Anda di halaman 1dari 6

Penyakit Dan Bahaya Kerja.

Penyakit akibat kerja ; adalah setiap penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan atau lingkungan kerja berupa faktor resiko mekanik ,fisik , kimia ,biologik dan psikologik.

Dalam undang undang No.1.Tahun 1970 tentang Keselamatan kerja dikemukakan bahwa setiap tenaga kerja berhak mendapat perlindungan atas keselamatannya dalam melakukan pekerjaan . Yang diatur oleh undang2 ini ialah keselamatan kerja dalam segala tempat kerja ,baik didarat ,didalam tanah ,dipermukaan air ,didalam air maupun diudara,yang berada didalam wilayah kekuasaan hukum Republik Indonesia. Penyakit akibat kerja adalah setiap penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan atau lingkungan kerja. ( Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia No ; Per 04/ Ment/1998.)

Jenis penyakit akibat kerja.


1. Pneumokoniosis yg disebabkan oleh debu Mineral. 2.Penyakit paru dan saluran pernafasan ( Bronkhopulmoner) yang disebabkan oleh debu logam keras. 3.penyakit paru dan saluran pernafasan (Bronkhopulmoner) yang disebabkan debu kapas,vias,hennep dan sisal(bissinosis). 4.Asma akibat kerja yang disebabkan oleh penyebab sensititasi dan zat-zat perangsang yang dikenal dan berada dalam proses pekerjaan. 5.Alveolitis Allergis dengan penyebab faktor dari luar akibat penghirupan debu-debu organik. 6.Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh b errilium atau persenyawaan-persenyawaannya yang beracun.

7.Penyakit penyakit yang disebabkan oleh Kadmium atau persenyawaan persenyawaannya yang beracun.
8.Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh fosfor atau persenyawaan persenyawaannya yang beracun.

9.Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh krom atau persenyawaan persenyawaannya yang beracun.

10.Penyakit penyakit yang disebabkan oleh mangaan atau persenyawaan persenyawaannya yang beracun.
11.Penyakit penyakit yang disebabkan oleh arsen atau persenyawaan-persenyawaannya yang beracun. 12.Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh air raksa atau persenyawan-persenyawaannya yang beracun. 13.Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh timah hitam atau persenyawaan-persenyawaannya yang beracun. 14.Penyakit penyakit yang disebabkan oleh karbon disulfida. 15.Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh flour atau persenyawaan-persenyawaannya yang beracun.

16.Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh derivat-derivat halogen dan persenyawaan hidrokarbon alfatik atau aromatik yang beracun. 17.Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh benzena atau homolog-homolog yang beracun. 18.Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh derivat-derivat nitro dan amino dari benzena atau homolog-homolog yang beracun. 19.Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh nitrogliserin atau ester-ester lain asam nitrat. 20.Penyakit penyakit yang disebabkan oleh alkohol glikol atau keton. 21.Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh gas atau uap penyebab asfiksia seperti ;karbon monoksida,hidrogen sianida atau derivat-derivat yang beracun,hidrogen sulfida. 22. Kelainan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan.

23.Penyakit penyakit yang disebabkan oleh getaran mekanik ( kelainan kelainan otot ,urat ,tulang persendian,pembuluh darah tepi atau syaraf tepi).
24.Penyakit penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan dalam udara yang bertekanan lebih.

25.Penyakit penyakit disebabkan oleh radiasi yang mengion.


26.Penyakit penyakit kulit yang disebabkan oleh penyebab penyebab fisik,kimiawi atau biologis yang tidak tidak termasuk golongan penyakit akibat kerja lainnya. 27. Kanker kulit epitellioma primer yang disebabkan oleh ter , pic,bitumen,minyak mineral,antrasen atau persenyawaan persenyawaan produk-produk atau residu residu dari zat zat ini. 28.Kanker paru atau mesotellioma yang disebabkan oleh asbes. 29.Penyakit penyakit infeksi atau parasit yang didapat dalam suatu pekerjaan yang memililki resiko kontaminasi khusus. 30.Penyakit penyakit yang disebabkan oleh suhu tinggi atau suhu rendah atau panas radiasi atau kelembaban udara tinggi.