Anda di halaman 1dari 3

KDM II

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL PEMBERIAN OBAT SECARA SUBLINGUAL

Kelompok 10 Tingkat 1.2 Reguler

Putu Ade Ayu Kesari Putri Ni Putu Krisna Andiani I Gede Weda Sastrawan

(P07120012050) (P07120012060) (P07120012071)

Ni Luh Nyoman Sari Widiani (P07120012081)

KEMENTRIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN DENPASAR JURUSAN KEPERAWATAN TAHUN AJARAN 2013

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL PEMBERIAN OBAT SUBLINGUAL

1. TAHAP PERSIAPAN
a. Persiapan Alat 1) 2) 3) 4) 5) Obat yang sudah ditentukan Tongspatel (bila perlu) Sarung tangan/ handscone Kasa untuk membungkus tongspatel Buku rencana pengobatan pasien.

b.

Persiapan Pasien 1) 2) 3) 4) Cek perencanaan keperawatan pasien. Menjelaskan tujuan pemberian obat sublingual. Pasien diberi penjelasan tentang prosedur yang akan dilakukan. Posisikan pasien dengan posisi yang nyaman.

c.

Persiapan Lingkungan 1) 2) 3) 4) Bekerja sebaiknya dari sebelah kanan pasien. Tempatkan alat agar mudah bekerja. Meminta pengunjung atau keluarga menunggu di luar. Jaga privasi pasien, dengan memasang sampiran atau menutup tirai.

2. TAHAP PELAKSANAAN
1) 2) 3) Periksa kembali perintah pengobatan (nama klien, nama dan dosis obat, waktu dan cara pemberian) periksa tanggal kedaluarsa obat. Mencuci tangan, gunakan handscone. Anjurkan pasien untuk mengangkat lidahnya atau memasang tongspatel ( jika pasien tidak sadar ).

4) 5) 6)

Meletakan obat dibawah lidah pasien Memberitahu pasien supaya tidak menelan obat dan biarkan berada dibawah lidah sampai habis di absobsi seluruhnya. Menganjurkan pasien agar tetap menutup mulut, tidak minum dan berbicara selama obat belum terlarut seluruhnya.

3. TAHAP AKHIR
1) 2) 3) Evaluasi perasaan pasien Evaluasi reaksi obat Dokumentasikan tindakan yang telah dilakukan (waktu pelaksanaan, respon klien, hasil tindakan,nama obat dan dosis, perrawat yang melakukan ) pada catatan keperawatan. Kontrak waktu untuk kegiatan selanjutnya.

4)