Anda di halaman 1dari 11

SASA 08-127

Komponen terbesar tubuh Air


Air tubuh total adalah persentase dari berat air

dibandingkan dengan berat badan total Bervariasi, bedasarkan jenis kelamin, umur, dan kandungan lemak

Distribusi normal cairan tubuh


7% mineral 15% lemak 18% protein 5% plasma 2% cairan transeluler cairan ekstraseluler 13% intertisial 40% cairan intraseluler cairan intraseluler

EDEMA
Adalah penimbunan cairan berlebih diantara sel-sel tubuh/di dalam rongga tubuh
Faktor-faktor yang mempengaruhi perpindahan cairan tubuh 1. Gangguan hemodinamik sistem kapiler 2. Sakit ginjal 3. Berpindahnya air dan intravaskular ke intersitium

Volume cairan intersitial dipertahankan oleh hukum starling Hukum starling : kecepatan dan arah perpindahan air dan zat terlarut (protein antar kapiler) dan jaringan dipengaruhi oleh perbedaan tek. Hidrostatik dan osmotik Tekanan osmotik : tek. Yang dihasilkan molekul protein plasma yang tidak permeabel melalui membran kapiler

Patofisiologi edema
Terjadi edema apabila 1. Peningkatan tekanan hidrostatik kapiler 2. Peningkatan permeabilitas kapiler 3. Peningkatan tekanan osmotik intersitial 4. Penurunan tekanan osmotik plasma

VDAE : volume darah arteri yang adekuat untuk mengisi keseluruhan pembuluh darah arteri (adalah hal penting untuk ginjal mempertahankan air dan natrium) VDAE dapat berkurang apabila 1. Pengurangan vol.darah arteri (perdarahan) 2. Penurunan curah jantung (gagal jantung) 3. Peningkatan kapasitas PD arteri (sirosis hepatic) Jika ada penurunan VDAE ginjal memicu retensi Na + air

FLIPCHART

Penyebab umum edema


1.
2. 3.

4.
5.

Penurunan tekanan osmotik Peningkatan permeabilitas vaskular terhadap protein Peningkatan tekanan hidrostatik Obstruksi aliran limfe Retensi air dan Na

Pembentukan edema
A. Pada sindrom nefrotik
B. Pada gagal jantung kongestif C. Pada sirosis hati

Referensi
Ilmu penyakit dalam edisi 5, jilid 2