaringan Jalan secara terpadu. Untuk mencapai sasaran diperlukan koordinasi yang terkendali antara Konsultan dengan pemberi tugas serta pengaturan semua kegiatan dari pelbagai bagian secara sistematis. Sebagai penunjang hal tersebut diatas, maka disusun organisasi yang secara umum terdiri dari lima bagian yaitu: 1. Bagian Administrasi, koordinasi dan penunjang 2. Bagian Survey 5.2 DAFTAR TENAGA AHLI

Untuk menangani tugas pelaksanaan pekerjaan Konsultan mengusulkan Daftar Tenaga seperti tercantum pada tabel berikut dimana personil tersebut masing-masing sudah berpengalaman didalam bidangnya sehingga dapat menyelesaikan tugas dan pekerjaan ini dengan hasil yang memuaskan. Dengan struktur dan tata kerja tersebut maka diharapkan pekerjaan akan dapat diselesaikan dengan sempurna dan tepat pada waktunya sesuai Kerangka Acuan Tugas.

12

Survey Leger Jalan

5.3.

URAIAN TUGAS

A. PROJECT COORDINATOR / TEAM LEADER Tugas dan tanggung jawab : 1. Melakukan koordinasi atas semua tenaga/personil yang terlibat dalam pekerjaan survei pengukuran dan pengumpulan data leger jalan nasional dimaksud, sehingga tercapai hasil yang sebaik-baiknya sesuai lingkup pekerjaan yang telah ditetapkan untuk provinsi yang telah ditentukan. 2. Bertanggung jawab atas kebenaran, ketelitian, kemutakhiran, dan kelengkapan data hasil pelaksanaan survei sesuai dengan buku petunjuk yang telah ditetapkan. 3. Bertanggung jawab atas ketepatan waktu pelaksanaan pekerjaan sesuai yang telah ditetapkan yang meliputi pelaksanaan survei/pengumpulan data primer, pengumpulan data sekunder, pengolahan, penggandaan, dan digitalisasi leger jalan. B. AHLI JALAN RAYA ( HIGHWAY ENGINEER ) Tugas dan tanggung jawab : 1. Mengendalikan juru ukur serta memberikan petunjuk seperlunya dalam pelaksanaan survei pengukuran dan pengumpulan data leger jalan nasional dimaksud untuk ruasruas jalan yang telah ditentukan. 2. Mengumpulkan data sekunder baik pada Instansi PU/Bina Marga Pusat di Jakarta dan di Daerah, maupun pada instansi-instansi terkait di Pusat/Daerah (Bakosurtanal, KPPBB, Telkom PLN dll.) untuk melengkap hasil pengukuran survei lapangan/data primer. 3. Memeriksa dan mengolah semua hasil survei pengukuran dan pengumpulan data sekunder leger jalan nasional dimaksud untuk seluruh ruas jalan yang menjadi tanggung jawabnya. 4. Bertanggung jawab atas kebenaran, ketelitian, kemutakhiran, dan kelengkapan hasil survei pengukuran dan pengumpulan data leger jalan nasional dimaksud serta ketepatan waktu pelaksanaannya untuk seluruh ruas jalan yang menjadi tanggung jawabnya. 5. Bertanggung jawab atas kebenaran hasil pengolahan data dan penggandaan leger jalan untuk seluruh ruas jalan yang ditentukan.. 6. Ahli Teknik Jalan Raya bertanggung jawab, khususnya kepada Ketua Tim

13

Survey Leger Jalan

C. AHLI JEMBATAN ( BRIDGE ENGINEER ) Tugas dan tanggung jawab : 1 Mengendalikan juru ukur serta memberikan petunjuk seperlunya dalam pelaksanaan survei pengukuran dan pengumpulan data leger jembatan nasional dimaksud untuk ruas-ruas jalan yang telah ditentukan. 2 Mengumpulkan data sekunder baik pada Instansi PU/Bina Marga Pusat di Jakarta dan di Daerah, maupun pada instansi-instansi terkait di Pusat/Daerah (Bakosurtanal, KPPBB, Telkom PLN dll.) untuk melengkap hasil pengukuran survei lapangan/data primer. 3 Memeriksa dan mengolah semua hasil survei pengukuran dan pengumpulan data sekunder leger jembatan nasional dimaksud untuk seluruh ruas jalan yang menjadi tanggung jawabnya. 4 Bertanggung jawab atas kebenaran, ketelitian, kemutakhiran, dan kelengkapan hasil survei pengukuran dan pengumpulan data leger jembatan nasional dimaksud serta ketepatan waktu pelaksanaannya untuk seluruh ruas jalan yang menjadi tanggung jawabnya. 5 Bertanggung jawab atas kebenaran hasil pengolahan data dan penggandaan leger jembatan untuk seluruh ruas jalan yang ditentukan.. D. Ahli Teknik Pengukuran (Geodetic Engineer) Tugas dan tanggung jawab : Tugas ahli teknik pengukuran adalah merencanakan dan melaksanakan semua kegiatan dalam pekerjaan pengukuran yang mencakup pelaksanaan survey pengukuran, pengolahan data pengukuran, dan penggambaran data pengukuran, serta harus menjamin bahwa gambar pengukuran yang dihasilkan adalah benar, akurat, dan siap digunakan untuk tahap survey leger jalan dan jembatan. Tugas dan tanggung-jawabnya meliputi : a. Mengendalikan semua personil yang terlibat dalam pengukuran topografi dilapangan. b. Membuat perhitungan analisa data hasil pengukuran dilapangan. c. Merencanakan gambar/membuat peta topografi dan perhitungan lainnya diperlukan. d. Bertanggung-jawab atas semua hasil pengukuran topografi, perhitungan dan gambar topografi serta hal-hal lainnya yang terkait.

14

Survey Leger Jalan

E. Asisten Highway Engineer & Bridge Engineer b. Tugas dan Tanggung Jawab 1. Melaksanakan survei pengumpulan data leger jalan nasional dimaksud yang telah ditetapkan sesuai ruas-ruas jalan yang menjadi tanggung jawabnya dengan baik, tepat waktu, lengkap dan akurat. 2. Bertanggung jawab atas kebenaran, ketelitian, dan ketepatan waktu survei sesuai dengan Buku Petunjuk dan jadwal yang telah ditetapkan berdasarkan ruas jalan yang telah ditentukan. F. Asisten Geodetic Engineer Tugas dan Tanggung Jawab 1 Melaksanakan survei pengumpulan data leger jalan nasional dimaksud yang telah ditetapkan sesuai ruas-ruas jalan yang menjadi tanggung jawabnya dengan baik, tepat waktu, lengkap dan akurat. 2 Bertanggung jawab atas kebenaran, ketelitian, dan ketepatan waktu survei sesuai dengan Buku Petunjuk dan jadwal yang telah ditetapkan berdasarkan ruas jalan yang telah ditentukan. G. SURVEYOR/SUPERVISOR Tugas dan tanggung jawab : a. Mengawasi dan memberikan petunjuk kepada Ass. Surveyor Dalam melaksanakan Survai Pengumpulan Data Jalan yang dimaksud sehingga sesuai dengan Buku Panduan yang telah ditetapkan. b. Bertanggung jawab atas keakuratan hasil survai dan ketepatan waktu survai. c. Dalam melaksanakan pekerjaan Supervisor bertanggung jawab kepada Highway Engineer. H. ASS. SURVEYOR Tugas dan tanggung jawab : a. Melaksanakan Survai Pengumpulan Data Jalan yang dimaksud, yang telah ditetapkan dengan baik dan benar. b. Bertanggung jawab atas keakuratan dan kelengkapan data serta ketepatan jadwal waktu sesuai Buku Panduan yang telah ditetapkan. c. Dalam Pelaksanaan pekerjaan Ass. Surveyor bertanggung jawab kepada Surveyor.

15

Survey Leger Jalan

I.

DRAFTSMAN Bertanggung jawab membuat gambar-gambar hasil survey dengan ketelitian yang tinggi.

J. ADMINISTRASI Tugas dan tanggung jawab : a. Melaksanakan semua tugas administrasi kantor. b. Membantu Team Leader dalam bidang administrasi untuk menjamin keakuratan dan ketepatan waktu atas semua laporan dan penagihan dari pekerjaan yang telah dilaksanakan. c. Dalam pelaksanaan pekerjaan, Ass. Administrasi bertanggung jawab kepada Team Leader. K. OPERATOR KOMPUTER Tugas dan tanggung jawab : a. Memasukkan Data Hasil Survai sesuai dengan Paket Program Sistem Masukan Data Jalan serta ketentuan yang ada. b. Bertanggung jawab atas kebenaran dan ketepatan waktu terhadap pemasukan data.

16

Survey Leger Jalan

BAB VI.

SISTEM PELAPORAN
A. Laporan akhir hasil survey leger jalan disiapkan dalam bentuk kartu-kartu (Kartu Jalan dan Ringkasan Data Dan Foto Dokumen). Masing -masing dibuat rangkap 4 (empat) berbentuk asli. B. Satu struktur Kartu leger jalan terdiri dari ke empat kartu asli seperti pada butir 1 (satu) dan didokumentasikan menjadi satu bundel. C. Setiap satu bundel Data Leger Jalan disimpan sesuai dengan status jalan yang dilegerkan berdasarkan nomor urut lembar kartu.

17

Survey Leger Jalan

BAB VII.

PERALATAN
Peralatan yang akan digunakan oleh Konsultan dalam pekerjaan Survey Pengumpulan data Leger Jalan Nasional adalah sebagai berikut: Total Station Waterpass Kamera Kamera video Personel Komputer Peralatan gambar Kenderaan roda 4 Sepeda motor Mesin ketik elektronik dan peralatan kantor lainnya sebagai peralatan penunjang. - 3 unit - 2 unit - 3 unit - 1 unit - 2 set - 3 set - 2 unit - 3 unit - 1 unit

18