Anda di halaman 1dari 16

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn Sr DENGAN SALAH SATU ANGGOTA KELUARGA HIPERTENSI DI DUSUN RAJEG WETAN, TIRTOADI, MALTI, SLEMAN.

YOGYAKARTA

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Praktik Profesi Ners Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran UGM Stase Keperawatan Keluarga

Disusun oleh : AYU KHUZAIMAH KURNIAWATI 02/161611/EIK/00259

P R O G R A M S T U D I I L M U K EP E R A W A T A N FAKULTAS KEDOKTERAN UGM YOGYAKARTA 2004

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn Sr DENGAN HIPERTENSI I. PENGKAJIAN KEPERAWATAN Hari/tanggal Oleh Metode : Kamis, 5 Agustus 2004 : Ayu Khuzaimah Kurniawati : Wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik

A. DATA KELUARGA 1. Identitas Keluarga a. Nama KK b. Jenis Kelamin c. Umur d. Pendidikan e. Agama f. Pekerjaan g. Alamat : Tn Sr : Laki-laki : 37 tahun : SD : Islam : Buruh swasta : RT 01 RW 27 Dusun Rajeg Wetan, Tirtoadi, Mlati, Sleman, Yk h. Suku/kebangsaan : Jawa/Indonesia i. Jumlah anggota keluarga : 7 orang 2. Susunan anggota keluarga
No 1 2 3 4 5 6 Nama Ny S An A An D Ny W Ny AD St umur 32 th 9 th 4 bln 63 th 85 th 25 th Sex P L P P P L Hub dg KK Isteri Anak I Anak II Mertua Buyut Adik ipar Pendd SD SD TS TS STM Pekerjan IRT Pelajar swasta Ket Sakit Sehat Sehat TD Batuk Sehat

3. Tipe keluarga Jenis keluarga ini adalah keluarga luas/extended Family yang terdiri dari Ayah, Ibu , anak, mertua, dan ipar . 4. Genogram

Keterangan : : Perempuan : Laki-laki : Garis Perkawinan : Garis Keturunan : Tinggal dalam satu rumah 5. Suku Bangsa dan Agama Keluarga Tn S semuanya suku jawa asli dan masih memegang adat kebiasaan jawa yang ditampakkan dengan hubungan keluarga yang masih kuat. Semua anggota keluarga beragama Islam. 6. Status Sosial Ekonomi Keluarga Penghasilan keluarga Tn Sr sebesar Rp 400.000,-. Penghasilan tersebut dirasakan cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga. 7. Aktifitas Rekreasi : Hipertensi : Ny W : Meninggal

Keluarga tidak pernah rekreasi, keluarga hanya memanfaatkan waktu luang untuk menonton televisi, olah raga jalan pagi rutin dilakukan setiap pagi oleh Ny W dan Ny AD sudah jarang pergi keluar rumah. B. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga 1. Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini Keluarga Tn Sr saat ini termasuk dalam taraf perkembangan keluarga dengan anak usia sekolah. 2. Tahap Perkembangan Keluarga yang Belum Terpenuhi Secara umum tidak ada keluarga saat ini. 3. Riwayat Kesehatan Keluarga Inti Tn Sr Tn Sr mengatakan bahwa sampai saat ini belum pernah sakit keras, pemeriksaan fisik TD : 120/80 mmHg, Nadi 78 x/menit, mempunyai kebiasaan merokok dan minum kopi. Ny W Mengatakan menderita hipertensi sejak sekitar 5 tahun yang lalu, keluhan Ny W pada waktu itu adalah kepala terasa pusing sekali, kemudian Ny W dibawa ke Puskesmas Pembantu di Gombang dan dari hasil pemeriksaan didapatkan bahwa Tekanan Darah Ny W pada waktu itu 150/70 mmHg dan Ny W dianjurkan untuk memeriksakan diri secara teratur. Selanjutnya karena merasa tidak ada keluhan Ny W tidak pernah memeriksakan diri hingga.sekarang. Ny W sudah berusaha mengobati hipertensinya dengan meminum obat tradisional (jamu), mengurangi garam, tidak mengkonsumsi daging dan tidak minum kopi, namun tidak ada perbaikan yang berarti sehingga os pasrah dengan keadaannya. Pada saat pengkajian TD : 170/105 mmHg, Nadi : 84 x/menit, RR 20 x/menit, os masalah dalam tahap perkembangan

tidak mengeluh pusing, os merasa pusing bila TD nya lebih dari 200/90mmHg . Kelainan lain tak ada. Ny S Pada saat pengkajian keluarga mengatakan dalam keadaan sehat. Ny AD Pada saat pengkajian dalam keadaan batuk-batuk, pemeriksaan fisik didapatkan T: 130/70 mmHg, N: 80x/menit. Ny AD tidak pernah menderita penyakit serius sehingga harus mondok di RS. Sdr St, An A Keluarga mengatakan bahwa Sdr St dan An A dalam keduanya mempunyai kebiasaan merokok. An D Ku: baik. Anak tidak ada yang dikeluhkan, hasil pemeriksaan fisik BB: 5,5 Kg, TB: 75 cm, riwayat imunisasi lengkap, masih minum ASI dan makanan tambahan bubur usus SUN yang diberikan mulai usia 4 bulan. Rencana menyusui sampai usia 2 tahun. 4. Riwayat Penyakit Keluarga a. Riwayat penyakit dahulu Ny W sudah menderita hipertensi sejak 5 tahun yang lalu, namun dianggap sebagai hal yang biasa karena tidak menimbulkan keluhan yang mengganggu aktivitas. b. c. Penyakit keturunan Menurut keluarga Tn Sr tidak ada penyakit keturunan. Penyakit kronis/menular Tn Sr mengatakan bahwa tidak ada anggota keluarga yang menderita penyakit menular. d. Kecacatan anggota keluarga keadaan sehat-sehat saja tidak pernah menderita penyakit yang serius dan

Tidak ada anggota keluarga yang mengalami cacat fisik. e. Pemanfaatan Fasilitas Kesehatan Keluarga mengatakan merasa sakit kalau sudah parah (sakit berat), kalau keluhan sakit ringan biasanya dibelikan obat di warung dan bila tidak sembuh atau semakin parah baru dibawa ke Puskesmas atau dokter praktek swasta. 5. Riwayat Kesehatan Mental, Psikologis, Spiritual. Keluarga Tn Sr merasa aman tinggal di rumah saat ini, karena tetangganya baik-baik dan saling gotong royong. Riwayat spiritual anggota keluarga Semua anggota keluarga taat beribadah, kegiatan keagamaan di kampung selalu diikuti rutin baik pengajian bapak dan ibu. Gangguan mental dan psikologis anggota keluarga Tidak ada anggota keluarga yang merasa tertekan atau mengalami gangguan mental, komunikasi antar anggota keluarga harmonis . 6. Persepsi dan Tanggapan Keluarga terhadap Layanan Kesehatan. Tanggapan Keluarga Terhadap Layanan Kesehatan baik, terbukti dengan kebiasaan anggota keluarga memeriksakan diri ke Puskesmas dan dokter praktek swasta. 7. Pola Pengambilan Keputusan Setiap ada masalah selalu dimusyawarahkan untuk mengambil keputusan, biasanya Tn Sr yang dominan dalam mengambil keputusan. 8. Kebiasaan Anggota keluarga sehari-hari. a. Makan Keluarga Tn Sr terbiasa makan 3 kali sehari dengan komposisi nasi, lauk pauk, sayuran, buah. Namun keluarga jarang makan bersama-sama karena waktu makan menyesuaikan dengan

aktifitas masing-masing. Ny W makan dengan mengurangi garam dan daging terutama jerohan. b. Minum Semua anggota keluarga mempunyai kebiasaan minum air putih yang sudah dimasak rata-rata 6 8 gelas per hari. c. Cara mengolah makanan Ny S memasak sendiri makanan dibantu oleh Ny W, cara memasak sayuran biasanya dipotong baru dicuci. Air minum dari sumur dan selalu dimasak lebih dahulu. d. Cara penyajian Makanan yang sudah masak disimpan pada tempatnya dan yang akan makan akan mengambil sendiri. e. Pola aktivitas dan Istirahat Kebiasaaan istirahat masing-masing anggota keluarga Tn Sr berbeda beda .Tn Sr bila tidak bekerja ikut membantu isteri jualan. Anggota keluarga kadang-kadang tidur siang. Kebiasaan tidur siang 1-2 jam, malam hari 6-8 jam. Tidak ada anggota keluarga mengeluh mengalami gangguan dalam hal tidur. f. Kebiasaan keluarga yang merugikan kesehatan Kebiasaan keluarga Tn Sr yang merugikan kesehatan adalah merokok yang dilakukan oleh Tn Sr dan Sdr St. 9. Reproduksi Kebutuhan pasangan seksual keluarga terpenuhi, saat pengkajian Ny S mengatakan bahwa dirinya tidak memakai alat kontrasepsi karena masih menyusui C. Struktur Keluarga 1. Pola Komunikasi Keluarga Komunikasi dalam keluarga berjalan dengan baik, bila ada permasalahan dimusyawarahkan dan menggunakan bahasa Jawa.

2. Struktur Kekuatan Keluarga Kerukunan dan komunikasi terbuka khas suku jawa merupakan kekuatan pada keluarga Tn Sr, mereka menerima keadaan masing-masing dan bertekad menjaga kerukunan keluarga. 3. Struktur Peran Setiap anggota berperan sesuai posisinya. Tn Sr berperan sebagai pencari nafkah dibantu oleh Sdr St, Ny S dan Ny W merawat anak-anak dan cucu dibantu oleh Ny AD. C. Fungsi Keluarga Secara umum keluarga Tn Sr sudah memenuhi fungsi keluarga baik fungsi afektif dan sosialisasi, namun fungsi perawatan kesehatan belum maksimal dilakukan karena bila ada anggota keluarga yang sakit tidak dibawa langsung ke puskesmas melainkan cukup dengan membeli obat di warung atau minum jamu D. Stres dan Koping Keluarga Keluarga Tn Sr mengatakan bahwa mensyukuri nikmat kesehatan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, terhadap Ny W yang hipertensi keluarga tidak begitu memasalahkan. E. Faktor Lingkungan dan Masyarakat 1. Rumah Keluarga menempati rumah sendiri, jenis permanen, dinding dari tembok. Lantai rumah keramik dan sebagian diplester semen, mempunyai 1 ruang tamu, 4 kamar tidur, 1 dapur, 1 kamar mandi dan WC, sumur menjadi satu dengan saudaranya. Ventilasi dan pencahayaan cukup baik, penerangan dengan listrik.

Denah Rumah Keluarga Tn Sr 1 2 2 4 3 2 2 U

Keterangan :

1.

Kamar tamu

2. Kamar tidur 3. Dapur 4. Kamar mandi dan WC 2. Sampah Sampah rumah tangga dibuang di belakang rumah dan dibakar. 3. Sumber air minum Keluarga menggunakan sumur gali selongsong yang terletak dibelakang rumah, kualitas air baik, tidak berbau dan tidak berasa. 4. Jamban Keluarga Keluarga Tn Sr mempunyai jamban sendiri, jenis leher angsa. 5. Pembuangan Air Limbah Keluarga Tn Sr 6. Halaman rumah Pada saat kunjungan halaman rumah tampak bersih, halaman rumah sudah dimanfaatkan ditanami tanaman dan untuk ternak ayam. mempunyai saluran pembuangan air limbah dengan peresapan dan kondisi baik.

7. Lingkungan rumah Lingkungan disekitar rumahtampak bersih, padat pemukiman, dan rumah keluarga dan rumah tetangga. Hubungan dengan tetangga baik dan keamanan terpelihara. 8. Fasilitas Fasilitas perdagangan seperti pasar yang berjarak 300 meter dari rumah, fasilitas kesehatan yaitu Puskesmas berjarak + 1 km, dokter praktek 1-2 km, rumah sakit masjid 100 meter dari rumah. II. ANALISA DATA DAN DIAGNOSA KEPERAWATAN
Data Data Subyektif 1. Ny W mengatakan sudah menderita tekanan darah tinggi sejak 5 tahun 2. Ny W merasa biasa dengan keadaannya (hipertensi) 3. Ny W memakai obat tradisional(jamu), tidak minum obat secara rutin 4. Ny W pergi ke dokter bila sakitnya parah/tidak teratur 5. Ny W tidak periksa rutin Data Obyektif 1. KU baik temp: 36,3oC,Nadi 80x /mnt, TD 170/110mmHg,RR :20 x/mnt 2. Penglihatan baik,pendengaran baik,sensasi rasa normal,reflek normal Data Subyektif 1. Ny Sr mengatakan, Alhamdulillaah Mbak, anak saya selalu sehat dan tidak minta sakit Mbak. Data Obyektif 2. An D berusia 4 bulan 3. BB sekarang : 5,5 kg 4. BBL : 2,8 kg 5. N : 100x/mnt 6. RR : 44x/mnt 7. Badan nampak bersih Masalah Keperawatan PK: hipertensi Kemungkinan Penyebab Ketidakmampua n keluarga mengenal masalah kesehatan dan kurangnya pengetahuan keluarga Typologi Masalah Aktual

5-6 km, fasilitas peribadatan seperti

Potensial peningkatan status kesehatan pada balita

Wellness

10

8. Masih minum Asi dan bubur susu

III. PERENCANAAN 1. Penentuan Prioritas Masalah 1. PK: hipertensi pada Ny W keluarga Tn Sr berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal masalah dan kurangnya pengetahuan keluarga tentang hipertensi
No 1. Kriteria Sifat masalah : Aktual Hitungan 3/3 x 1 Skor 1 Pembenaran Menderita hipertensi dalam jangka waktu yang lama tanpa kontrol yang teratur beresiko timbulnya komplikasi Dengan teknologi sekarang hipertensi dapat dicegah dan diobati, fasilitas kesehatan mendukung namun sumber daya keuangan, waktu dan tenaga keluarga yang kurang mendukung. Masalah ini dirasakan sudah lama dan keluarga sudah berupaya mengobati sendiri meskipun belum memanfaatkan fasilitas keehatan secara maksimal Keluarga menginginkan masalah ini segera dapat dituntaskan agar Ny W dapat segera sembuh dari penyakitnya

2.

Kemungkinan masalah dapat diubah : sebagian

1/2 x 2

3.

Potensial untuk dicegah : cukup

2/3 x 1

2/3

4.

Menonjolnya masalah : Masalah berat hrs segera ditangani Jumlah

2/2 x 1

3 2/3

2. Potensial peningkatan status kesehatan balita pada keluarga Tn Sr


No 1. Kriteria Sifat masalah : Wellness Hitungan 1/3 x 1 Skor 1/3 Pembenaran Bayi dalam keadaan sehat, masih menyusui, dan belum pernah sakit parah, imunisasi lengkap sampai usia 4 bulan. fasilitas kesehatan mendukung namun sumber daya keuangan, waktu dan tenaga keluarga yang kurang mendukung. Masalah tidak pelik, minat keluarga ada, potensi petugas ada, jarak rumah dengan Puskesmas dekat. Faktor ekonomi agak terbatas Keluarga merasa memerlukan informasi-informasi tentang kesehatan balita

2.

Kemungkinan masalah dapat diubah : sebagian Potensial untuk dicegah : cukup

1/2 x 2

3.

2/3 x 1

2/3

4.

Menonjolnya masalah : Masalah berat hrs segera ditangani Jumlah

2/2 x 1

1 3

11

Dari hasil skoring di maka urutan prioritas pemecahan masalah adalah : 1. Resiko Sr terjadinya komplikasi dengan hipertensi pada Ny W keluarga Tn keluarga merawat berhubungan ketidakmampuan

anggotanya yang sakit, ketidakmampuan keluarga menggunakan fasilitas kesehatan karena kurangnya pengetahuan keluarga tentang hipertensi 2. Potensial peningkatan status kesehatan balita pada keluarga Tn Sr b. Perencanaan Keperawatan
No Dx 1 Tujuan Jangka Panjang Setelah diberikan perawatan selama 1 bulan kelu-arga dapat merawat anggota keluarga yang menderita hipertensi sehingga tidak terjadi komplikasi Tujuan Jangka Pendek Setelah dilakukan 5 kali kunjungan keluarga dapat : 1. Memahami tentang hipertensi 2. Dapat merawat anggota keluarga hipertensi 3. Keluarga memeriksakan tekanan darah Ny.W secara teratur ke Puskesmas Standar Evaluasi Keluarga mengerti tentang : Penyeb ab hipertensi Tanda dan gejala hipertensi Faktor yang mempenga ruhi hipertensi Kompli kasi Cara pencegaha n dan perawatan Keluarg a membawa Ny.W berobat ke Puskesmas Intervensi

1. Jelaskan dan diskusikan dengana keluarga tentang penyakit hipertensi : o Pengerti an o Tanda dan gejala hipertensi o Faktor resiko hipertensi o Penyeba b hipertensi o Kompli kasi o Cara pencegahan dan perawatan hipertensi. 2.Lakukan pengukuran Tekanan Darah 3.Motivasi keluarga untuk membawa Ny.W berobat ke Puskesmas

12

Status kesehatan balita (An D) pada keluarga Tn Sr meningkat setelah dilakukan asuhan keperawatan keluarga selama 3 minggu.

Setelah dilakukan 1.Keluarga 4 kali kunjungan, dapat keluarga Tn Sr menjelaskan mampu : tentang 1. Mengetahui manfaat ASI gizi balita dan gizi balta 2. Mengetahui 2. Keluarga manfaat ASI mampu eksklusif menyebautka 3. Memahami n kembali tumbuh tahap-tahap kembang pertumbuhan balita dan 4. Mengetahu perkembanga penyakitn balita penyakit 3.Keluarga yang sering mampu terjadi pada menyebutkan balita dan kembali cara cara penanganan penanganann pada ya penyakitpenyakit yang sering terjadi pada balita

Diskusikan dengan keluarga mengenai perawatan balita Ajarkan perawatanperawatan pada balita : pemberian ASI eksklusif, pemberian PASI, manfaat ASI, kebersihan diri balita, tumbuh kembang anak, penyakit-penyakit yang sering menyerang balita dan cara penanganannya Anjurkan keluarga melakukan perawatanperawatan pada balita yang telah diajarkan Dampingi keluarga saat melakukan perawatan yang pertama kali setelah diajarkan Beri penekanan ulang kepada keluarga pentingnya melakukan perawatan pada balita Evaluasi caracara perawatan balita Berikan reinforcement positif atas

13

keberhasilan keluarga dalam usaha perawatan yang telah dilakukan

II.
No. Dx 1

PELAKSANAAN/IMPLEMENTASI
Waktu Kamis, 5 Agt 2004 Pk. 11.30 12.00 WIB Tindakan Keperawatan G S : ali pengetahuan keluarga tentang penyakit hipertensi D iskusi dengan keluarga tentang tindakan keluarga yang O : sudah dilakukan A : P : Evaluasi Keluarga mengatakan bahwa hipertensi adalah penyakit keturunan yang sulit untuk disembuhkan, keluarga sudah berobat ke dokter dan non medis namun penyakitnya tidak ada perbaikan. Keluarga sudah merasa bosan untuk berobat namun tekanan darahnya naik turun sehingga memutuskan untuk berobat bila ada keluhan Keluarga nampak tertarik dengan beberapa masukan dari mahasiswa Keluarga berharap dapat dijelaskan secara rinci tentang penyakit hipertensi. Kurangnya pengetahuan penderita tentang Hipertensi. Penyuluhan tentang Hipertensi Keluarga mengatakan paham dengan penjelasan yang disampaikan Keluarga dapat menjelaskan kembali tentang Pengertian, Tanda dan gejala hipertensi, faktor resiko hipertensi, Penyebab hipertensi, komplikasi dan cara pencegahan dan perawatan hipertensi Tekanan Darah Ny.W 220/100mmHg Pengetahuan keluarga tentang hipertensi bertambah

Rabu, 11 Agt 2004 Pk.11.00-11.30 WIB

1.Memberikan penyuluhan tentang hipertensi Pengertia n -Tanda dan gejala hipertensi Faktor resiko hipertensi Penyebab hipertensi Komplika si

O : A : P :

14

Cara pencegahan dan perawatan hipertensi 2.Melakukan pemeriksaan tekanan darah

Pantau Tekanan darah penderita Motivasi Ny.W untuk berobat ke Puskesmas

Rabu, 18 Agt 2004 Pk.12.30-13.00 WIB

Mengukur tekanan darah penderita dan memotivasi penderita untuk berobat ke Puskesmas

O : A : P :

Ny.W mengatakan akan berobat ke Puskesmas Tekanan Darah Ny.W 190/90 mmHg Masalah belum teratasi Lanjutkan pemantauan TD dan motivasi Ny.W untuk ke Puskesmas Keluarga datang ke Puskesmas untuk berobat dan sudah mendapat terapi hipertensi : HCT 2x1 dan Reserpin 2x1 Tanggal 23-07-2004 TD Ny.W 190/90mmHg Tanggal 24-07-2004 TD Ny.W 170/90 mmHg Tanggal 26-07-2004 TD Ny.W 150/80mmHg Masalah teratasi Lanjutkan kontrol secara teratur Terminasi Ny S menyatakan, Wah..Mbak, lha adhek ini mulai saya kasih SUN ya.. sejak usia 4 bln. Ny S nampak antusias dengan diskusi Ny S dapat menyebutkan kembali manfaat ASI eksklusif Ny S dapat menyebutkan jenis imunisasi yang harus diberikan kepada bayi sampai usia 9 bulan

Senin, 23 Agt 2004 Pk.09.0009.30 WIB

Memantau keluarga

S : O :

A : P : 2 Selasa,10 Agt 2004 Pk.12.3013.00 WIB Memberi kan penyuluhan tentang gizi balita dan imunisasi Kontrak waktu untuk kunjungan dan kegiatan selanjutnya S :

O : A :

15

Tujuan tercapai sebagian Lanjutkan kunjungan berikutnya, buat kontrak waktu dan kegiatan Berikan penyuluhan tentang pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita Ny Sr mengatakan, Iya Mbak, saya usahakan ASI eksklusif untuk anak saya. Ny Sr menyatakan ucapan terimakasih karena diberikan ilmu untuk melakukan perawatan bayi Ny Sr mampu mengulangi materi penyuluhan dengan baik Ny Sr mampu mendemonstrasikan pengukuran tes tumbang dengan alat ukur Denver II tetapi tidak begitu mendalam Ny Sr nampak senang dengan adanya kunjungan keluarga Tujuan tercapai Monitor dan motivasi keluarga

Kamis, 19 Agt 2004 Pk.11.0011.30 WIB

Melakukan evaluasi tentang nutrisi yang diperlukan bayi, khususnya selama 4 bulan pertama kehidupan Memberikan penyuluhan tentang pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita dengan tes tumbang (Denver II) Memberikan penekanan ulang tentang pentingnya perawatan pada bayi Memanta u keluarga Terminas i

O :

A : P :

Senin, 23 Agt 2004 Pk.09.0009.30 WIB

O : A : P :

Ny S mengatakan, Terimakasih Mbak, masih ditengok dan diberi ilmu. Ny Sr mampu mengulangi tes tumbang dengan benar Keluarga membawa bayi ke Posyandu Masalah teratasi Terminasi

16