Anda di halaman 1dari 16

Rencana pelaksanaan pembelajaran

Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah didaktik metodik pembelajaran atletik

DisusunOleh: Dian Widi Laras (1003300)

Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendidikan Jasmani Fakultas Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2013

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ) Pembelajaran aktivitas Atletik dengan berbagai Pendekatan
Satuan Pendidikan Kelas Semester Mata Pelajaran Ruang Lingkup/ Aspek Alokasi Waktu : SDN TELAGA MURNI 01 : VI : 1 (Satu) : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : Aktivitas Pembelajaran Atletik/ Teknik dasar tolak peluru : 2 x 35 menit (1x pertemuan)

Standar Kompetensi (SK) 1.Memperaktikan berbagai gerak dasar permainan dan olahraga dengan peraturan yang dimodifikasi,dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Kompetensi Dasar (KD) 1.3 Memperaktikan koordinasi gerak dasar dalam teknik lari,lempar dan lompat dengan peraturan yang di modifikasi,serta nilai semangat,sportivitas,percaya diri dan kejujuran. Indikator Kognitif Produk Menjelaskan pengertian keterampilan gerak dasar manipulatif 1. Menjelaskan Proses Mengetahui cara melakukan serangkaian gerak dalam pembelajaran tolak peluru(fase pegangan, fase persiapan, fase luncuran, fase pengantaran, dan teknik pemulihan). 2. Mengetahui tentang latihan-latihan dasar tolak peluru (Pemanasan, Kegiatan Inti, dan Pendinginan) . Psikomotor. 1. Melakukan gerakan dasar tolak peluru sebelum melakukan lemaparan dan setelah melakukan lemparan. 2. Melakukan cara memegang peluru pada saat akan melakukan tolakan dan bagaimana sikap tubuh setelah melakukan lemparan. 3. Melakukan aktivitas serangkaian gerak pada saat melempar dalam tolak peluru secara sederhana.

Afektif Perilaku Berkarakter 1. Melakukan kerjasama dengan teman dalam kelompok dan berbagi tempat serta peralatan dengan teman yang lain. 2. Permainan tolak peluru dengan peluru yang sudah dimodifikasi dan menggunakan peraturan yang dimodifikasi untuk menumbuhkan dan membina nilai-nilai disiplin, semangat , sportivitas , percayadiridankejujuran. 3. Mendengarkan penjelasan guru, dan memperhatikan pertanyaan atau jawaban siswa lain. 4. Bertanya dan berpendapat pada saat pembelajaran. Keterampilan Sosial 1. Kerjasama dalam menjaga keselamatan diri pribadi dan kelompok selama kegiatan. 2. Menjadi pendengar yang baik 3. Berani bertanya atau berpendapat pada saat diberikan kesempatan. A. Tujuan Pembelajaran: Kognitif Produk 1. Siswa dapat mengetahui bentuk-bentuk serangkain gerakan cara melakukan tolak peluru sebelum melakukan lemparan dan setelah melakukan lemparan . 2. Siswa dapat mengetahui serangkaian gerakan cara melakukan tolak peluru secara sederhana. Proses 1. Pada permainan lempar tangkap beregu, siswa dapat menyelidiki pengaruh berbagai posisi tubuh terhadap kemampuan serangkaian gerakan dalam pembelajaran tolak peluru , rincian tugas kinerja yang ditentukan (LKS penyelidikan). Pada Aktivitas permainan lempar-tangkap, siswa dapat menyelidiki pengaruh berbagai posisi tubuh terhadap posisi melempar dan pada kemampuan melontarkan peluru ke sasaran, dengan rincian tugas kinerja yang ditentukan (LKS Penyelidikan).

2.

Psikomotor

Produk 1. Siswa dapat melakukan gerakan tolak peluru sebelum melakukan lemparan dan setelah melakukan lemparan. 2. Siswa dapat melakukan cara memegang peluru sebelum melakukan lemparan dan bagaimana sikap tubuh setelah melakukan lemparan. 3. Siswa dapat melakukan aktivitas serangkaian gerak pada saat melempar dalam tolak peluru secara sederhana.

Proses 1. Dengan permainan lempar-tangkap pada berbagai posisi tubuh yang berbeda, secara mandiri siswa mampu mempraktikkan keterampilan kekuatan melempar , waktu posisi melempar. Gerakan dinilai menggunakan format LP 1: terkait psikomotor. Dengan berbagai bentuk permainan lempar-tangkap baik secara kelompok, siswa mampu memperagakan keterampilan kekuatan melempar, dinilai menggunakan format LP 1: terkait psikomotor. Melalui berbagai bentuk permainan lempar-tangkap secara beregu, siswa dapat memperagakan posisi melempar yang mempunyai kekuatan, dinilai menggunakan format LP1: terkait psikomotor.

2.

3.

Afektif Produk 1. Siswa dapat melakukan kerja sama dengan teman dalam kelompok dan berbagi tempat serta peralatan dengan teman yang lain. 2. Siswa dapat melakukan aktifitas pembelajaran tolak peluru secara sederhana dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi yang berguna untuk menumbuhkan dan membina nilai-nilai disiplin, semangat, sportivitas, percayadiri dan kejujuran. 3. Pada saat diberi kesempatan, siswa bertanya dan berpendapat saat pembelajaran. 4. Pada saat guru menjelaskan siswa memperhatikan dan pada saat siswa lain bertanya atau menjawab pertanyaan guru, seluruh siswa mendengarkan dan memperhatikan. Perilaku Berkarakter 1. Pada saat mengikuti berbagai aktivititas permainan lempar tangkap, siswa menunjukkan sikap disiplin serta mematuhi instruksi, bisa dinilai pengamat sesuai LP 2. Format Pengamatan Perilaku Berkarakter 2. Pada saat mengikuti kegiatan praktik berbagai permainan kekuatan melempar, siswa menunjukkan kesungguhan dalam berlatih, dan dapat menjaga keamanan pribadi. dinilai pengamat membuat kemajuan sesuai LP 2: Format Pengamatan Perilaku Berkarakter. Keterampilan Sosial

1.

2.

Siswa dapat menjaga kebersihan dan keselamatan dengan saling memperhatikan teman dan bekerja sama dalam kelompok selama aktivitas berlangsung, dinilai pengamat sesuai LP 3: Format Pengamatan Keterampilan Sosial. Pada saat mengikuti berbagai aktivitas permainan rekasi siswa dapat menjadi pendengar yang baik dan mau mengajukan pertanyaan di seputar aktivitas kegiatan, dinilai pengamat sesuai LP 3: Format Pengamatan Keterampilan Sosial.

B.

Materi Pelajaran: Aktivitas tolak peluru(manipulatif) melempar (pendahuluan/Tahap teknik dominan)

C.

Metode Pembelajaran: a). Metode : Penjelasan, Latihan, Tugas, Demonstrasi, Tanya Jawab.

b). Gaya Mengajar: Gaya Reciprocal, Problem solving, dan Discovery. c). Model : Model Pembelajaran Pola Gerak Dominan (Dominant Movement Pattern Approach) dan Model Hellison

D.

Bahan dan Alat: a. Perangkat ( Silabus, RPP, Lembar Presensi dan Penilaian) b. Peralatan dan Peta Setting/Tata Letak Alat c. Lapangan yang aman dan dalam keadaan siap digunakan pada jam yang telah direncanakan

E.

Berbasis ICT/Internet: Free download: http://www.brianmac.co.uk http://www.brianmac.co.uk/sprints/drill.htm

F.

Langkah-Langkah Pembelajaran: Persiapan Guru Penjasorkes Sebelum Pembelajaran a. Menyiapkan Perangkat (Silabus, RPP, Lembar Presensi dan Penilaian) b. Menyiapkan Peralatan dan Peta Setting/Tata Letak Alat Guru memeriksa lapangan, alat-alat dan peralatan yang diperlukan dan kesiapan siswa serta jalur darurat untuk keperluan P3K.

Pertemuan Pertama 2 x 35 menit I. Kegiatan Awal Pembelajaran (5 menit) a. Mengecek disiplin kehadiran siswa tepat waktu, berdoa dan melakukan Presensi. b. Apersepsi (dengan berbagai bantuan media, guru menghubungkan materi ajar dengan pengetahuan awal siswa). c. Menyampaikan Ruang Lingkup Materi 1. Aktivitas keterampilan mngendalikan objek (manipulatif) 2. Keterampilan menolak dalam melakukan lemparan dengan posisi tubuh menyamping . d. Menyampaikan inti Tujuan Pembelajaran khususnya psikomotor dan afektif. e. Latihan Pendahuluan Permainan lempar-tangkap ( contoh : permainan lempar tangkap bola ) II. Kegiatan Inti Pembelajaran (60 menit) A. Tugas Gerak I ( permainan lempar tangkap ) (30 menit) a. Pemberian Tugas Gerak (singkat dan jelas) a) Guru menjelaskan aturan permainan lempar tangkap dan mendemonstrasikan cara bergerak dengan mengandalkan kekuatan lemparan, siswa memperagakan berbagai permainan lempar tangkap beregu dengan berbagai posisi, aktivitas ini diberikan dengan pentahapan tingkat kesulitan, dan memastikan seluruh siswa mengikuti aktivitas ini dengan antusias sesuai instruksi guru. b) Jika jumlah siswa 30-40 orang, guru dapat memecah siswa dalam beberapa kelompok kecil - yang seimbang. Aktivitas kelompok

c)

Tahapan selanjutnya setelah aktivitas bergerak, Guru meminta masing-masing kelompok siswa melakukan serangkaian gerakan dalam pembelajaran tolak peluru sesuai dengan instruksi dalam kelompok.

Langkah selanjutnya : permainan lempar tangkap dengan berbagai formasi posisi yang berbeda.

b. Memonitor dan Evaluasi Tugas Gerak Siswa Ketika siswa melakukan aktivitas tolak peluru, guru mengamati kesungguhan dan keterampilan siswa serta memberikan evaluasi/umpan balik dari gerakan yang dilakukan siswa, dengan menggunakan Lembar Penilaian 1 (terkait psikomotor) dan Lembar Penilaian3 (terkait perilaku berkarakter). c. Memberikan asupan balik ( keterampilan melempar dan keterampilan sejauh mana siswa melempar dan kesesuaiannya dengan tujuan pembelajaran) sampai semua siswa memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) Setelah dilakukan evaluasi, guru memberikan pemahaman bagi siswa tentang pemahaman sikap tubuh dalam serangkaian gerakan dalam pemahaman sikap tubuh dengan sikap pembelajaran tolak peluru yang sesuai kriteria tujuan pembelajaran dan hubungannya dengan keterampilan lanjutan dan serangkaian gerakan dalam pembelajaran tolak peluru, yang telah dilakukan dan siswa diberi kesempatan untuk bertanya atau berpendapat.

d. Konstruksi Nilai-Nilai Penjasorkes (sesuai dengan Kompetensi Dasar/ sebaiknya dipilih saja sesuai thema yang memungkinkan dapat di evaluasi dengan nyata) e. Guru memberikan pemahaman tentang pentingnya disiplin, kerja sama menjaga keselamatan pribadi dan kelompok serta aspek kesehatan dan kebersihan lingkungan pada siswa berdasarkan tugas gerak yang dilakukan. Guru menggunakan Lembar Penilaian 3 (terkait keterampilan sosial) dan Lembar Pengamatan 2 (terkait perilaku berkarakter). III. Kegiatan Akhir Pembelajaran (5 menit) a. Pendinginan Guru memberikan model gerakan mengayun dalam upaya penguluran otot secara berpasangan. Siswa melakukan dengan mengikuti instruksi kegiatan untuk loosing down untuk menurunkan ketegangan fisik dan mental agar kembali pada kondisi normal. b. Refleksi Mengadakan refleksi secara umum terhadap pengalaman belajar siswa, baik terhadap proses dan hasil belajar siswa (kognitif, afektif dan psikomotor). Guru menggunakan Lembar Penilaian 1 (terkait kognitif). c. Evaluasi Guru memberikan evaluasi secara keseluruhan, baik gerakan yang dilakukan maupun aspek lainnya (perilaku berkarakter) dengan dikaitkan pada kehidupan sehari-hari. d. Apresiasi Guru memberikan penghargaan pada hasil kerja siswa baik individu maupun secara kelompok . e. Tindak Lanjut (siswa diberi tugas untuk mengerjakan LKS 1: gerakan reaksiakurasi pada tolak peluru hanya point A saja. Diberikan pemahaman tindak lanjut agar kebiasaan belajar menjadi pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari dan kegiatan pembelajaran berikutnya) IV. Alat dan Sumber Belajar: Alat yang di gunakan dalm tolak peluru: 1. 2. 3. 4. Rol Meter Bendera Kecil Kapur / Tali Rafia Peluru

Untuk senior putra = 7.257 kg Untuk senior putri = 4 kg Untuk junior putra = 5 kg Untuk junior putri = 3 kg 5. Obrient : gaya membelakangi arah tolakan 6. Ortodox : gaya menyamping a. Sumber Belajar: Nugraha, Eka., 2011, Makalah, Aktivitas Atletik dengan berbagai Pendekatan , FPOK UPI Bandung. Muhajir. 2007. Pendidikan Jasmani Olahraga & Kesehatan SMP Kelas VIII. Bandung: PT Ghalia Indonesia Printing. Nugraha, Eka, dkk, 2011, Didaktik Metodik Pembelajaran Atletik, Jurusan Pendidikan Olahraga, Prodi PJKR, UPI Bandung. Roji, ( ?) Pendidikan Jasmani,olahraga dan kesehatan,Tempat, penerbit, Media pembelajaran seperti poster, video atau transparansi Tabel spesifikasi lembar penilaian LKS 1: keterampilan kekuatan melempar LKS 2.: Keterampilan pemahaman terhadap akttivitas tolak peluru dan pembelajaran Tolak peluru / kognisi LP 2 : Keterampilan prilaku berkarakter. LP 3. : Tes keterampilan sosial dan kepribadian serta tanggung jawab dilakukan dengan lembar observasi berpasangan Penilaian: Penilaian berbasis proses (fortofolio/penilaian otentik) tentang materi tolak peluru yang tercakup dalam RPP ini dapat dilakukan dengan menggunakan alat-alat penilaian berikut ini. Tes lisan Tes ini dilakukan terkait dengan penilaian kognitif dan dapat dilakukan dengan menggunakan pertanyaanpertanyaan interaktif mengenai pemahaman keterampilan bergerak berbagai posisi tubuh dan keterampilan melempar dari berbagai posisi melakukan tolak peluru yang dilengkapi dengan lembar observasi Tes unjuk kerja. Tes yang terkait dengan penilaian psikomotor dan dapat dilakukan dengan menggunakan Lembar pengamatan/observasi yang dilengkapi dengan diskripsi penampilan. Pengamatan sikap.

V.

Aspek yang dinilai sebagai hasil belajar siswa perilaku tanggung jawab siswa yang ditampilkan selama proses pembelajaran. Penilaian dilakukan oleh siswa secara berpasangan dengan menggunakan lembaran observasi

Mengetahui, Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

()

( Eka Nugraha )

Lampiran 1. LP.2 Penilaian unjuk kerja Penilaian unjuk kerja


Tes peragaaan ini memiliki bobot tersendiri sesuai dengan keragamannya. Penilaian praktik menggunakan skala 1 - 5, dengan rincian sebagai berikut: 1 = Gerakan yang dilakukan tidak tepat dan tidak sesuai dengan konsep 2 = Gerakan yang dilakukan kurang tepat, sebagian kecil sesuai dengan konsep 3 = Gerakan yang dilakukan mendekati norma sebagian sesuai dengan konsep 4 = Gerakan yang dilakukan mendekati gerak ideal, yang sesuai dengan konsep 5 = Gerakan yang dilakukan sudah tepat dan sesuai dengan konsep Untuk lebih jelasnya format instrumen penilaiannya adalah sebagai berikut; Instrumen Penilaian Praktik Melempar Teknik Tolak peluru
No

Aspek yang dinilai Sikap awal Posisi awal/sikap tubuh awal Sikap tubuh sebelum melakukan lemparan . Sikap tubuh setelah melakukan lemparan. Skor maksimal: 15 Pelaksanaan Ketepatan waktu melempar dan ketepatan sasaran ( waktu akurasi ) Posisi tubuh pada saat melakukan lemparan. Posisi tubuh pada saat awal gerakan melempar /kecondongan Koordinasi posisi tubuh dan lengan pada saat gerakan utama/sikap tolak peluru Ketepatan yang dihasilkan pada saat gerakan utama/ akurasi.

Skor 1 2 3 4 5

Skor

A 1 2 3

B 1 2 3 4

Koordinasi posisi tubuh, lengan dan kaki pada saat gerakan utama/ posisi tolak peluru Skor maksimal: 30 Sikap akhir Capaian ketepatan melempar akurasi Posisi tubuh dan sikap lengan pada posisi tolak peluru Posisi tubuh pada tahap akhir Gerak lanjutan pada posisi stelah melakukan tolakan (finishing) Posisi mengakhiri gerak lanjutan Skor maksimal :25

C 1 2 3 4 5

Lampiran 2. LK2. lembar Observasi Perilaku Berkarakter

LEMBAR OBSERVASI PERILAKU TANGGUNG JAWAB : . : .. : ..

KELAS NAMA OBSERVER NAMA YANG DIOBSERVASI

PETUNJUK Beri tanda chek list pada kolom tingkat perilaku sesuai dengan perilaku tanggung jawab yang ditampilkan oleh pasangan anda! TINGKAT 0 (Tidak bertanggung jawab) 1 (Kontrol diri) 2 (Keterlibatan) PERILAKU BERKARAKTER /TANGGUNG JAWAB YANG DI TAMPILKAN Tidak mau melakukan tugas, senang memperolokan siswa lain, dan menyalahkan atau memaki-maki siswa lain bahkan guru. Tidak melakukan tugas-tugas pembelajaran, namun tidak mengganggu siswa lain atau guru dalam melaksanakan tugas pembelajarannya. Dengan kemauannya sendiri terlibat di dalam aktivitas pembelajaran. Mereka dengan antusias aktif, menghadapi tantangan, dan berlatih dalam aktivitas pembelajaran serta tidak mengganggu siswa lain dan atau guru. Dengan kemauannya sendiri terlibat di dalam aktivitas pembelajaran. Mereka dengan antusias aktif , melakukan setiap ada tantangan, dan berlatih/bermain tanpa pengawasan langsung

3 (Tanggung jawab diri)

dari guru. Mereka sadar akan manfaat dan pentingnya pembelajaran bagi kehidupan dirinya. 4 Siswa pada tingkat ini tidak hanya menunjukkan Kontrol diri, (Perhatian) keterlibatan, dan tanggung jawab diri, namun mereka menunjukan kerjasama, memberikan dukungan, memberikan perhatian, dan membantu siswa lain. Lampiran. 3. LK 1. Lembar pemahaman siswa terhadap gerak dan pembelajaran gerak Tabel Spesifikasi Lembar Penilaian kognitif Tujuan Pembelajaran Kognitif Produk 1. Diberikan pertanyaan lisan, siswa dapat 1 = tidak mampu memberikan memahami dan melakukan gerak sesuai Jawaban. dengan instruksi gerak yang diinginkan. 2 = memberikan jawaban tidak Tanpa melakukan gerakan, siswa diminta Sesuai instruksi . untuk menjelaskan dengan kata-kata sendiri 3 = jawaban mengandung sebagian posisi yang menguntungkan pada saat kecil sesuai instruksi. melakukan tolakan. 4 = jawaban mengandung sebagian Dengan diberikan beberapa pilihan gambar besar instruksi dengan alasan. berbagai posisi tubuh, siswa dapat menjelaskan posisi tubuh yang benar dan dapat mengungkapkan posisi badan yang menguntungkan pada pelaksanaan aktivitas tolak peluru. Dengan bantuan gambar/ poster siswa dapat menjelaskan alasan posisi tubuh yang paling menguntungkan pada saat menolak yang mempunyai ketepatan. Lembar Penilaian (LP) dan butir tes

2.

3.

4.

5. 6. Proses 1. Diperagakan berbagai contoh melempar, 1 = Gerakan yang dilakukan tidak siswa dapat menyelidiki pengaruh posisi sesuai dengan konsep tubuh terhadap kemampuan bereaksi. 2 = Gerakan yang dilakukan 2. Mempraktikan Konsep dasar menolak, sebagian kecil sesuai dengan konsep kesadaran tubuh dan posisi tubuh konsep yang ditentukan. 3 = Gerakan yang dilakukan 3. Memperagakan konsep reaksi dan akurasi, sebagian sesuai dengan konsep pada berbagai kondisi posisi memulai 4= Gerakan yang dilakukan sebagian besar sesuai dengan gerakan ( memulai start ). konsep 4. Mempraktikan berbagai usaha dalam memanipulasi posisi tubuh untuk memulai 5 = Gerakan yang dilakukan sesuai dengan konsep bergerak.

Lembar Kerja Siswa( LKS)


Orientasi Masalah Tolak peluru merupakan suatu aktivitas yang di lakukan untuk mencapai lemparan atau tolakan sejauh-jauhnya.Peluru yang di gunakan terbuat dari besi berbentuk oval dengan berat 3 kg, 4kg , 5kg ,7kg.dengan ruang lingkaran lebar 5x3 meter.yang terpenting dari tolak peluru adalah peluru harus di dorong keluar dengan kecepatan maksimal,dengan sudut kira-kira 40 derajat.Posisi untuk menolak harus di tekankan pada kaki.karena kaki adalah bagian yang terkuat dari badan. Pada paparan selanjutnya anda akan di hadapkan pada percobaan-percobaan praktik bagaimana cara menolak yang tepat ! coba anda lakukan percobaan sebagai berikut , 1. Coba anda lakukan posisi tubuh Cara memegang peluru dengan jari pertama,kedua dan ketiga (telunjuk,jari tengah,dan kelingking) merupakan titik utama untuk membantu melontar ! 2. Lakukan dengan cara perorangan atau indivdu dengan latihan yang pertama,gerakan menolak dari lengan,peluru harus di dorong dari tempatnya bertopang di leher,pada waktu menolak,siku harus setinggi mungkin dan mengikuti terus di belakang peluru ketika peluru sudah di lepaskan. Dari dua percobaan cara melakukan lontaran, amati (a) apa yang terjadi pada saat melakukan tolakan teman anda/anda sendiri dari berbagai posisi tersebut ? (b) bagaimana kemampuan posisi menolak yang yang ditampilkan oleh anda/teman anda dari setiap posisi ? Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, coba analisis sebab akibat dari kedua percobaan tersebut. Rumusan Masalah Bagaimana cara memperagakan posisi tubuh pada saat akan melakukan tolakan sesuai instruksi pada posisi tubuh saat melakukan memulai tolakan ? Bagaimana sikap tubuh sebelum melakukan tolakan dan setelah melakukan tolakan ? ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Penyebab -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Akibat ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Matrik Pengamatan Sebab Akibat

Penyebab

Akibat

Berdasarkan data fakta pada matrik di atas, buat sebuah kesimpulan yang terkait dengan sikap tubuh pada saat akan melaukan tolakan dan setelah melakukan tolakan ! ___________________________________________________________________________ ___________________________________________________________________________ ___________________________________________________________________________ __________________________________________________

Anda mungkin juga menyukai