Anda di halaman 1dari 12

KEGIATAN PENULISAN PUBLIC RELATION

OLEH KELOMPOK 4

1.Press Release
Press Release adalah informasi dalam bentuk berita yang dibuat oleh Public Relation suatu organisasi/perusahaan yang disampaikan kepada pengelola pers/redaksi media massa untuk di publikasikan dalam media massa tersebut. Frank Jefkins mengemukakan the seven point formula dalam pembuatan PRL: 1. Subject 2. Organization 3. Location 4. Advantages 5. Application 6. Details 7. Source

Terdapat enam dasar yang harus menjadi pedoman penulisan PRL oleh PR atau berita oleh pers, yaitu: 1. Ketelitian: berita tidak saja merupakan laporan suatu peristiwa yang sungguh terjadi dan suatu fakta, tetapi juga harus benar. 2. Singkat tanpa mengurangi intisari dari laporan yang terkandung dalam berita. 3. Kejelasan,jangan menyusun kalimat yang berbelit-belit, kalimat yang rumit dan sulit dicerna. 4. Sederhana, usahakanlah supaya publik mendapat gambaran yang jelas apa yang diuraikan dalam berita itu. 5. Jujur, segala sesuatu harus dilakukan dalam itikad baik. 6. Keamanan, menyangkut keselamatan rakyat dan negara, masyarakat dan individu.

2. Penulisan Feature/Tuturan/Karangan Khas

Feature adalah tulisan yang berisi fakta, peristiwa, dan proses. Karangan khas/tuturan biasanya dibuat lebih dari satu, dengan isi berkaitan satu sama lain.

3. Penulisan Artikel
Artikel adalah tulisan yang berisi sikap atau pun tidak mempunyai struktur. Artikel, sebaliknya sebuah tulisan yang isinya fakta berikut masalah (yang tidak hanya satu tetapi beberapa sekaligus yang saling berkait), diikuti pendirian subjektif yang disertai argumentasi berdasarkan teori keilmuan dan bukti berupa data statistik yang mendukung pendirian itu. Penulisnya bebas menuangkan masalah yang sedang pendiriannya yang subyektif. Asal jelas dan dapat ditangkap isinya.

4. Penulisan Advertorial (pariwara)


Pariwara tidak banyak berbeda dengan feature, namun pariwara lebih banyak bobot promosinya ketimbang informasi umumnya. Pariwara bisa digunakan untuk membangun citra, penjelasannya amat detil, sehingga memerlukan tempat yang luas (untuk media cetak), dan waktu yang lebih lama untuk televisi maupun radio. Advetorial merupakan gabungan antara iklan dan tajuk.

5. Penulisan Surat atau Komentar Pembaca


Dalam rubrik surat pembaca atau komentar pembaca itu bisa saja menyangkut suatu perusahaan/organisasi, yang bila tidak ditanggapi opini publik dalam rubrik tersebut bisa mempengaruhi citra positif perlu jawaban dengan Perusahaan/organisasi. Sebagai seorang yang berprofesi Humas/Public Relations harus selalu ditanggapi umpan balik dalam surat pembaca atau komentar itu sendiri. Sebaliknya di bagian PR itu sendiri ada staf PR yang terus memantau rubrik ini, dan bilamana menyangkut perusahaan di mana PR itu bekerja, secepatnya menanggapinya dan memberikan jawaban dengan menulis surat pembaca pula di media massa dimana tulisan itu tertera. Jangan dibiarkan berlarut-larut , karena bisa saja akan mempengaruhi lebih jauh tentang citra perusahaan itu sendiri.

6. Penulisan Naskah Pidato/Sambutan


Sistematika naskah pidato adalah sebagai berikut: 1. Pendahuluan 2. Inti Materi Pidato 3. Kesimpulan Jalaluddin Rakhmat mengungkapkan ada tiga prinsip yang mendasari penyusunan pidato yang mempengaruhi seluruh organisasi pesan, yaitu ketentuan(unity), pertautan(coherence), dan titik berat(emphasis). Kesatuan komposisi yang baik harus merupakan kesatuan yang utuh. Ini meliputi kesatuan isi, tujuan dan sifat (mood). Isi harus memuat gagasan tunggal yang mendominasi seluruh uraian, yang menentukan dalam pemilihan bahan-bahan penunjang. Komposisi harus mempunyai satun macam tujuan. Satu di antara yang tiga menghibur, memberitahukan, dan mempengaruhi haus dipilih. Kesatuan juga harus tampak dalam sifat pembicaraan(mood). Sifat ini mungkin serius, informal,formal,anggun atau bermain-main.

7. Penulisan Annual Report(Laporan Tahunan)


Annual report (laporan tahunan) adalah sangat penting, sangat luas cakupan bacaannya dan sebagai publikasi yang sangat mahal yang dibuat oleh bagian PR. Perusahaan besar biasanya menugaskan PRnya melakukan penulisan laporan tahunan ini, bagian PR karena telah terlalu sibuk dengan pekerjaan rutinnya, biasanya menyewa PR konsultan atau publishing house. Tapi walau demikian, biasanya bagian PR bersama bagian administrasi keuangan bekerjasama memberikan pengarahan dalam penulisan buku laporan tahunan.

8. Prospektus(selebaran)
Adapun bentuk-bentuk selebaran itu sendiri sebagai berikut: 1. Leaflet, yaitu selebaran satu lembar tidak dilipat. 2. Folder, selebaran yang terdiri dari sejumlah halamn yang dilipat, daapt dimasukkan ke amplop atau mudah dibawa dalam saku. 3. Brochures dan Booklets: selebaran berbentuk buku kecil, dijepit atau dijahit. 4. Broadsheet: jenis lain folder tidak dilipat, ukurannya mirip halaman surat kabar. 5. Catalogues: brosur yang menggambarkan dan mengilustrasikan produk yang ditawarkan dan tertera harga produk tersebut. 6. Time Tables:seperti brosur pada umumnya, ukuran seperti airline time tables atau lebih kecil dari folder seperti pelayanan bis dan kereta api. 7. Picture Poscard: kartu pos bergambar ini merupakan salah satu publisitas yang banyak diminati pelanggan, seperti hotel, pesawat, dan kapal laut. 8. Hotel Stationary:blangko surat dan amplop yang ditempatkan di ruang hotel. 9. Stuffer:sejumlah leaflet yang dimasukkan dalam bentuk kemasan.

10.Diaries:agenda diterbitkan setahun sekali. 11.Telephone number reminder:catatan nomor telepon berupa kartu gantung atau buku pencatat pesan seukuran saku. 12.Swing Tags:kartu berisikan macam-macam produk dan memberikan petunjuk bagaimana cara menggunakan produk itu dan cara memeliharanya. 13. Guarantee Cards: kartu guarantee pembelian suatu produk. 14. Price List and order form: daftar harga dan formulir pemesanan produk, tetapi dirancang agar memudahkan memperoleh informasi akurat tentang produk dan lengkap seperti jumlah barang dan pembayarannya.

Aspek-aspek Dalam Menulis bagi Public Relation


1. 2. 3. 4. Communication(Komunikasi) Acceptance of Cognitions(Mudah dipahami) Formatting or changes attitude(Mengubah perilaku) Overt Behaviour(Menumbuhkan kepercayaan)